Bank Mandiri kembali menggelar seminar Training of Trainers (ToT) untuk mensosialisasikan Modul Kewirausahaan Mandiri sebagai salah satu referensi mata kuliah kewirausahaan kepada 68 dosen dari 16 Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) di Pulau Jawa pada Rabu, (11/4) di Rumah Perubahan, Bekasi.
Kegiatan ToT kepada PTAIN tersebut merupakan bagian dari rangkaian seminar sosialisasi modul kewirausahaan tahap II kepada 213 perguruan tinggi di Indonesia yang diselenggarakan dalam kurun waktu November 2011 – April 2012. Untuk membiayai seluruh kegiatan ToT tahap II tersebut, Bank Mandiri menyalurkan dana bina lingkungan senilai Rp3,5 miliar.
”Materi pada modul kewirausahaan ini disusun untuk memperkaya pemahaman dosen dengan teori dan aplikasi kewirausahaan, termasuk dalam bentuk game dan simulasi, sehingga pengajaran materi kewirausahaan dapat dilakukan dengan lebih efektif, atraktif dan aspiratif bagi mahasiswa,” ungkap Sukoriyanto Saputro, saat pembukaan seminar .
Sukoriyanto menambahkan, materi seminar akan disampaikan oleh Tim Penyusun Modul Kewirausahaan yaitu Prof Rhenald Kasali Ph.D. sebagai Ketua Tim Penyusun serta Heny K. Daryanto .dari Institut Pertanian Bogor  sebagai anggota Tim Penyusun dan Cahyana Ahmadjayadi dari Bank Mandiri yang akan menyampaikan materi terkait technopreneur.
Selain di Jakarta, seminar ToT tahap II juga telah diselenggarakan di Semarang (pada 15 November 2011), Jakarta (pada 24 November 2011), Banda Aceh (29 November 2011), Balikpapan (1 Desember 2011), Pontianak (6 Desember 2011), Cirebon (9 Desember 2011), Jayapura (13 Desember 2011), Kendari (20 Desember 2011), Purwokerto (10 Januari 2012), Mataram (26 Januari 2012), dan Bandar Lampung (31 Januari).
Kegiatan yang merupakan salah satu program Bina lingkungan Bank Mandiri ini adalah penyelenggaraan yang kedua kalinya setelah dua tahun lalu, dimana perwakilan dari 284 perguruan tinggi di 11 kota besar ambil bagian dalam seminar ini. Oleh karena itu, untuk memperluas dampak yang dihasilkan dari kegiatan ini maka perguruan tinggi peserta seminar ToT kali ini  adalah mereka yang tidak ikut pada penyelenggaraan sebelumnya.
”Pada saat mengikuti ToT, setiap perguruan tinggi akan memperoleh satu modul kewirausahaan. Selanjutnya, jika perguruan tinggi tersebut hendak menggunakan modul dimaksud sebagai buku referensi kewirausahaan, maka perguruan tinggi dimaksud harus memberikan surat komitmen penggunaan modul terlebih dahulu yang ditujukan kepada Bank Mandiri,” tukasnya.
Modul kewirausahaan yang disusun Bank Mandiri bersama Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gajah Mada, dan Institut Teknologi 10 November Surabaya diresmikan pada 22 Januari 2010 oleh Wakil Presiden RI Boediono. Saat ini, Modul Kewirausahaan Mandiri telah digunakan oleh 265 perguruan tinggi peserta seminar ToT tahap pertama.