mienblog

Blog Staff Universitas Brawijaya

Browsing Posts published by mienyantono

Sehubungan akan dilaksanakannya sosiloisasi dan pengarahan PKM didanai 2013/2014,mka dengan ii mengaharap kehadiran para ketua kelompok PKM didanaipada :

Hari/Tanggal : Kamis,20 Pebruari 2014

Jam                    : 10.00 WIB

Tempat             :  Aula FTP Lt. 2 Universitas Brawijaya

Acara                : Sosialisasi dan Pengarahan PKM didanai 2014

Demikian atas perhatiannya disampaikan terima kasih

    1. Wirausaha itu independen, tidak tergantung dan mengandalkan orang lain. Selalu mengedepankan kejujuran dan tanggung jawab.  jangan selalu bertanya “apa yang akan aku dapatkan?” tapi mulailah dengan pertanyaan “apa yang dapat aku berikan/lakukan?”

 

    1. Mempunyai sense of belonging yang tinggi pada organisasi/perusahaan tempat kita bekerja. Mampu berkomitmen, mampu bermitra dan bekerjasama. Orang yang memiliki sense belonging yang tinggi terhadap sesuatu akan terus berusaha melakukan yang terbaik. Penilaian semata-mata bukan dari atasan tapi dari kinerja diri sendiri. Kinerjanya akan sama ketika ada atasan atau tidak. Dia mampu melakukan evaluasi terhadap diri sendiri dan memperbaikinya.

 

    1. Tidak berhenti mengembangkan diri. Wirausaha sejati selalu bertumbuh bersama-sama, tidak terobsesi untuk sukses sendirian.. Seorang wirausaha sejati tak pernah berhenti untuk mengembangkan diri, ia mampu memanfaatkan peluang yang berpotensi untuk mengembangkan dirinya menjadi lebih baik. Keuletan, kecermatan dan kedisiplinan adalah hal-hal yang harus dikembangkan terus menerus oleh seorang wirausaha sejati.

 

    1. Berani mengambil keputusan. Mampu menganalisa berbagai permasalahan dan mempertimbangkannya secara bijak. Berani mengambil resiko demi sebuah kebenaran. Suatu waktu dia mampu mengambil alih kontrol terhadap permasalahan-permasalahan yang timbul pada saat dibutuhkan dan bertanggung jawab atasnya. Dia tidak takut salah dan dipersalahkan, baginya salah adalah salah satu cara untuk belajar menjadi benar..

 

    1. Dare to be Fail (Berani gagal) adalah salah satu sikap yang perlu dimiliki oleh seorang wirausaha, berani gagal artinya ketika gagal dia menganngap positif terhadap kegagalannya itu. Kegagalan bukan lah suatu kehancuran atau akhir dari karir atau kehidupannya. Kegagalan dijadikan sebagai titik balik yang membuat ia semakin kuat dan bangkit. Kegagalan adalah pelajaran yang sangat berharga baginya, dan menjadi tolak ukur bagi usahanya di masa yang akan datang.

 

  1. Menciptakan Nilai, bukan sekedar uang. Ini yang paling penting, bahwa segala sesuatu tidak harus diukur dengan materi. Wirausaha sejati tidak pernah berpikir bahwa apa yang telah dia cepai adalah semata-mata hasil usahanya sendirian.

Singkatnya, Wirausaha itu adalah suatu sikap Menciptakan, Menumbuhkan dan Menebar Manfaat terhadap sesuau yang kita geluti, apa pun itu bidangnya,

Ada sekelompok kecil umat Islam berpendapat bahwa merayakan hari kelahiran Nabi SAW adalah bid’ah tercela, bahkan dituduh haram, dengan alasan Nabi SAW tidak pernah melakukan dan tidak ada hadits shahih yang menganjurkan. “Benarkah pendapat seperti ini, dan perlukah pendapat ini diikuti?”

KH Ma’ruf Asrori mengawali ceramahmya itu pada Peringatan Maulid Nabi Saw yang diselenggarakan Jam’iyyah Al-Islah Jemurwonosari Surabaya, Ahad (12/1)

Seandainya Nabi Saw. memang tidak pernah merayakan hari kelahirannya, dan tidak ada hadits shahih yang secara tekstual menganjurkan merayakan Maulid, maka hal ini tidak serta merta menjadi alasan untuk mengharamkan Maulid Nabi Saw. dan menganggapnya sebagai bid’ah yang tercela,” kata Kiai Ma’ruf.

Menurutnya, umat Islam juga mempertimbangkan dalil-dalil agama yang lain, seperti Qiyas, Ijma’ dan pemahaman secara kontekstual terhadap dalil-dalil syar’i. Karena itu, meskipun telah dimaklumi bahwa Nabi Saw. tidak pernah merayakan Maulid dan tidak ada hadits shahih yang secara tekstual menganjurkan Maulid, para ulama fuqaha dan ahli hadits dari berbagai madzhab tetap menganggap baik dan menganjurkan perayaan Maulid Nabi Saw.

“Peringatan Mailid Nabi juga didasarkan pada pemahaman secara kontekstual (istinbath/ijtihad) terhadap dalil-dalil al-Qur’an dan hadits,” katanya.

Di antara ayat al-Qur’an yang menjadi dasar perayaan maulid adalah: “Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. al-Anbiya’ : 107) dan ayat “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira.” (QS. Yunus : 58).

Nabi Muhammad SAW sendiri mengagungkan hari kelahirannya dengan puasa, sebagaimana hadis, “Dari Abu Qatadah ra., sesungguhnya Rasulullah SAW telah ditanya perihal puasa hari Senin, beliau bersabda: “Pada hari itu aku dilahirkan dan pada hari itu pula wahyu diturunkan.” (HR. Muslim) 

Ayat di atas memerintahkan kita agar bergembira dengan karunia Allah dan rahmat-Nya yang diberikan kepada kita. Sahabat Ibnu Abbas ketika menafsirkan ayat tersebut berkata: “Karunia Allah adalah ilmu agama, sedangkan rahmat-Nya adalah Muhammad SAW.” Dari sini dapatlah disimpulkan, bahwa merayakan hari kelahiran Nabi SAW merupakan pengejawantahan dari ayat dan hadits di atas yang memerintahkan kita bergembira dengan rahmat Allah.

“Hal ini secara implisit memuat arti perayaan itu sendiri. Hanya saja cara mengungkapkannya berbeda, namun maksud dan tujuannya tetap sama. Artinya bisa dengan puasa, menjamu makanan, berkumpul guna berdzikir, bershalawat atas Nabi SAW, ataupun menyimak perangainya yang mulia.,” demikian KH Ma’ruf Asrori yang juga penasehat Jam’iyyah Al-Islah sambil mengetengahkan ayat al-Qur’an dan hadits nabi yang mendasarinya.

Pemahaman seperti ini perlu diketengahkan. “Peringatan maulid Nabi yang setiap tahunnya diadakan tidak sekedar seremonial belaka, tapi juga di-ilmiahi agar bernilai ibadah, dalam rangka mensyukuri rahmat Allah SWT dan menunjukkan kecintaan kita terhadap Rasulullah.

”Apalagi kalau dilihat acaranya sungguh padat dengan ibadah, seperti membaca al-Qur’an, shalawat, istighotsah dan ceramah sekitar akhlak Nabi yang perlu kita teladani, seperti akhlak beliau menjadi kepala keluarga, menerima tamu, dengan tetangga, menghadapi musuhnya dan posisinya sebagai kepala negara,” ungkapnya di tengah ratusan warga nahdliyin. (Red: Anam)

 sumber NU online

Program Wirausaha Muda Mandiri 2013 akan sampai pada tahapan penjurian Nasional yang dilaksanakan secara bertahap. Berikut adalah hasil Penjurian Penghargaan Wirausaha Mandiri di wilayah :

KANWIL I MEDAN 

A. Kategori Mahasiswa 

Bidang Usaha Nama Pemenang Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa Tri Suhada Ternak Ayam Kampung Herbal
Boga Syaiful Burhan Molen Arab
Kreatif Rajes Rajesh Ikhlas Rosaguna

B. Kategori Alumni

 

Bidang Usaha Nama Pemenang  Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa Vita Mutiara Kursus Musik Edelweiss
Boga Yudith Prameswari Handini Roti/Flaper
Kreatif Hijrah Saputra Piyoh Design
 

KANWIL II PALEMBANG 

A. Kategori Mahasiswa 

Bidang Usaha Nama Pemenang Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa Dwi Yunita Yolanda Usaha Bibit Tanaman Karet ’3 in 1″
Boga Yovina Maria Valentina Mie Charger
Kreatif Charda Marta Utami Usaha Busana “Chardamarta”

B. Kategori Alumni

 

Bidang Usaha Nama Pemenang  Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa Ahmad Al Fikri Max English
Boga Muhammad Ridwan Sriwijaya Fried Chicken (SFC)
Kreatif Erik Litrus Kaharuddin Home Industri Sepeda Kreatif “LITUS”

KANWIL III, IV dan V JABODETABEK 

A. Kategori Mahasiswa 

Bidang Usaha Nama Pemenang Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa Nicholas Kurniawan Venus Aquatics
Boga Haidhar Wurjanto Momomilk
Kreatif David Yuwono DryBag

B. Kategori Alumni

 

Bidang Usaha Nama Pemenang  Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa Vidia Chairunnisa CV Gembool Mulya Jaya
Boga Ferry Dafira Kaaramel Juice
Kreatif Ricko Febrianto Cinema Innovator

KANWIL VI BANDUNG 

A. Kategori Mahasiswa 

Bidang Usaha Nama Pemenang Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa Ibnu Riyanto Pusat Grosir Batik Trusmi
Boga Winda Iriani PT Cakrawangsa Pangan – Legit Singkong
Kreatif Aaraf Dinullah Recta Imagery Bag dan Carry Goods

B. Kategori Alumni

Bidang Usaha Nama Pemenang  Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa Dea Angasa Putri Supardi, S.IP Harian Umum Fajar Cirebon (PT. Bakti Juang Charuban)
Boga Yusi Widya Lestari Ayam Taliwang khas EYANG
Kreatif Shieny Aprilia PT. Agate International (Agate Studio)

KANWIL VII SEMARANG 

A. Kategori Mahasiswa 

Bidang Usaha Nama Pemenang Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa Erlangga Ardianza Wibowo Ardianzz Corp – Distro & Sekolah Sepatu Roda
Boga N. Andrinanta Putra Pratama Warung Iga Gila – Iga Rendah Lemak
Kreatif Bayu Insan Romadhon PT. Digilab Technology – Jasa Pembuatan Robot
B. Kategori Alumni
 
Bidang Usaha Nama Pemenang  Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa Ari Yudiyanta Glugu Art Wood – Limbah Kayu Kulit Kelapa
Boga Rizki Dwi Rahmawan CV Mekanira Nusantara / Sweet Java
Kreatif Dea Valencia Budiarto Batik Kultur – Penggunaan kembali batik yang rusak

KANWIL VIII SURABAYA 

A. Kategori Mahasiswa 

Bidang Usaha Nama Pemenang Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa Muchlis Yuda Aswara CV. King Jamur Farm
Boga Muhammad Ferryal Ramadhan( mahasiswa Universitas Brawijaya) Lumpia Kriuk
Kreatif Dimas Farid Hidayatullah Bralin Art
B. Kategori Alumni
 
Bidang Usaha Nama Pemenang  Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa Warisatul Hasanah Al Warits Batik Madura
Boga Oktavia Kusumaningsih Pradipta Jaya Food
Kreatif Maria Goretti Erit Mandiri Maritjee

KANWIL IX BANJARMASIN 

A. Kategori Mahasiswa 

Bidang Usaha Nama Pemenang Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa Samsul Alam Budidaya Ikan Betutu
Boga Faruq Ulum Ayam Nangkring (Family Chicken)
Kreatif Dany Anwar Tenun Sambas
B. Kategori Alumni
 
Bidang Usaha Nama Pemenang  Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa Johan PT. Indo Kreasi – SUbkontraktor Besi Baja
Boga Rismawati CV Areta Jaya – Gula Gait
Kreatif Khrisna Galih, MP Onix Radio

KANWIL X MAKASSAR 

A. Kategori Mahasiswa 

Bidang Usaha Nama Pemenang Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa Ismail Rektor Private Insttute
Boga Rachmat Almuarrif Browcyl Indonesia
Kreatif Junnaedy Muis Showroom Bonsprei
B. Kategori Alumni
 
Bidang Usaha Nama Pemenang Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa  Muh Eka Prachandra, S.Pd CV. Mindset Indonesia – Mindset English Center
Boga Ashari Ramadhan Rivay Sushi Bizkid
Kreatif Septian Suryo CV. Sefactor Pharma

KANWIL XI DENPASAR 

A. Kategori Mahasiswa 

Bidang Usaha Nama Pemenang Nama Usaha
Boga Putu Prita Ananda Giri Nature cakes
Kreatif Saddam S. Jagad Satria Jagad Production House
B. Kategori Alumni
 
Bidang Usaha Nama Pemenang Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa  I Putu Ngurah Sudarma Sang Spa
Boga Anak Agung Sri Mahyuni Werdi Gandrung – Minuman Kesehatan
Kreatif Indah Purwanti Ningsih Indah Mutiara Lombok

KANWIL XII JAYAPURA 

A. Kategori Alumni

Bidang Usaha Nama Pemenang Nama Usaha
Industri, Perdagangan dan Jasa  Yuniar Priyadi Einstein Institute & Bhakti Property

Di jaman sekarang ini, ada sebuah model baru bagi seorang wirausahawan sejati. Mereka memandangkan kesuksesan sebagai sesuatu yang lain, karena mereka menyadari bahwa bermimpi untuk meraih keamanan melalui kekayaan adalah sesuatu yang benar-benar hanyalah sebuah mimpi belaka. Mereka menemukan bahwa sebuah keamanan diri bukan berasal dari finansial. Mereka melangkah ke dalam kekuatan batin mereka untuk menempuh tujuan hidup dan menciptakan hidup yang penuh makna, bukan sekedar bisnis belaka. Mereka inilah yang kami sebut sebagai wirausahawan sejati.

Seorang wirausahawan sejati memiliki sifat-sifat yang tidak dimiliki orang biasa, dalam artikel ini kami rangkum dalam 5 Rahasia Wirausahawan Sejati.

1. Visioner.

Wirausahawan model lama biasanya suka melawan sesuatu. Karena, mereka menginginkan kebebasan dan melakukan segala sesuatu menurut cara mereka sendiri, serta percaya bahwa mereka bisa melakukannya jauh lebih baik ketimbang orang lain. Tetapi, bagi seorang wirausahawan sejati, jiwa yang memberontak hanyalah sebagian kecil saja. Bagaimana pun, seorang wirausahawan sejati lebih merupakan seorang yang visioner. Mereka melihat gambar besar yang begitu penuh angan-angan. Mereka juga mempunyai wawasan yang luas akan hidup dan usaha yang ingin mereka ciptakan.

2. Pencipta Nasibnya Sendiri.

Wirausahawan tradisional menciptakan bisnis, dan ini merupakan motivator terbesar mereka. Namun, ketika bisnis telah diciptakan, kemana lagi mereka akan melangkah? Wirausahawan sejati bergerak menuju nasib dan takdir mereka. Mereka mendapat inspirasi dari sesuatu yang lebih luas daripada sekedar apa yang bisa mereka usahakan. Mereka pun menggali kekuatan batin dalam mereka dan melangkah penuh percaya diri. Mereka bisa tetap melangkah meski hambatan tampaknya mustahil dilalui. Dengan demikian, orang-orang yang tepat, tempat yang tepat dan kesempatan yang tepat dimunculkan Tuhan untuk menolong wirausahawan sejati meraih takdir mereka.

3. Menarik Perhatian.

Semua wirausahawan mempunyai mimpi. Sebagian dari mereka berkeinginan untuk mencapai tujuan yang jelas, sedangkan yang lain hanya berkeinginan untuk menjadi seorang wirausahawan yang terkenal dan pertama. Mereka mendorong ide dan bisnis untuk melakukan sesuatu yang mungkin sulit dicapai orang lain. Namun, seorang wirausahawan sejati, bukan sekedar bermimpi, mereka juga orang yang menarik perhatian. Setiap langkah mereka mampu menjadi inspirasi bagi orang lain.

4. Meraih Tujuan Diri.

Banyak wirausahawan tradisional secara agresif mengejar mimpi dan mengembangkan bisnis yang sangat sukses. Tapi, banyak dari mereka yang tak merasakan kepuasan batin. Kenapa? Karena mereka tidak menyisihkan waktu untuk benar-benar memahami apa yang penting bagi hidup mereka, sebagai akibatnya, mereka menderita banyak penyakit, hubungan yang buruk dan hal-hal lain. Sedangkan wirausahawan sejati menciptakan bisnis dari dalam diri sebagai perwujudan kesadaran jiwa mereka. Mereka mengerti apa yang penting untuk menyelaraskan keyakinan dan mimpi-mimpi mereka untuk memenuhi tujuan hidup mereka.

5.Inspirasional.

Banyak wirausahawan memilih untuk tidak mempunyai karyawan atau rekan kerja. Mereka lebih suka bekerja sendiri. Itu kenapa, seringkali mereka tidak bisa bertindak sebagai supervisor yang baik. Mereka lebih suka mengendalikan semuanya, atau melakukan micromanagement, atau tidak memanage apa-apa. Wirausahawan sejati tahu pentingnya spirit team dan bagaimana membangkitkan inspirasi orang lain agar menjadi kreatif dan mampu mengekspresikan hidup yang penuh makna. Mereka tahu bahwa memenuhi kebutuhan orang-orang lebih baik bagi klien dan rekan bisnis mereka. Dan, sebagai akibatnya bisnis mereka pun tumbuh.

Tak peduli apakah Anda saat ini adalah seorang wirausahawan atau sedang bermimpi menjadi seorang wirausahawan, memahami bagaimana menjadi seorang wirausahawan sejati tentu mempunyai banyak keuntungan bagi anda. Anda bisa
menyingkirkan cap sebagai seorang wirausahawan tradisional dan memberikan ruang yang lebih luas bagi anda untuk pertumbuhan diri Anda.

Jika Anda siap untuk melangkah maju dan berikrar untuk meraih apa yang Anda inginkan, yaitu hidup penuh makna dan sejahtera, inilah waktunya untuk berubah. Ubah pandangan Anda dan jadilah seorang wirausahawan sejati sekarang.

Demikianlah 5 Rahasia Wirausahawan Sejatisemoga bisa memberikan inspirasi bagi Anda yang merencanakan menjadi wirausahawan sejati, namun Anda bisa membaca artikel menarik lainnya seperti Merasa nyaman dalam zona tidak nyaman.

- See more at: http://salamsuper.co/5-rahasia-wirausahawan-sejati/#sthash.BlghEMGC.dpuf

 

Image by : StockVault.net

Tren berwirausaha semakin santer terdengar. Di mana-mana muncul ajakan untuk meninggalkan status karyawan menjadi pengusaha. Berbagai seminar dan buku-buku tentang wirausaha pun semakin laris di pasaran.  Semakin banyak pula yang tergelitik memulainya.

Ada yang dengan mulus dan sukses, namun ada pula yang jatuh saat mulai melangkah, dan akhirnya kembali lagi menjadi karyawan.

Menjadi pengusaha memang menyenangkan. Anda tidak lagi terikat oleh jam kerja rutin yang mengharuskan Anda berangkat pagi dan pulang sore setiap hari. Dengan menjadi pengusaha, Anda bisa mengatur sendiri waktu kesibukan dan liburan Anda.

Anda yang berminat beralih menjadi pengusaha, ada baiknya memahami dahulu apa saja yang harus Anda persiapkan agar tidak gagal.

Mulailah saat masih menjadi karyawan. Jika saat ini Anda masih menyandang status karyawan, jangan buru-buru memutuskan berhenti dari pekerjaan itu. Namun, mulailah merintis bisnis Anda. Ingat, untuk berbisnis Anda membutuhkan uang. Sisihkanlah dari gaji Anda untuk membiayai usaha Anda. Ketika bisnis Anda sudah benar-benar menghasilkan keuntungan yang membuat Anda tak lagi bergantung kepada gaji, itulah saat yang tepat untuk keluar dari pekerjaan Anda.

Jual yang Anda suka. Banyak pegawai bank yang sukses membuka bengkel motor. Atau, politikus yang sukses dengan bisnis kulinernya. Dalam bisnis, passion memainkan peran penting. Mulailah berbisnis tentang sesuatu yang Anda suka dahulu. Jika Anda suka memancing, mungkin Anda akan sukses jika membuka toko peralatan pancing.

Jangan sambilan. Tidak ada bisnis sukses yang dijalan sebagai sambilan. Meskipun Anda tergolong pemula dalam bisnis, bukan berarti Anda tidak bisa profesional untuk mengelolanya. Pelajari bisnis Anda, lakukan riset, buat perencanaan dan diskusikanlah dengan orang-orang yang profesional di bidang itu. Rutinitas pekerjaan di kantor bukanlah alasan Anda tidak memiliki waktu untuk menjalankan bisnis Anda. Ingat, dalam bisnis yang dibutuhkan adalah keseriusan. Jika Anda serius menjalani, maka hasilnya pun akan “serius”.

Selamat berbisnis! (Wiko Rahardjo)

Kalau Anda melihat Bill Gates atau Mark Zuckenberg, pasti Anda tergiur dengan kekayaan mereka yang luar biasa. Tapi sadarkah Anda, bahwa mereka juga memulai semuanya dari usaha kecil mereka. Dan tak satupun dari mereka yang menduga bakal mencetak keberhasilan seperti sekarang.

Perusahaan pemula yang berubah menjadi perusahaan sukses bernilai miliaran bahkan triliunan, dalam dunia bisnis tak bedanya dengan pemenang lotere. Meletakkan semua uang Anda dan berharap mendapatkan jackpot, Anda justru bakalan terpuruk.

Berikut 10 aturan untuk memulai usaha kecil. Daftar ini lebih untuk membuat Anda menyadari kenyataan yang ada, ketimbang gila-gilaan mengejar impian terdahsyat Anda dalam berbisnis.

Lebih realistis. Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari. Bila Anda tak dapat menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata.

Jangan menginvestasikan uang sendiri. Karena kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang.

Perbudak diri sendiri. Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan, maka wirausaha bukan untuk Anda. Pada awalnya, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri.

Hargai waktu. Beri nilai uang pada waktu Anda, misalnya Rp20 ribu perjam. Ini akan membantu saat Anda harus mengambil keputusan: Bila sebuah toko mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke toko tersebut sendiri, maka bayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena lebih murah. Ini mungkin bertentangan dengan aturan ke 3, tapi bahkan budak sekalipun juga memiliki nilai ekonomi.

Rekrut karyawan dengan baik. Tanpa memedulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.

Jual kelebihannya, bukan harganya. Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda frustasi memasarkannya.Tapi, jika Anda bersaing pada harga, Anda pada akhirnya kan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda lebih tinggi karena memiliki nilai yang lebih baik.

Ketahui angka dasar. Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani usaha – mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan… itulah angka dasar – jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang.

Gunakan teknologi terbaru. Teknologi anyar seperti aplikasi dan penyimpaanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran.

Perlakukan vendor dengan baik. Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis.

Jadilah yang terbaik. Anda tidak boleh setengah-setengah.Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien harus lah yangterbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.  (Sumber: The Washington Post/Slate Magazine)Readersdigest.co.id

Banyak orang menunda investasi, karena merasa belum memiliki uang yang cukup. Seiring dengan semakin banyak kebutuhan dan keinginan, semakin tertunda pula investasi dilakukan. Padahal, investasi penting untuk mempertahankan bahkan meningkatkan gaya hidup di hari mendatang.  Investasi merupakan kewajiban bagi mereka yang tidak ingin daya belinya menjadi berkurang di kemudian hari.  
Apabila Anda merasa penghasilannya pas-pasan untuk menutupi biaya hidup saat ini, coba lihatlah kembali pengeluaran yang terjadi sepanjang tahun kemarin. Lakukanlah efisiensi agar sebesar 10 persen dari penghasilan bisa dialokasikan untuk dana investasi.
 
Efisiensi dilakukan dengan merevisi rencana pengeluaran yang bersifat kenyamanan. Misalnya, mengurangi jalan-jalan akhir pekan di pusat perbelanjaan dengan tetap berada di rumah bersama keluarga. Kegiatan bersama keluarga di rumah pasti akan lebih menghemat biaya tanpa mengurangi kebersamaan. Penggunaan mobil bisa dikurangi menjadi seminggu dua kali saja, sehingga biaya bahan bakar turun.
 
Biaya listrik pun bisa dihemat dengan penggunaan AC seperlunya, atau menghentikan penggunaan dispenser pemanas air. Cara lain adalah dengan mengurangi biaya makan sehari-hari dengan mengganti menu yang  lebih sederhana, tanpa mengurangi kandungan gizi makanan.   
 
Setelah merencanakan penghematan, pola pikir harus diubah, dengan  menganggap bahwa penghasilan hanya sebesar 90 persen dari total dana yang diterima setiap bulannya. Target pengeluaran adalah sebesar maksimal 90 persen, dan  sisa 10 persen merupakan nilai yang harus dibayar untuk membiayai kenikmatan di masa depan. 
 
Setelah siap melakukan penghematan dan menyisihkan dana investasi sebesar 10% dari penghasilan, investasi harus dilakukan sesegera mungkin. Bila dananya masih sedikit, bisa digunakan dengan membeli reksa dana yang hanya membutuhkan investasi minimal Rp100 ribu. Lakukan investasi secara berkala dengan memilih reksa dana yang dikelola manajer investasi yang tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Reksa dana bisa dibeli di sejumlah bank.
 
Selain berinvestasi di produk keuangan, seseorang bisa melakukan investasi langsung. Misalnya bila seseorang memiliki aset yang bisa diberdayakan, misalnya rumah yang ada di lokasi keramaian, dapat dipergunakan untuk membuka usaha, kios, toko kelontong atau butik, sesuai kebutuhan di daerah tempat tinggal.
 
Keuntungan investasi bisa dialokasikan kembali ke produk reksa dana, atau instrument investasi lainnya seperti Obligasi Ritel Indonesia (ORI) atau membeli emas. Dengan demikian investor ini telah melakukan diversifikasi investasi ke pasar modal, sektor riil, dan komoditas (emas). Diversifikasi investasi penting dilakukan untuk meminimalkan risiko.
 
Filosofi investasi jangan menyimpan telur di dalam satu keranjang harus selalu menjadi pegangan investor.  Dana investasi yang dialokasikan investor perlu dievaluasi secara berkala, misalnya setiap tiga bulan sekali. Selain itu, investor juga harus menetapkan batasan alokasi untuk tiap jenis produk investasi, sesuai dengan profil risiko masing-masing.
 
Panduan mengetahui profil risiko bisa diperoleh di tempat investor membeli produk investasi atau dengan mengunduh di berbagai situs investasi keuangan yang saat ini banyak ditemukan di dunia maya.
 
Ketika komposisi portofolio investasi dalam perkembangan sudah berubah karena nilai satu jenis produk menjadi lebih tinggi, maka investor harus melakukan penyesuaian alokasi investasi (rebalancing) agar kembali sesuai dengan profil risiko. Cara ini berguna untuk menekan risiko investasi. Dan selalu ingat pula berinvestasilah untuk jangka panjang, jangan terlalu melihat siklus pergerakan harga produk investasi yang dibeli.
(//)SUMBER OKEZONE

Momentum tahun baru telah tiba. Berbagai macam kegiatan dan kemeriahan dihadirkan untuk menyambut tahun baru. Tahun baru memang memang memberikan peluang untuk hadirnya semangat baru. Tetapi tahun baru juga menyebabkan berkurangnya kesempatan manusia untuk menikmati kehidupan. Umur bertambah, peluang makin berkurang.

Diantara kebiasaan yang berlaku dalam menyambut tahun baru adalah meniup terompet, membakar petasan atau kembang api, dan juga membakar ikan ataupun sesuatu yang dapat dibakar untuk dimakan.

Memang gaya penyambutan tahun baru dengan terompet dan kembang api belumlah menjadi kebiasaan pada zaman Rasulullah saw. sehingga tidak ada hadits yang khusus menerangkan hukum meniup terompet dan membakar kembang api. Akan tetapi fenomena ini dapat dimasukkan dalam kerangkan hadits yang berbunyi

إن الله كره لكم ثلاثا قيل وقال وإضاعة المال وكثرة السؤال

Innallaha karraha lakum tslatsan, qila wa qala wa idho’atul mal wa katsratus sual

“Sesungguhnya Allah membenci tiga hal pada kalian; kabar burung, membuang-buang harta, dan banyak bertanya.” (HR. Bukkhari)

Artinya jika penyambutan tahun baru dilakukan dengan kemeriahan di luar batas, maka itu berarti dapat dikategorikan sebagai ‘idho’atul mal’ atau membuang-buang harta untuk keperluan yang tidak dianggap penting. Atau dalam bahasa ilmu ekonomi mempergunakan uang bukan untuk memenuhi kebutuhan primer.

Oleh karenanya, berpesta menyambut tahun baru dengan menghamburkan harta secara berlebihan dengan memborong terompet dan membeli kembang api layaknya seorang tengkulak dengan biaya melebihi belanja kebutuhan primer sehari-hari hukumnya makruh yang apabila ditinggalkan jauh lebih baik. Tetapi jika dilakukan secara kontinu setiap tahun akan berubah menjadi haram. (Pen/Red. Ulil H)

Muhammad Ferryal Ramadhan mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi jurusan Bisnis pariwisata angakatan 2011 berhasil menjad finalis nasional ( pemenang regional )Program Wirausaha Muda Mandiri 2013 setelah berhasil menjadi juara tingkat wilayah jawa Timur di bidang industri tata boga. Pelaksanaan program Wirausaha Mandiri dimulai sejak tahun 2007, dengan tujuan mengajak generasi muda menjadi generasi yang mandiri, sehingga bukan hanya menjadi generasi pencari kerja namun mampu menjadi generasi pencipta lapangan pekerjaan. Selain itu juga mewujudkan peranan Bank Mandiri dalam menggerakkan sektor  UMKM sebagai pilar dan penggerak perekonomian bangsa.”

Sebagai puncak dari Program WMM dan MYT 2013 akan diselenggarakan acara penganugrahan WMM dan MYT 2013 yang akan dihadiri oleh lebih dari 8.000 undangan termasuk 4.500 mahasiswa serta dosen dari 45 perguruan tinggi acara finali dimulai 11 Januari – 15 Januari 2014