Taipan properti, Ciputra berbagi resep menjadi seorang entrepreneur sukses. Menurutnya, kunci menjadi seorang wirausaha sukses ialah produknya menjadi raja di negeri sendiri.

Pasalnya, saat ini melalui berbagai gempuran produk impor, karya anak-anak bangsa justru terpinggirkan karena kalah bersaing. “Harus menjadi leader dulu di dalam negeri baru bisa menjadi leader di luar negeri,” ujarnya saat acara ‘Launching Pembelajaran Online Tumbuh 100 kali’ di DBS Tower, Jakarta, Senin (17/2).

Dia menceritakan untuk menjadi salah satu pemimpin bisnis di dalam negeri, Ciputra terus berjuang dengan gigih memperkenalkan produk penjualannya selama 15 tahun. “Brand kita nantinya menjadi ingatan semua orang di dalam negeri maupun luar negeri. Sehingga menjadi icon produk juga di dalam negeri,” jelas dia.

Tak ingin setengah-setengah, Ciputra bahkan sampai memperkenalkan produknya pada presiden luar negeri. Ini dilakukan juga untuk menambah investasi dalam negeri. “Mereka agar mau investasi di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, yang turut hadir dalam acara itu, mengungkapkan seorang pebisnis besar seperti Ciputra pasti berangkat dari usaha kecil terlebih dahulu. Usaha kecil inilah yang menjadi modal pemerintah membangun ekonomi.

Maka dari itu, lanjutnya, pemerintah terus mendorong pengembangan usaha kecil dan mikro (UKM) dalam mendorong penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Selain itu, salah satu syarat majunya suatu negara ialah kepemilikan UKM sekitar 2 persen.

Dia mengatakan kecakapan membesarkan usaha sangat penting bagi Indonesia. “Jumlah usaha besar hanya sekitar 5.000 atau 0,08 persen dari keseluruhan usaha. Bukankah kebanyakan (atau semua) usaha besar sebelumnya adalah usaha mikro,” ujarnya.

Menurutnya, dengan pembelajaran wirausaha online yang diadakan oleh Grup Ciputra, dapat menjadi media pembelajaran kepada siapa saja. “Dapat diakses melalui Ciputra UCEO (Universitas Ciputra Entrepreneurship Online) secara gratis dan terbuka di seluruh dunia,” jelas dia.

UCEO sendiri telah mewawancara lima wirausaha yang pernah membesarkan usaha bisnis seperti Ciputra, Martha Tilaar, Dahlan Iskan, Sandiaga Uno dan Sudhamek. “Keyakinan kuat bahwa enterpreneurship harus disebarluaskan kepada sebanyak mungkin generasi muda demi menciptakan masa depan Indonesia yang lebih baik,” ungkapnya.

Sehingga nantinya dengan kecakapan enterpreneurship dapat menciptakan kerja bagi diri sendiri secara inovatif sekaligus solusi lapangan kerja bagi seluruh bangsa.

[bim]
Sumber merdeka.com