Bank Mandiri menggelar kuliah terbuka tentang kewirausahaan untuk merealisasikan komitmen dalam menciptakan pewirausaha tangguh yang dapat mendorong pertumbuhan perekonomian Tanah Air. Kuliah terbuka dengan tema “Mahasiswa, Bisnis dan Masa Depan” yang diikuti seribu mahasiswa ini digelar di Surabaya, Kamis (31/5).

 

Kegiatan yang menjadi bagian dari program Wirausaha Muda Mandiri tersebut dihadiri Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan, Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini dan Direktur Tempo Inti Media Toriq Hadad. Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan dalam kuliahnya mengemukakan bahwa, membangun usaha menjadi besar, seperti prestasi yang dicapai Bank Mandiri dan perusahaan BUMN bukan hal yang sulit. “Bukan soal bisa atau tidak bisa, tapi masalah mau atau tidak mau,” kata Dahlan Iskan.Tentang sukses wirausaha, di depan mahasiswa yang hadir, Dahlan menyebutkan bahwa jika saat ini rata-rata mahasiswa berusia 20 tahun atau 24 tahun, maka diperkirakan pada usia 30-35 tahun dapat mulai merasakan kesuksesan. Pasalnya, pada usia itu, seseorang berada dalam kondisi kesehatan yang prima dan pengalaman yang matang. “Untuk merasakan sukses pada usia 30-35 tahun, maka para mahasiswa perlu mempersiapkan diri dengan baik, seperti kuliah dan memulai usaha. Jadi mulai bisnis sekarang, karena akan lebih baik memulai dari yang kecil dan dilakukan sekarang, daripada mimpi besar tapi nanti,” ujarnya. Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini, mahasiswa merupakan aset potensial guna membangun peekonomian nasional di masa datang. Karena itu, perlu peran aktif berbagai pihak dalam menumbuhkan minat dan motivasi untuk berwirausaha kepada mahasiswa.“Bank Mandiri berharap kegiatan ini mampu mengembangkan potensi wirausaha yang dimiliki mahasiswa, sehingga mampu berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia yang sejahtera,” kata Zulkifli.Program Wirausaha Muda Mandiri merupakan bentuk kepedulian Bank Mandiri sekaligus dukungan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Pencarian bibit wirausaha muda baru dilakukan melalui pelaksanaan modul kewirausahaan di perguruan tinggi negeri dan swasta, pemberian beasiswa wirausaha, pelaksanaan workshop dan penganugerahan. Sedangkan pembinaan berwirausaha dilakukan melalui pendidikan berwirausaha, pendampingan berwirausaha dan promosi.Wirausaha Muda mandiri merupakan program unggulan karena diyakini mampu mengubah cara pandang mahasiswa tentang wirausaha, menjadikan sektor UMKM sebagi sektor idaman untuk berkarya, meningkatkan kualitas dan jumlah usaha kecil. Program ini juga dapat meningkatkan peran perbankan dalam menggerakkan sektor UMKM sebagai pilar dan penggerak perekonomian bangsa. Bahkan, institusi internasional seperti Enterprise Asia mendaulat Wirausaha Muda Mandiri sebagai program CSR terbaik di Asia Tenggara untuk kategori Investment in People.