LATAR BELAKANG

PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA
(Entrepreneur Student Program)

 

 

Kewirausahaan sangat dibutuhkan Bangsa Indonesia. Kewirausahaan bukan hanya semata-mata berperan sebagai motor penggerak perekonomian masyarakat, namun juga sebgai pendorong perubahan social bagi peningkatan kualitas hidup manusia. Bnayak wirausahaan yang menghasilkan produk-produk yang membuat kehidupan manusia menjadi lebih mudah dan nyaman sehingga manusia menjadi lebih produktif, lebih mudah berkomunikasi, serta lebih cepat mengetahuihal-hal yang sedang terjadi di sekelilingnya.

Keadaan ketenagakerjaan di Indonesia pada Agustus 2011 menunjukkan adanya sedikit perbaikan yang digambarkan dengan adanya penurunan tingkat pengangguran. Jumlah angkatan kerja mencapai 117,4 juta orang turun sekitar 2,0 juta orang dibanding keadaan Februari 2011. Penduduk yang bekerja pada Agustus 2011 berkurang sebesar 1,6 juta orang dibanding keadaan Februari 2011,terutama disebabkan penurunan Sektor Pertanian.Jumlah penganggur pada Agustus 2011 mengalami penurunan sekitar 420 ribu orang jikadibanding keadaan Februari 2011. Selama periode satu tahun terakhir terjadi kenaikan TingkatPartisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 0,62 persen.

Untuk menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan dan meningkatkan aktivitas kewirausahaan agar para lulusan perguruan tinggi lebih menjadi pencipta lapangan kerja dari pada pencari kerja, maka diperlukan suatu usaha nyata. Kementerian Pendidikan Nasional telah mengembangkan berbagai kebijakan dan program untuk mendukung terciptanya lulusan perguruan tinggi yang lebih siap bekerja dan menciptakan pekerjaan. Dengan latar belakang tersebut di atas, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mengembangkan sebuah Program Mahasiswa Wirausaha (Student Entrepreneur Program) yang merupakan kelanjutan dari program-program sebelumnya (PKM, Co-op, KKU,…) untuk menjembatani para mahasiswa memasuki dunia bisnis melalui fasilitasi start-up business. Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), sebagai bagian dari strategi pendidikan di Perguruan Tinggi, dimaksudkan untuk memfasilitasi para mahasiswa yang mempunyai minat dan bakat kewirausahaan untuk memulai berwirausaha dengan basis ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang sedang dipelajarinya. Fasilitas yang diberikan meliputi pendidikan dan pelatihan kewirausahaan magang, penyusunan rencana bisnis, dukungan permodalan dan pendampingan usaha. Program ini diharapkan mampu mendukung visi-misi pemerintah dalam mewujudkan kemandirian bangsa melalui penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan UKM.

 

 

 

 

LANDASAN PROGRAM

 

Pengertian Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku kemampuan seseorang dalam menangani usaha dan atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar. Kewirausahaan adalah suatu proses kreativitas dan inovasi yang mempunyai risiko tinggi untuk menghasilkan nilai tambah bagi produk yang bermanfaat bagi masyarakat dan mendatangkan kemakmuran bagi wirausahawan.  Kewirausahaan itu dapat dipelajari walaupun ada juga orang-orang tertentu yang mempunyai bakat dalam hal kewirausahaan.  Strategi pendidikan yang diwujudkan dalam PMW bertujuan membentuk softskill agar berperilaku sesuai karakter wirausaha.

 

Menurut Drucker (1985) dalam bukunya Innovation and Entrepreneurship mengemukakan perkembangan teori kewirausahaan menjadi tiga tahapan :

a. Teori yang mengutamakan Peluang Usaha.  Teori ini disebut teori Ekonomi, yaitu wirausaha akan muncul dan berkembang apabila ada peluang ekonomi.

b.Teori yang mengutamakan Tanggapan orang terhadap Peluang.

b.1.   Teori Sosiologi

Mencoba menerangkan mengapa beberapa kelompok sosial menunjukkan tanggapan yang berbeda terhadap peluang usaha

b.2.   Teori Psikologi

Mencoba menjawab

  • Karakateristik perorangan yang membedakan wirausaha dan bukan wirausaha
  • Karakteristik perorangan yang membedakan wirausaha berhasil dan tidak berhasil

b.3.    Teori yang mengutamakan Hubungan antara perilaku wirausaha dengan hasilnya.

Disebut dengan teori perilaku, yaitu yang mencoba memahami pola perilaku wirausaha. Kewirausahaan dapat dipelajari dan dikuasai, karena kewirausahaan pilihan kerja dan pilihan karir.

 

Dari ketiga teori diatas, mitos/kepercayaan bahwa “orang Indonesia itu tidak dapat menjadi wirausaha dan tidak dapat menjadi manajer” dapat diruntuhkan, karena semua kegiatan dapat dipelajari, dilatihkan, dan dapat dikuasai. Ciri-ciri seorang wirausaha meliputi :

  1. Memiliki rasa percaya diri dan mampu bersikap positif terhadap diri dan lingkungannya
  1. Berperilaku pemimpin
  2. Memiliki inisiatif, keuletan, kegigihan, berperilaku kreatif dan inovatif
  3. Mampu bekerja keras
  4. Berpandangan luas dan memiliki visi ke depan
  5. Berani mengambil risiko yang diperhitungkan
  6. Tanggap terhadap saran dan kritik

 

Ciri tersebut dapat diwujudkan dalam berbagai kemampuan seperti dalam memilih jenis usaha, mengelola produksi, mengembangkan pemasaran, meningkatkan pengelolaan keuangan dan permodalan, mengorganisasikan dan mengelola kelompok usaha, dan mengembangkan jalinan kemitraan usaha.

 

 

TUJUAN DAN MANFAAT PROGRAM

 

 

TUJUAN

  1. Menumbuhkan motivasi berwirausaha di kalangan mahasiswa
  2. Membangun sikap mental wirausaha yakni percaya diri, sadar akan jati dirinya, bermotivasi untuk meraih suatu cita-cita, pantang menyerah, mampu bekerja keras, kreatif, inovatif, berani mengambil risiko dengan perhitungan, berperilaku pemimpin dan memiliki visi ke depan, tanggap terhadap saran dan kritik, memiliki kemampuan empati dan keterampilan sosial.
  3. Meningkatkan kecakapan dan keterampilan para mahasiswa khususnya sense of business.
  4. Menciptakan unit bisnis baru yang berbasis ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
  5. Membangun jejaring bisnis antar pelaku bisnis, khususnya antara wirausaha pemula dan  pengusaha yang sudah mapan.

 

MANFAAT :

Bagi Mahasiswa :

p  Memberikan kesempatan untuk terlibat langsung dengan kondisi dunia kerja guna meningkatkan  soft skill.

p  Memberikan kesempatan langsung untuk terlibat dalam kegiatan nyata di UKM guna mengasah jiwa wirausaha.

p  Menumbuhkan jiwa bisnis (sense of business) sehingga memiliki keberanian untuk memulai usaha didukung dengan modal yang diberikan dan pendampingan secara terpadu.

 

Bagi UKM :

p  Mempererat hubungan antara UKM dengan dunia kampus.

p  Memberikan akses terhadap informasi dan teknologi yang dimiliki perguruan tinggi

 

Bagi Perguruan Tinggi :

p  Meningkatkan kemampuan perguruan tinggi dalam pengembangan pendidikan kewirausahaan

p  Mempererat hubungan antara dunia akademis dan dunia usaha, khususnya UKM

p  Membuka jalan bagi penyesuaian kurikulum yang dapat merespon tuntutan dunia usaha

p  Menghasilkan wirausaha-wirausaha muda pencipta lapangan kerja dan calon pengusaha sukses masa depan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KONSEP PROGRAM

 

1.  Kedudukan

 

PMW merupakan salah satu program dalam sistem pendidikan yang ada di perguruan tinggi. Dengan demikian, PMW harus terintegrasi dengan pendidikan kewirausahaan yang sudah ada. PMW hendaknya disinergikan dengan program-program yang sudah ada, antara lain, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Co-op, Kuliah Kerja Usaha (KKU) dan program kewirausahaan lain.

 

2.  Mekanisme

 

Perguruan tinggi pelaksana program melakukan sosialisasi kepada para mahasiswa, identifikasi dan seleksi mahasiswa, pembekalan kewirausahaan, penyusunan rencana bisnis sambil magang di sebuah UKM. Mahasiswa yang pernah mengikuti program magang kewirausahaan (Program Co-op, KKU, dan program kewirausahaan lain) atau telah menjalankan usaha dapat dibebaskan dari kewajiban magang.

Untuk mendapatkan dukungan permodalan dalam rangka pendirian usaha baru (business start-up) mahasiswa harus menyusun rencana bisnis yang  layak. Kelayakan recana bisnis ditentukan oleh tim seleksi yang dapat terdiri dari unsur perbankan, UKM, dan perguruan tinggi pelaksana.

Selama program berjalan perguruan tinggi bekerja sama dengan para pengusaha, baik UKM, koperasi maupun perusahaan besar. Pengusaha dilibatkan secara aktif untuk memberikan bimbingan praktis wirausaha, mulai dari pendidikan dan pelatihan, magang, penyusunan rencana bisnis, dan pendampingan terpadu. Harus dihindari terjadinya persaingan yang tidak sehat antara mahasiswa dan UKM pendamping. Diperlukan terjadinya sinergi atau komplementaritas antara jenis usaha yang dikembangkan mahasiswa tersebut dan jenis usaha UKM pendamping.

Pendirian usaha baru dapat dilakukan secara individual atau pun secara berkelompok dengan jumlah anggota minimal 3 orang maksimal 5 orang. Jumlah modal kerja yang disediakan untuk pendirian usaha maksimal Rp 8.000.000,00 (delapan juta rupiah) per proposal usaha. Pelaksanaan pendampingan usaha dilakukan baik oleh UKM pendamping maupun Perguruan Tinggi pelaksana hingga usaha mahasiswa berkembang dengan baik.

 

 

 

 

 

 

 

 

Hasil akhir yang diharapkan adalah :

(1) terbentuknya wirausaha baru yang berpendidikan tinggi, dan

(2) berkembangnya lembaga pengembangan pendidikan kewirausahaan.

Skema program terangkum dalam Gambar 1 di  bawah ini.

 

 

 

Mahasiswa

 

 

 

 

 

Mahasiswa

 

 

 

 

 

 

 

 

I

N

P

U

T

DIKLAT

 

 

 

MAGANG

 

 

 

Perenca-

naan  Bisnis

 

PENDAMPINGAN USAHA TERPADU BERKELANJUTAN

PERGURUAN TINGGI

PENDIRIAN USAHA BARU

Max Rp 8 juta/mhs

O

U

T

P

U

T

Wirausaha berpendidikan tinggi

 

“lembaga pengelola kewirausahaan

mahasiswa”

Basis IPTEKS

UKM

KERJASAMA dengan UKM

 

 

 

 

I

N

P

U

T

DIKLAT

 

 

 

MAGANG

 

 

 

Perenca-

naan  Bisnis

 

PENDAMPINGAN USAHA TERPADU BERKELANJUTAN

PERGURUAN TINGGI

PENDIRIAN USAHA BARU

Max Rp 8 juta/mhs

Wirausaha berpendidikan tinggi

 

“lembaga pengelola kewirausahaan

mahasiswa”

Basis IPTEKS

UKM

KERJASAMA dengan UKM

O

U

T

P

U

T

 

 

Gambar 1. Skema Program Mahasiswa Wirausaha

 

3.  Persyaratan bagi mahasiswa

 

Program ini dapat diikuti oleh mahasiswa S1 yang telah menyelesaikan kuliah 4 semester atau minimal telah menempuh 80 SKS dan mahasiswa program vokasi  yang telah menyelesaikan kuliah 3 semester atau minimal telah menempuh 60 SKS. Mahasiswa yang telah memenuhi syarat di atas harus menempuh seleksi yang meliputi minat, motivasi berwirausaha dan soft skills yang lain.  Seleksi dilakukan oleh tim yang profesional.

 

Syarat yang mengikuti Program Mahasiswa Wirausaha :

  1. Mahasiswa S1 dan mahasiswa Program Vokasi Universitas Brawijaya
  2. Telah menyelesaikan kuliah 4 semester )  atau minimal telah menempuh 80 SKS bagi program S1 dan 60 SKS bagi Program vokasi
  3. Bersedia untuk  :
    1. Mengikuti seleksi
    2. Menyusun rencana bisnis
    3. Mengikuti pembekalan
    4. Melaksanakan magang di UKM
    5. Mendirikan dan menjalankan usaha
    6. Membuat laporan reguler mengenai perkembangan usaha
    7. Mengikuti seluruh kegiatan yang ditetapkan oleh panitia PMW

 

  1. Usulan usaha secara individu atau kelompok maksimal 5 orang minimal 3 orang dan besarnya usulan bantuan modal maksimal Rp 8.000.000,-  (Delapan  Juta Rupiah)
  1. Setiap mahasiswa berhak mengikuti 1 program usaha, bila diketahui mengikuti  lebih dari satu  program maka akan dibatalkan seluruhnya.
  2. Dalam satu kelompok dapat terdiri dari mahasiswa satu fakultas maupun beberapa fakultas, sedangkan pengajuannya melalui Fakultas ketua kelompok.
  3. Proposal yang diajukan dikirim ke Sekretariat Program Mahasiswa Wirausaha di bagian kemahasiswaan Gedung Rektorat lantai 2  masing-masing rangkap 3, dijilid rapi, cover warna menurut warna bendera Fakultas masing masing.

 

Prioritas seleksi :

Berdasarkan pengalaman pelaksanaan kegiatan Program Mahasiswa Wirausaha tahun 2011, Maka Kegiatan Program mahasiswa Wirausaha  adalah proses pendidikan kewirausahaan sehingga  dilakukan 2 tahap yaitu  seleksi pertama adalah pengenalan tentang kewirausahaan , sedangkan seleksi kedua adalah untuk bantuan dana permodalan.

Seleksi pertama berdasarkan minat mahasiswa di bidang ke wirausahaan  berdasar pada pengalaman  sedangkan seleksi yang kedua diprioritaskan berdasar pada :

  1. Proposal usaha yang diajukan.
  2. Pengalaman mahasiswa didalam berwirausaha (profil usaha ditunjukkan dalam lampiran proposal dan saat wawancara  )
  3. Usaha merupakan bisnis kreatif
  4. Hasil penelitian  dan inovasi teknologi (PKM, penelitian aplikasi, inovasi teknologi).
  5. Bebas dari penggunaan narkoba
  6. Kegiatan usaha terkait dengan program Fakultas  atau pengembangan Unit Kerja Mahasiswa.
  7. Diutamakan dari mahasiswa kurang mampu secara ekonomi
  8. Lokasi usaha di Malang Raya.

 

 

Batas Waktu Pengumpulan Proposal :

Batas Waktu pengumpulan proposal adalah tanggal 25 April 2012, apabila melebihi dari tanggal tersebut maka tidak dilakukan prosses seleksi selanjutnya.

 

 

 

J

26

Pelaporan Akhir

Desember 2012

* jadwal tentatif