Enterpreneur sukses seperti John D. Rockefeller, Henry Ford dan Oprah Winfrey tidak mencapai puncak kesuksesan mereka dengan mengikuti apa yang dikatakan masyarakat terhadap mereka. Kadang mereka yang ‘menyimpang’ atau divonis masyarakat sebagai orang yang tidak akan sukses, justru menemukan panggilan hidup mereka ketika memilih jadi enterpreneur. Maka, jangan minder dulu. Jika anda memiliki salah satu dari ciri-ciri berikut, anda bisa mempertimbangkan profesi sebagai enterpreneur :-)  

1. Benci status quo – Anda merasa bahwa tidak masuk akal bagi Anda bahwa sesuatu harus dikerjakan tanpa penjelasan kenapa anda harus mengerjakannya. Anda bukan orang yang sekedar mengikuti sebuah kelompok ataupun sekedar duduk diam saja.

2. Mudah bosan – Anda merasa mudah bosan, dan orang lain mulai melihat Anda sebagai masalah. Tapi tidak ada yang salah dengan Anda, kecuali karena Anda sering merasa bosan terhadap kegiatan yang tidak menantang kemampuan anda. Itulah kenapa Anda sering bolos dari sebagian besar kelas Anda. Contohnya Bill Gates.

3. Sering dipecat dari pekerjaan – Anda  terlalu kreatif sampai-sampai ketika bekerja untuk orang lain, Anda memiliki banyak sejarah mengenai kehilangan pekerjaan. Sekedar menjadi roda gigi di sebuah mesin menjadi hal yang menyesakkan bagi anda karena anda ingin menciptakan sesuatu yang dapat menginspirasi orang lain.

4. Dilabeli sebagai pemberontak – Anda tahu bahwa hal yang besar terletak di luar garis kenormalan dan berpikir bahwa kebijakan, hukum dan peraturan tidak berlaku untuk Anda. Anda dilabeli sebagai pemberontak dan pelanggar aturan.

5. Melawan kewenangan – Anda  memiliki catatan panjang sebagai orang yang selalu melawan otoritas dari orang tua, guru dan bos Anda. Anda tidak sepakat dengan norma-norma kelompok atau komunitas tempat anda tinggal.

6. Siap untuk mengembangkan kemampuan Anda – Anda selalu memikirkan bagaimana Anda bisa mengerjakan sesuatu dengan lebih baik. Selain itu, Anda senang menyatakan opini Anda tentang bagaimana melakukan hal-hal dengan lebih baik, bahkan ketika tidak diminta.

7. Kesulitan membuat bahan obrolan – Anda mengalami kesulitan berbasa-basi. Anda merasa hal ini buang-buang waktu dan membuat Anda tidak nyaman.

8. Di-bully di masa muda Anda – Anda banyak dikritik, diganggu dan diintimidasi ketika masih kecil atau di masa remaja anda. Hal ini menyebabkan Anda mendorong diri untuk unggul dan membuktikan kepada dunia bahwa Anda adalah keberadaan yang harus diperhitungkan.

9. Obsesif – Anda mungkin dilabeli obsesif / kompulsif karena ketika Anda memulai sesuatu, Anda kesulitan untuk melepaskannya. Jangan biarkan orang lain meyakinkan Anda bahwa ini adalah penyakit atau kekurangan. Howard Schultz mengembangkan Starbucks bahkan ketika keluarganya berusaha membujuknya untuk berhenti.

10. Takut kerja sendiri – Anda mungkin takut untuk keluar dari pekerjaan anda sekarang dan memulai semua sendirian. Ketakutan ini sangat umum, karena di masyarakat kita telah dikondisikan untuk berpikir bahwa kewirausahaan jauh lebih berisiko daripada “pekerjaan tetap”. Nyatanya tidak ada ketidakstabilan di antara keduanya.

11. Tidak bisa santai – Anda tidak bisa tidur di malam hari karena Anda tidak dapat mematikan ide anda. Sebuah gagasan bahkan dengan mudah akan memanifestasikan dirinya ke dalam mimpi Anda. Keesokan paginya Anda menemukan diri Anda masih dikonsumsi dengan ide tersebut yang kemudian mengalihkan perhatian Anda dari pekerjaan yang seharusnya Anda lakukan.

Sumber Vivalog