Narmada Convention Hall, Mataram, Nusa Tenggara Barat, begitu meriah, Rabu, 27 Juli lalu. Sekitar seribu mahasiswa dan dosen dari 14 perguruan tinggi di kota itu seolah tak kehabisan energi meneriakkan yel-yel Wirausaha Muda Mandiri. Mereka juga aktif menyimak materi, dan berebutan saat mengajukan pertanyaan. Demikian suasana Workshop Wirausaha Muda Mandiri yang baru pertama kali dilaksanakan di Mataram.

Para peserta terlihat begitu antusias sejak acara dibuka jam delapan pagi oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH. Zainul Majdi. “Saya bangga melihat animo mahasiswa yang hadir di sini untuk bersama-sama memupuk semangat menjadi entrepreneur. Saya optimis Nusa Tenggara Barat akan lebih maju pada masa yang akan datang,” ujar Dr. TGH. Zainul Majdi. Workshop Wirausaha Muda Mandiri di Mataram adalah lanjutan dari dua kegiatan serupa yang telah digelar Bank Mandiri di Balikpapan dan Bandar Lampung.

Rangkaian acara ini dimaksudkan untuk memberikan pendidikan dan pelatihan berwirausaha yang aplikatif dengan narasumber para usahawan di bidang industri & jasa, boga, kreatif dan motivator. Menurut Pahala N Mansury, Direktur Finance & Strategy Mandiri, bank pemerintah terbesar ini berkomitmen Langkah Nyata Menjadi Wirausaha mendorong tumbuhnya semangat entrepreneurship di kalangan mahasiswa sehingga lahir kesadaran dalam diri mereka untuk menjadi job creator, tidak lagi job seeker. “Hal ini diwujudkan melalui Program Wirausaha Muda Mandiri yang dirancang untuk merangsang daya kreasi dan inovasi para mahasiswa dalam memanfaatkan setiap peluang usaha yang ada,” ujar Pahala N Mansury, menjelaskan.

Workshop Wirausaha Muda Mandiri merupakan program Bina Lingkungan yang menjadi bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Mandiri yang diimplementasikan dalam tiga pilar utama, yakni pembentukan komunitas mandiri melalui pelaksanaan Program Mandiri Bersama Mandiri, pencapaian kemandirian edukasi dan kewirausahaan melalui Program Wirausaha Mandiri dan Mandiri Peduli Pendidikan, serta sejumlah program penyediaan fasilitas ramah lingkungan. Periode 2007-2009, rangkaian Program Wirausaha Muda Mandiri meliputi Workshop Wirausaha Muda Mandiri, Beasiswa Wirausaha Muda Mandiri, Penghargaan Wirausaha Muda Mandiri serta Pembinaan dan Promosi untuk para pemenang dan fi nalis. Pada tahun berikutnya, program ini dikembangkan dengan penyusunan modul kewirausahaan, Workshop Modul Kewirausahaan yang dirangkai dengan Expo Wirausaha Mandiri dan Program Executive Business Coach untuk para dosen.

Sumber : Majalah Tempo