mienblog

Blog Staff Universitas Brawijaya

Browsing Posts published by mienyantono

Asyura berasal dari kata ‘asyara, artinya bilangan sepuluh. Secara istilahi Puasa ‘Asyura adalah puasa yang dikerjakan pada tanggal 10 Muharram pada Kalender Islam Hijriyah. Tahun 1435 H ini hari ‘Asyura bertepatan dengan 14 Nopember 2013 M. Hukum puasa Asyura adalah sunnah; maksudnya sangat dianjurkan dan berpahala bagi yang menerjakannya namun tidak berdosa bagi yang tidak mengerjakannya.

Hadits dari Siti Aisyah RA yang diriwayatkan Imam Bukhori:

كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِصِيَامِ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانَ كَانَ مَنْ شَاءَ صَامَ وَمَنْ شَاءَ أَفْطَرَ

Rasulullah SAW memerintahkan untuk puasa di hari ‘Asyura. Dan ketika puasa Ramadhan diwajibkan, barangsiapa yang ingin (berpuasa di hari ‘Asyura) ia boleh berpuasa dan barangsiapa yang ingin (tidak berpuasa) ia boleh berbuka. (HR Bukhari)

Diriwayatkan bahwa puasa ‘Asyura sudah dilakukan oleh masyarakat Quraisy Makkah pada masa jahiliyyah. Rasulullah SAW juga melakukannya ketika masih berada di Makkah maupun seteleh berada di Madinah.

Diriwayatkan juga bahwa ketika Nabi SAW datang ke Madinah beliau melihat orang-orang Yahudi melakukan puasa di hari ‘Asyura. Beliau bertanya, “Hari apa ini?”. Orang-orang Yahudi menjawab, “Ini adalah hari baik, pada hari ini Allah selamatkan Bani Israil dari musuhnya, maka Nabi Musa AS berpuasa pada hari ini. Rasulullah bersabda,

فَأَناَ أَحَقُّ بِمُوْسَى مِنْكُمْ

Saya lebih berhak mengikuti Musa dari kalian (kaum Yahudi).

Maka kemudian beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan ummatnya untuk melakukannya. (HR Bukhari)

Diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa Rasulullah pun sempat diprotes oleh umat Islam di Madinah: “Ya Rasulallah, hari itu (’Asyura) diagungkan oleh orang Yahudi.” Maksudnya, kenapa umat Islam mengerjakan sesuatu persis seperti yang dilakukan oleh umat Yahudi? Beliau lalu bersabda: “Di tahun depan insya Allah kita akan berpuasa pada tanggal 9.” Setelah itu, tidak hanya disunnahkan puasa pada tanggal 10 tapi juga tanggal 9 Muharram. Sayang, sebelum datang tahun berikutnya Rasulullah telah wafat.

Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan keinginan beliau untuk berpuasa pada tanggal 9 dimaksudkan agar tidak persis seperti yang dilakukan oleh umat pada masa Nabi sebelumya, yakni Yahudi dan Nashrani. (Fathul Bari 4: 245)

Sebagian ulama memberikan nama tersendiri untuk puasa sunnah di tanggal 9 Muharam ini, yakni puasa Tasu’a, dari kata tis’a artinya bilangan sembilan. Sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa puasa tanggal sembilan ini adalah bagian dari kesunnahan puasa asyura.

Adapun fadhilah atau keutamaan puasa asyura adalah seperti digambarkan dalam hadits dari Sahabat Abdullah bin Abbas berikut ini:

مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صِيَامَ يَومَ فَضْلِهِ عَلَى غَيْرِهِ إِلاَّ هَذَا اليَوْمِ يَوْمُ عَاشُوْرَاءَ وَهذَا الشَّهْرُ يَعْنِي شَهْرُ رَمَضَانَ

Aku tidak pernah mendapati Rasulullah SAW menjaga puasa suatu hari karena keutamaannya dibandingkan hari-hari yang lain kecuali hari ini yaitu hari ‘Asyura dan bulan ini yaitu bulan Ramadhan. (HR Muslim)

Puasa ‘Asyura disandingkan dengan puasa Ramadhan. Rasulullah SAW juga bersabda,

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ، شَهْرُ اللهِ المُحَرَّمُ. وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الفَرِيْضَةَ، صَلاَةُ اللَّيْلِ

Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam. (HR Muslim)

Keutamaan yang didambakan dari puasa ‘Asyura adalah dapat menggugurkan dosa-dosa setahun yang lalu. Imam Abu Daud meriwayatkan dari Abu Qatadah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

وَصَوْمُ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ إنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَنَة َالتِيْ قَبْلَهُ


Puasa di hari ‘Asyura, sungguh saya mengharap kepada Allah bisa menggugurkan dosa setahun yang lalu
. (HR Abu Daud)

Begitu besar keutamaan yang terkandung pada puasa di hari ini. Bahkan sebagian ulama salaf menganggap puasa ‘Asyura hukumnya wajib. Namun berdasarkan hadits ‘Aisyah di atas, kalaupun puasa ini dihukumi wajib maka kewajibannya telah dihapus dan menjadi ibadah yang sunnah.Sumber NU Online

Bagi sebagian masyarakat Islam di Nusantara bulan Muharram adalah bulan istimewa. Sebagai bulan pertama tahun hijriyah, Muharram menjadi ruang ruang muhasabah (intropeksi diri) akan amal masa lalu guna menjadi pedoman langkah masa depan. Muharram menjadi serambi sebuah rumah yang berisikan sebelas bulan lainnya. Oleh karena itu Muharram dipercaya memantulkan nuansa peribadatan seseorang dalam satu tahun ke depan. Seperti halnya serambi yang bagus biasaya dimiliki sebuah rumah yang mewah. Begitu pula bulan Muharram, amal yang shalih di bulan ini mencitrakan sebelas bulan lainnya. Dengan demikian Muharram mempunyai kedudukan yang istimewa dibandingkan bulan lainnya. Wajar saja jika umat muslim berbondong-bondong melakukan kebaikan dan sedekah pada bulan ini.Secara historis, bulan Muharram juga memiliki keistimewaan. Pada bulan inilah Nabi Muhammad saw. memutuskan berpindah dari Makkah menuju Madinah demi kesuksesan dakwah Islam. Bulan ini merupakan waktu yang berharga yang di dalamnya Rasulullah saw menemukan kunci keberhasilan dakwah Islam yaitu hijrah. Hijrah yang berarti ‘pindah’ tidak semata-mata mencari ruang yang sesuai untuk berdakwah, ruang yang lebih minim bahaya, ruang yang lebih kondusif. Tidak. Karena Rasulullah saw sendiri tidak pernah takut dengan berbagai ancaman kafir Makkah. Namun hijrah memiliki makna lain yaitu berpindah, merubah dan me-upgrade- semangat pada tataran yang lebih tinggi. Secara psikologis, suasana yang baru, kawan baru, tantangan baru akan menjadikan semangat diri dan jiwa seseorang lebih dinamis. Mengenai semangat hijrah ini Rasulullah saw sendiri dalam sebuah haditsnya pernah bersabda.

عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كان هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَن كان هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ .

Artinya: Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah ε bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan (amal) tergantun niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan.

Dalam asbabul wurud diceritakan ada seorang sahabat yang melaksanakan hijrah dari Makkah ke Madinah dengan niatan mengawini seorang perempuan bernama Ummu Qais. Karena niatnya itulah maka ia tidak mendapatkan keutamaan hijrah. Bahkan proses hijrah sahabat tersebut dijuluki dengan Hijratu Ummu Qais. Ini menunjukkan bahwa niat seseorang sangatlah penting. Niat bukanlah sekedar motifasi belaka, karena di dalam niat itu Allah titipkan sebuah pahala yang secara otomatis akan me-cover segala yang kita lakukan dalam sisi-Nya. Inilah yang membedakan bulan Muharram dengan lainnya. Muharram menjadi berbeda karena di dalamnya ada kejadian yang sangat berharga bagi Agama Islam yaitu Hijrah Rasulullah saw.

Selain itu Muharram menjadi berbeda karena hari ke-sepuluh dalam bulan ini dipadati dengan nilai yang sarat dengan sejarah, yang lebih dikenal dengan hari ‘asyura’ atau hari kesepuluh pada bulan Muharram. Karena pada hari ‘asyura’ itulah (seperti yang termaktub dalam I’anatut Thalibin) Allah untuk pertama kali menciptakan dunia, dan pada hari yang sama pula Allah akan mengakhiri kehidupan di dunia (qiyamat). Pada hari ‘asyura’ pula Allah mencipta Lauh Mahfudh dan Qalam, menurunkan hujan untuk pertama kalinya, menurunkan rahmat di atas bumi. Dan pada hari ‘asyura’ itu Allah mengangkat Nabi Isa as. ke atas langit. Dan pada hari ‘asyura’ itulah Nabi Nuh as. turun dari kapal setelah berlayar karena banjir bandang. Sesampainya di daratan Nabi Nuh as. bertanya kepada pada umatnya “masihkah ada bekal pelayaran yang tersisa untuk dimakan?” kemudian mereka menjawab “masih ya Nabi” Kemudian Nabi Nuh memerintahkan untuk mengaduk sisa-sisa makanan itu menjadi adonan bubur, dan disedekahkan ke semua orang. Karena itulah kita mengenal bubur suro. Yaitu bubur yang dibikin untuk menghormati hari ‘asyuro’ yang diterjemahkan dalam bahasa kita menjadi bubur untuk selametan.

Bubur suro merupakan pengejawentahan rasa syukur manusia atas keselamatan yang Selama ini diberikan oleh Allah swt. Namun dibalik itu bubur suro (jawa) selain simbol dari keselamatan juga pengabadian atas kemenangan Nabi Musa as, dan hancurnya bala Fir’aun yang terjadi pada hari ’asyuro juga. Oleh karena itu barang siapa berpuasa dihari ‘asyura’ seperti berpuasa selama satu tahun penuh, karena puasa di hari ‘asyura’ seperti puasanya para Nabi. Intinya hari ‘syura’ adalah hari istimewa. Banyak keistimewaan yang diberikan oleh Allah pada hari ini diantaranya adalah pelipat gandaan pahala bagi yang melaksanakan ibadah pada hari itu. Hari ini adalah hari kasih sayang, dianjurkan oleh semua muslim untuk melaksanakan kebaikan, menambah pundi-pundi pahala dengan bersilaturrahim, beribadah, dan banyak sedekah terutama bersedekah kepada anak yatim-piatu.

Bagi kelompok syi’ah hari kesepuluh bulan Muharram sangatlah penting. Karena pada hari inilah tepatnya tahun 61 H Sayyidina Husain bin Ali bin Abi Thalib sang Cucu Rasulullah saw terbunuh oleh Yazid bin Muawiyah. Pembunuhan ini lebih tepat bila disebut dengan pembantaian karena tidak seimbangnya dua kekuatan yang saling berhadap-hadapan. Pembantaian ini terjadi di padang Karbala ketika dalam perjalanan menuju Irak.

Tentunya berbagai kejadian sejarah tersebut mulai dari sejarah transcendental yang berhubungan langsung proses penciptaan hujan oleh Allah swt hingga hijrah Rasulullah saw dan terbunuhnya Husain cucu Rasulullah saw. tidak boleh terhapus dari memori kolektif maupun individu generasi Muslim. Kejadian-kejadian dalam sejarah ini harus selalu dipupuk dengan subur sebagai salah satu media pendidikan kepahlawanan dalam Islam.

Berbagai metode perawatan sejarah ini terejawantahkan dalam berbagai tradisi kolaitas. Di Jawa misalnya kita mengenal bubur abang dan bubur putih yang dibagikan dan disajikan pada hari ‘asyura tidak lain untuk merawat ingatan sejarah tersebut secara perlambang. Bubur putih bermakna rasa syukur akan panjngnya umur hingga mendapatkan tahun baru kembali, semoga kehidupan tambah makmur. Seperti rasa syukunya Nabi Nuh setelah berlayar dari banjir bandang, seperti syukurnya Nabi Musa setelah mengalahkan Fir’aun. Disamping itu Bubur Putih merupakan lambing kebenaran dan kesucian hati yang selalu menang dalam catatan sejarah yang panjang. Meskipun kemenangan itu tidak selamanya identik dengan kekuasaan, seperti Sayyidina Husain sebagai kelompok putihan yang ditumpas oleh Yazid bin Muaswiyyah sang penguasa laknat.

Sedangkan Bubur Abang (bubur merah) adalah pembanding yang selalu hadir dalam kehidupan di dunia berpasang-pasangan. Ada indah ada buruk, ada kebaikan ada kejahatan. Semoga semua hal-hal buruk itu senantiasa dijauhkan oleh Allah dari kita amien. Jadi bubur suro ini yang berwarna merah dan putih merupakan representasi dari rasa syukur yang mendalam. Atas segala karunia Allah swt. Dan yang lebih penting dari itu semua, Bubur Suro merupakan wahana untuk merawat ingatan akan adanya sejarah besar dalam Islam.

 Sumber NU Online

No comments

KATA PENGANTAR

Puji syukur alhamdulillah penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT sang Pencipta alam semesta, manusia, dan kehidupan beserta seperangkat aturan-Nya, karena berkat limpahan rahmat, taufiq, hidayah serta inayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Elektronik Book (E-BOOK) ini dengan judul “DALIL AMALAN WARGA NAHDLIYIN (NU)’ ini dapat terselesaikan tidak kurang dari pada waktunya.

Maksud dan tujuan dari penulisan E-BOOK ini tidak lain sebagai informasi dan “meluruskan” dari tuduhan golongan yang tidak sepaham dengan amalan-amalan warga nahdliyin, sehingga mudahnya mereka mengatakan banyak amalan warga NU berbau Tahayul, Bid’ah dan Churafat (TBC) .Sebenarnya penulis pun tidak mempermasalahkan sebuah perbedaan pendapat namun penulis sangat merasa prihatin sebagai warga nahdliyin ketika orang-orang dari golongan lain mempermasalahkan amalan-amalan yang juga merupakan amalan yang penulis lakukan sebagai warga nahdliyin.

Pada kesempatan ini, penulis juga ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian e-book ini baik secara langsung maupun tidak langsung.. Demikian pengantar yang dapat penulis sampaikan dimana penulispun sadar bawasanya penulis hanyalah seorang manusia yang tidak luput dari kesalahan dan kekurangan, sedangkan kesempurnaan hanya milik Allah Azza Wa’jalla sehingga dalam penulisan dan penyusunannya masih jauh dari kata sempurna.

Oleh karena itu, kritik dan saran yang konstruktif akan senantiasa penulis harapkan dalam upaya untuk mengevaluasi diri penulis pribadi ^_^. Akhirnya penulis hanya bisa berharap, bahwa dibalik ketidaksempurnaan penulisan dan penyusunan e-book ini ditemukan sesuatu yang dapat memberikan manfaat atau bahkan hikmah bagi penulis, pembaca, dan bagi seluruh warga nahdliyin khususnya.

 

Kepanjen,12 Maret 2011

 

M. Imam Nawawi, S.PdI

 

 

 

1. Makna “KULLU BID’AH DHOLALAH”

Pada firman Allah yang berbunyi : Waja`alna minal maa-i KULLA syai-in hayyin. Lafadz KULLA disini, haruslah diterjemahkan dengan arti : SEBAGIAN. Sehingga ayat itu berarti: Kami ciptakan dari air sperma, SEBAGIAN makhluk hidup.Karena Allah juga berfirman menceritakan tentang penciptaan jin dan Iblis yang berbunyi: Khalaqtanii min naarin. Artinya : Engkau (Allah) telah menciptakan aku (iblis) dari api.

Dengan demikian, ternyata lafadl KULLU, tidak dapat diterjemahkan secara mutlak dengan arti : SETIAP/SEMUA, sebagaimana umumnya jika merujuk ke dalam kamus bahasa Arab umum, karena hal itu tidak sesuai dengan kenyataan.

Demikian juga dengan arti hadits Nabi saw. : Fa inna KULLA BID`ATIN dhalalah,. Maka harus diartikan: Sesungguhnya SEBAGIAN dari BID`AH itu adalah sesat.

Kulla di dalam Hadits ini, tidak dapat diartikan SETIAP/SEMUA BID`AH itu sesat, karena Hadits ini juga muqayyad atau terikat dengan sabda Nabi saw., yang lain: Man sanna fil islami sunnatan hasanatan falahu ajruha wa ajru man `amila biha. Artinya : Barangsiapa memulai/menciptakan perbuatan baik di dalam Islam, maka dia mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang mengikutinya.

Jadi jelas, ada perbuatan baru yang diciptakan oleh orang-orang di jaman sekarang, tetapi dianggap baik oleh Nabi saw. dan dijanjikan pahala bagi pencetusnya, serta tidak dikatagorikan BID`AH DHALALAH.

Sebagai contoh dari man sanna sunnatan hasanah (menciptakan perbuatan baik) adalah saat Hajjaj bin Yusuf memprakarsai pengharakatan pada mushaf Alquran, serta pembagiannya pada juz, ruku`, maqra, dll yang hingga kini lestari, dan sangat bermanfaat bagi seluruh umat Islam.

Untuk lebih jelasnya, maka bid’ah itu dapat diklasifikasi sebagai berikut : Ada pemahaman bahwa Hadits KULLU BID`ATIN DHALALAH diartikan dengan: SEBAGIAN BID`AH adalah SESAT, yang contohnya :

1. Adanya sebagian masyarakat yang secara kontinyu bermain remi atau domino setelah pulang dari mushalla.

2. Adanya kalangan umat Islam yang menghadiri undangan Natalan.

3. Adanya beberapa sekelompok muslim yang memusuhi sesama muslim, hanya karena berbeda pendapat dalam masalah-masalah ijtihadiyah furu`iyyah (masalah fiqih ibadah dan ma’amalah), padahal sama-sama mempunyai pegangan dalil Alquran-Hadits, yang motifnya hanya karena merasa paling benar sendiri. Perilaku semacam ini dapat diidentifikasi sebagai BID`AH DHALALAH).

Ada pula pemahaman yang mengatakan, bahwa amalan baik yang terrmasuk ciptaan baru di dalam Islam dan tidak bertentangan dengan syariat Islam yang sharih, maka disebut SANNA (menciptakan perbuatan baik). Contohnya:

1.     Adanya sekelompok orang yang mengadakan shalat malam (tahajjud) secara berjamaah setelah shalat tarawih, yang khusus dilakukan pada bulan Ramadhan di Masjidil Haram dan di Masjid Nabawi, seperti yang dilakukan oleh tokoh-tokoh beraliran Wahhabi Arab Saudi semisal Syeikh Abdul Aziz Bin Baz dan Syeikh Sudaisi Imam masjidil Haram, dll. Perilaku ini juga tergolong amalan BID`AH karena tidak pernah dilakukan oleh Nabi saw., tetapi dikatagorikan sebagai BID’AH HASANAH atau bid’ah yang baik.

 

Melaksanakan shalat sunnah malam hari dengan berjamaah yang khusus dilakukan pada bulan Ramadhan, adalah masalah ijtihadiyah yang tidak didapati tuntunannya secara langsung dari Nabi saw. maupun dari ulama salaf, tetapi kini menjadi tradisi yang baik di Arab Saudi. Dikatakan Bid’ah Hasanah karena masih adanya dalil-dalil dari Alquran-Hadits yang dijadikan dasar pegangan, sekalipun tidak didapat secara langsung/sharih, melainkan secara ma`nawiyah. Antara lain adanya ayat Alquran-Hadits yang memerintahkan shalat sunnah malam (tahajjud), dan adanya perintah menghidupkan malam di bulan Ramadhan.

 

Tetapi mengkhususkan shalat sunnah malam (tahajjud) di bulan Ramadhan setelah shalat tarawih dengan berjamaah di masjid, adalah jelas-jelas perbuatan BID`AH yang tidak pernah dilakukan oleh Nabi saw. dan ulama salaf. Sekalipun demikian masih dapat dikatagorikan sebagai perilaku BID`AH HASANAH.

Demikian juga umat Islam yg melakukan pembacaan tahlil atau kirim doa untuk mayyit, melaksanakan perayaan maulid Nabi saw. mengadakan isighatsah, dll, termasuk BID’AH HASANAH. Sekalipun amalan-amalan ini tidak pernah dilakukan oleh Nabi saw. namun masih terdapat dalil-dalil Alquran-Haditsnya sekalipun secara ma’nawiyah.

Contoh mudah, tentang pembacaan tahlil (tahlilan masyarakat), bahwa isi kegiatan tahlilan adalah membaca surat Al-ikhlas, Al-falaq, Annaas. Amalan ini jelas-jelas adalah perintah Alquran-Hadits. Dalam kegiatan tahlilan juga membaca kalimat Lailaha illallah, Subhanallah, astaghfirullah, membaca shalawat kepada Nabi saw. yang jelas- jelas perintah Alquran-Hadits. Ada juga pembacaan doa yang disabdakan oleh Nabi saw. : Adduaa-u mukhkhul ‘ibadah. Atrinya : Doa itu adalah intisari ibadah. Yang jelas, bahwa menghadiri majelis ta`lim atau majlis dzikir serta memberi jamuan kepada para tamu, adalah perintah syariat yang terdapat di dalam Alquran-Hadits.

Hanya saja mengemas amalan-amalan tersebut dalam satu rangkaian kegiatan acara tahlilan di rumah-rumah penduduk adalah BID`AH, tetapi termasuk bid’ah yang dikatagorikan sebagai BID`AH HASANAH. Hal itu, karena senada dengan shalat sunnah malam berjamaah yang dikhususkan di bulan Ramadhan, yang kini menjadi kebiasaan tokoh-tokoh Wahhabi Arab Saudi.

Nabi saw. dan para ulama salaf, juga tidak pernah berdakwah lewat pemancar radio atau menerbitkan majalah dan bulletin. Bahkan pada saat awal Islam berkembang, Nabi saw. pernah melarang penulisan apapun yang bersumber dari diri beliau saw. selain penulisan Alquran. Sebagaiman di dalam sabda beliau saw. : La taktub `anni ghairal quran, wa man yaktub `anni ghairal quran famhuhu. Artinya: Jangan kalian menulis dariku selain alquran, barangsiapa menulis dariku selain Alquran maka hapuslah. Sekalipun pada akhir perkembangan Islam, Nabi saw. menghapus larangan tersebut dengan Hadits : Uktub li abi syah. Artinya: Tuliskanlah hadits untuk Abu Syah.

Meskipun sudah ada perintah Nabi saw. untuk menuliskan Hadits, tetapi para ulama salaf tetap memberi batasan-batasan yang sangat ketat dan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh para muhadditsin. Fenomena di atas sangat berbeda dengan penerbitan majalah atau bulletin.

Dalam penulisan artikel untuk majalah atau bulletin, penulis hanyalah mencetuskan pemahaman dan pemikirannya, tanpa ada syarat-syarat yang mengikat, selain masalah susunan bahasa. Jika memenuhi standar jurnalistik maka artikel akan dimuat, sekalipun isi kandungannya jauh dari standar kebenaran syariat.

Contohnya, dalam penulisan artikel, tidak ada syarat tsiqah (terpercaya) pada diri penulis, sebagaimana yang disyaratkan dalam periwayatan dan penulisan Hadits Nabi saw. Jadi sangat berbeda dengan penulisan Hadits yang masalah ketsiqahan menjadi syarat utama untuk diterima-tidaknya Hadits yang diriwayatkannya.

Namun, artikel majalah atau bulletin dan yang semacamnya, jika berisi nilai-nilai kebaikan yang sejalan dengan syariat, dapat dikatagorikan sebagai BID’AH HASANAH, karena berdakwah lewat majalah atau bulletin ini, tidak pernah dilakukan oleh Nabi saw. maupun oleh ulama salaf manapun. Namun karena banyak manfaat bagi umat, maka dapat dibenarkan dalam ajaran Islam, selagi tidak keluar dari rel-rel syariat yang benar.

2. Mengenal Makna Bidah

 

Ada sekelompok golongan yg suka membid’ah-bid’ahkan (sesat) berbagai kegiatan yang baik di masyarakat, seperti peringatan Maulid, Isra’ Mi’raj, Yasinan mingguan, Tahlilan dll. Kadang mereka berdalil dengan dalih “Agama ini telah sempurna” atau dalih “Jika perbuatan itu baik, niscaya Rasulullah saw. telah mencontohkan lebih dulu” atau mengatakan “Itu bid’ah” karena tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah saw. Atau

“jikalau hal tersebut dibenarkan, maka pasti Rasulullah saw. memerintahkannya. Apa kamu merasa lebih pandai dari Rasulullah?”

Mem-vonis bid’ah sesat suatu amal perbuatan (baru) dengan argumen di atas adalah lemah sekali. Ada berbagai amal baik yang Baginda Rasul saw. tidak mencontohkan ataupun memerintahkannya. Teriwayatkan dalam berbagai hadits dan dalam fakta sejarah.

 

1. Hadis riwayat Bukhari, Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah bahwa Nabi saw. berkata kepada Bilal ketika shalat fajar (shubuh), “Hai Bilal, ceritakan kepadaku amalan apa yang paling engkau harap pahalanya yang pernah engkau amalkan dalam masa Islam, sebab aku mendengar suara terompamu di surga. Bilal berkata, “Aku tidak mengamalkan amalan yang paling aku harapkan lebih dari setiap kali aku berssuci, baik di malam maupun siang hari kecuali aku shalat untuk bersuciku itu”.Dalam riwayat at Turmudzi yang ia shahihkan, Nabi saw. berkata kepada Bilal,

 

‘Dengan apa engkau mendahuluiku masuk surga? ” Bilal berkata, “Aku tidak mengumandangkan adzan melainkan aku shalat dua rakaat, dan aku tidak berhadats melaikan aku bersuci dan aku mewajibkan atas diriku untuk shalat (sunnah).” Maka Nabi saw. bersabda “dengan keduanya ini (engkau mendahuluiku masuk surga).

 

Hadis di atas juga diriwayatkan oleh Al Hakim dan ia berkata, “Hadis shahih berdasarkan syarat keduanya (Bukhari & Muslim).” Dan adz Dzahabi mengakuinya.

 

Hadis di atas menerangkan secara mutlak bahwa sahabat ini (Bilal) melakukan sesuatu dengan maksud ibadah yang sebelumnya tidak pernah dilakukan atau ada perintah dari Nabi saw.

 

2. Hadis riwayat Bukhari, Muslim dan para muhaddis lain pada kitab Shalat, bab Rabbanâ laka al Hamdu,

 

Dari riwayat Rifa’ah ibn Râfi’, ia berkata, “Kami shalat di belakang Nabi saw., maka ketika beliau mengangkat kepala beliau dari ruku’ beliau membaca, sami’allahu liman hamidah (Allah maha mendengar orang yang memnuji-Nya), lalu ada seorang di belakang beliau membaca, “Rabbanâ laka al hamdu hamdan katsiran thayyiban mubarakan fîhi (Tuhan kami, hanya untuk-Mu segala pujian dengan pujian yang banyak yang indah serta diberkahi).

Setelah selesai shalat, Nabi saw. bersabda, “Siapakah orang yang membaca kalimat-kalimat tadi?” Ia berkata, “Aku.” Nabi bersabda, “Aku menyaksikan tiga puluh lebih malaikat berebut mencatat pahala bacaaan itu.”

 

Ibnu Hajar berkomentar, “Hadis itu dijadikan hujjah/dalil dibolehannya berkreasi dalam dzikir dalam shalat selain apa yang diajarkan (khusus oleh Nabi saw.) jika ia tidak bertentang dengan yang diajarkan. Kedua dibolehkannya mengeraskan suara dalam berdzikir selama tidak menggangu.”

3. Imam Muslim dan Abdur Razzaq ash Shan’ani meriwayatkan dari Ibnu Umar, ia berkata,

 

Ada seorang lali-laki datang sementara orang-orang sedang menunaikan shalat, lalu ketika sampai shaf, ia berkata:

اللهُ أكبرُ كبيرًا، و الحمدُ للهِ كثيرًا و سبحانَ اللهِ بكْرَةً و أصِيْلاً.

 

Setelah selesai shalat, Nabi saw. bersabda, “Siapakah yang mengucapkan kalimat-kalimat tadi?

 

Orang itu berkata, “Aku wahai Rasulullah saw., aku tidak mengucapkannya melainkan menginginkan kebaikan.”

 

Rasulullah saw. bersabda, “Aku benar-benar menyaksikan pintu-pintu langit terbuka untuk menyambutnya.”

 

Ibnu Umar berkata, “Semenjak aku mendengarnya, aku tidak pernah meninggalkannya.”

 

Dalam riwayat an Nasa’i dalam bab ucapan pembuka shalat, hanya saja redaksi yang ia riwayatkan: “Kalimat-kalimat itu direbut oleh dua belas malaikat.”

 

Dalam riwayat lain, Ibnu Umar berkata: “Aku tidak pernah meningglakannya semenjak aku mendengar Rasulullah saw. bersabda demikian.”

 

Di sini diterangkan secara jelas bahwa seorang sahabat menambahkan kalimat dzikir dalam i’tidâl dan dalam pembukaan shalat yang tidak/ belum pernah dicontohkan atau diperintahkan oleh Rasulullah saw. Dan reaksi Rasul saw. pun membenarkannya dengan pembenaran dan kerelaan yang luar biasa.

 

Al hasil, Rasulullah saw. telah men-taqrîr-kan (membenarkan) sikap sahabat yang menambah bacaan dzikir dalam shalat yang tidak pernah beliau ajarkan.

 

4. Imam Bukhari meriwayatkan dalam kitab Shahihnya, pada bab menggabungkan antara dua surah dalam satu raka’at dari Anas, ia berkata,

 

“Ada seorang dari suku Anshar memimpin shalat di masjid Quba’, setiap kali ia shalat mengawali bacaannya dengan membaca surah Qul Huwa Allahu Ahad sampai selesai kemudian membaca surah lain bersamanya. Demikian pada setiap raka’atnya ia berbuat. Teman-temannya menegurnya, mereka berkata, “Engkau selalu mengawali bacaan dengan surah itu lalu engkau tambah dengan surah lain, jadi sekarang engkau pilih, apakah membaca surah itu saja atau membaca surah lainnya saja.” Ia menjawab, “Aku tidak akan meninggalkan apa yang biasa aku kerjakan. Kalau kalian tidak keberatan aku mau mengimami kalian, kalau tidak carilah orang lain untuk menjadi imam.” Sementara mereka meyakini bahwa orang ini paling layak menjadi imam shalat, akan tetapi mereka keberatan dengan apa yang dilakukan.

 

Ketika mereka mendatangi Nabi saw. mereka melaporkannya. Nabi menegur orang itu seraya bersabda, “hai fulan, apa yang mencegahmu melakukan apa yang diperintahkan teman-temanmu? Apa yang mendorongmu untuk selalu membaca surah itu (Al Ikhlash) pada setiap raka’at? Ia menjawab, “Aku mencintainya.”

 

Maka Nabi saw. bersabda, “Kecintaanmu kepadanya memasukkanmu ke dalam surga.”

 

Demikianlah sunnah dan jalan Nabi saw. dalam menyikapi kebaikan dan amal keta’atan walaupun tidak diajarkan secara khusus oleh beliau, akan tetapi selama amalan itu sejalan dengan ajaran kebaikan umum yang beliau bawa maka beliau selalu merestuinya. Jawaban orang tersebut membuktikan motifasi yang mendorongnya melakukan apa yang baik kendati tidak ada perintah khusus dalam masalah itu, akan tetapi ia menyimpulkannya dari dalil umum dianjurkannya berbanyak-banyak berbuat kebajikan selama tidak bertentangan dengan dasar tuntunan khusus dalam syari’at Islam.

 

Kendati demikian, tidak seorangpun dari ulama Islam yang mengatakan bahwa mengawali bacaan dalam shalat dengan surah al Ikhlash kemudian membaca surah lain adalah sunnah yang tetap! Sebab apa yang kontinyu diklakukan Nabi saw. adalah yang seharusnya dipelihara, akan tetapi ia memberikan kaidah umum dan bukti nyata bahwa praktik-prakti seperti itu dalam ragamnya yang bermacam-macam walaupun seakan secara lahiriyah berbeda dengan yang dilakukan Nabi saw. tidak berarti ia bid’ah (sesat).

5. Imam Bukhari meriwayatkan dalam kitab at Tauhid,

 

dari Ummul Mukminin Aisyah ra. bahwa Nabi sa. Mengutus seorang memimpin sebuah pasukan, selama perjalanan orang itu apabila memimpin shalat membaca surah tertentu kemudian ia menutupnya dengn surah al Ikhlash (Qulhu). Ketika pulang, mereka melaporkannya kepada nabi saw., maka beliau bersabda, “Tanyakan kepadanya, mengapa ia melakukannya?” Ketika mereka bertanya kepadanya, ia menjawab “Sebab surah itu (memuat) sifat ar Rahman (Allah), dan aku suka membacanya.” Lalu Nabi saw. bersabda, “Beritahukan kepadanya bahwa Allah mencintainya.” (Hadis Muttafaqun Alaihi).

 

Apa yang dilakukan si sahabat itu tidak pernah dilakukan oleh Nabi saw., namun kendati demikian beliau membolehkannya dan mendukung pelakunya dengan mengatakan bahwa Allah mencintainya.

 

 

 

3. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Bidah

 

Orang-orang yang tidak sependapat dengan amalan warga NU biasanya membidahkan amalan warga Nahdliyin dengan dalil sebagai berikut:

 

  • Barangsiapa menimbulkan sesuatu yang baru dalam urusan (agama) kita yang bukan dari ajarannya maka tertolak. (HR. Bukhari)

 

  • Sesungguhnya ucapan yang paling benar adalah Kitabullah, dan sebaik-baik jalan hidup ialah jalan hidup Muhammad, sedangkan seburuk-buruk urusan agama ialah yang diada-adakan. Tiap-tiap yang diada-adakan adalah bid’ah, dan tiap bid’ah adalah sesat, dan tiap kesesatan (menjurus) ke neraka. (HR. Muslim)

 

  • Apabila kamu melihat orang-orang yang ragu dalam agamanya dan ahli bid’ah sesudah aku (Rasulullah Saw.) tiada maka tunjukkanlah sikap menjauh (bebas) dari mereka. Perbanyaklah lontaran cerca dan kata tentang mereka dan kasusnya. Dustakanlah mereka agar mereka tidak makin merusak (citra) Islam. Waspadai pula orang-orang yang dikhawatirkan meniru-niru bid’ah mereka. Dengan demikian Allah akan mencatat bagimu pahala dan akan meningkatkan derajat kamu di akhirat. (HR. Ath-Thahawi)

 

  • Kamu akan mengikuti perilaku orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk ke lubang biawak pun kamu ikut memasukinya. Para sahabat lantas bertanya, “Siapa ‘mereka’ yang baginda maksudkan itu, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Orang-orang Yahudi dan Nasrani.” (HR. Bukhari)

 

  • Tiga perkara yang aku takuti akan menimpa umatku setelah aku tiada: kesesatan sesudah memperoleh pengetahuan, fitnah-fitnah yang menyesatkan, dan syahwat perut serta seks. (Ar-Ridha)

 

  • Barangsiapa menipu umatku maka baginya laknat Allah, para malaikat dan seluruh manusia. Ditanyakan, “Ya Rasulullah, apakah pengertian tipuan umatmu itu?” Beliau menjawab, “Mengada-adakan amalan bid’ah, lalu melibatkan orang-orang kepadanya.” (HR. Daruquthin dari Anas).

Setelah kita membaca hadits-hadits di atas Coba saudara cermati lagi. Telah kami terangkan bahwa kami umat Islam Ahlussunnah Wal Jamaah sangat menolak bid’ah dhalalah, persis dengan hadits2 di atas, yaitu menolak perilaku menciptakan ibadah baru yang bertentangan dengan ajaran Syariat Islam, contohnya pelaksanaan Doa Bersama Muslim non Muslim, karena perilaku itu bertentangan dengan Alquran, falaa taq’uduu ma’ahum hatta yakhudhuu fi hadiitsin ghairih (janganlah kalian duduk dengan mereka -non muslim dalam ritualnya- hingga mereka membicarakan pembahasan lain -yang bukan ritual). Serta dalil lakum diinukum wa liadiin, bagimu agamamu dan bagiku agamaku. Jadi jelaslah, perilaku “Doa Bersama Muslim non Muslim” ini ini jelas-jelas bid’ah dhalalah, tidak ada tuntunannya sedikitpun di dalam Islam. Tetapi tentang bid’ah hasanah semisal ritual tahlilan atau kirim doa untuk mayit, pasti tetap kami laksanakan, karena tidak bertentangan dengan syariat Islam,

 

bahkan ada perintahnya baik dari Alquran maupun Hadits. Perlu diketahui, yang dimaksud ritual Tahlilan itu, adalah dimulai dengan

 

  • Mengumpulkan masyarakat untuk hadir di majlis dzikir dan taklim, tidakkah ini sunnah Nabi? Hadits masyhur : idza marartum bi riyaadhil jannah farta’uu, qaluu wamaa riyadhul jannah ya rasulullah? Qaala hilaqud dzikr (Jika kalian mendapati taman sorga, maka masuklah, mereka bertanya, apa itu (riyadhul jannah) taman sorga, wahai Rasulullah? Beliau menjawab : majlis dzikir).

 

  • Membaca surat Alfatihah, tidakkah baca Alfatihah ini perintah syariat ?
  • Baca surat Yasin, tidakkah baca Yasin juga perintah syariat ?

 

  • Baca Al-ikhlas, Al-alaq-Annaas, tidakkah Allah berfirman faqra-u ma tayassara minal quran (bacalah apa yang mudah/ringan dari ayat Alquran).

 

  • Baca subhanallah, astaghfirullah, shalawat Nabi, kalimat thayyibah lailaha illallah muhammadur rasulullah.

 

  • Doa penutup.

 

  • Lantas tuan rumah melaksanakan ikramud dhaif, menghormati tamu sesuai dengan kemampuannya.

 

Tentunya dalam masalah ini sangat bervariatif sesuai dengan tingkat kemampuannya, tak ubahnya saat Akhi/keluarga Akhi melaksnakan pernikahan dengan suguhan untuk tamu, yang disesuaikan dengan kemampuan tuan rumah.

 

Nah, jika amalan2 ini dikumpulkan dalam satu tatanan acara, maka itulah yang dinamakan tahlilan, sekalipun Nabi tidak pernah mengamalkan tahlilan model Indonesia ini, namun setiap komponen dari ritual tahlilan adalah mengikuti ajaran Nabi saw. maka yang demikian inilah yang dinamakan dengan BID’AH HASANAH.

 

Siapa kira-kira yang memulai Bid’ah Hasanah ini? Tiada lain adalah Khalifah ke dua, Sahabat Umar bin Khatthab, tatkala beliau tahu bahwa Nabi mengajarkan shalat sunnah Tarawih 20 rakaat di bulan Ramadhan. Namun Nabi saw. melaksanakannya di masjid dengan sendirian, setelah beberapa kali beliau lakukan, lantas ada yang ikut jadi makmum, kemudian Nabi melaksnakan 8 rakaat di masjid, selebihnya dilakukan di rumah sendirian. Demikian pula para sahabatpun mengikuti perilaku ini, hingga pada saat kekhalifahan Sahabat Umar, beliau berinisiatif mengumpulkan semua masyarakat untuk shalat Tarawih dengan berjamaah, dilaksanakan 20 rakaat penuh di dalam masjid Nabawi, seraya berkata : Ni’matil bid’atu haadzihi (sebaik-baik bid’ah adalah ini = pelaksanaan tarawih 20 rakaat dengan berjamaah di dalam masjid sebulan penuh). Bid’ahnya sahabat Umar ini terus berjalan hingga saat ini, malahan yang melestarikan adalah tokoh-tokoh Saudi Arabia seperti kita lihat sampai saat ini bahwa di Masjidil Haram tarawih berjama’ah 20 rokaat sebulan penuh, sekaligus dengan mengkhatamkan Qur’an. Hal ini sama lestarinya dengan bid’ahnya para Wali songo yang mengajarkan tahlilan di masyarakat Muslim Indonesia. Jadi baik Sahabat Umar dan pelanjut shalat tarawih di masjid-masjid di seluruh dunia, maupun para Walisongo dengan para pengikutnya umat Islam Indonesia, adalah pelaku BID’AH HASANAH, yang dalam hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim disebut : Man sanna fil Islami sunnatan hasanatan, fa lahu ajruha wa ajru man amila biha bakdahu min ghairi an yangkusha min ujurihim syaik (Barangsiapa yang memberi contoh sunnatan hasanatan (perbuatan baru yang baik) di dalam Islam (yang tidak bertentangan dengan syariat), maka ia akan mendapatkan pahalanya dan kiriman pahala dari orang yang mengamalkan ajarannya, tanpa mengurangi pahala para pengikutnya sedikit pun.

 

Jadi sangat jelas baik sahabat Umar maupun para Wali songo telah mengumpulkan pundi-pundi pahala yang sangat banyak dari kiriman pahala umat Islam yang mengamalkan ajaran Bid’ah Hasanahnya beliau-beliau itu. Baik itu berupa Bid’ahnya Tarawih Berjamaah maupun Bid’ahnya Tahlilan dan amalan baik umat Islam yang lainnya.

 

CONTOH-CONTOH BID’AH HASANAH

Setelah baginda Nabi saw. wafat pun amal-amal perbuatan baik yang baru tetap dilakukan. Umat islam mengakuinya berdasar dalil-dalil yang shahih. Simak berbagai contoh berikut,

 

1. Pembukuan al Qur’an. Sejarah pengumpulan ayat-ayat Al-Qur’an. Bagaimana sejarah penulisan ayat-ayat al Qur’an. Hal ini terjadi sejak era sahabat Abubakar, Umar bin Khattab dan Zaid bin Tsabit ra. Kemudian oleh sahabat Ustman bin ‘Affan ra. Jauh setelah itu kemudian penomoran ayat/ surat, harakat tanda baca, dll.

 

2. Sholat tarawih seperti saat ini. Khalifah Umar bin Khattab ra yang mengumpulkan kaum muslimin dalam shalat tarawih berma’mum pada seorang imam. Pada perjalanan berikutnya dapat ditelusuri perkembangan sholat tarawih di masjid Nabawi dari masa ke masa

 

3. Modifikasi yang dilakukan oleh sahabat Usman Bin Affan ra dalam pelaksanaan sholat Jum’at. Beliau memberi tambahan adzan sebelum khotbah Jum’at.

 

4. Pembukuan hadits beserta pemberian derajat hadits shohih, hasan, dlo’if atau ahad. Bagaimana sejarah pengumpulan dari hadits satu ke hadits lainnya. Bahkan Rasul saw. pernah melarang menuliskan hadits2 beliau karena takut bercampur dengan Al Qur’an. Penulisan hadits baru digalakkan sejak era Umar ibn Abdul Aziz, sekitar abad ke 10 H.

 

5. Penulisan sirah Nabawi. Penulisan berbagai kitab nahwu saraf, tata bahasa Arab, dll. Penulisan kitab Maulid. Kitab dzikir, dll

 

6. Saat ini melaksanakan ibadah haji sudah tidak sama dengan zaman Rasul saw. atau para sahabat dan tabi’in. Jamaah haji tidur di hotel berbintang penuh fasilitas kemewahan, tenda juga diberi fasiltas pendingin untuk yang haji plus, memakai mobil saat menuju ke Arafah, atau kembali ke Mina dari Arafah dan lainnya.

 

7. Pendirian Pesantren dan Madrasah serta TPQ-TPQ yang dalam pengajarannya dipakai sistem klasikal.

 

dan masih banyak contoh-contoh lain.

 

 

 

4. Bidah sebuah kata sejuta makna

Setelah adanya uraian singkat tapi cukup jelas pada halaman sebelum ini mengenai faham Salafi/Wahabi dan pengikutnya, marilah kita teruskan mengupas apa yang dimaksud Bid’ah menurut syari’at Islam serta wejangan/ pandangan para ulama pakar tentang masalah ini. Dengan demikian insya Allah buat kita lebih jelas bidáh mana yang dilarang dan yang dibolehkan dalam syari’at Islam.

 

Sunnah dan bid’ah adalah dua soal yang saling berhadap-hadapan dalam memahami ucapan-ucapan Rasulullah saw. sebagai Shohibusy-Syara’ (yang berwenang menetapkan hukum syari’at). Sunnah dan bid’ah masing-masing tidak dapat ditentukan batas-batas pengertiannya, kecuali jika yang satu sudah ditentukan batas pengertiannya lebih dulu. Tidak sedikit orang yang menetap- kan batas pengertian bid’ah tanpa menetapkan lebih dulu batas pengertian sunnah.

 

Karena itu mereka terperosok kedalam pemikiran sempit dan tidak dapat keluar meninggalkannya, dan akhirnya mereka terbentur pada dalil-dalil yang berlawanan dengan pengertian mereka sendiri tentang bid’ah. Seandainya mereka menetapkan batas pengertian sunnah lebih dulu tentu mereka akan memperoleh kesimpulan yang tidak berlainan.

 

Umpamanya dalam hadits berikut ini tampak jelas bahwa Rasulullah saw. menekankan soal sunnah lebih dulu, baru kemudian memperingatkan soal bid’ah.

Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam shohihnya dari Jabir ra. bahwa Rasulullah saw. bila berkhutbah tampak matanya kemerah-merahan dan dengan suara keras bersabda: ‘Amma ba’du, sesungguhnya tutur kata yang terbaik ialah Kitabullah (Al-Qur’an) dan petunjuk (huda) yang terbaik ialah petunjuk Muhammad saw. Sedangkan persoalan yang terburuk ialah hal-hal yang diada-adakan, dan setiap hal yang diada-adakan ialah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah sesat’. (diketengahkan juga oleh Imam Bukhori hadits dari Ibnu Mas’ud ra).

Makna hadits diatas ini diperjelas dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Jarir ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda: ‘Barangsiapa yang didalam Islam merintis jalan kebajikan ia memperoleh pahalanya dan pahala orang yang mengerjakannya sesudah dia tanpa dikurangi sedikit pun juga. Barangsiapa yang didalam Islam merintis jalan kejahatan ia memikul dosanya dan dosa orang yang mengerjakannya sesudah dia tanpa dikurangi sedikit pun juga’ (Shohih Muslim VII hal.61). Selain hadits ini masih beredar lagi hadits-hadits yang semakna yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ibnu Mas’ud dan dari Abu Hurairah [ra].

Sekalipun hadits ini berkaitan dengan soal shadaqah namun kaidah pokok yang telah disepakati bulat oleh para ulama menetapkan; ‘Pengertian berdasar kan keumuman lafadh, bukan berdasarkan kekhususan sebab’.

 

Dari hadits Jabir yang pertama diatas kita mengetahui dengan jelas bahwa Kitabullah dan petunjuk Rasulullah saw., berhadap-hadapan dengan bid’ah, yaitu sesuatu yang diada-adakan yang menyalahi Kitabullah dan petunjuk Rasulullah saw. Dari hadits berikutnya kita melihat bahwa jalan kebajikan (sunnah hasanah) berhadap-hadapan dengan jalan kejahatan (sunnah sayyiah). Jadi jelaslah, bahwa yang pokok adalah Sunnah, sedangkan yang menyimpang dan berlawanan dengan sunnah adalah Bid’ah .

 

Ar-Raghib Al-Ashfahani dalam kitab Mufradatul-Qur’an Bab Sunan hal.245 mengatakan: ‘Sunan adalah jamak dari kata sunnah .Sunnah sesuatu berarti jalan sesuatu, sunnah Rasulullah saw. Berarti Jalan Rasulullah saw. yaitu jalan yang ditempuh dan ditunjukkan oleh beliau. Sunnatullah dapat diartikan Jalan hikmah-Nya dan jalan mentaati-Nya. Contoh firman Allah SWT. dalam Surat Al-Fatah : 23 : ‘Sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu. Kalian tidak akan menemukan perubahan pada Sunnatullah itu’ .

Penjelasannya ialah bahwa cabang-cabang hukum syari’at sekalipun berlainan bentuknya, tetapi tujuan dan maksudnya tidak berbeda dan tidak berubah, yaitu membersihkan jiwa manusia dan mengantarkan kepada keridhoan Allah SWT. Demikianlah menurut penjelasan Ar-Raghib Al-Ashfahani.

 

Ibnu Taimiyyah dalam kitabnya Iqtidha’us Shiratul Mustaqim hal.76 mengata- kan: ‘Sunnah Jahiliyah adalah adat kebiasaan yang berlaku dikalangan masyarakat jahiliyyah. Jadi kata sunnah dalam hal itu berarti adat kebiasaan yaitu jalan atau cara yang berulang-ulang dilakukan oleh orang banyak, baik mengenai soal-soal yang dianggap sebagai peribadatan maupun yang tidak dianggap sebagai peribadatan’.

Demikian juga dikatakan oleh Imam Al-Hafidh didalam Al-Fath dalam tafsirnya mengenai makna kata Fithrah. Ia mengatakan, bahwa beberapa riwayat hadits menggunakan kata sunnah sebagai pengganti kata fithrah, dan bermakna thariqah atau jalan. Imam Abu Hamid dan Al-Mawardi juga mengartikan kata sunnah dengan thariqah (jalan).

 

Karena itu kita harus dapat memahami sunnah Rasulullah saw. dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi pada zamannya, yaitu persoalan-persoalan yang tidak dilakukan, tidak diucapkan dan tidak diperintahkan oleh beliau saw., tetapi dipahami dan dilakukan oleh orang-orang yang berijtihad menurut kesanggupan akal pikirannya dengan tetap berpedoman pada Kitab Allah dan Sunnah Rasulullah saw.

 

Kita juga harus mengikuti dan menelusuri persoalan-persoalan itu agar kita dapat memahami jalan atau sunnah yang ditempuh Rasulullah saw. dalam membenarkan, menerima atau menolak sesuatu yang dilakukan orang. Dengan mengikuti dan menelusuri persoalan-persoalan itu kita dapat mempunyai keyakinan yang benar dalam memahami sunnah beliau saw. mengenai soal-soal baru yang terjadi sepeninggal Rasulullah saw. Mana yang baik dan sesuai dengan Sunnah beliau saw., itulah yang kita namakan Sunnah, dan mana yang buruk, tidak sesuai dan bertentangan dengan Sunnah Rasulullah saw., itulah yang kita namakan Bid’ah. Ini semua baru dapat kita ketahui setelah kita dapat membedakan lebih dahulu mana yang sunnah dan mana yang bid’ah.

 

Mungkin ada orang yang mengatakan bahwa sesuatu kejadian yang dibiarkan (tidak dicela dan tidak dilarang) oleh Rasulullah saw. termasuk kategori sunnah. Itu memang benar, akan tetapi kejadian yang dibiarkan oleh beliau itu merupakan petunjuk juga bagi kita untuk dapat mengetahui bagaimana cara Rasulullah saw. membiarkan atau menerima kenyataan yang terjadi. Perlu juga diketahui bahwa banyak sekali kejadian yang dibiarkan Rasulullah saw. tidak menjadi sunnah dan tidak ada seorangpun yang mengatakan itu sunnah. Sebab, apa yang diperbuat dan dilakukan oleh beliau saw. Pasti lebih utama, lebih afdhal dan lebih mustahak diikuti. Begitu juga suatu kejadian atau perbuatan yang didiamkan atau dibiarkan oleh beliau saw. merupakan petunjuk bagi kita bahwa beliau saw. tidak menolak sesuatu yang baik, jika yang baik itu tidak bertentangan dengan tuntunan dan petunjuk beliau saw. serta tidak mendatangkan akibat buruk !

 

Itulah yang dimaksud oleh kesimpulan para ulama yang mengatakan, bahwa sesuatu yang diminta oleh syara’ baik yang bersifat khusus maupun umum, bukanlah bid’ah, kendati pun sesuatu itu tidak dilakukan dan tidak diperintah- kan secara khusus oleh Rasulullah saw.!

 

Mengenai persoalan itu banyak sekali hadits shohih dan hasan yang menunjukkan bahwa Rasulullah saw. sering membenarkan prakarsa baik (umpama amal perbuatan, dzikir, do’a dan lain sebagainya) yang diamalkan oleh para sahabatnya.(silahkan baca halaman selanjutnya). Tidak lain para sahabat mengambil prakarsa dan mengerjakan- nya berdasarkan pemikiran dan keyakinannya sendiri, bahwa yang dilakukan- nya itu merupakan kebajikan yang dianjurkan oleh agama Islam dan secara umum diserukan oleh Rasulullah saw. (lihat hadits yang lalu) begitu juga mereka berpedoman pada firman Allah SWT. dalam surat Al-Hajj:77: ‘Hendaklah kalian berbuat kebajikan, agar kalian memperoleh keberuntungan’ .

 

Walaupun para sahabat berbuat amalan atas dasar prakarsa masing-masing, itu tidak berarti setiap orang dapat mengambil prakarsa, karena agama Islam mempunyai kaidah-kaidah dan pedoman-pedoman yang telah ditetapkan batas-batasnya. Amal kebajikan yang prakarsanya diambil oleh para sahabat Nabi saw. berdasarkan ijtihad dapat dipandang sejalan dengan sunnah Rasulullah saw. jika amal kebajikan itu sesuai dan tidak bertentangan dengan syari’at. Jika menyalahi ketentuan syari’at maka prakarsa itu tidak dapat dibenarkan dan harus ditolak !

Pada dasarnya semua amal kebajikan yang sejalan dengan tuntutan syari’at, tidak bertentangan dengan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah saw., dan tidak mendatangkan madharat/akibat buruk, tidak dapat disebut Bid’ah menurut pengertian istilah syara’. Nama yang tepat adalah Sunnah Hasanah, sebagaimana yang terdapat dalam hadits Rasulullah saw. yang lalu.

Amal kebajikan seperti itu dapat disebut ‘Bid’ah’ hanya menurut pengertian bahasa, karena apa saja yang baru ‘diadakan’ disebut dengan nama Bid’ah.

Ada orang berpegang bahwa istilah bid’ah itu hanya satu saja dengan berdalil sabda Rasulullah saw. “Setiap bid’ah adalah sesat…” (“Kullu bid’atin dholalah”), serta tidak ada istilah bid’ah hasanah, wajib dan sebagainya. Setiap amal yang dikategorikan sebagai bid’ah, maka hukumya haram, karena bid’ah dalam pandangan mereka adalah sesuatu yang haram dikerja-kan secara mutlak.

Sayangnya mereka ini tidak mau berpegang kepada hadits–hadits lain (keterangan lebih mendetail baca halaman selanjutnya) yang membuktikan sikap Rasulullah saw. yang membenarkan dan meridhoi berbagai amal kebajikan tertentu (yang baru ‘diadakan’) yang dilakukan oleh para sahabat- nya yang sebelum dan sesudahnya tidak ada perintah dari beliau saw.!

Disamping itu banyak sekali amal kebajikan yang dikerjakan setelah wafatnya Rasulullah saw. umpamanya oleh isteri Nabi saw. ‘Aisyah ra, Khalifah ‘Umar bin Khattab serta para sahabat lainnya yang mana amalan-amalan ini tidak pernah adanya petunjuk dari Rasulullah saw. dan mereka kategorikan atau ucapkan sendiri sebagai amalan bid’ah (baca uraian selanjutnya), tetapi tidak ada satupun dari para sahabat yang mengatakan bahwa sebutan bid’ah itu adalah otomatis haram, sesat dan tidak ada kata bid’ah selain haram.

Untuk mencegah timbulnya kesalah-fahaman mengenai kata Bid’ah itulah para Imam dan ulama Fiqih memisahkan makna Bid’ah menjadi beberapa jenis, misalnya :

Menurut Imam Syafi’i tentang pemahaman bid’ah ada dua riwayat yang menjelaskannya.

 

Pertama, riwayat Abu Nu’aim;

اَلبِدْعَة ُبِدْعَتَانِ , بِدْعَة ٌمَحْمُودَةٌ وَبِدْعَةِ مَذْمُوْمَةٌ فِيْمَا وَافَقَ السُّنَّةَ فَهُوَ مَحْمُوْدَةٌ وَمَا خَالَفَهَا فَهُوَ مَذْمُومْ.

‘Bid’ah itu ada dua macam, bid’ah terpuji dan bid’ah tercela. Bid’ah yang sesuai dengan sunnah, maka itulah bid’ah yang terpuji sedangkan yang menyalahi sunnah, maka dialah bid’ah yang tercela’.

 

Kedua, riwayat Al-Baihaqi dalam Manakib Imam Syafi’i :

. اَلمُحْدَثَاتُ ضَرْبَانِ, مَا اُحْدِثَ يُخَالِفُ كِتَابًا اَوْ سُنَّةً اَوْ أثَرًا اَوْ اِجْمَاعًا فَهَذِهِ بِدْعَةُ الضّلالَةُ

وَمَا اُحْدِثَ مِنَ الْخَيْرِ لاَ يُخَالِفُ شَيْئًا ِمْن ذَالِكَ فَهَذِهِ بِدْعَةٌ غَيْرُ مَذْمُوْمَةٌ

‘Perkara-perkara baru itu ada dua macam. Pertama, perkara-perkara baru yang menyalahi Al-Qur’an, Hadits, Atsar atau Ijma’. Inilah bid’ah dholalah/ sesat. Kedua, adalah perkara-perkara baru yang mengandung kebaikan dan tidak bertentangan dengan salah satu dari yang disebutkan tadi, maka bid’ah yang seperti ini tidaklah tercela’.

 

Menurut kenyataan memang demikian, ada bid’ah yang baik dan terpuji dan ada pula bid’ah yang buruk dan tercela. Banyak sekali para Imam dan ulama pakar yang sependapat dengan Imam Syafi’i itu. Bahkan banyak lagi yang menetapkan perincian lebih jelas lagi seperti Imam Nawawi, Imam Ibnu ‘Abdussalam, Imam Al-Qurafiy, Imam Ibnul-‘Arabiy, Imam Al-Hafidh Ibnu Hajar dan lain-lain.

 

Ada sebagian ulama yang mengatakan bahwa bid’ah itu adalah segala praktek baik termasuk dalam ibadah ritual maupun dalam masalah muamalah, yang tidak pernah terjadi di masa Rasulullah saw. Meski namanya bid’ah, namun dari segi ketentuan hukum syari’at,, hukumnya tetap terbagi menjadi lima perkara sebagaimana hukum dalam fiqih. Ada bid’ah yang hukumnya haram, wajib, sunnah, makruh dan mubah.

 

Menurut Al-Hafidh Ibnu Hajar dalam kitabnya Fathul Baari 4/318 sebagai berikut: “Pada asalnya bid’ah itu berarti sesuatu yang diadakan dengan tanpa ada contoh yang mendahului. Menurut syara’ bid’ah itu dipergunakan untuk sesuatu yang bertentangan dengan sunnah, maka jadilah dia tercela. Yang tepat bahwa bid’ah itu apabila dia termasuk diantara sesuatu yang dianggap baik menurut syara’, maka dia menjadi baik dan jika dia termasuk diantara sesuatu yang dianggap jelek oleh syara’, maka dia menjadi jelek. Jika tidak begitu, maka dia termasuk bagian yang mubah. Dan terkadang bid’ah itu terbagi kepada hukum-hukum yang lima”.

 

Pendapat beliau ini senada juga yang diungkapkan oleh ulama-ulama pakar berikut ini :

 

Jalaluddin as-Suyuthi dalam risalahnya Husnul Maqooshid fii ‘Amalil Maulid dan juga dalam risalahnya Al-Mashoobih fii Sholaatit Taroowih; Az-Zarqooni dalam Syarah al Muwattho’ ; Izzuddin bin Abdus Salam dalam Al-Qowaa’id ; As-Syaukani dalam Nailul Author ; Ali al Qoori’ dalam Syarhul Misykaat; Al-Qastholaani dalam Irsyaadus Saari Syarah Shahih Bukhori, dan masih banyak lagi ulama lainnya yang senada dengan Ibnu Hajr ini yang tidak saya kutip disini.

 

Ada golongan lagi yang menganggap semua bidáh itu dholalah/sesat dan tidak mengakui adanya bidáh hasanah/mahmudah, tetapi mereka sendiri ada yang membagi bidáh menjadi beberapa macam. Ada bidáh mukaffarah (bidáh kufur), bidáh muharramah (bidáh haram) dan bidáh makruh (bidáh yang tidak disukai). Mereka tidak menetapkan adanya bidáh mubah, seolah-olah mubah itu tidak termasuk ketentuan hukum syariát, atau seolah-olah bidáh diluar bidang ibadah tidak perlu dibicarakan.

 

Sedangkan menurut catatan As-Sayyid Muhammad bin Alawy Al-Maliki Al-Hasani (salah seorang ulama Mekkah) dalam makalahnya yang berjudul Haulal-Ihtifal Bil Maulidin Nabawayyisy Syarif ( Sekitar Peringatan Maulid Nabi Yang Mulia) bahwa menurut ulama (diantaranya Imam Nawawi dalam Syarah Muslim jilid 6/154—pen.) bid’ah itu dibagi menjadi lima bagian yaitu :

 

1. Bid’ah wajib; seperti menyanggah orang yang menyelewengkan agama, dan belajar bahasa Arab, khususnya ilmu Nahwu bagi siapapun yang ingin memahami Qur’an dan Hadits dengan baik dan benar.

 

2. Bid’ah mandub/baik; seperti membentuk ikatan persatuan kaum muslimin, mengadakan sekolah-sekolah, mengumandangkan adzan diatas menara dan memakai pengeras suara, berbuat kebaikan yang pada masa pertumbuhan Islam belum pernah dilakukan.

 

3. Bid’ah makruh; menghiasi masjid-masjid dengan hiasan-hiasan yang bukan pada tempatnya, mendekorasikan kitab-kitab Al-Qur’an dengan lukisan-lukisan dan gambar-gambar yang tidak semestinya.

4. Bid’ah mubah; seperti menggunakan saringan (ayakan), memberi warna-warna pada makanan (selama tidak mengganggu kesehatan), memakai kopyah, memakai pakaian batik dan lain sebagainya.

5. Bid’ah haram; semua perbuatan yang tidak sesuai dengan dalil-dalil umum hukum syari’at dan tidak mengandung kemaslahatan yang dibenarkan oleh syari’at.

 

Bila semua bid’ah (masalah yang baru) adalah dholalah/sesat atau haram, maka sebagian amalan-amalan para sahabat serta para ulama yang belum pernah dilakukan atau diperintahkan Rasulullah saw. semuanya dholalah atau haram, misalnya :

 

a). Pengumpulan ayat-ayat Al-Qur’an, penulisannya serta pengumpulannya (kodifikasinya) sebagai Mushhaf (Kitab) yang dilakukan oleh sahabat Abubakar, Umar bin Khattab dan Zaid bin Tsabit [ra] adalah haram. Padahal tujuan mereka untuk menyelamatkan dan melestarikan keutuhan dan keautentikan ayat-ayat Allah. Mereka khawatir kemungkinan ada ayat-ayat Al-Qur’an yang hilang karena orang-orang yang menghafalnya meninggal.

 

b). Perbuatan khalifah Umar bin Khattab ra yang mengumpulkan kaum muslimin dalam shalat tarawih berma’mum pada seorang imam adalah haram. Bahkan ketika itu beliau sendiri berkata : ‘Ni’matul Bid’ah Hadzihi/Bid’ah ini sungguh nikmat’.

 

c). Pemberian gelar atau titel kesarjanaan seperti; doktor, drs dan sebagai- nya pada universitas Islam adalah haram, yang pada zaman Rasulullah saw. cukup banyak para sahabat yang pandai dalam belajar ilmu agama, tapi tak satupun dari mereka memakai titel dibelakang namanya.

 

d). Mengumandangkan adzan dengan pengeras suara, membangun rumah sakit, panti asuhan untuk anak yatim piatu, membangun penjara untuk mengurung orang yang bersalah berbulan-bulan atau bertahun-tahun baik itu kesalahan kecil maupun besar dan sebagainya adalah haram. Sebab dahulu orang yang bersalah diberi hukumannya tidak harus dikurung dahulu.

 

e). Tambahan adzan sebelum khotbah Jum’at yang dilaksanakan pada zamannya khalifah Usman ra. Sampai sekarang bisa kita lihat dan dengar pada waktu sholat Jum’at baik di Indonesia, di masjid Haram Mekkah dan Madinah dan negara-negara Islam lainnya. Hal ini dilakukan oleh khalifah Usman karena bertambah banyaknya ummat Islam.

 

f). Menata ayat-ayat Al-Qur’an dan memberi titik pada huruf-hurufnya, memberi nomer pada ayat-ayatnya. Mengatur juz dan rubu’nya dan tempat-tempat dimana dilakukan sujud tilawah, menjelaskan ayat Makkiyyah dan Madaniyyah pada kof setiap surat dan sebagainya.

 

g). Begitu juga masalah menyusun kekuatan yang diperintahkan Allah SWT. kepada ummat Muhammad saw. Kita tidak terikat harus meneruskan cara-cara yang biasa dilakukan oleh kaum muslimin pada masa hidupnya Nabi saw., lalu menolak atau melarang penggunaan pesaw.at-pesaw.at tempur, tank-tank raksasa, peluru-peluru kendali, raket-raket dan persenjataan modern lainnya.

 

Masih banyak lagi contoh-contoh bid’ah/masalah yang baru seperti mengada kan syukuran waktu memperingati hari kemerdekaan, halal bihalal, memperingati hari ulang tahun berdirinya sebuah negara atau pabrik dan sebagainya (pada waktu memperingati semua ini mereka sering mengadakan bacaan syukuran), yang mana semua ini belum pernah dilakukan pada masa hidup- nya Rasulullah saw. serta para pendahulu kita dimasa lampau. Juga didalam manasik haji banyak kita lihat dalam hal peribadatan tidak sesuai dengan zamannya Rasulullah saw. atau para sahabat dan tabi’in umpamanya; pembangunan hotel-hotel disekitar Mina dan tenda-tenda yang pakai full ac sehingga orang tidak akan kepanasan, nyenyak tidur, menaiki mobil yang tertutup (beratap) untuk ke Arafat, Mina atau kelain tempat yang dituju untuk manasik Haji tersebut dan lain sebagainya.

 

Sesungguhnya bid’ah (masalah baru) tersebut walaupun tidak pernah dilakukan pada masa Nabi saw. serta para pendahulu kita, selama masalah ini tidak menyalahi syari’at Islam, bukan berarti haram untuk dilakukan.

 

Kalau semua masalah baru tersebut dianggap bid’ah dholalah (sesat), maka akan tertutup pintu ijtihad para ulama, terutama pada zaman sekarang teknologi yang sangat maju sekali, tapi alhamdulillah pikiran dan akidah sebagian besar umat muslim tidak sedangkal itu.

 

Sebagaimana telah penulis cantumkan sebelumnya bahwa para ulama diantaranya Imam Syafi’i, Al-Izz bin Abdis Salam, Imam Nawawi dan Ibnu Katsir ra. serta para ulama lainnya menerangkan: “Bid’ah/masalah baru yang diadakan ini bila tidak menyalahi atau menyimpang dari garis-garis syari’at, semuanya mustahab (dibolehkan) apalagi dalam hal kebaikan dan sejalan dengan dalil syar’i adalah bagian dari agama”.

 

Semua amal kebaikan yang dilakukan para sahabat, kaum salaf sepeninggal Rasulullah saw. telah diteliti para ulama dan diuji dengan Kitabullah, Sunnah Rasulullah saw. dan kaidah-kaidah hukum syari’at. Dan setelah diuji ternyata baik, maka prakarsa tersebut dinilai baik dan dapat diterima. Sebaliknya, bila setelah diuji ternyata buruk, maka hal tersebut dinilai buruk dan dipandang sebagai bid’ah tercela.

 

Ibnu Taimiyyah dalam kitabnya Iqtidha’us Shiratil-Mustaqim banyak menyebutkan bentuk-bentuk kebaikan dan sunnah yang dilakukan oleh generasi-generasi yang hidup pada abad-abad permulaan Hijriyyah dan zaman berikutnya. Kebajikan-kebajikan yang belum pernah dikenal pada masa hidupnya Nabi Muhammad saw. itu diakui kebaikannya oleh Ibnu Taimiyyah. Beliau tidak melontarkan celaan terhadap ulama-ulama terdahulu yang mensunnahkan kebajikan tersebut, seperti Imam Ahmad bin Hanbal, Ibnu Abbas, Umar bin Khattab dan lain-lainnya.

 

Diantara kebajikan yang disebutkan oleh beliau dalam kitabnya itu ialah pendapat Imam Ahmad bin Hanbal diantaranya : Mensunnahkan orang berhenti sejenak disebuah tempat dekat gunung ’Arafah sebelum wukuf dipadang ‘Arafah bukannya didalam masjid tertentu sebelum Mekkah , mengusap-usap mimbar Nabi saw. didalam masjid Nabawi di Madinah, dan lain sebagainya.

 

Ibnu Taimiyyah membenarkan pendapat kaum muslimin di Syam yang mensunnahkan shalat disebuah tempat dalam masjid Al-aqsha (Palestina), tempat khalifah Umar dahulu pernah menunaikan sholat. Padahal sama sekali tidak ada nash mengenai sunnahnya hal-hal tersebut diatas. Semua- nya hanyalah pemikiran atau ijtihad mereka sendiri dalam rangka usaha memperbanyak kebajikan, hal mana kemudian diikuti oleh orang banyak dengan i’tikad jujur dan niat baik. Meskipun begitu, dikalangan muslimin pada masa itu tidak ada yang mengatakan: “Kalau hal-hal itu baik tentu sudah diamalkan oleh kaum Muhajirin dan Anshar pada zaman sebelum- nya”. (perkataan ini sering diungkapkan oleh golongan pengingkar).

 

Masalah-masalah serupa itu banyak disebut oleh Ibnu Taimiyyah dikitab Iqtidha ini, antara lain soal tawassul (doá perantaran) yang dilakukan oleh isteri Rasulullah saw. ‘Aisyah ra. yaitu ketika ia membuka penutup makam Nabi saw. lalu sholat istisqa (sholat mohon hujan) ditempat itu, tidak beberapa lama turunlah hujan di Madinah, padahal tidak ada nash sama sekali mengenai cara-cara seperti itu. Walaupun itu hal yang baru (bid’ah) tapi dipandang baik oleh kaum muslimin, dan tidak ada sahabat yang mencela dan mengatakan bid’ah dholalah/sesat.

 

Sebuah hadits yang diketengahkan oleh Imam Bukhori dalam shohihnya juz 1 halaman 304 dari Siti ‘Aisyah ra., bahwasanya ia selalu sholat Dhuha, padahal Aisyah ra. sendiri berkata bahwa ia tidak pernah menyaksikan Rasulullah saw. sholat dhuha. Pada halaman 305 dibuku ini Imam Bukhori juga mengetengahkan sebuah riwayat yang berasal dari Mujahid yang mengatakan : “Saya bersama Úrwah bin Zubair masuk kedalam masjid Nabi saw.

 

Tiba-tiba kami melihat ‘Abdullah bin Zubair sedang duduk dekat kamar ‘Aisyah ra dan banyak orang lainnya sedang sholat dhuha. Ketika hal itu kami tanyakan kepada ‘Abudllah bin Zubair (mengenai sholat dhuha ini) ia menjawab : “Bidáh”.

‘Aisyah ra seorang isteri Nabi saw. yang terkenal cerdas, telah mengatakan sendiri bahwa dia sholat dhuha sedangkan Nabi saw. tidak mengamalkannya. Begitu juga ‘Abdullah bin Umar (Ibnu Umar) mengatakan sholat dhuha adalah bid’ah, tetapi tidak seorangpun yang mengatakan bahwa bid’ah itu bid’ah dholalah yang pelakunya akan dimasukkan ke neraka!

 

Dengan demikian masalah baru yang dinilai baik dan dapat diterima ini disebut bid’ah hasanah. Karena sesuatu yang diperbuat atau dikerjakan oleh isteri Nabi atau para sahabat yang tersebut diatas bukan atas perintah Allah dan Rasul-Nya itu bisa disebut bid’ah tapi sebagai bid’ah hasanah. Semuanya ini dalam pandangan hukum syari’at bukan bid’ah melainkan sunnah mustanbathah yakni sunnah yang ditetapkan berdasarkan istinbath atau hasil ijtihad.

 

Dalam makalah As-Sayyid Muhammad bin Alawiy Al-Maliki Al-Hasani yang berjudul Haulal Ihtifal bil Mauliddin Nabawiyyisy Syarif tersebut disebutkan: Yang dikatakan oleh orang fanatik (extrem) bahwa apa-apa yang belum pernah dilakukan oleh kaum salaf, tidaklah mempunyai dalil bahkan tiada dalil sama sekali bagi hal itu. Ini bisa dijawab bahwa tiap orang yang mendalami ilmu ushuluddin mengetahui bahwa Asy-Syar’i (Rasulullah saw.) menyebutnya bid’ahtul hadyi (bid’ah dalam menentukan petunjuk pada kebenaran Allah dan Rasul-Nya) sunnah, dan menjanjikan pahala bagi pelakunya.

 

Firman Allah SWT. ‘Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung’. (Ali Imran (3) : 104).

 

Allah SWT. berfirman : ‘Hendaklah kalian berbuat kebaikan agar kalian memperoleh keuntungan”. (Al-Hajj:77)

 

Abu Mas’ud (Uqbah) bin Amru Al-Anshory ra berkata; bersabda Rasulullah saw.;

وَعَنْ أبِي مَسْعُوْدِ (ر) عُقْبَةُ ِبنْ عَمْرُو الأ نْصَارِيُّ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ الله .صَ. : مَنْ دَلَّ عَلىَ خَيْرٍ فَلَهُ مِثْـلُ أَجْرُ فَاعِلُهُ(رواه مسلم)

‘Siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapat pahala sama dengan yang mengerjakannya’. ( HR.Muslim)

 

Dalam hadits riwayat Muslim Rasulullah saw. bersabda:

‘Barangsiapa menciptakan satu gagasan yang baik dalam Islam maka dia memperoleh pahalanya dan juga pahala orang yang melaksanakannya dengan tanpa dikurangi sedikitpun, dan barangsiapa menciptakan satu gagasan yang jelek dalam Islam maka dia terkena dosanya dan juga dosa orang-orang yang mengamalkannya dengan tanpa dikurangi sedikitpun” .

Masih banyak lagi hadits yang serupa/semakna diatas riwayat Muslim dari Abu Hurairah dan dari Ibnu Mas’ud ra.

 

Sebagian golongan memberi takwil bahwa yang dimaksud dengan kalimat sunnah dalam hadits diatas adalah; Apa-apa yang telah ditetapkan oleh Rasulullah saw. dan para Khulafa’ur Roosyidin, bukan gagasan-gagasan baik yang tidak terjadi pada masa Rasulullah saw. dan Khulafa’ur Rosyidin. Yang lain lagi memberikan takwil bahwa yang dimaksud dengan kalimat sunnah hasanah dalam hadits itu adalah; sesuatu yang diada-adakan oleh manusia daripada perkara-perkara keduniaan yang mendatangkan manfaat, sedangkan maksud sunnah sayyiah/buruk adalah sesuatu yang diada-adakan oleh manusia daripada perkara-perkara keduniaan yang mendatangkan bahaya dan kemudharatan.

 

Dua macam pembatasan mereka diatas ini mengenai makna hadits yang telah kami kemukakan itu merupakan satu bentuk pembatasan hadits dengan tanpa dalil, karena secara jelas hadits tersebut membenarkan adanya gagasan-gagasan kebaikan pada masa kapanpun dengan tanpa ada pembatasan pada masa-masa tertentu. Juga secara jelas hadits itu menunjuk kepada semua perkara yang diadakan dengan tanpa ada contoh yang mendahului baik dia itu dari perkara-perkara dunia ataupun perkara-perkara agama!!

 

Kami perlu tambahkan mengenai makna atau keterangan hadits Rasulullah saw. berikut ini:

Hendaklah kalian berpegang pada sunnahku dan sunnah para Khalifah Rasyidun sepeninggalku”. (HR.Abu Daud dan Tirmidzi).

Yang dimaksud sunnah dalam hadits itu adalah thariqah yakni jalan (baca keterangan sebelumnya), cara atau kebijakan; dan yang dimaksud Khalifah Rasyidun ialah para penerus kepemimpinan beliau yang lurus .Sebutan itu tidak terbatas berlaku bagi empat Khalifah sepeninggal Rasulullah saw. saja, tetapi dapat diartikan lebih luas, berdasarkan makna Hadits yang lain : “Para ulama adalah ahli-waris para Nabi “. Dengan demikian hadits itu dapat berarti dan berlaku pula para ulama dikalangan kaum muslimin berbagai zaman, mulai dari zaman kaum Salaf (dahulu), zaman kaum Tabi’in, Tabi’it-Tabi’in dan seterusnya; dari generasi ke generasi, mereka adalah Ulul-amri yang disebut dalam Al-Qur’an surat An-Nisa : 63 : “Sekiranya mereka menyerahkan (urusan itu) kepada Rasulullah dan Ulul-amri (orang-orang yang mengurus kemaslahatan ummat) dari mereka sendiri, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahui dari mereka (ulul-amri)”.

 

Para alim-ulamabukan kaum awamyang mengurus kemaslahatan ummat Islam, khususnya dalam kehidupan beragama. Sebab, mereka itulah yang mengetahui ketentuan-ketentuan dan hukum-hukum agama. Ibnu Mas’ud ra. menegaskan : “Allah telah memilih Muhammad saw. (sebagai Nabi dan Rasulullah) dan telah pula memilih sahabat-sahabatnya. Karena itu apa yang dipandang baik oleh kaum muslimin, baik pula dalam pandangan Allah “ . Demikian yang diberitakan oleh Imam Ahmad bin Hanbal didalam Musnad-nya dan dinilainya sebagai hadits Hasan (hadits baik).

 

Dengan pengertian penakwilan kalimat sunnah dalam hadits diatas yang salah ini golongan tertentu ini dengan mudah membawa keumuman hadits kullu bid’atin dholalah (semua bid’ah adalah sesat) terhadap semua perkara baru, baik yang bertentangan dengan nash dan dasar-dasar syari’at maupun yang tidak. Berarti mereka telah mencampur-aduk kata bid’ah itu antara penggunaannya yang syar’i dan yang lughawi (secara bahasa) dan mereka telah terjebak dengan ketidak pahaman bahwa keumuman yang terdapat pada hadits hanyalah terhadap bid’ah yang syar’i yaitu setiap perkara baru yang bertentangan dengan nash dan dasar syari’at. Jadi bukan terhadap bid’ah yang lughawi yaitu setiap perkara baru yang diadakan dengan tanpa adanya contoh.

 

Bid’ah lughawi inilah yang terbagi dua yang pertama adalah mardud yaitu perkara baru yang bertentangan dengan nash dan dasar-dasar syari’at dan inilah yang disebut bid’ah dholalah, sedangkan yang kedua adalah kepada yang maqbul yaitu perkara baru yang tidak bertentangan dengan nash dan dasar-dasar syari’at dan inilah yang dapat diterima walaupun terjadinya itu pada masa-masa dahulu/pertama atau sesudahnya.

 

Barangsiapa yang memasukkan semua perkara baru yang tidak pernah dikerjakan oleh Rasulullah saw., para sahabat dan mereka yang hidup pada abad-abad pertama itu kedalam bid’ah dholalah, maka dia haruslah mendatangkan terlebih dahulu nash-nash yang khos (khusus) untuk masalah yang baru itu maupun yang ‘am (umum), agar yang demikian itu tidak bercampur-aduk dengan bid’ah yang maqbul berdasarkan penggunaannya yang lughawi. Karena tuduhan bid’ah dholalah pada suatu amalan sama halnya dengan tuduhan mengharamkan amalan tersebut.

 

Kalau kita baca hadits dan firman Ilahi dibuku ini, kita malah diharuskan sebanyak mungkin menjalankan ma’ruf (kebaikan) yaitu semua perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah SWT. dan menjauhi yang mungkar (keburukan) yaitu semua perbuatan yang menjauhkan kita dari pada-Nya agar kita memperoleh keuntungan (pahala dan kebahagian didunia maupun diakhirat kelak). Begitupun juga orang yang menunjukkan kepada kebaikan tersebut akan diberi oleh Allah SWT. pahala yang sama dengan orang yang mengerjakannya.

 

Apakah kita hanya berpegang pada satu hadits yang kalimatnya: semua bid’ah dholalah dan kita buang ayat ilahi dan hadits-hadits yang lain yang menganjurkan manusia selalu berbuat kepada kebaikan? Sudah tentu Tidak! Yang benar ialah bahwa kita harus berpegang pada semua hadits yang telah diterima kebenarannya oleh jumhurul-ulama serta tidak hanya melihat tekstual kalimatnya saja tapi memahami makna dan motif setiap ayat Ilahi dan sunnah Rasulullah saw. sehingga ayat ilahi dan sunnah ini satu sama lain tidak akan berlawanan maknanya.

 

Berbuat kebaikan itu sangat luas sekali maknanya bukan hanya masalah peribadatan saja. Termasuk juga kebaikan adalah hubungan baik antara sesama manusia (toleransi) baik antara sesama muslimin maupun antara muslim dan non-muslim (yang tidak memerangi kita), antara manusia dengan hewan, antara manusia dan alam semesta. Sebagaimana para ulama pakar Islam klasik pendahulu kita sudah menegaskan bahwa pelanggaran hak asasi manusia tidak akan diampuni kecuali oleh orang yang bersangkutan, sementara hak asasi Tuhan diurus oleh diri-Nya sendiri.

 

Manusia manapun tidak pernah diperkenankan membuat klaim-klaim yang dianggap mewakili hak Tuhan. Dalam konsep tauhid, Allah lebih dari mampu untuk melindungi hak-hak pribadi-Nya. Karena itu, kita harus berhati-hati untuk tidak melanggar hak-hak asasi manusia. Dalam Islam, Tuhan sendiri pun tidak akan mengampuni pelanggaran terhadap hak asasi orang lain, kecuali yang bersangkutan telah memberi maaf.

5. Contoh-contoh bid’ah yang diamalkan para sahabat

 

Marilah kita sekarang rujuk hadits-hadits Rasulullah saw. mengenai amal kebaikan yang dilakukan oleh para sahabat Nabi saw. atas prakarsa mereka sendiri, bukan perintah Allah SWT. atau Nabi saw., dan bagaimana Rasulullah saw. menanggapi masalah itu. Insya Allah dengan adanya beberapa hadits ini para pembaca cukup jelas bahwa semua hal-hal yang baru (bid’ah) yang sebelum atau sesudahnya tidak pernah diamalkan, diajarkan atau diperintah- kan oleh Rasulullah saw. selama hal ini tidak merubah dan keluar dari garis-garis yang ditentukan syari’at itu adalah boleh diamalkan apalagi dalam bidang kebaikan itu malah dianjurkan oleh agama dan mendapat pahala.

 

1.     Hadits dari Abu Hurairah: “Rasulullah saw. bertanya pada Bilal ra seusai sholat Shubuh : ‘Hai Bilal, katakanlah padaku apa yang paling engkau harapkan dari amal yang telah engkau perbuat, sebab aku mendengar suara terompahmu didalam surga’. Bilal menjawab : Bagiku amal yang paling kuharapkan ialah aku selalu suci tiap waktu (yakni selalu dalam keadaan berwudhu) siang-malam sebagaimana aku menunaikan shalat “. (HR Bukhori, Muslim dan Ahmad bin Hanbal).

Dalam hadits lain yang diketengahkan oleh Tirmidzi dan disebutnya sebagai hadits hasan dan shohih, oleh Al-Hakim dan Ad-Dzahabi yang mengakui juga sebagai hadits shohih ialah Rasulullah saw. meridhoi prakarsa Bilal yang tidak pernah meninggalkan sholat dua rakaat setelah adzan dan pada tiap saat wudhu’nya batal, dia segera mengambil air wudhu dan sholat dua raka’at demi karena Allah SWT. (lillah).

Al-Hafidh Ibnu Hajar dalam kitab Al-Fath mengatakan: Dari hadits tersebut dapat diperoleh pengertian, bahwa ijtihad menetapkan waktu ibadah diperbolehkan. Apa yang dikatakan oleh Bilal kepada Rasulullah saw.adalah hasil istinbath (ijtihad)-nya sendiri dan ternyata dibenarkan oleh beliau saw. (Fathul Bari jilid 111/276).

 

1.     Hadits lain berasal dari Khabbab dalam Shahih Bukhori mengenai perbuatan Khabbab shalat dua rakaat sebagai pernyataan sabar (bela sungkawa) disaat menghadapi orang muslim yang mati terbunuh. (Fathul Bari jilid 8/313).

Dua hadits tersebut kita mengetahui jelas, bahwa Bilal dan Khabbab telah menetapkan waktu-waktu ibadah atas dasar prakarsanya sendiri-sendiri. Rasulullah saw. tidak memerintahkan hal itu dan tidak pula melakukannya, beliau hanya secara umum menganjurkan supaya kaum muslimin banyak beribadah. Sekalipun demikian beliau saw. tidak melarang, bahkan membenarkan prakarsa dua orang sahabat itu.

 

1.     Hadits riwayat Imam Bukhori dalam shohihnya II :284, hadits berasal dari Rifa’ah bin Rafi’ az-Zuraqi yang menerangkan bahwa:

“Pada suatu hari aku sesudah shalat dibelakang Rasulullah saw. Ketika berdiri (I’tidal) sesudah ruku’ beliau saw. mengucapkan ‘sami’allahu liman hamidah’. Salah seorang yang ma’mum menyusul ucapan beliau itu dengan berdo’a: ‘Rabbana lakal hamdu hamdan katsiiran thayyiban mubarakan fiihi’ (Ya Tuhan kami, puji syukur sebanyak-banyaknya dan sebaik-baiknya atas limpahan keberkahan-Mu). Setelah shalat Rasulullah saw. bertanya : ‘Siapa tadi yang berdo’a?’. Orang yang bersangkutan menjawab: Aku, ya Rasul- Allah. Rasulullah saw. berkata : ‘Aku melihat lebih dari 30 malaikat ber-rebut ingin mencatat do’a itu lebih dulu’ “.

Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Al-Fath II:287 mengatakan: ‘ Hadits tersebut dijadikan dalil untuk membolehkan membaca suatu dzikir dalam sholat yang tidak diberi contoh oleh Nabi saw. (ghair ma’tsur) jika ternyata dzikir tersebut tidak bertolak belakang atau bertentangan dengan dzikir yang ma’tsur dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad saw.. Disamping itu, hadits tersebut mengisyaratkan bolehnya mengeraskan suara bagi makmum selama tidak mengganggu orang yang ada didekatnya…’.

Al-Hafidh dalam Al-Fath mengatakan bahwa hadits tersebut menunjukkan juga diperbolehkannya orang berdo’a atau berdzikir diwaktu shalat selain dari yang sudah biasa, asalkan maknanya tidak berlawanan dengan kebiasa- an yang telah ditentukan (diwajibkan). Juga hadits itu memperbolehkan orang mengeraskan suara diwaktu shalat dalam batas tidak menimbulkan keberisikan.

Lihat pula kitab Itqan Ash-Shan’ah Fi Tahqiq untuk mengetahui makna al-bid’ah karangan Imam Muhaddis Abdullah bin Shiddiq Al-Ghimary untuk mengetahui makna al-bid’ah

 

1.     Hadits serupa diatas yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Anas bin Malik ra. “Seorang dengan terengah-engah (Hafazahu Al-Nafs) masuk kedalam barisan (shaf). Kemudian dia mengatakan (dalam sholatnya) al-hamdulillah hamdan katsiran thayyiban mubarakan fihi (segala puji hanya bagi Allah dengan pujian yang banyak, bagus dan penuh berkah). Setelah Rasulullah saw. selesai dari sholatnya, beliau bersabda : ‘Siapakah diantara- mu yang mengatakan beberapa kata (kalimat) (tadi)’ ? Orang-orang diam. Lalu beliau saw. bertanya lagi: ‘Siapakah diantaramu yang mengatakannya ? Sesungguhnya dia tidak mengatakan sesuatu yang percuma’. Orang yang datang tadi berkata: ‘Aku datang sambil terengah-engah (kelelahan) sehingga aku mengatakannya’. Maka Rasulullah saw. bersabda: ‘Sungguh aku melihat dua belas malaikat memburunya dengan cepat, siapakah diantara mereka (para malaikat) yang mengangkatkannya (amalannya ke Hadhirat Allah) “. (Shohih Muslim 1:419 ).

 

1.     Dalam Kitabut-Tauhid Al-Bukhori mengetengahkan sebuah hadits dari ‘Aisyah ra. yang mengatakan: Pada suatu saat Rasulullah saw. menugas- kan seorang dengan beberapa temannya ke suatu daerah untuk menangkal serangan kaum musyrikin. Tiap sholat berjama’ah, selaku imam ia selalu membaca Surat Al-Ikhlas di samping Surah lainnya sesudah Al-Fatihah. Setelah mereka pulang ke Madinah, seorang diantaranya memberitahukan persoalan itu kepada Rasulullah saw. Beliau saw.menjawab : ‘Tanyakanlah kepadanya apa yang dimaksud’. Atas pertanyaan temannya itu orang yang bersangkutan menjawab : ‘Karena Surat Al-Ikhlas itu menerangkan sifat ar-Rahman, dan aku suka sekali membacanya’. Ketika jawaban itu disampaikan kepada Rasulullah saw. beliau berpesan : ‘Sampaikan kepadanya bahwa Allah menyukainya’ “.

Apa yang dilakukan oleh orang tadi tidak pernah dilakukan dan tidak pernah diperintahkan oleh Rasulullah saw. Itu hanya merupakan prakarsa orang itu sendiri. Sekalipun begitu Rasulullah saw. tidak mempersalahkan dan tidak pula mencelanya, bahkan memuji dan meridhoinya dengan ucapan “Allah menyukainya”.

 

1.     Bukhori dalam Kitabus Sholah hadits yang serupa diatas dari Anas bin Malik yang menceriterakan bahwa: “Beberapa orang menunaikan shalat dimasjid Quba. Orang yang mengimami shalat itu setelah membaca surah Al-Fatihah dan satu surah yang lain selalu menambah lagi dengan surah Al-Ikhlas. Dan ini dilakukannya setiap rakaat. Setelah shalat para ma’mum menegurnya: Kenapa anda setelah baca Fatihah dan surah lainnya selalu menambah dengan surah Al-Ikhlas? Anda kan bisa memilih surah yang lain dan meninggalkan surah Al-Ikhlas atau membaca surah Al-Ikhlas tanpa membaca surah yang lain ! Imam tersebut menjawab : Tidak !, aku tidak mau meninggalkan surah Al-Ikhlas kalau kalian setuju, aku mau mengimami kalian untuk seterusnya tapi kalau kalian tidak suka aku tidak mau meng- imami kalian. Karena para ma’mum tidak melihat orang lain yang lebih baik dan utama dari imam tadi mereka tidak mau diimami oleh orang lain. Setiba di Madinah mereka menemui Rasulullah saw. dan menceriterakan hal tersebut pada beliau. Kepada imam tersebut Rasulullah saw. bertanya: ‘Hai, fulan, apa sesungguhnya yang membuatmu tidak mau menuruti permintaan teman-temanmu dan terus menerus membaca surat Al-Ikhlas pada setiap rakaat’? Imam tersebut menjawab: ‘Ya Rasulullah, aku sangat mencintai Surah itu’. Beliau saw. berkata: ‘Kecintaanmu kepada Surah itu akan memasukkan dirimu ke dalam surga’ “..

Mengenai makna hadits ini Imam Al-Hafidh dalam kitabnya Al-Fath mengatakan antara lain; ‘Orang itu berbuat melebihi kebiasaan yang telah ditentukan karena terdorong oleh kecintaannya kepada surah tersebut. Namun Rasulullah saw. menggembirakan orang itu dengan pernyataan bahwa ia akan masuk surga. Hal ini menunjukkan bahwa beliau saw. meridhainya’.

Imam Nashiruddin Ibnul Munir menjelaskan makna hadits tersebut dengan menegaskan : ‘Niat atau tujuan dapat mengubah kedudukan hukum suatu perbuatan’. Selanjutnya ia menerangkan; ‘Seumpama orang itu menjawab dengan alasan karena ia tidak hafal Surah yang lain, mungkin Rasulullah saw. akan menyuruhnya supaya belajar menghafal Surah-surah selain yang selalu dibacanya berulang-ulang. Akan tetapi karena ia mengemukakan alasan karena sangat mencintai Surah itu (yakni Al-Ikhlas), Rasulullah saw. dapat membenarkannya, sebab alasan itu menunjukkan niat baik dan tujuan yang sehat’.

Lebih jauh Imam Nashiruddin mengatakan ; ‘Hadits tersebut juga menunjukkan, bahwa orang boleh membaca berulang-ulang Surah atau ayat-ayat khusus dalam Al-Qur’an menurut kesukaannya. Kesukaan demikian itu tidak dapat diartikan bahwa orang yang bersangkutan tidak menyukai seluruh isi Al-Qur’an atau meninggalkannya’.

Menurut kenyataan, baik para ulama zaman Salaf maupun pada zaman-zaman berikutnya, tidak ada yang mengatakan perbuatan seperti itu merupa- kan suatu bid’ah sesat, dan tidak ada juga yang mengatakan bahwa perbuat- an itu merupakan sunnah yang tetap. Sebab sunnah yang tetap dan wajib dipertahankan serta dipelihara baik-baik ialah sunnah yang dilakukan dan diperintahkan oleh Rasulullah saw. Sedangkan sunnah-sunnah yang tidak pernah dijalankan atau diperintahkan oleh Rasulullah saw. bila tidak keluar dari ketentuan syari’at dan tetap berada didalam kerangka amal kebajikan yang diminta oleh agama Islam itu boleh diamalkan apalagi dalam persoalan berdzikir kepada Allah SWT.

 

1.     Al-Bukhori mengetengahkan sebuah hadits tentang Fadha’il (keutamaan) Surah Al-Ikhlas berasal dari Sa’id Al-Khudriy ra. yang mengatakan, bahwa ia mendengar seorang mengulang-ulang bacaan Qul huwallahu ahad…. Keesokan harinya ia ( Sa’id Al-Khudriy ra) memberitahukan hal itu kepada Rasulullah saw., dalam keadaan orang yang dilaporkan itu masih terus mengulang-ulang bacaannya. Menanggapi laporan Sa’id itu Rasulullah saw.berkata : ‘Demi Allah yang nyawaku berada ditanganNya, itu sama dengan membaca sepertiga Qur’an’.

Imam Al-Hafidh mengatakan didalam Al-Fathul-Bari; bahwa orang yang disebut dalam hadits itu ialah Qatadah bin Nu’man. Hadits tersebut diriwayat- kan oleh Ahmad bin Tharif dari Abu Sa’id, yang mengatakan, bahwa sepanjang malam Qatadah bin Nu’man terus-menerus membaca Qul huwallahu ahad, tidak lebih. Mungkin yang mendengar adalah saudaranya seibu (dari lain ayah), yaitu Abu Sa’id yang tempat tinggalnya berdekatan sekali dengan Qatadah bin Nu’man. Hadits yang sama diriwayatkan juga oleh Malik bin Anas, bahwa Abu Sa’id mengatakan: ‘Tetanggaku selalu bersembahyang di malam hari dan terus-menerus membaca Qul huwallahu ahad’.

 

1.     Ashabus-Sunan, Imam Ahmad bin Hanbal dan Ibnu Hibban dalam Shohih-nya meriwayatkan sebuah hadits berasal dari ayah Abu Buraidah yang menceriterakan kesaksiannya sendiri sebagai berikut: ‘Pada suatu hari aku bersama Rasulullah saw. masuk kedalam masjid Nabawi (masjid Madinah). Didalamnya terdapat seorang sedang menunaikan sholat sambil berdo’a; Ya Allah, aku mohon kepada-Mu dengan bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Engkaulah Al-Ahad, As-Shamad, Lam yalid wa lam yuulad wa lam yakullahu kufuwan ahad’. Mendengar do’a itu Rasulullah saw. bersabda; ‘Demi Allah yang nyawaku berada di tangan-Nya, dia mohon kepada Allah dengan Asma-Nya Yang Maha Besar, yang bila dimintai akan memberi dan bila orang berdo’a kepada-Nya Dia akan menjawab’.

Tidak diragukan lagi, bahwa do’a yang mendapat tanggapan sangat meng- gembirakan dari Rasulullah saw. itu disusun atas dasar prakarsa orang yang berdo’a itu sendiri, bukan do’a yang diajarkan atau diperintahkan oleh Rasulullah saw. kepadanya. Karena susunan do’a itu sesuai dengan ketentu- an syari’at dan bernafaskan tauhid, maka beliau saw. menanggapinya dengan baik, membenarkan dan meridhoinya.

 

1.     Hadits dari Ibnu Umar katanya; “Ketika kami sedang melakukan shalat bersama Nabi saw. ada seorang lelaki dari yang hadir yang mengucapkan ‘Allahu Akbaru Kabiiran Wal Hamdu Lillahi Katsiiran Wa Subhaanallahi Bukratan Wa Ashiila’. Setelah selesai sholatnya, maka Rasulullah saw. bertanya; ‘Siapakah yang mengucapkan kalimat-kalimat tadi? Jawab sese- orang dari kaum; Wahai Rasulullah, akulah yang mengucapkan kalimat-kalimat tadi. Sabda beliau saw.; ‘Aku sangat kagum dengan kalimat-kalimat tadi sesungguhnya langit telah dibuka pintu-pintunya karenanya’. Kata Ibnu Umar: Sejak aku mendengar ucapan itu dari Nabi saw. maka aku tidak pernah meninggalkan untuk mengucapkan kalimat-kalimat tadi.” (HR. Muslim dan Tirmidzi). As-Shan’ani ‘Abdurrazzaq juga mengutipnya dalam Al-Mushannaf.

Demikianlah bukti yang berkaitan dengan pembenaran dan keridhaan Rasulullah saw. terhadap prakarsa-prakarsa baru yang berupa do’a-do’a dan bacaan surah di dalam sholat, walaupun beliau saw. sendiri tidak pernah melakukannya atau memerintahkannya. Kemudian Ibnu Umar mengamalkan hal tersebut bukan karena anjuran dari Rasulullah saw. tapi karena mendengar jawaban beliau saw. mengenai bacaan itu.

Yang lebih mengherankan lagi ialah ada golongan yang bependapat lebih jauh lagi yaitu menganggap do’a qunut waktu sholat shubuh sebagai bid’ah. Padahal do’a tersebut berasal dari hadits Rasulullah saw. sendiri yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Turmudzi, Nasa’i dan selain mereka dari Al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib kw. juga oleh Al Baihaqi dari Ibnu Abbas.

Sedangkan waktu dan tempat berdirinya untuk membaca do’a qunut pada waktu sholat Shubuh, ini juga berdasarkan hadits-hadits yang diketengahkan oleh Anas bin Malik; Awam bin Hamzah; Abdullah bin Ma’qil; Barra’ (ra) yang diriwayatkan oleh sekolompok huffaz dan mereka juga ikut menshahih-kannya serta para ulama lainnya diantaranya Hafiz Abu Abdillah Muhammad Ali al-Bakhi, Al Hakim Abu Abdillah, Imam Muslim, Imam Syafi’i, Imam Baihaqi dan Daraquthni dan lain lain).

Bagaimana mungkin do’a qunut yang berasal dari Nabi saw. tersebut dikatakan bid’ah sedangkan tambahan-tambahan kalimat dalam sholat yang tersebut diatas atas prakarsanya para sahabat sendiri tidak dipersalahkan oleh Nabi saw. malah diridhoi dan diberi kabar gembira bagi yang membaca nya ?

 

1.     Hadits dari Abu Sa’id al-Khudri tentang Ruqyah yakni sistem pengobatan dengan jalan berdo’a kepada Allah SWT. atau dengan jalan bertabarruk pada ayat-ayat Al-Qur’an. Sekelompok sahabat Nabi saw. yang sempat singgah pada pemukiman suku arab badui sewaktu mereka dalam perjalanan. Karena sangat lapar mereka minta pada orang-orang suku tersebut agar bersedia untuk menjamu mereka. Tapi permintaan ini ditolak. Pada saat itu kepala suku arab badui itu disengat binatang berbisa sehingga tidak dapat jalan. Karena tidak ada orang dari suku tersebut yang bisa mengobatinya, akhirnya mereka mendekati sahabat

Nabi seraya berkata: Siapa diantara kalian yang bisa mengobati kepala suku kami yang disengat binatang berbisa? Salah seorang sahabat sanggup menyembuhkannya tapi dengan syarat suku badui mau memberikan makanan pada mereka. Hal ini disetujui oleh suku badui tersebut. Maka sahabat Nabi itu segera mendatangi kepala suku lalu membacakannya surah al-Fatihah, seketika itu juga dia sembuh dan langsung bisa berjalan. Maka segeralah diberikan pada para sahabat beberapa ekor kambing sesuai dengan perjanjian. Para sahabat belum berani membagi kambing itu sebelum menghadap Rasulullah saw. Setiba dihadapan Rasulullah saw., mereka menceriterakan apa yang telah mereka lakukan terhadap kepala suku itu. Rasulullah saw. bertanya ; ‘Bagaimana engkau tahu bahwa surah al-Fatihah itu dapat menyembuhkan’? Rasulullah saw. membenarkan mereka dan ikut memakan sebagian dari daging kambing tersebut “. (HR.Bukhori)

 

1.     Abu Daud, At-Tirmudzi dan An-Nasa’i mengetengahkan sebuah riwayat hadits berasal dari paman Kharijah bin Shilt yang mengatakan; “Pada suatu hari ia melihat banyak orang bergerombol dan ditengah-tengah mereka terdapat seorang gila dalam keadaan terikat dengan rantai besi. Kepada paman Kharijah itu mereka berkata: ‘Anda tampaknya datang membawa kebajikan dari orang itu (yang dimaksud Rasulullah saw.), tolonglah sembuhkan orang gila ini’. Paman Kharijah kemudian dengan suara lirih membaca surat Al-Fatihah, dan ternyata orang gila itu menjadi sembuh”. (Hadits ini juga diketengahkan oleh Al-Hafidh didalam Al-Fath)

Masih banyak hadits yang meriwayatkan amal perbuatan para sahabat atas dasar prakarsa dan ijtihadnya sendiri yang tidak dijalani serta dianjurkan oleh Rasulullah saw. Semuanya itu diridhoi oleh Rasulullah saw. dan beliau memberi kabar gembira pada mereka. Amalan-amalan tersebut juga tidak diperintah atau dianjurkan oleh Rasulullah saw. sebelum atau sesudahnya. Karena semua itu bertujuan baik, tidak melanggar syariát maka oleh Nabi saw. diridhoi dan mereka diberi kabar gembira. Perbuatan-perbuatan tersebut dalam pandangan syari’at dinamakan sunnah mustanbathah yakni sunnah yang ditetapkan berdasarkan istinbath atau hasil ijtihad. Dengan demikian hadits-hadits diatas bisa dijadikan dalil untuk setiap amal kebaik- an selama tidak keluar dari garis-garis yang ditentukan syari’at Islam itu mustahab/baik hukumnya, apalagi masalah tersebut bermanfaat bagi masyarakat muslim khususnya malah dianjurkan oleh agama.

 

Kalau kita teliti hadits-hadits diatas tersebut banyak yang berkaitan dengan masalah shalat yaitu suatu ibadah pokok dan terpenting dalam Islam. Sebagaimana Rasulullah saw. telah bersabda :

صَلُُوْا كَمَا رَأيْتُمُوْنِي أصَلِي (رواه البخاري

‘Hendaklah kamu sholat sebagaimana kalian melihat aku sholat’. (HR Bukhori).

 

Sekalipun demikian beliau saw. dapat membenarkan dan meridhoi tambahan tambahan tertentu yang berupa do’a dan bacaan surah atas prakarsa mereka itu. Karena beliau saw. memandang do’a dan bacaan surah tersebut diatas tidak keluar dari batas-batas yang telah ditentukan oleh syari’at dan juga bernafaskan tauhid. Bila ijtihad dan amalan para sahabat itu melanggar dan merubah hukum-hukum yang telah ditentukan oleh syari’at, pasti akan ditegur dan dilarang oleh Rasulullah saw.

 

Mungkin ada orang yang bertanya-tanya lagi; Bagaimanakah pendapat orang tentang penetapan sesuatu yang disebut sunnah atau mustahab, yaitu penetapan yang dilakukan oleh masyarakat muslimin pada abad pertama Hijriyah, padahal apa yang dikatakan sunnah atau mustahab itu tidak pernah dikenal pada zaman hidupnya Nabi saw.?

Memang benar, bahwa masyarakat yang hidup pada zaman abad pertama Hijriyah dan generasi berikutnya, banyak menetapkan hal-hal yang bersifat mustahab dan baik. Pada masa itu banyak sekali para ulama yang menurut kesanggupannya masing-masing dalam menguasai ilmu pengetahuan, giat melakukan ijtihad (studi mendalam untuk mengambil kesimpulan hukum) dan menetapkan suatu cara yang dipandang baik atau mustahab.

 

Untuk menerangkan hal ini baiklah kita ambil contoh yang paling mudah dipahami dan yang pada umumnya telah dimengerti oleh kaum muslimin, yaitu soal kodifikasi (pengitaban) ayat-ayat suci Al-Qur’an, sebagaimana yang telah kita kenal sekarang ini. Para sahabat Nabi saw. sendiri pada masa-masa sepeninggal beliau saw. berpendapat bahwa pengkodifikasian ayat-ayat suci Al-Qur’an adalah bid’ah sayyiah. Mereka khawatir kalau-kalau pengkodifikasian itu akan mengakibatkan rusaknya kemurnian agama Allah SWT., Islam. ‘Umar bin Khattab ra. sendiri sampai merasa takut kalau-kalau dikemudian hari ayat-ayat Al-Qur’an akan lenyap karena wafatnya para sahabat Nabi saw. yang hafal ayat-ayat Al-Qur’an.

 

Ia mengemukakan kekhawatirannya itu kepada Khalifah Abu Bakra ra. dan mengusulkan supaya Khalifah memerintahkan pengitaban ayat-ayat Al-Qur’an. Tetapi ketika itu Khalifah Abu Bakar menolak usul ‘Umar dan berkata kepada ‘Umar; Bagaimana mungkin aku melakukan sesuatu yang tidak dilakukan oleh Rasulullah saw.? ‘Umar bin Khattab ra. menjawab; Itu merupakan hal yang baik. Namun, tidak berapa lama kemudian Allah SWT. membukakan pikiran Khalifah Abu Bakar ra seperti yang dibukakan lebih dulu pada pikiran ‘Umar bin Khattab ra, dan akhirnya bersepakatlah dua orang sahabat Nabi itu untuk mengitabkaan ayat-ayat Al-Qur’an. Khalifah Abu Bakar memanggil Zaid bin Tsabit dan diperintahkan supaya melaksana- kan pengitabatan ayat-ayat Al-Qur’an itu. Zaid bin Tsabit ra. juga menjawab kepada Abu Bakar; Bagaimana mungkin aku melakukan sesuatu yang tidak dilakukan oleh Rasulullah saw.? Abu Bakar menjawab kepadanya; Itu pekerjaan yang baik! Untuk lebih detail keterangannya silahkan membaca riwayat hadits ini yang dikemukakan oleh Imam Bukhori dalam Shohih-nya juz 4 halaman 243 mengenai pembukuan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

 

Jelaslah sudah, baik Abu Bakar, ‘Umar maupun Zaid bin Tsabit [ra] pada masa itu telah melakukan suatu cara yang tidak pernah dikenal pada waktu Rasulullah saw. masih hidup. Bahkan sebelum melakukan pengitaban Al-Qur’an itu Khalifah Abu Bakar dan Zaid bin Tsabit sendiri masing-masing telah menolak lebih dulu, tetapi akhirnya mereka dibukakan dadanya oleh Allah saw. sehingga dapat menyetujui dan menerima baik prakarsa ‘Umar bin Khattab ra. Demikianlah contoh suatu amalan yang tidak pernah dikenal pada zaman hidupnya Nabi saw.

 

 

Secara umum bid’ah adalah sesat karena berada diluar perintah Allah SWT. dan Rasul-Nya. Akan tetapi banyak kenyataan membuktikan, bahwa Nabi saw. membenarkan dan meridhoi banyak persoalan yang telah kami kemuka kan yang berada diluar perintah Allah dan perintah beliau saw. Hadits-hadits diatas itu mengisyaratkan adanya bid’ah hasanah, karena Rasulullah saw. membenarkan serta meridhoi atas kata-kata tambahan dalam sholat dan semua bentuk kebajikan yang diamalkan para sahabat walaupun Nabi saw. belum menetapkan atau memerintahkan amalan-amalan tersebut. Begitu juga prakarsa para sahabat diatas setelah wafatnya beliau saw.

 

Darisini kita bisa ambil kesimpulan bahwa semua bentuk amalan-amalan, baik itu dijalankan atau tidak pada masa Rasulullah saw. atau zaman dahulu setelah zaman Nabi saw. yang tidak melanggar syariát serta mempunyai tujuan dan niat mendekatkan diri untuk mendapatkan ridha Allah SWT. dan untuk mengingatkan (dzikir) kita semua pada Allah serta Rasul-Nya itu adalah bagian dari agama dan dapat diterima.

Sebagaimana hadits Rasulullah saw.:

اِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالْنـِّيَّاتِ وَاِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى, فَمَنْ كَانَتْ

هجْرَتُهُ الَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ اِلى اللهِ وَرَسُوْلِهِ (رواه البخاري

‘Sesungguhnya segala perbuatan tergantung kepada niat, dan setiap manusia akan mendapat sekadar apa yang diniatkan, siapa yang hijrahnya (tujuannya) karena Allah dan Rasul-Nya, hijrahnya itu adalah karena Allah dan Rasul-Nya (berhasil)’. (HR. Bukhori).

 

Sekiranya orang-orang yang gemar melontarkan tuduhan bid’ah dapat memahami hikmah apa yang ada pada sikap Rasulullah saw. dalam meng- hadapi amal kebajikan yang dilakukan oleh para sahabatnya sebagaimana yang telah kami kemukakan dalil-dalil haditsnya tentu mereka mau dan akan menghargai orang lain yang tidak sependapat atau sepaham dengan mereka.

 

Tetapi sayangnya golongan pengingkar ini tetap sering mencela dan mensesatkan para ulama yang tidak sepaham dengannya. Mereka ini malah mengatakan; ‘Bahwa para ulama dan Imam yang memilah-milahkan bid’ah menjadi beberapa jenis telah membuka pintu selebar-lebarnya bagi kaum Muslim untuk berbuat segala macam bid’ah ! Kemudian mereka ini tanpa pengertian yang benar mengatakan, bahwa semua bid’ah adalah dhalalah (sesat) dan sesat didalam neraka!”. Saya berlindung pada Allah SWT. atas pemahaman mereka semacam ini.

Dalil-dalil yang membantah dan jawabannya

 

Hanya orang-orang egois, fanatik dan mau menangnya sendiri sajalah yang mengingkari hal tersebut. Seperti yang telah kemukakan sebelum ini bahwa golongan pengingkar ini selalu menafsirkan Al-Qur’an dan Sunnah secara tekstual oleh karenanya sering mencela semua amalan yang tidak sesuai dengan paham mereka.

Misalnya, mereka melarang semua bentuk bid’ah dengan berdalil hadits Rasulullah saw. berikut ini :

كُلُّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ, وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَ لَةُ

“Setiap yang diada-adakan (muhdatsah) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat’.

Juga hadits Nabi saw.:

مَنْ أحْدَثَ فِي اَمْرِنَا هَذَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ (رواه البخاري و مسلم)

‘Barangsiapa yang didalam agama kami mengadakan sesuatu yang tidak dari agama ia tertolak’.

 

Hadits-hadits tersebut oleh mereka dipandang sebagai pengkhususan hadits Kullu bid’atin dhalalah yang bersifat umum, karena terdapat penegasan dalam hadits tersebut, yang tidak dari agama ia tertolak, yakni dholalah/ sesat. Dengan adanya kata Kullu (setiap/semua) pada hadits diatas ini tersebut mereka menetapkan apa saja yang terjadi setelah zaman Rasul- Allah saw. serta sebelumnya tidak pernah dikerjakan oleh Rasulullah saw. adalah bi’dah dholalah.

 

Mereka tidak memandang apakah hal yang baru itu membawa maslahat/kebaikan dan termasuk yang dikehendaki oleh agama atau tidak. Mereka juga tidak mau meneliti dan membaca contoh-contoh hadits diatas mengenai prakarsa para sahabat yang menambahkan bacaan-bacaan dalam sholat yang mana sebelum dan sesudahnya tidak pernah diperintahkan Rasulullah saw. Mereka juga tidak mau mengerti bahwa memperbanyak kebaikan adalah kebaikan. Jika ilmu agama sedangkal itu orang tidak perlu bersusah-payah memperoleh kebaikan.

 

Ada lagi kaidah yang dipegang dan sering dipakai oleh golongan pengingkar dan pelontar tuduhan-tuduhan bid’ah mengenai suatu amalan, adalah kata-kata sebagai berikut:

“Rasulullah saw. tidak pernah memerintahkan dan mencontohkannya. Begitu juga para sahabatnya tidak ada satupun diantara mereka yang mengerja- kannya. Demikian pula para tabi’in dan tabi’ut-tabi’in. Dan kalau sekiranya amalan itu baik, mengapa hal itu tidak dilakukan oleh Rasulullah, sahabat dan para tabi’in?”

 

Atau ucapan mereka : “Kita kaum muslimin diperintahkan untuk mengikuti Nabi yakni mengikuti segala perbuatan Nabi. Semua yang tidak pernah beliau lakukan, kenapa justru kita yang melakukannya..? Bukankah kita harus menjauhkan diri dari sesuatu yang tidak pernah dilakukan Nabi saw., para sahabat, ulama-ulama salaf..? Karena melakukan sesuatu yang tidak pernah dikerjakan oleh Nabi adalah bid’ah”.

 

Kaidah-kaidah seperti itulah yang sering dijadikan pegangan dan dipakai sebagai perlindungan oleh golongan pengingkar ini juga sering mereka jadikan sebagai dalil/hujjah untuk melegitimasi tuduhan bid’ah mereka terhadap semua perbuatan amalan yang baru termasuk tahlilan, peringatan Maulid Nabi saw. dan sebagainya. Terhadap semua ini mereka langsung menghukumnya dengan ‘sesat, haram, mungkar, syirik dan sebagainya’, tanpa mau mengembalikannya kepada kaidah-kaidah atau melakukan penelitian terhadap hukum-hukum pokok/asal agama.

 

Ucapan mereka seperti diatas ini adalah ucapan yang awalnya haq/benar namun akhirnya batil atau awalnya shohih namun akhirnya fasid. Yang benar adalah keadaan Nabi saw. atau para sahabat yang tidak pernah mengamal- kannya (umpamanya; berkumpul untuk tahlilan, peringatan keagamaan dan lain sebagainya). Sedangkan yang batil/salah atau fasid adalah penghukum- an mereka terhadap semua perbuatan amalan yang baru itu dengan hukum haram, sesat, syirik, mungkar dan sebagainya.

 

Yang demikian itu karena Nabi saw. atau salafus sholih yang tidak mengerja- kan satu perbuatan bukanlah termasuk dalil, bahkan penghukuman dengan berdasarkan kaidah diatas tersebut adalah penghukuman tanpa dalil/nash. Dalil untuk mengharamkan sesuatu perbuatan haruslah menggunakan nash yang jelas, baik itu dari Al-Qur’an maupun hadits yang melarang dan mengingkari perbuatan tersebut. Jadi tidak bisa suatu perbuatan diharam- kan hanya karena Nabi saw. atau salafus sholih tidak pernah melakukannya.

 

Telitilah lagi hadits-hadits diatas yakni amalan-amalan bid’ah para sahabat yang belum pernah dikerjakan atau diperintahkan oleh Rasulullah saw. dan bagaimana Rasulullah saw. menanggapinya. Penanggapan Rasul- Allah saw. inilah yang harus kita contoh !

 

Demikian pula para ulama mengatakan’ bahwa amalan ibadah itu bila tidak ada keterangan yang valid dari Rasulullah saw., maka amalan itu tidak boleh dinisbahkan kepada beliau saw. !!

 

Jelas disini para ulama tidak mengatakan bahwa suatu amalan ibadah tidak boleh diamalkan karena tidak ada keterangan dari beliau saw., mereka hanya mengatakan amalan itu tidak boleh dinisbahkan kepada Rasulullah saw. bila tidak ada dalil dari beliau saw. !

 

Kalau kita teliti perbedaan paham setiap ulama atau setiap madzhab selalu ada, dan tidak bisa disatukan. Sebagaimana yang sering kita baca dikitab-kitab fiqih para ulama pakar yaitu Satu hadits bisa dishohihkan oleh sebagian ulama pakar dan hadits yang sama ini bisa dilemahkan atau dipalsukan oleh ulama pakar lainnya. Kedua kelompok ulama ini sama-sama ber- pedoman kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah saw. tetapi berbeda cara penguraiannya.

 

Tidak lain semuanya, karena status keshahihan itu masih bersifat subjektif kepada yang mengatakannya. Dari sini saja kita sudah bisa ambil kesimpul an; Kalau hukum atas derajat suatu hadits itu masih berbeda-beda diantara para ulama, tentu saja ketika para ulama mengambil kesimpulan apakah suatu amal itu merupakan sunnah dari Rasulullah saw. pun berbeda juga !!

 

Para ulama pun berbeda pandangan ketika menyimpulkan hasil dari sekian banyak hadits yang berserakan. Umpamanya mereka berbeda dalam meng- ambil kesimpulan hukum atas suatu amal, walaupun amal ini disebutkan didalam suatu hadits yang shohih. Para ulama juga mengenal beberapa macam sunnah yang sumbernya langsung dari Rasulullah saw., umpama- nya; Sunnah Qauliyyah, Sunnah Fi’liyyah dan Sunnah Taqriyyah.

Sunnah Qauliyyah ialah sunnah di mana Rasulullah saw. sendiri menganjur-kan atau mensarankan suatu amalan, tetapi belum tentu kita mendapatkan dalil bahwa Rasulllah saw. pernah mengerjakannya secara langsung. Jadi sunnah Qauliyyah ini adalah sunnah Rasulullah saw. yang dalilnya/riwayat- nya sampai kepada kita bukan dengan cara dicontohkan, melainkan dengan diucapkan saja oleh beliau saw. Di mana ucapan itu tidak selalu berbentuk fi’il amr (kata perintah), tetapi bisa saja dalam bentuk anjuran, janji pahala dan sebagainya.

 

Contoh sunnah qauliyyah yang mudah saja: Ada hadits Rasulullah saw. yang menganjurkan orang untuk belajar berenang, tetapi kita belum pernah mendengar bahwa Rasulullah saw. atau para sahabat telah belajar atau kursus berenang !!

Sunnah Fi’liyah ialah sunnah yang ada dalilnya juga dan pernah dilakukan langsung oleh Rasulullah saw. Misalnya ibadah shalat sunnah seperti shalat istisqa’, puasa sunnah Senin Kamis, makan dengan tangan kanan dan lain sebagainya. Para shahabat melihat langsung beliau saw. melakukannya, kemudian meriwayatkannya kepada kita.

 

Sedangkan Sunnah Taqriyyah ialah sunnah di mana Rasulullah saw. tidak melakukannya langsung, juga tidak pernah memerintahkannya dengan lisannya, namun hanya mendiamkannya saja. Sunnah yang terakhir ini seringkali disebut dengan sunnah taqriyyah. Contohnya ialah beberapa amalan para sahabat yang telah kami kemukakan sebelumnya.

 

Begitu juga dengan amalan-amalan ibadah yang belum pernah dikerjakan oleh Rasulullah saw. atau para sahabatnya, tetapi diamalkan oleh para ulama salaf (ulama terdahulu) atau ulama khalaf (ulama belakangan) misalnya mengadakan majlis maulidin Nabi saw., majlis tahlilan/ yasinan dan lain sebagainya (baca keterangannya pada bab Maulid Nabi saw.dan bab Ziarah kubur). Tidak lain para ulama yang mengamalkan ini mengambil dalil-dalil baik dari Kitabullah atau Sunnah Rasulullah saw. yang menganjurkan agar manusia selalu berbuat kebaikan atau dalil-dalil tentang pahala-pahala bacaan dan amalan ibadah lainnya. Berbuat kebaikan ini banyak macam dan caranya semuanya mustahab asalkan tidak tidak bertentangan dengan apa yang telah digariskan oleh syari’at.

 

Apalagi didalam majlis-majlis (maulidin-Nabi, tahlilan/yasinan, Istighotsah) yang sering diteror oleh golongan tertentu, disitu sering didengungkan kalimat Tauhid, Tasbih, Takbir dan Sholawat kepada Rasulullah saw. yang semuanya itu dianjurkan oleh Allah SWT. dan Rasul-Nya. Semuanya ini mendekatkan/taqarrub kita kepada Allah SWT.!!

Mari kita rujuk ayat al-Qur’an:

وَمَا اَتَاكُمُ الرَّسُوْلُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوْا

‘Apa saja yang didatangkan oleh Rasul kepadamu, maka ambillah dia dan apa saja yang kamu dilarang daripadanya, maka berhentilah (mengerjakannya). (QS. Al-Hasyr : 7).

Dalam ayat ini jelas bahwa perintah untuk tidak mengerjakan sesuatu itu adalah apabila telah tegas dan jelas larangannya dari Rasulullah saw. !

 

Dalam ayat diatas ini tidak dikatakan :

وَماَلَمْ يَفْعَلْهُ فَانْتَهُوْا

Dan apa saja yang tidak pernah dikerjakannya (oleh Rasulullah), maka berhentilah (mengerjakannya)’.

 

Juga dalam hadits Nabi saw. yang diriwayatkan oleh Bukhori:

فَاجْتَنِبُوْهُ اِذَا أمَرْتُكُمْ بِأمْرٍ فَأْتُوْا مِنْهُ مَااسْتَطَعْتُمْ وَاِذَا نَهَيْتُكُمْ عَنْ شَيْئٍ

‘Jika aku menyuruhmu melakukan sesuatu, maka lakukanlah semampumu dan jika aku melarangmu melakukan sesuatu, maka jauhilah dia !‘

 

Dalam hadits ini Rasulullah saw. tidak mengatakan:

وَاِذَا لَمْ أفْعَلْ شَيْئًا فَاجْتَنِبُوْهُ

‘Dan apabila sesuatu itu tidak pernah aku kerjakan, maka jauhilah dia!’

 

Jadi pemahaman golongan yang melarang semua bentuk bid’ah dengan berdalil dua hadits yang telah kami kemukakan Setiap yang diada-adakan (muhdatsah) adalah… dan hadits Barangsiapa yang didalam agama… adalah tidak benar, karena adanya beberapa keterangan dari Rasulullah saw. didalam hadits-hadits yang lain dimana beliau merestui banyak perkara yang merupakan prakarsa para sahabat sedangkan beliau saw. sendiri tidak pernah melakukan apalagi memerintahkan. Maka para ulama menarik kesimpulan bahwa bid’ah (prakarsa) yang dianggap sesat ialah yang mensyari’atkan sebagian dari agama yang tidak diizinkan Allah SWT. (QS Asy-Syura :21) serta prakarsa-prakarsa yang bertentangan dengan yang telah digariskan oleh syari’at Islam baik dalam Al-Qur’an maupun sunnah Rasulullah saw., contohnya yang mudah ialah:

Sengaja sholat tidak menghadap kearah kiblat, Shalat dimulai dengan salam dan diakhiri denga takbir ; Melakukan sholat dengan satu sujud saja; Melaku kan sholat Shubuh dengan sengaja sebanyak tiga raka’at dan lain sebagai- nya. Semuanya ini dilarang oleh agama karena bertentangan dengan apa yang telah digariskan oleh syari’at.

 

Makna hadits Rasulullah saw. diatas yang mengatakan, mengada-adakan sesuatu itu…. adalah masalah pokok-pokok agama yang telah ditetapkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Itulah yang tidak boleh dirubah atau ditambah. Saya ambil perumpamaan lagi yang mudah saja, ada orang mengatakan bahwa sholat wajib itu setiap harinya dua kali, padahal agama menetapkan lima kali sehari. Atau orang yang sanggup tidak berhalangan karena sakit, musafir dan lain-lain berpuasa wajib pada bulan Ramadhan mengatakan bahwa kita tidak perlu puasa pada bulan tersebut tapi bisa diganti dengan puasa pada bulan apapun saja. Inilah yang dinamakan menambah dan mengada-adakan agama. Jadi bukan masalah-masalah nafilah, sunnah atau lainnya yang tidak termasuk pokok agama.

 

Telitilah isi hadits Qudsi berikut ini yang diriwayatkan Bukhori dari Abu Hurairah :

…… وَمَا تَقَرَّبَ اِلَيَّ عَبْدِي بِشَيْئٍ أحَبَّ اِلَيَّ مِمَّا افْتَرَطْتُ عَلَيْهِ,

وَمَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ أِلَيَّ بِالنّـَوَافِلِ حَتَّى اُحِبَّهُ فَاِذَا أحْبَبْتهُ كُنْتُ سَمْـعَهُ الَّذِي يَسمَعُ بِهِ

وَبَصَرَهُ اَلَّذِي يُبْصِرُبِهِ, وَيَدَهُ اَلَّتِي يَبْـطِشُ بِهَا وَرِجْلـَهُ اَلَّتِي يَمْشِي بِهَا

وَاِنْ سَألَنِي لاُعْطَيْنَّهُ وَلَئِنِ اسْتَعَـاذَنِي لاُعِيْذَنَّهُ. (رواه البخاري)

“…. HambaKu yang mendekatkan diri kepadaku dengan sesuatu yang lebih Ku sukai daripada yang telah Kuwajibkan kepadanya, dan selagi hambaKu mendekatkan diri kepadaKu dengan nawafil (amalan-amalan atau sholat sunnah) sehingga Aku mencintainya, maka jika Aku telah mencintainya. Akulah yang menjadi pendengarannya dan dengan itu ia mendengar, Akulah yang menjadi penglihatannya dan dengan itu ia melihat, dan Aku yang menjadi tangannya dengan itu ia memukul (musuh), dan Aku juga menjadi kakinya dan dengan itu ia berjalan. Bila ia mohon kepadaKu itu pasti Kuberi dan bila ia mohon perlindungan kepadaKu ia pasti Ku lindungi”.

 

Dalam hadits qudsi ini Allah SWT. mencintai orang-orang yang menambah amalan sunnah disamping amalan wajibnya.

 

Mari kita rujuk ayat-ayat ilahi yang ada kata-kata Kullu yang mana kata ini tidak harus berarti semua/setiap, tapi bisa berarti khusus untuk beberapa hal saja.

Firman Allah SWT dalam Al-Kahfi: 79, kisah Nabi Musa as. dengan Khidir (hamba Allah yang sholeh), sebagai berikut:

“Adapun perahu itu, maka dia adalah miliknya orang orang miskin yang bermata pencaharian dilautan dan aku bertujuan merusaknya karena dibelakang mereka terdapat seorang raja yang suka merampas semua perahu”.

Ayat ini menunjukkan tidak semua perahu yang akan dirampas oleh raja itu, melainkan perahu yang masih dalam kondisi baik saja. Oleh karenanya Khidir/seorang hamba yang sholeh sengaja membocorkan perahu orang-orang miskin itu agar terlihat sebagai perahu yang cacat/jelek sehingga tidaklah dia ikut dirampas oleh raja itu. Dengan demikian maka kata safiinah dalam Al-Qur’an itu maknanya adalah safiinah hasanah atau perahu yang baik. Ini berarti safiinah diayat ini tidak bersifat umum dalam arti tidak semua safiinah/perahu yang akan dirampas oleh raja melainkan safiinah hasanah saja walaupun didalam ayat itu disebut Kullu safiinah (semua/setiap perahu).

 

Dalam surat Al-Ahqaf ayat 25 Allah SWT.berfirman : “Angin taufan itu telah menghancurkan segala sesuatu atas perintah Tuhannya”. Namun demikian keumuman pada ayat diatas ini tidak terpakai karena pada saat itu gunung-gunung, langit dan bumi tidak ikut hancur.

 

Dalam surat An-Naml ayat 23 Allah SWT.berfirman : “Ratu Balqis itu telah diberikan segala sesuatu”. Keumuman pada ayat ini juga tidak terpakai karena Ratu Balqis tidak diberi singgasana dan kekuasaan seperti yang diberikan kepada Nabi Sulaiman as.

 

Dalam surat Thoha ayat 15 Allah SWT. berfirman : “Agar setiap manusia menerima balasan atas apa yang telah diusahakannya”. Kalimat ‘apa yang telah diusahakannya’ mencakup semua amal baik yang hasanah (baik) maupun yang sayyiah (jelek). Namun demikian amal yang sayyiah yang telah diampuni oleh Allah SWT. tidaklah termasuk yang akan memperoleh balasannya (siksa).

 

Dalam surat Aali ‘Imran : 173 Allah SWT. berfirman mengenai suatu peristiwa dalam perang Uhud :

“Kepada mereka (kaum Muslimin) ada yang mengatakan bahwa semua orang (di Mekkah) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang….” Yang dimaksud semua orang (an-naas) dalam ayat ini tidak bermakna secara harfiahnya, tetapi hanya untuk kaum musyrikin Quraisy di Mekkah yang dipimpin oleh Abu Sufyan bin Harb yang memerangi Rasulullah saw. dan kaum Muslimin didaratan tinggi Uhud, jadi bukan semua orang Mekkah atau semua orang Arab.

 

Dalam surat Al-Anbiya : 98 : “Sesungguhnya kalian dan apa yang kalian sembah selain Alah adalah umpan neraka jahannam..”. Ayat ini sama sekali tidak boleh ditafsirkan bahwa Nabi ‘Isa as dan bundanya yang dipertuhankan oleh kaum Nasrani akan menajdi umpan neraka. Begitu juga para malaikat yang oleh kaum musyrikin lainnya dianggap sebagai tuhan-tuhan mereka.

 

Dalam surat Aali ‘Imran : 159 : “Ajaklah mereka bermusyawarah dalam suatu urusan…”. Kalimat dalam suatu urusan (fil amri) tidak bermakna semua urusan termasuk urusan agama dan urusan akhirat , tidak ! Yang dimaksud urusan dalam hal ini ialah urusan duniawi. Allah SWT. tidak memerintahkan Rasul-Nya supaya memusyawarahkan soal-soal keagamaan atau keukhrawian dengan para sahabatnya atau dengan ummatnya.

 

Dalam surat Al-An’am : 44 : ‘Kami bukakan bagi mereka pintu segala sesuatu’. Akan tetapi pengertian ayat ini terkait, Allah tidak membukakan pintu rahmat bagi mereka (orang-orang kafir durhaka). Kalimat segala sesuatu adalah umum, tetapi kalimat itu bermaksud khusus.

 

Dalam surat Al-Isra : 70 : “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam….dan seterusnya “. Firman Allah ini bersifat umum, sebab Allah SWT. juga telah berfirman, bahwa ada manusia-manusia yang mempunyai hati tetapi tidak memahami ayat-ayat Allah, mempunyai mata tetapi tidak menggunakannya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah, dan mempunyai telinga tetapi tidak menggunakannya untuk mendengarkan firman-firman Allah; mereka itu bagaikan binatang ternak, bahkan lebih sesat lagi (QS.Al-A’raf : 179).

 

Jadi jelaslah, bahwa secara umum manusia adalah makhluk yang mulia, tetapi secara khusus banyak manusia yang setaraf dengan binatang ternak, bahkan lebih sesat. Masih banyak lagi ayat-ayat Ilahi yang walaupun didalamnya terdapat keumuman namun ternyata keumumannya itu tidak terpakai untuk semua hal atau masalah. !!

Sebuah hadits Nabi saw. yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang menunaikan sholat sebelum matahari terbit dan sebelum matahari terbenam tidak akan masuk neraka”. Hadits ini bersifat umum, tidak dapat diartikan secara harfiah. Yang dimaksud oleh hadits tersebut bukan berarti bahwa seorang Muslim cukup dengan sholat shubuh dan maghrib saja, tidak diwajibkan menunaikan sholat wajib yang lain seperti dhuhur, ashar dan isya !

 

Ibnu Hajar mengatakan; ‘ Hadits-hadits shahih yang mengenai satu persoalan2 harus dihubungkan satu sama lain untuk dapat diketahui dengan jelas maknanya yang muthlak dan yang muqayyad. Dengan demikian maka semua yang di-isyaratkan oleh hadits-hadits itu semuanya dapat dilaksana- kan’.

 

Dalam shohih Bukhori dan juga dalam Al-Muwattha terdapat penegasan Rasulullah saw. yang menyatakan bahwa jasad semua anak Adam akan hancur dimakan tanah. Mengenai itu Ibnu ‘Abdul Birr rh. dalam At-Tamhid mengatakan: Hadits mengenai itu menurut lahirnya dan menurut keumuman maknanya adalah, bahwa semua anak Adam sama dalam hal itu. Akan tetapi dalam hadits yang lain Rasulullah saw. menegaskan pula, bahwa jasad para Nabi dan para pahlawan syahid tidak akan dimakan tanah (hancur) !

 

Masih banyak contoh seperti diatas baik didalam nash Al-Qur’an maupun Hadits. Banyak sekali ayat Ilahi yang menurut kalimatnya bersifat umum, dan dalam ayat yang lain dikhususkan maksud dan maknanya, demikian pula banyak terdapat didalam hadits. Begitu banyaknya sehingga ada sekelompok ulama mengatakan; ‘Hal yang umum hendaknya tidak diamalkan dulu sebelum dicari kekhususan-kekhususannya’.

 

Begitu juga halnya dengan hadits Nabi ‘Kullu bid’ atin dholalah’ walaupun sifatnya umum tapi berdasarkan dalil hadits lainnya maka disimpulkanlah bahwa tidak semua bid’ah (prakarsa) itu dholalah/sesat ! Mereka juga lupa yang disebut agama bukan hanya masalah peribadatan saja. Allah SWT. menetapkan agama Islam bagi umat manusia mencakup semua perilaku dan segi kehidupan manusia. Yang kesemuanya ini bisa dimasuki bid’ah baik yang hasanah maupun yang sayyiah/buruk.

 

Banyak kenyataan membuktikan, bahwa Rasulullah saw. membenarkan dan meirdhoi macam-macam perbuatan yang berada diluar perintah Allah dan perintah beliau saw. Silahkan baca kembali hadits-hadits yang telah kami kemukakan diatas. Bagaimanakah cara kita memahami semua persoalan itu? Apakah kita berpegang pada satu hadits Nabi (yakni kalimat: semua bid’ah adalah sesat) diatas dan kita buang ayat ilahi dan hadits-hadits yang lain yang lebih jelas uraiannya (yang menganjurkan manusia selalu berbuat kebaikan) ? Yang benar ialah bahwa kita harus berpegang pada semua hadits yang telah diterima kebenarannya oleh jumhurul-ulama. Untuk itu tidak ada jalan yang lebih tepat daripada yang telah ditunjukkan oleh para imam dan ulama Fiqih, yaitu sebagaimana yang telah dipecahkan oleh Imam Syafi’i dan lain-lain.

 

Insya Allah dengan keterangan singkat tentang hadits-hadits Rasulullah saw. masalah Bid’ah, akan bisa membuka pikiran kita untuk mengetahui bid’ah mana yang haram dan bid’ah yang Hasanah/baik. Untuk lebih lengkapnya keterangan yang saya kutip dalam hal bid’ah ini, silahkan membaca buku Pembahasan Tuntas Perihal Khilafiyah oleh H.M.H Al-HAMID – AL-HUSAINI.

 

 

 

 

6. Qadha (penggantian) Sholat yang ketinggalan dan dalil-dalil yang berkaitan dengannya

Sebagian golongan muslimin telah membid’ahkan, mengharamkan/mem batalkan mengqadha/mengganti sholat yang sengaja tidak dikerjakan pada waktunya. Mereka ini berpegang pada wejangan Ibnu Hazm dan Ibnu Taimiyyah yang mengatakan tidak sah orang yang ketinggalan sholat fardhu dengan sengaja untuk menggantinya/qadha pada waktu sholat lainnya, mereka harus menambah sholat-sholat sunnah untuk menutupi kekurangan- nya tersebut. Tetapi pendapat Ibnu Hazm dan Ibnu Taimiyyah ini telah terbantah oleh hadits-hadits dibawah ini dan ijma’ (kesepakatan) para ulama pakar diantaranya Imam Hanafi, Malik dan Imam Syafi’i dan lainnya tentang kewajiban qadha bagi yang meninggalkan sholat baik dengan sengaja maupun tidak sengaja. Mari kita ikuti beberapa hadits tentang qadha sholat berikut ini

:

1.     HR.Bukhori, Muslim dari Anas bin Malik ra.: “Siapa yang lupa (melaksanakan) suatu sholat atau tertidur dari (melaksanakan)nya, maka kifaratnya (tebusannya) adalah melakukannya jika dia ingat”. Ibnu Hajr Al-‘Asqalany dalam Al-Fath II:71 ketika menerangkan makna hadits ini berkata; ‘Kewajiban menggadha sholat atas orang yang sengaja meninggalkannya itu lebih utama. Karena hal itu termasuk sasaran Khitab (perintah) untuk melaksanakan sholat, dan dia harus melakukannya…’.

 

Yang dimaksud Ibnu Hajr ialah kalau perintah Rasulullah saw. bagi orang yang ketinggalan sholat karena lupa dan tertidur itu harus diqadha, apalagi untuk sholat yang disengaja ditinggalkan itu malah lebih utama/wajib untuk menggadhanya. Maka bagaimana dan darimana dalilnya orang bisa mengatakan bahwa sholat yang sengaja ditinggalkan itu tidak wajib/tidak sah untuk diqadha ?

 

Begitu juga hadits itu menunjukkan bahwa orang yang ketinggalan sholat karena lupa atau tertidur tidak berdosa hanya wajib menggantinya. Tetapi orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dia berdosa besar karena kesengajaannya meninggalkan sholat, sedangkan kewajiban qadha tetap berlaku baginya.

 

1.     Rasulullah saw. setelah sholat Dhuhur tidak sempat sholat sunnah dua raka’at setelah dhuhur, beliau langsung membagi-bagikan harta, kemudian sampai dengar adzan sholat Ashar. Setelah sholat Ashar beliau saw. sholat dua rakaat ringan, sebagai ganti/qadha sholat dua rakaat setelah dhuhur tersebut. (HR.Bukhori, Muslim dari Ummu Salamah).

 

1.     Rasulullah saw. bersabda: ‘Barangsiapa tertidur atau terlupa dari mengerjakan shalat witir maka lakukanlah jika ia ingat atau setelah ia terbangun’. (HR.Tirmidzi dan Abu Daud).(dikutip dari at-taj 1:539)

2.     Rasulullah saw. bila terhalang dari shalat malam karena tidur atau sakit maka beliau saw. menggantikannya dengan shalat dua belas rakaat diwaktu siang. (HR. Muslim dan Nasa’i dari Aisyah ra).(dikutip dari at-taj 1:539)

Nah kalau sholat sunnah muakkad setelah dhuhur, sholat witir dan sholat malam yang tidak dikerjakan pada waktunya itu diganti/diqadha oleh Rasulullah saw. pada waktu setelah sholat Ashar dan waktu-waktu lainnya, maka sholat fardhu yang sengaja ketinggalan itu lebih utama diganti dari- pada sholat-sholat sunnah ini.

 

1.     HR Muslim dari Abu Qatadah, mengatakan bahwa ia teringat waktu safar pernah Rasulullah saw. ketiduran dan terbangun waktu matahari menyinari punggungnya. Kami terbangun dengan terkejut. Rasulullah saw. bersabda: Naiklah (ketunggangan masing-masing) dan kami menunggangi (tunggang- an kami) dan kami berjalan. Ketika matahari telah meninggi, kami turun. Kemudian beliau saw. berwudu dan Bilal adzan utk melaksanakan sholat (shubuh yang ketinggalan). Rasulullah saw. melakukan sholat sunnah sebelum shubuh kemudian sholat shubuh setelah selesai beliau saw. menaiki tunggangannya.

 

Ada sementara yang berbisik pada temannya; ‘Apakah kifarat (tebusan) terhadap apa yang kita lakukan dengan mengurangi kesempurnaan shalat kita (at-tafrith fi ash-sholah)? Kemudian Rasulullah saw. bersabda: ’Bukankah aku sebagai teladan bagi kalian’?, dan selanjutnya beliau bersabda : ‘Sebetulnya jika karena tidur (atau lupa) berarti tidak ada tafrith (kelalaian atau kekurangan dalam pelaksanaan ibadah, maknanya juga tidak berdosa). Yang dinamakan kekurangan dalam pelaksanaan ibadah (tafrith) yaitu orang yang tidak melakukan (dengan sengaja) sholat sampai datang lagi waktu sholat lainnya….’. (Juga Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Imaran bin Husain dengan kata-kata yang mirip, begitu juga Imam Bukhori dari Imran bin Husain).

 

Hadits ini tidak lain berarti bahwa orang yang dinamakan lalai/meng- gampangkan sholat ialah bila meninggalkan sholat dengan sengaja dan dia berdosa, tapi bila karena tertidur atau lupa maka dia tidak berdosa, kedua-duanya wajib menggadha sholat yang ketinggalan tersebut. Dan dalam hadits ini tidak menyebutkan bahwa orang tidak boleh/haram menggadha sholat yang ketinggalan kecuali selain dari yang lupa atau tertidur, tapi hadits ini menyebutkan tidak ada kelalaian (berdosa) bagi orang yang meninggal- kan sholat karena tertidur atau lupa. Dengan demikian tidak ada dalam kalimat hadits larangan untuk menggadha sholat !

 

1.     Jabir bin Abdullah ra.meriwayatkan bahwa Umar bin Khattab ra. pernah datang pada hari (peperangan) Khandaq setelah matahari terbenam. Dia mencela orang kafir Quraisy, kemudian berkata; ‘Wahai Rasulullah, aku masih melakukan sholat Ashar hingga (ketika itu) matahari hampir terbenam’. Maka Rasulullah saw. menjawab : ‘Demi Allah aku tidak (belum) melakukan sholat Ashar itu’. Lalu kami berdiri (dan pergi) ke Bith-han. Beliau saw. berwudu untuk (melaksanakan) sholat dan kami pun berwudu untuk melakukannya. Beliau saw. (melakukan) sholat Ashar setelah matahari terbenam. Kemudian setelah itu beliau saw. melaksanakan sholat Maghrib. (HR.Bukhori dalam Bab ‘orang yg melakukan sholat bersama orang lain secara berjama’ah setelah waktunya lewat’, Imam Muslim I ;438 hadits nr. 631, meriwayatkannya juga, didalam Al-Fath II:68, dan pada bab ‘meng- gadha sholat yang paling utama’ dalam Al-Fath Al-Barri II:72)

 

1.     Begitu juga dalam kitab Fiqih empat madzhab atau Fiqih lima madzhab bab 25 sholat Qadha’ menulis: Para ulama sepakat (termasuk Imam Hanafi, Imam Malik, Imam Syafi’i dan lainnya) bahwa barangsiapa ketinggalan shalat fardhu maka ia wajib menggantinya/menggadhanya. Baik shalat itu ditinggal- kannya dengan sengaja, lupa, tidak tahu maupun karena ketiduran.

Memang terdapat perselisihan antara imam madzhab (Hanafi, Malik, Syafi’i dan lainnya), perselisihan antara mereka ini ialah apakah ada kewajiban qadha atas orang gila, pingsan dan orang mabuk.

 

1.     Dalam kitab fiqih Sunnah Sayyid Sabiq (bahasa Indonesia) jilid 2 hal. 195 bab Menggadha Sholat diterangkan: Menurut madzhab jumhur termasuk disini Imam Abu Hanifah, Imam Malik dan Imam Syafi’i mengatakan orang yang sengaja meninggalkan sholat itu berdosa dan ia tetap wajib meng- gadhanya. Yang menolak pendapat qadha dan ijma’ ulama ialah Ibnu Hazm dan Ibnu Taimiyyah, mereka ini membatalkan (tidak sah) untuk menggadha sholat !! Dalam buku ini diterangkan panjang lebar alasan dua imam ini. (Tetapi alasan dua imam ini terbantah juga oleh hadits-hadits diatas dan ijma’ para ulama pakar termasuk disini Imam Hanafi, Malik, Syafi’i dan ulama pakar lainnya yang mewajibkan qadha atas sholat yang sengaja ditinggal- kan. Mereka ini juga bathil dari sudut dalil dan berlawanan dengan madzhab jumhur—pen.).

 

Kesimpulan :

 

Kalau kita baca hadits-hadits diatas semuanya masalah qadha sholat, dengan demikian buat kita insya Allah sudah jelas bahwa menggadha/meng- gantikan sholat yang ketinggalan baik secara disengaja maupun tidak disengaja menurut ijma’ ulama hukumnya wajib, sebagaimana yang diutarakan oleh ulama-ulama pakar yang telah diakui oleh ulama-ulama dunia yaitu Imam Hanafi, Imam Malik dan Imam Syafi’i. Hanya perbedaan antara yang disengaja dan tidak disengaja ialah masalah dosanya jadi bukan masalah qadhanya.

 

Semoga dengan adanya dalil-dalil yang cukup jelas ini bisa menjadikan manfaat bagi kita semua. Semoga kita semua tidak saling cela-mencela atau merasa pahamnya/anutannya yang paling benar.

 

 

 

 

7. Dalil Sholat sunnah Qabliyah (sebelum) sholat Jum’at

 

Sebagian orang telah membid’ahkan sholat sunnah qabliyah jum’at ini. Menurut pandangan mereka hal ini tidak pernah dikerjakan oleh Rasulullah saw. atau para sahabat. Padahal kalau kita teliti cukup banyak hadits serta wejangan ulama pakar ahli fiqih dalam madzhab Syafi’i dan lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan sunnah- nya sholat qabliyah jum’at ini. Mari kita ikuti hadits-hadits yang berkaitan dengan sholat sunnah diantaranya :

 

Hadits riwayat Bukhori dan Muslim : “Dari Abdullah bin Mughaffal al-Muzanni, ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: ‘Antara dua adzan itu terdapat shalat’”. Menurut para ulama yang dimaksud antara dua adzan ialah antara adzan dan iqamah.

 

Mengenai hadits ini tidak ada seorang ulamapun yang meragukan keshohih- annya karena dia disamping diriwayatkan oleh Bukhori Muslim juga diriwayat kan oleh Ahmad dan Abu Ya’la dalam kitab Musnadnya. Dari hadits ini saja kita sudah dapat memahami bahwa Nabi saw. menganjurkan supaya diantara adzan dan iqamah itu dilakukan sholat sunnah dahulu, termasuk dalam katergori ini sholat sunnah qabliyah jum’at. Tetapi nyatanya para golongan pengingkar tidak mengamalkan amalan sunnah ini karena mereka anggap amalan bid’ah.

 

Riwayat dalam sunan Turmudzi II/18: “Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud bahwasanya beliau melakukan shalat sunnah qabliyah jum’at sebanyak empat raka’at dan sholat ba’diyah (setelah) jum’at sebanyak empat raka’at pula”.

 

Abdullah bin Mas’ud merupakan sahabat Nabi saw. yang utama dan tertua, dipercayai oleh Nabi sebagai pembawa amanah sehingga beliau selalu dekat dengan nabi saw. Beliau wafat pada tahun 32 H. Kalau seorang sahabat Nabi yang utama dan selalu dekat dengan beliau saw. mengamal- kan suatu ibadah, maka tentu ibadahnya itu diambil dari sunnah Nabi saw.

 

Penulis kitab Hujjatu Ahlis Sunnah Wal-Jama’ah setelah mengutip riwayat Abdullah bin Mas’ud tersebut mengatakan: “Secara dhohir (lahiriyah) apa yang dilakukan oleh Abdullah bin Mas’ud itu adalah berdasarkan petunjuk langsung dari Nabi Muhammad saw.”

 

Dalam kitab Sunan Turmudzi itu dikatakan pula bahwa Imam Sufyan ats-Tsauri dan Ibnul Mubarak beramal sebagaimana yang diamalkan oleh Abdullah bin Mas’ud ( Al-Majmu’ 1V/10).

Hadits riwayat Abu Daud: “Dari Ibnu Umar ra. bahwasanya ia senantiasa memanjangkan shalat qabliyyah jum’at. Dan ia juga melakukan shalat ba’diyyah jum’at dua raka’at. Ia menceriterakan bahwasanya Rasulullah saw. senantiasa melakukan hal yang demikian”.(Nailul Authar III/313).

 

 

Penilaian beberapa ulama mengenai hadits terakhir diatas ialah : Imam Syaukani berkata: ‘Menurut Hafidz al-Iraqi, hadits Ibnu Umar itu isnadnya shohih’. ; Hafidz Ibnu Mulqin dalam kitabnya yang berjudul Ar-Risalah berkata: ‘Isnadnya shohih tanpa ada keraguan’. ; Imam Nawawi dalam Al-Khulashah mengatakan : ‘Hadits tersebut shohih menurut persyaratan Imam Bukhori. Juga telah dikeluarkan oleh Ibnu Hibban dalam shohihnya’.

 

Hadits riwayat Ibnu Majah : “Dari Abu Hurairah dan Abu Sufyan dari Jabir, keduanya berkata; Telah datang Sulaik al-Ghathfani diketika Rasulullah saw. tengah berkhutbah (khotbah jum’at). Lalu Nabi saw. bertanya kepada- nya: ‘Apakah engkau sudah shalat dua raka’at sebelum datang kesini ?’ Dia menjawab; Belum. Nabi saw. bersabda; ‘Shalatlah kamu dua raka’at dan ringkaskan shalatmu itu’ “. (Nailul Authar III/318).

 

Jelas sekali dalam hadits ini bagaimana Rasulullah saw. menganjurkan (pada orang itu) shalat sunnah qabliyyah jum’at dua raka’at sebelum duduk mendengarkan khutbah. Juga dalam menerangkan hadits ini Syeikh Syihabuddin al-Qalyubi wafat 1070H mengatakan; bahwa hadits ini nyata dan jelas berkenaan dengan shalat sunnah qabliyah jum’at, bukan shalat tahiyyatul masjid. Hal ini dikarenakan tahiyyatul masjid tidak boleh dikerjakan dirumah atau diluar masjid melainkan harus dikerjakan di masjid.

 

Syeikh Umairoh berkata: Andai ada orang yang mengatakan bahwa yang disabdakan oleh Nabi itu mungkin sholat tahiyyatul masjid, maka dapat dijawab “Tidak Mungkin”. Sebab shalat tahiyyatul masjid tidak dapat dilaku- kan diluar masjid, sedangkan nabi saw. (waktu itu) bertanya; Apakah engkau sudah sholat sebelum (dirumahnya) datang kesini ? (Al-Qalyubi wa Umairoh 1/212).

 

Begitu juga Imam Syaukani ketika mengomentari hadits riwayat Ibnu Majah tersebut mengatakan dengan tegas :

Sabda Nabi saw. ‘sebelum engkau datang kesini’ menunjukkan bahwa sholat dua raka’at itu adalah sunnah qabliyyah jum’at dan bukan sholat sunnah tahiyyatul masjid“.(Nailul Authar III/318)

 

Mengenai derajat hadits riwayat Ibnu Majah itu Imam Syaukani berkata ; ‘Hadits Ibnu Majah ini perawi-perawinya adalah orang kepercayaan’. Begitu juga Hafidz al-Iraqi berkata: ‘Hadits Ibnu Majah ini adalah hadits shohih’.

 

Hadits riwayat Ibnu Hibban dan Thabrani: “Dari Abdullah bin Zubair, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda : ‘Tidak ada satupun sholat yang fardhu kecuali disunnahkan sebelumnya shalat dua raka’at’ “. Menurut kandungan hadits ini jelas bahwa disunnahkan juga shalat qabliyyah jum’at sebelum sholat fardhu jum’at dikerjakan.

 

Mengenai derajat hadits ini Imam Hafidz as-Suyuthi mengatakan : ‘Ini adalah hadits shohih’ dan Ibnu Hibban berkata ; ‘Hadits ini adalah shohih’. Sedang- kan Syeikh al-Kurdi berkata: “Dalil yang paling kuat untuk dijadikan pegang- an dalam hal disyariatkannya sholat sunnah dua raka’at qabliyyah jum’at adalah hadits yang dipandang shohih oleh Ibnu Hibban yakni hadits Abdullah bin Zubair yang marfu’ (bersambung sanadnya sampai kepada Nabi saw.) yang artinya: ‘Tidak ada satupun shalat yang fardhu kecuali disunnahkan sebelumnya shalat dua raka’at’ “.

Demikianlah beberapa hadits yang shohih diatas sebagai dalil disunnah- kannya sholat qabliyyah jum’at.

 

Sedangkan kesimpulan beberapa ulama ahli fiqih khususnya dalam madzhab Syafi’i tentang hukum sholat sunnah qabliyyah jum’at yang tertulis dalam kitab-kitab mereka ialah :

Hasiyah al-Bajuri 1/137 :

“Shalat jum’at itu sama dengan shalat Dhuhur dalam perkara yang disunnahkan untuknya. Maka disunnahkan sebelum jum’at itu empat raka’at dan sesudahnya juga empat raka’at”.

 

Al-Majmu’ Syarah Muhazzab 1V/9 :

“Disunnahkan shalat sebelum dan sesudah jum’at. Minimalnya adalah dua raka’at qabliyyah dan dua raka’at ba’diyyah (setelah sholat jum’at). Dan yang lebih sempurna adalah empat raka’at qabliyyah dan empat raka’at ba’diyyah’.

 

Iqna’ oleh Syeikh Khatib Syarbini 1/99 :

“Jum’at itu sama seperti shalat Dhuhur.Disunnahkan sebelumnya empat raka’at dan sesudahnya juga empat raka’at”.

 

Minhajut Thalibin oleh Imam Nawawi :

“Disunnahkan shalat sebelum Jum’at sebagaimana shalat sebelum Dzuhur”.

 

Begitu juga masih banyak pandangan ulama pakar berbagai madzhab mengenai sunnahnya sholat qabliyyah jum’at ini.

 

Dengan keterangan-keterangan singkat mengenai kesunnahan sholat qabliyyah jum’at, kita akan memahami bahwa ini semua adalah sunnah Rasulullah saw., bukan sebagai amalan bid’ah. Semoga kita semua diberi hidayah oleh Allah SWT.

8. Dalil mengangkat tangan waktu berdo’a

Sebagian golongan ada yang membid’ahkan mengangkat kedua tangan waktu berdo’a. Sebenarnya ini sama sekali tidak ada larangan dalam agama, malah sebaliknya ada hadits bahwa Rasulullah saw. mengangkat tangan waktu berdo’a. Begitupun juga ulama-ulama pakar dari berbagai madzhab (Hanafi, Maliki , Syafi’i dan lain sebagainya) selalu mengangkat tangan waktu berdo’a, karena hal ini termasuk adab atau tata tertib cara berdo’a kepada Allah SWT.

 

Dalam kitab Riyaadus Shalihin jilid 2 terjemahan bahasa Indonesia oleh Almarhum H.Salim Bahreisj cetakan keempat tahun 1978 meriwayatkan sebuah hadits berikut ini:

Sa’ad bin Abi Waqqash ra.berkata: Kami bersama Rasulullah saw. keluar dari Makkah menuju ke Madinah, dan ketika kami telah mendekati Azwara, tiba-tiba Rasulullah saw. turun dari kendaraannya, kemudian mengangkat kedua tangan berdo’a sejenak lalu sujud lama sekali, kemudian bangun mengangkat kedua tangannya berdo’a, kemudian sujud kembali, diulanginya perbuatan itu tiga kali. Kemudian berkata: ‘Sesungguhnya saya minta kepada Tuhan supaya di-izinkan memberikan syafa’at (bantuan) bagi ummat ku, maka saya sujud syukur kepada Tuhanku, kemudian saya mengangkat kepala dan minta pula kepada Tuhan dan diperkenankan untuk sepertiga, maka saya sujud syukur kepada Tuhan, kemudian saya mengangkat kepala berdo’a minta untuk ummatku, maka diterima oleh Tuhan, maka saya sujud syukur kepada Tuhanku’. (HR.Abu Dawud).

Dalam hadits ini menerangkan bahwa Rasulullah saw. tiga kali berdo’a sambil mengangkat tangannya setiap berdo’a, dengan demikian berdo’a sambil mengangkat tangan adalah termasuk sunnah Rasulullah saw.

 

Dalam Kitab Fiqih Sunnah Sayid Sabiq (bahasa Indonesia) jilid 4 cetakan pertama tahun 1978 halaman 274-275 diterbitkan oleh PT Alma’arif, Bandung Indonesia, dihalaman ini ditulis sebagai berikut :

Berdasarkan riwayat Abu Daud dari Ibnu Abbas ra., katanya :

“Jika kamu meminta (berdo’a kepada Allah SWT.) hendaklah dengan mengangkat kedua tanganmu setentang kedua bahumu atau kira-kira setentangnya, dan jika istiqhfar (mohon ampunan) ialah dengan menunjuk dengan sebuah jari, dan jika berdo’a dengan melepas semua jari-jemari tangan”.

Malah dalam hadits ini, kita diberi tahu sampai dimana batas sunnahnya mengangkat tangan waktu berdo’a, dan waktu mengangkat tangan tersebut disunnahkan dengan menunjuk sebuah jari waktu mohon ampunan, melepas semua jari-jari tangan (membuka telapak tangannya) waktu berdo’a selain istighfar.

 

Diriwayatkan dari Malik bin Yasar bahwa Rasulullah saw. bersabda :

“Jika kamu meminta Allah, maka mintalah dengan bagian dalam telapak tanganmu, jangan dengan punggungnya !” Sedang dari Salman, sabda Nabi saw. : “Sesungguhnya Tuhanmu yang Mahaberkah dan Mahatinggi adalah Mahahidup lagi Mahamurah, ia merasa malu terhadap hamba-Nya jika ia menadahkan tangan (untuk berdo’a) kepada-Nya, akan menolaknya dengan tangan hampa”.

Lihat hadits ini Allah SWT. tidak akan menolak do’a hamba-Nya waktu berdo’a sambil menadahkan tangan kepadaNya, dengan demikian do’a kita akan lebih besar harapan dikabulkan oleh-Nya!

 

Sedangkan hadits yang diriwayatkan Bukhori dan Muslim dari Anas bin Malik ra. menuturkan :

“Aku pernah melihat Rasulullah saw. mengangkat dua tangan keatas saat berdo’a sehingga tampak warna keputih-putihan pada ketiak beliau”.

 

Masih ada hadits yang beredar mengenai mengangkat tangan waktu berdo’a. Dengan hadits-hadits diatas ini, cukup buat kita sebagai dalil atas sunnahnya mengangkat tangan waktu berdo’a kepada Allah SWT. Bagi saudaraku muslim yang tidak mau angkat tangan waktu berdo’a, silahkan, tapi janganlah mencela atau membid’ahkan saudara muslim lainnya yang mengangkat tangan waktu berdo’a !. Karena mengangkat tangan waktu berdo’a adalah sebagai adab atau sopan santun cara berdo’a kepada Allah SWT. dan hal ini diamalkan oleh para salaf dan para ulama pakar (Imam Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Imam Ahmad –radhiyallahu ‘anhum– dan para imam lainnya).

Janganlah kita cepat membid’ahkan sesuatu amalan karena membaca satu hadits dan mengenyampingkan hadits lainnya. Semuanya ini amalan-amalan sunnah, siapa yang mengamalkan tersebut akan dapat pahala, dan yang tidak mengamalkan hal tersebut juga tidak berdosa. Karena membid’ahkan sesat sama saja mengharamkan amalan tersebut.

9. Menyebut nama Rasulullah saw. dengan awalan kata sayyidina atau maulana

Sebagian orang membid’ahkan panggilan Sayyidinaa atau Maulana didepan nama Muhammad Rasulullah saw., dengan alasan bahwa Rasulullah saw. sendiri yang menganjurkan kepada kita tanpa mengagung-agungkan dimuka nama beliau saw. Memang golongan ini mudah sekali membid’ahkan sesuatu amalan tanpa melihat motif makna yang dimaksud Bid’ah itu apa. Mari kita rujuk ayat-ayat Ilahi dan hadits-hadits Rasulullah saw. yang berkaitan dengan kata-kata sayyid.

 

Syeikh Muhammad Sulaiman Faraj dalam risalahnya yang berjudul panjang yaitu Dala’ilul-Mahabbah Wa Ta’dzimul-Maqam Fis-Shalati Was-Salam ‘AN Sayyidil-Anam dengan tegas mengatakan: Menyebut nama Rasulullah saw. dengan tambahan kata Sayyidina (junjungan kita) didepannya merupakan suatu keharusan bagi setiap muslim yang mencintai beliau saw. Sebab kata tersebut menunjukkan kemuliaan martabat dan ketinggian kedudukan beliau. Allah SWT.memerintahkan ummat Islam supaya menjunjung tinggi martabat Rasulullah saw., menghormati dan memuliakan beliau, bahkan melarang kita memanggil atau menyebut nama beliau dengan cara sebagaimana kita menyebut nama orang diantara sesama kita. Larangan tersebut tidak berarti lain kecuali untuk menjaga kehormatan dan kemuliaan Rasulullah saw. Allah SWT.berfirman :

“Janganlah kalian memanggil Rasul (Muhammad) seperti kalian memanggil sesama orang diantara kalian”. (QS.An-Nur : 63).

Dalam tafsirnya mengenai ayat diatas ini Ash-Shawi mengatakan: Makna ayat itu ialah janganlah kalian memanggil atau menyebut nama Rasulullah saw. cukup dengan nama beliau saja, seperti Hai Muhammad atau cukup dengan nama julukannya saja Hai Abul Qasim. Hendaklah kalian menyebut namanya atau memanggilnya dengan penuh hormat, dengan menyebut kemuliaan dan keagungannya. Demikianlah yang dimaksud oleh ayat tersebut diatas. Jadi, tidak patut bagi kita menyebut nama beliau saw.tanpa menunjukkan penghormatan dan pemuliaan kita kepada beliau saw., baik dikala beliau masih hidup didunia maupun setelah beliau kembali keharibaan Allah SWT. Yang sudah jelas ialah bahwa orang yang tidak mengindahkan ayat tersebut berarti tidak mengindahkan larangan Allah dalam Al-Qur’an. Sikap demikian bukanlah sikap orang beriman.

 

Menurut Ibnu Jarir, dalam menafsirkan ayat tersebut Qatadah mengatakan : Dengan ayat itu (An-Nur:63) Allah memerintahkan ummat Islam supaya memuliakan dan mengagungkan Rasulullah saw.

 

Dalam kitab Al-Iklil Fi Istinbathit-Tanzil Imam Suyuthi mengatakan: Dengan turunnya ayat tersebut Allah melarang ummat Islam menyebut beliau saw. atau memanggil beliau hanya dengan namanya, tetapi harus menyebut atau memanggil beliau dengan Ya Rasulullah atau Ya Nabiyullah. Menurut kenyataan sebutan atau panggilan demikian itu tetap berlaku, kendati beliau telah wafat.

 

Dalam kitab Fathul-Bari syarh Shahihil Bukhori juga terdapat penegasan seperti tersebut diatas, dengan tambahan keterangan sebuah riwayat berasal dari Ibnu ‘Abbas ra. yang diriwayatkan oleh Ad-Dhahhak, bahwa sebelum ayat tersebut turun kaum Muslimin memanggil Rasulullah saw. hanya dengan Hai Muhammad, Hai Ahmad, Hai Abul-Qasim dan lain sebagainya. Dengan menurunkan ayat itu Allah SWT. melarang mereka menyebut atau memanggil Rasulullah saw. dengan ucapan-ucapan tadi. Mereka kemudian menggantinya dengan kata-kata : Ya Rasulallah, dan Ya Nabiyallah.

Hampir seluruh ulama Islam dan para ahli Fiqih berbagai madzhab mempunyai pendapat yang sama mengenai soal tersebut, yaitu bahwa mereka semuanya melarang orang menggunakan sebutan atau panggilan sebagaimana yang dilakukan orang sebelum ayat tersebut diatas turun.

 

Didalam Al-Qur’an banyak terdapat ayat-ayat yang mengisyaratkan makna tersebut diatas. Antara lain firman Allah SWT. dalam surat Al-A’raf : 157 ; Al-Fath : 8-9, Al-Insyirah : 4 dan lain sebagainya. Dalam ayat-ayat ini Allah SWT. memuji kaum muslimin yang bersikap hormat dan memuliakan Rasulullah saw., bahkan menyebut mereka sebagai orang-orang yang beruntung. Juga firman Allah SWT. mengajarkan kepada kita tatakrama yang mana dalam firman-Nya tidak pernah memanggil atau menyebut Rasul-Nya dengan kalimat Hai Muhammad, tetapi memanggil beliau dengan kalimat Hai Rasul atau Hai Nabi.

 

Firman-firman Allah SWT. tersebut cukup gamblang dan jelas membuktikan bahwa Allah SWT. mengangkat dan menjunjung Rasul-Nya sedemikian tinggi, hingga layak disebut sayyidina atau junjungan kita Muhammad Rasulullah saw. Menyebut nama beliau saw. tanpa diawali dengan kata yang menunjuk- kan penghormatan, seperti sayyidina tidak sesuai dengan pengagungan yang selayaknya kepada kedudukan dan martabat beliau.

 

Dalam surat Aali-‘Imran:39 Allah SWT. menyebut Nabi Yahya as. dengan predikat sayyid :

“…Allah memberi kabar gembira kepadamu (Hai Zakariya) akan kelahiran seorang puteramu, Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang dari) Allah, seorang sayyid (terkemuka, panutan), (sanggup) menahan diri (dari hawa nafsu) dan Nabi dari keturunan orang-orang sholeh”.

 

Para penghuni neraka pun menyebut orang-orang yang menjerumuskan mereka dengan istilah saadat (jamak dari kata sayyid), yang berarti para pemimpin. Penyesalan mereka dilukiskan Allah SWT.dalam firman-Nya :

“Dan mereka (penghuni neraka) berkata : ‘Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati para pemimpin (sadatanaa) dan para pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan yang benar”. (S.Al-Ahzab:67).

 

Juga seorang suami dapat disebut dengan kata sayyid, sebagaimana yang terdapat dalam firman Allah SWT. dalam surat Yusuf : 25 :

“Wanita itu menarik qamis (baju) Yusuf dari belakang hingga koyak, kemudian kedua-duanya memergoki sayyid (suami) wanita itu didepan pintu”. Dalam kisah ini yang dimaksud suami ialah raja Mesir.

Demikian juga kata Maula yang berarti pengasuh, penguasa, penolong dan lain sebagainya. Banyak terdapat didalam Al-Qur’anul-Karim kata-kata ini, antara lain dalam surat Ad-Dukhan: 41 Allah berfirman :

“…Hari (kiamat) dimana seorang maula (pelindung) tidak dapat memberi manfaat apa pun kepada maula (yang dilindunginya) dan mereka tidak akan tertolong”.

Juga dalam firman Allah SWT. dalam Al-Maidah : 55 disebutkan juga kalimat Maula untuk Allah SWT., Rasul dan orang yang beriman.

 

Jadi kalau kata sayyid itu dapat digunakan untuk menyebut Nabi Yahya putera Zakariya, dapat digunakan untuk menyebut raja Mesir, bahkan dapat juga digunakan untuk menyebut pemimpin yang semuanya itu menunjuk kan kedudukan seseorangalasan apa yang dapat digunakan untuk menolak sebutan sayyid bagi junjungan kita Nabi Muhammad saw.

 

Demikian pula soal penggunaan kata maula . Apakah bid’ah jika seorang menyebut nama seorang Nabi yang diimani dan dicintainya dengan awalan sayyidina atau maulana ?!

 

Mengapa orang yang menyebut nama seorang pejabat tinggi pemerintahan, kepada para president, para raja atau menteri, atau kepada diri seseorang dengan awalan ‘Yang Mulia’ tidak dituduh berbuat bid’ah? Tidak salah kalau ada orang yang mengatakan, bahwa sikap menolak penggunaan kata sayyid atau maula untuk mengawali penyebutan nama Rasulullah saw. itu sesungguhnya dari pikiran meremehkan kedudukan dan martabat beliau saw. Atau sekurang-kurang hendak menyamakan kedudukan dan martabat beliau saw. dengan manusia awam/biasa.

Sebagaimana kita ketahui, dewasa ini masih banyak orang yang menyebut nama Rasulullah saw. tanpa diawali dengan kata sayyidina dan tanpa dilanjutkan dengan kalimat sallahu ‘alaihi wasallam (saw.). Menyebut nama Rasulullah dengan cara demikian menunjukkan sikap tak kenal hormat pada diri orang yang bersangkutan. Cara demikian itu lazim dilakukan oleh orang-orang diluar Islam, seperti kaum orientalis barat dan lain sebagainya. Sikap kaum orientalis ini tidak boleh kita tiru.

Banyak hadits-hadits shohih yang menggunakan kata sayyid, beberapa diantaranya ialah :

“Setiap anak Adam adalah sayyid. Seorang suami adalah sayyid bagi isterinya dan seorang isteri adalah sayyidah bagi keluarganya (rumah tangga nya)”. (HR Bukhori dan Adz-Dzahabi).

 

Jadi kalau setiap anak Adam saja dapat disebut sayyid, apakah anak Adam yang paling tinggi martabatnya dan paling mulia kedudukannya disisi Allah yaitu junjungan kita Nabi Muhammad saw. tidak boleh disebut sayyid ?

 

Didalam shohih Muslim terdapat sebuah hadits, bahwasanya Rasulullah saw. memberitahu para sahabatnya, bahwa pada hari kiamat kelak Allah SWT. akan menggugat hamba-hambaNya : “Bukankah engkau telah Ku-muliakan dan Ku-jadikan sayyid ?” (alam ukrimuka wa usaw.widuka?)

 

Makna hadits itu ialah, bahwa Allah SWT. telah memberikan kemuliaan dan kedudukan tinggi kepada setiap manusia. Kalau setiap manusia dikarunia kemuliaan dan kedudukan tinggi, apakah manusia pilihan Allah yang diutus sebagai Nabi dan Rasul tidak jauh lebih mulia dan lebih tinggi kedudukan dan martabatnya daripada manusia lainnya ? Kalau manusia-manusia biasa saja dapat disebut sayyid , mengapa Rasulullah saw. tidak boleh disebut sayyid atau maula ?

Dalil-dalil orang yang membantah dan jawabannya

 

– Ada sementara orang terkelabui oleh pengarang hadits palsu yang berbunyi: “Laa tusayyiduunii fis-shalah” artinya “Jangan menyebutku (Nabi Muhammad saw.) sayyid didalam sholat”. Tampaknya pengarang hadits palsu yang mengatas namakan Rasulullah saw. untuk mempertahankan pendiriannya itu lupa atau memang tidak mengerti bahwa didalam bahasa Arab tidak pernah terdapat kata kerja tusayyidu. Tidak ada kemungkinan sama sekali Rasulullah saw.mengucapkan kata-kata dengan bahasa Arab gadungan seperti yang dilukiskan oleh pengarang hadits palsu tersebut. Dilihat dari segi bahasanya saja, hadits itu tampak jelas kepalsuannya. Namun untuk lebih kuat membuktikan kepalsuan hadits tersebut baiklah kami kemukakan beberapa pendapat yang dinyatakan oleh para ulama.

 

Dalam kitab Al-Hawi , atas pertanyaan mengenai hadits tersebut Imam Jalaluddin As-Suyuthi menjawab tegas : “Tidak pernah ada (hadits tersebut), itu bathil !”.

Imam Al-Hafidz As-Sakhawi dalam kitab Al-Maqashidul-Al-Hasanah menegaskan : “ Hadits itu tidak karuan sumbernya ! “

 

Imam Jalaluddin Al-Muhli, Imam As-Syamsur-Ramli, Imam Ibnu Hajar Al-Haitsami, Imam Al-Qari, para ahli Fiqih madzhab Sayfi’i dan madzhab Maliki dan lain-lainnya, semuanya mengatakan : “Hadits itu sama sekali tidak benar”.

 

– Selain hadits palsu diatas tersebut, masih ada hadits palsu lainnya yang semakna, yaitu yang berbunyi : “La tu’adzdzimuunii fil-masjid” artinya ; “Jangan mengagungkan aku (Nabi Muhammad saw.) di masjid”.

 

Dalam kitab Kasyful Khufa Imam Al-Hafidz Al-‘Ajluni dengan tegas mengata- kan: “Itu bathil !”. Demikian pula Imam As-Sakhawi dalam kitab Maulid-nya yang berjudul Kanzul-‘Ifah menyatakan tentang hadits ini: “Kebohongan yang diada-adakan”.

Memang masuk akal kalau ada orang yang berkata seperti itu yakni jangan mengagungkan aku di masjid kepada para hadirin didalam masjid, sebab ucapannya itu merupakan tawadhu’ (rendah hati). Akan tetapi kalau dikatakan bahwa perkataan tersebut diucapkan oleh Rasulullah saw. atau sebagai hadits beliau saw., jelas hal itu suatu pemalsuan yang terlampau berani.

 

Mari kita lanjutkan tentang hadits-hadits yang menggunakan kata sayyid berikut ini:

 

– Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dalam Shohihnya bahwa Rasulullah saw.bersabda : “Aku sayyid anak Adam…” . Jelaslah bahwa kata sayyid dalam hal ini berarti pemimpin ummat, orang yang paling terhormat dan paling mulia dan paling sempurna dalam segala hal sehingga dapat menjadi panutan serta teladan bagi ummat yang dipimpinnya.

 

Ibnu ‘Abbas ra mengatakan, bahwa makna sayyid dalam hadits tersebut ialah orang yang paling mulia disisi Allah. Qatadah ra. mengatakan, bahwa Rasulullah saw. adalah seorang sayyid yang tidak pernah dapat dikalahkan oleh amarahnya.

 

– Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal, Ibnu Majah dan At-Turmudzi, Rasulullah saw. bersabda :

“Aku adalah sayyid anak Adam pada hari kiamat”. Surmber riwayat lain yang diketengahkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Bukhori dan Imam Muslim, mengatakan bahwa Rasulullah saw. bersabda : “Aku sayyid semua manusia pada hari kiamat”.

 

Hadit tersebut diberi makna oleh Rasulullah saw. sendiri dengan penjelas- annya: ‘Pada hari kiamat, Adam dan para Nabi keturunannya berada dibawah panjiku”.

Sumber riwayat lain mengatakan lebih tegas lagi, yaitu bahwa Rasulullah saw. bersabda : “Aku sayyid dua alam”.

 

– Riwayat yang berasal dari Abu Nu’aim sebagaimana tercantum didalam kitab Dala’ilun-Nubuwwah mengatakan bahwa Rasulullah saw. bersabda : “Aku sayyid kaum Mu’minin pada saat mereka dibangkitkan kembali (pada hari kiamat)”.

– Hadits lain yang diriwayatkan oleh Al-Khatib mengatakan, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Aku Imam kaum muslimin dan sayyid kaum yang bertaqwa”.

 

– Sebuah hadits yang dengan terang mengisyaratkan keharusan menyebut nama Rasulullah saw. diawali dengan kata sayyidina diketengahkan oleh Al-Hakim dalam Al-Mustadrak. Hadits yang mempunyai isnad shohih ini berasal dari Jabir bin ‘Abdullah ra. yang mengatakan sebagai berikut:

“Pada suatu hari kulihat Rasulullah saw. naik keatas mimbar. Setelah memanjatkan puji syukur kehadirat Allah saw. beliau bertanya : ‘Siapakah aku ini ?’ Kami menyahut: Rasulullah ! Beliau bertanya lagi: ‘Ya, benar, tetapi siapakah aku ini ?’. Kami menjawab : Muhammad bin ‘Abdullah bin ‘Abdul-Mutthalib bin Hasyim bin ‘Abdi Manaf ! Beliau kemudian menyatakan : ‘Aku sayyid anak Adam….’.

Riwayat hadits ini menjelaskan kepada kita bahwa Rasulullah saw. lebih suka kalau para sahabatnya menyebut nama beliau dengan kata sayyid. Dengan kata sayyid itu menunjukkan perbedaan kedudukan beliau dari kedudukan para Nabi dan Rasul terdahulu, bahkan dari semua manusia sejagat.

Semua hadits tersebut diatas menunjukkan dengan jelas, bahwa Rasulullah saw. adalah sayyid anak Adam, sayyid kaum muslimin, sayyid dua alam (al-‘alamain), sayyid kaum yang bertakwa. Tidak diragukan lagi bahwa menggunakan kata sayyidina untuk mengawali penyebutan nama Rasulullah saw. merupakan suatu yang dianjurkan bagi setiap muslim yang mencintai beliau saw.

 

– Demikian pula soal kata Maula, Imam Ahmad bin Hanbal di dalam Musnad nya, Imam Turmduzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah mengetengahkan sebuah hadits, bahwa Rasulullah saw. bersabda :

“Man kuntu maulahu fa ‘aliyyun maulahu” artinya : “Barangsiapa aku menjadi maula-nya (pemimpinnya). ‘Ali (bin Abi Thalib) adalah maula-nya…”

 

– Dari hadits semuanya diatas tersebut kita pun mengetahui dengan jelas bahwa Rasulullah saw. adalah sayyidina dan maulana (pemimpin kita). Demikian juga para ahlu-baitnya (keluarganya), semua adalah sayyidina. Al-Bukhori meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. pernah berkata kepada puteri beliau, Siti Fathimah ra :

“Yaa Fathimah amaa tardhiina an takuunii sayyidata nisaail mu’minin au sayyidata nisaai hadzihil ummati” artinya : “Hai Fathimah, apakah engkau tidak puas menjadi sayyidah kaum mu’minin (kaum orang-orang yang beriman) atau sayyidah kaum wanita ummat ini ?”

 

– Dalam shohih Muslim hadits tersebut berbunyi: “Yaa Fathimah amaa tardhiina an takuunii sayyidata nisaail mu’mininat au sayyidata nisaai hadzihil ummati” artinya : “Hai Fathimah, apakah engkau tidak puas menjadi sayyidah mu’mininat (kaum wanitanya orang-orang yang beriman) atau sayyidah kaum wanita ummat ini ?”

 

– Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Sa’ad, Rasulullah saw. berkata kepada puterinya (Siti Fathimah ra) :

“Amaa tardhiina an takuunii sayyidata sayyidata nisaa hadzihil ummati au nisaail ‘Alamina” artinya : “…Apakah engkau tidak puas menjadi sayyidah kaum wanita ummat ini, atau sayyidah kaum wanita sedunia ?”

Demikianlah pula halnya terhadap dua orang cucu Rasulullah saw. Al-Hasan dan Al-Husain radhiyallahu ‘anhuma. Imam Bukhori dan At-Turmudzi meriwayatkan sebuah hadits yang berisnad shohih bahwa pada suatu hari Rasulullah saw. bersabda : “Al-Hasanu wal Husainu sayyida asybaabi ahlil jannati” artinya : “Al-Hasan dan Al-Husain dua orang sayyid pemuda ahli surga”.

Berdasarkan hadits-hadits diatas itu kita menyebut puteri Rasulullah saw. Siti Fathimah Az-Zahra dengan kata awalan sayyidatuna. Demikianlah pula terhadap dua orang cucu Rasulullah saw. Al-Hasan dan Al-Husain radhiyallahu ‘anhuma.

 

– Ketika Sa’ad bin Mu’adz ra. diangkat oleh Rasulullah saw. sebagai penguasa kaum Yahudi Bani Quraidah (setelah mereka tunduk kepada kekuasaan kaum muslimin), Rasulullah saw. mengutus seorang memanggil Sa’ad supaya datang menghadap beliau. Sa’ad datang berkendaraan keledai, saat itu Rasulullah saw. berkata kepada orang-orang yang hadir: “Guumuu ilaa sayyidikum au ilaa khoirikum” artinya : “Berdirilah menghormati sayyid (pemimpin) kalian, atau orang terbaik diantara kalian”.

Rasulullah saw. menyuruh mereka berdiri bukan karena Sa’ad dalam keadaan sakit

sementara fihak menafsirkan mereka disuruh berdiri untuk menolong Sa’ad turun dari keledainya, karena dalam keadaan sakit sebab jika Sa’ad dalam keadaan sakit, tentu Rasulullah saw. tidak menyuruh mereka semua menghormat kedatangan Sa’ad, melainkan menyuruh beberapa orang saja untuk berdiri menolong Sa’ad.

Sekalipun –misalnya– Rasulullah saw. melarang para sahabatnya berdiri menghormati beliau saw., tetapi beliau sendiri malah memerintahkan mereka supaya berdiri menghormati Sa’ad bin Mu’adz, apakah artinya ? Itulah tatakrama Islam. Kita harus dapat memahami apa yang dikehendaki oleh Rasulullah saw. dengan larangan dan perintahnya mengenai soal yang sama itu. Tidak ada ayah, ibu , kakak dan guru yang secara terang-terangan minta dihormati oleh anak, adik dan murid, akan tetapi si anak, si adik dan si murid harus merasa dirinya wajib menghormati ayahnya, ibunya, kakaknya dan gurunya. Demikian juga Rasulullah saw. sekalipun beliau menyadari kedudukan dan martabatnya yang sedemikian tinggi disisi Allah SWT, beliau tidak menuntut supaya ummatnya memuliakan dan mengagung-agungkan beliau. Akan tetapi kita, ummat Rasulullah saw., harus merasa wajib menghormati, memuliakan dan mengagungkan beliau saw.

 

Allah SWT. berfirman dalam Al-Ahzab: 6 : “Bagi orang-orang yang beriman, Nabi (Muhammad saw.) lebih utama daripada diri mereka sendiri, dan para isterinya adalah ibu-ibu mereka”.

 

Ibnu ‘Abbas ra. menyatakan: Beliau adalah ayah mereka’ yakni ayah semua orang beiman! Ayat suci diatas ini jelas maknanya, tidak memerlukan penjelasan apa pun juga, bahwa Rasulullah saw. lebih utama dari semua orang beriman dan para isteri beliau wajib dipandang sebagai ibu-ibu seluruh ummat Islam ! Apakah setelah keterangan semua diatas ini orang yang menyebut nama beliau dengan tambahan kata awalan sayyidina atau maulana pantas dituduh berbuat bid’ah? Semoga Allah SWT. memberi hidayah kepada kita semua. Amin

 

– Ibnu Mas’ud ra. mengatakan kepada orang-orang yang menuntut ilmu kepadanya: “Apabila kalian mengucapkan shalawat Nabi hendaklah kalian mengucapkan shalawat dengan sebaik-baiknya. Kalian tidak tahu bahwa sholawat itu akan disampaikan kepada beliau saw., karena itu ucapkanlah : ‘Ya Allah, limpahkanlah shalawat-Mu, rahmat-Mu dan berkah-Mu kepada Sayyidul-Mursalin (pemimpin para Nabi dan Rasulullah) dan Imamul-Muttaqin (Panutan orang-orang bertakwa)”

 

– Para sahabat Nabi juga menggunakan kata sayyid untuk saling menyebut nama masing-masing, sebagai tanda saling hormat-menghormati dan harga-menghargai. Didalam Al-Mustadrak Al-Hakim mengetengahkan sebuah hadits dengan isnad shohih, bahwa “Abu Hurairah ra. dalam menjawab ucapan salam Al-Hasan bin ‘Ali ra. selalu mengatakan “Alaikassalam ya sayyidi”. Atas pertanyaan seorang sahabat ia menjawab: ‘Aku mendengar sendiri Rasulullah saw. menyebutnya (Al-Hasan ra.) sayyid’ “.

 

– Ibnu ‘Athaillah dalam bukunya Miftahul-Falah mengenai pembicaraannya soal sholawat Nabi mewanti-wanti pembacanya sebagai berikut: “Hendak- nya anda berhati-hati jangan sampai meninggalkan lafadz sayyidina dalam bersholawat, karena didalam lafadz itu terdapat rahasia yang tampak jelas bagi orang yang selalu mengamalkannya”. Dan masih banyak lagi wejangan para ulama pakar cara sebaik-baiknya membaca sholawat pada Rasulullah saw. yang tidak tercantum disini.

 

Nah, kiranya cukuplah sudah uraian diatas mengenai penggunaan kata sayyidina atau maulana untuk mengawali penyebutan nama Rasulullah saw. Setelah orang mengetahui banyak hadits Nabi yang menerangkan persoalan itu yakni menggunakan kata awalan sayyid, apakah masih ada yang bersikeras tidak mau menggunakan kata sayyidina dalam menyebut nama beliau saw.?, dan apanya yang salah dalam hal ini ?

Apakah orang yang demikian itu hendak mengingkari martabat Rasulullah saw. sebagai Sayyidul-Mursalin (penghulu para Rasulullah) dan Habibu Rabbil-‘alamin (Kesayangan Allah Rabbul ‘alamin) ?

 

Bagaimana tercelanya orang yang berani membid’ahkan penyebutan sayyidina atau maulana dimuka nama beliau saw.? Yang lebih aneh lagi sekarang banyak diantara golongan pengingkar ini sendiri yang memanggil nama satu sama lain diawali dengan sayyid atau minta juga agar mereka dipanggil sayyid dimuka nama mereka !

10. Penggunaan Tasbih bukanlah bid’ah sesat.

Sering yang kita dengar dari golongan muslimin diantaranya dari madzhab Wahabi/Salafi dan pengikutnya yang melarang orang menggunakan Tasbih waktu berdzikir. Sudah tentu sebagaimana kebiasaan golongan ini alasan mereka melarang dan sampai-sampai berani membid’ahkan sesat karena menurut paham mereka bahwa Rasulullah saw. para sahabat tidak ada yang menggunakan tasbih waktu berdzikir !

‘Tasbih’ atau yang dalam bahasa Arab disebut dengan nama ‘Subhah’ adalah butiran-butiran yang dirangkai untuk menghitung jumlah banyaknya dzikir yang diucapkan oleh seseorang, dengan lidah atau dengan hati. Dalam bahasa Sanskerta kuno, tasbih disebut dengan nama Jibmala yang berarti hitungan dzikir.

 

Orang berbeda pendapat mengenai asal-usul penggunaan tasbih. Ada yang mengatakan bahwa tasbih berasal dari orang Arab, tetapi ada pula yang mengatakan bahwa tasbih berasal dari India yaitu dari kebiasaan orang-orang Hindu. Ada pula orang yang mengatakan bahwa pada mulanya kebiasaan memakai tasbih dilakukan oleh kaum Brahmana di India. Setelah Budhisme lahir, para biksu Budha menggunakan tasbih menurut hitungan Wisnuisme, yaitu 108 butir. Ketika Budhisme menyebar keberbagai negeri, para rahib Nasrani juga menggunakan tasbih, meniru biksu-biksu Budha. Semuanya ini terjadi pada zaman sebelum islam.

 

Kemudian datanglah Islam, suatu agama yang memerintahkan para pemeluk nya untuk berdzikir (ingat) juga kepada Allah SWT. sebagai salah satu bentuk peribadatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.. Perintah dzikir bersifat umum, tanpa pembatasan jumlah tertentu dan tidak terikat juga oleh keadaan-keadaan tertentu. Banyak sekali firman Allah SWT. dalam Al-Qur’an agar orang banyak berdzikir dalam setiap keadaan atau situasi, umpama berdzikir sambil berdiri, duduk, berbaring dan lain sebagainya.

 

Sehubungan dengan itu terdapat banyak hadits yang menganjurkan jumlah dan waktu berdzikir, misalnya seusai sholat fardhu yaitu tiga puluh tiga kali dengan ucapan Subhanallah, tiga puluh tiga kali Alhamdulillah dan tiga puluh tiga kali Allahu Akbar, kemudian dilengkapi menjadi seratus dengan ucapan kalimat tauhid ‘Laa ilaaha illallahu wahdahu….’. Kecuali itu terdapat pula hadits-hadits lain yang menerangkan keutamaan berbagai ucapan dzikir bila disebut sepuluh atau seratus kali. Dengan adanya hadits-hadits yang menetapkan jumlah dzikir seperti itu maka dengan sendirinya orang yang berdzikir perlu mengetahui jumlahnya yang pasti.

 

 

 

 

 

Hadits-hadits yang berkaitan dengan cara menghitung dzikir

 

Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasai dan Al-Hakim berasal dari Ibnu Umar ra. yang mengatakan:

“Rasulullah saw. menghitung dzikirnya dengan jari-jari dan menyarankan para sahabatnya supaya mengikuti cara beliau saw.”. Para Imam ahli hadits tersebut juga meriwayatkan sebuah hadits berasal dari Bisrah, seorang wanita dari kaum Muhajirin, yang mengatakan bahwa Rasulullah saw. pernah berkata:

“Hendaklah kalian senantiasa bertasbih (berdzikir), bertahlil dan bertaqdis (yakni berdzikir dengan menyebut ke–Esa-an dan ke-Suci-an Allah SWT.). Janganlah kalian sampai lupa hingga kalian akan melupakan tauhid. Hitunglah dzikir kalian dengan jari, karena jari-jari kelak akan ditanya oleh Allah dan akan diminta berbicara” .

 

Perhatikanlah: Anjuran menghitung dengan jari dalam hadits itu tidak berarti melarang orang menghitung dzikir dengan cara lain !!!. Untuk mengharamkan atau memunkarkan suatu amalan haruslah mendatangkan nash yang khusus tentang itu, tidak seenaknya sendiri saja!!

 

Imam Tirmidzi, Al-Hakim dan Thabarani meriwayatkan sebuah hadits berasal dari Shofiyyah yang mengatakan: “Bahwa pada suatu saat Rasulullah saw. datang kerumahnya. Beliau melihat empat ribu butir biji kurma yang biasa digunakan oleh Shofiyyah untuk menghitung dzikir. Beliau saw. bertanya; ‘Hai binti Huyay, apakah itu ?‘ Shofiyyah menjawab ; ‘Itulah yang kupergunakan untuk menghitung dzikir’. Beliau saw. berkata lagi; ‘Sesungguhnya engkau dapat berdzikir lebih banyak dari itu’. Shofiyyah menyahut; ‘Ya Rasulullah, ajarilah aku’. Rasulullah saw. kemudian berkata; ‘Sebutlah, Maha Suci Allah sebanyak ciptaan-Nya’ ”. (Hadits shohih).

 

Abu Dawud dan Tirmidzi meriwayatkan sebuah hadits yang dinilai sebagai hadits hasan/baik oleh An-Nasai, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan Al-Hakim yaitu hadits yang berasal dari Sa’ad bin Abi Waqqash ra. yang mengatakan:

“Bahwa pada suatu hari Rasulullah saw. singgah dirumah seorang wanita. Beliau melihat banyak batu kerikil yang biasa dipergunakan oleh wanita itu untuk menghitung dzikir. Beliau bertanya; ‘Maukah engkau kuberitahu cara yang lebih mudah dari itu dan lebih afdhal/utama ?’ Sebut sajalah kalimat-kalimat sebagai berikut :

‘Subhanallahi ‘adada maa kholaga fis samaai, subhanallahi ‘adada maa kholaga fil ardhi, subhanallahi ‘adada maa baina dzaalika, Allahu akbaru mitslu dzaalika, wal hamdu lillahi mitslu dzaalika, wa laa ilaaha illallahu mitslu dzaalika wa laa guwwata illaa billahi mitslu dzaalika’ ”.

Yang artinya : ‘Maha suci Allah sebanyak makhluk-Nya yang dilangit, Maha suci Allah sebanyak makhluk-Nya yang dibumi, Maha suci Allah sebanyak makhluk ciptaan-Nya. (sebutkan juga) Allah Maha Besar, seperti tadi, Puji syukur kepada Allah seperti tadi, Tidak ada Tuhan selain Allah, seperti tadi dan tidak ada kekuatan kecuali dari Allah, seperti tadi !’ “.

Lihat dua hadits diatas ini, Rasulullah saw. melihat Shofiyyah menggunakan biji kurma untuk menghitung dzikirnya, beliau saw. tidak melarangnya atau tidak mengatakan bahwa dia harus berdzikir dengan jari-jarinya, malah beliau saw. berkata kepadanya engkau dapat berdzikir lebih banyak dari itu !! Begitu juga beliau saw. tidak melarang seorang wanita lainnya yang menggunakan batu kerikil untuk menghitung dzikirnya dengan kata lain beliau saw. tidak mengatakan kepada wanita itu, buanglah batu kerikil itu dan hitunglah dzikirmu dengan jari-jarimu !

Beliau saw. malah mengajarkan kepada mereka berdua bacaan-bacaan yang lebih utama dan lebih mudah dibaca. Sedangkan berapa jumlah dzikir yang harus dibaca, tidak ditentukan oleh Rasulullah saw. jadi terserah kemampuan mereka.

Banyak riwayat bahwa para sahabat Nabi saw. dan kaum salaf yang sholeh pun menggunakan biji kurma, batu-batu kerikil, bundelan-bundelan benang dan lain sebagainya untuk menghitung dzikir yang dibaca. Ternyata tidak ada orang yang menyalahkan atau membid’ahkan sesat mereka !!

 

Imam Ahmad bin Hanbal didalam Musnadnya meriwayatkan bahwa seorang sahabat Nabi yang bernama Abu Shofiyyah menghitung dzikirnya dengan batu-batu kerikil. Riwayat ini dikemukakan juga oleh Imam Al-Baihaqi dalam Mu’jamus Shahabah; ”‘bahwa Abu Shofiyyah, maula Rasulullah saw. menghamparkan selembar kulit kemudian mengambil sebuah kantong berisi batu-batu kerikil, lalu duduk berdzikir hingga tengah hari. Setelah itu ia menyingkirkannya. Seusai sholat dhuhur ia mengambilnya lagi lalu berdzikir hingga sore hari “.

 

Abu Dawud meriwayatkan; ‘bahwa Abu Hurairah ra. mempunyai sebuah kantong berisi batu kerikil. Ia duduk bersimpuh diatas tempat tidurnya ditunggui oleh seorang hamba sahaya wanita berkulit hitam. Abu Hurairah berdzikir dan menghitungnya dengan batu-batu kerikil yang berada dalam kantong itu. Bila batu-batu itu habis dipergunakan, hamba sahayanya menyerahkan kembali batu-batu kerikil itu kepadanya’.

 

Abu Syaibah juga mengutip hadits ‘Ikrimah yang mengatakan; ‘bahwa Abu Hurairah mempunyai seutas benang dengan bundelan seribu buah. Ia baru tidur setelah berdzikir dua belas ribu kali’.

 

Imam Ahmad bin Hanbal dalam Musnadnya bab Zuhud mengemukakan; ‘bahwa Abu Darda ra. mempunyai sejumlah biji kurma yang disimpan dalam kantong. Usai sholat shubuh biji kurma itu dikeluarkan satu persatu untuk menghitung dzikir hingga habis’

.

Abu Syaibah juga mengatakan; ‘bahwa Sa’ad bin Abi Waqqash ra menghitung dzikirnya dengan batu kerikil atau biji kurma. Demikian pula Abu Sa’id Al-Khudri.

 

Dalam kitab Al-Manahil Al-Musalsalah Abdulbaqi mengetengahkan sebuah riwayat yang mengatakan; ‘bahwa Fathimah binti Al-Husain ra mempunyai benang yang banyak bundelannya untuk menghitung dzikir.

 

Dalam kitab Al-Kamil , Al-Mubarrad mengatakan; “bahwa ‘Ali bin ‘Abdullah bin ‘Abbas ra (wafat th 110 H) mempunyai lima ratus butir biji zaitun. Tiap hari ia menghitung raka’at-raka’at sholat sunnahnya dengan biji itu, sehingga banyak orang yang menyebut namanya dengan ‘Dzu Nafatsat’ “.

 

Abul Qasim At-Thabari dalam kitab Karamatul-Auliya mengatakan: ‘Banyak sekali orang-orang keramat yang menggunakan tasbih untuk menghitung dzikir, antara lain Syeikh Abu Muslim Al-Khaulani dan lain-lain’.

 

Menurut riwayat bentuk tasbih yang kita kenal pada zaman sekarang ini baru dipergunakan orang mulai abad ke 2 Hijriah. Ketika itu nama ‘tasbih’ belum digunanakan untuk menyebut alat penghitung dzikir. Hal itu diperkuat oleh Az-Zabidi yang mengutip keterangan dari gurunya didalam kitab Tajul-‘Arus . Sejak masa itu tasbih mulai banyak dipergunakan orang dimana-mana. Pada masa itu masih ada beberapa ulama yang memandang penggunaan tasbih untuk menghitung dzikir sebagai hal yang kurang baik. Oleh karena itu tidak aneh kalau ada orang yang pernah bertanya pada seorang Waliyullah yang bernama Al-Junaid: ‘Apakah orang semulia anda mau memegang tasbih ?. Al-Junaid menjawab: ‘Jalan yang mendekatkan diriku kepada Allah SWT. tidak akan kutinggalkan’.(Ar-Risalah Al-Qusyariyyah).

 

Sejak abad ke 5 Hijriah penggunaan tasbih makin meluas dikalangan kaum muslimin, termasuk kaum wanitanya yang tekun beribadah. Tidak ada berita riwayat, baik yang berasal dari kaum Salaf maupun dari kaum Khalaf (generasi muslimin berikutnya) yang menyebutkan adanya larangan penggunaan tasbih, dan tidak ada pula yang memandang penggunaan tasbih sebagai perbuatan munkar!!

 

Pada zaman kita sekarang ini bentuk tasbih terdiri dari seratus buah butiran atau tiga puluh tiga butir, sesuai dengan jumlah banyaknya dzikir yang disebut-sebut dalam hadits-hadits shohih. Bentuk tasbih ini malah lebih praktis dan mudah dibandingkan pada masa zaman nya Rasulullah saw. dan masa sebelum abad kedua Hijriah. Begitu juga untuk menghitung jumlah dzikir agama Islam tidak menetapkan cara tertentu. Hal itu diserahkan kepada masing-masing orang yang berdzikir.

 

Cara apa saja untuk menghitung bacaan dzikir itu asalkan bacaan dan alat menghitung yang tidak yang dilarang menurut Kitabullah dan Sunnah Rasulullah saw. itu mustahab/baik untuk diamalkan. Berdasarkan riwayat-riwayat hadits yang telah dikemukakan diatas jelaslah, bahwa menghitung dzikir bukan dengan jari adalah sah/boleh. Begitu juga benda apa pun yang digunakan sebagai tasbih untuk menghitung dzikir, tidak bisa lain, orang tetap menggunakan tangan atau jarinya juga, bukan menggunakan kakinya!! Dengan demikian jari-jari ini juga digunakan untuk kebaikan !! Malah sekarang banyak kita para ulama pakar maupun kaum muslimin lainnya sering menggunakan tasbih bila berdzikir.

 

Jadi masalah menghitung dengan butiran-butiran tasbih sesungguhnya tidak perlu dipersoalkan, apalagi kalau ada orang yang menganggapnya sebagai ‘bid’ah dholalah’. Yang perlu kita ketahui ialah : Manakah yang lebih baik, menghitung dzikir dengan jari tanpa menggunakan tasbih ataukah dengan menggunakan tasbih ?

Menurut Ibnu ‘Umar ra. menghitung dzikir dengan jari (daripada dengan batu kerikil, biji kurma dll) lebih afdhal/utama. Akan tetapi Ibnu ‘Umar juga mengatakan jika orang yang berdzikir tidak akan salah hitung dengan menggunakan jari, itulah yang afdhal. Jika tidak demikian maka mengguna- kan tasbih lebih afdhal.

 

Perlu juga diketahui, bahwa menghitung dzikir dengan tasbih disunnahkan menggunakan tangan kanan, yaitu sebagaimana yang dilakukan oleh kaum Salaf. Hal itu disebut dalam hadits-hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan lain-lain. Dalam soal dzikir yang paling penting dan wajib diperhatikan baik-baik ialah kekhusyu’an, apa yang diucapkan dengan lisan juga dalam hati mengikutinya. Maksudnya bila lisan mengucapkan Subhanallah maka dalam hati juga memantapkan kata-kata yang sama yaitu Subhanallah. Allah SWT. melihat apa yang ada didalam hati orang yang berdzikir, bukan melihat kepada benda (tasbih) yang digunakan untuk menghitung dzikir!! Wallahu a’lam.

 

Insya Allah dengan keterangan singkat ini, para pembaca bisa menilai sendiri apakah benar yang dikatakan golongan pengingkar bahwa penggunaan Tasbih adalah munkar, bid’ah dholalah/sesat dn lain sebagainya ??? Semoga Allah SWT. memberi hidayah kepada semua kaum muslimin. Amin.

 

Semoga dengan keterangan sebelumnya mengenai akidah golongan Wahabi/Salafi serta pengikutnya dan keterangan bid’ah yang singkat ini insya-Allah bisa membuka hati kita masing-masing agar tidak mudah mensesatkan, mengkafirkan dan sebagainya pada saudara muslim kita sendiri yang sedang melakukan ritual-ritual Islam begitu juga yang berlainan madzhab dengan madzhab kita.

 

 

 

11. Bagaimana hukum menyuguhkan makanan baik kepada para jamaah yang datang membacakan tahlil bagi si mayit maupun bagi para pentakziah?

Ada dua pendapat di kalangan ulama berkaitan dengan hukum menyuguhkan makanan dari pihak keluarga si mayit kepada para jamaah tahlilan maupun orang-orang yang datang bertakziyah.

 

a. Pendapat yang menyatakan makruh. Hal ini didasarkan pada dua hadits:

 

Pertama, hadits Jarir bin Abdullah al-Bajali yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Ibn Majah dengan sanad yang shahih. Jarir bin Abdullah berkata: “Kami menganggap berkumpul pada keluarga mayit dan penyuguhan makanan dari pihak keluarga mayit bagi mereka (yang berkumpul) termasuk niyahah (ratapan).” Berdasarkan hadits ini, para ulama madzhab Hanafi berpendapat makruh memberikan makanan pada hari pertama, kedua, ketiga dan setelah tujuh hari kepada pentakziyah sebagaimana ditegaskan oleh al-Imam Ibn Abidin dalam Hasyiyah Radd al-Muhtar juz 2 hlm. 240.

Kedua, Hadits riwayat al-Tirmidzi, al-Hakim dan lain-lainnya, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Buatkan makanan bagi keluarga Ja’far, karena mereka sekarang sibuk mendengar kematian Ja’far.” Para ulama berpendapat, bahwa yang disunnatkan sebenarnya adalah tetangga keluarga mayit atau kerabat-kerabat mereka yang jauh membuatkan makanan bagi keluarga mayit yang sedang berduka, yang cukup bagi kebutuhan mereka dalam waktu selama sehari semalam. Pendapat ini diikuti oleh mayoritas fuqaha, dan mayoritas ulama madzahib al-arba’ah. Dan ini juga merupakan praktek warga Nahdliyin, saat ada tetangga meninggal, maka para tetangga takziyah dengan membawa beras, uang serta membantu memasak untuk keluarga musibah dan memasak bagi yang bertakziah yang mana makanan itu berasal dari tetangga2 sekitar dan sama sekali tidak mengambil harta dari keluarga musibah.

 

b. Ulama yang lain berpendapat bolehnya menyuguhkan makanan dari pihak keluarga mayit bagi para jamaah tahlilan maupun para pentakziyah, meskipun pada masa-masa tiga hari hari pertama pra meninggalnya si mayit. Hal ini didasarkan pada beberapa dalil antara lain:

Pertama, Ahmad bin Mani’ meriwayatkan dalam Musnad-nya dari jalur al-Ahnaf bin Qais yang berkata: “Setelah Khalifah Umar bin al-Khaththab ditikam, maka beliau menginstruksikan agar Shuhaib yang bertindak sebagai imam shalat selama tiga hari dan memerintahkan menyuguhkan makanan bagi orang-orang yang datang bertakziyah.” Menurut al-Hafizh Ibn Hajar, sanad hadits ini bernilai hasan. (Lihat al-Hafizh Ibn Hajar, al-Mathalib al-’Aliyah fi Zawaid al-Masanid al-Tsamaniyah, juz 1, hlm. 199, hadits no. 709).

Kedua, al-Imam Ahmad bin Hanbal meriwayatkan dalam kitab al-Zuhd dari al-Imam Thawus (ulama salaf dari generasi tabi’in), yang berkata: “Sesungguhnya orang-orang yang meninggal dunia itu diuji oleh di dalam kubur mereka selama tujuh hari. Mereka (para generasi salaf) menganjurkan mengeluarkan sedekah makanan untuk mereka selama tujuh hari tersebut.” Menurut al-Hafizh Ibn Hajar, sanad hadits ini kuat (shahih). (Lihat, al-Hafizh Ibn Hajar, al-Mathalib al-’Aliyah, juz 1, hlm. 199, hadits no. 710).

 

Ketiga, “Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam pada sebuah jenazah, maka aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam berada diatas kubur berpesan kepada penggali kubur : “perluaskanlah olehmu dari bagian kakinya, dan juga luaskanlah pada bagian kepalanya”, Maka tatkala telah kembali dari kubur, seorang wanita (istri mayyit, red) mengundang (mengajak) Rasulullah, maka Rasulullah datang seraya didatangkan (disuguhkan) makanan yang diletakkan dihadapan Rasulullah, kemudian diletakkan juga pada sebuah perkumpulan (qaum/sahabat), kemudian dimakanlah oleh mereka. Maka ayah-ayah kami melihat Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam makan dengan suapan, dan bersabda:

“aku mendapati daging kambing yang diambil tanpa izin pemiliknya”. Kemudian wanita itu berkata : “wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah mengutus ke Baqi’ untuk membeli kambing untukku, namun tidak menemukannya, maka aku mengutus kepada tetanggaku untuk membeli kambingnya kemudian agar di kirim kepadaku, namun ia tidak ada, maka aku mengutus kepada istinya (untuk membelinya) dan ia kirim kambing itu kepadaku, maka Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda : “berikanlah makanan ini untuk tawanan”. (Sunan Abi Daud no. 3332 ; As-Sunanul Kubrra lil-Baihaqi no. 10825 ; hadits ini shahih ; Misykaatul Mafatih [5942] At-Tabrizi dan Mirqatul Mafatih syarh Misykah al-Mashabih [5942] karangan al-Mulla ‘Alial-Qari, hadits tersebut dikomentari shahih. Lebih jauh lagi, didalam kitab tersebut disebutkan dengan lafadz berikut :

(استقبله داعي امرأته) ، أي: زوجة المتوفى

“Rasulullah menerima ajakan wanitanya, yakni istri dari yang wafat”.)

 

 

 

12. Hukum Duduk Bersama Untuk Berdzikir

Alhamdulillah, di bumi Sunni Syafi`i, Indonesia ini masih banyak umat Islam yang mengamalkan ajaran Nabi saw., antara lain yang disebutkan dalam hadits hasan riwayat Imam Tirmidzi dari Abu Hurairah, Nabi saw. bersabda : Maa qa`ada qaumun lam yadzkurullaha fiihi walam yushallu `alan nabiyyi shallallahu alaihi wasallam, illaa kaana alaihim hasratan yaumal qiyaamah, (tidaklah suatu kaum yang duduk di suatu tempat, dan tidak berdzikir kepada Allah dan tidak pula bershalawat untuk Nabi saw., kecuali mereka akan ditimpa penyesalan pada hari kiamat). Yang dinamakan kaum dalam hadits di atas adalah sekelompok orang yang duduk bersama dalam suatu majelis. Jika saja yang dimaksudkan adalah perorangan, maka Nabi saw. cukup mengatakan maa qa`ada rajulun (tidaklah seseorang yang duduk), tetapi Nabi saw. mengatakan qaumun (suatu kaum).

 

Artinya baik mereka membacanya secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama, bahkan pemahaman yang lebih dekat dengan kebenaran, adalah secara bersama-sama, baik dengan suara pelan dan lirih, yang hanya dapat didengarkan oleh dirinya sendiri, maupun dengan mengangkat suara secara wajar sehingga terdengar suara lantunan-lantunan dzikir yang menentramkan jiwa, hal ini sama seperti yang dilakukan umat Islam di saat menggemakan takbiran di malam Hari Raya secara bersama-sama dengan suara keras. Semua cara dalam menghidupkan majelis dzikir dan shalawat yang dilakukan oleh suatu kaum secara bersama-sama, tidak ada larangan secara spesifik baik dari Alquran maupun hadits shahih manapun.

 

Karena itu, kegiatan masyarakat Indonesia yang marak dilakukan di pedesaan, perkampungan, maupun perkotaan dalam mengadakan majelis dzikir kepada Allah, majelis shalawat untuk Nabi saw., maupun majelis ta`lim untuk memahami ajaran syariat Islam adalah sudah sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad saw.

 

Jadi mari kita bersama-sama lestarikan majelis dzikir, majelis shalawat dan majelis ta`lim di wilayah kita masing-masing, agar tidak ada penyesalan pada hari Qiyamat nanti.

 

 

 

13. Dalil Nyekar Bunga Di Kuburan

Barangkali telinga masyarakat Indonesia tidaklah asing dengan istilah nyekar. Adapun arti nyekar adalah menabur beberapa jenis bunga di atas kuburan orang yang diziarahinya, seperti menabur bunga kamboja, mawar, melati, dan bunga lainnya yang beraroma harum. Ada kalanya yang diziarahi adalah kuburan sanak keluarga, namun tak jarang pula kuburan orang lain yang dikenalnya. Nabi saw. sendiri pernah berziarah kepada dua kuburan muslim yang sebelumnya tidak dikenal oleh beliau saw.

Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari, bahwasannya suatu saat Nabi SAW. melewati dua kuburan muslim, lantas beliau SAW. bersabda: Sesungguhnya kedua orang ini sedang disiksa, keduanya disiksa bukanlah karena suatu masalah yang besar, tetapi yang satu terbiasa bernamimah (menfitnah dan mengadu domba), sedangkan yang satu lagi terbiasa tidak bersesuci (tidak cebok) jika habis kencing. Kemudian beliau saw. mengambil pelepah kurma yang masih segar dan memotongnya, untuk dibawa saat menziarahi kedua kuburan tersebut, lantas beliau saw. menancapkan potongan pelepah kurma itu di atas dua kuburan tersebut pada bagian kepala masing-masing, seraya bersabda : Semoga Allah meringankan siksa dari kedua mayyit ini selagi pelepah korma ini masih segar. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Muslim pada Kitabut Thaharah (Bab Bersuci).

Berkiblat dari hadits shahih inilah umat Islam melakukan ajaran Nabi saw. untuk menziarahi kuburan sanak famili dan orang-orang yang dikenalnya untuk mendoakan penduduk kuburan. Dari hadits ini pula umat Islam belajar pengamalan nyekar bunga di atas kuburan.

Tentunya kondisi alam di Makkah dan Madinah saat Nabi saw. masih hidup, sangat berbeda dengan situasi di Indonesia. Maksudnya, Nabi saw. saat itu melakukan nyekar dengan menggunakan pelepah kurma, karena pohon kurma sangat mudah didapati di sana, dan sebaliknya sangat sulit menemui jenis pepohonan yang berbunga. Sedangkan masyarakat Indonesia berdalil bahwa yang terpenting dalam melakukan nyekar saat berziarah kubur, bukanlah faktor pelepah kurmanya, yang kebetulan sangat sulit pula ditemui di Indonesia , namun segala macam jenis pohon, termasuk juga jenis bunga dan dedaunan, selagi masih segar, maka dapat memberi dampak positif bagi mayyit yang berada di alam kubur, yaitu dapat memperingan siksa kubur sesuai sabda Nabi saw.

Karena Indonesia adalah negeri yang sangat subur, dan sangat mudah bagi masyarakat untuk menanam pepohonan di mana saja berada, ibarat tongkat kayu dan batu jadi tanaman. Maka masyarakat Indonesia-pun menjadi kreatif, yaitu disamping mereka melakukan nyekar dengan menggunakan berbagai jenis bunga dan dedaunan yang beraroma harum, karena memang banyak pilihan dan mudah ditemukan di Indonesia, maka masyarakat juga rajin menanam berbagai jenis pepohonan di tanah kuburan, tujuan mereka hanya satu yaitu mengamalkan hadits Nabi SAW., dan mengharapkan kelanggengan peringanan siksa bagi sanak keluarga dan handai taulan yang telah terdahulu menghuni tanah pekuburan. Karena dengan menanam pohon ini, maka kualitas kesegarannya pepohonan bisa bertahan relatif sangat lama.

Memang Nabi SAW. tidak mencontohkan secara langsung penanaman pohon di tanah kuburan. Seperti halnya Nabi SAW. juga tidak pernah mencontohkan berdakwah lewat media cetak, elektronik, bahkan lewat dunia maya, karena situasi dan kondisi saat itu tidak memungkinkan Nabi SAW. melakukannya. Namun para ulama kontemporer dari segala macam aliran pemahaman, saat ini marak menggunakan media cetak, elektronik, dan internet sebagai fasilitas penyampaian ajaran Islam kepada masyarakat luas, tujuannya hanya satu yaitu mengikuti langkah dakwah Nabi SAW., namun dengan asumsi agar dakwah islamiyah yang mereka lakukan lebih menyentuh masyarakat luas, sehingga pundi-pundi pahala bagi para ulama dan da’i akan lebih banyak pula dikumpulkan. Yang demikian ini memang sangat memungkinkan dilakukan pada jaman modern ini.

Jadi, sama saja dengan kasus nyekar yang dilakukan masyarakat muslim di Indonesia, mereka bertujuan hanya satu, yaitu mengikutijejak nyekarnya Nabi SAW., namun mereka menginginkan agar keringanan siksa bagi penghuni kuburan itu bisa lebih langgeng, maka masyarakt-apun menanam pepohonaan di tanah pekuburan, hal ini dikarenakan sangat memungkinkan dilakukan di negeri yang bertanah subur ini, bumi Indonesia dengan penduduk muslim asli Sunny Syafii.

Ternyata dari satu amalan Nabi dalam menziarahi dua kuburan dari orang yang tidak dikenal, dan memberikan solusi amalan nyekar dengan penancapan pelepah korma di atas kuburan mayyit, dengan tujuan demi peringasnan siksa kubur yang tengah mereka hadapi, menunjukkan bahwa keberadaan Nabi SAW. adalah benar-benar rahmatan lil alamin, rahmat bagi seluruh alam, termasuk juga alam kehidupan dunia kasat mata, maupun alam kubur, bahkan bagi alam akhirat di kelak kemudian hari.

(Literatur tunggal: Kitab Tahqiiqul Aamal fiima yantafiul mayyitu minal a`maal, karangan Abuya Sayyid Muhammad Alwi Almaliki Alhasani, Imam Ahlussunnah wal Jamaah Abad 21)

 

 

14. Dalil Tentang Bolehnya Bertabaruk

Bertabarruk yang dimaksud di sini, adalah seseorang yang sengaja mencari (Jawa : ngalap) barakah dari sesuatu yang diyakini baik, dan tidak bertentangan dengan syariat Islam.Adakalanya dengan mengambi sesuatu, atau mengusap sesuatu, atau meminum sesuatu, atau sesuatu, bahkan melakukan sesuatu dengan tujuan mencari barakah.Ada seseorang yang menjalankan bisnis milik orang lain tanpa meminta sedikitpun bayaran atau keuntungan dari bisnisnya itu, sebab ia hanya ingin mencari barakah, karena si pemilik modal tiada lain adalah kiai/ustadz/guru agama-nya. Ada juga yang sengaja mencium tangan atau bahkan dada seseorang yang dianggap shaleh maupun `alim dengan tujuan mencari barakah. Atau mendatangi seorang yang shaleh dengan membawa air lantas minta dibacakan surat Alfatihah atau doa kesembuahan dan sebagainya, senuanya itu bertujuan mencari barakah. Demikian dan seterusnya.

 

Adapun amalan-amalan yang tertera di atas adalah menirukan perilaku para shahabat Nabi saw. sebagaimana yang ditulis para ulama salaf dalam buku-buku mereka, antara lain :

 

(1). Imam Ibnu Hajar Alhaitsami menulis dalam kitab Majma`uz zawaid, 9:349 yang disebutkan juga dalam kitab Almathaalibul \`Aaliyah, 4:90 : Diriwayatkan dari Ja`far bin Abdillah bin Alhakam, bahwa shahabat Khalid bin Walid RA, Panglima perang tentara Islam, pada saat perang Yarmuk kehilangan songkok miliknya, lantas beliau meminta tolong dengan sangat agar dicarikan sampai ketemu. Tatkala ditemukan, ternyata songkok tersebut bukanlah baru, melainkan sudah hampir kusam, lantas beliau mengtakan : Tatkala Rasulullah saw. berumrah, beliau saw. mencukur rambutnya saat bertahallul, dan orang-orang yang mengetahuinya, mereka berebut rambut Rasulullah saw., kemudian aku bergegas mengambil rambut bagian ubun-ubun, dan aku selipkan pada songkokku ini, dan sejak aku memakai songkok yang ada rambut Rasulullah saw. ini, maka tidak pernah aku memimpim peperangan kecuali selalu diberi kemenangan oleh Allah.

 

(2). Imam Bukhari dalam Kitabus syuruuth, babus syuruuthu fil jihaad, meriwayatkan dari Almasur bin Makhramah dan Marwan, mengatakan bahwa Urwah (tokoh kafir Quraisy) memperhatikan perilaku para shahabat Nabi SAW., lantas mengkhabarkan kepada kawan-kawannya sesama kafir Quraisy : Wahai kaumku, demi tuhan, aku sering menjadi delegasi kepada para raja, aku menjadi delegasi menemui Raja Kaisar, Raja Kisra, dan Raja Najasyi, tetapi demi tuhan belum pernah aku temui para pengikut mereka itu dalam menghormati para raja itu, seperti cara para shahabat dalam menghormati Muhammad (SAW.), demi tuhan, setiap Muhammad meludah, pasti telapak tangan mereka dibuka lebar-lebar untuk menampung ludah Muhammad, lantas bagi yang mendapatkan ludah itu pasti langsung diusapkan pada wajah dan kulit masing-masing (tabarrukan). Jika Muhammad memrintahkan sesuatu, mereka bergegas menjalankannya. Jika Muhammad berwudlu mereka berebut bahkan hampir berperang hanya untuk (bertabarruk) mendapatkan air bekas wudlunya. Jika mereka berbicara di depan Muhammad pasti merendahkan suaranya, mereka tidak berani memandang wajah Muhammad dengan lama-lama karena rasa hormat yang sangat dan lebih daripada umumnya.

 

 

(3). Imam Muslim dalam kitab Shahihnya meriwayatkan dari Anas bin Malik RA, bahwa Nabi saw. datang ke Mina, lantas melaksanakan lempar Jumrah, kemudian mencukur rambutnya, dan meminta kepada si pencukur untuk mengumpulkan rambutnya, dan beliau saw. membagikannya kepada masyarakat muslim.

 

(2). Riwayat serupa di atas juga terdapat dalam kitab Sunan Tirmidzi, yang mengatakan bahwa Nabi saw. menyerahkan potongan rambutnya kepada Abu Thalhah dan beliau saw. memerintahkan : Bagikanlah kepada orang-orang.

 

(3). Imam Muslim meriwayatkan juga dari shahabat Anas RA berkata, bahwa suatu saat Nabi saw. beristirahat tidur di rumah kami sehingga beliau saw. berkeringat, lantas ibu kami mengambil botol dan menampung tetesan keringat Nabi saw., kemudian Nabi saw. terbangun dan bersabda : Wahai Ummu Sulaim, apa yang engkau lakukan ? Ummu Sulaim menjawab : Kami jadikan keringatmu ini sebagai parfum, bahkan ia lebih harum dari semua jenis parfum.

 

(4). Sedangkan dalam riwayat Ishaq bin Abi Thalhah, bahwa Ummu Sulaim istrinya Abu Thalhah menjawab : Kami mengharapkan barakahnya untuk anak-anak kami. Lantas Nabi saw. bersabda : Engkau benar.

 

(5). Imam Thabarani meriwayatkan dari Safinah RA, berkata : Tatkala Rasulullah saw. berhijamah (canthuk), beliau saw. bersabda kepadaku: Ambillah darahku ini, dan tanamlah jangan sampai ketahuan binatang liar, burung, maupun orang lain..! Lantas aku bawa menjauh dan aku minum, kemudian aku ceritakan kepada beliau saw., maka beliau tertawa.

 

(6). Imam Thabarani juga meriwayatkan hadits penguat, Nabi saw. bersabda : Barangsiapa yang darah (daging)-nya bercampur dengan darahku, maka tidak bakal disentuh api neraka.

 

(7). Imam Ahmad bin Hanbal meriwayatkan dari Anas RA, bahwa suatu saat Nabi saw. mampir ke rumah Ummu Sulaim, yang dalam rumah itu ada qirbah (tempat air minum) menggantung, lantas beliau saw. meminumnya secara langsung dari bibir qirbah itu dengan berdiri, kemudian Ummu Sulaim menyimpan qirbah tersebut untuk bertabarruk dari sisa bekas tempat minum Nabi saw.

 

(8). Ibnu Hajar Alhaitsami menulis riwayat hadits dari Yahya bin Alharits Aldzimaari berkata : Aku menemui Watsilah bin Al-asqa` RA lantas aku tanyakan : Apa engkau membaiat Rasulullah dengan tanganmu ini ? Beliau menjawab : Ya.. ! Aku katakan : Sodorkanlah tanganmu untukku, dan aku akan menciumnya. Kemudian beliau memberikan tangannya kepadaku, dan akupun menciumnya. (HR. Atthabarani).

 

(9). Imam Bukhari meriwayatkan dari Abdurrahman bin Razin, mengatakan ; Kami melintas di Arrabadzah, lantas diinfokan kepada kami : Di situ ada Shahabat Salamah bin Al-aqwa` RA, lantas kami menjenguk beliau RA, dan kami ucapkan salam. Lantas beliau RA menjulurkan tangannya seraya berkata : Aku membaiat Nabi saw. dengan kedua tanganku ini…! Kemudian beliau membuka telapak tangannya yang gemuk besar, kemudian kami berdiri dan kami menciumnya.

 

(10). Imam Bukhari meriwayatkan dari Asmaa binti Abu Bakar RA, beliau sedang mengeluarkan baju jubbahnya Nabi SAW. dan berkata : Ini jubbahnya Rasulullah saw., yang dulunya disimpan oleh `Aisyah, hingga `aisyah wafat, sekarang aku simpan…! Dulu Nabi saw. mengenakan jubbah ini, sekarang sering kami cuci (dan airnya khusus kami berikan) kepada orang yang sakit untuk penyembuhan (dengan bertabarruk dari air bekas cucian jubbah tersebut).

 

(11). Ibnu Taimiyyah dalam kitab karangannya, Iqtidhaaus shiraathil mustaqiim, hal 367, meriwayatkan dari Imam Ahmad bin Hanbal, bahwa beliau memperbolehkan amalan mengusap mimbar masjidnya Nabi SAW. dan ukirannya, untuk tabarrukan, karena Shahabat Ibnu Umar RA serta para Tabi`in seperti Sa`id bin Musayyib dan Yahya bin Sa`id yang tergolong ahli fiqih kota Madinah juga mengusap mimbar Nabi saw. tersebut.

 

 

Masih banyak bukti hadits-hadits Nabi saw. tentang bolehnya bertabarruk kepada barang-barang milik Nabi saw., serta milik orang-orang shalih, dengan berbagai macam bentuk dan cara termasuk mencium makam kuburan Nabi saw. dan para wali serta orang-orang shalih, selama tidak melanggar syariat Islam. Namun jika sampai menyembah karena mempertuhankan barang-barang tersebut, tentunya diharamkan oleh syariat Islam. Termasuk diharamkan juga adalah perilaku orang awwan yang menyembah dan memberi sesajen kepada tempat-tempat maupun kuburan-kuburan angker yang diyakini ada jin penunggu untuk dimintai banyak hal, padahal tempat-tempat tersebut bukanlah tempat yang berbarakah dalam standar syariat Islam.

 

15. Bagaimana hukumnya membaca manaqib?

Mengertikah saudara arti kata-kata manaqib? Kata-kata manaqib itu adalah bentuk jamak dari mufrod manqobah, yang di antara artinya adalah cerita kebaikan amal dan akhlak perangai terpuji seseorang.

Jadi membaca manaqib, artinya membaca cerita kebaikan amal dan akhlak terpujinya seseorang. Oleh sebab itu kata-kata manaqib hanya khusus bagi orang-orang baik mulia:manaqib Umar bin Khottob, manaqib Ali bin Abi Tholib, manaqib Syeikh Abdul Qodir al-Jilani, manaqib Sunan Bonang dan lain sebagainya. Tidak boleh dan tidak benar kalau ada orang berkata manaqib Abu Jahal, manaqib DN. Aidit dan lain sebagainya. Kalau demikian artinya pada manaqib, apakah saudara masih tetap menanyakan hukumnya manaqib?

Betul tetapi cerita di dalam manaqib Syeikh Abdul Qodir al-Jilani itu terlalu berlebih-lebihan, sehingga tidak masuk akal. Misalkan umpamanya kantong berisi dinar diperas lalu keluar menjadi darah, tulang-tulang ayam yang berserakan, diperintah berdiri lalu bisa berdiri menjadi ayam jantan.

Kalau saudara melanjutkan cerita-cerita yang tidak masuk akal, sebaiknya jangan hanya berhenti sampai ceritanya Syeikh Abdul Qodir al-Jilani saja, tetapi teruskanlah. Misanya cerita tentang sahabat Umar bn Khottob berkirim surat kepada sungai Nil, Sahabat umar bin Khottob memberi komando dari Madinah kepada prajurut-prajurit yang sedang bertempur di tempat yang jauh dari Madinah. Cerita tentang Isra’ Mi’raj, cerita tentang tongkat menjadi ular, cerita gunung yang pecah, kemudian keluar dari unta yang besar dan sedang bunting tua, cerita tentang nabi Allah Isa menghidupkan orang yang sudah mati. Dan masih banyak lagi yang semuanya itu sama sekali tidak masuk akal.

Kalau keluar dari Nabi Allah itu sudah memang mukjizat, padahal Abdul Qodir al-Jilani itu bukan Nabi, apa bisa menimbulkan hal-hal yang tidak masuk akal?Baik Nabi Allah maupun Syeikh Abdul Qodir al-Jilani atau sahabat Umar bin Khottob, kesemuanya itu masing-masing tidak bisa menimbulkan hal-hal yang tidak masuk akal. Tetapi kalau Allah Ta’ala membisakan itu, apakah saudara tidak dapat menghalang-halangi?

Apakah selain Nabi Allah juga mempunyai mukjizat?

Hal-hal yang menyimpang dari adat itu kalau keluar dari Nabi Allah maka namanya mukjizat, dan kalau timbul dari wali Allah namanya karomah.Adakah dalil yang menunjukkan bahwa selain nabi Allah dapat dibisakan menimbulkan hal-hal yang menyimpang dari adat atau tidak masuk akal?

Silahkan saudara membaca cerita dalam Al-Quran tentang sahabat Nabi Allah Sulaiman yang dapat dibisakan memindah Arsy Balqis (QS An-Naml: 40)

قَالَ اللهُ تَعَالَى : قَالَ الَّذِى عِنْدَهُ عِلْمٌ مِنَ الكِتَابِ أَنَا آتِيِكَ بِهِ قَبْلَ أَنْ يَرْتَدَّ إِلَيْكَ طَرْفُكَ. فَلَمَّا رَآهُ مُسْتَقِرًّا عِنْدَهُ قَالَ هَذَا مِنْ فَضْلِ رَبِّى لِيَبْلُوَنِى أَأَشْكُرُ اَمْ أَكْفُرُ. وَمَنْ شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّى غَنِيٌّ كَرِيْمٌ.

Tetapi di dalam manaqib Abdul Qodir al-Jilani ada juga kata-kata memanggil kepada para roh yang suci atau kepada wali-wali yang sudah mati untuk dimintai pertolongan, apakah itu tidak menjadikan musyrik?

Memanggil-manggil untuk dimintai pertolongan baik kepada wali yang sudah mati atau kepada bapakc ibu saudara yang masih hidup dengan penuh i’tikad bahwa pribadi wali atau pribadi bapak ibu saudara itu mempunyai kekuasaan untuk dapat memberikan pertolongan yang terlepas dari kekuasaan Allah Ta’ala itu hukumnya syirik. Akan tetapi kalau dengan i’tikad bahwa segala sesuatu adalah dari Allah Ta’ala, maka itu tidak ada halangannya, apalagi sudah jelas bahwa kita meminta pertolongan kepada para wali itu maksudnya adalah bertawassul minta dimohonkan kepada Allah Ta’ala.

Manakah yang lebih baik, berdoa kepada Allah Ta’ala dengan langsung atau dengan perantaraan (tawassul)?

Langsung boleh, dengan perantaraan pun boleh. Sebab Allah Ta’ala itu Maha Mengetahui dan Maha Mendengar. Saudara jangan mengira bahwa tawassul kepada Allah Ta’ala melalui Nabi-Nabi atau wali itu, sama dengan saudara memohon kenaikan pangkat kepada atasan dengan perantaraan Kepala Kantor saudara. Pengertian tawassul yang demikian itu tidak benar. Sebab berarti mengalihkan pandangan terhadap yang ditujukan (pihak atasan), beralih kepada pihak perantara, sehingga disamping mempunyai kepercayaan terhadap kekuasaan pihak atasan, saudara juga percaya kepada kekuasaan pihak perantara. Tawassul kepada Allah Ta’ala tidak seperti itu.

Kalau saudara ingin contoh tawassul kepada Allah Ta’ala melalui Nabi-Nabi atau Wali-Wali itu, seperti orang yang sedang membaca al Quran dengan memakai kacamata. Orang itu tetap memandang al Quran dan tidak dapat dikatakan melihat kaca.

Bukankah Allah ta’ala berfirman dalam al Quran al Karim

وَقَالَ رَبُّكُمْ أُدْعُونِى أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Panggillah aku maka akan Aku sambut kepadamu. (Al Mukmin: 60)

فَادْعُو اللهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيِنَ

Maka sambutlah olehmu akan Allah ta’ala dengan memurnikan kepadanya akan agama. (Al Mukmin: 24)

وَالَّذِيْنَ لاَيَدْعُونَ مَعَ اللهِ إِلَهًا أَخَرَ

Dan orang-orang yang tidak menyambut bersama Allah akan tuhan yang lain. (Al Furqon: 68)

Dan masih banyak lagi ayat-ayat serupa itu.

Betul akan tetapi kesemuanya itu sama sekali tidak melarang tawassul dengan pengertian sebagaimana yang telah saya terangkan tadi. Coba saja perhatikan contoh di bawah ini:

Saudara mempunyai majikan yang kaya raya mempunyai perusahaan besar, saudara sudah kenal baik dengan beliau, bahkan termasuk buruh yang dekat dengannya. Saya ingin diterima bekerja di perusahaannya. Untuk melamar pekerjaan itu, saudara saya ajak menghadap kepadanya bersama-sama, dan saya berkata, “Bapak pimpinan perusahaan yang mulia. Kedatangan saya bersama guru saya ini, ada maksud yang ingin saya sampaikan, yaitu saya mohon diterima menjadi pekerja di perusahaan bapak. Saya ajak guru saya menghadap bapak karena saya pandang guru saya ini adalah orang yang baik hati dan jujur serta juga kenal baik dengan bapak”.

Coba perhatikan! kepada siapa saya memohon? Kemudian adakah gunanya saya mengajak saudara menghadap majikan besar itu?Ada dua orang pengemis. Yang satu sendirian, sedang yang satu lagi dengan membawa kedua anaknya yang masih kecil-kecil. Anak yang satu masih menyusu dan yang satu lagi baru bisa berjalan. Di antara dua orang yang pengemis itu, mana yang lebih mendapat perhatian saudara? Saudara tentu akan menjawab yang membawa anak yang kecil-kecil itulah yang lebih saya perhatikan. Kalau begitu adakah gunanya pengemis itu membawa kedua orang anaknya yang masih kecil? Kepada siapakah pengemis itu meminta? Kepada anak yang masih kecil-kecil jugakah pengemis itu meminta?

 

Salah satu budaya mengenang sejarah dan autobiographi wali adalah manaqib. Manaqiban atau membaca manaqib dipercaya sebagai jalinan untuk terus-menerus menyambung tali silaturahmi dengan Syekh Abdul Qadir al Jailany yang dikenal dengan sultanul aulia. Bagaimana dan apa seputar manaqib itu. Tulisan ini sekedar pendapat pribadi.

 

Ayat di bawah ini bisa dijadikan landasan mengapa kita harus berada di belakang orang-orang yang selalu berada dalam jalan kembali kepada Allah SWT.

 

واتبع سبيل من أناب إلي ثم إلي مرجعكم فأنبئكم بما كنتم تعملون…

 

“Dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, Kemudian Hanya kepada-Kulah kembalimu, Maka Kuberitakan kepadamu apa yang Telah kamu kerjakan.” (QS Luqman: 15)

 

Bersyukur kepada Allah atas nikmat besar dimana kita masih bisa mendengar tausiah atau nasehat para ulama yang tidak bosan-bosannya mendorong manusia agar meningkatan kualitas iman ruhaninya. Bukan sekedar kata-kata, prilaku dan contoh kehidupannya merupakan pelajaran yang amat berharga yang semestinya dijadikan teladan bagi para murid-muridnya atau para simpatisannya. Semoga upaya para ulama ini dapat kita ikuti baik yang mengaku murid-muridnya atau yang menyukai perjalan ruhani menuju Mahabbah kepada Allah.

 

Salah satu tradisi yang dilakukan oleh dunia pesantren adalah mengamalkan manaqib. Manaqib yang dibaca adalah seputar prikehidupan Syeikh Abdul Qodir al Jilany q.s.a yang dikenal dengan Sulthanul Auliya. Karenanya manaqib yang dibaca adalah Manaqib Syeikh Abdul Qadir al Jilany.

 

Dalam pembacaan manaqib ini biasanya salah seorang memimpin bacaan yang terdapat dalam kitab manaqib. Sementara yang lainnya dengan khusu’ mendengarkan secara aktif dengan memuji Allah dengan kalimat-kalimat yang terdapat dalam Asmaul Husna. Bagi yang mengerti bacaannya dapat menye¬lami lebih dalam maksud dan pelajaran-pelajaran dari isi kitab tersebut. Sebab di dalamnya berisi perikehidupan, kebiasaan dan kelebihan-kelebihan dari Wali Allah. Bagi yang tidak mengerti akan diterangkan oleh gurunya.

 

Pembacaan manaqib ini mempengaruhi tingkat kerohanian para pengamal thareqah. Karena dengan membaca manaqib diharapkan dapat menda¬patkan limpahan kebaikan dari Allah SWT (berkah). Mengapa? Sebab di dalam kitab manaqib Syeikh Abdul Qadir Al Jilani terdapat autobiographi (catatan perjalanan kehidupan) tentu saja di dalamnya terdapat sejarah, nasihat, prilaku yang bisa dijadikan teladan dari Syeikh Abdul Qoadir q.s.a

 

Pengertian dan Manfaat Manaqib

 

Menurut kamus Munjib dan Kamus Lisanul ‘Arab, Manaqib adalah ungkapan kata jama’ yang berasal dari kata Manqibah artinya Atthoriqu fi al jabal jalan menuju gunung atau dapat diartikan dengan sebuah pengetahuan tentang akhlaq yang terpuji, akhlaqul karimah. Dari pengertian ini manaqib dapat diartikan sebuah upaya untuk mendapatkan limpahan kebaik¬an dari Allah SWT dengan cara memahami kebaikan-kebaikan para kekasih Allah yaitu para Aulia. Sebab Para wali dicintai oleh Allah dan para wali sangat cinta kepada Allah. (Yuhibbuunallah wayubibbuhum).

 

Sebagaimana ditulis dalam quran:

“Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu’min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Al Maidah (5): 54)

 

Ensiklopedi Islam mengartikan manakib sebagai sebuah sejarah dan pengalaman spiritual seorang wali Allah SWT. yang di dalamnya terdapat cerita-cerita, ikhtisar hikayat, nasihat-nasihat serta peristiwa-peristiwa ajaib yang pernah dialami seorang syekh. Semuanya ditulis oleh pengikut tarekat atau para pengagumnya dan dirangkum dari cerita yang bersumber dari murid-muridnya, orang terdekatnya, keluarga dan sahabat-sahabatnya (Ensiklopedi Islam: 152).

 

Jadi, manakib adalah kitab sejarah atau autobiographi yang bersifat hagiografis (menyanjung) karena manaqib dibaca bertujuan dijadikan teladan bagi pembacanya disamping juga tujuan tabarruk (mengharap berkah) dan tawassul (membuat perantara pembaca dengan Allah).

 

Manaqib adalah Tawasul

Mengenai masalah tawasul dan tabarruk, Said Ramdhan al-Buthi menyampaikan bahwa tawassul dan tabarruk adalah dua kalimat dengan satu arti yang kalau dalam Ushul Fiqh disebut dengan tanqihul ma¬nath, dengan menjadikan bagian-bagian kecil (tabarruk) dari satu induk (tawassul) dimasukkan ke dalam induk tersebut. Namun, al-Buthi dengan tegas mengata¬kan bahwa tawassul adalah tindakan sunnah dengan bukti banyaknya dalil nash hadits yang shahih. Al-Bukhari meriwayatkan dari Ummu Salamah bahwa beliau pernah menyimpan beberapa helai rambut Nabi. Rambut tersebut beliau simpan sebagai obat bagi sahabat yang sakit dengan mengharap barokah Nabi (Fiqh al-Sirah:177-178).

 

Pada masa Rasulullah saw. seperti tertulis dalam kitab Al Hikam dimana Rasulullah saw. pernah menyuruh Sahabat Ali kw untuk menemui Uways al Qarny r.a untuk memintakan ampunan kepada Allah SWT. Karena uways ini menurut Nabi saw. akan menjadi salah satu raja di surga.

Tawasul berupa Amal

Hadits tentang wasilah berupa amal yang bersumber dari Ibnu Umar ra. . bahwa Rasulullah saw. bercerita dalam hadits ini yang cukup panjang salah satu intinya adalah ada tiga orang yang tersesat di dalam gua, lalu tiba-tiba sebuah batu besar menutupi mulut gua. Namun tiada harapan kecuali berdoa kepada Allah agar batu bisa tersingkir. Ketika satu demi satu orang berdoa, mereka berwasilah dengan amal sholeh masing-masing; orang pertama berwasilah pada amal dimana ia pernah memberikan susu kepada ibudanya padahal anaknya sangat membutuhkan; “Aku lebih menguta¬makan ibu terlebih dahulu dari pada anak-anakku meskipun anaku merengek meminta.” Adapun wasilah amal orang kedua adalah kemampuan orang kedua ini menghentikan niat hendak mau menggauli sepupu perem¬puannya padahal sudah memberikan uang 100 dinar, namun tidak jadi karena sepupu perempuan¬nya meminta menikahkannya, akhirnya membatal¬kan niat jahat tersebut. Sedangkan orang ketiga memiliki wasilah amal dima¬na dia memakan hak gaji pegawai. Ketika ditegur “takutlah kepada Allah dan janganlah mendzalimi aku.” Karena merasa takut kepada Allah, setelah sekian lama orang ini memberikan ganti uang hak pegawai itu berupa peternakan lembu dan anak-anaknya yang telah berkembang biak yang modalnya diambil dari hak pekerja tersebut. Dari ketiga wasilah orang tersebut Allah mengge¬rakkan batu besar yang menutupi gua sehingga mereka bertiga bisa lepas dari musibah. (HR. Bukhari-Muslim)

 

Dari hadits tersebut di atas, maka sebuah amal adalah wasilah yang dapat mengantarkan kita kepada Allah SWT. Dengan amal ini juga boleh jadi dapat memberikan pertolongan terhadap derita seorang hamba karena tertimpa musibah seperti derita tiga orang yang terjebak di dalam gua.

 

Dalil Manaqib

 

Mendekati Allah dengan cara mendekati orang-orang yang dicintai Allah adalah sesuai dengan firman Allah SWT dalam Surat Luqman: 15: “…. dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”

Tafsir al Qurthuby mengartikan “anaba ilayya” kembali kepada-Ku (Allah SWT) yaitu kembali kepada jalan para Nabi dan orang-orang sholeh. Dengan demikian maka mengikuti jalan orang-orang sholeh apalagi para ulama dan aulia merupakan anjuran Allah dan Rasul-Nya. “Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekha¬watiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (Yunus: 62)

 

Jadi dengan mengikuti pembacaan manaqib Insya Allah meru¬pakan salah satu jalan tempuh untuk memperoleh rakhmat dan karunia Allah dengan cepat. Sebab dengan manaqib ini kita dapat mengenal, memahami, serta menyelami karakter serta sifat-sifat wali Allah yang tujuan akhirnya dalah untuk diteladani.

 

Kalau Uwais ra hidup pada zaman Rasulullah saw. maka para Waliullah yang hidup setelahnya patut kita contoh. Salah satu¬nya adalah Syeikh Abdul Qadir al Jilany (Allah telah mensuci¬kan sir nya) yang dikenal dengan sultanul auliaa (Penghulu para wali).

 

Diantara para pembaca manakib ada yang mengamalkan pembacaan manaqib ini secara berkala mingguan, bulanan tahunan atau kapan saja jika dikehendaki. Atau dalam moement-moment berkumpul seperti dalam acara syukuran lahir anak atau acara walimahan. Tentu saja harapannya adalah agar memperoleh keberkahan dalam kehidupan jasmani dan rohani dunia wal akhirat. Jadi tunggu apalagi, makiban yuks! Wallahu ‘alam (MK)

Semoga kiranya risalah yang kecil ini, dapat memenuhi harapan ihwanul muslimin, terutama jamaah Nahdlatul Ulama. Semoga risalah ini bermanfaat.

16. Dalil Bolehnya Bertawasul

 

 

Banyak pemahaman saudara-saudara kita muslimin yang perlu diluruskan tentang tawassul, tawassul adalah berdoa kepada Allah dengan perantara amal shalih, orang shalih, malaikat, atau orang-orang mukmin.

Tawassul kepada Rasulullah disebutkan dalam beberapa ayat Al-Qur’an, misalnya, firman Allah dalam surat An-Nisa’ ayat 64, “Dan Kami tidak mengutus seseorang Rasul melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. Sesungguhnya Jikalau mereka ketika Menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasulpun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” Dalam ayat ini, dijelaskan bahwa Allah SWT mengampuni dosa-dosa orang yang dhalim, disamping do’a mereka tetapi ada juga wasilah (do’anya) Rasulullah SAW.

Soal tawassul seperti itu, disebutkan pula dalam tafsir Ibnu Katsir, “Berkata Al-Imam Al-Hafidz As-Syekh Imaduddin Ibnu Katsir, menyebutkan segolongan ulama’ di antaranya As-Syekh Abu Manshur As-Shibagh dalam kitabnya As-Syaamil dari Al-Ataby; berkata: saya duduk di kuburan Nabi SAW. maka datanglah seorang Badui dan ia berkata: Assalamu’alaika ya Rasulullah! Saya telah mendengar Allah berfirman;

Walaupun sesungguhnya mereka telah berbuat dhalim terhadap diri mereka kemudian datang kepadamu dan mereka meminta ampun kepada Allah, dan Rasul memintakan ampun untuk mereka, mereka pasti mendapatkan Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang; dan saya telah datang kepadamu (kekuburan Rssulullah) dengan meminta ampun akan dosaku dan memohon syafa’at dengan wasilahmu (Nabi) kepada Allah, kemudian ia membaca syair memuji Rasulullah, kemudian orang Badui tadi pergi, maka saya ketiduran dan melihat Rasulullah dalam tidur saya, beliau bersabda, “Wahai Ataby temuilah orang Badui tadi sampaikan kabar gembira bahwa Allah telah mengampuni dosanya.

 

Tawassul merupakan hal yang sunnah, dan tak pernah ditentang oleh Rasul saw., tak pula oleh Ijma Sahabat radhiyallahuanhum, tak pula oleh Tabiin, dan bahkan para Ulama dan Imam-Imam besar Muhadditsin, mereka berdoa tanpa perantara atau dengan perantara, dan tak ada yang menentangnya, apalagi mengharamkannya, atau bahkan memusyrikkan orang yang mengamalkannya.Pengingkaran hanya muncul pada abad ke 20 ini, dengan munculnya sekte Wahabi Salafi sesat yang memusyrikkan orang-orang yang bertawassul, padahal Tawassul adalah sunnah Rasul saw., sebagaimana hadits shahih dibawah ini :

“Wahai Allah, Demi orang-orang yang berdoa kepada Mu, demi orang-orang yang bersemangat menuju (keridhoan) Mu, dan Demi langkah-langkahku ini kepada (keridhoan) Mu, maka aku tak keluar dengan niat berbuat jahat, dan tidak pula berniat membuat kerusuhan, tak pula keluarku ini karena Riya atau sumah.. hingga akhir hadits. (HR Imam Ahmad, Imam Ibn Khuzaimah, Imam Abu Naiem, Imam Baihaqy, Imam Thabrani, Imam Ibn Sunni, Imam Ibn Majah dengan sanad Shahih).

Hadits ini kemudian hingga kini digunakan oleh seluruh muslimin untuk doa menuju masjid dan doa safar.

 

Tujuh Imam Muhaddits meriwayatkan hadits ini, bahwa Rasul saw. berdoa dengan Tawassul kepada orang-orang yang berdoa kepada Allah, lalu kepada orang-orang yang bersemangat kepada keridhoan Allah, dan barulah bertawassul kepada Amal shalih beliau saw. (demi langkah2ku ini kepada keridhoan Mu). Siapakah Muhaddits?, Muhaddits adalah seorang ahli hadits yang sudah hafal minimal 40.000 (empat puluh ribu) hadits beserta hukum sanad dan hukum matannya, betapa jenius dan briliannya mereka ini dan betapa Luasnya pemahaman mereka tentang hadist Rasul saw., sedangkan satu hadits pendek, bisa menjadi dua halaman bila disertai hukum sanad dan hukum matannya.

 

Lalu hadits diatas diriwayatkan oleh tujuh Muhaddits, apakah kiranya kita masih memilih pendapat madzhab sesat yang baru muncul di abad ke 20 ini, dengan ucapan orang-orang yang dianggap muhaddits padahal tak satupun dari mereka mencapai kategori Muhaddits , dan kategori ulama atau apalagi Imam Madzhab, mereka hanyalah pencaci, apalagi memusyrikkan orang-orang yang beramal dengan landasan hadits shahih. Masih banyak hadits lain yang menjadi dalil tawassul adalah sunnah Rasululloh saw., sebagaimana hadits yang dikeluarkan oleh Abu Nu’aim, Thabrani dan Ibn Hibban dalam shahihnya, bahwa ketika wafatnya Fathimah binti Asad (Bunda dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib kw, dalam hadits itu disebutkan Rasul saw. rebah/bersandar dikuburnya dan berdoa : “Allah Yang Menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Hidup tak akan mati, ampunilah dosa Ibuku Fathimah binti Asad, dan bimbinglah hujjah nya (pertanyaan di kubur), dan luaskanlah atasnya kuburnya, Demi Nabi Mu dan Demi para Nabi sebelum Mu, Sungguh Engkau Maha Pengasih dari semua pemilik sifat kasih sayang.”,Maka jelas sudah dengan hadits ini pula bahwa Rasululloh saw. bertawassul di kubur, kepada para Nabi yang telah wafat, untuk mendoakan Bibi beliau saw. (Istri Abu Thalib).

 

Demikian pula tawassul Sayyidina Umar bin Khattab ra. Beliau berdoa meminta hujan kepada Allah : Wahai Allah.. kami telah bertawassul dengan Nabi kami (saw.) dan Engkau beri kami hujan, maka kini kami bertawassul dengan Paman beliau (saw.) yang melihat beliau (saw.), maka turunkanlah hujan”.

 

maka hujanpun turun. (Shahih Bukhari hadits no.963 dan hadits yang sama pada Shahih Bukhari hadits no.3508).Umar bin Khattab ra melakukannya, para sahabat tak menentangnya, demikian pula para Imam-Imam besar itu tak satupun mengharamkannya, apalagi mengatakan musyrik bagi yang mengamalkannya, hanyalah pendapat sekte sesat ini yang memusyrikkan orang yang bertawassul, padahal Rasululloh saw. sendiri bertawassul.

 

Apakah mereka memusyrikkan Rasululloh saw.?, dan Sayyidina Umar bin Khattab ra bertawassul, apakah mereka memusyrikkan Umar?, Naudzubillah dari pemahaman sesat ini.

 

Mengenai pendapat sebagian dari mereka yang mengatakan bahwa tawassul hanya boleh pada orang yang masih hidup, maka entah darimana pula mereka mengarang persyaratan tawassul itu, dan mereka mengatakan bahwa orang yang sudah mati tak akan dapat memberi manfaat lagi, pendapat yang jelas-jelas datang dari pemahaman yang sangat dangkal, dan pemikiran yang sangat buta terhadap kesucian tauhid. Jelas dan tanpa syak bahwa tak ada satu makhlukpun dapat memberi manfaat dan mudharrat terkecuali dengan izin Allah SWT, lalu mereka mengatakan bahwa makhluk hidup bisa memberi manfaat, dan yang mati mustahil?, lalu dimana kesucian tauhid dalam keimanan mereka?Tak ada perbedaan dari yang hidup dan yang mati dalam memberi manfaat kecuali dengan izin Allah,

Yang hidup tak akan mampu berbuat terkecuali dengan izin Allah, dan yang mati pun bukan mustahil memberi manfaat bila dikehendaki Allah. karena penafian kekuasaan Allah SWT atas orang yang mati adalah kekufuran yang jelas.Ketahuilah bahwa tawassul bukanlah meminta kekuatan orang mati atau yang hidup, tetapi berperantara kepada keshalihan seseorang, atau kedekatan derajatnya kepada Allah SWT, sesekali bukanlah manfaat dari manusia, tetapi dari Allah Robbil alamin, yang telah memilih orang tersebut hingga ia menjadi shalih, hidup atau mati tak membedakan Kudrat ilahi atau membatasi kemampuan Allah, karena ketakwaan mereka dan kedekatan mereka kepada Allah tetap abadi walau mereka telah wafat.Contoh lebih mudah nya sbb, anda ingin melamar pekerjaan, atau mengemis, lalu anda mendatangi seorang saudagar kaya, dan kebetulan mendiang tetangga anda yang telah wafat adalah abdi setianya yang selalu dipuji oleh si saudagar, lalu anda saat melamar pekerjaan atau mungkin mengemis pada saudagar itu, anda berkata : “Berilah saya tuan.. (atau) terimalah lamaran saya tuan, saya mohon.. saya adalah tetangga dekat fulan.

 

Bukankah ini mengambil manfaat dari orang yang telah mati?, bagaimana dengan pandangan bodoh yang mengatakan orang mati tak bisa memberi manfaat??, jelas-jelas saudagar akan sangat menghormati atau menerima lamaran pekerjaan anda, atau memberi anda uang lebih, karena anda menyebut nama orang yang ia cintai, walau sudah wafat, tapi kecintaan si saudagar akan terus selama saudagar itu masih hidup., pun seandainya ia tak memberi,

Namun harapan untuk dikabulkan akan lebih besar, lalu bagaimana dengan Arrahmaan Arrhiim, Yang Maha Pemurah dan Maha Menyantuni?? dan tetangga anda yang telah wafat tak bangkit dari kubur dan tak tahu menahu tentang lamaran anda pada si saudagar,

Semoga kiranya risalah yang kecil ini, dapat memenuhi harapan ihwanul muslimin, terutama jamaah Nahdlatul Ulama. Semoga risalah ini bermanfaat.

17. Hukum Maulid Nabi

Tradisi merayakan maulid Nabi SAW. 12 Rabiul Awwal (sebagian ada yang mengatakan 9 Rabiul Awwal, juga ada yang mengatakan 17 Rabiul Awwal) tidak hanya ada di Indonesia, tapi merata di hampir semua belahan dunia Islam.

 

Kalangan awam di antara mereka barangkali tidak tahu asal-usul kegiatan ini. Tetapi mereka yang sedikit mengerti hukum agama akan tahu bahwa perkara ini tidak termasuk bid`ah yang sesat karena tidak terkait dengan ibadah mahdhah atau ritual peribadatan dalam syariat.

Alasan di atas dapat dilihat dari bentuk isi acara maulid Nabi yang sangat bervariasi tanpa ada aturan yang baku. Semangatnya justru pada momentum untuk menyatukan gairah ke-Islaman. Mereka yang melarang peringatan maulid Nabi SAW. sulit membedakan antara ibadah dengan syi’ar Islam. Ibadah adalah sesuatu yang baku (given/tauqifi) yang datang dari Allah SWT, tetapi syi’ar adalah sesuatu yang ijtihadi, kreasi umat Islam dan situasional serta mubah. Perlu dipahami, sesuatu yang mubah tidak semuanya dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Imam as-Suyuthi mengatakan dalam menananggapi hukum perayaan maulid Nabi SAW., “Menurut saya asal perayaan maulid Nabi SAW., yaitu manusia berkumpul, membaca al-Qur’an dan kisah-kisah teladan Nabi SAW. sejak kelahirannya sampai perjalanan hidupnya. Kemudian dihidangkan makanan yang dinikmati bersama, setelah itu mereka pulang. Hanya itu yang dilakukan, tidak lebih. Semua itu tergolong bid’ah hasanah (sesuatu yang baik). Orang yang melakukannya diberi pahala karena mengagungkan derajat Nabi SAW., menampakkan suka cita dan kegembiraan atas kelahiran Nabi Muhamad saw. yang mulia.” (Al- Hawi Lil-Fatawa, juz I, h. 251-252)

Terkait dengan bid’ah, Imam Syafi’i menjelaskan, “Sesuatu yang diada-adakan (dalam agama) ada dua macam: Sesuatu yang diada-adakan (dalam agama) bertentangan dengan Al-Qur’an, Sunnah Nabi SAW., prilakuk sahabat, atau kesepakatan ulama maka termasuk bid’ah yang sesat; adapun sesuatu yang diada-adakan adalah sesuatu yang baik dan tidak menyalahi ketentuan (al Qur’an, Hadits, prilaku sahabat atau Ijma’) maka sesuatu itu tidak tercela (baik).” (Fathul Bari, juz XVII: 10)

Membaca Sholawat

Membaca shalawat adalah salah satu amalan yang disenangi orang-orang NU, disamping amalan-amalan lain. Ada shalawat “Nariyah”, ada sholawat Badr, ada “Thibbi Qulub”. Ada shalawat “Tunjina”, dan masih banyak lagi. Belum lagi bacaan “hizib” dan “rawatib” yang tak terhitung banyaknya. Semua itu mendorong semangat keagamaan dan cita-cita kepada Rasulullah sekaligus ibadah.

 

Salah satu hadits yang membuat kita rajin membaca shalawat ialah sabda Rasulullah, “Siapa membaca shalawat untukku, Allah akan membalasnya 10 kebaikan, diampuni 10 dosanya, dan ditambah 10 derajat baginya. Makanya, bagi orang-orang NU, setiap kegiatan keagamaan bisa disisipi bacaan shalawat dengan segala ragamnya.

Hadits Ibnu Mundah dari Jabir, ia mengatakan Rasulullah SAW. bersabda, “Siapa membaca shalawat kepadaku 100 kali maka Allah akan mengabulkan 100 kali hajatnya; 70 hajatnya di akhirat, dan 30 di dunia. Sampai kata-kata … dan hadits Rasulullah yang mengatakan: Perbanyaklah shalawat kepadaku karena dapat memecahkan masalah dan menghilangkan kesedihan. Demikian seperti tertuang dalam kitab an-Nuzhah.

Rasulullah di alam barzakh mendengar bacaan shalawat dan salam dan dia akan menjawabnya sesuai jawaban yang terkait dari salam dan shalawat tadi. Seperti tersebut dalam hadits. Rasulullah SAW. bersabda: Hidupku, juga matiku, lebih baik dari kalian. Kalian membicarakan dan juga dibicarakan, amal-amal kalian disampaikan kepadaku; jika saya tahu amal itu baik, aku memuji Allah, tetapi kalau buruk aku mintakan ampun kepada Allah. (Hadits riwayat Al-hafizh Ismail Al-Qadhi, dalam bab shalawat ‘ala an-Nabi). Imam Haitami dalam kitab Majma’ az-Zawaid meyakini bahwa hadits di atas adalah shahih. Hal ini jelas bahwa Rasulullah memintakan ampun umatnya (istighfar) di alam barzakh. Istighfar adalah doa, dan doa Rasul untuk umatnya pasti bermanfaat.

 

 

18. Dalil Membaca dzikir dan syair sebelum pelaksanaan shalat berjama’ah

Amalan ini adalah baik dan dianjurkan, dengan alasan.

 

1. Dari sisi dalil, membaca syair di dalam masjid bukan merupakan sesuatu yang dilarang oleh agama. Diriwayatkan dari Abu Dawud, Nasai, dan Ahmad, pada masa Rasulullah SAW., para sahabat juga membaca syair di Dari Sa’id bin Musayyab, ia berkata, “Suatu ketika Umar berjalan kemudian bertemu dengan Hassan bin Tsabit yang sedang melantunkan syair di masjid. Umar menegur Hassan, namun Hassan menjawab, ‘aku telah melantunkan syair di masjid yang di dalamnya ada seorang yang lebih mulia darimu.’ Kemudian ia menoleh kepada Abu Hurairah. Hassan melanjutkan perkataannya.‘Bukankah engkau telah mendengarkan sabda Rasulullah saw., jawablah pertanyaanku, ya Allah mudah-mudahan Engkau menguatkannya dengan Ruh al-Qudus.’ Abu Hurairah lalu menjawab, ‘Ya Allah, benar (aku telah mendengarnya). ” Mengomentari hadits ini, Syaikh Isma’il az-Zain menjelaskan adanya kebolehan melantunkan syair yang berisi puji-pujian, nasihat, pelajaran tata krama dan ilmu yang bermanfaat di dalam masjid. (Irsyadul Mu’minin ila Fadha’ili Dzikri Rabbil ‘Alamin, hlm. 16).

2. Dari sisi syiar dan penanaman akidah umat. Selain menambah syiar agama, amaliah ini merupakan strategi yang sangat jitu untuk menyebarkan ajaran Islam di tengah masyarakat.

 

 

19. Berzikir dengan pengeras suara

 

Dzikir adalah perintah Allah SWT yang harus kita laksanakan setiap saat, dimanapun dan kapanpun. Oleh karena itu, dzikir harus dilaksanakan dengan sepenuh hati, jiwa yang tulus, dan khusyu’ penuh khidmat. Untuk bisa berdzikir dengan hati yang khusyu’ itu diperlukan perjuangan yang tidak ringan, masing-masing orang memiliki cara tersendiri. Bisa jadi satu orang lebih khusyu’ kalau berdzikir dengan cara duduk menghadap kiblat, sementara yang lain akan lebih khusyu’ dan khidmat jika wirid dzikir dengan cara berdiri atau berjalan, ada pula dengan cara mengeraskan dzikir atau dengan cara dzikir pelan dan hampir tidak bersuara untuk mendatangkan konsentrasi dan ke-khusyu’-an. Maka cara dzikir yang lebih utama adalah melakukan dzikir pada suasana dan cara yang dapat medatangkan ke-khusyu’-an.

Imam Zainuddin al-Malibari menegaskan: “Disunnahkan berzikir dan berdoa secara pelan seusai shalat. Maksudnya, hukumnya sunnah membaca dzikir dan doa secara pelan bagi orang yang shalat sendirian, berjema’ah, imam yang tidak bermaksud mengajarkannya dan tidak bermaksud pula untuk memperdengarkan doanya supaya diamini mereka.” (Fathul Mu’in: 24). Berarti kalau berdzikir dan berdoa untuk mengajar dan membimbing jama’ah maka hukumnya boleh mengeraskan suara dzikir dan doa.

Memang ada banyak hadits yang menjelaskan keutamaan mengeraskan bacaan dzikir, sebagaimana juga banyak sabda Nabi saw. yang menganjurkan untuk berdzikir dengan suara yang pelan. Namun sebenarnya hadits itu tidak bertentangan, karena masing-masing memiliki tempatnya sendiri-sendiri. Yakni disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Contoh hadits yang menganjurkan untuk mengeraskan dzikir riwayat Ibnu Abbas berikut ini, “Aku mengetahui dan mendengarnya (berdzikir dan berdoa dengan suara keras) apabila mereka selesai melaksanakan shalat dan hendak meninggalkan masjid.” (HR Bukhari dan Muslim). Ibnu Adra’ berkata, “Pernah Saya berjalan bersama Rasulullah saw. lalu bertemu dengan seorang laki-laki di Masjid yang sedang mengeraskan suaranya untuk berdzikir. Saya berkata, wahai Rasulullah mungkin dia (melakukan itu) dalam keadaan riya’. Rasulullah saw. menjawab, “Tidak, tapi dia sedang mencari ketenangan.” Hadits lainnya justru menjelaskan keutamaan berdzikir secara pelan. Sa’d bin Malik meriwayatkan Rasulullah saw. bersabda, “Keutamaan dzikir adalah yang pelan (sirr), dan sebaik rizki adalah sesuatu yang mencukupi.” Bagaimana menyikapi dua hadits yang seakan-akan kontradiktif itu. berikut penjelasan Imam Nawawi:

Imam Nawawi menkompromikan (al jam’u wat taufiq) antara dua hadits yang mensunnahkan mengeraskan suara dzikir dan hadist yang mensunnahkan memelankan suara dzikir tersebut, bahwa memelankan dzikir itu lebih utama sekiranya ada kekhawatiran akan riya’, mengganggu orang yang shalat atau orang tidur, dan mengeraskan dzikir lebih utama jika lebih banyak mendatangkan manfaat seperti agar kumandang dzikir itu bisa sampai kepada orang yang ingin mendengar, dapat mengingatkan hati orang yang lalai, terus merenungkan dan menghayati dzikir, mengkonsentrasikan pendengaran jama’ah, menghilangkan ngantuk serta menambah semangat.” (Ruhul Bayan, Juz III: h. 306).

20. Hukum Meng-Hadiah-kan Fatihah

Di antara tradisi umat Islam adalah membaca surat al-Fatihah dan menghadiahkan pahalanya untuk Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Para ulama mengatakan bahwa hukum perbuatan ini adalah boleh. Ibnu ‘Aqil, salah seorang tokoh besar madzhab Hanbali mengatakan, “Disunnahkan menghadiahkan bacaan Al-Qur’an kepada Nabi saw.

Bukankah seorang yang kamil (tinggi derajatnya) memungkinkan untuk bertambah ketinggian derajat dan kesempurnaannya. Dalil sebagian orang yang melarang bahwa perbuatan ini adalah tahshilul hashil (percuma) karena semua semua amal umatnya otomatis masuk dalam timbangan amal Rasulullah, jawabannya adalah bahwa ini bukanlah masalah. Bukankah Allah Subhanahu wa Ta’ala memberitakan dalam Al-Qur’an bahwa Ia bershalawat terhadap Nabi saw. kemudian Allah memerintahkan kita untuk bershalawat kepada Nabi.

Al Muhaddits Syekh Abdullah al-Ghumari dalam kitabnya Ar-Raddul Muhkam al-Matin, hhm. 270, mengatakan, “Menurut saya boleh saja seseorang menghadiahkan bacaan Al-Qu’an atau yang lain kepada baginda Nabi saw., meskipun beliau selalu mendapatkan pahala semua kebaikan yang dilakukan oleh umatnya, karena memang tidak ada yang melarang hal tersebut. Bahwa para sahabat tidak melakukannya, hal ini tidak menunjukkan bahwa itu dilarang.”

 

 

21. Hukum Bacaan al-Qur’an, Doa (Tahlil) dan Jamuan makan untuk orang mati

Dalam hal ini ada segolongan yang yang berkata bahwa do’a, bacaan Al-Qur’an, tahlil dan shadaqoh tidak sampai pahalanya kepada orang mati dengan alasan dalilnya, sebagai berikut, “Dan tidaklah bagi seseorang kecuali apa yang telah dia kerjakan”. (QS An-Najm 53: 39). Juga hadits Nabi Muhammad SAW., “Jika anak Adam mati, putuslah segala amal perbuatannya kecuali tiga perkara; shadaqoh jariyah, ilmu yang dimanfa’atkan, dan anak yang sholeh yang mendo’akan dia.

Mereka sepertinya, hanya secara parsial memahami kedua dalil di atas, tanpa menghubungkan dengan dalil-dalil lain. Sehingga kesimpulan yang mereka ambil, do’a, bacaan Al-Qur’an, shadaqoh dan tahlil tidak berguna bagi orang mati. Pemahaman itu bertentangan dengan banyak ayat dan hadits Rasulullah SAW. beberapa di antaranya, “Dan orang-orang yang datang setelah mereka, berkata: Yaa Tuhan kami, ampunilah kami dan ampunilah saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dengan beriman.” (QS Al-Hasyr 59: 10) Dalam hadith dijelaskan, “Bertanya seorang laki-laki kepada Nabi saw.; Ya Rasulullah sesungguhnya ibu saya telah mati, apakah berguna bagi saya, seandainya saua bersedekah untuknya? Rasulullah menjawab; yaa berguna untuk ibumu.” (HR Abu Dawud).

Di dalam Tafsir ath-Thobari jilid 9 juz 27 dijelaskan bahwa surat Al-Najm ayat 39 di atas diturunkan tatkala Walid ibnu Mughirah masuk Islam diejek oleh orang musyrik, dan orang musyrik tadi berkata, “Kalau engkau kembali kepada agama kami dan memberi uang kepada kami, kami yang menanggung siksaanmu di akhera.t” Maka Allah SWT menurunkan ayat di atas yang menunjukan bahwa seseorang tidak bisa menanggung dosa orang lain, bagi seseorang apa yang telah dikerjakan, bukan berarti menghilangkan pekerjaan seseorang untuk orang lain, seperti do’a kepada orang mati dan lain-lainnya.

Ibnu Taimiyah dalam Kitab Majmu’ Fatawa jilid 24, berkata: “Orang yang berkata bahwa do’a tidak sampai kepada orang mati dan perbuatan baik, pahalanya tidak sampai kepada orang mati,mereka itu ahli bid’ah, sebab para ulama’ telah sepakat bahwa mayyit mendapat manfa’at dari do’a dan amal shaleh orang yang hidup.

Dr. Ahmad as-Syarbashi, guru besar pada Universitas al-Azhar, dalam kitabnya, Yas`aluunaka fid Diini wal Hayaah juz 1 : 442, sebagai berikut, “Sungguh para ahli fiqh telah berargumentasi atas kiriman pahala ibadah itu dapat sampai kepada orang yang sudah meninggal dunia, dengan hadist bahwa sesungguhnya ada salah seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah saw., seraya berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami bersedekah untuk keluarga kami yang sudah mati, kami melakukan haji untuk mereka dan kami berdoa bagi mereka; apakah hal tersebut pahalanya dapat sampai kepada mereka? Rasulullah saw. bersabda: Ya! Sungguh pahala dari ibadah itu benar-benar akan sampai kepada mereka dan sesungguhnya mereka itu benar-benar bergembira dengan kiriman pahala tersebut, sebagaimana salah seorang dari kamu sekalian bergembira dengan hadiah apabila hadiah tersebut dikirimkan kepadanya!”

Sedangkan Memberi jamuan yang biasa diadakan ketika ada orang meninggal, hukumnya boleh (mubah), dan menurut mayoritas ulama bahwa memberi jamuan itu termasuk ibadah yang terpuji dan dianjurkan. Sebab, jika dilihat dari segi jamuannya termasuk sedekah yang dianjurkan oleh Islam yang pahalanya dihadiahkan pada orang telah meninggal. Dan lebih dari itu, ada tujuan lain yang ada di balik jamuan tersebut, yaitu ikramud dla`if (menghormati tamu), bersabar menghadapi musibah dan tidak menampakkan rasa susah dan gelisah kepada orang lain.

22. Tahlilan/Kenduri Arwah, Mana dalilnya?

Acara tahlilan, biasanya berisikan acara pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, dzikir(Tasbih, tahmid, takbir, tahlil, istighfar, dll), Sholawat dan lain sebagainya yg bertujuan supaya amalan tsb, selain untuk yang membacanya juga bisa bermanfaan bagi si mayit.

Berikut kami sampaikan beberapa dalil yang menerangkan sampainya amalan tsb (karena keterbatasan ruang & waktu maka kami sampaikan sementara dalil yg dianggap urgen saja, Insya Alloh akan disambung karena masih ada beberapa dalil hadits & pendapat ulama terutama ulama yang sering dijadikan sandaran sodara kita yg tidak menyetujui adanya acara tahlilan diantaranya pendapat Syaikhul Islam Ibnu Taymiyah, Imam Ibnul Qoyyim, Imam As-Saukani dll..

DALIL SAMPAINYA AMALIYAH BAGI MAYIT

1. Dalil Alqur’an:

Artinya:” Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshor), mereka berdo’a :” Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudar-saudar kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami” (QS Al Hasyr: 10)

Dalam ayat ini Allah SWT menyanjung orang-orang yang beriman karena mereka memohonkan ampun (istighfar) untuk orang-orang beriman sebelum mereka. Ini menunjukkan bahwa orang yang telah meninggal dapat manfaat dari istighfar orang yang masih hidup.

2. Dalil Hadits

a. Dalam hadits banyak disebutkan do’a tentang shalat jenazah, do’a setelah mayyit dikubur dan do’a ziarah kubur.

Tentang do’a shalat jenazah antara lain, Rasulullah SAW. bersabda:

Artinya:” Dari Auf bin Malik ia berkata: Saya telah mendengar Rasulullah SAW. – setelah selesai shalat jenazah-bersabda:” Ya Allah ampunilah dosanya, sayangilah dia, maafkanlah dia, sehatkanlah dia, muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah kuburannya, mandikanlah dia dengan air es dan air embun, bersihkanlah dari segala kesalahan sebagaimana kain putih bersih dari kotoran, gantikanlah untuknya tempat tinggal yang lebih baik dari tempat tinggalnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya dan peliharalah dia dari siksa kubur dan siksa neraka” (HR Muslim).

 

 

Tentang do’a setelah mayyit dikuburkan, Rasulullah saw. bersabda:

Artinya: Dari Ustman bin ‘Affan ra berkata:” Adalah Nabi SAW. apabila selesai menguburkan mayyit beliau beridiri lalu bersabda:” mohonkan ampun untuk saudaramu dan mintalah keteguhan hati untuknya, karena sekarang dia sedang ditanya” (HR Abu Dawud)

Sedangkan tentang do’a ziarah kubur antara lain diriwayatkan oleh ‘Aisyah ra bahwa ia bertanya kepada Nabi SAW.:

Artinya:” bagaimana pendapatmu kalau saya memohonkan ampun untuk ahli kubur ? Rasul SAW. menjawab, “Ucapkan: (salam sejahtera semoga dilimpahkan kepada ahli kubur baik mu’min maupun muslim dan semoga Allah memberikan rahmat kepada generasi pendahulu dan generasi mendatang dan sesungguhnya –insya Allah- kami pasti menyusul) (HR Muslim).

b. Dalam Hadits tentang sampainya pahala shadaqah kepada mayyit

Artinya: Dari Abdullah bin Abbas ra bahwa Saad bin Ubadah ibunya meninggal dunia ketika ia tidak ada ditempat, lalu ia datang kepada Nabi SAW. unntuk bertanya:” Wahai Rasulullah SAW. sesungguhnya ibuku telah meninggal sedang saya tidak ada di tempat, apakah jika saya bersedekah untuknya bermanfaat baginya ? Rasul saw. menjawab: Ya, Saad berkata:” saksikanlah bahwa kebunku yang banyak buahnya aku sedekahkan untuknya” (HR Bukhari).

c. Dalil Hadits Tentang Sampainya Pahala Saum

Artinya: Dari ‘Aisyah ra bahwa Rasulullah SAW. bersabda:” Barang siapa yang meninggal dengan mempunyai kewajiban shaum (puasa) maka keluarganya berpuasa untuknya”(HR Bukhari dan Muslim)

d. Dalil Hadits Tentang Sampainya Pahala Haji

Artinya: Dari Ibnu Abbas ra bahwa seorang wanita dari Juhainnah datang kepada Nabi saw. dan bertanya:” Sesungguhnya ibuku nadzar untuk hajji, namun belum terlaksana sampai ia meninggal, apakah saya melakukah haji untuknya ? rasul menjawab: Ya, bagaimana pendapatmu kalau ibumu mempunyai hutang, apakah kamu membayarnya ? bayarlah hutang Allah, karena hutang Allah lebih berhak untuk dibayar (HR Bukhari)

3. Dalil Ijma’

a. Para ulama sepakat bahwa do’a dalam shalat jenazah bermanfaat bagi mayyit.

b. Bebasnya hutang mayyit yang ditanggung oleh orang lain sekalipun bukan keluarga. Ini berdasarkan hadits Abu Qotadah dimana ia telah menjamin untuk membayar hutang seorang mayyit sebanyak dua dinar. Ketika ia telah membayarnya nabi saw. bersabda:

Artinya:” Sekarang engkau telah mendinginkan kulitnya” (HR Ahmad)

4. Dalil Qiyas

Pahala itu adalah hak orang yang beramal. Jika ia menghadiahkan kepada saudaranya yang muslim, maka hal itu tidak ada halangan sebagaimana tidak dilarang menghadiahkan harta untuk orang lain di waktu hidupnya dan membebaskan utang setelah wafatnya.

Islam telah memberikan penjelasan sampainya pahala ibadah badaniyah seperti membaca Alqur’an dan lainnya diqiyaskan dengan sampainya puasa, karena puasa adalah menahan diri dari yang membatalkan disertai niat, dan itu pahalanya bisa sampai kepada mayyit. Jika demikian bagaimana tidak sampai pahala membaca Alqur’an yang berupa perbuatan dan niat.

Adapun dalil yang menerangkan shadaqah untuk mayit pada hari-hari tertentu seperti hari ke satu, dua sampai dengan ke tujuh bahkan ke-40 yaitu hadits marfu’ mursal dari tiga orang tabi`ien yaitu Thaus, Ubaid bin Umair dan Mujahid yang dapat dijadikan qaid kepada hadits-hadits mutlak (tidak ada qaid hari-hari untuk bershadaqah untuk mayit) di atas:

a. Riwayat Thaus :

Bahwa orang-orang mati itu akan mendapat fitnah (ujian) di dalam alam kubur mereka tujuh hari. Maka mereka (para sahabat) itu menganjurkan untuk memberi shadaqah makanan atas nama mereka selama hari-hari itu.

b. Sebagai tambahan dari riwayat Ubaid bin Umair:

Terjadi fitnah kubur terhadap dua golongan orang yaitu orang mukmin dan orang munafiq. Adapun terhadap orang mukmin dilakukan tujuh hari dan terhadap orang munafiq dilakukan 40 hari.

c. Ada lagi tambahan dalam riwayat Mujahid yaitu

Ruh-ruh itu berada diatas pekuburan selama tujuh hari, sejak dikuburkan tidak memisahinya.

Kemudian dalam beberapa hadits lain menyatakan bahwa kedua malaikat Munkar dan Nakir itu mengulangi pertanyaan-pertanyaan tiga kali dalam satu waktu. Lebih jelas dalam soal ini dapat dibaca dalam buku “Thulu’ ats-tsuraiya di izhaari makana khafiya” susunan al Imam Suyuty dalam kitab “ Al-Hawi lil fatawiy” jilid II.

 

 

 

Tambahan:

Sampainya Hadiah Bacaan Al-qur’an untuk mayyit (Orang Mati)

A. Dalil-dalil Hadiah Pahala Bacaan

1. Hadits tentang wasiat ibnu umar tersebut dalam syarah aqidah Thahawiyah Hal :458 :

“ Dari ibnu umar Ra. : “Bahwasanya Beliau berwasiat agar diatas kuburnya nanti sesudah pemakaman dibacakan awa-awal surat albaqarah dan akhirnya. Dan dari sebagian muhajirin dinukil juga adanya pembacaan surat albaqarah”

Hadits ini menjadi pegangan Imam Ahmad, padaha imam Ahmad ini sebelumnya termasuk orang yang mengingkari sampainya pahala dari orang hidup kepada orang yang sudah mati, namun setelah mendengar dari orang-orang kepercayaan tentang wasiat ibnu umar tersebut, beliau mencabut pengingkarannya itu. (mukhtasar tadzkirah qurtubi halaman 25).

Oleh karena itulah, maka ada riwayat dari imam Ahmad bin Hnbal bahwa beliau berkata : “ Sampai kepada mayyit (pahala) tiap-tiap kebajikan karena ada nash-nash yang dating padanya dan juga karena kaum muslimin (zaman tabi’in dan tabiuttabi’in) pada berkumpul disetiap negeri, mereka membaca al-qur’an dan menghadiahkan (pahalanya) kepada mereka yang sudah meninggal, maka jadialah ia ijma . (Yasaluunaka fid din wal hayat oleh syaikh DR Ahmad syarbasy Jilid III/423).

2. Hadits dalam sunan Baihaqi danan isnad Hasan

“ Bahwasanya Ibnu umar menyukai agar dibaca keatas pekuburan sesudah pemakaman awal surat albaqarah dan akhirnya”

Hadits ini agak semakna dengan hadits pertama, hanya yang pertama itu adalah wasiat sedangkan ini adalah pernyataan bahwa beliau menyukai hal tersebut.

3. Hadits Riwayat darulqutni

“Barangsiapa masuk kepekuburan lalu membaca qulhuwallahu ahad (surat al ikhlash) 11 kali, kemudian menghadiahkan pahalanya kepada orang-orang yang telah mati (dipekuburan itu), maka ia akan diberi pahala sebanyak orang yang mati disitu”.

4. Hadits marfu’ Riwayat Hafidz as-salafi

“ Barangsiapa melewati pekuburan lalu membaca qulhuwallahu ahad (surat al ikhlash) 11 kali, kemudian menghadiahkan pahalanya kepada orang-orang yang telah mati (dipekuburan itu), maka ia akan diberi pahala sebanyak orang yang mati disitu”.

(Mukhtasar Al-qurtubi hal. 26).

5. Hadits Riwayat Thabrani dan Baihaqi

“Dari Ibnu Umar ra. Bahwa Rasulullah SAW. bersabda: “Jika mati salah seorang dari kamu, maka janganlah menahannya dan segeralah membawanya ke kubur dan bacakanlah Fatihatul kitab disamping kepalanya”.

6. Hadits riwayat Abu dawud, Nasa’I, Ahmad dan ibnu Hibban:

“Dari ma’qil bin yasar dari Nabi SAW., Beliau bersabda: “Bacakanlah surat yaasin untuk orang yang telah mati diantara kamu”.

B. Fatwa Ulama Tentang Sampainya Hadiah Pahala Bacaan kepada Mayyit

1. Berkata Muhammad bin ahmad al-marwazi :

“Saya mendengar Imam Ahmad bin Hanbal berkata : “Jika kamu masuk ke pekuburan, maka bacalah Fatihatul kitab, al-ikhlas, al falaq dan an-nas dan jadikanlah pahalanya untuk para penghuni kubur, maka sesungguhnya pahala itu sampai kepada mereka. Tapi yang lebih baik adalah agar sipembaca itu berdoa sesudah selesai dengan: “Ya Allah, sampaikanlah pahala ayat yang telah aku baca ini kepada si fulan…” (Hujjatu Ahlis sunnah waljamaah hal. 15)

2. Berkata Syaikh aIi bin Muhammad Bin abil lz :

“Adapun Membaca Al-qur’an dan menghadiahkan pahalanya kepada orang yang mati secara sukarela dan tanpa upah, maka pahalanya akan sampai kepadanya sebagaimana sampainya pahala puasa dan haji”. (Syarah aqidah Thahawiyah hal. 457).

3. Berkata Ibnu taymiyah :

“sesungguhnya mayyit itu dapat beroleh manfaat dengan ibadah-ibadah kebendaan seperti sedekah dan seumpamanya”. (yas alunka fiddin wal hayat jilid I/442).

Di atas adalah kitab ibnu taimiah berjudul majmuk fatawa jilid 24 pada hal. 324. Ibnu taimiah ditanya mengenai seseorang yang bertahlil, bertasbih,bertahmid,bertakbir dan menyampaikan pahala tersebut kepada simayat muslim lantas ibnu taimiah menjawab amalan tersebut sampai kepada si mayat dan juga tasbih, takbir dan lain-lain zikir sekiranya disampaikan pahalanya kepada si mayat maka ianya sampai dan bagus serta baik.

Mengapa Wahhabi menolak dan menyesatkan amalan ini.

Di atas adalah kitab ibnu tamiah berjudul majmuk fatawa juz 24 hal. 324.ibnu taimiah di tanya mengenai seorang yang bertahlil 70000 kali dan menghadiahkan kepada si mayat muslim lantas ibnu taimiah mengatakan amalan itu adalah amat memberi manafaat dan amat baik serta mulia.

 

4. Berkata Ibnu qayyim al-jauziyah:

“sesuatu yang paling utama dihadiahkan kepada mayyit adalah sedekah, istighfar, berdoa untuknya dan berhaji atas nama dia. Adapun membaca al-qur’an dan menghadiahkan pahalanya kepada mayyit secara sukarela dan tanpa imbalan, maka akan sampai kepadanya sebagaimana pahala puasa dan haji juga sampai kepadanya (yasaaluunaka fiddin wal hayat jilid I/442)

Berkata Ibnu qayyim al-jauziyah dalam kitabnya Ar-ruh : “Al Khallal dalam kitabnya Al-Jami’ sewaktu membahas bacaan al-qur’an disamping kubur” berkata : Menceritakan kepada kami Abbas bin Muhammad ad-dauri, menceritakan kepada kami yahya bin mu’in, menceritakan kepada kami Mubassyar al-halabi, menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Ala’ bin al-lajlaj dari bapaku : “ Jika aku telah mati, maka letakanlah aku di liang lahad dan ucapkanlah bismillah dan baca permulaan surat al-baqarah disamping kepalaku karena seungguhnya aku mendengar Abdullah bin Umar berkata demikian.

Ibnu qayyim dalam kitab ini pada halaman yang sama : “Mengabarkan kepadaku Hasan bin Ahmad bin al-warraq, menceritakan kepadaku Ali-Musa Al-Haddad dan dia adalah seorang yang sangat jujur, dia berkata : “Pernah aku bersama Ahmad bin Hanbal, dan Muhammad bin Qudamah al-juhairi menghadiri jenazah, maka tatkala mayyit dimakamkan, seorang lelaki kurus duduk disamping kubur (sambil membaca al-qur’an). Melihat ini berkatalah imam Ahmad kepadanya: “Hai sesungguhnya membaca al-qur’an disamping kubur adalah bid’ah!”. Maka tatkala kami keluar dari kubur berkatalah imam Muhammad bin qudamah kepada imam ahmad bin Hanbal : “Wahai abu abdillah, bagaimana pendapatmu tentang Mubassyar al-halabi?. Imam Ahmad menjawab : “Beliau adalah orang yang tsiqah (terpercaya), apakah engkau meriwayatkan sesuatu darinya?. Muhammad bin qodamah berkata : Ya, mengabarkan kepadaku Mubasyar dari Abdurahman bin a’la bin al-laj-laj dari bapaknya bahwa dia berwasiat apabila telah dikuburkan agar dibacakan disamping kepalanya permulaan surat al-baqarah dan akhirnya dan dia berkata : “aku telah mendengar Ibnu Umar berwasiat yang demikian itu”. Mendengar riwayat tersebut Imam ahmad berkata : “Kembalilah dan katakan kepada lelaki itu agar bacaannya diteruskan (Kitab ar-ruh, ibnul qayyim al jauziyah).

5. Berkata Sayaikh Hasanain Muhammad makhluf, Mantan Mufti negeri mesir : “ Tokoh-tokoh madzab hanafi berpendapat bahwa tiap-tiap orang yang melakukan ibadah baik sedekah atau membaca al-qur’an atau selain demikian daripada macam-macam kebaikan, boleh baginya menghadiahkan pahalanya kepada orang lain dan pahalanya itu akan sampai kepadanya.

6. Imam sya’bi ; “Orang-orang anshar jika ada diantara mereka yang meninggal, maka mereka berbondong-bondong ke kuburnya sambil membaca al-qur’an disampingnaya”. (ucapan imam sya’bi ini juga dikutip oleh ibnu qayyim al jauziyah dalam kitab ar-ruh hal. 13).

7. Berkata Syaikh ali ma’sum : “Dalam madzab maliki tidak ada khilaf dalam hal sampainya pahala sedekah kepada mayyit. Menurut dasar madzab, hukumnya makruh. Namun ulama-ulama mutakhirin berpendapat boleh dan dialah yang diamalkan. Dengan demikian, maka pahala bacaan tersebut sampai kepada mayyit dan ibnu farhun menukil bahwa pendapat inilah yang kuat”. (hujjatu ahlisunnah wal jamaah halaman 13).

8. Berkata Allamah Muhammad al-arobi: Sesungguhnya membaca al-qur’an untuk orang-orang yang sudah meninggak hukumnya boleh (Malaysia : Harus) dan sampainya pahalanya kepada mereka menurut jumhur fuqaha islam Ahlusunnah wal-jamaah walaupun dengan adanya imbalan berdasarkan pendapat yang tahqiq . (kitab majmu’ tsalatsi rosail).

9. Berkata imam qurtubi : “telah ijma’ ulama atas sampainya pahala sedekah untuk orang yang sudah mati, maka seperti itu pula pendapat ulama dalam hal bacaan al-qur’an, doa dan istighfar karena masing-masingnya termasuk sedekah dan dikuatkan hal ini oleh hadits : “Kullu ma’rufin shadaqah / (setiapkebaikan adalah sedekah)”. (Tadzkirah al-qurtubi halaman 26).

Begitu banyaknya Imam-imam dan ulama ahlussunnah yang menyatakan sampainya pahala bacaan alqur’an yang dihadiahkan untuk mayyit (muslim), maka tidak lah kami bisa menuliskan semuanya dalam risalah ini karena khawatir akan terlalu panjang.

C. Dalam Madzab Imam syafii

Untuk menjelaskan hal ini marilah kita lihat penuturan imam Nawawi dalam Al-adzkar halaman 140 : “Dalam hal sampainya bacaan al-qur’an para ulama berbeda pendapat. Pendapat yang masyhur dari madzab Syafii dan sekelompok ulama adalah tidak sampai. Namun menurut Imam ahmad bin Hanbal dan juga Ashab Syafii berpendapat bahwa pahalanya sampai. Maka lebih baik adalah si pembaca menghaturkan doa : “Ya Allah sampaikanlah bacaan yat ini untuk si fulan…….”

Tersebut dalam al-majmu jilid 15/522 : “Berkata Ibnu Nahwi dalam syarah Minhaj: “Dalam Madzab syafii menurut qaul yang masyhur, pahala bacaan tidak sampai. Tapi menurut qaul yang Mukhtar, adalah sampai apabila dimohonkan kepada Allah agar disampaikan pahala bacaan tersebut. Dan seyogyanya memantapkan pendapat ini karena dia adalah doa. Maka jika boleh berdoa untuk mayyit dengan sesuatu yang tidak dimiliki oleh si pendoa, maka kebolehan berdoa dengan sesuatu yang dimiliki oleh si pendoa adalah lebih utama”.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dalam madzab syafei terdapat dua qaul dalam hal pahala bacaan :

1. Qaul yang masyhur yakni pahala bacaan tidak sampai

2. Qaul yang mukhtar yakni pahala bacaan sampai.

Dalam menanggapai qaul masyhur tersebut pengarang kitab Fathul wahhab yakni Syaikh Zakaria Al-anshari mengatakan dalam kitabnya Jilid II/19 :

“Apa yang dikatakan sebagai qaul yang masyhur dalam madzhab syafii itu dibawa atas pengertian : “Jika alqur’an itu tidak dibaca dihadapan mayyit dan tidak pula meniatkan pahala bacaan untuknya”.

Dan mengenai syarat-syarat sampainya pahala bacaan itu Syaikh Sulaiman al-jamal mengatakan dalam kitabnya Hasiyatul Jamal Jilid IV/67 :

“Berkata syaikh Muhammad Ramli : Sampai pahala bacaan jika terdapat salah satu dari tiga perkara yaitu : 1. Pembacaan dilakukan disamping kuburnya, 2. Berdoa untuk mayyit sesudah bacaan Al-qur’an yakni memohonkan agar pahalanya disampaikan kepadanya, 3. Meniatkan samapainya pahala bacaan itu kepadanya”.

Hal senada juga diungkapkan oleh Syaikh ahmad bin qasim al-ubadi dalam hasyiah Tuhfatul Muhtaj Jilid VII/74 :

“Kesimpulan Bahwa jika seseorang meniatkan pahala bacaan kepada mayyit atau dia mendoakan sampainya pahala bacaan itu kepada mayyit sesudah membaca Al-qur’an atau dia membaca disamping kuburnya, maka hasilah bagi mayyit itu seumpama pahala bacaannya dan hasil pula pahala bagi orang yang membacanya”.

Namun Demikian akan menjadi lebih baik dan lebih terjamin jika ;

1. Pembacaan yang dilakukan dihadapan mayyit diiringi pula dengan meniatkan pahala bacaan itu kepadanya.

2. Pembacaan yang dilakukan bukan dihadapan mayyit agar disamping meniatkan untuk si mayyit juga disertai dengan doa penyampaian pahala sesudah selesai membaca.

Langkah seperti ini dijadikan syarat oleh sebagian ulama seperti dalam kitab tuhfah dan syarah Minhaj (lihat kitab I’anatut Tahlibin Jilid III/24).

D. Dalil-dalil orang yang membantah adanya hadiah pahala dan jawabannya

1. Hadis riwayat muslim :

“Jika manusia, maka putuslah amalnya kecuali tiga : sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shaleh yang selalu mendoakan orang tuanya”

Jawab : Tersebut dalam syarah Thahawiyah hal. 456 bahwa sangat keliru berdalil dengan hadist tersebut untuk menolak sampainya pahala kepada orang yang sudah mati karena dalam hadits tersebut tidak dikatakan : “inqata’a intifa’uhu (terputus keadaannya untuk memperoleh manfaat). Hadits itu hanya mengatakan “inqatha’a ‘amaluhu (terputus amalnya)”. Adapun amal orang lain, maka itu adalah milik (haq) dari amil yakni orang yang mengamalkan itu kepadanya maka akan sampailah pahala orang yang mengamalkan itu kepadanya. Jadi sampai itu pahala amal si mayyit itu. Hal ini sama dengan orang yang berhutang lalu dibayarkan oleh orang lain, maka bebaslah dia dari tanggungan hutang. Akan tetapi bukanlah yang dipakai membayar hutang itu miliknya. Jadi terbayarlah hutang itu bukan oleh dia telah memperoleh manfaat (intifa’) dari orang lain.

 

2. Firman Allah surat an-najm ayat 39 :

“ Atau belum dikabarkan kepadanya apa yang ada dalam kitab nabi musa dan nabi Ibrahim yang telah memenuhi kewajibannya bahwa seseorang tidak akan memikul dosa orang lain dan bahwasanya tiada yang didapat oleh manusia selain dari yang diusahakannya”.

Jawab : Banyak sekali jawaban para ulama terhadap digunakannya ayat tersebut sebagai dalil untuk menolak adanya hadiah pahala. Diantara jawaban-jawaban itu adalah :

a. Dalam syarah thahawiyah hal. 1455 diterangkan dua jawaban untuk ayat tersebut :

1. Manusia dengan usaha dan pergaulannya yang santun memperoleh banyak kawan dan sahabat, melahirkan banyak anak, menikahi beberapa isteri melakukan hal-hal yang baik untuk masyarakat dan menyebabkan orang-orang cinta dan suka padanya. Maka banyaklah orang-orang itu yang menyayanginya.

Merekapun berdoa untuknya dan mengahadiahkan pula pahala dari ketaatan-ketaatan yang sudah dilakukannya, maka itu adalah bekas dari usahanya sendiri. Bahkan masuknya seorang muslim bersama golongan kaum muslimin yang lain didalam ikatan islam adalah merupakan sebab paling besar dalam hal sampainya kemanfaatan dari masing-masing kaum muslimin kepada yang lainnya baik didalam kehidupan ini maupun sesudah mati nanti dan doa kaum muslimin yang lain.

Dalam satu penjelasan disebutkan bahwa Allah SWT menjadikan iman sebagai sebab untuk memperoleh kemanfaatan dengan doa serta usaha dari kaum mukminin yang lain. Maka jika seseorang sudah berada dalam iman, maka dia sudah berusaha mencari sebab yang akan menyampaikannya kepada yang demikian itu. (Dengan demikian pahala ketaatan yang dihadiahkan kepadanya dan kaum mukminin sebenarnya bagian dari usahanya sendiri).

2. Ayat al-qur’an itu tidak menafikan adanya kemanfaatan untuk seseorang dengan sebab usaha orang lain. Ayat al-qur’an itu hanya menafikan “kepemilikan seseorang terhadap usaha orang lain”. Allah SWT hanya mengabarkan bahwa “laa yamliku illa sa’yah (orang itu tidak akan memiliki kecuali apa yang diusahakan sendiri).

Adapun usaha orang lain, maka itu adalah milik bagi siapa yang mengusahakannya. Jika dia mau, maka dia boleh memberikannya kepada orang lain dan pula jika ia mau, dia boleh menetapkannya untuk dirinya sendiri. (jadi huruf “lam” pada lafadz “lil insane” itu adalah “lil istihqaq” yakni menunjukan arti “milik”).

Demikianlah dua jawaban yang dipilih pengarang kitab syarah thahawiyah.

b. Berkata pengarang tafsir Khazin :

“Yang demikian itu adalah untuk kaum Ibrahin dan musa. Adapun ummat islam (umat Nabi Muhammad SAW.), maka mereka bias mendapat pahala dari usahanya dan juga dari usaha orang lain”.

Jadi ayat itu menerangkan hokum yang terjadi pada syariat Nabi Musa dan Nabi Ibrahim, bukan hukum dalam syariat nabi Muhammad SAW. Hal ini dikarenakan pangkal ayat tersebut berbunyi :

“ Atau belum dikabarkan kepadanya apa yang ada dalam kitab nabi musa dan nabi Ibrahim yang telah memenuhi kewajibannya bahwa seseorang tidak akan memikul dosa orang lain dan bahwasanya tiada yang didapat oleh manusia selain dari yang diusahakannya”.

c. Sahabat Nabi, Ahli tafsir yang utama Ibnu Abbas Ra. Berkata dalam menafsirkan ayat tersebut :

“ ayat tersebut telah dinasakh (dibatalkan) hukumnya dalam syariat kita dengan firman Allah SWT : “Kami hubungkan dengan mereka anak-anak mereka”, maka dimasukanlah anak ke dalam sorga berkat kebaikan yang dibuat oleh bapaknya’ (tafsir khazin juz IV/223).

Firman Allah yang dikatakan oleh Ibnu Abbas Ra sebagai penasakh surat an-najm ayat 39 itu adalah surat at-thur ayat 21 yang lengkapnya sebagai berikut :

“Dan orang-orang yang beriman dan anak cucu mereka mengikuti mereka dengan iman, maka kami hubungkan anak cucu mereka itu dengan mereka dan tidaklah mengurangi sedikitpun dari amal mereka. Tiap-tiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya”.

Jadi menurut Ibnu abbas, surat an-najm ayat 39 itu sudah terhapus hukumnya, berarti sudah tidak bias dimajukan sebagai dalil.

d. Tersebut dalam Nailul Authar juz IV ayat 102 bahwa kata-kata : “Tidak ada seseorang itu…..” Maksudnya “tidak ada dari segi keadilan (min thariqil adli), adapun dari segi karunia (min thariqil fadhli), maka ada bagi seseorang itu apa yang tidak dia usahakan.

Demikianlah penafsiran dari surat An-jam ayat 39. Banyaknya penafsiran ini adalah demi untuk tidak terjebak kepada pengamalan denganzhahir ayat semata-mata karena kalau itu dilakukan, maka akan banyak sekali dalil-dalil baik dari al-qur’an maupun hadits-hadits shahih yang ditentang oleh ayat tersebut sehingga menjadi gugur dan tidak bias dipakai sebagai dalil.

3. Dalil mereka dengan Surat al-baqarah ayat 286 :

“Allah tidak membebani seseorang kecuali dengan kesanggupannya. Baginya apa yang dia usahakan (daripada kebaikan) dan akan menimpanya apa yang dia usahakan (daripada kejahatan)”.

Jawab : Kata-kata “laha maa kasabat” menurut ilmu balaghah tidak mengandung unsur hasr (pembatasan). Oleh karena itu artinya cukup dengan : “Seseorang mendapatkan apa yang ia usahakan”. Kalaulah artinya demikian ini, maka kandungannya tidaklah menafikan bahwa dia akan mendapatkan dari usaha orang lain. Hal ini sama dengan ucapan : “Seseorang akan memperoleh harta dari usahanya”. Ucapan ini tentu tidak menafikan bahwa seseorang akan memperoleh harta dari pusaka orang tuanya, pemberian orang kepadanya atau hadiah dari sanak familinya dan para sahabatnya. Lain halnya kalau susunan ayat tersebut mengandung hasr (pembatasan) seperti umpamanya :

“laisa laha illa maa kasabat”

“Tidak ada baginya kecuali apa yang dia usahakan atau seseorang hanya mendapat apa yang ia usahakan”.

4. Dalil mereka dengan surat yasin ayat 54 :

“ Tidaklah mereka diberi balasan kecuali terhadap apa yang mereka kerjakan”.

Jawab : Ayat ini tidak menafikan hadiah pahala terhadap orang lain karena pangkal ayat tersebut adalah :

“Pada hari dimana seseorang tidak akan didhalimi sedikitpun dan seseorang tidak akan diberi balasan kecuali terhadap apa yang mereka kerjakan”

Jadi dengan memperhatikan konteks ayat tersebut dapatlah dipahami bahwa yang dinafikan itu adalah disiksanya seseorang sebab kejahatan orang lain, bukan diberikannya pahala terhadap seseorang dengan sebab amal kebaikan orang lain (Lihat syarah thahawiyah hal. 456).

(ringkasan dari Buku argumentasi Ulama syafi’iyah terhadap tuduhan bid’ah,Al ustadz haji Mujiburahman, halaman 142-159, mutiara ilmu)

Semoga menjadi asbab hidayah bagi Ummat

23. Hukum Membaca Al-Barzanji

 

Di Indonesia, peringatan Maulid Nabi (orang banjar menyebutnya *Ba-Mulud’an*)

sudah melembaga bahkan ditetapkan sebagai hari libur nasional. Setiap

memasuki Rabi’ul Awwal, berbagai ormas Islam, masjid, musholla, institusi

pendidikan, dan majelis taklim bersiap memperingatinya dengan beragam cara

dan acara; dari sekadar menggelar pengajian kecil-kecilan hingga seremoni

akbar dan bakti sosial, dari sekadar diskusi hingga ritual-ritual yang sarat

tradisi (lokal).

 

Di antara yang berbasis tradisi adalah:

*Manyanggar Banua, Mapanretasi di Pagatan, Ba’Ayun Mulud (Ma’ayun anak) di Kab. Tapin, Kalimantan Selatan

*Sekaten, di Keraton Yogyakarta dan Surakarta,

*Gerebeg Mulud di Demak,

*Panjang Jimat *di Kasultanan Cirebon,

*Mandi Barokah *di Cikelet Garut, dan sebagainya.

 

Tradisi lain yang tak kalah populer adalah pembacaan Kitab al-Barzanji. Membaca Barzanji seolah menjadi sesi yang tak boleh ditinggalkan dalam setiap peringatan

Maulid Nabi. Pembacaannya dapat dilakukan di mana pun, kapan pun dan dengan

notasi apa pun, karena memang tidak ada tata cara khusus yang mengaturnya.

 

Al-Barzanji adalah karya tulis berupa prosa dan sajak yang isinya bertutur

tentang biografi Muhammad, mencakup *nasab*-nya (silsilah), kehidupannya

dari masa kanak-kanak hingga menjadi rasul. Selain itu, juga mengisahkan

sifat-sifat mulia yang dimilikinya, serta berbagai peristiwa untuk dijadikan

teladan manusia.

 

Judul aslinya adalah *’Iqd al-Jawahir *(Kalung Permata). Namun, dalam

perkembangannya, nama pengarangnyalah yang lebih masyhur disebut, yaitu

Syekh Ja’far ibn Hasan ibn Abdul Karim ibn Muhammad al-Barzanji. Dia seorang

sufi yang lahir di Madinah pada 1690 M dan meninggal pada 1766 M.

 

*Relasi Berjanji dan Muludan

*Ada catatan menarik dari Nico Captein, seorang orientalis dari Universitas

Leiden, dalam bukunya yang berjudul *Perayaan Hari Lahir Nabi Muhammad

saw. *(INIS, 1994).

 

Menurutnya, Maulid Nabi pada mulanya adalah perayaan kaum Syi’ah

Fatimiyah (909-117 M) di Mesir untuk menegaskan kepada publik bahwa dinasti

tersebut benar-benar keturunan Nabi. Bisa dibilang, ada nuansa politis di

balik perayaannya.

 

Dari kalangan Sunni, pertama kali diselenggarakan di Suriah oleh Nuruddin

pada abad XI. Pada abad itu juga Maulid digelar di Mosul Irak, Mekkah dan

seluruh penjuru Islam. Kendati demikian, tidak sedikit pula yang menolak

memperingati karena dinilai *bid’ah *(mengada-ada dalam beribadah).

 

Di Indonesia, tradisi Berjanjen bukan hal baru, terlebih di kalangan Nahdliyyin

*(sebutan untuk warga NU). Berjanjen tidak hanya dilakukan pada peringatan Maulid Nabi, namun kerap diselenggarakan pula pada tiap malam Jumat, pada upacara kelahiran, *akikah *dan potong rambut, pernikahan, syukuran, dan upacara lainnya. Bahkan, pada sebagian besar pesantren, Berjanjen telah menjadi kurikulum wajib.

 

Selain al-Barzanji, terdapat pula kitab-kitab sejenis yang juga bertutur tentang kehidupan dan kepribadian Nabi. Misalnya, kitab

*Shimthual-Durar, karya al-Habib Ali bin Muhammad bin Husain al-Habsyi (Syair Maulud Al-Habsy),

*al-Burdah, karya al-Bushiri dan

*al-Diba, karya Abdurrahman al-Diba’iy.

Inovasi Baru

Esensi Maulid adalah penghijauan sejarah dan penyegaran ketokohan Nabi sebagai satu-satunya idola teladan yang seluruh ajarannya harus dibumikan. Figur idola menjadi miniatur dari idealisme, kristalisasi dari berbagai falsafah hidup yang diyakini. Penghijauan sejarah dan penyegaran ketokohan itu dapat dilakukan kapan pun, termasuk di bulan Rabi’ul Awwal.

 

Kaitannya dengan kebangsaan, identitas dan nasionalisme seseorang akan lahir

jika ia membaca sejarah bangsanya. Begitu pula identitas sebagai penganut

agama akan ditemukan (di antaranya) melalui sejarah agamanya. Dan, dibacanya

Kitab al-Barzanji merupakan salah satu sarana untuk mencapai tujuan esensial

itu, yakni ‘menghidupkan’ tokoh idola melalui teks-teks sejarah.

 

Permasalahannya sekarang, sudahkah pelaku Berjanjen memahami bait-bait indah

al-Barzanji sehingga menjadikannya inspirator dan motivator keteladanan?

Barangkali, bagi kalangan santri, mereka dapat dengan mudah memahami makna

tiap baitnya karena (sedikit banyak) telah mengerti bahasa Arab. Ditambah

kajian khusus terhadap referensi penjelas *(syarh) *dari al-Barzanji, yaitu

kitab *Madarij al-Shu’ud *karya al-Nawawi al-Bantani, menjadikan pemahaman

mereka semakin komprehensif.

 

Bagaimana dengan masyarakat awam? Tentu mereka tidak bisa seperti itu.

Karena mereka memang tidak menguasai bahasa Arab. Yang mereka tahu, kitab

itu bertutur tentang sejarah Nabi tanpa mengerti detail isinya. Akibatnya,

penjiwaan dan penghayatan makna al-Barzanji sebagai inspirator dan motivator

hidup menjadi tereduksi oleh rangkaian ritual simbolik yang tersakralkan.

Barangkali, kita perlu berinovasi agar pesan-pesan profetik di balik bait

al-Barzanji menjadi tersampaikan kepada pelakunya (terutama masyarakat awam)

secara utuh menyeluruh. Namun, ini tidaklah mudah. Dibutuhkan penerjemah

yang andal dan sastrawan-sastrawan ulung untuk mengemas bahasa al-Barzanji

ke dalam konteks bahasa kekinian dan kedisinian. Selain itu, juga

mempertimbangkan kesiapan masyarakat menerima inovasi baru terhadap

aktivitas yang kadung tersakralkan itu.

 

Inovasi dapat diimplementasikan dengan menerjemahkan dan menekankan aspek

keteladan. Dilakukan secara gradual pasca-membaca dan melantunkan syair

al-Barzanji. Atau mungkin dengan kemasan baru yang tidak banyak menyertakan

bahasa Arab, kecuali lantunan shalawat dan ayat-ayat suci, seperti

dipertunjukkan W.S. Rendra, Ken Zuraida (istri Rendra), dan kawan-kawan pada

Pentas Shalawat Barzanji pada 12-14 Mei 2003 di Stadion Tennis Indoor,

Senayan, Jakarta.

Sebagai pungkasan, semoga Barzanji tidak hanya menjadi ‘lagu wajib’ dalam upacara, tapi (yang penting) juga mampu menggerakkan pikiran, hati, pandangan hidup serta sikap kita untuk menjadi lebih baik sebagaimana Nabi.

 

 

Dan semoga, Maulid dapat mengentaskan kita dari keterpurukan sebagaimana Shalahuddin Al-Ayubi sukses membangkitkan semangat tentaranya hingga menang

dalam pertempuran.

 

Garis Keturunan Syekh al-Barzanji :

Sayyid Ja’far ibn Hasan ibn Abdul Karim ibn Muhammad ibn Sayid Rasul ibn Abdul Syed ibn Abdul Rasul ibn Qalandar ibn Abdul Syed ibn Isa ibn Husain ibn Bayazid ibn Abdul Karim ibn Isa ibn Ali ibn Yusuf ibn Mansur ibn Abdul Aziz ibn Abdullah ibn Ismail ibn Al-Imam Musa Al-Kazim ibn Al-Imam Ja’far As-Sodiq ibn Al-Imam Muhammad Al-Baqir ibn Al-Imam Zainal Abidin ibn Al-Imam Husain ibn Sayidina Ali r.a. dan Sayidatina Fatimah binti Rasulullah saw.

Dinamakan Al-Barjanzy karena dinisbahkan kepada nama desa pengarang yang terletak di Barjanziyah kawasan Akrad (kurdistan). Kitab tersebut nama aslinya ‘Iqd al-Jawahir (Bahasa Arab, artinya kalung permata) sebagian ulama menyatakan bahwa nama karangannya adalah “I’qdul Jawhar fi mawlid anNabiyyil Azhar”. yang disusun untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad saw., meskipun kemudian lebih terkenal dengan nama penulisnya.

Beliau dilahirkan di Madinah Al Munawwarah pada hari Kamis, awal bulan Zulhijjah tahun 1126 H (1960 M) (1766 beliau menghafal Al-Quran 30 Juz kepada Syaikh Ismail Alyamany dan Tashih Quran (mujawwad) kepada syaikh Yusuf Asho’idy kemudian belajar ilmu naqliyah (quran Dan Haditz) dan ‘Aqliyah kepada ulama-ulama masjid nabawi Madinah Al Munawwarah dan tokoh-tokoh qabilah daerah Barjanzi kemudian belajar ilmu nahwu, sharaf, mantiq, Ma’ani, Badi’, Faraidh, Khat, hisab, fiqih, ushul fiqh, falsafah, ilmu hikmah, ilmu teknik, lughah, ilmu mustalah hadis, tafsir, hadis, ilmu hukum, Sirah Nabawi, ilmu sejarah semua itu dipelajari selama beliau ikut duduk belajar bersama ulama-ulama masjid nabawi. Dan ketika umurnya mencapai 31 tahun atau bertepatan 1159 H barulah beliau menjadi seorang yang ‘Alim wal ‘Allaamah dan Ulama besar.

Kitab “Mawlid al-Barzanji” ini telah disyarahkan oleh al-’Allaamah al-Faqih asy-Syaikh Abu ‘Abdullah Muhammad bin Ahmad yang terkenal dengan panggilan Ba`ilisy yang wafat tahun 1299H dengan satu syarah yang memadai, cukup elok dan bermanfaat yang dinamakan “al-Qawl al-Munji ‘ala Mawlid al-Barzanji” yang telah banyak kali diulang cetaknya di Mesir.

Di samping itu, kitab Mawlid Sidi Ja’far al-Barzanji ini telah disyarahkan pula oleh para ulama kenamaan umat ini. Antara yang masyhur mensyarahkannya ialah Syaikh Muhammad bin Ahmad ‘Ilyisy al-Maaliki al-’Asy’ari asy-Syadzili al-Azhari dengan kitab “al-Qawl al-Munji ‘ala Mawlid al-Barzanji”. Beliau ini adalah seorang ulama besar keluaran al-Azhar asy-Syarif, bermazhab Maliki lagi Asy`ari dan menjalankan Thoriqah asy-Syadziliyyah. Beliau lahir pada tahun 1217H (1802M) dan wafat pada tahun 1299H (1882M).

Selain itu ulama kita kelahiran Banten, Pulau Jawa, yang terkenal sebagai ulama dan penulis yang produktif dengan banyak karangannya, yaitu Sayyidul ‘Ulama-il Hijaz, an-Nawawi ats-Tsani, Syaikh Muhammad Nawawi al-Bantani al-Jawi turut menulis syarah yang lathifah bagi “Mawlid al-Barzanji” dan karangannya itu dinamakannya “Madaarijush Shu`uud ila Iktisaa-il Buruud”. Kemudian, Sayyid Ja’far bin Sayyid Isma`il bin Sayyid Zainal ‘Abidin bin Sayyid Muhammad al-Hadi bin Sayyid Zain yang merupakan suami kepada satu-satunya anak Sayyid Ja’far al-Barzanji, telah juga menulis syarah bagi “Mawlid al-Barzanji” tersebut yang dinamakannya “al-Kawkabul Anwar ‘ala ‘Iqdil Jawhar fi Mawlidin Nabiyil Azhar”.

Sayyid Ja’far ini juga adalah seorang ulama besar keluaran al-Azhar asy-Syarif. Beliau juga merupakan seorang Mufti Syafi`iyyah. Karangan-karangan beliau banyak, antaranya: “Syawaahidul Ghufraan ‘ala Jaliyal Ahzan fi Fadhaa-il Ramadhan”, “Mashaabiihul Ghurar ‘ala Jaliyal Kadar” dan “Taajul Ibtihaaj ‘ala Dhau-il Wahhaaj fi Israa` wal Mi’raaj”. Beliau juga telah menulis sebuah manaqib yang menceritakan perjalanan hidup dan ketinggian nendanya Sayyid Ja’far al-Barzanji dalam kitabnya “ar-Raudhul A’thar fi Manaqib as-Sayyid Ja’far”.

Kembali kepada Sidi Ja’far al-Barzanji, selain dipandang sebagai mufti, beliau juga menjadi khatib di Masjid Nabawi dan mengajar di dalam masjid yang mulia tersebut. Beliau terkenal bukan sahaja kerana ilmu, akhlak dan taqwanya, tapi juga dengan kekeramatan dan kemakbulan doanya. Penduduk Madinah sering meminta beliau berdoa untuk hujan pada musim-musim kemarau. Diceritakan bahawa satu ketika di musim kemarau, sedang beliau sedang menyampaikan khutbah Jumaatnya, seseorang telah meminta beliau beristisqa` memohon hujan. Maka dalam khutbahnya itu beliau pun berdoa memohon hujan, dengan serta merta doanya terkabul dan hujan terus turun dengan lebatnya sehingga seminggu, persis sebagaimana yang pernah berlaku pada zaman Junjungan Nabi s.a.w. dahulu. Menyaksikan peristiwa tersebut, maka sebahagian ulama pada zaman itu telah memuji beliau dengan bait-bait syair yang berbunyi:-

 

سقى الفروق بالعباس قدما * و نحن بجعفر غيثا سقينا

فذاك و سيلة لهم و هذا * وسيلتنا إمام العارفينا

 

Dahulu al-Faruuq dengan al-’Abbas beristisqa` memohon hujan

Dan kami dengan Ja’far pula beristisqa` memohon hujan

Maka yang demikian itu wasilah mereka kepada Tuhan

Dan ini wasilah kami seorang Imam yang ‘aarifin

Sidi Ja’far al-Barzanji wafat di Kota Madinah dan dimakamkan di Jannatul Baqi`, sebelah bawah maqam beliau dari kalangan anak-anak perempuan Junjungan Nabi s.a.w. Karangannya membawa umat ingatkan Junjungan Nabi s.a.w., membawa umat kasihkan Junjungan Nabi s.a.w., membawa umat rindukan Junjungan Nabi s.a.w. Setiap kali karangannya dibaca, pasti sholawat dan salam dilantunkan buat Junjungan Nabi s.a.w. Juga umat tidak lupa mendoakan Sayyid Ja’far yang telah berjasa menyebarkan keharuman pribadi dan sirah kehidupan makhluk termulia keturunan Adnan. Allahu … Allah.

 

اللهم اغفر لناسج هذه البرود المحبرة المولدية

سيدنا جعفر من إلى البرزنج نسبته و منتماه

و حقق له الفوز بقربك و الرجاء و الأمنية

و اجعل مع المقربين مقيله و سكناه

و استرله عيبه و عجزه و حصره و عيه

و كاتبها و قارئها و من اصاخ إليه سمعه و اصغاه

 

Ya Allah ampunkan pengarang jalinan mawlid indah nyata

Sayyidina Ja’far kepada Barzanj ternisbah dirinya

Kejayaan berdamping denganMu hasilkan baginya

Juga kabul segala harapan dan cita-cita

Jadikanlah dia bersama muqarrabin berkediaman dalam syurga

Tutupkan segala keaiban dan kelemahannya

Segala kekurangan dan kekeliruannya

Seumpamanya Ya Allah harap dikurnia juga

Bagi penulis, pembaca serta pendengarnya

 

و صلى الله على سيدنا محمد و على اله و صحبه و سلم

و الحمد لله رب العالمين

Dalam bukunya, Dan Muhammad adalah Utusan Allah: Penghormatan terhadap Nabi SAW. dalam Islam (1991), sarjana Jerman peneliti Islam, Annemarie Schimmel, menerangkan bahwa teks asli karangan Ja’far al-Barzanji, dalam bahasa Arab, sebetulnya berbentuk prosa. Namun, para penyair kemudian mengolah kembali teks itu menjadi untaian syair, sebentuk eulogy bagi Sang Nabi.

 

Untaian syair itulah yang tersebar ke berbagai negeri di Asia dan Afrika, tak terkecuali Indonesia. Tidak tertinggal oleh umat Islam penutur bahasa Swahili di Afrika atau penutur bahasa Urdu di India, kita pun dapat membaca versi bahasa Indonesia dari syair itu, semisal hasil terjemahan HAA Dahlan atau Ahmad Najieh, meski kekuatan puitis yang terkandung dalam bahasa Arab kiranya belum sepenuhnya terwadahi dalam bahasa kita sejauh ini.

Secara sederhana kita dapat mengatakan bahwa karya Ja’far al-Barzanji merupakan biografi puitis Nabi Muhammad SAW. Dalam garis besarnya, karya ini terbagi dua: “Natsar” dan “Nadhom”. Bagian “Natsar” terdiri atas 19 subbagian yang memuat 355 untaian syair, dengan mengolah bunyi “ah” pada tiap-tiap rima akhir. Seluruhnya menurutkan riwayat Nabi Muhammad SAW., mulai dari saat-saat menjelang paduka dilahirkan hingga masa-masa tatkala paduka mendapat tugas kenabian. Sementara, bagian “Nadhom” terdiri atas 16 subbagian yang memuat 205 untaian syair, dengan mengolah rima akhir “nun”.

Dalam untaian prosa lirik atau sajak prosaik itu, terasa betul adanya keterpukauan sang penyair oleh sosok dan akhlak Sang Nabi. Dalam bagian “Nadhom”, misalnya, antara lain diungkapkan sapaan kepada Nabi pujaan: Engkau mentari, engkau bulan/ Engkau cahaya di atas cahaya.

Di antara idiom-idiom yang terdapat dalam karya ini, banyak yang dipungut dari alam raya seperti matahari, bulan, purnama, cahaya, satwa, batu, dan lain-lain. Idiom-idiom seperti itu diolah sedemikian rupa, bahkan disenyawakan dengan shalawat dan doa, sehingga melahirkan sejumlah besar metafor yang gemilang. Silsilah Sang Nabi sendiri, misalnya, dilukiskan sebagai “untaian mutiara”.

Namun, bahasa puisi yang gemerlapan itu, seringkali juga terasa rapuh. Dalam karya Ja’far al-Barzanji pun, ada bagian-bagian deskriptif yang mungkin terlampau meluap. Dalam bagian “Natsar”, misalnya, sebagaimana yang diterjemahkan oleh HAA Dahlan, kita mendapatkan lukisan demikian: Dan setiap binatang yang hidup milik suku Quraisy memperbincangkan kehamilan Siti Aminah dengan bahasa Arab yang fasih.

Betapapun, kita dapat melihat teks seperti ini sebagai tutur kata yang lahir dari perspektif penyair. Pokok-pokok tuturannya sendiri, terutama menyangkut riwayat Sang Nabi, terasa berpegang erat pada Alquran, hadis, dan sirah nabawiyyah. Sang penyair kemudian mencurahkan kembali rincian kejadian dalam sejarah ke dalam wadah puisi, diperkaya dengan imajinasi puitis, sehingga pembaca dapat merasakan madah yang indah.

Salah satu hal yang mengagumkan sehubungan dengan karya Ja’far al-Barzanji adalah kenyataan bahwa karya tulis ini tidak berhenti pada fungsinya sebagai bahan bacaan. Dengan segala potensinya, karya ini kiranya telah ikut membentuk tradisi dan mengembangkan kebudayaan sehubungan dengan cara umat Islam di berbagai negeri menghormati sosok dan perjuangan Nabi Muhammad SAW.

 

Sifatnya:

Wajahnya tampan, perilakunya sopan, matanya luas, putih giginya, hidungnya mancung,jenggotnya yang tebal,Mempunyai akhlak yang terpuji, jiwa yang bersih, sangat pemaaf dan pengampun, zuhud, amat berpegang dengan Al-Quran dan Sunnah, wara’, banyak berzikir, sentiasa bertafakkur, mendahului dalam membuat kebajikan bersedekah,dan sangat pemurah.

Seorang ulama besar yang berdedikasi mengajarkan ilmunya di Masjid Kakeknya (Masjid Nabawi) SAW. sekaligus beliau menjadi seorang mufti Mahzhab Syafiiyah di kota madinah Munawwarah.

“Al-’Allaamah al-Muhaddits al-Musnid as-Sayyid Ja’far bin Hasan al-Barzanji adalah MUFTI ASY-SYAFI`IYYAH di Kota Madinah al-Munawwarah. Banyak perbedaan tentang tanggal wafatnya, sebagian menyebut beliau meninggal pada tahun 1177 H. Imam az-Zubaidi dalam “al-Mu’jam al-Mukhtash” menulis bahwa beliau wafat tahun 1184 H, dimana Imam az-Zubaidi pernah berjumpa dengan beliau dan menghadiri majelis pengajiannya di Masjid Nabawi yang mulia.

Maulid karangan beliau ini adalah kitab maulid yang paling terkenal dan paling tersebar ke pelosok negeri ‘Arab dan Islam, baik di Timur maupun di Barat. Bahkan banyak kalangan ‘Arab dan ‘Ajam (luar Arab) yang menghafalnya dan mereka membacanya dalam waktu-waktu tertentu. Kandungannya merupakan khulaashah (ringkasan) sirah nabawiyyah yang meliputi kisah lahir baginda, perutusan baginda sebagai rasul, hijrah, akhlak, peperangan sehingga kewafatan baginda.

 

Wafat:

Beliau telah kembali ke rahmatullah pada hari Selasa, setelah Asar,4 Sya’ban, tahun 1177 H (1766 M). Jasad beliau makamkan di Baqi’ bersama keluarga Rasulullah saw.

Kitab maulid Barzanji sendiri telah disyarah (dijelaskan) oleh ulama-ulama besar seperti Syaikh Muhammad bin Ahmad ‘Ilyisy al-Maaliki al-’Asy’ari asy-Syadzili al-Azhari yang mengarang kitab “al-Qawl al-Munji ‘ala Mawlid al- Barzanji” dan Sayyidul ‘Ulama-il Hijaz, Syeikh Muhammad Nawawi al-Bantani al-Jawi “Madaarijush Shu`uud ila Iktisaa-il Buruud”.

 

continue reading…

Hak Cipta © Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization, ILO) 2013

Kantor ILO Perwakilan Jakarta

Menara Thamrin, Lantai 22

Jalan MH Thamrin Kav. 3

Jakarta

10250

Indonesia

 

Pertama kali diterbitkan tahun 2013

 

Publikasi Kantor Perburuhan Internasional dilindungi oleh Protokol 2 Konvensi Hak Cipta Universal. Meskipun demikian, kutipan singkat dari publikasi tersebut dapat diproduksi ulang tanpa izin, dengan syarat bahwa sumber ditunjukkan. Permohonan mengenai hak reproduksi (produksi ulang) atau penerjemahan dapat diajukan ke Kantor Penerbitan ILO (ILO Publications, Hak dan Perizinan), Kantor Perburuhan Internasional (International Labour Office), CH-1211 Geneva 22, Switzerland, atau melalui email: pubdroit@ilo.org. Kantor Perburuhan Internasional menyambut baik pengajuan tersebut. Perpustakaan, lembaga dan pengguna lain yang terdaftar denganorganisasi hakreproduksi dapat membuat salinan sesuai dengan lisensi yang diberikan kepada mereka untuk tujuan ini. Kunjungi www.ifrro.org untuk mendapatkan organisasi hak reproduksi di negara Anda (Federasi Internasional Organisasi Hak Reproduksi atau IFRRO adalah sebuah organisasi independen yang dibentuk atas dasar prinsip-prinsip dasar hak cipta internasional yang terkandung dalam Konvensi Berne dan Hak Cipta Universal).

 

 

Penugasan dalam Kantor Penerbitan ILO, yang sesuai dengan praktek PBB, dan presentasi materi yang berada didalamnya tidak mewakili pengekspresianopini apapun dari bagian Kantor Perburuhan Internasional mengenai status hukum negara apa pun, wilayah atau teritori atau otoritasnya, atau mengenai batas-batas negara tersebut.

Tanggung jawab atas opini-opini yang diekspresikan dalam artikel, studi dan kontribusi lain merupakan tanggung jawab penulis, dan publikasi tidak mengandungdukungan dari Kantor Perburuhan Internasional atas opini tersebut. Rujukan ke nama perusahaan dan produk komersial dan proses tidak menunjukkan dukungan dari Kantor Perburuhan Internasional, dan kesalahanpenyebutan suatu perusahaan, produk komersil atau proses tertentu tidak dimaksudkan sebagai tanda pencelaan. Publikasi-publikasi ILO dan produk elektronik dapat diperoleh melalui penjual buku utama atau kantor ILO lokal di berbagai negara, atau langsung dari Penerbitan ILO, di Kantor Perburuhan Internasional, CH-1211 Geneva 22, Swiss. Katalog atau daftar publikasi baru tersedia secara cuma-cuma dari alamat di atas, atau melalui email: pubvente@ilo.org

Kunjungi website kami: www.ilo.org / publns

 

 

Desain grafis di Indonesia
Foto disusun di Indonesia
Dicetak di Indonesia

 

 

 

 

 

 

Mulailah Usaha Ramah Lingkungan Anda di BidangIndustri Kreatif

Program Wirausaha Ramah Lingkungan (Indonesian Green Enterpreneurship Program, IGEP)Modul Pelatihan

 

 

Organisasi Perburuhan Internasional

(International Labour Organization, ILO)

 

PRAKATA

 

UCAPAN TERIMA KASIH

 

 

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………. v

DAFTAR GAMBAR DAN TABEL………………………………………………………………………………………………………………………………… viii

DAFTAR LATIHAN-LATIHAN………………………………………………………………………………………………………………………………………. ix

DAFTAR SINGKATAN DAN ISTILAH DALAM BAHASA (ITALIC)…………………………………………………………………………………… xi

1.   Pendahuluan……………………………………………………………………………………………………………………………………………………. 1

2.   Hasil Pembelajaran dari Program……………………………………………………………………………………………………………………. 3

3.   Pengantar Studi Kasus…………………………………………………………………………………………………………………………………….. 4

BAB 1 USAHA RAMAH LINGKUNGAN DIBIDANG INDUSTRI KREATIF………………………………………………………………………… 8

1.1 Apa itu Usaha Ramah Lingkungan……………………………………………………………………………………………………………………. 8

1.2 Isu Lingkungan pada Bidang Industri Kreatif…………………………………………………………………………………………………. 12

1.4 Latihan…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………… 19

BAB 2 SIAPKAH ANDA MEMULAI USAHA RAMAH LINGKUNGAN DI BIDANG INDUSTRI KREATIF?………………………… 24

2.1 Faktor Pendorong Internal…………………………………………………………………………………………………………………………… 24

2.2 Menilai Karakter dan Kondisi Pribadi…………………………………………………………………………………………………………….. 26

2.3 Menilai Ketrampilan Anda……………………………………………………………………………………………………………………………… 29

2.4 Kepedulian Lingkungan dan Sosial………………………………………………………………………………………………………………… 33

BAB 3 RUMUSKAN DAN ANALISIS IDE USAHA RAMAH LINGKUNGAN ANDA………………………………………………………… 37

3.1 Merumuskan Ide Usaha Anda…………………………………………………………………………………………………………………………. 37

3.2 Penyaringan Ide Usaha yang Layak………………………………………………………………………………………………………………….. 40

3.3 Menciptakan Visi dan Misi Usaha Anda…………………………………………………………………………………………………………… 44

3.4. Analisis SWOT………………………………………………………………………………………………………………………………………………. 45

3.4.1.    Ide Usaha Ramah lingkungan dan analisis SWOT……………………………………………………………………………… 47

3.4.2.    Contoh Ide usaha ramah lingkungan di bidang industri kreatif…………………………………………………………. 48

3.4.3.    Contoh analisis SWOT………………………………………………………………………………………………………………………… 49

3.5. Menilai dampak usaha anda terhadap lingkungan………………………………………………………………………………………… 51

BAB 4RENCANA PEMASARAN………………………………………………………………………………………………………………………………….. 56

4.1 Siapkan diri anda untuk rencana pemasaran anda………………………………………………………………………………………….. 56

4.2 Riset Pasar……………………………………………………………………………………………………………………………………………………… 58

4.3 Rencana Pemasaran……………………………………………………………………………………………………………………………………….. 60

4.3.1 Produk……………………………………………………………………………………………………………………………………………………. 61

4.3.2 Harga……………………………………………………………………………………………………………………………………………………… 63

4.3.3 Lokasi……………………………………………………………………………………………………………………………………………………… 65

4.3.4 Promosi…………………………………………………………………………………………………………………………………………………… 66

4.3.5 Manusia………………………………………………………………………………………………………………………………………………….. 69

BAB 5 MEMATUHI ATURAN DAN PERATURAN UNTUK MEMULAI USAHA RAMAH LINGKUNGAN ANDA………………. 72

5.1 Mengetahui Struktur Hukum di Indonesia, Klasifikasi Usaha dan Ketentuan-ketentuannya……………………………. 72

5.2 Memilih Bentuk Hukum Usaha anda dan Mendaftarkannya…………………………………………………………………………… 73

5.2.1 Perusahaan Perorangan…………………………………………………………………………………………………………………………. 73

5.2.2Kemitraan : CV (Comanditaire Venootsschap/Persekutuan Komanditer) danKemitraan Firma………………… 74

5.2.3 Perseroan Terbatas…………………………………………………………………………………………………………………………………. 75

5.2.4 Koperasi………………………………………………………………………………………………………………………………………………….. 76

5.3 Apa Tanggung Jawab Hukum Anda?………………………………………………………………………………………………………………. 79

BAB 6 Manajemen Sumber Daya Manusia……………………………………………………………………………………………………….. 85

6.1 Pendahuluan………………………………………………………………………………………………………………………………………………….. 85

6.2 Perencanaan: Karyawan Seperti Apa Yang Anda Perlukan?…………………………………………………………………………… 86

6.3. Perekrutan……………………………………………………………………………………………………………………………………………………. 90

6.3. Motivasi dan Penghargaan……………………………………………………………………………………………………………………………. 92

6.4. Mengembangkan Sumber Daya Manusia………………………………………………………………………………………………………… 93

BAB 7 PENETAPAN BIAYA DAN HARGA DARI PRODUK DAN JASA…………………………………………………………………………… 96

7.1 Apa yang Dimaksud dengan Akuntansi Biaya atau Cara Penetapan Biaya………………………………………………………… 96

7.2 Biaya Langsung & Tidak Langsung…………………………………………………………………………………………………………………. 96

7.3 Biaya Tetap dan Biaya Variabel……………………………………………………………………………………………………………………….. 98

7.4 Perbedaan Antara Biaya Variabel vs. Biaya Langsung dan Biaya Tetap vs Biaya Tidak Langsung……………………… 98

7.5 Biaya Produksi Barang dan Jasa…………………………………………………………………………………………………………………….. 99

7.6 Cara Menetapkan Biaya dan Harga Produk atau Jasa…………………………………………………………………………………….. 99

7.7 Bagaimana cara menghitung nilai kontribusi anda dengan harga satuan yang diberikan……………………………. 107

7.8 Analisa Titik Impas……………………………………………………………………………………………………………………………………….. 108

BAB 8 PERENCANAAN KEUANGAN………………………………………………………………………………………………………………………… 111

8.1.    Pendahuluan…………………………………………………………………………………………………………………………………………… 111

8.2 Perhitungan rencana Keuangan…………………………………………………………………………………………………………………… 112

9.1 Pendahuluan……………………………………………………………………………………………………………………………………………….. 120

9.2 Modal Awal………………………………………………………………………………………………………………………………………………… 120

9.2.1 Penanaman Modal………………………………………………………………………………………………………………………………. 120

9.2.2.    Modal kerja apa yang Anda butuhkan?…………………………………………………………………………………………… 123

9.3. Jenis dan Sumber Modal Awal…………………………………………………………………………………………………………………….. 127

9.3.1.    Modal Pemilik (Owner’s Equity)………………………………………………………………………………………………………… 127

9.3.2.    Pinjaman………………………………………………………………………………………………………………………………………….. 128

10.1     Penilaian pribadi : apakah anda siap untuk memulai usaha anda?…………………………………………………………. 133

10.2     Rencana tindakan untuk memulai usaha anda………………………………………………………………………………………. 136

Daftar Periksa Operasi Usaha Ramah lingkungan……………………………………………………………………………………. 144

J1. Pemeliharaan fasilitas – beli cat daur ulang dan produk VOC rendah (produk cat ramah lingkungan) bila tersedia (cat, produk penghapus cat, dll). ( VOC Volatile Organic Compounds )………………………………………………………………………………… 153

 

 

DAFTAR GAMBAR DAN TABEL

Gambar 1.1. :Skema Komoditas dan Arus Kas. 10

Gambar 1.2. : Rantai Pasok Indutsri Kreatif secara Umum.. 13

Gambar 1.3. : Isu Lingkungan Dalam Industri Kreatif. 14

Gambar1.4.  :Area dalam Industri Kreatif Non-Manufaktur Pada Usaha Ramah lingkungan yang membutuhkan Kelestarian Lingkungan. 15

Gambar 1.5. : Area dalam Industri Kreatif Manufaktur yang membutuhkan Kelestarian Lingkungan. 15

Gambar 1.6. : Faktor Pendorong Eksternal 16

Gambar 1.7. : Sub Sektor Industri Kreatif. 20

Gambar 2.1. :Faktor Pendukung Internal 25

Gambar 2.2. : Hal Pribadi yang perlu dimiliki untuk memulai usaha Ramah lingkungan yang sukses. 26

Tabel 3.1.       : Contoh Tabel dasar analisis SWOT. 47

Tabel 3.2.       : Elemen yang diperlukan dalam analisis SWOT. 47

Gambar 3.1. : Dampak pada Lingkungan Internal dan Eksternal 26

Gambar 4.1. : Lima “P” dalam pemasaran 63

Tabel 5.1.       : Bentuk Usaha yang Legal secara Hukum di Indonesia 63

Gambar 7.1. : Elemen-elemen biaya. 103

Gambar 7.2. : Biaya total sebagai fungsi dari biaya variabel dan biaya tetap. 104

Gambar 7.3. : Contoh analisis titik impas dalam Loebis Jeans Bag. 115

 

DAFTAR LATIHAN-LATIHAN

Latihan 1.1. : Studi Kasus Tas Jins Loebis. 21

Latihan 1.2. : Studi Kasus Vektor Grafis Ndopart. 23

Latihan 2.1. : Karakter dan Situasi Pribadi Saya. 27

Latihan 2.2. : Kemampuan Saya. 30

Latihan 2.3. : KepedulianLingkungan dan Sosial Saya. 34

Latihan 3.1. :Tiga Ide Usaha yang paling saya inginkan. 40

Latihan 3.2. : Menilai Ide Usaha Ramah Lingkungan Anda. 43

Latihan 3.3. : Membuat analisis SWOT untuk usaha Ramah lingkungan anda. 45

Latihan 3.4. : Analisa Dampak Lingkungan. 45

Latihan 3.5. : Melakukan Analisi SWOT untuk ide Usaha Ramah Lingkungan Anda. 51

Latihan 3.6. : Penilaian Efek Lingkungan. 56

Latihan 4.1. : Deskripsikan Ulang  Ide Usaha Ramah Lingkungan Anda. 59

Latihan 4.2.A  : Survei Pasar. 61

Latihan 4.2.B  : Segmentasi Pasar. 61

Latihan 4.3. : Deskripsi Produk Secara Detail 65

Latihan 4.4. : Pengaturan Harga. 67

Latihan 4.5. : Deskripsi dari Lokasi 69

Latihan 4.6. : Kombinasi Elemen Promosi 72

Latihan 4.7. : Elemen Sumber Daya manusia dalam Rencana Pemasaran. 74

Latihan 5.1. : Bentuk hukum dari usaha. 89

Latihan 5.2. : Ijin yang Dibutuhkan. 89

Latihan 6.1. : Pekerjaan Layak. 92

Latihan: 6.2.A : Tugas-tugas yang dibutuhkan usaha saya. 94

Latihan: 6.2.B : Pengetahuan, Ketrampilan, dan Pengalaman yang Diperlukan. 95

Latihan: 6.2.C : Penciptaan Deskripsi Pekerjaan. 95

Latihan 6.3. : Bagaimana rencana Saya dalam merekrut pegawai saya ?. 98

Latihan 6.4. : Dengan Media Apa Perekrutan Dilakukan ?. 98

Latihan 6.5. : Tahapan Proses Rekrutmen. 99

Latihan 6.6. : Bagaimana saya akan Memotivasi pegawai saya. 100

Latihan 6.7. : Pengembagan Sumber Daya Manusia. 101

Latihan 7.1.A  : Menghitung Biaya untuk satu produk. 111

Latihan 7.1.B  : Menghitung Biaya Produk Dengan Menggunakan metode Cost-Plus Pricing. 113

Latihan 7.2. : Strategi penetapan harga. 113

Latihan 7.3. : Menghitung margin kontribusi dengan biaya tetap yang diberikan. 114

Latihan 7.4. : Break Even Analysis (Analisis Titik Impas). 116

Latihan 8.1. : Perkiraan Penjualan pada Usaha Saya. 120

Latihan 8.2. : Perkiraan Biaya Langsung pada Usaha Saya. 121

Latihan 8.3. : Perkiraan Biaya Tak Langsung pada Usaha Saya. 123

Latihan 8.4. : Rencana Pembiayaan dan Penjualan pada usaha saya. 124

Latihan 8.5. : Laporan Arus Kas. 125

Latihan 8.6. : Menghitung Ulang Rencana Keuangan UsahaAnda. 128

Latihan 8.7. : Melakukan Analisis Sensitivitas untuk Usaha Anda. 128

Latihan 9.1. : Tempat Usaha. 131

Latihan 9.2. : Tempat yang potensial untuk usaha Saya. 132

Latihan 9.3.A  : Modal Kerja untuk Persediaan. 134

Latihan 9.3.B  : Modal Kerja untuk Promosi 134

Latihan 9.3.C  : Modal Kerja untuk Upah dan Gaji 135

Latihan 9.3.D  : Modal Kerja untuk Sewa. 135

Latihan 9.3.E   : Modal Kerja untuk Leasing (Persewaan). 136

Latihan 9.3.F   : Modal Kerja untuk Asuransi 136

Latihan 9.3.G  : Modal Kerja untuk Biaya Lain-lain. 136

Latihan 9.3.H  : Modal Kerja Total 136

Latihan 9.4. : Potensi Anda untuk melakukan Pinjaman. 139

Latihan 9.5. : Modal Awal dan Sumber Modal 141

Latihan 10.1.   : Rencana Tindakan. 147

 

DAFTAR SINGKATAN DAN ISTILAH DALAM BAHASA (ITALIC)

3Rs                 Reduce, Reuse, Recycle (Kurangi, Gunakan Kembali, Daur Ulang)

5Ps                 Product, Price, Place, Promotion, People (Produk, Harga, Lokasi, Promosi, Sumber Daya Manusia)

BBC                British Broadcasting Corporation (Perusahaan Siaran Inggris)

EIA                 Environmental Impact Assessment (Penilaian Dampak Lingkungan)

GBO               Green Business Option (Pilihan Usaha Ramah Lingkungan)

IGEP              Indonesian Green Entrepreneurship Program (Program Wirausaha Ramah Lingkungan)

ILO                 Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization)

SYB                 Start Your Business (Mulailah Usaha Anda)

SYGB             Start Your Green Business (Mulailah Usaha Ramah Lingkungan Anda)

USP                Unique Selling Proposition (Proposisi Unik Penjualan)

 

KATA PENGANTAR

  1. Pendahuluan

Masyarakat kita sedang menghadapi tantangan lingkungan yang belum pernah terjadi sebelumnya, seperti : perubahan iklim, polusi industri, degradasi lahan, munculnya penyakit baru dan hama, penipisan sumber daya bersamaan dengan hilangnya keanekaragaman hayati. Selain mempengaruhi lingkungan hidup bagi manusia, isu-isu ini juga mengancam pembangunan ekonomi. Hal ini merupakan tanggung jawab generasi sekarang untuk memecahkan masalah ini dan mengatasi tantangan untuk berkembang – tidak hanya untuk diri kita, namun juga untuk anak cucu kita.

 

Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization (ILO) bersama dengan pemerintah Indonesia dan bekerjasama dengan Bank Indonesia, beberapa kementerian, Serikat Pekerja dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) meluncurkan sebuah program bertajuk Indonesian Green Entrepreneurship Program (IGEP), atau Program Wirausaha Indonesia Ramah Lingkungan, Program wirausaha ramah lingkungan ini ditujukan bagi penciptaan pekerjaan yang ramah lingkungan danpekerjaan yang layak, yang juga dapat dijadikan sebagaisolusi praktis untuk menghadapi tantangan lingkungan yaitu perubahan iklim yang belum pernah terjadi sebelumnya, tantangan sosial khususnya pengangguran kaum muda, serta tantangan ekonomi yaitu kemiskinan.

 

Membuka lapangan pekerjaan melalui wirausaha telah menjadi kebijakan negara Indonesia, yang juga sedang menuju ekonomi dengan tingkat emisi karbon rendah. Insiatif program wirausaha ramah lingkungan seperti energi terbarukan, pertanian berkelanjutan, eko wisata, pengolahan limbah  dan kreatifvitas ini telah menarik perhatian para pengusaha. Sementara itu, berbagai kebijakan dan peraturan baru mulai mengharuskan perusahaan tradisional dengan tingkat konsumsi energi yang tinggi, yang menghasilkan banyak polusi dan emisi gas rumah kaca (GRK), untuk melakukan efisiensi energi. Hal ini menjadi tantangan dan juga peluang bagi usahauntuk merespon perubahan ini karena adanya perubahan struktur pasar dan munculnyapermintaan baru bagi usaha yang sudah ada.

 

Perlengkapan pelatihan Wirausaha RamahLingkungan iniberbentuk satu set booklet, yang terdiri dari buku pedoman pelatihan “Mulailah UsahaRamah Lingkungan Anda”yang meliputiberbagai sektor ekonomi dan mencakup beberapa studi kasus praktis untuk memberikanwawasan kepada peserta pelatihan mengenai metode dan arahan yang tepat untuk dapat:

-          menilai peluang dari pasar usaha ramah lingkungan,

-          membangun ide terkait usaha ramah lingkungan,

-          bagaimana agar sukses dalam memulai usaha dengan mempertimbangkan aspek finansialserta semua peraturan dan persyaratan hukum,

-          bagaimana mempromosikan usaha ramah lingkungan tersebut.

 

Program Wirausaha Indonesia RamahLingkungan (IndonesiaGreen Enterpreneurship Program,IGEP) ditargetkan untuk kaum muda, khususnya yang berpendidikan minimal SLTA, ditujukan bagi wirausaha baru agar memahami dan menangkap peluang usahaberupa solusi untuk menghadapi perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan yang inklusif. Program ini diterjemahkan dalam modul pelatihan yang berjudul “MulailahUsahaRamah LingkunganAnda”(Start Your Green Business, SYGB), yang telah dikembangkan berdasarkan modul pelatihan“Mulailah Usaha Anda” (Start Your Business) dan “Pilihan UsahaRamah Lingkungan” (Green Business Option) yang telah terlebih dahulu dikembangkan oleh ILO. Dibandingkan dengan modulpelatihanILO sebelumnya, modul“Mulailah UsahaRamah Lingkungan Anda” memberikan panduan lengkap terkait pengembangan ide usaha, penilaian ide usaha, perencanaan strategis, perencanaan operasional dan keuangan , pendaftaran usaha, dan memulai operasi usaha.

 

Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika anda baru memulai sebuah usaharamah lingkungan.Modul ini membantu anda dalam membuat perencanaan usaha, yang memperhitungkan aspek ekonomi, lingkungan dan sosial dari usaha anda. Usaha anda harus mengikuti standar lingkungan, baik untuk hal-hal operasional maupun keluaran produknya. Selain itu, usaha ramah lingkungan anda harus mematuhi undang-undang maupun peraturan pemerintah, dan harus tetap mempertimbangkan keuntungan usaha agar bisa terus bertahan.

 

Panduan “Mulailah UsahaRamahLingkungan Anda” ini akan membimbing anda melalui proses pengolahan gagasan dan ideanda, serta mengembangkan rencana untuk ide usaharamah lingkungan anda. Panduan iniakan membantu andamenilai apakah ide usaha anda sesuai dengan profil anda dan anda harus bersiap-siap untuk mengambil langkah-langkah untuk menerjemahkan visi anda menjadi usaha yang nyata. Panduan ini dilengkapi dengan berbagai studi kasus usaharamah lingkungandan contoh rencana usaha dimana anda dapat mengikuti tiap langkah demi langkah yang tercantum.

 

Panduan ini terdiri atas dua bagian: bagian pertama akan membantu anda untuk memperjelaside usaharamah lingkungan anda, dimana anda akan diajakmenilai ketrampilan usaha anda sebagai hal penting bagi keberlanjutan usaha anda. Keberhasilan usaha anda tergantung pada anda, minat dan ketrampilan yang anda miliki harus mampu mengatasi situasi dan tren pasar. Setelah menyelesaikan bagian pertama dari panduan ini, anda akan memilih salah satu ide usaha ramah lingkungan yang sudah siap anda jalankan.

 

Bagian kedua dari panduan ini akan menuntun secara bertahap untukmenterjemahkan ide usaha yang anda pilihdenganmengambil langkah-langkah untuk mengimplementasikan usaha anda, termasuk menangani isu-isu hukum, aspek pemasaran, sumber daya manusia, keuangan, investasi, dan rencana tindakan-tindakan yang akan diambil. Setelah melalui panduan ini, anda akan memiliki usaha ramah lingkungan anda sendiri yang siap untuk ditindaklanjuti.

 

Pada akhir setiap bab anda, akan menemukan sebuah kotak dengan tips tentang cara terbaik untuk menerapkan usaharamah lingkungan anda.

 

 

 

 

 

Lampiran yang diberikan akan memberikan tautan yang berguna sertapetunjuk ke sumber daya eksternal untuk membantu anda membuat rencana lengkap dan menerapkan praktik usaha ramah lingkungan anda. Lampiran ini juga berisi daftar komprehensif mengenai usaharamah lingkungan.

                       

“Mulailah UsahaRamah Lingkungan Anda” (Start Your Green Business, SYGB) juga mencakup studi kasus tentang usaharamah lingkungan yang sukses di Indonesia dan usaharamah lingkungan dari negara lain. Harapan kami, materi pelatihan ini akan menginspirasi mereka yang berpartisipasi dalam program-program pelatihan untuk menghasilkan ide-ide baru dan akan membantu mereka untuk belajar tentang pasar dan peluang potensial dalam usaharamah lingkungan. Kami yakin, bahwa pelatihan ini akan membekali pesertadengan alat untuk mengembangkan dan mewujudkan ide-ide usaharamah lingkungan mereka dan memulai usaharamah lingkungan yang sukses sehingga mereka akan menjadi pengusaha yang bertanggung jawab untuk membangun masa depan dengan tingkat emisi karbon rendah, serta berkelanjutan.

  1. Hasil Pembelajaran dari Program

Dalam setiap bab panduan pelatihan “Mulailah UsahaRamah Lingkungan Anda” (Start Your Green Business, SYGB) ini, tujuan pembelajaran tertulis secara spesifik. Setelah menyelesaikan program ini, anda harus memeriksa apakah anda telah mencapai semua hasil belajar dan jika tidak, anda mungkin perlu untuk kembali ke bab yang anda belum pahami, dan meninjau ulang beberapa hal yang menjadi penyebab belum tercapainya pembelajaran yang dirancangdan perbaiki.

 

Setelah menyelesaikan panduan pelatihan ini, anda akan:

  • Mengetahui prinsip-prinsip usaha ramah lingkungan dan pekerjaan layak;
  • Mampu mengidentifikasi peluang usaha ramah lingkunganpada industri yang diminati;
  • Mampu memutuskan apakah anda memiliki ketrampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang tepat untuk memulai sendiri usaha ramah lingkungan anda;
  • Mengetahui lebih banyak tentang beberapa masalah lingkungan yang dihadapi oleh Indonesia, khususnya, pada sektor energi, dan juga pada seluruh dunia;
  • Memahami pentingnya peranan usaha dalam menangani isu-isu lingkungan
  • Memiliki pengetahuan, ketrampilan, dan perangkat yang memungkinkan anda untuk berpikir jernih dan kritis tentang kesiapan untuk memulai usaha ramah lingkungan anda sendiri;
  • Memilih ide usaha terbaik anda lalu mengembangkan produk dan jasanya dengan tepat;
  • Melakukan perencanaan strategis dan operasional;
  • Mengembangkan rencana pemasaran yang lengkap untuk produk dan jasaanda;
  • Mengerti bagaimana cara untuk mengakses sumber-sumber keuangan dan bagaimana  membiayai tahapan awal usaha anda;
  • Memahami bagaimana cara untuk mematuhi semua persyaratan hukum mengenai cara untuk memulai usaha baru;
  • Mengelola sumber daya manusia anda dengan baik;
  • Membuat rencana kegiatan yang lengkap untuk memulai usaha sukses anda;
  • Memulai usaha ramah lingkungan;

Selamat mempelajari modul “Mulailah Usaha Ramah Lingkungan Anda” (Start Your Green Business, SYGB). Kami harap anda menikmatinya dan dapat membuat anda menjadi seorang wirausaha ramah lingkungan yang sukses.

  1. Pengantar Studi Kasus

Empat studi kasus disajikan sebagai referensi dan dua diantaranya digunakan sebagai contoh pada seluruh isi “Mulailah Usaha Ramah Lingkungan Anda” (Start Your Green Business, SYGB) di bidang industri kreatif, yaitu studi kasus di sektor manufaktur (Loebis Jeans Bag) dan di sektor jasa (Ndopart Vector Design).Studi kasus ini akan membantu anda untuk memahami apa yang anda perlukan di berbagai tahapan usaha dan membantu anda memikirkan beberapa ide dan peluang di dalamnya.

                                                                                                                                               

Studi Kasus1: Loebis Jeans Bag                                                                                 

Loebis Jeans Bag adalah perusahaan busana khusus dalam mendaur ulang jins bekas pakai dan bahan kain lainnya untuk menciptakan produk baru. Dalam konsep usahanya, para pendiri usaha ini mencoba untuk menggabungkan limbah dengan produk yang dikembangkan secara kreatif. Daur ulang dan upcycling (mendaur ulang produk menjadi produk baru yang bernilai lebih tinggi dari sebelumnya) adalah kunci dari usaha ini. Tas jins adalah produk yang memiliki kontribusi terhadap keberlangsungan lingkungan. Sebagian besar pengguna jins tidak menyadari bagaimana efek jins mereka terhadap lingkungan, dimana pestisida digunakan pada tanaman kapas yang merupakan bahan baku jins, dan bahan kimia juga digunakan pada pengolahan produk. Cara produksi dengan bahan kimia dapat mengganggu kesehatan para pekerja dan berkontribusi terhadap pencemaran sungai dan air tanah. Pada akhir siklus hidup, dekomposisi jins melepaskan bahan kimia lagi, yang telah terkunci melaluiproses pewarnaan dan pemutihan. Tas yang terbuat dari jinsmerupakan salah satu usaha untuk mengurangi limbah, pihak perusahaan akan memberikan potongan pembelian bagi konsumen yang datang untuk memberikan jins bekas pakainya.

 

 

 

 

 

 

 

Studi Kasus2: Ndopart Vector Design

Ndopart adalah perusahaan baru yang bergerak dalam bidang vektor grafis yang melayani perusahaan kecil hingga menengah. Perusahaan ini berlokasi di Surabaya, Jawa Timur dan beroperasi di sebuah kantor kecil di tengah kota. Ndopart merupakan perusahaan kepemilikan tunggal yang dimiliki dan dijalankan oleh Muhammad Ali Mudzofar. Bapak Muhammad Ali Mudzofar memulai usaha ini melalui hobinya sebagai blogger yang suka menulis isi pikirannya dan hal-hal yang bisa ia lakukan.

 

Dalam usahanya, Pak Ali tidak perlu menggunakan bahan-bahan berwujud seperti kertas atau cat untuk menghasilkan karyanya. Kedua, ia tidak membutuhkan kendaraan untuk mengirimkan produk. Dia hanya menggunakan teknologi internet untuk memproduksi dan mengirimkan karyanya, sembari duduk didalam ruangan. Para pelanggan mengirim pesanan serta melakukan negosiasi harga melalui e-mail dan chatting. Pembayaran ditransfer melalui internet banking dan hasil pekerjaan dikirim kembali melalui e-mail.

 

Singkatnya, usaha ini tidak bergantung pada bensin ataupun sarana transportasi, satu-satunya energi yang digunakan pada usaha ini adalah listrik untuk komputer. Dengan hanya menggunakan teknologi internet, Bapak Ali dapat menghemat banyak waktu dan usaha.

 

Studi Kasus3: Ijo Design

Dimiliki dan dioperasikan oleh Bapak Ariani Hamzah dan Bapak Rachman Shaleh sebagai mitra usaha dengan pembagian saham 50%:50%. Ijo design adalah perusahaan desain yang baru berdiri, yang menawarkan kartu ucapan dan pernikahan yang ramah lingkungan, indah, dan terjangkau untuk konsumen yang ingin menciptakan pesan pribadinya sendiri. Ijo design berusaha untuk membuat pilihan ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan energi dan limbah. Mereka menggunakan kertas dan amplop yang 30-100%-nya telah digunakan lalu didaur ulang dan turut mendukung penjual yang dapat meminimalkan dampak pada lingkungan mereka. Usaha ini menggunakan printer dengan tenaga surya, membeli carbon offset (peralatan yang dapat mengurangi emisi gas karbon) secara kredit, dan mendukung pelestarian hewan. Clear sleeves(tempat kartu) mereka menggunakan bahan yang dapat terurai (biodegradable), berkelanjutan (sustainable), dandapat dikomposkan (compostable). Selain itu, mereka juga melakukanreuse (penggunaan kembali), mulai dari kotak pengiriman dan bahan kemasan hingga majalah yang telah dibuang yang mereka gunakan untuk mengikat tumpukan kartu. Mereka juga hanya membeli produk (seperti sabun di wastafel) yang tidak diuji pada hewan. Selain itu, Ijo design juga menggunakan beberapa persen dari seluruh penjualan untuk mendukung gerakan tidak membunuh hewan-hewan di penampungan yang berada di sekitarnya. Seluruh kartu dibuat dengan metode kolase yang dipotong secara manual, digambar, ataupun dicetak di studio mereka di daerah Keputih dekat Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Kemudian kartu dicetak di percetakan bertenaga surya di Bratang, Surabaya.

 

 

Studi Kasus 4: Coffee Paste

Coffe Paste adalah perusahaan seni kreatif di Surabaya yang telah membangun konsep usahanya dengan dasar mendaur ulang suatu produk menjadi produk lain yang memiliki nilai tambah lebih tinggi dari produk sebelumnya (upcycling), yaitu mengubah produk limbah menjadi produk berkualitas tinggi dengan menciptakan benda-benda seni dari kopi giling. Aspek utama dan ide dasar dari produk ini adalah untuk mengatasi dampak pencemaran lingkungan. Disaat sebelumnya, ampas kopi bubuk yang dihasilkan dari produksi kopi dan pengolahan dibuang ke lingkungan, Coffee Paste menyarankan alternatif baru untuk menampung ampas dari proses menjadi produk yang bernilai tinggi sehingga dapat mengurangi limbah dan dampak negatif terhadap lingkungan. Aspek kedua dari usaha ini adalah pendekatan seni, di mana usaha ini mampu mentransformasikan ide desain visual menjadi sebuah media yang nyata. Aspek ketiga adalah pelestarian warisan budaya tradisional, yaitu batik, yang merupakan bagian dari desain palet. Batik dapat dianggap sebagai inti warisan seni Indonesia yang sangat terkait dengan budaya dan sejarah negara. Produk-produk ini diharapkan dapat menjadi media untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dan warisan budaya mereka. Hal ini merupakanide untuk memperkenalkan motif batik dalam berbagai bentuk yang berbeda kepada khalayak umum, sehingga orang dapat mengenal seni batik tidak hanya sebatas pakaian batik.

 

 

 

BAB 1

USAHA RAMAH LINGKUNGAN DIBIDANGINDUSTRI KREATIF

Tujuan dari bab ini adalah:

  1. Membantu anda memahami usaha ramah lingkungan di industri kreatif.
  2. Membuat anda mengetahui peluang usaha ramah lingkungan.
  3. Memotivasi anda untuk memulai usaha ramah lingkungan, khususnya di industri kreatif.

 

1.1   Apa itu Usaha Ramah Lingkungan

Usaha ramah lingkungan merupakan usaha yang menjalankan prinsip ekonomi, sosial dan lingkungan secara bersamaan. Dalam prakteknya, prinsip ini bisa berjalan bertahap. Untuk itu, bab ini menjelaskan bagaimana prinsip tersebut dijalankan.

Konsep Perusahaan

Perusahaan adalah suatu organisasi ekonomi yang memproduksi dan menukarkan komoditas untuk mendapatkan keuntungan finansial. Suatu perusahaan dapat didirikan oleh satu individu ataupun sekelompok individu.

 

Perusahaan menjual barang atau jasa ke pasar dan menerima pembayaran dari pelanggan. Dalam rangka mengembangkan produk dan jasanya, perusahaan dapat membeli barang dan jasa dari pasar, kemudian perusahaan akan membayar kepada pemasoknya. Dalam proses operasi, utamanya sebuah perusahaan berkaitan dengan dua hal, yakni komoditas dan uang tunai, yang terus-menerus mengalir antara perusahaan dan pemasok serta perusahaan dan konsumen, sehingga membentuk dua aliran:

  • Aliran Komoditas : membeli komoditas dari pasar (peralatan, bahan baku atau jasa) dan menjual komoditas (produk atau jasa) ke pasar.
  • Arus kas: Arus kas keluar (biaya bahan baku, sewa, gaji staf) dan kas masuk (hasil penjualan barang).

Tujuan akhir dari menjalankan usaha adalah untuk mendapatkan keuntungan, sehingga arus kas masuk ke perusahaan harus melebihi arus kas keluar. Dalam sebuah perusahaan yang sukses, aktifitas keluar-masuknya aliran komoditas dan arus kas akan terjadi berulang kali. Demikian halnya dengan usaha ramah lingkungan, agar usaha ini dapat terus hidup, maka usaha ini harus mendapatkan keuntungan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 1.1: Skema Komoditas dan Arus Kas

 

 

Produk/ Jasa Keluar

 

Kas Masuk

 

Peralatan

 

Kas Keluar

 

Jasa

 

Bahan Baku

 

PEMASOK

 

 

 

USAHA RAMAH

LINGKUNGAN

 

KONSUMEN

 

Keuntungan = Kas Masuk  – Kas Keluar

 

 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Jenis Usaha

Ketika anda memutuskan untuk memulai usaha, anda perlu menetapkan jenis usaha apa yang akan anda tekuni. Berdasarkan jenis kegiatannya, ada beberapa sektor usaha yaitu;

 

Perusahaan Dagang

Perusahaan dagang membeli barang dari produsen atau grosir, dan kemudian menjualnya kepada konsumen ataupun kepada usaha lainnya. Pada perusahaan perdagangan, pengecer membeli dari pedagang grosir atau produsen dan menjualnya langsung ke konsumen. Semua toko dan usaha on-line yang menjual barang kepada konsumen akhir adalah pengecer. Hal ini menunjukkan bahwa anda tidak perlu memiliki toko fisik untuk digolongkan sebagai pengecer. Pedagang grosir membeli barang dari produsen dan kemudian menjualnya kepada pengecer. Oleh karena itu, perusahaan perdagangan dibagi menjadi perdagangan eceran, seperti galeri seni dan perdagangan grosir ,seperti toko grosir seni dan pusat kerajinandan pada saat yang sama bertindak sebagai penengah antara produsen dan pengecer.

 

Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa tidakmenjual atau memproduksi produk melainkan menyediakan jasa seperti jasamemanajemen sebuah kegiatan, penyelenggaraan musik dan seni, penyiaran, dll. Jasa perusahaan juga dapat memberikansaranusaha pada suatu bidang, seperti konsultasi pemasaran kreatif.

 

Perusahaan Manufaktur

Perusahaan manufaktur membuat atau memfabrikasi produk fisik tertentu. Jika anda berniat untuk mendirikan sebuah perusahaan yang memproduksi dan menjual kartu ucapan yang terbuat dari limbah atau keramik yang dilukis menggunakan ampas kopi, maka sebaiknya anda memilih perusahaan manufaktur.

 

Perusahaan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan

Perusahaan pertanian, perikanan dan kehutanan menggunakan tanah atau air untuk produksi, seperti menanam pohon buah-buahan, menjaga unggas atau pertumbuhan ikan, dan menghasilkan berbagai produk.

Tidak semua perusahaan masuk ke dalam klasifikasi ini. Jika anda akan mendirikan sebuah rumah produksi musik, anda akan menjalankan sebuah perusahaan produksi kreatifkarena anda membuat produk seperti lagu. Namun, dalam perjalanan usahaanda, anda juga dapat menjual album kepada toko rekaman dan mengatur konser untuk artis yang bersangkutan. Oleh karena itu anda juga terlibat dalam pelayanan serta produksi.

 

Selain berdasarkan sektor usaha, ada juga klasifikasi usaha yang lain, yaitu dengan melihat nilai yang ingin ditawarkan oleh perusahaan dan berdasarkan jenis pelanggan.

 

Perusahaan Sosial         

Perusahaan sosial adalah perusahaan yang mengkombinasikan antara prinsip ekonomi dan sosial dalam praktek usahanya. Dalam sebuah perusahaan sosial, gagasan keuntungan dapat sedikit diubah. Sebuah perusahaan sosial adalah usaha dengan misi sosial atau lingkungan dan biasanya sebagian dari keuntungan dari usaha tersebut disalurkan ke masyarakat lokal atau untuk menangani masalah lingkungan. Dengan cara ini, usaha adalah sponsor yang juga berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi negara dan menciptakan lapangan kerja. Usaha sosial seringkali menjadi usaha yang difokuskan untuk membantu masyarakat atau lingkungan dalam beberapa cara dan memberikan labanya sebagai dana bantuan untuk masyarakat.

 

Jenis usaha apapun, apakah perdagangan, jasa, manufaktur atau pertanian – perikanan dan perkebunan bisa menjadi bentuk perusahaan sosial jika pengusaha memutuskan untuk menggunakan sebagian dari keuntungan mereka untuk memberikan keuntungan bagi masyarakat. Menjadi perusahaan sosial tidak berarti bahwa usaha tidak perlu menguntungkan. Jika usaha tidak menghasilkan keuntungan, tidak ada hal yang disumbangkan ke masyarakat atau masalah lingkungan, namun ada juga hal yang disumbangkan tidak dalam bentuk uang, misalnya berbagi pengetahuan.

 

Bentuk usaha yang tepat akan dibahas di bab lain dari buku petunjuk usaha ramah lingkungan ini.

 

Berdasarkan jenis pelanggan

Cara lain dalam mempertimbangkan memulai usaha adalah dengan melihat jenispelanggan. Jika usahaanda adalah menyediakan barang atau jasa kepada usaha lain, maka akan digolongkan sebagai perusahaan “business-to-business” (B to B atau B2B). Jika perusahaan menyediakan barang atau jasa langsung kepada konsumen, maka akan digolongkan sebagai perusahaan “business-to-consumer” (B ke C atau B2C). Tentu saja,seperti yangtelah kita lihatdi atas dalamkasus rumah produksi musik, klasifikasi inisering tidakjelas danusahamungkin dapat digolongkan menjadi keduanya yaitu “business-to-business ” dan”business-to-consumer”. Misalnya,distributormusik yangmengkhususkan diri dalammenjual rekamanmusikdapat menjualjumlah besaroff record kepada toko rekaman lokal dan toko rekaman lokaljuga dapatmenjual dalam jumlahkecil untuk tiap pelanggan perorangan mereka lewat tokonya.

 

Dari kategori di atas, anda mungkin merasa bahwa anda sangat cocok untuk menjalankan perusahaan dengan jenis tertentu atau anda telah mengetahui siapakah yang akan menjadi pengguna akhir dari produk atau jasa yang anda kelola. Tentu saja, berbagai jenis perusahaan memiliki karakteristik yang berbeda dan anda perlu hati-hati menganalisis apa yang anda coba capai dengan usahaanda untuk menentukan jenis usaha yang tepat bagi anda, serta menentukan bentuk usaha yang paling sesuai dengan nilai-nilai usaha yang anda anut. Pemilihan bentuk badan hukum usaha yang paling sesuai seperti perusahaan perorangan, CV, perseroan terbatas, atau koperasi akan didiskusikan di bab 5.

Apapun bentuk usaha yang anda pilih, suatu usaha akan menciptakan pekerjaan, dan usaha anda perlu mematuhi prinsip-prinsip pekerjaan yang layak. Pekerjaan yang layak adalah merupakan sebuah elemen dasar dari sebuah usaha ramah lingkungan yang berkelanjutan. ILO mendefinisikan pekerjaan yang layaksebagai pekerjaan produktif yang memberikan penghasilan yang adil, rasa aman di tempat kerja, perlindungan sosial untuk keluarga, prospek yang lebih baik untuk pengembangan pribadi dan integrasi sosial, termasuk kebebasan dalam mengekspresikan pendapat, melalui individu dan institusi organisasi, dan partisipasi dalam membuat keputusan yang mempengaruhi kehidupan pekerja dan pengusaha, peluang dan perlakuan untuk semua. Pekerjaan yang layak mensyaratkan tidak adanya diskriminasi.

 

Definisi dan Karakteristik Usaha Ramah lingkungan

Secara singkat, usaha ramah lingkungan adalah kegiatan ekonomi produktif yang mengadopsi prinsip-prinsip, kebijakan, dan praktik yang meningkatkan kualitas hidup bagi para pelanggan, karyawan, dan masyarakat sekitar di manaperusahaanberoperasi maupun lingkungannya. Banyak usaha ramah lingkungan dimulai dengan keinginan untuk mengatasi dampak perubahan iklim dan masalah lingkungan lainnya.

 

Perubahan iklim, yang ditunjukkan dengan berubahnya suhu di bumi ini, mempengaruhi siklus ketersediaan pasokan, mempengaruhi proses produksi dan keberlanjutan usaha, baik secara langsung maupun tidak langsung. Beberapa industri seperti industri makanan dan minuman, dan transportasi mengalami ketidak pastian usaha. Perubahan iklim ini lebih banyak disebabkan karena perilaku manusia yang tidak mempertimbangkan keberlanjutan dalam menjalankan usahanya. Usaha yang ramah lingkungan memiliki karakteristik dimana keinginan untuk menjaga lingkungan, bagi para wirausaha yang peduli lingkungan sama kuatnya dengan keinginan untuk mendapatkankeuntungandan sama pentingnya dengan tujuan usaha. Jika hal ini terjadi, maka perlu sekali bagi anda untuk untuk mengenali tujuan-tujuan usaha yang bisa berjalan seiring dan mengetahui kemungkinan bahwa tujuan ada yangtidak selalu saling mendukung. Jika hal ini terjadi, anda harus membuat keputusan tentang hal apa yang lebih penting bagi anda, manakah yang didahulukan, cita-cita untuk mempedulikan lingkungan ataukah tingkat keuntungan yang anda harap dapat anda capai. Ada banyak peluang untuk usaha ramah lingkungan di daerah kita tinggal dan bidang kehidupan yang kita jalani. Yang terpenting adalah memastikan tujuan usaha-usaha atau lebih fokuskan usaha yang sudah ada agar peduli lingkungan. Usaha harus memperhitungkan pendekatan ramah lingkungan, baik dalam manajemen operasional maupunproses produksi, serta mengadopsi prinsip pekerjaan yang layak dan mengikuti standar industri ramah lingkungan. Standar ini meliputi hal-hal seperti pengaturan proses yang rendah limbah, manajemen energi, pencegahan polusi, kemasan yang ramah lingkungan, sumber daya manusia yang memiliki kemampuan pengelolaan lingkungan, dsb.

 

Konsep Rantai Pasok

Tidak ada satu usahapun yang berdiri sendiri, setiap usaha selalu terkait dengan usaha lain dalam rantai pasok. Sebuah rantai pasok menggambarkan aliran barang atau jasa dari produsen awal sampai konsumen akhir. Dalam suatu rantai pasok, terdapat dua sisi, yaitu sisi inbound (masuk) dan sisi outbond (keluar). Gambar 1.2 menunjukkan rantai pasok secara umum di bidang industri kreatif.

 

Gambar1.2: Rantai Pasok Industri Kreatif Secara Umum

 

Pembuatan

konsep

    Produksi

   Distribusi

   Pengecer

 

 

Suatu rantai pasok usaha ramah lingkungan secara umum didefinisikan sebagai suatu sistem dari perancangan, perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan pemantauan kegiatan rantai pasok dengan tujuan untuk menciptakan nilai sebenarnya, membangun infrastruktur yang kompetitif, meningkatkan logistik, sinkronisasi pasokan dan permintaan, menjamin pemenuhan standar usaha ramah lingkungan, mengadopsi pekerjaan yang layak dalam seluruh rantai pasok, dan mengukur kinerja ekonomi usaha ini. Proses usaha dan pembuatan produk kreatif ramah lingkungan juga mengikuti aturan dan ada ketergantungan yang kuat dalam rantai pasok.

 

Usaha ramah lingkungan yang baik tidak hanya menekankan pendekatan ramah lingkungan di dalam usahanya sendiri, tetapi juga mempertimbangkan supplier dan distributor yang ramah lingkungan. Untuk itu, sangatlah penting bagianda untuk memastikan bahwa anda memilih mitra usaha dalam rantai pasok yang juga mengikuti prinsip ramah lingkungan dan pekerjaan yang layak. Misalnya ketika menjalankan sebuah usaha kerajinan kayu, anda akan memastikan bahwa semua kayu yang anda gunakan sebagai bahan baku merupakan hasil budi-daya berkelanjutan, seperti dari hutan produksibukan hutan lindung dan menjalankanprinsip pekerjaan yang layak. Di sisi lain jika anda memutuskan untuk mengirimkan karya seni anda, anda akan menggunakan transportasi dengan emisi rendah, menghindari penggunaan transportasiyang terlalu jauh, hanya menggunakan truk (alat angkut) dengan beban penuh untuk mengurangi biaya transportasi dan energi yang digunakanserta meminimalkantotal energi yang digunakan dan emisi GRK (Gas Rumah Kaca).

 

1.2   Isu Lingkungan pada Bidang Industri Kreatif

Karena bidang industri kreatif sangat luas, tidak mungkinuntuk menggeneralisasi dampak lingkungan di industri ini. Namun, kitadapatmengasumsikanbahwaprosesyang melibatkanproduksi fisikdan transportasimemiliki dampak lingkungan yanglebih besarkarena merekalangsungmengkonsumsienergi dan air, membuatpolusi,limbah danmemakan lahan daripada proses suatu usaha jasa. Sebagai contohmisalnya fashion, kerajinan, penerbitan danpercetakan. Contoh lainnya yaitu usaha yanglebih kuatbergantung padaproses virtualseperti desain, komputer, foto dan videomenunjukkan bahwa dampak yang dihasilkan lebihpada konsumsienergidibandingkanemisi gas rumah kacalangsung dantimbunan sampah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 1.3: Isu Lingkungan pada Industri Kreatif

 

Rantai Pasok

Rantai pasok terkait isu lingkungan

-     Konsumsi Energi

-     Emisi GRK

-     Polusi tanah

-     Penggunaan lahan

-     Konsumsi

energy

-     Emisi GRK

-     Polusi tanah

-     Penggunaan lahan

-  Kemasan dan Material

-  Limbah padat dan limbah cair

-  Konsumsi air dan energy

-  Emisi GRK

-  Penggunaan lahan

Konsumsi air dan energi

Pembuatan

konsep

Produksi

Distribusi

Pengecer

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam rangka meminimalkan dampak lingkungan yang negatif tersebut, misalnya dalam usaha manufaktur pakaian, pengusaha harus menyadari isu lingkungan dan berusaha untuk mengembangkan usaha dengan tetap memegang prinsip-prinsip lingkungan. Pengusaha peduli lingkungan akan memastikan pakaian dapat dijual sebagai produk yang ramah lingkungan dan karenanya pembentukan usaha harus menggunakan proses ramah lingkungan, menggunakan bahan ramah lingkungan untuk produksi dan kemasannya, menggunakan peralatan dengan konsumsi energi yang rendah, sumber bahan lokal, melakukan pengiriman dengan efisien, mengelola limbah produksi dengan baik, dll (lihat lampiran untuk rincian). Seorang pengusaha yang peduli lingkungan juga dapat mencari sertifikasi yang tepat untuk menunjukkan identitas usaha Ramah lingkungannya. Sebuah LSM di Inggris Julie’s Bicycle menyediakan ahli dalam kelestarian lingkungan untuk usaha kreatif dengan cara  menyediakan alat-alat online untuk menilai dan meningkatkan kesinambungan usaha.[1]

 

Seorang wirausaha yang ramah lingkungan harusmematuhihal-hal berikut[2]:

  • Komitmen

Bagaimanapengusahaberkomitmenuntuk terusmengurangidampakusahaterhadap lingkungandan membawalebih banyak manfaat kepadamasyarakat.

  • Pemahaman

Bagaimanapengusahamemahamidampakdarisetiap aspekusaha untuklingkungandan masyarakat.

  • Peningkatan

Membuat rencana tindakandan komitmenuntuk meningkatkanstandar lingkunganusaha.

  • Komunikasi

Selalu mengkomunikasikan mengenai dampaklingkungandariusahakepada karyawan danmasyarakat.

 

 

Gambar 1.4dan1.5Menunjukkangambaranpraktik berkelanjutan dari suatu usahayang diperlukan untukmanufaktur dannon-manufakturmasing-masing industri kreatif (lihat lampiran).

 

Gambar 1.4: Area dalam Industri Kreatif Non-Manufaktur Pada Usaha Ramah lingkungan yang membutuhkan Kelestarian Lingkungan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Untuk industri kreatif non-manufaktur (seni pertunjukan, musik, film, dan televisi) BBC telah mengembangkan kerangka kerja tertentu dari usaha ramah lingkungan yang disebut ALBERT.[3] Kerangka kerja ini menilai aspek ramah lingkungan dari usaha dengan unsur-unsur sebagai berikut :

 

 

 

Gambar 1.5: Area dalam Industri Kreatif Manufaktur yang membutuhkan Kelestarian Lingkungan dalam Usaha Ramah Lingkungannya

 

 

Usaha ramah lingkungan akan membantu orang-orang yang rentan terhadap ancaman lingkungan dan dampak dari perubahan iklim untuk memulihkan mata pencaharian merekadan untuk hidup lebih harmonis dengan alam.

 

Eco-labels merupakan hal yang sangat penting untuk produk dan proses usaha ramah lingkungan. Eco-label atau eco-mark yang ditempelkan ke suatu produk atau kemasannya berfungsi untuk menginformasikan konsumen bahwa produk tersebut memenuhi standar dan kriteria eco-label, sehingga konsumen tahu bahwa produk tersebut memiliki dampak negatif siklus hidup terhadap lingkungan relatif kecil dengan produk sejenis lainnya yang tidak ditandai dengan eco-label. Eco-label diberikan karena adanya penilaian keseluruhan proses produksi dan siklus hidup produk mulai dari pembelian bahan baku, proses produksi, distribusi, konsumsi, serta pembuangan limbah dan daur ulang. Contohnya Global Eco-labeling Network (GEN), sebuah organisasi nirlaba yang membantu berbagai industri dalam pengembangan ecolabel untuk beragam produk di seluruh dunia.[4]

 

 

­1.3 Peluang Usaha Ramah Lingkunganpada Bidang industri kreatif

                                                             

Mengapa anda sebagai pengusahaharus mengembangkan usaharamah lingkungan? Dimanakah letak peluang usaha ramah lingkungan? Bagaimana andamengembangkan usaha ramahlingkungan anda? Berikut ini merupakan pengantar dan analisis pasar untuk produk dan jasa yang ramah lingkungan pada industri kreatif.

 

Faktor Kunci yang Mempengaruhi Usaha RamahLingkungan Anda

 

Ketika mengembangkan ide usaha dan rencana anda pada bidang industri kreatif, anda harus mempertimbangkan berbagai faktor pendorong internal, dari dalam diri anda dan mengkombinasikannya dengan faktor eksternalyang dapat memberikan peluang bagi usaha anda untuk mulai dan berkembang. Faktor-faktor ini dapat dibagi menjadi faktor pendorong eksternal dan internal yang saling terkait. Lihat Gambar 1.6 berikut

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 1.6: Faktor Pendorong

 

 

 

 

MEMULAI

USAHA

RAMAH

LINGKUNGAN

Personal

(Kemampuan, karakter, minat, dll.)

Pasar

Tarik

-

(Permintaan, ukuran pasar, preferensi) dll.

Iklim Usaha

 

(tren usaha, klaster,

rantai nilai, dll.)

Pemerintah

(Kebijakan yang mendukung, hukum, insentif

Teknologi

-

Dorong

-

(Ketersediaan

teknologi ramah

lingkungan)

Komunitas

(Keluarga,

jaringan, 

lingkungan,

dll.)

FAKTOR EKSTERNAL

FAKTOR INTERNAL

 

Pasar

Industri kreatif di Indonesia menunjukkan prospek pasar yang menjanjikan. Melalui berbagai dukungan pembiayaan, termasuk promosi dari pemerintah, hingga bulan September 2012, pasar industri kreatif di Indonesia telah mencapai nilai Rp 167 triliun, meningkat 6,1% dari tahun sebelumnya.[5]Sub-sektor perangkat lunakkomputer diperkirakan akan mencapai volume Rp 98 Triliun di 2012 dengan pertumbuhan tahunan 18%.[6] Pasar yang potensial menawarkan berbagai peluang bagi perusahaan perangkat lunak lokalketika pertumbuhan dramatis pada industri ponsel telah membuka pasar lain padaindustri kreatif, khususnya,  permainan dan pengembangan aplikasi dan perangkat lunak ponsel lainnya, animasi, dan aksesoris ponsel, dll.

 

Produk industri kreatif Indonesia juga dituntut di pasar internasional agar mampu bersaing dengan pemain dari negara lain.[7]Asia, Eropa, dan Amerika Serikat merupakan pasar utama untuk industri kreatif Indonesia. Desain yang unik digabungkan dengan kualitas yang tinggi dari produk kreatif Indonesia telah menarik pasar tersebut.

 

Indonesia terkenal dengan keragaman sosial budayanya. Pada industri kreatif, keragaman sosial budaya dapat menjadi sumber inspirasi yang tak pernah kering. Di mana-mana kita dapat melihat bahwa penonton, baik lokal maupun asing, tertarik untuk menonton pertunjukan budaya yang lebih kreatif, modern dan populer dengan sentuhan desainer, arsitek, komposer, dan koreografer. Banyak perusahaan dapat meraih keuntungan ekonomi dari aspek keberagaman sosial budaya, misalnya, industri fashion, media dan penerbitan, industri kerajinan, arsitek, dan banyak lainnya.

 

Tumbuhnya kesadaran pelanggan mengenai produk ramah lingkungan dan pekerjaan yang layak telah memaksa semua pelaku usaha termasuk pengusaha industri kreatif untuk mencari cara guna meningkatkan standar lingkungan, sosial dan pekerjaan mereka. Ramah lingkungan saat ini sama pentingnya dengan kualitas. Produk yang berkualitas baik akan tidak lagi dianggap berkualitas jika tidak sesuai dengan prinsip-prinsip ramah lingkungan.

 

Selain itu, meningkatnya tren mengenai kesadaran akan lingkungantelah menciptakan kebutuhan baru yangdapat dipenuhi oleh wirausaha kreatif. Misalnya, orang saat ini lebih memilih untuk mengurangi waktu perjalanan mereka ketika membeli sesuatu. Hal ini jelas menciptakan banyak peluang dalam menciptakan alat-alat dan fasilitas yang memungkinkan orang untuk berbelanja tanpa meninggalkan lokasi mereka. Belanja online adalah salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan ini. Selain itu, besarnya penggunaan ponsel di semua segmen pelanggan membuka banyak kesempatan bagi pengembang perangkat lunak yang kreatifuntuk menciptakan sistem belanja melalui ponsel. Namun demikian, pasar belanja tradisional masih memiliki banyak kesempatan untuk membuat usaha ramah lingkungan. Misalnya, www.greeneration.org, sebuah perusahaan kecil yang mengkhususkan diri dalammempromosikan usaha ramah lingkungan, menciptakan tas belanja ramah lingkungan modis yang disebut BaGoes.

 

 

 

Di bidang arsitektur, orang sekarang mencari desain bangunan hemat energi, karena faktanyabiaya energi terus melonjak dari tahun ke tahun. Setiap bangunan memerlukan pencahayaan, pemanas, air dan sanitasi, serta pengatur suhu udara. Tingkat penggunaan peralatan tersebut bergantung pada bagaimana bangunan itu didesain. Banyak desainer interior dan bangunan mengambil kesempatan ini dengan menawarkan desain bangunan ramah lingkungan yang memiliki karakteristik konsumsi energi yang rendah.

 

Di daerah perkotaan, orang sekarang menghadapi masalah dengan limbah rumah tangga, kantor dan industri. Semua limbah ini harus dikelola dengan baik. Ada banyak kesempatan dalam industri kreatif terkait penanganan limbah. Limbah kertas, misalnya, dapat diubah menjadi produk kerajinan. Sampah kayu yang dihasilkan dari industri mebel juga dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk produk kerajinan.

 

 

 

Pemerintah

 

Pemerintah Indonesia memainkan peran sentral dalam menjaga pertumbuhan ekonomi negara. Dengan cara menyediakan infrastruktur fisik dan non-fisik untuk usaha. Sejak tahun 2009, pemerintah Indonesia telah menyoroti potensi kontribusi industri kreatif dalam ekonomi dan ketenagakerjaan. Presiden Indonesia telah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 9 No.-2009 (INPRES NOMOR 6-2.009) yang secara khusus membahas semua departemen kementerian dan badan-badan pemerintah lainnya untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. INPRES juga mengamanatkan pembentukan tim khusus untuk merencanakantindakankerajinan dengan maksud mengembangkan industri kreatif. Sejak itu, industri kreatif mulai muncul dan menarik perhatian orang. Pemerintah menawarkan banyak insentif bagi wirausaha untuk menjadi bagian dari pengembangan usaha lintas sektor yang baru dikenal ini. Pada Desember 21 Mei 2011, UU No.92/2011 Presiden telah mengubah Departemen Pariwisata menjadi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pemerintah telah jelas mengakui pentingnya sektor ini untuk pembangunan negara dan karena itu pula, banyak insentif telah diberlakukan melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sebagai contoh, pemerintah memberikan insentif untuk pajak dan fiskal bagi industri kreatif. Kemudahan akses pembiayaan juga semakin meningkat. Bank Rakyat Indonesia, misalnya, telah membiayai sekitar Rp 8 triliun pada tahun 2011. Kementerian ini juga aktif mempromosikan industri kreatif melalui pameran nasional dan internasional. Pada tahun 2011, sebanyak Rp 59 miliar dialokasikan untuk mempromosikan industri kreatif Indonesia di pasar domestik dan internasional.

 

Dalam hal usaha ramah lingkungan di bidang industri kreatif, pemerintah Indonesia telah menekankan bahwa usaha ramah lingkungan harus menjadi daya saing produk Indonesia. Meskipun masih dalam tahap awal, pemerintah Indonesia telah aktif merumuskan beberapa insentif untuk usaha yang ramah lingkungan. Hal ini terutama berlaku untuk industri kreatif yang berhubungan dengan budaya lokal dan lingkungan. Melestarikan lingkungan dan budaya lokal telah menjadi elemen penting bagi industri kreatif untuk tetap maju dalam persaingan.

 

Iklim Usaha

 

Aspek penting lain dalamusaha adalah iklim usaha. Sebuah iklim usaha yang baik ditunjukkan oleh beberapa kondisi termasuk ukuran pasar, ketersediaan tenaga kerja, infrastruktur, izin dan peraturan serta insentif dan akses keuangan. Sebagaimana disebutkan di atas, ukuran pasar, infrastruktur dan keuangan telah menunjukkan kondisi yang baik untuk memulai usaha di industri kreatif. Hal ini jelas akan mengundang para wirausaha untuk memasuki sektor ini, oleh karena itu persaingan akan meningkat di sektor ini. Namun ukuran pasar tetaplah sangat besar bila dibandingkan dengan pemasok yang tersedia di sektor ini. Kedua, sektor ini mencakup berbagai subsektor yang sangat unik satu sama lain. Dalam hal ketersediaan tenaga kerja, pemerintah telah mendukung banyak sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil pada industri ini.

 

Industri kreatif mencakup 14 sub sektor yangdigambarkan dalam Gambar 1.7. Seperti dibahas di atas, ada banyak kesempatan untuk memulai usaha ramah lingkungan di seluruh rantai nilai dari masing-masing sektor. Pengusaha dapat melakukan usaha ramah lingkungan yang menghasilkan produk fisik yang ramah lingkunganatau menghasilkan jasa dengan melakukan aktivitas usahayang ramah lingkungan. Misalnya, dalam sub-sektor iklan, orang dapat menghasilkan brosur iklan atau brosur menggunakan kertas daur ulang. Subsektor kerajinan menggunakan bahan baku dari limbah. Penerbitan dan percetakan menggunakan cat atau tinta yang tidak beracununtuk produk mereka atau membuatusahaonline.

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 1.7: Sub Sektor Industri Kreatif

 

 

 

 

 

Industri

Kreatif

Mode

Desain

Iklan

Arsitektur

Film, Video,

Foto

Televisi

dan Radio

Pagelaran

Seni

Kerajinan

Tangan

Komputer

Kesenian dan

Barang Antik

Penerbitan

dan Percetakan

 

 

 

1.4   Latihan

 

 

Penerapan Terbaik: Loebis Jeans Bag

Loebis Jeans Bag adalah perusahaan fashion yang memproduksi tas, dompet, dan aksesoris modis yang terbuat dari jins bekas dan kain modis lainnya. Konsep usahayang ditawarkan adalahmenggabungkan langkah-langkah pengurangan limbah dengan pengembangan produk kreatif. Daur ulang dan upcycling(mendaur ulang produk menjadi produk yang bernilai lebih tinggi dari sebelumnya)adalah kata-kata kunci dari usaha ini.

Di dunia fashion, masyarakat kita terus menciptakan kebutuhan untuk selalu tampil modis, trendi, dan up-to-date(mengikuti perkembangan) dengan pakaian yang mereka kenakan. Perilaku pembaruan yang terus-menerus ini mengarah pada fakta bahwa ketika sudah tidak tren lagi, maka pakaian lama sebagian besar tidak digunakan lagi. Akibatnya, pakaian cenderung disimpan di lemari atau bahkan dibuang sebagai limbah karena sudah ketinggalan jaman, tidak sesuai ukurannya, robek, atau warnanya sudah pudar. Limbah pakaian menumpuk lebih banyak dan lebih banyak lagi di masyarakat kita, dimana hal ini menyebabkanberbagai masalah sosial dan lingkungan di Indonesia. Tumpukan limbah kain memakan lahan di tempat pembuangan, zat pewarna dapat larut dalamair tanah, sehingga dapat menjadi ancaman bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat dan merugikan masyarakat luas. Ibu Riza Noerinda dan dua temannya melihat masalah ini sebagai kesempatan untuk mengubah semua pakaian lamamenjadi sebuah tas baru yang modis dan berharga serta menciptakan produk sejenis lainnya.

 

Kenapa harus ramah lingkungan?

Loebis Jins bag adalah produk yang berkontribusi bagi keberlangsungan lingkungan. TasJins adalah produk yang memiliki kontribusi terhadap keberlangsungan lingkungan. Sebagian besar pengguna jins tidak menyadari bagaimana efek jins mereka terhadap lingkungan. Jinsdiproduksi dengan bahan baku tanaman kapas yang menggunakan pestisida serta menggunakan bahan kimia untuk pemrosesannya. Cara produksi dengan bahan kimia dapat mengganggu kesehatan para pekerja dan berkontribusi terhadap pencemaran sungai dan air tanah. Pada akhir siklus hidup, saat jins sudah tidak diinginkan lagi, dekomposisi jinsjuga melepaskan bahan kimia lagi, yang selama ini telah terkunci melaluiproses pewarnaan dan pemutihan. Tas yang terbuat dari jins merupakan salah satu usaha untuk mengurangi limbah, pihak perusahaan akan memberikan potongan pembelian bagi konsumen yang datang untuk memberikan jins bekas pakainya. Pada saat yang sama ide menggunakan bahan daur ulang jins juga dapat memicu produsen jins lain untuk menelaah lebih lanjut pilihan ini untuk menggunakan bahan daur ulang.

.

 

 

 

Latihan 1.1: Studi Kasus Loebis Jeans Bag

 

Anda telah membaca potensi sektor industri kreatif seperti dijelaskan di atas, silahkan membaca studi kasus Loebis Jeans Bag dan jawablah pertanyaan-pertanyaannya.

 

  1. Apakah anda terinspirasi oleh Loebis Jeans Bag? Ya/Tidak. Mengapa?
  2. Apa latar belakang ide pendiri usaha?
  3. Dimanakah anda melihat aspek ramah lingkungan dari usaha ini?
  4. Faktor pendorong eksternal mana yang menguntungkan usahaini?
  5. Apakah keuntungan atau potensi dari sektor industri kreatif dan bagaimana usaharamah lingkungan dapat memberikan keuntungan bagi wirausahanya?

 

 

Studi Kasus : Ndopart Vector Design

 

Ndopart adalah perusahaan baru yang bergerak dalam bidang vektor grafis yang melayani perusahaan kecil hingga menengah.Pak Muhammad Ali Mudzofar memulai usahaini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang seni artistik. Ndopart menyediakan jasa desain grafis vektor meliputi produk-produk berikut:

-Riil vektor: Gambar vektor dengan tingkat detail dan kemiripan yang tinggidengan motif yang sebenarnya. Biasanya, jasa ini dilakukan dengan membuat vektor grafis dari foto asli.

-Kartun vektor: Gambar vektor dengan gaya kartun tapi masih memiliki kemiripan dengan gambar aslinya.

 

-Lineart vektor: Gambar Vektor dengan jenis satu / dua vektor berwarna, biasanya digunakan pada percetakan dengan tujuan untuk menghemat biaya karena terbatasnya jumlah warna.

 

Sebagai tambahan, Ndopart juga melayanidesain logo perusahaan, brosur, selebaran, dan perlengkapan pemasaran lainnya yang berbasis vektor.

Ndopart menjalankan semua aspek usahadengan ramah lingkungan. Pelanggan biasanya mengirim gambar atau foto yang akan diubah menjadi vektor grafis melalui internet. Untuk logo dan desain brosur, proses pemesanan juga dilakukan melalui chatting atau melalui e-mail. Negosiasi harga juga dilakukan melalui e-mail dan chatting. Grafis dikirim kembali melalui media elektronik, begitu juga pembayaran jasanya. Singkatnya, usahaini sepenuhnya menghilangkan kebutuhan untuk transportasi. Energi yang digunakan dalam usahaini hanyalah listrik yang dibutuhkan untuk menyalakan komputer. Dengan melakukan semuanya secara online, pelanggan Ndopart tidak terbatas Indonesia saja, namun juga luar negeri.

 

Mengapa Usaha tersebut Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan ?

 

Dalam usahanya, Pak Ali tidak perlu menggunakan bahan-bahan berwujud, seperti kertas atau cat untuk menghasilkan karyanya. Kedua, ia tidak membutuhkan kendaraan untuk mengirimkan produk. Dia hanya menggunakan teknologi internet untuk memproduksi dan mengirimkan karyanya, sembari duduk di dalam ruangan. Para pelanggan mengirim pesanan mereka melalui e-mail serta melakukan negosiasi harga melalui e-mail dan chatting. Pembayaran ditransfer melalui internet banking dan hasil pekerjaan yang telahselesai dikirim kembali melalui e-mail. Singkatnya, usaha ini tidak bergantung pada bensin atau sarana transportasi fisik, energi yang digunakan usaha ini hanyalah listrik untuk komputer. Dengan hanya menggunakan internet, Bapak Ali dapat menghemat banyak waktu dan uang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Latihan 1.2: Studi Kasus Ndopart Vector Design

Diskusikan pertanyaan berikut dengan mengacu pada pengalaman perusahaan Ndopart Vector Design dan isi formulir di bawah ini. Bagian kiri adalah tentang usaha Ndopart Vector Design dan bagian kanan adalah pendapat anda tentang aspek usaha.

 

Apa latar belakang usaha Ndopart Vector Design?

Inspirasi apa yang terlintas dalam benak anda tentang Ndopart Vector Design?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Langkah apa yang dilakukan untuk memulai usaha tersebut ?

Ditahap ini, apakah yang harus anda pertimbangkan ?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jasa apa yang ditawarkan?

Apa yang perlu anda pertimbangkan dalam menawarkan jasaa ?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Apakah sajakah aspek lingkungan dari Ndopart Vector Design?

Apa yang perlu anda pertimbangkan tentang lingkungan?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Industri kreatif menawarkan peluang usaha ramah lingkungan yang potensial,baik bagi usaha mikro maupun kecil.

 

  • Ingatlah dasar-dasar usaha ramah lingkungan dan selalu menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutandan pekerjaan yang layak dalam kegiatan operasi anda, proses produksi, pengadaan, penjualan dan distribusi, manajemen sumber daya manusia, administrasi, logistik, manajemen kantor dan pabrik, manajemen rantai pasok dan pengadaan (lihat daftar periksausaha ramah lingkungan dalam lampiran).

 

  • Ingat bahwa anda adalah bagian dari rantai pasok ramah lingkungan dan juga sebagai agen perubahan, pendorong penerapan prinsip-prinsip ramah lingkungan dan pekerjaan yang layak bagimitra-mitraanda.

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB 2
SIAPKAH ANDA MEMULAI USAHA RAMAH LINGKUNGANDIBIDANGINDUSTRI KREATIF?

Tujuan dari bab ini adalah:

  1. Untuk membantu anda mengetahui karakter seperti apa yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha ramah lingkungandi bidang industri kreatif
  2. Untuk membantu anda mengetahui apakah karakter anda cocok dengan usaharamah lingkungandi bidang industri kreatif
  3. Untuk membantu anda mengenal kekuatan anda untuk dipertahankan dan ditingkatkan, serta mengetahui kelemahan yang harus diperbaiki sebelum memulai usaha ramah lingkungandi bidang industri kreatif

 

2.1   Faktor Pendorong Internal

Keberhasilan dalam sebuah usaha akan dipengaruhi oleh dua faktor yaitu: faktor eksternal dan faktor internal. Demikian halnya dengan usaha anda. Seperti dibahas dalam Bab 1 faktor eksternal akan berdampak pada pasar dari produk yang anda tawarkan sedangkan faktor internal akan menentukan bagaimana anda bisa mengatasi tantangan dan peluang yang berasal dari eksternal organisasi atau usaha. Segala hal mengenai faktor eksternal telah dibahas dalam bab sebelumnya dan dalam bab ini anda akan diperkenalkan dengan faktor pendorong internal utama dalam memulai suatu usaha yang digambarkan dalam Gambar 2.1.

Gambar 2.1: Faktor Pendorong Internal

 

Pribadi

Memiliki jiwa wirausahaadalah potensi dari keberhasilan suatu usaha. Oleh karena itu, saat anda memutuskan untuk memulai usaha anda sendiri, hal pertama yang harus anda lakukan adalah melihat kedalam diri anda sendiri untuk mengetahui apakah anda memiliki sikap yang tepat, ketrampilan, pengalaman, sertaatribut-atribut lain yang diperlukan untuk memulai dan menjalankan usaha kreatiframah lingkungan. Gambar di bawah ini menggambarkan tiga komponen pribadi yang dibutuhkan untuk memulai usaha ramah lingkungan.

Gambar 2.2: Hal pribadi yang perlu dimiliki untuk memulai usaha Ramah lingkungan yang sukses

 

Komunitas

Komunitas yang dimaksud disini adalah keluarga, jejaringan yang anda miliki dan lingkungan disekitar anda. Dalam memulai sebuah usaha pastinyaakan memerlukan banyak waktu dan energi, sehingga sangatlah penting untuk memastikan bahwaanda mendapatkan dukungan dari keluarga. Jika mereka setuju dengan anda dan mendukung rencana usaha yang anda miliki maka ini berarti anda telah memiliki dukungan yang kuat dibelakang anda. Anda harus bertanya pada diri anda sendiri “Apakah saya memiliki dukungan keluarga saya dalam memulai usaha ini?”. Selain keluarga, dukungan dari jejaringyang anda miliki juga memegang peranan penting dalam memotivasi anda untuk menggapai impian apa yang anda impikan. Mengeksplorasiapa yang bisa diberikan usaha ramah lingkunganyang akan anda miliki kepada lingkungan/masyarakat tentunya juga merupakan sebuah faktor pendorongyang kuat untuk memulai usaha ramah lingkungan ini.Salah satu kontribusi kepada komunitas adalah dengan menciptakan pekerjaan bagi penduduk sekitar usaha dengan menerapkan pekerjaan yang layak. Ada empat dimensi dari pekerjaan yang layak yang perlu anda pertimbangkan saat merencanakan untuk memulai usaha ramah lingkungan anda: penciptaan lapangan kerja, hak-hak di tempat kerja, perlindungan social dan dialog-dialog sosial. Anda perlu bertanya kepada diri anda sendiri; pertama, apakah usaha saya menciptakan perkerjaan? Di tahap awal anda pasti menciptakan sebuah pekerjaan bagi diri anda sendiri, sejalan dengan waktu, usaha,  anda akan berkembang dan diharapkan anda akan menciptakan pekerjaan untuk orang lain karena tidak ada suatu kegiatan usaha yang terisolir, maka secara tidak langsung usaha anda juga akan menciptakan pekerjaan-pekerjaan di usaha lain yang berhubungan dengan rantai pasok kegiatan usaha anda. Kedua, anda perlu mempertimbangkan bentuk perhatian anda untuk pekerja dan bagaimana hak-hak di tempat kerja dapat diperoleh? Pegawai adalah rekan rekan anda dalam membangung usaha ramah lingkungan, jadi anda perlu memastikan bahwa mereka memiliki hak untuk mengekspresikan pendapat dan ikut berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang menyangkut kehidupan mereka. Ketiga, apakah anda sudah mempertimbangkan perlindungan sosial dari karyawan anda? Perlindungan sosial sangat penting untuk memberikan rasa aman di tempat kerja dan hidup mereka, dan memastikan bahwa sumber daya manusia mendedikasikan waktu dan upaya mereka untuk membangun usaha ramah lingkungan. Terakhir, dialog sosial, anda perlu merancang suatu metoda (tata cara) untuk dialog sosial dalam perusahaan anda, seperti dialog sosial dengan karyawan, dialog sosial dengan pemangku kepentinganperusahaan. Dialog sosial dapat membantu memperkokoh usaha ramah lingkungan anda, melakukan transfer pengetahuan antara pemangku kepentingan dan kesatuan antara perusahaan dan komunitas.

Sebagai contoh, “Loebis Jeans Bag” memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat disekitarnyadengan membeli jeans bekasmilik mereka selain itu mereka juga memberikan lapangan pekerjaan untuk masyarakat setempat. Perusahaan layanan desain“Ndopart”mendapatkan dukungan dari masyarakatdengan cara memberikan pelatihan untuk para pemuda setempat tentang desain grafis. Para peserta akhirnya menjadi calon potensial untuk menjadi karyawan dan desainer lepas/freelance“Ndopart” saatusaha merekatumbuh berkembang. Contoh lainnya adalah“DeTanjung” yang mendaur ulang limbah botol bekas, kain, karton, gelas dll untuk membuat kerajinan yang unik dan indah, serta memberdayakan dan memberikan tambahan penghasilan bagi perempuan di desa dengan menjadi karyawan paruh waktu.

 

Teknologi

Teknologi dapat menjadi faktor pendukung yang kuat saat memulai sebuah usaha. Anda mungkin memiliki teknologi atau kemudahan dalam mengakses teknologi yangdibutuhkan yangberhubungan dengan usahaanda. Jika teknologi tidak tersedia anda mungkin akan memerlukan biaya awal usaha yang lebih mahalkarena harus mengadakan teknologi baru. Sebagai contoh, jika anda ingin memulai usaha kerajinan yang menggunakan limbah kertas sebagai bahan baku, maka anda akanmembutuhkanmesin pemotong atau dan mesin press. Teknologi yang diperlukan tidak harus suatu teknologi yang canggih, asalkan dapat berfungsi seperti yang dibutuhkan. Jika Anda ingin memulai usahagrafis komputer, maka memiliki teknologi terbaru dalam software grafis dan multimedia adalah suatu keharusan. Berbicara mengenaisoftware komputer anda akandihadapkan pada dua pilihan untuk memperoleh teknologi yang anda butuhkan. Pertama, anda dapat menggunakan teknologi resmi dengan biaya investasi yang cukup tinggi dan yangkedua anda dapat untuk sebuah teknologi open source yang dalam banyak tersedia bebas di Internet. Selain teknologi itu sendirianda juga haruspaham tentang teknologi yang anda butuhkan.

Sebuah penemuan teknologi baruakan memegang peranan yang sangat penting dalam usaha, sepertiapabila anda menemukan teknologi baru untuk pengolahan limbah kertas atau program komputer atau aplikasi baru, artinya andamemiliki modal yang sangat baik untuk membuka usahayang akan memberikan anda keunggulandaya saing dibandingkanpesainganda.

2.2   Menilai Karakter dan Kondisi Pribadi

Dalam latihan ini, nilailah diri anda, apakah menurut anda untuk memulai usaha ini karakter pribadi anda sudah kuat (kolom tengah) atau masih perlu ditingkatkan (kolom kanan). Berilah tanda x di kolom yang sesuai.

 

Latihan 2.1: Karakter dan Situasi PribadiSaya

Karakterdan Kondisi Pribadi Saya

Karakter saya sudah cukup KUAT untuk mendukung usaha

Karakter saya masih PERLU DITINGKATKAN

Komitmen dan kesabaran

Saya memiliki komitmen untuk membuat ide usaha saya menjadi kenyataan dan sukses. Saya akan meluangkan waktu, energi, uang saya ke dalam usaha tersebut dan menjadikannya sebagai prioritas, dan saya mungkin kehilangan waktu bermain bersama teman-teman saya maupun kegiatan sosial lainnya.

• Usaha ini memerlukan waktu dan kesabaran untuk mencapai hasil yang diharapkan, karena bisa saja saya perlu merubah pola pikir orang lain.

 

Tingkat komitmen dan kesabaran saya……..

 

 

 

Motivasi

Usaha ramah lingkungan ini akan berhasil jika saya termotivasi untuk mencoba ide, membangun idealisme atas nilai sosial dan lingkungan, sertamenghasilkanuang. Motivasi saya untuk memulai usaha adalah:

………………………………………………………………………………………

 

 

Etos Kerja

Dalam usaha, tantangan mungkin datang dari mana saja, reaksi negatif mungkin datang dari senior, keluarga, danteman. Saya harus terus percaya danmenjaga etos kerja saya untuk membangun usaha yang sukses dan berkelanjutan.

 

 

Mengambil Risiko

Tidak ada usaha benar-benar aman untuk dijalankan, akan selalu ada risiko kegagalan dalam menjalankan usaha. Sebagai wirausaha, saya harus siap untuk menghadapi risiko yang masuk akal. Kemampuan untuk menghadapi risiko secara wajar adalah sebuah kekuatan. Mempertaruhkan segalanya dengan berjudi atau tidak mau mengambil risiko sama sekali menunjukan bahwa masih ada yang perlu diperbaiki dalam diri kita. Kemampuan saya dalam mengambil resiko …..

 

 

Membuat keputusan

Saya adalah orang yang paling bertanggung jawab atas usahaini, karena itu berarti saya harus membuat keputusan penting, keputusan yang tepat pada waktu yang tepat, dan tidak dapat diwakilkan kepada orang lain. Mampu membuat keputusan sulit yang dapat menerima konsekuensi positif dan negatif adalah sebuah kekuatan.

 

 

Kemampuan untuk menangani stress

Wirausahatentunya akan banyak mengalami stres yang berkaitan dengan pengambilan keputusan yang sulit menghadapi berbagai pemangku kepentingan, jam kerja yang panjang dan menanggapi berbagai permintaan yang tiba-tiba. Kemampuan untuk meghadapi stres dan mempertahankan semangat adalah kemampuan yang penting untuk mencapai keberhasilan, seperti dengan menikmati perjalanan usaha,selalu semangat dan menjaga rasa humor.

 

 

Pencarian Informasi dan Penyelesaian Masalah

Dalam menjalankan usaha ini saya harus dapat memecahkan masalah. Kemampuan untuk menggali dan menemukan akar permasalahan, dan menyelesaikannya dengan kreatif adalah kekuatan yang akan mendukung keberlanjutan usaha saya. Salah satu caranya, melalui kemampuan mencari informasi.

 

 

Penentuan dan Orientasi Tujuan

Hal terpenting dari seorang pengusaha adalah kemampuan untuk melihat jauh ke depan, mengembangkan dan menggapai sebuah tujuan. Memiliki kejelasan tujuan usaha ramah lingkungan ini merupakan sebuah kekuatan.

 

 

Dukungan sosial

Menjalankan usaha akan membutuhkan banyak waktu dan energi. Dukungan yang memadai dari keluarga, teman dan rekan-rekan usaha lainnya sangatlah dibutuhkan, selain itu, sayapun perlu dikelilingi oleh lingkungan sosial yang mendukung. Untuk mendapatkan dukungan dari lingkungan sosial saya, perusahaan ini harus memberikan kontribusi sosial, seperti pengelolaan sampah, merekrut masyarakat sekitar, dsb. Seberapa jauh usaha saya mendapat dukungan dari lingkungan sosial?

 

 

Situasi keuangan

Modal awal usaha sangatlah dibutuhkan, dan saya dapat memperolehnya dari tabungan, pinjaman keluarga maupun pinjaman dari lembaga keuangan seperti bank. Kondisi keuangan yang mendukung usaha mencerminkan kekuatan untuk memulai usaha baru.

 

 

Intuisi

Wirausaha di industri kreatif harus peka dalam melihat peluang yang ada, khususnya ketika menilai peluang usahadengan intuisiatau nalurinya, termasuk saat membentuk jaringan kerjasama.

 

 

Kreativitas

Wirausaha di industri kreatif harus memiliki pikiran kreatif yang kuat dengan imajinasi dan kemampuan untuk berpikir di luar kebiasaan(out of the box,) menemukan dan bereksperimen pada hal-hal baru dan tidak biasa.

 

 

 

2.3   Menilai Ketrampilan Anda

Selain karakter dan kondisi pribadi, dalam rangka menjalankan usaha ramah lingkungan anda dengan baik, anda juga perlu memiliki beberapa ketrampilan khusus untuk bidang industri ini. Ketrampilan ini dapat diperoleh dari pendidikan formal dan atau informal, atau pusat pembangan ketrampilan terdekat.


 

 

Latihan 2.2:KetrampilanSaya

Ketrampilan

Ketrampilan saya sudah cukup KUAT untuk mendukung usaha

Ketrampilan saya masih PERLU DITINGKATKAN

Bagaimana cara saya meingkatkan ketrampilan?

Jika ide usaha anda mengharuskan anda memiliki ketrampilan yang tidak anda miliki, maka tandailah bagian “ketrampilan saya masih perlu ditingkatkani” dan silahkan isi kolom bagian “bagaimana anda akan mencapai ketrampilan ini”.

Ketrampilan Ramah Lingkungan

Apakah usaha anda sudah ramah lingkungan dan berkelanjutan? Apakah anda tahu bagaimana mengelola proses, pengadaan, penjualan, manajemen sumber daya manusia dan lain-lai?. Apakah anda tahu tentang pengaruh usaha anda pada lingkungan sekitar dan masyarakat?

 

 

 

Ketrampilan Berinovasi

Ciri khas dari wirausaha kreatif adalah inovasi produk atau jasa, yang diperoleh melalui ketrampiannya yang meliputi:

-         Bergaul: kemampuan bergauldan keterbukaan untuk mengenal berbagai situasi, latar belakang dan jenis orang membantu wirausaha kreatif untuk mengidentifikasi berbagai peluang usaha yang ada.

-          Bereksperimen: memiliki keberanian untuk mencoba hal-hal baru bahkan hal-hal yang sangat tidak biasa karena inovasi yang berhasil karena kita melakukan uji coba sendiri

-          Bertanya: seorang wirausaha kreatif tidak pernah puas dengan situasi yang terjadi saat ini dan selalu bertanya-tanya bagaimana me ningkatkan suatu hal

 

 

 

Ketrampilan Teknis dalam industri kreatif

Apakah anda memiliki keahlian khusus yang harus dimiliki untuk menjalankan ide usaha anda? Misalnya, untuk memulai usaha pakaian anda perlu tahu mengenai kain serta bagaimana mendesain dan memproduksi pakaian, untuk memulai usaha desain grafis anda perlu tahu bagaimana untuk mengoperasikan software desain grafis yang populer.

 

 

 

Ketrampilan Manajemen Strategis

Apakah anda memiliki pandangan yang jauh ke depan tentang usaha ini mencakup pandangan jangka panjang proses usaha, produk, bahan, dan bagaimana usaha ini beroperasi.

 

 

 

Manajemen Waktu

Ketika tingkatkreativitas mencapai suatu titik yang sangat tinggi kadang seseorang cenderung terbawa dan hanya fokus pada hal tertentu. Kemampuan menelola waktu secara efektif akan membantu untuk tetap kreatif dan menjaga target usaha.

 

 

 

Ketrampilan manajemen pemasaran

Pemasukan dari usaha anda tergantung pada sebaik apa anda menjual produk atau jasa yang anda miliki.

Wirausahawan harus memiliki ketrampilan tentang bagaimana menyampaikan informasi mengenai layanan atau produk usahanya kepada konsumen.

Selain itu pengusaha juga harus memiliki kemampuan untuk mengembangkan jejaringdan bermitradengan pelanggan, pelaku usaha lainnya, dan masyarakat.

 

 

 

Ketrampilan menghitung resiko

Usahaselalu melibatkan resiko. Kemampuan menghitung resiko yang baik adalah menghitung konsekuensinya dari suatu keputusan baik dari aspek ekonomi, sosial maupun lingkungan. Kemampuan ini tidak terlepas dari pengetahuan yang dimiliki tentang usaha. Semakin banyak anda tahu tentang bidang usaha anda, semakin anda akan terhindar dari membuat kesalahan yang dapat berdampak mahal untuk usaha anda.

 

 

 

Ketrampilan Manajemen Sumber Daya Manusia

Kerja kelompok dan bersosialisasi merupakan hal penting dari usaharamah lingkungan. Ketrampilan ini membutuhkan kemampuan  bersosialisasi dan kepemimpinan, termasuk memahami bagaimana motivasi kerja seseorang, menghargai hasil kerja orang lain, dan menerapkan prinsip-prinsip pekerjaan yang layak dan mengimplementasikannya dengan benar. (Lihat Bab 6 untuk penjelasan lebih lanjut).

 

 

 

Ketrampilan Manajemen Usaha

Ketrampilan manajemen usaha antara lain pemasaran, keuangan, penentuan biaya, manajemen sumber daya manusiadengan pekerjaan yang layak, produksi, logistik, dan manajemen operasi. Ketrampilan ini anda butuhkan untuk menjalankan usaha anda secara efisien.

 

 

 

Ketrampilan manajemen perubahan

Suatu usaha harus terus berkembang dan menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Kebanyakan orang anti terhadap perubahan dan sering salah menilai ramah lingkungan sebagai perubahan besar, anda perlu mulai mengambil langkah kecil jika ingin mendapatkan kemungkinan yang lebih baik untuk sukses. Kemampuan untuk memotivasi tim untuk berubah, memantau dan mengevaluasi sebuah perubahan, akan membantu perusahaan untuk berkembang.

 

 

 

Ketrampilan negosiasi

Ketrampilan negosiasi adalah kemampuan mengkomunikasikan dan menyesuaikan agar terjadi kesepakatan antara anda dan mitra anda dengan hasil yang saling menguntungkan. Anda perlu memiliki kemampuan untuk mendengarkan pandangan orang lain dan memberikan pendapat Kemampuan negosiasi didasari oleh pengetahuan, kemampuan komunikasi serta kemauan untuk berempati

 

 

 

2.4   Kepedulian Lingkungan dan Sosial

 

Latihan 2.3: Kepedulian Lingkungan dan Sosial Saya

Kepedulian Lingkungan & Sosial Saya

Kepedulian lingkungan dan sosial saya sudah cukup KUAT untuk mendukung usaha

Kepedulian lingkungan dan sosial saya masih PERLU DITINGKATKAN

Bagaimana cara saya meningkatkan kepedulian lingkungan dan sosial ?

Usaha saya dan lingkungan

Saya menyadari isu-isu sosial di sekeliling usaha saya dan isu lingkungan dari usaha ini. Jika saya melakukan upaya untuk memperbaiki kondisi sosial dan lingkungan seperti konservasi alam dan menjaga keanekaragaman hayati, maka kepedulian sosial dan lingkungan saya kuat.

 

 

 

Komitmen saya untuk masyarakat

Usaha saya adalah bagian dari masyarakat. Sangat penting untuk menjadi usaha yang bersahabat dengan masyarakat dan adalah tanggung jawab saya untuk berkontribusi kepada masyarakat.

Manfaat apa yang bisa usahaini berikan pada masyarakat sekitar?Apakah saya bersedia untuk berbagi pengalaman usaha ramah lingkungan saya dengan orang lain?Apakah saya memprioritaskan pekerjalokal dan menerapkan pekerjaan yang layak?

 

 

 

Perhatian Usaha Ramah lingkungan – Tiga hal mendasar (lingkungan, sosial, ekonomi) – triple bottom line

Rasa empati dan keadilan yang kuat: Saya harus menyadari bukan hanya keuntungan yang saya dapatkan dari usaha ini, tetapi juga orang-orang yang bekerja bersama saya, lingkungan alam dan sosial yang kita berhubungan dengan kita, seperti budaya, yang membuat usaha ini berkelanjutan. Empati merupakan kemampuan untuk membayangkan diri sendiri dalam situasi orang lain, merupakan sifat yang sangat dibutuhkan ketika berhadapan dengan karyawan, masyarakat yang terkena dampak, pemasok dan subkontraktor, misalnya. Apakah saya sudah mempertimbangkan keuntungan bagi perusahaan dan masyaralat serta lingkungan dari usaha ini?

 

 

 

Banyak pengusaha tidak memiliki karakter yang dibutuhkan, ketrampilan yang cukup, serta membuka usaha tidak dalam kondisi yang tepat. Namun perlu diingat, bahwa karakter dapat dikembangkan, ketrampilan dapat dipelajari, dan kondisi dapat diperbaiki. Anda dapat melakukan perubahandi mana peningkatan tersebut diperlukan dan mengubahnya menjadi kekuatan.

Berikut adalah beberapa saran tentang bagaimana untuk meningkatkankarakteristik dan ketrampilan anda:

1. Minta bantuan dari orang lain. ceritakanlah tentang masalah ini dengan teman atau keluarga anda atau bergabunglah dengan asosiasi usaha dan berdiskusi dengan anggota lain dalam asosiasi tersebut. Mohon saran mereka (lihat lampiran untuk daftar asosiasi danlink).

2. Hadiri pelatihan. Pergi ke pelatihan sesuai dengan bidang-bidang yang perlu diperbaiki, seperti manajemen usaha, ketrampilan teknis ataupun motivasi, dan pelatihan kewirausahaan.

3. Berbicaralah dengan seorang pengusaha sukses. Berkonsultasilah dengan pengusaha sukses yang anda jadikan panutan. Amati saat mereka bekerja dan belajar dari mereka. Anda juga dapat bekerja sebagai magang dalam usaha yang terkait.

4. Baca artikel usaha yang terkait di internet, surat kabar, majalah dan buku-buku dari perpustakaan tentang usaha, pasar bidang industri kreatif potensial dan belajar dari pusat informasi usaha,

Alternatif lainnya adalah, anda mungkin membutuhkan mitra usaha yang bisa melengkapi kemampuan dan ketrampilan anda. Ada sejumlah pelaku usaha yang sukses tanpa memiliki banyak pengalaman atau praktek usaha sebelum memulai usahanya, namun mereka bermitra. Yang terpenting adalah untuk menyadari dimana bidang yang membutuhkan perbaikan dan pengembangan rencana-rencana untuk menangani bidang-bidang ini sebelum sisi negatif mereka mempengaruhi usaha anda.

 

 

  • Temukan dan perkuat kesadaran lingkungan dan ketanggapan sosial anda.
  • Tingkatkan ketrampilan ramah lingkungan anda dan mitra anda (jika ada).
  • Terapkan teknologi ramah lingkungan.
  • Gunakan pendekatan ramah lingkungan untuk pemecahan masalah dan berinovasi.
  • Bekerjasama dengan masyarakat sekitar dan ajaklah mereka sebagai bagian dari usaha anda.
  • Rekrutlah pekerja lokal dan terapkan prinsip pekerjaan yang layak.
  •  

 

 

 

 

BAB 3
RUMUSKAN DAN ANALISIS IDE USAHA RAMAH LINGKUNGAN ANDA

 

Tujuan dari bab ini adalah:

  1. Membantu anda untuk menghasilkan ide usaha ramah lingkungan
  2. Membantu menilai kelayakan usaha ramah lingkungan
  3. Membantu anda untuk memilih satu dari sekian ide usaha ramah lingkungan yang dimiliki untuk di kembangkan dan dilaksanakan

 

                Bab satu dan dua telah menjelaskan mengenai kondisi eksternal dan internal untuk memulai usaha ramah lingkungandiindustri kreatif. Di babini, anda akan dipandu untuk menggabungkan faktor eksternal dan faktor internal, khususnya yang terkait dengan ide usahaanda.

3.1   Merumuskan Ide Usaha Anda

Sebuah ide usaha adalah deskripsi singkat dan jelas mengenai apa dan bagaimana suatu usaha berjalan.. Hal tersebut akan memberikan anda informasi mengenai:

ü  Apa produk atau jasa yang akan anda jual.

ü  Kepada siapa anda akan menjual produk atau jasa anda.

ü  Bagaimana cara anda akan menjual produk atau jasa.

ü  Kebutuhan pelanggan seperti apa yang akan anda penuhi.

 

 

 

 

 

 

                                                 

 

Apa

Apa produk atau jasa yang akan anda jual? Ide usaha anda ada yang muncul berdasarkan pada apa yang anda kuasai, mungkin anda memiliki pengalaman dalam bidang usaha yang tertentu atau anda telah terlatih/memiliki keteampilan khusus. Ide usaha akan membantu anda untuk fokus pada apa yang dapat anda lakukan.

Siapa

Siapa yang akan membeli produk atau jasa anda? Konsumen anda mungkin berupa individu/perorangan atau usaha lain. Konsumen anda mungkin terpusat disuatu daerah atau tersebar di area yang luas, bahkan mungkin sampai tingkat nasional. Anda perlu memikirkan, apakah anda hanya akan mencoba untuk menjual produk kepada konsumen kelompoktertentu atau untuk semua orang disuatu daerah? Anda perlu mengetahui dengan jelas kepada siapa produk anda akan dijual.

Bagaimana

Bagaimana anda akan menjual produk atau jasa anda? Anda dapat menjual melalui toko anda sendiri, menjual langsung kekonsumen, atau melalui pengecer. Mereka adalah pelanggan anda.

Yang Mana

Kebutuhan pelangganapa yang akan dipenuhi oleh produk atau jasa? Ide usahaharus mencerminkan siapapelanggandan apa kebutuhannya. Sangatlah penting untuk mengetahui keinginanpelanggandan mendengarkan kebutuhan pelanggankedepan untuk memberikan gambaran rencna perluasan usaha anda.

Tantangan usaha baru adalah menemukanpelanggan.Produk atau jasa anda harus menawarkan solusi atau memenuhi kebutuhantertentu. Jika anda menawarkan berbagai produk atau jasa untuk berbagai jenis pelangganakan sangat sulit untuk menarik perhatian konsumen baru. Jika anda mengkhususkan diri dalam satu atau beberapa jenis produk atau jasa sejenis kepada kelompok pelanggantertentu maka akan lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan dan menarik pelanggan.

Banyak wirausaha baru membuat kesalahan dengan mengasumsikan bahwa pasti akan ada pembeli untuk produk atau jasa baru. Hal ini belum tentu benar dan beresiko pada usaha anda. Untuk itu, anda perlu memastikan ada atau tidaknya permintaan untuk produk atau jasa anda. Mendeskripsikan ide usaha anda adalah titik awal untuk rencana usaha anda. Lakukan penggalian informasi melalui berbagai sumber seperti internet, berbicara dengan teman-teman dan membaca berbagai artikel untuk mendeskripsikan usaha anda dan memahami siapa calon pelanggan anda.

Ide usaha bisa datang dari hobi, impian, keinginan, ataupun hasil pengamatan mengenai sesuatu hal yang berjalan tidak semestinya atau suatu hal yang perlu diperbaiki. Menciptakan ide usaha adalah sebuah proses latihan, karena bisa datang ketika anda melihat, merasakan atau menginginkan sesuatu. Contohnya seperti yang ditunjukkan dalam Studi Kasus 3, Ariani Hamzah dan Rachman mendapat ide untuk membuka usaha kartu ucapan berbahan daur ulang disaat mereka sedang mencoba untuk menemukan kartu ucapan berbahan daur ulang untuk acara tertentu. Akhirnya mereka menyadari bahwa tidak ada toko yang menawarkan jenis kartu berbahan daur ulang.Ide usaha dapat datang kapan saja. Beberapa ide akan anda ingat jauh lebih lama dari ideyang lain karena ide tersebut berkaitan sangat kuat untuk anda. Waktu dan pengalamanberperan penting dalam memunculkan ide usaha, dan anda harus terus berlatih untuk memunculkan ide-ide baru. Menuliskan dan memvisualisasikan ide-ide sangatlahpenting, karena dapat membantu anda untuk mengingat dan merealisasikannya.

Contoh: Ide UsahaLoebis Jeans Bag

Daur ulang dan memberikan nilai tambah dari produk limbah adalah latar belakang usaha Riza Norinda dan Mahmudin. Ketika mencari produk yang cocok, mereka menemukan ide untuk mengambil keuntungan dari menggunakan pakaian bekasuntuk diubah menjadi tas dan produk lainnya. Menurut mereka, tas merupakan barang fashion yang penting, tidak hanya sekedar untuk menyimpan barang tetapi juga digunakan untuk menunjang penampilan individu bahkan juga menunjukkan tingkat kelas sosial. Seiring dengan perkembangan dunia fashion, aksesoris selalu menjadi bagian penting dari gaya hidup, begitu pula dengan tas yang selalu mengikuti perkembangan tren. Produk baru dan inovasi akan menghasilkan permintaan tinggi, sebagai contohnya adalah tas berbahan dasar jins yang tampil sebagai produk baru yang cantik (girly) dan kasual.

Mempertimbangkan bahan baku yang digunakan untuk produk baru ini, jins merupakanjenis kain yang terbuat dari katun yang kuat dan tahan lama. Bahan ini populer setelah awalnya digunakan oleh para buruhdan terus menjadi tren yang tidak pernah berakhir di seluruh dunia.Jinsditerima di semua lapisan masyarakat, berbagaiusia mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hinggalansia baik itu laki-laki maupun perempuan. Kain celana jinsadalah kain universal.

Peluang usaha muncul dengan memanfaatkan celana/rok yang terbuat dari jeans untuk diubah menjadi bahan baku tas baru dengan gaya girly(anak perempuan cantik) dan kasual. Selain mampu menghemat biaya bahan baku, upaya ini juga akan berkontribusi terhadap pengurangan limbah.

 

                                                                                 IDE USAHA

Nama Usaha: Loebis Jeans Bags

Jenis usaha ini akan:

Jenis pelanggannya adalah:

þMenghasilkan produk berikut:

Tas yang terbuat dari limbah yang digunakan dan pakaian jeans

¨Menghasilkan layanan berikut:

¨Menjalankan jenis toko berikut:

¨Menjalankan jenis usaha grosir berikut:

 

Remaja, pelajar dan mahasiswa

 

 Cara penjualan  usaha ini adalah sebagai berikut:

Penjualan dari rumah ke rumah, distribusi melalui butik mitra, penjualan langsung lewat internet

Usaha ini akan memenuhi kebutuhan pelanggan berikut ini:

Tas dan aksesoris modis namun terjangkau dan ramah lingkungan

-     

                                                           

 

Contoh: Ide UsahaNdopart Vector Design

Ali adalah seorang desainer grafis yang berbakat. Dia memiliki keahlian dalam mengoperasikan software komputer untuk desain serta memiliki daya kreativitas. Awalnya, ia mengembangkan blog web dan berbagi ketrampilan dan keahlian tentang grafis dalam weblog secara gratis sehingga akhirnya webblog nya mendapat banyak pengunjung. Ia juga aktif dalam komunitas online melalui blogging dan desain grafis. Banyak dari para pengunjung blognya mengatakan bahwa desain yang ia buat sangat unik dan memiliki nilai jual yang tinggi. Dia sendiri pun menjadi tahu bahwa banyak orang membutuhkan gambar berupa grafis vektor.Salah satu fitur keunggulan dari grafis vektor adalah gambar ini dapat dicetak di berbagai media.Ali melihat ini sebagai peluang usaha yang baik.Dia percaya bahwa layanan desain nya adalah layanan yang sangat unik, berbeda dengan usaha desain grafis lainnya.

Ide Usaha

Nama Usaha: Ndopart Vector Design

Jenis usaha akan:

Jenis Konsumennya adalah

¨Menghasilkan produk berikut:

 

þMenghasilkan layanan berikut:

Jasa desain grafis vektor

¨Menjalankan toko jenis berikut:

¨Menjalankan jenis usaha grosir berikut:

- Pelanggan Individu

- Perusahaan berukuran kecil dan menengah

 

  • Cara penjualan  usaha ini adalah sebagai berikut:

Usaha akan sepenuhnya dijalankan secara online melalui internet

Usaha akan memenuhi kebutuhan berikut ini dari konsumen:

- Grafik untuk logo, selebaran, brosur dan kit pemasaran lainnya untuk perusahaan

- Artistik foto dan grafis untuk indviduals

 

Latihan 3.1.: Tiga ide usaha yang paling saya inginkan

Sekarang, tuliskan 3 ide usaha yang paling anda inginkan. Mulailah dengan kata kerja usaha, (seperti menjual, memproduksi, menyediakan, atau membuat).

 

1. …………………………………………………………………………………………………

 

2. …………………………………………………………………………………………………

 

3. …………………………………………………………………………………………………

 

Sekarang anda telah memikirkan dan menuliskan ide usaha anda, selanjutnya anda perlu untuk menguji ide-ide tersebut. Anda perlu mengetahui sekuat apakah ide tersebutuntuk direalisasikan menjadi usaha yang mampu bersaingdan menguntungkan.Anda dapat mendiskusikan ide ini dengan teman-teman ataupun mencari informasilebih lanjut tentang ide tersebut dari internet sehingga anda mengetahui kekuatan dan kelemahan dari ide usaha anda.

3.2 Penyaringan Ide Usaha yang Layak

Penyaringan dan pemilihan ide usaha yang layak sangatlah penting karena dapat membantu untuk mengurangi risiko usaha. Tiga aspek di bawah ini bisa dipertimbangkan dalam prosespenyaringan ide dan memilih usaha yang dapat menggabungkan faktor-faktor internal dan eksternal:

• Ketrampilan dan kompetensi: Apakah saya memiliki kompetensi yang cukup untuk melakukan kegiatan ini?

• Sumber daya: Apakah saya memiliki sumber daya yang memadai untuk mendukung usaha?

• Permintaan: Akankah orang membeli produk atau jasa kami? Apakah produk atau jasa yang dibutuhkan oleh pelanggan?

Lakukan latihan di bawah in. Tuliskan ide usaha anda (ide 1, 2 dan 3). Terdapat beberapa aspek penlian. Beri penilaian kelayakan ide usahaanda dengan skala 1-5 (nilai 1 = sangat lemah, nilai 5 = sangat kuat). Pada saat memberi nilai, bandingkanlah penilaian anda untuk masing-masing ide. Semakin kuat kemampuan anda di aspek tertentu, semakin tinggi nilainya.

• KEAHLIAN DAN KOMPETENSI: Keahlian dan kompetensi anda dinilai dari (a) karakter dan kondisi pribadi, (b) ketrampilan untuk mendukung ide usaha, dan (c) kepedulian lingkungandan sosial anda. Beri nilai 1= sangat lemah, dan 5 = sangat kuat. Jika andakesulitan untuk mengisinya, mintalah bantuan orang lain yang bergerak di usaha yang sesuai dengan idemu, dan tanyakan karakter, ketrampilan dan kepedulian apa yang harus dimiliki.

• SUMBER DAYA: Untuk menjalankan usaha, dibutuhkan (a) sumber daya manusia – SDM, (b) bahan baku (jika usaha anda adalah manufaktur), (c) peralatan, (d) keuangan dan (e) kebijakan pemerintah. Berilah penilaian tentang kondisi sumber daya untuk mendukung usaha anda.

  • SDM: Tanyakan apakah anda memiliki ketrampilan dan bisa mengalokasikan waktu dan energi untuk usaha ini? jika anda tidak punya waktu dan energi untuk menjalankan usaha anda sendiri, apakah ada orang-orang yang memilik kompetsi tersebut?Dapatkah anda memperkerjakan mereka? Jika jawabannya bisa, orang-orang dengan kompetensi ini tersedia dan anda dapat memperkerjakan mereka maka nilaiyang anda dapat adalah5, jika mereka tersedia tetapi anda tidak bisa memperkerjakan mereka karena mereka meminta bayaran gaji tinggi sedangkan usaha anda tidak mampu memenuhinya, maka penilaiannya akan lebih kecil dari 5.Hal ini menunjukanbahwa anda perlu memikirkan kembali ide usaha anda.
  • BAHAN BAKU: Untuk usaha manufaktur, bahan baku merupakan input produksi yang akan menghasilkan produk, untuk usaha perdagangan, bahan baku dimanfaatkan untuk menyediakan layanan atau dijual dengan harga lebih tinggi. Jika bahan baku yang diperlukan selalu tersedia sepanjang tahun, maka berikanlahnilai 5, tetapi jika bahan baku tidak selalu tersedia karena barang tidak ada atau harga yang tidak pasti, berilah nilai lebih rendah.
  • PERLENGKAPAN: Usaha tertentu membutuhkan perlengkapan tertentu. Apakah alat yang anda butuhkan teresedia, mudah diperbaiki dan harganya terjangkau? beri penilaian 5 jika anda sangat yakin akan ketersediaan perlengkapan dan nilai 1 jika perlengkapan tidak tersedia.
  • KEUANGAN: Memulai usaha membutuhkan modal awal untuk investasi peralatan, tanah atau kantor, dan modal kerja. Modal awal ini dapat berupa aset atau berupa pinjaman. Jumlah modal dapat dikurangi dengan beberapa caraseperti penangguhan pembayaran, menyewa sehingga anda tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar di awal atau leasing (sewa beli). Anda perlu mempertimbangkan bahwa aliran kas sangat diperlukan untuk membiayai pekerjaan sehari-hari, seperti untuk pembelian bahan baku, membayar upah dan lainnya. Jika anda memiliki sumber daya keuangan untuk memulai usaha ini, maka berilah nilai 5, namun jika anda tidak memiliki sumber daya keuangan untuk memulai usaha anda, baik secara tunai maupun pinjaman, berilah nilai 1.
  • DUKUNGAN PEMERINTAH: Program wirausaha merupakan program yang sedang digalakkan oleh pemerintah Indonesia. Lihatlah apakah ada dukungan program dari pemerintah untuk ide usahamu, misalnya berupa kemudahan memperoleh ijin, memperoleh pelatihan teknis, konsultasi dan sebagainya. Jika pemerintah daerah setempat memiliki program untuk penciptaan wirausaha dan anda dapat mengaksesnya, berilah nilai 5, jika tidak ada atau anda tidak dapat mengakses program ini, berilah angka lebih rendah.
    • PERMINTAAN: Permintaan untuk produk atau layanan adalah sejauh mana produk/jasa ini (a) Memenuhi kebutuhan pelanggan, (b) Bagaimana produk ini dibandingkan dengan produk pesaing? Apakah ada sisi keunikan yang ditawarkan? Serta (c) Apakah anda menjawab kebutuhan produk ramah lingkungan? Jika konsumen anda tertarik dengan produk ramah lingkungan, beri nilai tinggi dan jika tidak, berilah nilai rendah, dan berarti anda harus melakukan upaya untuk mempromosikan produk/layanan anda. Dalam memberikan penilaian, pertimbangkan daya beli konsumen. Jika produk anda memenuhi kebutuhan konsumen dan terjangkau maka berilah nilai 5, jika tidak berilah nilai lebih kecil.
    • RESIKO: Anda perlu menilai resiko usaha sebelum memulainya. Seberapa mudah produk/jasa anda ditiru dan bagaimana situasi kompetisinya? Jika pesaing mudah masuk, maka nilai resiko usaha ini tinggi, sedangkan jika pesaing sulit masuk, maka nilai resiko usaha ini rendah.

Terakhir, hitunglah semua nilai yang anda berikan dengan menjumlahkan nilai kemampuan dan kompetensi, sumber daya dan permintaan dan mengurangi dengan nilai resiko. Sekarang anda memiliki nilai dari ketiga ide usaha yang ada.

 

 


Latihan 3.2: Menilai Ide Usaha Ramah Lingkungan Anda

Tuliskanide usaha anda, dan beri nilai ide tersebut (5=sangat kuat, 1=sangat lemah)

Ide Usaha

Kemampuan dankompetensi sebagai wirausaha (seberapa jauh faktor-faktor di bawah ini mendukung usaha anda?)

 

Sumber daya (seberapa jauh anda memiliki akses untuk sumber daya di bawah ini untuk mendukung usaha anda?)

Permintaan (seberapa jauh usaha tersebut memiliki faktor-faktor permintaan di bawah ini?)

Besar resiko

Total nilai:

 

Karakter dan Kondisi Pribadi

(+)

Ketrampilan

 

(+)

Lingkungan dan Kepedulian Sosial

(+)

KetersediaanSDM

(+)

Keberlanjutan Ketersedian Bahan Baku

(+)

Ketersedian Perlengkapan

 

(+)

Ketersedian Keuangan

 

(+)

Ketersediaan Dukungan Pemerintah

(+)

Kebutuhan Produk/Jasa ?

 

(+)

Permintaan produk/jasa dibandingkan dengan kompetitor

(+)

 

Permintaan untuk ramah lingkungan

 

(+)

Kemudahan produk/jasa untuk ditiru (situasi kompetisi)

 

(-)

 

Ide Usaha 1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ide Usaha 2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ide Usaha 3

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Sekarang anda telah mengetahuinilaidari faktor internal dan eksternal untuk setiap ide usaha anda dan sudah bisa melihat mana yang lebih layak dan mana yang kurang.

Dalam usaha, anda juga dapat mempertimbangkan apa yang disebut ‘resiko pembunuh’, itu adalah risiko masa depan usahaanda yang mungkin dapat anda prediksi atau tidak. ‘Resiko pembunuh’ dapat menghambat seluruh usaha meskipun fakta mungkin menunjukkan ide usaha ini memperoleh penilaian keseluruhan tinggi atau moderat di awal.

Contoh risiko pembunuh: Kerajinan produk yang sedang dijual secara eksklusif hanya satu perantara atau distributor. Dalam situasi seperti itu, para perantara (agen atau distributor) adalah’pasar’ sebenarnya untuk produsen.Namun, pada kenyataannya, hubungan antara produsen dan pasar bisa saja tidak sedekat itu, seringkali produsen tidak benar-benar mengenal pelanggannya(misalnya karena mereka berada di luar negeri), dan mengetahui apa yang diinginkan oleh pelanggan atas produk/jasa. Dalam kondisikrisis ekonomi, atau ketika terjadi perubahan tren atau mode, agen atau distributor (perantara) mungkin kehilangan usahaatau beralih usaha dan atau beralih ke produsen lokal atau yang mereka kenal. Untuk itu, anda perlu mulai berpikir tentang rantai nilai usahaanda.

3.3Menciptakan Visi dan Misi Usaha Anda

Sekarang anda telah memutuskan ide usaha ramah lingkungan, dansaatnya menciptakan pernyataan pernyataan tentang visi dan misi anda.

Visi

Visi usaha adalah gambaran kesuksesan usaha di masa depan. Visi ini mengekspresikan potensi masa depan usaha dan apa yang ingin dicapai oleh usaha ini, namun pernyataan tentang visi bukanlah sebuah rencana strategis dan tidak menggambarkan bagaimana mencapai sukses dimasa depan.

Sebuah visi yang diformulasikan dengan baik, dapat memberikan inspirasi. Visi tersebut dapat membuat para karyawan bersemangat saat mereka setiap hari berangkat bekerja dan memotivasi dan memberi keyakinan shareholder (pemilik saham) serta meningkatkan image/citraperusahaan.

Ketika mengembangkan pernyataan visi, anda mungkin dapat memasukkan elemen-elemen kunci dalam pernyataan itu, yang meliputi sumber daya manusia, portofolio, mitra, planet, keuntungan, produktivitas, dan sebagainya.

Contoh: Loebis Jeans Bag

Visi kami adalah menjadi perancang tas fashion Indonesia yang paling kreatif dan dikenal di dunia internasional, yang bekerja dengan memanfaatkan material daur ulang dan dengan demikian menolong menyelamatkan lingkungan dan untuk berkontribusi bagi peningkatan kualitas kehidupan manusia.

  • Place (tempat): Loebis Jeans Bag adalah tempat yang menyenangkan untuk bekerja dan bertukar pendapat, dimana-orang-orang terinspirasi dan dapat mengembangkan potensi dirinya secara utuh.
  • Portofolio: Kami menawarkan pada pelanggan serangkaian produk yang berkualitas yang dapat memuaskan kebutuhan mereka.
  • Mitra: Kami membangun jejaring dengan pelanggan dan pemasok, bersama-sama kita menciptakan nilai keberlanjutan.
  • Planet: Kami merupakan warga yang bertanggung jawab, yang membuat perbedaan dengan membangun dan mendukung komunitas yang mengedepankan nilai sosial dan lingkungan yang berkelanjutan dan pekerjaan yang layak.
  • Profit: Kami memaksimalkan keuntungan jangka panjang kepada pemilik saham dan tetap mengingat tanggung jawab utama kami.
  • Produktivitas: Kami merupakan perusahaan fashionyang inovatif dan dinamis.

Latihan 3.3: Ciptakan pernyataan visi anda

 

…………………………………………………………………………………………………….

Misi

Pernyataan misi menterjemahkan visi ke dalam gambaran yang lebih nyatadengan mengekpresikan  bagaimana visi usaha dicapai. Misi secara akurat menjelaskan mengapa usaha ini ada, capaian apa yang diharapkan di masa depan, and bagaimana hal tersebut bisa dicapai. Pernyataan misi menggambarkan nilai dan prinsip dasar dari usaha ini. Pernyataan misi perlu ditelaah ulang setiap tahun, untuk memastikan bahwa misi tersebut mencerminkan apa yang sebenarnya usaha jalankan dan mimpikan.

 

Contoh: Loebis Jeans Bag

Misi kami adalah menawarkan produk fashion yang ramah lingkungan dan jasa yang sangat memuaskan kepada pelanggan, dengan tujuan membangun basis usaha yang kuat dari pelanggan yang sadar akan keberlanjutan lingkungan demi masa depan serta berkontribusi dalam meningkatkan penghasilan karyawan kami, dan keluarganya melalui pekerjaan yang layak.

Latihan 3.4: Ciptakan pernyataan misi anda

 

…………………………………………………………………………………………………….

3.4. Analisis SWOT

Anda perlu tahu apakah ide usaha yang dipilih bisa menjadi usaha yang kompetitif dan menguntungkan. Salah satu cara untuk menguji ide usaha adalah untuk melakukan analisis SWOT, yang merupakan singkatan dariKekuatan(Strength), Kelemahan(Weakenss), Peluang (Opportunities)dan Ancaman(Threats). Analisis SWOTmerupakanteknik untuk mengidentifikasi Kekuatan(Strength), Kelemahan(Weakenss), Peluang (Opportunities)dan Ancaman(Threats) perusahaan yang mempertimbangkan faktor internal dan eksternal. Kekuatan dan kelemahan adalah faktor internal, yang dapat dikendalikan oleh perusahaan, sedangkan peluang dan ancaman adalah faktor eksternal, yang tidak dapat dikendalikan oleh perusahaan. Analisa SWOT dapat diterapkan pada bidang fungsional perusahaan baik usaha yang menawarkan produk maupunjasa. Analisa ini membantu anda mengevaluasi atau memutuskan untuk memulai usaha atau tidak.

Untuk kekuatan dan kelemahan anda melihat ke dalam usaha anda dan situasi pribadi anda, mungkin mempengaruhi usaha usaha;

• Kekuatan adalah hal-hal yang usahaanda baik. Misalnya, mungkin anda akan memiliki produk yang lebih baik daripada pesaing anda, lokasi toko anda akan sangat strategisatau pegawaiyang anda akan rekrut/bekerja dengan anda sangat terampil.

• Kelemahan adalah hal-hal yang melemahkan usaha anda. Sebagai contoh, mungkin produk anda akan menjadi lebih mahal daripada pesaing anda, atau anda tidak akan punya cukup uang untuk mengiklankan sebanyak yang anda inginkan atau anda tidak dapat menawarkan berbagai layanan yang sama atau lebih baik daripesaing anda.

Untuk peluang dan ancaman anda melihat di luar usahaanda dan mencoba untuk menilai situasi yang berada diluar kendali anda, tetapi anda dapat memanfaatkannyaatau mungkin menghindarinya.

• Peluang adalah hal-hal di sekitar komunitas anda yang mendukungusaha. Misalnya, produk yang anda tawarkan merupakan hal yang sedang atau menjadi populer di masyarakat, tidak ada toko lain yang menyediakan layanan yang sama seperti anda di lingkungan atau jumlah pelanggan potensial karena banyak usaha baru yang pindah ke daerah anda.

• Ancaman adalah hal-hal yang akan berdampak buruk bagi usahaanda. Sebagai contoh, ada usaha lain yang akan masuk ke daerah anda,ada usaha yang membuat produk samaseperti produk anda, atau pemerintah memberlakukan undang-undang baru yang memberikan efek negatif pada usahaanda atau anda tidak tahu berapa lama produk anda akan menjadi populer.

Tabel  3.1: Contoh Tabel Dasar Analisis SWOT

Ide Usaha:

Strengths ( Kekuatan )

Weakness ( Kelemahan )

(faktor positif untuk diunggulkan)

(faktor negatif untuk dikurangi)

 

 

Opportunities ( Peluang )

Threats ( Ancaman )

(untuk dimanfaatkan)

(untuk dihindari/dipertimbangkan)

 

 

 

 

Hasil dari analisis SWOTakan memungkinkan anda untuk:

A. Melanjutkan dengan ide usaha yang dipilih dan melanjutkan pembuatan studi kelayakan;

atau

B. Melakukan perubahan pada ide usaha;

atau

C. Membubarkan ide usaha secara keseluruhan

.

Dalam rangka untuk memeriksa kelayakan ide usaha, anda perlu melakukan analisis SWOTuntuk:

• Ketersediaan pasar;

• Ketersediaan bahan baku dan perlengkapan lainnya;

• Ketersediaan peralatan yang sesuai/teknologi;

• Ketersediaan ketrampilan teknis;

• Organisasi dan manajemen;

• Kapasitas keuangan dan ketersediaan fasilitas pinjaman yang sesuai;

• Analisis faktor eksternal lainnya.

3.4.1.        Ide Usaha Ramah lingkungan dan analisis SWOT

Tinjauan berikut merangkum elemen yang diperlukan dalam analisis SWOT:

Tabel 3.2: Elemen yang diperlukan dalam analisis SWOT

Aspek Keuangan

Aspek Fisik

• Modal

• Akses ke sumber daya keuangan tambahan

• Persyaratan investasi

• Tingkat keuntungan

  • Risiko

• Aksesibilitas ke lokasi

• Infrastruktur, teknologi dan fasilitas

• Fasilitas Transportasi

• Faktor keberlanjutan dari aset fisik

Kemampuan Manajemen

Pasar

  • Manajemen kompetensi termasuk prinsip-prinsip ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta pekerjaan yang layak

• Manajemen waktu yang berkaitan dengan musim

• Ketrampilan Teknis

• Ketrampilan Ramah Lingkungan

• Jaringan

• Kemampuan penemuan dan inovasi

• Profil target pasar

• Pangsa pasar

• Pesaing

•Permintaan untuk produk dan jasa ramah lingkungan yang kreatif

Produk

Daya Tarik

•Hal unik yang dapat dijual (unique selling point = USP) dari produkkreatif ramah lingkungan

• Kualitas produk

• Aspek ramah lingkungan

  • Aspekkeberlanjutan
  • Distribusi

• Berbagaialterantif daya tarik

• Tingkat kemenarikan

• Keaslian dan originalitas

• Keberlanjutan

Lingkungan sosial

Lingkungan Alam

• Dukungan masyarakat di lokasi  tujuan produk anda

  • Mempekerjakan pekerja lokal dengan layak

• Stabilitas sosial dan kerentanan terhadap konflik sosial

• Kualitas lingkungan hidup

• Meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan

•Langkah-langkah konservasi untuk penyelamatan lingkungan

3.4.2.        Contoh Ide usaha ramah lingkungan di bidang industri kreatif

Berikut adalah contoh ide usaha kreatif yang ramah lingkungan, serta SWOTnya.

No. 1 Ide UsahaRamah Lingkungan: Loebis Jeans Bags.

  • Keunikan daya Jual: Loebis Jeans bags menyelamatkan lingkungan melalui fashion.
  • Aspek Keuangan: Biaya awal murah dan resiko kecil
  • Pasar: Para siswa membutuhkan produk tas dan asesoris yang berkualitas, rancangan unik namun harga murah dan kompetitor sedikit.
  • Kemampuan manajemen: Manajemenwaktu yang bagus. Meskipun keahlian untuk mengelola usaha masih rendah, tapi hal ini bisa dipelajari dan ditingkatkan.
  • Produk: Produk unik dan juga ramah lingkungan karena menggunakan material daur ulang (limbah dari pakaian jeans)
  • Daya pikat: Rancangan unik dan berkelanjutan
  • Lingkungan sosial: Membantu komunitas mengurangi limbah dan memberikan tambahan penghasilan, mempekerjakan pekerja lokal dengan layak.
  • Lingkungan alam: Menyelamatkan lingkungan dengan memperpanjang daur hidup material (bahan jins dari pabrik).

 

 

No. 2Ide Usaha Ramah Lingkungan: Ndopart Vector Design

  • Keunikan Daya Jual(USP): Seni yang sangat imaginatif dengan mengacu pada prinsip ramah lingkungan
  • Aspek Keuangan: Biaya awal rendah dan resiko kecil
  • Pasar: Pasar untuk kalangan atas untuk foto-foto yang disesuaikan kebutuhan pelanggan. Pasar luas sedang dikembangkan melalui komunitas online.
  • Kemampuan manajemen: : Manajemen waktu yang bagus. Meskipun keahlian untuk mengelola usaha masih rendah, tapi hal ini bisa dipelajari dan ditingkatkan.
  • Produk dan daya pikat: Layanan yang sangat unik dan sangat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.
  • Lingkungan Sosial: Tidak ada pengaruh pada komunitas
  • Lingkungan Alam: Menjaga keberlangsungan lingkungan dengan menjalankan seluruh aspek bisnis secara online (mengurangi biaya transportasi)

 

3.4.3.        Contoh analisis SWOT

Tanda * diberikan untuk daya jual khusus (unique selling point)

Analisis SWOT

Ide Usaha: Loebis Jeans Bag

Internal Usaha

Strength(Kekuatan)

Weaknesses(Kelemahan)

  1. Modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha ini relatif kecil *
  2. Bahan baku cukup tersedia di daerah sekitar*
  3. Pemilik memiliki keahlian dalam fashiondan menjahit
  4. Pemilik usaha memiliki minat yang tinggi dibidang fashion
  5. Tingkat kompetisi yang rendah *
  6. Proses pengantaran produk kepada konsumen relatif mudah (bisa dilakukan dengan motor)
    1. Jenis produk yang belum begitu dikenal *
    2. Konsumen mungkin tidak menyukai bahan baku yang digunakan (jins bekas) *
    3. Jumlah pekerja yang terbatas

 

Eksternal usaha

Opportunities(Peluang)

Threats(Ancaman)

  1. Permintaan pasar yang terus berkembang untuk tas modis dengan harga yang terjangkau
  2. Kesempatan untuk memaksimalkan pemasaran melalui internet.
  3. Dukungan yang besar dari masyarakat sekitar karena memberikan pendapatan tambahan dan mengurangi limbah, serta mempekerjakan masyarkat sekitar
    1. Ide ini sangat mudah untuk ditiru oleh pesaing

 

Jumlahkekuatan

5

Jumlahkelemahan

3

Apakah jumlah kekuatan >kelemahan

þYa ¨Tidak

 

 

Jumlah * kekuatan

4

Jumlah * kelemahan

2

Apakah jumlah * kekuatan>kelemahan

þYa¨Tidak

 

 

Jumlah peluang

3

Jumlah ancaman

1

Apakah jumlah peluang>ancaman

þYa¨Tidak

 

 

Saya akan:

 

þLanjutkan Ide usaha ini menjadi perencanaan usaha (business plan)

¨Coba lagi dan rubah ide usaha yang ada

¨Tidak meneruskan ide usaha ini

     

 

Analisis SWOT

Ide Usaha: Ndopart Vector Design

Internal Usaha

Strength (Kekuatan)

Weaknesses (Kelemahan)

  1. Modal yang rendah untuk memulai usaha*
  2. Kombinasi yang unik antara kreatifitas dan insting usaha*
  3. Pekerja yang memiliki keahlian tinggi*
    1. Bertambahnya batas waktu untuk aktifitas pemasaran  sejalan dengan  semakin panjangnya waktu produksi

 

Eksternal Usaha

Opportunities (Peluang)

Threats (Ancaman)

  1. Perkembangan pasar desain pakaian dengan desain grafisberesolusi tinggi*
  2. Wilayah pemasaran yang luas menggunakan internet.*
  3. Jaringan luas yang dimiliki pemilik menggambarkan penyebaran konsumen danpendukung
  1. Meningkatnya pengguna software vector graphic design yang menyebabkan banyak individu yang bisa mendesain sendiri gambar yang mereka inginkan

 

Jumlahkekuatan

3

Jumlahkelemahan

1

Apakah jumlah kekuatan >kelemahan

þYa ¨Tidak

 

 

Jumlah * kekuatan

3

Jumlah * kelemahan

1

Apakah jumlah * kekuatan>kelemahan

þYa ¨Tidak

 

 

Jumlah peluang

3

Jumlah ancaman

1

Apakah jumlah peluang>ancaman

þYa ¨Tidak

 

 

Saya akan:

 

þLanjutkan Ide usaha ini menjadi perencanaan usaha (business plan)

¨Coba lagi dan rubah ide usaha yang ada

¨Tidak meneruskan ide usaha ini

     

 

 

3.5. Menilai dampak usaha anda terhadap lingkungan

Dampak usaha terhadap lingkungan

Semua usaha pasti mempunyai hubungan yang erat dengan lingkungan sekitarnya, seperti air, udara, tanah, organisme hidup seperti tumbuhan dan hewan, begitu juga komponen sosial yaitumanusia seperti anda dan saya dan interaksi antara orang-orang. Semua usaha, bahkan usaha ramahlingkungan pun memiliki dampak kepada lingkungan. Kewajiban kitalah untuk meminimalisir atau bahkan menghilangkan semua dampak negatif terhadap lingkungan dan apabila tidak dapat menghilangkan dampaknya, anda harus mencari cara untuk mengurangi dampak negatif tersebut.

Diagram di bawah ini menggambarkan dampak langsung dan tidak langsung dari suatu usaha, baik terhadap lingkungan internal maupun eksternal. Suatu usahamelibatkan eksploitasi bahan baku dan sumber daya lainnya dari lingkungan, dan secara tidak langsung mereka akan menciptakan dampak terhadap lingkungan selama proses manufaktur merubah bentuk sumber daya menjadi produk. Akhirnya, setelah proses di lingkungan internal selesai, usaha ini menyelesaikan transaksi dengan pelanggan, yang terjadi di lingkungan eksternal.

 

Gambar 3.1: Dampak pada Lingkungan Internal dan Eksternal

 

Diagram ini menunjukan perbedaan antara lingkungan internal dan eksternal: Lingkungan internal mengacu pada berbagai proses produksi di lingkungan perusahaan itu sendiri. Misalnya, karyawan  adalah salah satu bagian dari lingkungan internal dari sebuah usaha dan akan terpengaruh oleh keselamatan kerja dan resiko kesehatan dalam proses produksi. Lingkungan eksternal adalah bahan lainnya, seperti organisme hidup dan komponen sosial di luar usaha.Sebagai contoh, pelanggan berada di lingkungan eksternal sebuah usaha, dan konsumen membayar uang untuk mengkonsumsi produk-produk usaha.Dampak usaha terhadap lingkungan mungkin bersifat positif, atau negatif.Misalnya, usaha dapat menciptakan dampak positif terhadap lingkungan, karena memberikan kesempatan kerja dan pendapatan sertamembantu melestarikan lingkungan alam. Di sisi lain, usaha juga mungkin membawa dampak negatif terhadap lingkungan, karena mengkonsumsisejumlah besar sumber daya tak terbarukan, atau mencemari lingkungan alam selama proses produksi. Untuk memastikan bahwa usaha anda dapat dimulai sertaterus berjalandan berkelanjutan–usaha memberikan dampakterhadap lingkungan dan maupun ekonomi- maka anda harus terus berusaha untuk meminimalkan dampak negatif dari usaha terhadap lingkungan .

Jika anda mengabaikan dampak negatif usaha terhadap lingkungan, anda tentunya akan menghadapi banyak masalah. Jika usahaanda gagal untuk mematuhi undang-undang dan peraturan tentang perlindungan lingkungan, departemen terkait memiliki hak untuk menolak pendaftaran usaha danmembawa anda ke proses pengadilan. Jika usahaanda mencemari lingkungan suatu wilayah, seluruh masyarakat (mungkin juga termasuk konsumen anda), akanmemboikot proses produksi anda. Jika proses produksi usaha andaberpotensi menyebabkan bahaya pada aspek kesehatan dan keselamatan kerja kepada karyawan, maka mereka mungkin saja menolak untuk melanjutkan bekerja di usaha anda. Semua ini juga dapat menyebabkan usaha dituntut karena melanggar hukum, didenda atau bahkan pengusaha dipenjara.

Selain itu, jika usahaanda berlebihan dalam mengeksploitasi sumber daya alam yang langka, anda akan menghadapi masalah karena terjadi kelangkaan dari bahan baku yang anda butuhkan. Misalnya, jika anda mendirikan usaha penangkapan ikan dan bersama-sama dengan nelayan lainnya terlalu berlebihan menangkap hasil laut di daerah lepas pantai, anda akan merasakan penurunan keuntungan yang anda dapatkan, hal ini dikarenakanhilangnya sumber daya alam, dan penurunan volume tangkapan. Pengelolaan sumberdaya yang berkelanjutan merupakankunci untuk kelangsungan jangka panjang dari usaha anda.

Tujuan dari analisis mengenai dampak lingkungan

AnalisisMengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) membantu anda menentukan apa saja dampak negatif  pada lingkungan yang mungkin disebabkan usaha anda. Namun, AMDAL secara menyeluruh adalah suatu pekerjaan yang sangat kompleks dan akan membutuhkan biaya yang sangat mahal. Untuk keperluan perencanaan usahaanda, anda tidak mungkin untuk menjadi seorang spesialis lingkungan dan melakukan AMDAL secarakeseluruhan sebelum memulai usaha anda.Tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa anda harus memiliki pemahaman dasar tentang isu-isu lingkungan utama yang mungkin timbul dari kegiatan usaha anda.Bagian dari analisis ini mengajak anda untuk memastikan limbah yang dibuang oleh usaha anda ke lingkungan tetap di bawah tingkat minimum yang diizinkan. Anda juga perlu menjelaskan apa tindakan yang akan anda lakukan untuk meminimalkan dampak negatif dari usaha terhadap lingkungan.

Metode dasar AMDAL yang uraikan di bawah ini sangatlah sederhana, tetapi dapat membantu anda untuk memilah-milah ide usaha anda. Dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini anda dapat mengevaluasi kemungkinan dampak yang akan ditimbulkan usahayang akan anda mulai terhadap lingkungan.

- Pertama-tama cobalah periksa apakah usaha yang anda rencanakan termasuk dalam daftar bidang usaha dilarang oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

- Buatlah daftar segala limbah yang mungkin dihasilkan oleh usaha anda.

-Periksalah apakah usaha yang anda rencanakan termasuk dalam daftar usaha yang dilarang oleh pemerintah daerah.

Identifikasi pencemaran yang mungkin disebabkan usaha anda

Pada awal bab ini telah dijelaskan bahwa setiap usaha akan memberi dampak terhadap lingkungan dengan berbagai tingkatan. Oleh karena itu, setiap pemilik usaha harus mengawasi dengan cermat dampak terhadap lingkungan yang mungkin disebabkan oleh usaha mereka. Tabel berikut membantu anda untuk menganalisis dampak lingkungan yang mungkin dihasilkan dari usaha yang akandimulai.

Terdapat 6 hal terkait dengan lingkungan alam dan 2 hal terkait lingkungan sosial yang perlu dicermati untuk mendirikan suatu usaha. Proses produksi usaha andamungkin dapat mengakibatkan bahaya kesehatan dan mengancam keselamatan daripekerja anda. Untuk itu, anda perlu melihat 8 aspek berikut:

a. Pencemaran air

b. Pencemaran limbah padat

c. Polusi udara

d. Pencemaran Tanah

e. Polusi suara.

f. Ekosistem sekitar

g. Perlindungan keamanan di tempat kerja

h. Kesehatan dan Keselamatan Kerja

 

Di kolom dampak, anda dapat menuliskan apakah anda telah mengetahui dampak negatif dari usaha anda yang mungkin terjadi pada salah satu daerah. Sebagai contoh, jika anda berencana untuk memulai usaha produksi batik, usahaanda mungkin menghasilkan polusi.Jika zat pewarna yang digunakanmengalami kebocoran, mungkin menyebabkan pencemaran limbah padat dan pencemaran air.

Dikolom terakhir, tentukan apa langkah-langkah yang akananda lakukan untuk meminimalisasi atau bahkanmenghilangkan dampak negatif usaha anda terhadap lingkungan. Jangan menganggap remeh sumber polusi dan membuat kesalahan. Jika anda mengabaikan masalah ini sekarang demi waktu atau uang, maka masalah  akan muncul ketika anda mendaftarkan usaha anda, atau setelah usahaberdiri dan beroperasi. Pada saat itu, anda mungkin telah menginvestasikan sejumlah besar modal, waktu dan energi dan akan dikenakan biaya lebih banyak lagi untuk memperbaiki rencana usaha atau kegiatanoperasi yang sudah terlanjur berjalan.

Jika anda tidak yakin tentang potensi dampak yang mungkin terjadipada usaha anda, namunfrekuensi atau dampak kerusakan yang mungkin ditimbulkan tinggi (misalnya: usaha anda menghasilkan asap yang kecil tapi sering, atau potensi polusi karena kebocoran bahan kimia ke anak sungai) mungkin akan lebih bijaksana jika anda mendiskusikan ide-ide usaha yang anda miliki dengan orang-orang yang mengerti tentang hal ini atau mungkin dengan pemerintah daerah Namun, bagi sebagian besar rencana usaha baruhal ini cenderung tidak begitu diperlukan.

Contoh: Loebis Jeans Bag

Analisa Dampak Lingkungan

No

Jenis dampak lingkungan

Memiliki dampaknegatif

Jika ya, deskripsikan dampak lingkungannya dan apa langkah pencegahan yang anda akan ambil?

Ya

Tidak

1

Polusi Air

X

 

Kemungkinan masalah dengan air cuci yang digunakan dan limbah jeans. Pastikan ada alat pengolah limbah yang ditempatkan pada saluran air di daerah mencuci

2

Polusi Limbah Padat

 

X

Tidak ada masalah di masa datang

3

Polusi Udara

 

X

Tidak ada masalah di masa datang

4

Pencemaran Tanah

 

X

Tidak ada masalah di masa datang

5

Polusi Suara

 

X

Tidak ada masalah di masa datang

6

Ekosistem Sekitar

 

X

Tidak ada masalah di masa datang

7

Proses Keamanan yang buruk di dalam usaha

 

X

Tidak ada masalah di masa datang

8

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

 

X

Tidak ada masalah di masa datang

9

Lainnya

 

X

Tidak ada masalah di masa datang

 

Sekarang, lakukanlah analisa dampak lingkungan dari ide usaha yang telah anda pilih.

Latihan 3.4: Analisis Dampak Lingkungan

Analisa Dampak Lingkungan

No

Jenis dampak lingkungan

Memiliki dampak

negatif?

Jika ya, deskripsikan dampak lingkungannya dan apa langkah pencegahan yang anda akan ambil?

Ya

Tidak

1

Polusi Air

 

 

 

2

Polusi Limbah Padat

 

 

 

3

Polusi Udara

 

 

 

4

Pencemaran Tanah

 

 

 

5

Polusi Suara

 

 

 

6

Ekosistem Sekitar

 

 

 

7

Proses Keamanan yang buruk di dalam usaha

 

 

 

8

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

 

 

 

9

Lainnya

 

 

 

 

 

 

  • Pilihlah usaha yang ramah lingkungan dan potensi menciptakan lapangan kerja lokal yang layak.
  • Nilailah ide usaha berdasarkan faktor ramah lingkungan yang dimiliki.
  • Apabila anda merasa ide usaha anda kurang ramah lingkungan, buatlah ide tersebut lebih ramah lingkungan.
  • Lakukan analisis SWOT dengan memberikan perhatian khusus pada aspek ramah lingkungan.
  • Rancanglah penilaian dampak lingkungan pada usaha ramah lingkungan anda dan buatlah rencana untuk menangani dampak lingkungan yang disebabkannya.


 

BAB 4

RENCANA PEMASARAN

 

 

Tujuan yang ingin dicapai dalam bab ini adalah:

  1. Untuk membimbing anda dalam menilai pasar dari ide usaha anda
  2. Untuk membantu anda merencanakan produk, harga, tempat, dan promosi usaha ramah lingkungan yang dapat memberikan keuntungan secara ekonomi, sosial dan lingkungan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Anda telah memutuskan untuk memulai sebuah usaha yang ramah lingkungan, yang anda harapkan mampu menghasilkan keuntungan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan dalam waktu yang bersamaan.

 

Pemasaran adalah hal yang penting untuk usaha ramah lingkungan.Pemasaran merupakan cara anda bagaimana merespon kebutuhan dan permintaan konsumen yang meliputi:

  • Kemampuan untuk menyediakan produk atau jasa layanan yang konsumen butuhkan (aspek Produk).
  • Kemampuan untuk menyediakan produk atau jasa layanan yang diketahui/disadari nilainya oleh konsumen (aspek promosi).
  • Kemampuan untuk menyediakan produk atau jasa layanan dengan harga yang pantas untuk konsumen (aspek harga/Price).
  • Kemampuan untuk menyediakan produk atau jasa layanan yang mudah didapatkan oleh konsumen (aspek tempat/place).
  • Kemampuan untuk menyediakan produk atas jasa layanan yang diberikan oleh orang-orang yang kompeten (aspek manusia/people).

 

4.1 Siapkan diri anda untuk rencana pemasaran anda

Sebelum anda melakukan riset dan perencanaan pasar, anda perlu membangun kesadaran diri dan memiliki pertanyaan-pertanyaan yang mendasar.Pertanyaan-pertanyaan berikut ini dapat digunakan untuk membantu anda mengidentifikasi peluang usaha karena adanya perubahan:

ü  Bagaimana perusahaan anda bisa membantu masyarakat dan lingkungan ini menjadi lebih baik? Alih-alih berfokus pada merubah kebiasaan yang tidak baik, pertanyaan ini membantu anda menemukan kemungkinan pasar yang baru.

ü  Apakah produk dan layanan anda original? Ketika bahan baku baru sulit untuk didapatkan dan aliran limbah semakin sulit dikendalikan, pola konsumsiperlu dikendalikan untuk tetap memenuhi  kebutuhan dan bukan sekedar konsumsi. Pikirkanlah suatu produk baru karenapasar sudahjenuh dan perlu membuat produk yang tidak hanya menuruti konsumen semata, namun menjawab pertanyaan apakah produk atau layanan anda dapat memenuhi kebutuhan yang sebenarnya.

ü  Dapatkah tingkat kesuksesan usahaanda diukur dengan lebih dari tingkat keuntungan dan peningkatan penjualan? Dampak positif terhadap lingkungandan masyarakat, misalnya karena mengadopsi prinsip pekerjaan yang layak, merupakan hal yang sama pentingnya dengan neraca keuangan yang positif untuk suatuusahayang berkelanjutan.

ü  Apakah perusahaan anda telah melakukan upaya yang berarti untuk mengurangi konsumsi energi melalui efisiensi dan konservasi? Secara prinsip, seberapa besar pasokan energi anda dapat diandalkan? Identifikasikan dimana anda bisa mendapatkan energi alternatif yang akan memposisikan perusahaan menjadi yang terdepan di masa mendatang.

ü  Seberapa besar keandalan pasokan air anda? Seberapa besar ketergantungan proses produksi atau operasi fasilitas anda terhadap air yang murah dan dapat digunakan? Mekanisme dan proses efisiensi apa saja yang anda miliki untuk mengatur penggunaan air? Mengidentifikasi pilihan jangka panjang untuk mengakses air dan mengurangi kebutuhan anda terhadap air bersih merupakan hal yang strategis, terutama apabila perusahaan anda berada di wilayah yang kering/gersang, permasalahan penanganan kebutuhan akan air yang sangat besar merupakan hal yang penting.

ü  Seberapa jauh perhatianpelanggananda terhadap kandungan racun yang terkandung dalam fasilitas, produk, atau layanan anda? Apa yang mereka khawatirkan? Perusahaan anda akan dituntut oleh masyraakat, pemegang saham, karyawan, dan pelanggan jika menggunakan material yang berbahaya. Pemikiran strategis, melihat penyelesaian secara sistem mungkin akan membantuanda untuk mencari alternatif terhadap kandungan racun yang sedang digunakan dalam usahaanda.

ü  Seberapa besar gas CO2 dihasilkan oleh usaha anda setiap tahun? Apa yang anda lakukan untuk menguranginya dan bagaimana perusahaan anda bertanggung jawab akibat pelepasan gas CO2 ini?

ü  Apakah produk, layanan, dan fasilitas anda mampu tetap kompetitif di masa depan dengan adanya pembatasan gas CO2? Apakah anda menawarkan produk dan layanan yang bisa membantu konsumen mengurangi dan beradaptasi dengan pemanasan global? Mungkin anda perlu melakukan inovasiproduk dan layanan.

ü  Seberapajauh ketergantunganusahaanda terhadap hutan, lahan pertanian dan perikanan? Lihatlah cara kerjaanda untuk menghilangkan ketergantungan terhadap sumber daya alam dan berkontribusi terhadap upaya pelestarian alam?.

 

Contoh: Loebis Jeans Bag

Produk tas berbahan dasar jins merupakan produk yang berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan. Sebagian besar pengguna jins tidak menyadari bagaimana jins diproduksi, pestisida digunakan pada tanaman kapas, bahan dasar katun. Bahan kimia digunakan pada tahap pembuatanproduk. Proses produksi dengan menggunakan bahan kimia dapat mempengaruhi kesehatan pekerja, terutama organ tubuh,sertaberkontribusi terhadap pencemaran sungai dan air tanah. Pada akhir siklus hidup produk, pembuangan dan dekomposisi jins juga akan melepaskan zat kimia yang terdapat dalam zat pewarna dan pemutih. Tas yang dibuat dari bahan jins merupakan satu cara usaha yang sekaligus membantu mengurangi limbah dengan cara menggunakan kain potonganuntuk produk baru sekaligus memberikan solusi bagi pemakai jins ketika menyingkirkan jins bekasnya dan mengganti dengan yang baru. Pada waktu yang bersamaan, ide daur ulang material jins juga dapat mempengaruhi produsen jins lainnya untuk memikirkan tentang pilihan untuk menggunakan material daur ulang.

 

Contoh: Ndopart Vector Design

Sebuah usaha tidak memerlukan kendaraan pengangkut untuk mengirim produk, tetapi secara sederhana menggunakan internet. Konsumen mengirimkan order mereka melalui email, negosiasi harga dilakukan melalui email dan chatting.Uang ditransfer melalui internet banking. Pekerjaan yang telah selesai juga dikirim melalui email. Layanan ini tidak tergantung pada hutan, lahan pertanian, dan sumber daya alam lainnya untuk menjamin keteresediaan sumber daya yang dibutuhkan

 

Latihan 4.1: Deskripsikan Ulang Ide Usaha RamahLingkungan Anda

Sekarang, tinjaukembali ide usahaanda dari bab 3. Deskripsikan ulang ide anda, pastikan bahwa anda menyertakan aspek ramah lingkungan ke dalam usahaanda, sehinggausahaini akanbernilailebih bagi masyarakat, lingkungan, dan bagi usaha itu sendiri.

…………………………………………………………………….

 

 

4.2 Riset Pasar

Berawal dari ide usaha yang telah anda kembangkan, anda sekarang harus belajar sebanyak mungkin mengenai pelanggandan pesaing, dengan kata lain ketahuilah target pasar anda melalui riset pasar. Dari pengalaman anda dan dari pengembangan ide usahaanda, anda mungkin sudah mengetahui banyak mengenai pasar produk atau layanan anda, tetapi semakin banyak anda tahu maka akan semakin baik. Hal ini akan memungkinkan anda merancang rencana pemasaran lebih baik. Carilah lebih banyak informasi dari beragam sumber, lebih dari informasi yang mungkin telah anda ketahui. Dengan demikiananda akan mendapatkan data permintaan untuk kemudian dianalisis secara sistematis.

Berikut ini beberapa contoh bagaimana anda dapat memperoleh informasi lebih mengenai konsumen dan pesaing:

1. Berbicara kepada konsumen potensial. Tanyakan kepada mereka, misalnya:

  • Produk atau layanan apa yang mereka ingin beli.
  • Apa pendapat mereka mengenai pesaing anda.

 

2. Observasi pesaing usahaanda. Carilah informasi mengenai:

  • Produk atau layanan mereka (contohnya kualitas dan desain).
  • Berapa harga yang mereka tawarkan.
  • Bagaimana mereka menarik minat pelangganuntuk membeli produk mereka.

 

3. Tanyalah pada pemasok dan kontak usaha:

  • Barang mana yang paling laku dijual?
  • Apa pendapat mereka mengenai ide usahaanda?
  • Apa pendapat mereka mengenai produk pesaing anda?

 

4. Bacalah koran/media informasi cetak, katalog, jurnal perdagangan, dan majalah untuk mendapatkan informasi dan ide mengenai produk atau layanan yang baru.

 

5. Jelajahi internet untuk mencari tahu apa yang sedang orang lain lakukan dan dapatkan informasi mengenai produk atau layanan anda, pesaing anda, dan tren baru. Jika anda tidak memiliki akses terhadap komputer, pergilah ke internet cafe.

 

Ketika anda mengumpulkan informasi tentang konsumen anda, ingatlah bahwa tidak semua konsumen potensial memiliki kebutuhan dan keinginan yang sama. Agar mampu untuk menyediakan produk atau layanan yang memadai, anda perlu mengidentifikasi target pasar dengan karakteristik yang jelas dan dapat dibedakan antar kelompok yang ada. Anda dapat melakukan identifikasi pasar berdasarkan umur, jenis kelamin, jumlah pendapatan untuk dapat menentukan kelompok pasar mana anda akan layani. Hal ini disebut sebagai segmentasi pasar. Pengelompokan konsumen potensial berdasarkan karakteristik umum akan membantuanda untuk mendapatkan informasi pilihan produk yang disukai secara detil dan spesifik.

 

Latihan 4.2.A: Survei Pasar

Ingat kembali ide usahaanda dan rencanakan bagaiman anda akan mengadakan survei pasar. Survei tidak harus dengan rumit dan mahal.

Sumber Informasi

Informasi yang ingin saya dapatkan (jangan lupa tentang aspek ramah lingkungan)

Bagaimana saya mendapatkan informasi tersebut? (dengan bertanya, investigasi, membaca, dan lain-lain)

Dimana saya bisa bertemu dengan responden?

Kapan saya harus melakukan survei ini?

Contohnya: Konsumen potensial

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Latihan 4.2.B: Segmentasi Pasar

Setelah anda selesai melakukan survei pasar, anda akan mengetahui pasar produk anda. Anda mengetahui produk atau layanan yang diinginkan konsumen, siapa konsumen anda (pria/wanita, muda/tua, tinggal di perkotaan atau pedesaan, terdidik atau tidak, dan lainnya), dan pesaing usaha anda.

Produk atau layanan saya

Konsumen potensial saya

Kebutuhan konsumen tersebut (spesifikasi produk atau layanan yang mereka inginkan)

Pesaing usaha saya (nama dan lokasi mereka berada)

Jeans bags (tas berbahan jins)

Anak muda dan pelajar, usia 14-25

  • Kuat, sesuai dengan mode terakhir (modern), dan ramah lingkungan
  • Mudah untuk dibersihkan
  • Desain artistik
  • Produk ramah lingkungan

Pemasok tas konvensional

 

 

Contoh: Ndopart Vector Design

Produk atau layanan saya

Konsumen potensial saya

Kebutuhan konsumen tersebut (spesifikasi produk atau layanan yang mereka inginkan)

Pesaing usaha saya (nama dan lokasi mereka berada)

Gambar nyata

Cartoon Vector

Lineart Vector

 

Konsumen individual

Perusahaan skala kecil: secara umum memiliki 5 hingga 15 orang pegawai

Perusahaan skala menengah: 15-40 orang karyawan

  • Desain grafis dan layanan komunikasi visul dengan kualitas terbaik
  • Mudah diakses
  • Layanan konsumen yang baik
  • Harga bersaing
  • ahlidesain.com
  • virgilover
  • ezyvector
  • bursadesain
 

 

Sekarang giliran anda menerjemahkan hasil riset pasar anda ke dalam tabel berikut:

Produk atau layanan saya

Konsumen potensial saya

Kebutuhan konsumen tersebut (spesifikasi produk atau layanan yang mereka inginkan)

Pesaing usaha saya (nama dan lokasi mereka berada)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.3               Rencana Pemasaran

Dalam rencana pemasaran, anda harus berpikir bagaimana cara untuk memasarkan produk atau layanan anda.5P bauran pemasaran adalah sebagai berikut:

 

Gambar 4.1: 5PBauran Pemasaran

 

 

  • Product – Apa jenis produk atau layanan yang akan anda tawarkan kepada konsumen?
  • Price – Berapa harga yang anda tawarkan?
  • Place – Bagaimana dan di mana anda akan menemui konsumen atau memasarkan produk anda?
  • Promotion – Bagaimana anda menginformasikan kepada konsumen anda mengenai produk atau layanan yang anda tawarkan dan bagaiman anda menarik minat konsumen untuk membelinya.
  • People – Bagaimana anda merekrut dan mengembangkan kemampuan yang unik dari pegawai agar anda dapat memiliki keunggulan di pasar.

 

Dalam riset pasar yang dilakukan, anda telah mengumpulkan informasi mengenai konsumen anda dan apa yang mereka butuhkan. Gunakanlah informasi tersebut untuk merencakan cara terbaik untuk menyentuh konsumen anda dan memuaskan keinginan mereka sesuai kebutuhan.

4.3.1                      Produk

Produk merupakan barang atau layanan jasa yang anda akan tawarkan kepada konsumen. Anda harus memutuskan jenis produk atau layanan apa yang akan ditawarkan, dan juga mempertimbangkan karakteristik yang spesifik seperti daya jual yang unik (Unique Selling Point), kualitas, warna, ukuran, dan fitur ramah lingkungan, serta diproduksi oleh para pekerja dengan kondisi kerja yang layak.

 

Yang dimaksud dengan produk disini lebih dari barang atau layanan itu sendiri. Produk juga dapat diartikan sebagai rangkaian produk atau layanan yang ditawarkan. Produk menunjukkan bagaimana dia dikemas, suku cadang apa yang tersedia, layanan yang ditawarkan, dan perbaikan apa yang perlu anda lakukan. Beberapa fitur mungkin li barang atau layanan jasa untuk memenuhi kebutuhan mereka yang beragam. Sebagai contoh adalamembuat produk anda spesial. Jelaskan hal tersebut dengan baik dan lengkap.

 

Konsumen secara umum membeli barang atau layanan jasa untuk memenuhi kebutuhan mereka yang beragam. Sebagai contoh adalah:

 

  • Seni: memenuhi keinginan seseorang terhadap keindahan dan kenyamanan.
  • Desain: memenuhi kebutuhan sebuah perusahaan terhadap produk dan pencitraan mereka.
  • Busana: memenuhi kebutuhan terhadap pakaian dan gaya.
  • Musik : memenuhi keinginan terhadap relaksasi dan/atau kesenangan.

 

Memahami keinginan dari konsumen anda belum cukup untuk mengembangkan sebuah produk yang baik. Salah satu kemampuan yang penting dimiliki oleh seorang wirausaha adalah mampu mengembangkan atau menciptakan sebuah produk yang secara langsung mengarah kepada kebutuhan dan lebih penting lagi adalah mampu mengkomunikasikan kualitas dan fitur spesial produk kepada target pelanggan (seperti ramah lingkungan, organik, berkelanjutan, dan lain-lain). Anda harus meyakinkan mereka bahwa produk anda benar-benar dapat memenuhi kebutuhan mereka.

 

Perhatikan contoh deskripsi produk dari Loebis Jeans Bag dan jasa Ndopart Vector Design

 

Produk 2: Loebis Jeans Bag (tas)

Jasa: Ndopart Vector Design (Desain Grafis Vector)

Kualitas

Kuat, tahan lama, dan tas jins yang artistik dan dapat dipesan sesuai keinginan

Pengiriman dan respon cepat

Warna

Bervariasi, kebanyakan adalah biru dan hitam

Tergantung pada pesanan

Ukuran

Berdasarkan pesanan

Berdasarkan pesanan

Kemasan

Pembungkus plastik

Dokumen elektronik

Suku cadang

Asesoris

Tidak ada

Layanan purna jual/perawatan

Tidak ada

Adaptasi

Keterlibatan komunitas/masyarakat

Mendapatkan bahan baku dari masyarakat, melibatkan pemuda setempat sebagai pendesain/penjahit

Mengadakan pelatihan me- ngenai desain dan komputer kepada kalangan muda setempat

Fitur Ramah Lingkungan

Produk daur ulang

Menggunakan limbah sebagai bahan baku, diproduksi dengan kondisi kerja yang layak

Meminimalkan penggunaan sumber daya

Meminimalkan emisi gas rumah kaca, diproduksi di tempat kerja yang layak

 

 

Latihan 4.3: Deskripsi Produk Detail

Silahkananda mendeskripsikan produk anda secara lebih detail pada tabel berikut:

Produk: …………………………………………..(produk 1) dan ………………………………………..(produk 2)

 

Produk 1

Produk 2

Kualitas

 

 

Warna

 

 

Panjang/ukuran

 

 

Fitur

 

 

Keterlibatan komunitas (masyarakat)

 

 

Pasar sasaran

 

 

Layanan

 

 

Fitur Ramah Lingkungan

 

 

.

.

.

 

 

 

4.3.2 Harga

Harga terkait dengan seberapa besar anda membebankan biaya kepada konsumen untuk memperoleh produk atau jasa anda. Harga juga berarti berapa diskon yang akan anda berikan dan jika anda akan menawarkan kredit, sewa, pemasangan, dan lainnya. Untuk merancang harga, anda harus mempertimbangkan hal-halsebagai berikut:

  • Mengetahui seberapa besar konsumen ingin membayar
  • Mengetahui harga produk pesaing anda. Dengan mengetahui harga tertinggi dan terendah dari pesaing, anda akan mendapatkan ide berapa harga yang akan anda tetapkan.
  • Mengetahui biaya-biaya yang dikeluarkan. Agar anda mendapatkan keuntungan, anda perlu mengetahui biaya-biaya yang anda keluarkan sehingga dapat menetapkan harga yang lebih besar dari biaya yang dikeluarkan.

 

Dalam rancangan pemasaran anda, deskripsikan berapa harga yang akan anda tetapkan untuk produk atau jasa anda. Anda juga harus menyertakan bagaimana anda menentukan harga, berapa jumlah diskon yang akan diberikan serta keputusan apakahanda ingin memberikan kredit untuk pelanggan.

 

Perhatikan contoh berikut ini mengenai rincian harga dari produk tas jins daur ulang (produk 1) dan desain grafis vector (produk 2).

 

 

Loebis Jeans Bags

Produk: Tas Jins

Perkiraan biaya

Rp. 80,000,-

Perkiraan daya beli pelanggan

Rp. 100,000,-

Harga produk pesaing

Lebih dari Rp. 110,000

Harga produk anda

Rp. 100,000,-

Alasan penetapan harga

Produk baru, dan unik. Kami secara mudah menetapkan harga tanpa mengkhawatirkan konsumen akan membandingkan dengan produk lain, karena tidak ada yang menyerupai produk kami.

Dengan biaya produk sebesar Rp. 80,000, dan harga jual sebesar Rp. 100,000, modal akan dapat dikembalikan dalam waktu 5 bulan.

Diskon (jika ada)

10%- 12% diskon dari harga normal untuk pemesanan grosir dengan jumlah minimum 25 buah.

Alasan pemberian diskon

Promosi penjualan untuk menarik minat mitra/agen potensial dan mampu menjual lebih banyak.

Kredit (penundaan pembayaran)

Tidak ada

 

 

Ndopart Vektor

Layanan: Real Vector

Layanan: Cartoon Vector

Layanan: Line Art Vector

Perkiraan biaya

Rp. 55,000,-

Rp. 25,000,-

Rp. 25,000,-

Perkiraan daya beli pelanggan

Rp. 125,000,-

Rp. 65,000,-

Rp. 65,000,-

Harga produk pesaing

Rp. 250,000,-

Rp 100,000,-

Rp. 100,000,-

Harga produk anda

Rp. 125,000,-

Rp. 65,000,-

Rp. 65,000,-

Alasan penetapan harga

Kami menawarkan desain dengan kualitas premium dan dapat menampilkan berbagai macam klien yang memiliki reputasi dan bertanggung jawab. Maka dari itu, harga ditetapkan dari kualitas premium tetapi masih di bawah harga kompetitor.

Diskon (jika ada)

Hanya untuk pesanan konsumen yang berulang kali.

Bonus dan diskon terhadap pesanan atas rekomendasi pihak ketiga sehingga terjadi sebuah pesanan.

Alasan pemberian diskon

Untuk mendorong loyalitas konsumen.

Kredit (penundaan pembayaran)

Tidak ada, seluruh pembayaran dilakukan di awal.

 

 

 

 

 

 

Latihan 4.4: Pengaturan Harga

Sekarang, silahkan anda melakukan hal yang sama seperti contoh untuk produk ramah lingkungan anda.

Rencana Pemasaran: Harga atas ………………………………………

 

Produk 1:

Produk 2:

Perkiraan biaya

 

 

Perkiraan daya beli pelanggan

 

 

Harga produk pesaing

 

 

 

Harga produk anda

 

 

 

Alasan penetapan harga

 

 

 

Diskon (jika ada)

 

 

 

Alasan pemberian diskon

 

 

 

Kredit (penundaan pembayaran)

 

 

 

4.3.3 Lokasi

Lokasi berarti pilihan tempat usaha anda akan ditempatkan, di mana dan bagaimana cara konsumen anda menjangkau produk yang ditawarkan. Lokasi berkaitan dengan distribusi. Lokasi selalu menjadi faktor penting bagi pengecer (retail), penjual grosir, dan penyedia jasa karena usahanya memerlukan lokasi yang nyaman untuk dijangkau olehpelanggan. Untuk perusahaan manufaktur, lokasi memiliki arti metode distribusi mana yang akan dipilih untuk mendistribusikan produk. Perusahaan manufaktur membutuhkan lokasi yang murah dalam mengakses pasokan dan sumber daya manusia.

 

Jika usaha anda tidak berlokasi di mana pelanggan anda berada, anda perlu untuk menemukan cara agar produk anda dapat berada di lokasi yang mudah dijangkau oleh pelanggan. Hal ini yang disebut sebagai distribusi. Pilihlah antara metode distribusi langsung, distribusi eceran (retail), dan distribusi grosiran.

 

Contoh: Loebis Jeans Bags

RENCANA PEMASARAN

Lokasi

Loebis Jeans Bags memutuskan untuk menggunakan rumah milik Bapak Mahmudin (salah satu orang mitra) sebagai lokasi produksi. Rumah tersebut terletak di Waru-Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia. Lokasi ini dipilih karena memenuhi kriteria berikut:

  • Ukuran dan tata letak lokasi sesuai dengan keinginan untuk dapat menampung 12 pekerja.
  • Bangunan memiliki fasilitas yang cukup untuk usaha pemula.
  • Lokasi yang baik untuk distribusi produk dan juga untuk pusat pengumpulan limbah jins– bahan baku pembuatan tas jins.
  • Dikelilingi oleh banyak usaha skala mikro dan kecil, terutama yang menjalankan usaha penjahitan pakaian sehingga Loebis Jeans Bags dapat dengan mudah menyerahkan pekerjaan untuk dikerjakan oleh mereka.

 

 

Studi Kasus: Ndopart Vector Design

RENCANA PEMASARAN

Lokasi

Perusahaan desain berada di rumah Bapak Ali di Kuman, Nganjuk, Jawa Timur, Indonesia. Karena usaha Ndopart berbasis online, maka lokasi fisik perusahaan tidak menjadi masalah yang besar. Bapak Ali mampu menyediakan layanannya dari lokasi manapun dari laptopnya selama terdapat koneksi internet. Sebagai media pemasaran, Ndopart memanfaatkan internet dengan saluran sebagai berikut:

  • Personal Blog (Indonesian): http://dzofar.com
  • Portofolio: http://ndop.deviantart.com
  • Vector Artwork (English): http://ndopart.com
  • Youtube Channel: http://youtube.com/ndop
  • Facebook
  • Twitter: @dzofar

 

 

Latihan 4.5: Deskripsi Lokasi

Sekarang tentukan lokasi di mana usahaanda sebaiknya berada. Keputusan ini harus dibuat pada semua jenis usaha, tetapi keputusan ini menjadi faktor paling penting bagi pengecer dan penyedia jasa. Pertimbangkan faktor-faktor berikut:

  • Pilihan metode distribusi dan kemudahan untuk akses produk.
  • Operasi usaha, seperti akses terhadap bahan baku dan pasokan lainnya, akses terhadap energi, ukuran dan biaya untuk lokasi yang diinginkan.
  • Apa saja keunggulan dan kelemahan dari lokasi-lokasi yang mungkin dipilih?
  • Berdasarkan pertimbangan apa saya akhirnya memilih sebuah lokasi?

 

Lokasi usaha ramah lingkungan saya: ………………………..

Alamat

Fisik atau dunia maya (www.)

 

Jenis lokasi

Rumah/toko/pasar/online

 

Alasan memilih lokasi

 

 

Bagaimana saya yakin pelanggan dapat menjangkau lokasi saya

 

 

4.3.4 Promosi

Promosi berarti meningkatkan kesadaran konsumen untuk tertarik terhadap produk atau layanan jasa anda dan mempengaruhi mereka untuk membeli. Bauran promosi mencakup perpaduan antara periklanan, hubungan publik, dan promosi penjualan. Beriklanberarti memberikan informasi kepada pelanggananda agar mereka lebih tertarik kepada barang atau jasa yang ditawarkan dan perusahaan anda. Promosi penjualan adalah segala macam cara .yang anda lakukan untuk membuat pelanggan mengenal, datang dan membeli, atau meningkatkan pembeliannya. Hubungan publik bertujuan mengatur semua aliran komunikasi antara usahaanda dan publik mengenai perusahaan dan produk anda.

 

Bauran promosi bergantung pada pilihan anda, apa yang akan anda jual dan bagaiman cara menarik pelanggan. Anda perlu mempertimbangkan biaya promosi yang akan dilaksanakan. Salah satu cara efektif dalam promosi adalah dari mulut ke mulut. Menyediakan layanan purna jual dan program untuk memperhatikan kepentinganpelangganbaik berupa produk maupun  jasa sangatlah penting, dan akan memberikan reputasi yang baik bagi perusahaan anda. Hal ini dapat menghindarkan anda dari publikasi yang buruk melalui memelihara reputasi anda di mata konsumen.

Dalam rencana pemasaran, anda harus mendeskripsikan setiap metode iklan dan promosi penjualan yang akan digunakan, dan memperkirakan berapa besar biaya yang harus dikeluarkan. Keseluruhan strategi promosi akan membuat bauran promosi.

 

Contoh: Loebis Jeans Bags (tas berbahan jins)

Ibu Riza dan Bapak Mahmudin menggunakan serangkaian strategipromosi untuk membuat sasaran pelangganmereka berminat atas produk yang ditawarkan. Mereka (Ibu Riza dan Bapak Mahmudin) percaya bahwa brosur sangat diperlukan untuk memberikan informasi mengenai produk mereka, namun brosur saja belumlah cukup. Mereka juga menggunakan internet dan media jejaring sosial. Mereka menganggap bahwa internet dan media jejaring sosial online sebagai sebuah carabaru berpromosi “dari mulut ke mulut” yang dapat menyebar jauh lebih cepat.

RENCANA PEMASARAN

Promosi

Jenis promosi

Deskripsi

Perkiraan biaya

Frekuensi

Mulut ke mulut (menggunakan metode persuasif dan informatif)

Pembeli akan memberitahukan kepada calon pembeli potensial lainya mengenai produk tas.

-

Secara rutin

Brosur

Brosur menyediakan informasi mengenai produk. Brosur akan disebarkan di beberapa universitas dan perguruan tinggi di Surabaya.

Rp. 3,250,000

Beberapa kali setiap tahun

Pameran

Berpartisipasi dalam pameran produk dan kesenian dalam rangka mengenalkan produk.

Rp. 1,000,000

3-4 kalidalam satu tahun

Internet

Mengembangkan dan memperbarui website untuk menyediakan informasi terkini dan juga untuk pemesanan online.

Pembuatan website:

Rp. 1,000,000

Update: gratis

Pembaruan secara rutin

Media jejaring sosial

Penngunaan situs jejaring sosial untuk menampilkan gambar produk dan untuk promosi (testimoni, penyerahan, dan penyebaran cepat informasi).

Gratis

Setiap pekan

 

 

Contoh: Ndopart Vector Design

Sebagai usaha online, Bapak Ali benar-benar menyadari bahwa internet adalah media promosi utama. Dia menggunakan internet untuk menampilkan pekerjaannya, membangun komunitas orang yang tertarik dengan desain, dan memberikan gratis beberapa desain umum. Lebih jauh lagi, Bapak Ali membuat turorial online gratis dalam situs internetnya dan video tutorial di Youtube.com. Dia percaya bahwa tutorial online merupakan sebuah cara untuk menunjukkan kemampuan dan keahliannya di bidang desain grafis vektor.

 

Jenis promosi

Deskripsi

Perkiraan biaya

Frekuensi

Jaringan sosial

Memanfaatkan hubungan dengan cara membangun hubungan yang lebih baik dalam komunitas Ndopart yang baik. Hubungan dalam dunia maya yang dibangun oleh pemiliknya merupakan sarana promosi gratis bagi Ndopart

 

Gratis

 

Situs Web

Melalui website, Ndopart secara terus-menerus menjaga hubungan baik dengan komunitas penggemar pekerjaannya di bidang grafis vektor. Website menampilkan portofolio dan semua informasi mengenai pesanan pekerjaan.

Pembuatan website Rp. 1,000,000

Update: gratis

Pembaruan (update) secara rutin

Portofolio online

Membuat portofolio online dengan menggunakan layanan gratis yang tersedia pada http://ndop.deviantart.com

Gratis

 

Tutorial gratis

Membuat tutorial gratis tentang desain grafis vektor pada website Ndopart dan dan video tutorial pada Youtube.com

Pemilik meyakini bahwa pemberian tutorial gratis merupakan cara menunjukkan seberapa kompeten dan ahli di bidang tersebut.

Gratis

 

Rekomendasi Klien (pelanggan)

Dengan adanya perhatian konsumen yang sangat baik, pelanggan saat ini sangat mungkin menjadi pelanggantetap dan sangat berpeluang untuk merekomendasikan kepada rekan mereka.

Gratis

 

Media Jejaring sosial online

Menggunakan facebook and twitter untuk membangun hubungan dengan pelanggan secara lebih personal.

Gratis

 

 

Latihan 4.6: BauranPromosi

Sekarang silahkananda mengidentifikasi bagaimana cara anda untuk mempromosikan usahaanda kepada pelanggansasaran.

Jenis Promosi

Deskripsi

Biaya

Frekuensi

Nama pemasok

 

 

.

 

 

 

 

 

 

.

 

 

 

 

 

4.3.5Manusia

Manusia dalam bauran pemasaran merujuk kepada orang-orang yang berada di dalam dan luar usahaanda yang bertanggung jawab atas seluruh elemen usahaanda termasuk strategi pemasaran dan produksi sertadistribusi jasa layanan atau produk yang diinginkan pelanggananda. Pegawai yang anda rekrut harus memiliki kemampuan manajemen yang cukup, keahlian terkait pengelolaan lingkungan, keahlianinterpersonal, cekatan, dan memiliki pengetahuan mengenai layanan utama yang akan ditawarkan. Ingatlah bahwa kesan pelangganatas produk dan layanan anda tergantung kepada bagaimana cara pegawai anda berinteraksi dengan mereka. Untuk merencanakan lebih jauh sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam usahaanda akan dibahas di Bab 6.

 

Untuk rencana pemasaran, anda perlu untuk:

  • Menetapkan standar layanan yang akan diberikan oleh pegawai anda, seperti bagaimana mereka menanggapi pertanyaan, berapa lama telepon akan berdering sebelum dijawab.
  • Menetapkan kebijakan pekerjaan yang layak, termasuk pengembangan pegawai seperti misalnya seberapa sering pegawai anda akan menerima pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan mereka.
  • Menetapkan standar pengukuran kinerja yang jelas dan terkait dengan kepuasan pelanggan.
  • Menetapkan standar penerapanprinsip-prinsip ramah lingkungan dalam kegiatan usaha.

 

Kebijakan-kebijakan yang dipilih untuk mengelola sumber daya manusiadalam usahaanda akan tergantung pada jenis usaha yang dijalankan. Pilih kebijakan yang dapatmemotivasi karyawan dan mendorong produktivitas usahaanda.

 

Anda perlu mengidentfikasi pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang perlu dimiliki oleh pegawai anda. Buatlah daftar apa saja jenis pengetahuan yang dibutuhkan oleh pegawai untuk dapat memasarkan produk atau jasa layanan.

 

Contoh: Loebis Jeans Bags

Karena produk yang dibuat berasal dari jins bekas yang tidak terpakai, sangatlah penting untuk memiliki tenaga pemasaran yang memilikipengetahuan yang baik di bidangfashion serta kelestarian lingkungan sehingga mereka dapat ikut mengedukasi konsumen.

Dimensi

Deskripsi kebutuhan

Pengetahuan

Pengetahuan tentang tas fashiondan aksesoris yang terbuat dari kain terutama jins.

Pengetahuan tentang kelestarian lingkungan.

Ketrampilan

Ketrampilan interpersonal yang baik untuk meresponpermintaan pelanggan.

Ketrampilan dan kemampuan menjual untuk menunjukkan kegunaantas.

Kemampuan

Kemampuan menangani pertanyaan dan permintaan pelanggan.

 

Sikap

Sikap “Saya Bisa” (selalu mau mencoba dan memberi yang terbaik)

Jumlah orang yang harus saya pekerjakan?

2 (hingga 10 secara bertahap)

Bagaimana saya merekrut orang orang ini?

Rekomendasi teman dan keluarga

 

Contoh: Ndopart Vector Design

Ndopart membutuhkan tenaga pemasaran yang memiliki pengetahuan tentang desain grafis vektor. Orang-orang pemasaran akan menangani pesanan, pertanyaan, dan perkiraan biaya serta waktu pnyelesaian pesanan.

Dimensi

Deskripsi kebutuhan

Pengetahuan

Pengetahuan tentang desain grafis vektor agar mampu menanggapi pertanyaan pelanggan.

Pengetahuan tentang internet dan software desain grafis.

Ketrampilan

Pemasaran online.

Ketrampilan interpersonal, termasuk komunikasi usaha.

Beragam media jejaring sosial online.

Kemampuan

Menangani pertanyaan konsumen.

Mendapatkan pesanan online dan memperkirakan biaya jasa layanan serta waktu penyelesaian pesanan.

Sikap

-       Sikap “saya bisa”

-       Dapat bekerjasamadalam tim

-       Independen dan mampu bekerja tanpa pengawasan

Berapa jumlah orang yang harus saya pekerjakan?

3

Bagaimana saya merekrutorang orang ini?

- Beriklan online melalui forum: kaskus.us, deviantart

- Melakukan seleksi portofolio online

 

Latihan 4.7: Elemen Manusia dalam Rencana Pemasaran

Sekarang andadipersilahkan untuk mengidetifikasikan bagaimana cara merekrut pegawai untuk menjalankan usaha anda.

 

Deskripsi kebutuhan

Pengetahuan (termasuk pengetahuan ramah lingkungan)

 

Ketrampilan(termasuk ketrampilanramah lingkungan)

 

Sikap (termasuk perhatian terhadap lingkungan)

 

Berapa jumlah orang yang harus saya pekerjakan?

 

Bagaimana saya merekrutorang orang ini?

 

 

 

 

 

  • Secara jelas tunjukkan fitur ramah lingkungan ke dalam ide usaha anda, seperti organik, kelestarian lingkungan dan sosial, produk lokal, dihasilkan oleh para pekerja yang bekerja secara layak, dan lainnya. Hal ini akan menjadi bagian dari rencana penjualan yang unik dari produk anda.
  • Mencoba untuk mendapatkan sertifikasi ramah lingkungan dan label hijau untuk usaha dan produk anda.
  • Selalu berpikir: “Bagaimana saya bisa membuat usaha ini lebih ramah lingkungan dan para pekerja dapat memperoleh hidup yang lebih layak?”
  • Dalam segmentasi pasar anda, pertimbangkan kepedulian lingkungan dan sosial pelanggan sasaran anda.
  • Ketika menetapkan harga, perhitungkan pula dalam biaya yang meliputi upah yang layak, jaminan sosial pekerja (Jamsostek), perlindungan lingkungan, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dan lainnya.
  • Dalam promosi anda, selalu tekankan fitur ramah lingkungan dan pekerjaan yang layak dari produk dan usaha anda dan upaya penyelamatan lingkungan, seperti dalam kegiatan CSR.
  • Ketika memilih lokasi dan/atau saluran distribusi, lakukan selalu penilaian keberlanjutan lingkungan dan sosial.
  • Orang-orang yang anda pekerjakan harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan sama seperti anda, dan memberikan inputan mereka ke dalam perusahaan. Ketika merekrut, nilailah keahlian pengelolaan lingkungan dan kepedulian terhadap lingkungan. Beri pelatihan dan pendidikan kepada pegawai anda mengenai hal-hal terkait ramah lingkungan dan juga pekerjaan yang layak.

 

 

BAB 5

MEMATUHI ATURAN DAN PERATURAN UNTUK MEMULAI USAHA RAMAH LINGKUNGAN ANDA

 

 

Tujuan dari bab ini adalah :

  1. Untuk membantu anda mengerti aspek legal dari sebuah usaha
  2. Untuk membantu anda mentaati peraturan dalam memulai usaha ramah lingkungan

               

Sebagai individu, anda adalah bagian dari sebuah masyarakat. Sebuah perusahaan juga merupakan bagian dari masyarakat,dimana dalam pendiriannya perlu mematuhi peraturan pemerintah agar dapat beroperasi secara legal. Perusahaan dapat beroperasi di tingkat lokal, regional, nasional dan global. Di Indonesia, tingkat pemerintahan yang berbeda bertanggung jawab atas wilayah operasional sebuah usaha.

5.1 Mengetahui Struktur Hukum di Indonesia, Klasifikasi Usaha dan Ketentuan-ketentuannya.

Indonesia memiliki tiga tingkat pemerintahan : nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. Pemerintah nasional atau pusat menetapkan pedoman dan prinsip-prinsip dari operasi usaha di Indonesia, sementara pemerintah propinsi dan kabupaten/kota bertanggungjawab untuk mendaftar usaha.

Penanaman modal usahaharussesuai dengan UU 25/2007 mengenai penanaman modal usaha. Hukum menetapkan hak-hak investor, seperti mendapatkan perlindungan, pelayanan dan insentif (jika ada) dari pemerintah (lihat bab 1) dan kewajiban investor, seperti melakukan tata kelola yang baik,pelaporan,mematuhi peraturan pemerintah, dan melakukan tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsiblity = CSR) dan menghargai budaya lokal.

                Berdasarkan ukuran usahanya, Indonesia mengklasifikasikan usaha menjadi 4 jenis : perusahaan mikro, kecil, menengah, dan besar. Perusahaan berukuran mikro, kecil, dan menengah diatur oleh UU Nomor 20/2008 tentang usaha mikro, kecil, dan menengah sedangkan perusahaan besar diatur oleh UU Nomor 40/2007 mengenai perseroan terbatas.

                Perusahaan mikro, kecil, menengah dan besar ditentukan oleh UU Nomor 20/2008 sebagai berikut :

  • Perusahaan mikro adalah kegiatan produktif, dimiliki oleh individu, atau kepemilikan tunggal. Perusahaan ini memiliki aset kurang dari Rp. 50.000.000,-, dengan penjualan selama satu tahun kurang dari Rp. 300.000.000,-.
  • Perusahaan kecil adalah kegiatan produktif, dimiliki oleh individu atau badan usaha, yang bukan merupakan anak cabang dari sebuah perusahaan besar. Perusahaan ini memiliki aset lebih dari Rp. 50.000.000,- tetapi tidak lebih dari Rp. 500.000.000,-. Penjualan setiap tahunnya lebih dari Rp. 300.000.000,- tetapi kurang dari Rp. 2.500.000.000,-.
  • Perusahaan menengah merupakan kegiatan produktif, dimiliki oleh individu  atau badan usaha, bukan merupakan anak cabang dari sebuah perusahaan besar, dan sesuai dengan ketentuan aset dan perputaran penjualan sesuai yang telah ditetapkan dalam peraturan.
  • Perusahaan besar merupakan sebuah kegiatan produktif yang dijalankan oleh sebuah badan usaha yang menjalankan sebuah usaha nasional atau memiliki kepemilikan saham, atau merupakan sebuah usaha patungan dengan skala internasional.

5.2   Memilih Bentuk Hukum Usaha anda dan Mendaftarkannya

                Sebelum anda memulai usaha, anda harus memilih badan hukum untuk usaha anda. Pilihan badan hukum merupakan hal yang penting dan dapat membuat perbedaan yang berarti pada :

  • Biaya untuk memulai dan mendaftarkan usaha
  • Kemudahan untuk memulai dan mengelola usaha
  • Risiko keuangan untuk pemilik usaha
  • Kemungkinan untuk memiliki rekan usaha
  • Cara keputusan dibuat dalam usaha tersebut
  • Pajak keuntungan usaha

 

Untuk menghindari status hukum yang tidak sesuai dengan keinginan dan kepentingan anda, jangan ragu untuk meminta bantuan ketika anda hendak memilih badan hukum dan mendaftarkan usaha anda. Seringkali pemerintah dan organisasi lain yang membantu usaha kecil dapat mendampingi dalam proses ini. Jika anda ingin memulai sebuah usaha besar, anda disarankan untuk mencari bantuan hukum dari seorang pengacara, Business Development Service Provider (penyedia jasa pengembangan usaha (misal;pendamping di klinik UKM, inkubator usaha universitas), pegawai kantoryang terkait dengan perdagangan (misal;kamar dagang – KADIN) dan dari orang-orang yang sudah menjalankan usaha terlebih dahulu. Terkadang bank juga memiliki bagian khusus untuk membantu anda.

                Ada beberapa jenis badan hukum usaha yang dapat anda. Masing-masing memiliki keuntungan dan kerugian. Pikirkan kembali aspek-aspek yang paling penting bagi anda, dan pilihlah jenis usahayang sesuai dengan aspek tersebut. Berikut  adalah bentuk usaha pada umumnya dan di Indonesia, bentuk yang paling sering dipilih adalah berdasarkan ukuran dari usaha, akan tetapi jugaada fitur-fitur lain yang juga dipertimbangkan. Bentuk hukum yang paling umum adalah :

  • Perusahaan perorangan
  • Kemitraan/CV
  • Perseroan terbatas
  • Koperasi

 

5.2.1 Perusahaan Perorangan

                Sebagai perusahaan perorangan, usaha anda akan dimiliki oleh anda sendiri dan anda akan memiliki otoritas untuk membuat segala keputusan mengenai usaha anda. Prosedur-prosedur untuk memulai usaha ini relatif mudah dan biayanya rendah. Tetapi, anda masih membutuhkan ijin untuk mengoperasikan usaha sebagai perusahaan perorangan. Di Indonesia, terdapat dua bentuk perusahaan perorangan :

  • UD (Usaha Dagang) adalah bentuk usaha perdagangan perseorangan.
  • IRT (Industri Rumah Tangga) adalah bentuk usaha manufaktur perseorangan.

                Sebuah perusahaan perorangan merupakan sebuahbentuk usaha yang mudah dan terjangkau untuk dimulai, dan membolehkan anda untuk untuk mempekerjakan hingga 5 orang. Tetapi usaha ini juga yang paling berisiko, karena anda sebagai pemilik bertanggung jawab secara pribadi untuk hutang usaha yang anda jalankan. Jika usaha anda gagal untuk membayar hutang tersebut, kreditor dapat meminta pertanggungjawaban anda dan meminta hutang dibayar dengan menggunakan uang anda pribadi atau bahkan menharuskan anda menjual barang pribadi anda untuk melunasi hutang tersebut.

               

Untuk mendaftarkan usaha perseorangan ini, anda harus ke Dinas Perindustrian/Perdagangan/UMKM di kabupaten/kota anda. Sesuai peraturan, usaha mikro tidak boleh dikenakan biaya registrasi (UU Nomor 20/2008 tentang usaha mikro dan UKM), tetapi kenyataannya mungkin berbeda.

 

5.2.2Kemitraan : CV(Comanditaire Venootsschap/Persekutuan Komanditer) danKemitraan Firma

                Jika diputuskan akan terdapat dua orang atau lebih untuk menjalankan usaha bersama, maka anda dapat membentuk sebuah kemitraan. Di Indonesia, jika mitrausaha juga warga negara Indonesia, bentuk kemitraan usaha dapat disebut sebagai CV (Comanditaire Venootschap) atau firma kemitraan. Bentuk usaha ini dapat dioperasikan mulai skala kecil hingga skala besar. Kemitraan hampir sama dengan perusahaan perseorangan, dimana aset masing-masing individu tidak dipisahkandari aset usaha. Sebagai konsekuensinya, jika perusahaan pailit dan tidak dapat membayar hutangnya, uang atau harta milik pribadi dari pemilik perusahaan harus digunakan untuk membayar hutang tersebut. Pendiri perusahaan kemitraan harus warga negara Indonesia.

 

                Di Indonesia, terdapat dua bentuk kemitraan :

 

  1. a.       Kemitraan Firma

                Firma merupakan kerjasama antara dua orang atau lebih untuk menjalankan usaha dengan nama yang sama. Untuk mendirikan firma, semua rekan membuat akta pendirian di depan notaris, didaftarkan di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan diumumkan di “Berita Negara”. Jika firma jatuh bangkrut dan firma tersebut tidak dapat membayar hutangnya, semua rekan mitra usaha berbagi tanggungjawab untuk membayar hutang-hutang tersebut. Keuntungan dari firma akan dibagi kepada semua rekan usaha sesuai dengan proporsi saham yang disumbangkan oleh masing-masing mitra.

 

b. Persekutuan Komanditer (CV)/Kemitraan

                Persekutuan Komanditer (CV) merupakan bentuk perjanjian kemitraan untuk menjalankan usaha antara satu orang atau banyak orang yang mempercayakan modalnya kepada satu orang atau lebih untuk menjalankan dan memimpin usahanya.

 

Perbedaan antara firma dengan CV adalah terdapat dua bentuk kerjasama dalam CV : mitra komplementer/pelengkap dan mitra komanditer.

 

  • Mitra Komplementer/Pelengkap :

-          Mereka yang menjalankan dan memimpin usaha.

-          Bertanggung jawab untuk semua hutang perusahaan.

 

  • Mitra Komanditer

1. Mereka yang mempercayakan dananya kepada mitra lainnya. Rekan komanditer tidak terlibat dalam pelaksanaan usaha sehari-hari.

2. Bertanggungjawab atas hutang perusahaan hanya sampai dengan jumlah modal yang mereka percayakan kepada rekan mereka.

 

Para mitra atau rekan adalah pemilikdari usaha, dan mereka membuat segala keputusan bersama, kecuali jika mereka telah melakukan perjanjian lain diperjanjian kemitraan. Perhatikan jika salah satu mitra telah membuat sebuah perjanjian atas nama mitra lainnya, perjanjian tersebut akan mengikat semua mitra.

Bentuk usaha kemitraan dapat menjadi suatu keuntungan jika usaha tersebut membutuhkan ketrampilan dan pengalaman yang tidak anda miliki. Mitra dapat menjadi salah satu jalan untuk mendapatkan modal untuk memulai usaha. Semua mitra berbagi tanggungjawab akan hutang perusahaan. Jika anda memiliki satu atau lebih mitra, maka risiko anda berkurang, karena semua mitra berbagi risiko. Tetapi, jika mitra lainnya tidak memiliki modal pribadi, maka anda harus membayar hutang usaha seorang diri.

 

Keuntungan usaha dibagi antar mitra sesuai dengan perjanjian kemitraan dan setiap mitra dikenai pajak untuk sahamnya dari keuntungan yang diperoleh. Meskipun prosedur untuk memulai kemitraan termasuk mudah dan biayanya relatif rendah, sangatlah perlu membuat perjanjian tertulis dan melegalkan hal tersebut. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman di masa depan. Hal ini meliputi:

  • Apa jenis usaha yang akan dijalani oleh mitra usaha.
  • Bagaimana keuntunganatau kerugian akan dibagikankepada masing-masing mitra.
  • Tugas dari masing-masing mitra, yang menjelaskan: siapa yang menjalankan posisi direktur, dan bertanggungjawab untuk hutang perusahaan. Siapa yang menjadi pemimpin, siapa yang tidak terlibat dalam menjalankan kegiatan usaha sehari-hari.

 

5.2.3 Perseroan Terbatas

                Jika salah satu mitra usaha anda bukan warga negara Indonesia, maka bentuk yang paling memungkinkan dari usaha yang anda jalankan adalah perseroan terbatas. Sebuah perseroan terbatas dimiliki oleh satu orang atau lebih pemilik yang disebut dengan pemegang saham. Terdapat satu atau lebih pemilik yang seluruhnya bekerja untuk usaha tersebut. Dalam perseroan terbatas, ada juga pemilik-pemilik yang bekerja untuk usaha tersebut dan investor-investor yang tidak aktif dalam usaha tersebut tetapi termasuk sebagai pemilik. Keuntungan terbesar dari sebuah perseroan terbatas adalah kecilnya risiko untuk setiap pemegang saham. Sebagai pemegang saham, anda hanya berisiko kehilangan uang yang anda tanamkan dalam usaha sebagai modal. Dalam peseroan terbatas, pemegang saham tidak bertanggungjawab terhadap hutang usaha secara pribadi.

Untuk memulai sebuah perseroan terbatas, anda harus mengikuti langkah-langkah berikut ini :

  1. Nama yang anda pilih untuk usaha anda harus disetujui oleh Pihak Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia atau otoritas serupa.
  2. Setelah persetujuan terhadap nama tersebut, anggaran dasar dan rumah tangga perusahaan yang diusulkan harus disusun.
  3. Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang diajukan disimpan oleh Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia atau otoritas serupa.
  4. Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusiamenerbitkan sertifikat pendirian, yang artinya perseroan terbatas sekarang telah terbentuk.

 

Pendirian sebuah perseroan terbatas cukup kompleks dan mahal. Anda harus mencari bantuan hukum, terutama dari seorang pengacara atau notaris untuk membantu anda menentukan pilihan yang tepat bentuk usaha anda, dan untuk mendirikannya.

Keuntungan lain dari perseroan terbatas mungkin diperoleh, dari cara orang lain melihat perusahaan anda, perseroan terbatas seringkali dilihat sebagai perusahaan yang lebih stabil dan dapat diandalkan, dimana hal ini merupakan faktor positif dalam hubungan perusahaan dengan kreditor, suppliers dan pelanggan.

Jika di perusahaan terdapat banyak pemegang saham, pengambilan keputusan kemungkinan akan lebih rumit. Pemegang saham akan menunjuk dewan direksi, yang bertanggungjawab untuk mengelola usaha. Dewan direksi dapat menunjuk satu atau lebih manajer untuk menjalankan usaha. Jika hanya terdapat satu pemegang saham atau hanya beberapa pemegang saham yang aktif dalam usaha, hal ini tidak menjadi masalah. Para pemegang saham, dewan direksi dan manajer-manajer dapat menjadi orang yang sama.

Perusahaan itu sendiri dikenai pajak atas keuntungan yang diperolehnya. Para pemegang saham dapat memperoleh gaji dari perusahaan, yang dikenai pajak seperti gaji yang lainnya. Para pemegang saham dapat memperoleh laba dari perusahaan dan dibayarkan sesuai jumlah dari saham yang ia miliki (uang hasil keuntungan yang dibayarkan ini dinamakan dividend, dividend dikenai pajak sesuai dengan hukum atau UU perpajakan modal yang berlaku.Perseroan terbatas harus mendaftarkan nomor identifikasi perusahaanatau Nomor NPWP (Nomor Pengenal Wajib Pajak) Badan yang digunakan otoritas pajak pemerintah untuk mengidentifikasi pembayar pajak. Pengenaan PPN terhadap jasa atau barang yang dihasilkan oleh perusahaan, bergantung pada nilai omset kotor tahunan perusahaan tersebut, hal ini telah diatur oleh peraturan perpajakan di Indonesia.

Usaha anda juga harus memenuhi standar lingkungan, kesehatan,keamanan dan hukum yang berlaku dimana perusahaan tersebut beroperasi. Di beberapa negara perusahaan diwajibkan untuk memiliki surat ijin tentang penilaian dampat negatif terhadap lingkungan yang diterbitkan oleh otoritas manajemen lingkungan nasional. Hal ini terjadi terutama jika usaha anda memiliki suatu dampak negatif terhadap lingkungan seperti strategi usaha anda dalam mengelola pembuangan limbah, polusi udara, suara dan bentuk lain dari polusi.

 

5.2.4 Koperasi

                Koperasi dibentuk oleh beberapa orang yang menginginkan untuk bekerjasama mencapai tujuan yang sama. Di Indonesia, pembentukan koperasi diatur oleh UU Nomor 17/2012 mengenai koperasi. Terdapat dua jenis koperasi: primer dan sekunder. Anggota dari koperasi primer adalah individu, setidaknya berjumlah 20 orang, sedangkan anggota koperasi sekunder adalah (setidaknya terdiri dari) tiga koperasi primer.

Tujuan utama dari koperasi adalah mendapatkan keuntungan ekonomi atau menyediakan layanan tertentu bagi anggota koperasi. Layanan ini misalnya jasa pemasaran atau pemasok bahan baku. Bab 83 dari UU Nomor 17/2012 mendefinisikan bahwa Indonesia mengenal adanya 4 jenis koperasi: konsumen, produsen, jasa dan keuangan koperasi.

                Dalam membuat keputusan semua anggota koperasi memiliki hanya satu hak suara, tetapi seringkali mereka menunjuk komite manajemen/pengelola untuk menangani operasi harian dari koperasi.

Koperasi harus terdaftar dibawah Kementrian Koperasi dan UKM, dan kantor pendaftaran koperasi tergantung pada operasional dan tempat tinggal dari para pendiri koperasi. Sebuah koperasi kabupaten didirikan oleh sekurang-kurangnya 20 orang yang tinggal di sebuah kabupaten. Koperasi propinsi didirikan oleh sekurang-kurangnya 20 orang yang tinggal di dua kabupaten di propinsi tersebut. Koperasi nasional didirikan oleh sekurang-kurangnya 20 orang yang tinggal di sedikitnya dua propinsi di sebuah negara.

                Pembentukan dan pendaftaran sebuah koperasi mungkin membutuhkan waktu yang cukup lama, karena anda perlu memastikan bahwa setiap orang menghadiri pertemuan awal dan menyetujui prinsip-prinsip dasar dari koperasi dan operasionalnya. Tetapi, biaya mendirikan koperasi tidak semahal seperti mendirikan sebuah perseroan terbatas, dan terdapat beberapa skema/bantuan keuangan untuk mendukung koperasi di Indonesia. Setiap anggota koperasi membeli saham dan membayar keanggotaannya. Keuntungan dibagi berdasarkan jumlah saham dari masing-masing anggota dalam koperasi. Saham dibangun dengan biaya pendaftaran dan biaya patungan wajib secara berkala sebagai penanaman saham dan simpanan tidak wajib secara berkala sebagai penanaman saham juga.

                Risiko keuangan secara normal tidak terlalu tinggi untuk anggota koperasi. Tanggung jawab perseorangan untuk koperasi terbatas pada apa yang telah mereka bayarkan kepada koperasi sebagai modal, seperti dalam sebuah perseroan terbatas.

Koperasi dikenai pajak atas keuntungan yang diperolehnya sesuai dengan undang-undang perpajakan di Negara tersebut. Kemudian lababersih setelah dikurangi pajak ini kemudian dibagi keseluruh anggota.Tabel dibawah ini merangkum fitur-fitur dari empat jenis hukum utama usaha di Indonesia.

Tabel 5.1: Bentuk Usaha yang Legal secara Hukum di Indonesia

 

Perusahaan Perseorangan

CV/Kemitraan

Perusahaan Perseroan terbatas

Koperasi

Pendaftaran

Terbatas untuk biaya ijin usaha

Memperoleh ijinusaha dan mendaftarkan akta perjanjian kemitraan di notaris.

Harus didaftarkan pada notaris di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia

Harus didaftarkan pada Kementrian Koperasi dan UKM

Biaya untuk memulai usaha

Cukup mudah

Terbatas pada biaya ijinusaha dan pendaftaran akta perjanjian kemitraan

biaya memperoleh ijinusaha

biaya ijin usaha

Kemudahan untuk memulai usaha

Sangat mudah

Mudah

Biasanya mahal, termasuk biaya hukum

Biaya transaksi yang tinggi dan biaya pembelian saham serta biaya keanggotaan yang dibayar secara berkala. Persiapan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang rumit.

Jumlah pemilik

Satu pemilik, tanggung jawab pemilik untuk semua hutang usaha

Sedikitnya dua orang dan semuanya harus penduduk Indonesia

Sedikitnya dua orang dan diperbolehkan warga negara asing

Sedikitnya 20 orang

Tanggung jawab keuangan pemilik terhadap hutang usaha

Tanggung jawab tak terbataspribadi pemilik untuk semua hutang usaha. Pemilik dikenai pajak labausaha.

Tanggungjawab tak terbataspribadi pemilik untuk semua hutangusaha

Terbatas pada aset dan modal perusahaan

Setiap anggota tidak dikenai tanggung jawab hutang perusahaan.

Pengambilan keputusan dalam usaha

Sangat mudah

Semua keputusan dibuat bersama-sama oleh pemilik kecuali jika disetujui cara lain.

Diatur dalam perjanjian yang telah dibuat oleh penasehat hukum, tergantung dengan jumlah saham masing-masing pemilik

Setiap anggota memiliki satu hak suara, tanpa memperhatikan jumlah kepemilikan saham.

Perpajakan

Pemilik dikenai pajak atas laba perusahaan

Pemilik dikenai pajak keuntungan perusahaan secara individu sesuai jumlah saham masing-masing

Pajak perusahaan dan pajak pendapatan pemilik dipisahkan

Pajak koperasi dan pajak pendapatan dari anggota koperasi dipisahkan

 

                Terdapat beberapa masalah yang perlu dipertimbangkan ketika memilih bentuk usaha yang terbaik untuk anda dan usaha anda. Anda mungkin membutuhkan bantuan untuk memilih dan medaftarkan usaha anda tetapi jangan biarkan seseorang mengintervensi anda dalam memilih salah satu bentuk usaha sampai anda sepenuhnya mengerti, mengapa anda harus memilih bentuk usaha tersebut dan mengetahui segala konsekuensinya.

                Karena ada faktor keuntungan dan kerugian pada tiap  bentuk usaha, anda harus memikirkan tentang usaha anda dan menilai faktor manakah yang paling penting untuk anda. Sebagai contoh :

                Jika usaha anda akan banyak memerlukan pinjaman modal untuk memberi peralatan, usaha anda akan memiliki banyak hutang. Pada kasus ini, akan lebih baik jika anda tidak memiliki tanggung jawab pribadiakan hutang perusahaan tersebut. Mungkin lebih baikmendirikan perusahaan terbatas meski agak rumit dan lama daripada memulai usaha anda dengan cara yang cepat dan mudah. Sebuah perseroan terbatas mungkin akan menjadi bentuk usaha yang paling cocok karena anda secara pribadi tidak perlu menanggung hutang perusahaan dikemudian hari.

                Jika usaha anda tidak membutuhkan pinjaman modal yang besar, mungkin akan lebih penting untuk memulai usaha anda dengan cara yang cepat dan murah dibandingkan dengan mendirikan perusahaan terbatas. Perusahaan perorangan atau CV (kemitraan) mungkin akan lebih cocok.

 

Contoh :Loebis Jeans Bags

                Loebis Jeans Bag dimulai oleh Ibu Riza dan Bapak Mahmudin. Ketika mereka memulai usahanya, mereka masih merupakan mahasiswa dan tidak memiliki banyak modal untuk memulai usahanya. Mereka sepakat untuk memulai usaha dengan cara yang sederhana dan dengan biaya yang serendah mungkin. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk menjaga biaya modal tetap rendah, mereka akan memulai usaha kemitraan.

                Mereka menyetujui untuk menulis perjanjian kemitraan dan mendaftarkan ini di kantor notaris. Persetujuan kemitraan mereka antara lain :

Pembagian keuntungan: Keuntungan akan dibagi sama rata antara Ibu Riza dan Bapak Mahmudin.

Tugas dalam kemitraan :Bapak Mahmudin bertanggungjawab untuk keseluruhan manajemen dan pemasaran, sedangkan Ibu Riza bertanggungjawab untuk mengelola produksi.

FORMULIR USAHA

Usaha akan beroperasi sebagai

Kemitraan

 

Alasan memilih bentuk dari usaha ini adalah

Bentuk usaha ini mudah untuk dimulai dan tidak membutuhkan biaya yang banyak. Uang yang dimiliki mitra dapat digunakan untuk membayar macam-macam ijin dan penilaian yang dibutuhkan.

 

 

Pemilik usaha

 

Nama

Nama

Riza Noerinda

Mahmudin

 

 

Deskripsi ketrampilan

Deskripsi ketrampilan

Fashion design (Desain Mode)

Usaha&manajemen

Penjualan dan Administrasi

Mengelola pegawai

 

Perencanaan produksi

 

Pengalaman yang esuai

Pengalaman yang sesuai

Pengalaman penjualan

Mengelola acara Persatuan mahasiswa

 

 

Contoh : Ndopart Vector Design

                Bapak Ali Mudzofar benar-benar memikirkan tentang bentuk usaha yang harus ia pilih untuk usaha vektorgrafisdan memiliki pilihan untuk menjalankan layanan desainvektorsebagai perusahaan perseorangan atau mendirikan sebuah perusahaan perseroan terbatas. Tetapi, untuk alasan kemudahan,Bapak Ali memutuskan untuk menjalankan usahanya sebagai perusahaan perseorangan. Lebih lanjutnya, pada tahap ini BapakAli masih dapat menangani semua tugas.

BENTUK USAHA

Usaha ini akan dijalankan sebagai

Perusahaan perseorangan

 

Alasan pemilihan Bentuk Usaha ini adalah

Bentuk usaha ini mudah dan terjangkau untuk dimulai secara perseorangan.Tahap awal usaha ini tidak membutuhkan biaya yang banyak.

 

 

Pemilik Usaha

 

Nama

Nama

Muhammad Ali Mudzofar

-

 

 

Deskripsi Ketrampilan

Deskripsi Ketrampilan

Komputer grafis & desain vektor

-

Internet marketing (pemasaran online)

 

Komunikasi yang baik

 

 

Pengalaman yang Sesuai

Pengalaman yang Sesuai

Mendesain majalah untuk sekolahnya ketika  SMA

-

 

 

 

5.3          Apa Tanggung Jawab Hukum Anda?

Setelah anda memilih bentuk hukum dari usahaanda, anda juga perlu ijin operasi usaha untuk menjalankan usahaanda. Ada beberapa persyaratan operasional yang perlu anda patuhi. Ketika anda menjalankan usaha, anda memiliki tanggung jawab hukum. Tanggung jawab ini termasuk membayar pajak, menaati peraturan berikut mengenai: ketenagakerjaan (standar pekerjaan yang layak, keselamatan dan kesehatan kerja), peraturan usaha yang ramah lingkungan (misalnya penilaian dampak lingkungan, pemeriksaan keselamatan, dan lainnya), mendapatkan lisensi dan ijin, termasuk perjanjian sewa dan kontrak lainnya, beaimpor dan ekspor. Asuransi untuk usahaanda juga akan dibahas dalam bab ini. Beberapa sektor usaha memerlukan perlindungan asuransi yang diwajibkan oleh hukum.

 
Pajak

Anda akan menjumpai sejumlah jenis pajak yang berbeda ketika anda menjalankan usahaanda sendiri. Pajak merupakan bagian dari aktivitas menjalankan usaha dan berlaku untuk semua orang. Dari usahaanda akan mengumpulkandan mengelola beberapa jenis pajak untuk pemerintah, misalnya pajak penjualan atau pajak pertambahan nilai dan pajak penghasilan karyawan. Pajak-pajak ini dibayar oleh konsumen dan karyawan, tetapi usahaanda secara langsung mengumpulkan pajak tersebut dari konsumen dan karyawan dan kemudian membayarkannya kepada kantor pajak (pemerintah).

 

Pajak yang lain dibayar oleh usaha itu sendiri. Yang paling penting adalah pajak yang dibayarkan atas dasar  keuntungan usaha. Tergantung pada bentuk usaha yang anda jalankan, pajak ini akan dibebankan kepada anda sebagai pemilik atau kepada usaha itu sendiri. Ada juga pajak lainnya yang dibayarkan oleh usahaanda seperti pajak penjualan atau pajak pertambahan nilai ketika usahaanda membeli produk atau jasa dari usaha lain.

 

Undang-Undang Nomor 36/2008 tentang Pajak Penghasilan mendefinisikan bahwa penghasilan kena pajak diterapkan bagi seorang individu (misalnya untuk kepemilikan tunggal atau kepemilikan kemitraan) yang memiliki pendapatan lebih dari Rp. 15.840.000 per tahun untuk orang yang belum menikah atau Rp. 17.160.000per tahun untuk orang yang sudah menikah. Tarif pajak diterapkan secara progresif, dari 5% untuk pendapatan pribadi kena pajak untuk kurang dari Rp 50 juta per tahun sampai dengan 30% untuk pendapatan pribadi kena pajak lebih dari Rp 500 juta. Penghasilan kena pajak juga diterapkan untuk usaha (perseroan terbatas atau koperasi). Pajak unit usaha adalah 28%.

 

Jika usahaanda memiliki karyawan, anda diminta untuk mendaftarkan pajak penghasilan dan jika anda memenuhi syarat untuk mengenakan PPN anda harus mendaftar dengan otoritas pajak nasional di negara anda.

 

Karyawan

Jika usahaanda mempekerjakan pegawai anda harus memenuhi kewajiban anda sebagai pemilik usaha dan menjamin pekerjaan yang layak. Anda harus mematuhi Undang-Undang No 13/2003 tentang Ketenagakerjaan.

 

Usahaanda juga diharuskan untuk mengurangi Pajak Bayar sesuai yang Anda Dapatkan (PAYE Pay As You Earn) dari karyawan dan melakukan pembayaran kepada Otoritas Pajak Nasional (kantor pajak). Di antara bidang yang tercakup dalam undang-undang dan peraturan adalah:

 

• Tidak ada diskriminasi di tempat kerja: Perekrutan karyawan harus dilakukan secara terbuka untuk seluruh posisi, tidak berdasarkan jenis kelamin, ras dan agama. Lebih penting lagi, kompetensi karyawan yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga anda.

• Jika usaha anda memiliki karyawan lebih dari 10 orang, maka anda berkewajiban mendaftarkan perusahaan dan karyawan ke Jamsostek (skema asuransi karyawan).

• Upah minimum. Setiap tahun, pemerintah kabupaten/kota menentukan upah minimum yang disepakati bersama dengan perwakilan buruh dan pengusaha. Silakan berkonsultasi dengan Dinas Tenaga Kerja di daerah anda. Selanjutnya, setiap karyawan harus mendapatkan tunjangan hari raya rata-rata sejumlah 1 bulan gaji.

• Jam kerja – Bab 77-78 di Undang Undang ketenagakerjaanmendefinisikan bahwa jam kerja normal adalah 40 jam per minggu, dan lembur maksimum adalah 14 jam per minggu, dan dibayar.

 

• Liburan yang dibayarkan.

• Kesehatan dan keselamatan kerja.

• Cuti sakit.

• Cuti melahirkan bagi perempuan.

• Dilarang mempekerjakan pekerja anak dengan alasan apapun.

 

Selain hukum ketenagakerjaan, anda juga perlu mematuhi peraturan pemerintah nomor 53/2012 tentang keamanan ketenagakerjaan sosial, yang meliputi program asuransi untuk menutupi kecelakaan kerja dan kematian, usia pensiun, pelayanan kesehatan. Biaya asuransi dibayar oleh kedua belah pihak perusahaan dan karyawan.

 

Lisensi dan ijin

Banyak perusahaan akan memerlukan lisensi dari pihak berwenang untuk beroperasi, yang meliputi ijin lingkungan dan operasional. Silahkan berkonsultasi dengan asosiasi di bidang usahaanda. Untuk beberapa perusahaan ada juga mungkin izin khusus yang diperlukan untuk beroperasi.

 

Berdasarkan jenis usaha, untuk perdagangan, anda perlu untuk mendapatkan lisensi perdagangan (SIUP SuratIjin Usaha Perdagangan).

 

SIUP, lisensi usaha, adalah ijin yang diperlukan untuk menjalankan usaha, ijin ini dikeluarkan oleh instansi pemerintah, melalui Departemen Perindustrian dan Perdagangan di kota atau domisili perusahaan.

a. SIUP besar akan diberikan kepada perusahaan dengan modal dan aset lebih dari Rp. 500 juta.

b. SIUP Menengah akan diberikan kepada perusahaan dengan modal  dan aset lebih dari Rp. 200 juta.

c. SIUP Kecil akan diberikan kepada perusahaan dengan modal dan aset hingga Rp. 200 juta.

 

Untuk manufaktur anda perlu untuk mendapatkan lisensi untuk manufaktur (IUI Izin Usaha Industri). Saat ingin mendapatkan lisensi manufaktur, anda akan melalui sejumlah pendaftaran yang harus dilakukan berkaitan dengan produk anda dan menunjukkan ukuran perusahaan.

 

- PIRT adalah ijin yang diberikan untuk usaha manufaktur mikro dan kecil.

- MD adalah ijin yang diberikan untuk menengah untuk usaha manufaktur besar.

- SITU (Surat Ijin Tempat Usaha), ijin tempat, adalah ijin untuk membuka usaha di lokasi tertentu.

 

Ijin ini dapat diperoleh di kantor perdagangan lokal atau KPT (Kantor Pelayanan Terpadu).

Untuk mendapatkan lisensi, wirausaha baru sudah harus memiliki:

a. Akta notaris pendirian usaha.

b. Sertifikat domisili.

c. NPWP (Nomor Wajib Pajak Perusahaan), Nomor Pokok Wajib Pajak Korporasi.

d. Fotokopi kartu Identitas.

e. IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) untuk pabrik.

 

Selain itu, ketika mendirikan perusahaan terbatas (PT), ijin tambahan yang diperlukan:

a. Surat tanda daftar perusahaan.

b. Akta pendirian usaha.

 

Terlepas dari ukuran perusahaan dan dampak terhadap lingkungan, setiap usaha harus memenuhi peraturan lingkungan (Peraturan Pemerintah Nomor 27/2012 tentang ijin lingkungan). Usaha skala besar yang memiliki dampak yang besar terhadap lingkungan, misalnya eksplorasi pertambangan, perlu menyerahkan laporan kajian lingkungan untuk mendapatkan ijin (AMDAL Analisa Mengenai Dampak Lingkungan) dan perlu ijin usaha khusus pertambangan. Usaha skala kecil yang diharapkan hanya akan memiliki dampak lingkungan yang kecil diharapkan menyerahkan-UPL UKL (Upaya Pengelolaan Lingkungan hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan hidup) yang menunjukkan bagaimana pengawasan usaha, pemeliharaan, dan meningkatkan kelestarian lingkungan. Laporan ini merupakan bagian dari ijin operasional. Setelah anda selesai ijin ini, anda dapat melanjutkan ke ijin operasional.

 

Dengan memiliki ijin, anda dapat menjual produk anda secara legal. Ijin ini dapat diperoleh dari Kantor Perdagangan dan Industri di wilayah anda. anda harus ingat bahwa aktifitas usaha yang tidak mematuhi persyaratan hukum, tidak memenuhi syarat untuk menerima bantuan pemerintah, seperti modal bergulirbantuan pendampingan manajemen, bantuan peralatan, dan lain-lain. Usaha tersebut akan dianggap sebagai kegiatan ilegal dan dapat dituntut secara hukum.

 
Asuransi

Selalu ada risiko dalam menjalankan usaha. Jenis-jenis risiko bervariasi bergantung jenis usaha yang anda jalankan. Risiko seperti penurunan dalam permintaan untuk produk atau jasa anda adalah bagian dari perjalanan usaha, tetapi terdapat beberapa jenis risiko dapat ditangani dengan asuransi. Jika anda memiliki asuransi untuk usahaanda, maka anda akan mendapatkan beberapa keamanan finansial terhadap berbagai jenis insiden.

 

Penting bagi anda untuk mengetahui produk asuransi yang tersedia di negara anda yang dapat bermanfaat bagi usahaanda. Anda dapat melakukan ini dengan mengunjungi perusahaan asuransi untuk belajar dari produk yang mereka tawarkan untuk usaha seperti milik anda.

 

Berikut ini adalah contoh dari apa yang dapat diasuransikan:

 

• Properti (bangunan dan lahan), mesin,persediaan barang dan kendaraan dapat diasuransikan terhadap kerusakan dan pencurian;

• Properti dapat diasuransikan terhadap kerusakan yang diakibat oleh kebakaran, banjir, gempa bumi atau kecelakaan;

• Karyawan, keluarga anda, dan diri anda sendiri dapat diasuransikan terhadap kecelakaan dan biaya pengobatan;

 

Adalah penting bahwa usahaanda beroperasi secara transparan dan mematuhi semua undang-undang dan peraturan yang ada. Tanggung jawab andalah untuk mengetahui tentang peraturan hukum yang mempengaruhi usahaanda. Anda tidak perlu mengetahui semua hukum dan peraturan secara rinci, tetapi anda harus tahu di mana untuk mendapatkan informasi yang diperlukan dan peraturan yang berlaku untuk anda.

 

Contoh: Loebis Jeans Bags

 

TANGGUNG JAWAB HUKUM DAN ASURANSI

 

Pajak berikut ini berlaku untukusaha

Pajak Pendapatan

 

 

Peraturan berikut ini berlaku untuk karyawan

JAMSOSTEK

 

 

Usaha ini memerlukan lisensi dan izin berikut ini

 

SIUP & IUI

 

 

Tanggung jawab lain dari usaha

Menjaga kebersihan dan kebisingan bagi lingkungan sekitar

 

 

 

 

Contoh: Ndopart Vector Design

 

TANGGUNG JAWAB HUKUM DAN ASURANSI

 

Pajak berikut ini berlaku untukusaha

Pajak Pendapatan

 

 

Peraturan berikut ini berlaku untuk karyawan

JAMSOSTEK

 

 

Usaha ini memerlukan lisensi dan izin berikut ini

 

SIUP

 

 

Tanggung jawab lain dari usaha

Menjaga kebersihan dan kebisingan bagi lingkungan sekitar

 

 

 

 

 

 

Latihan 5.1: Bentuk Hukum Usaha

Bentuk hukum yang tepat bagi usaha saya adalah: (pilih SATU yang sesuai dengan melingkarinya)

  1. Kepemilikan tunggal
  2. Kemitraan
  3. Perseroan terbatas
  4. Koperasi

 

 

Alasan untuk memilih bentuk ini adalah: ………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………………………….

 

Latihan 5.2.: Ijin yang dibutuhkan

Ijin yang saya butuhkan untuk usaha saya adalah:

Nama Ijin/Lisensi

Dimana saya bisa mendapatkannya ?

Kapan saya mengajukan permohonan ijin ?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Patuhi hukum yang berlaku berkenaan dengan semua masalah lingkungan dan sosial serta pekerjaan yang layak.
  • Jika hukum tidak memerlukan laporan penilaian dampak lingkungan yang lengkap dari usaha mikro/kecil anda, tetap lakukan penilaian terhadap dampak lingkungan (lihat bab 3)
  • Patuhi hukum dan standar ketenagakerjaan dan selalu menerapkan prinsip pekerjaan yang layak.
  • Ketika mengekspor produk, anda harus menginvestigasi standar lingkungan, kesehatan, dan prinsip pekerjaan yang layak yang diminta oleh pasar luar negeri, patuhi hukum yang berlaku.
  • Dapatkan sertifikasi ramah lingkungan untuk menunjukkan bahwa anda telah mematuhi peraturan dan standar spesifik tertentu tentang kelestarian lingkungan dan pekerjaan yang layak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB 6
Manajemen Sumber Daya Manusia

 

Tujuan dari bab ini adalah sebagai berikut:

  1. Untuk membantu membuat perencanaan sumber daya manusia usaha anda
  2. Untuk membantu anda menentukan kompetensi yang dibutuhkan dari karyawan anda
  3. Untuk memberikan tips tentang cara untuk merekrut dan mengembangkan karyawan
  4. Untuk memahami konsep pekerjaan yang layak dan bagaimana menerapkannya diusaha anda

 

 

 

 

 

6.1 Pendahuluan             

Sumber daya manusia (SDM) adalah aset penting dari satu usaha ramah lingkungan, dan  berkontribusi pada  daya saing. SDMlah yang membuat usahaanda bertahan/berkelanjutan karena mereka adalah orang-orang yang membawa pengetahuan.Strategi manajemen sumber daya manusia adalah hal penting untuk menerjemahkan pengetahuan menjadi daya saing dan keuntungan perusahaan anda. Pengelolaan sumber daya manusia yang baik merupakan persyaratan untuk pelayanan pelanggan yang baik.

Ketika memulai usaha baru, anda mungkin ingin menjalankannya sendiri, atau anda mungkin tidak memiliki waktu atau ketrampilan untuk melakukan semua pekerjaan sendiri. Anda kemudian akan perlu memahami bagaimana mengelola orang-orang dalam usahaanda.

Anda harus mampu memotivasi dan mengelola karyawan anda dengan baik akan tugas-tugas mereka. Pada saat yang sama anda harus memastikan bahwa karyawan anda dapat mengenali diri mereka sendiri kaitannya dengan usaha dan produk, merasa aman dan puas bekerja di perusahaan anda serta memberikan kesempatan pada karyawan untuk meningkatkan kapasitasnya, melalui program pelatihan, baik formal maupun informal.Tidak hanya dari sudut pandang tersebut, pelaksanaan prinsip-prinsip pekerjaan yang layak adalah suatu keharusan mutlak. Pekerjaan yang layak sebagaimana didefinisikan oleh Internasional Labour Organization (ILO) merupakan:

Pekerjaan yang produktif dan memberikan pendapatan yang adil, keamanan di tempat kerja dan perlindungan sosial bagikeluarga, prospek yang lebih baik untuk pengembangan pribadi dan integrasi sosial, kebebasan berpendapat, berorganisasi dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi kehidupan mereka dan memperoleh kesempatan dan perlakuan yang adil baik antara perempuan maupun laki-laki.

Dalam sejak tahap perencanaan anda harus selalu ingat semua eleman-elemen manajemen sumber daya manusia dan menerapkan prinsip-prinsip pekerjaan yang layak.

Undang-Undang Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan menyatakan bahwa perencanaan pekerjaan harus terdiri dari kesempatan kerja, pelatihan untuk peningkatan produktivitas, hubungan industri, lingkungan kerja, penetapan upah dan perlindungan sosial.

Secara umum, manajemen sumber daya manusia dapat dikelompokkan ke dalam empat pilar dasar manajemen sumber daya manusia yang perlu dipertimbangkan ketika anda memulai usaha ramah lingkungan yaitu: perencanaan, perekrutan, memotivasi/memberi penghargaan, dan pengembangan. Ketika menyusun strategi sumber daya manusia anda, ingatlah selalu untuk fokus pada tujuan jangka panjang.

Latihan 6.1: Pekerjaan yang Layak

Dalam rangka untuk memenuhi prinsip-prinsip pekerjaan yang layak dalam usahasaya, saya akan mengambil langkah-langkah berikut:

 

…………………………………………………………………………………………………..

6.2         Perencanaan: Karyawan Seperti Apa Yang Anda Perlukan?

Sebelum anda mempekerjakan pegawaianda perlu memutuskan ketrampilan apa yang diperlukan dalam usaha anda , berdasarkan hal itu kemudian putuskan orang seperti apa yang anda cari. Ide usaha dan produk anda akan membantu anda untuk memutuskan ketrampilan apa yang di butuhkan dari pegawaianda. Sebagai contoh, sebuah perusahaan manufaktur akan selalu membutuhkan pekerja bagian produksi untuk produk anda. Sebuah operator layanan jasa mungkin memerlukan karyawan untuk melakukan pelayanan.Semua usaha perlu memiliki manajemen dan dukungan tugas yang dilakukan untuk memungkinkan operasi usaha dapat berjalan lancar seperti administrasi umum.

Ingatlah untuk berpikir tentang pemasaran dan penjualan. Siapa yang akan bertanggung jawab untuk promosi usaha dan siapa yang akan menjual produk atau jasa? Semua usaha memerlukan penjualan yang aktif.

Ikutitujuh langkah dibawah ini untuk menentukan pegawai seperti apa yang anda perlukan dalam usahaanda:

1) Buatlah daftar tugas-tugas yang harus dilakukan dalam usaha. Kelompokantugas-tugas yang sejenis.

2) Tentukan tugas-tugas mana saja yang anda tidak bisa lakukan karena anda tidak akan memiliki waktu atau ketrampilan untuk melakukannya sendiri.

3) Tentukan pengetahuan, ketrampilan, pengalaman, perilaku apa sajadan persyaratan lain yang anda butuhkan dari seorang pegawai untuk tugas-tugas ini.

4) Tentukan berapa banyak karyawan yang dibutuhkan untuk melakukan tugas masing-masing.Hal ini akan sangat tergantung pada volume usaha yang anda antisipasi dan waktu yang diperlukan melakukan berbagai tugas.

5) Beberapa tugas dapat dilakukan oleh satu orang atau secara berkelompok. Kelompokkan tugas ke sebuah posisi.Untuk semua posisi yang anda butuhkan untuk usahaanda, kembangkan deskripsi pekerjaan,deskripsikan tugas, tanggung jawab dan jabatannya.Produktivitas usaha anda, akan sangat tergantung pada orang yang anda pekerjakan. Oleh sebab itus angat penting untuk merekrut orang yang tepat, memotivasi dan mengelola mereka untuk berkontribusi secara efektif untuk keberhasilan usahaanda. Ketika anda memutuskan untuk mempekerjakan pegawai, penting untuk menggambarkan dengan tepat apa jenis ketrampilan yang diperlukan. Anda juga akan perlu memutuskan apakah tugas membutuhkan karyawan waktu penuh atau paruh waktu, karyawan yang trampil atau tidak trampil. Karyawan yang tidak terampil mungkin tidak cocok untuk beberapa pekerjaan, tetapi pekerjaan lainnya mungkin memerlukan pegawai dengan kompetensi khusus dan pengalaman.Beberapa tugas dapat ditangani oleh pemilik, sebagian oleh karyawan dan beberapa oleh konsultan luar.

6) Kembangkan spesifikasi pekerjaan untuk setiap posisi dengan menggambarkan kualifikasi, ketrampilan, kompetensi, dan sikap yang diperlukan untuk melakukan tugas-tugas secara efektif. Selain itu, juga termasuk gaji setiap pekerjaan.Seorang pemula tanpa pengalaman dapat mulai dengan upah minimum, tetapi jika anda membutuhkan orang yang sangat trampil dalam usahaanda, anda perlu untuk menyelidiki pasaran gaji (sebagai contoh, lihat www.gajimu.com)Namun, ketika anda mempertimbangkangaji,anda, perlu ingat bahwa anda ingin menarik orang-orang yang mungkin terbaik untuk usahaanda dan bagi perusahaan baru yang kecil, hal ini tidaklah mudah.Oleh karena itu anda dapat mempertimbangkan menawarkan gaji yang sedikit lebih tinggi atau fasilitas lainnya kepada karyawan anda.

7) Pilihlah melalui media apa anda akan menemukan/merekrut karyawan potensial anda. Pilihannya dapat melalui Disnaker setempat (Dinas), langsung di sekolah dan universitas, melalui iklan di surat kabar atau rekrutmen secaraonline, dari jaringan  anda sendiri (mantan teman kerja, teman, keluarga, masyarakat dll).

Sebelum merekrut, perhatikan anggaran dan rencana jangka panjang anda dengan hati-hati.Pada awalnya anda sebaiknya hanya mempekerjakan orang-orang untuk tugas-tugas penting yang tidak dapat anda lakukan sendiri.Perlu diingat bahwa anda bertanggung jawab untuk semua karyawan anda.Anda harus membayar gaji mereka setiap bulan, membayar pajak untuk setiap karyawan dan jaminan sosial mereka.Biaya ini dapat dengan mudah dapat memakan anggaran usaha kecil yang baru anda mulai dan anda tidak ingin jika suatu hari harus memecat karyawan anda dalam waktu yang singkat atau menunda pembayaran gaji mereka.

Karena perusahaan kecil sering tidak dapat memberikan seperti apa yang telah diberikan oleh perusahaan-perusahaan telah berdiri sebelumnya maka tawarkan tunjangan, kebanggaan daripada gajii yang besar salah satu cara untuk menarik orang-orang yang bagus adalah dengan memberi mereka sebuah visi jangka panjang untuk tumbuh bersama-sama.

Contoh: Loebis Jeans Bag

Meskipun Ibu Riza dan Bapak Mahmudin memiliki mimpi besar, mereka ingin memulai usaha mereka dari kecil untuk menjaga semua biaya dan dana awal serendah mungkin. Bagi mereka, waktu pemasaran sangat penting. Jika mereka menunda memulai usaha mereka, hanya karena kurangnya dana awal, mereka percaya pihak lainnya akan dengan cepat memanfaatkan potensi membuat produk seperti tas dari jeans bekas dan sisa kain lainnya. Terutama di saat ini, ada tren usaha perbaikan(permak) celana jeans dan pakaian yang tersebar di seluruh Surabaya.Usaha perbaikan(permak) jeans utamanya melayani orang-orang yang membeli jeans baru tetapi perlu untuk mengubah ukuran atau ingin menambahkan fitur fashionyang khusus.

Karena itu, Ibu Riza dan Bapak Mahmudin memutuskan untuk melakukan hampir seluruh tugas dari usaha mereka sendiri, dengan kemungkinan untuk mempekerjakan pekerja ketika usahasudah tumbuh. Namun, untuk produksi tas mereka mempekerjakan pekerja lepas. Pekerja ini yang melakukan proses produksi utama seperti mencuci limbah jeans, menjelujur, dan menjahit.

Mereka juga merencanakan bahwa setelah satu tahun memulai usaha mereka, mereka akan mendaftarkan pekerja tetapnya ke Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK)

Mereka telah mengetahui staff apa saja yang mereka perlukan dan berapa gaji mereka setiap bulannya, Ibu Riza dan Bapak Mahmudin telah mengisi bagian staff di rencana usaha mereka seperti yang bisa dilihat di bawah ini.

Tugas

Kemampuan/ketrampilan dan pengalaman yang dibutuhkan

Dilakukan oleh

Gaji

Kontribusi Lain

Mengelola usaha dan produksi

Manajemen Usaha

Mahmudin

Rp. 1,500,000/

Bulan

JAMSOSTEK

Penjualan dan Pemasaran

Pembukuan

Desainfashion

Penjualan dan Pemasaran

Riza Noerinda

Rp. 1,500,000/

Bulan

JAMSOSTEK

Pencucian

 

Pekerja Lepas

Rp. 30,000/hari

Untuk dipekerjakan sebagai pekerja tetap dan didaftarkan keJAMSOSTEK

Penjahitan

Menjahit

Pekerja Lepas

Rp. 12,500/tas

Untuk dipekerjakan sebagai pekerja tetap dan didaftarkan keJAMSOSTEK

Total pekerja tetap

2

 

Total pekerja lepas

2

 

Total estimasi biaya pekerja per bulan

Rp. 5,000,000

 

 

Contoh: Ndopart Vector Design

Tugas

Kemampuan dan Pengalaman yang Dibutuhkan

Dilakukan oleh

Gaji per Bulan

Desainer Vektor

Desain dan Komunikasi

Bapak Ali

Desainer 1 tetap

 

Rp. 7,000,000

 

Desainer Line Art

Desain dan Komunikasi

Desainer 2 tetap

Rp. 1,500,000

Desainer Kartun

Desain dan Komunikasi

Desainer 3 tetap

Rp. 1,500,000

Administrasi

Akuntansi

Tetap

Rp. 1,250,000

Total pekerja tetap

 

4

 

Total pekerja lepas

 

-

 

Total estimasi biaya pekerja per bulan

 

 

Rp. 11,250,000

 

Latihan : 6.2.A: Tugas-tugas yang Dibutuhkan UsahaSaya

Daftar tugas diusaha saya (Langkah 1)

Beri tandaüpada tugas yang perlu dilakukan oleh orang lain (Langkah 2)

1

 

 

2

 

 

3

 

 

4

 

 

5

 

 

6

 

 

Lanjutkan….

 

 

 

Latihan : 6.2.B: Pengetahuan, Ketrampilan dan Pengalaman yang Diperlukan

Untuk tiap tugas di atas, harap tunjukkan pengetahuan (diperoleh dari sekolah), ketrampilan (diperoleh dari pengalaman), dan sikap yang anda butuhkan.

Saya ingin orang lain melakukan tugas ini (tuliskan pekerjaan dari Langkah 2)

Deskripsi Posisi (Langkah 3)

Pengetahuan yang diperlukan

Ketrampilan yang diperlukan

Sikap yang diperlukan

 

 

 

 

 

 

 

 

Jumlah orang yang saya butuhkan untuk melakukan tugas tersebut (Langkah 4)

 

Harap pertimbangkan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas dan memenuhi volume usaha yang diharapkan.

 

 

Latihan : 6.2.C: Menuliskan Deskripsi Pekerjaan (langkah 5)

Buatlah sebuah deskripsi pekerjaan yang rinci (POSISI) untuk masing-masing orang yang anda rencanakan untuk mengerjakan berbagai tugas:

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………..

Daftar tugas-tugas:

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

Tanggungjawab:

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

Spesifikasi Pekerjaan: (Langkah 6)

Pengalaman:

Kualifikasi:

Ketrampilan:

Sikap:

Tipe pekerjaan (pekerja tetap/paruh waktu/pekerja lepas/magang):

Gaji:

6.3. Perekrutan

Sebelum perekrutan, pertimbangkan biaya yang terkait dengan pegawai yang anda rencanakan direkrut untuk usahaanda. Biaya pegawaianda akan mencakup gaji bulanan yang anda akan bayarkan kepada karyawan (gaji 12 bulan+ bonus untuk Lebaran/Natal, setara dengan 1-2 kali gaji bulanan tambahan), tunjangan transportasi, penyediaan, pembayaran kewajiban lain sesuai undang-undang seperti asuransi, kesehatan, tunjangan, dan pajak.

Ketika anda siap untuk merekrut anda akan perlu untuk memilih orang-orang yang tepat secara langsung dengan mengidentifikasi kandidat atau mengiklankan untuk pekerjaan itu. Pastikan bahwa anda tidak merekrut orang di bawah usia 18 tahun, kecuali untuk tujuan program pendidikan, seperti magang anda diperkenankan merekrut orang usia 16-18 tahun. Jika anda ingin agar anak anda terlibat dalam usaha, mereka harus berumur lebih dari 15 tahun, dan pekerjaan tidak harus membatasi mereka dalam mengembangkan bakat, mental, dan potensi fisikmereka. Pekerja di bawah 18 tahun tidak dapat dipekerjakan di shift malam (antara pukul 23.00 WIB sampai 07.00 WIB) – untuk jelasnya lihat Undang-Undang Nomor 13/2013 tentang Ketenagakerjaan bagian Perlindungan, Upah, dan Kelayakan Kerja.

Anda bisa beriklan melalui Dinas Tenaga Kerja lokal di kabupaten anda, atau jika anda memerlukan setidaknya lulusan SMA, anda dapat beriklan secara langsung di layanan sekolah-sekolah dan universitas secara gratis.Anda juga dapat mempublikasikan lowongan pekerjaan melalui komunitas anda, yang dapat memberikan anda rekomendasi untuk calon yang memiliki potensi.Anda dapat beriklan di situs web anda sendiri dan atau media perekrutan lain (misalnya JobStreet).Dalam menjangkau generasi muda, jadilah kreatif, jangkau mereka di mana mereka berada, misalnya melalui jaringan sosial yang profesional (misalnya Linkedin), atau media sosial online seperti facebook, twitter, path, instagram, dan lain-lain.Jika Anda mencari ketrampilan khusus seperti desain, seni, anda juga dapat menelusuri melalui media sosial khusus seperti “deviantART” untuk desainer.

Selain pendidikan,pengalaman bekerja sebelumnya dan kompetensi, anda juga perlu mempertimbangkan soft skill seperti sikap dan komitmen dalam proses seleksi anda. Wawancarai pelamar yang memenuhi kualifikasi rajin dan pilih orang terbaik.Anda juga mungkin menawarkan masa percobaan kerja selama seminggu atau sebulan untuk benar-benar melihat kinerja seseorang dalam bekerja.

Pegawai yang anda pekerjakan mungkin juga adalah anggota keluarga anda. Meskipun hal ini adalah umum, anda perlu mempertimbangkan kemungkinan konflik di tempat kerja karena  kinerja,sikap atau harapan dari anggota keluarga yang bekerja untuk anda. Penting di ingat bahwa anggota keluarga anda yang anda pekerjakan memang memiliki ketrampilan yang dibutuhkan dan tidak dipekerjakan hanya karena mereka adalah keluarga. Anggota keluarga anda yang bekerja dalam usahaanda harus bekerja di bawah kondisi yang sama seperti karyawan yang lainnya yang bukan non-keluarga.

Anda harus memberikan kontrak tertulis, terutama untuk perusahaan yang mempekerjakan setidaknya 10 orang, kontrak tertulis adalah wajib. Buatlah kontrak tertulis untuk seluruh karyawan yang anda rekrut dan kontrak tertulis tersebut harus mematuhi undang-undang dan peraturan ketenaga kerjaan.Hal ini penting untuk perlindungan hukum anda dan karyawan anda. Pada saat memulai, karyawan anda akan memerlukan program induksi (pengenalan perusahaan) dan pelatihan awal yang akan membantu mereka secara efektif dapat melakukan tanggung jawab mereka dan mengintegrasikan ke dalam usaha, kelompok dan budaya kerja.

UU Nomor 7/1981 tentang Tanggung Jawab Pelaporan Ketenagakerjaan menyatakan bahwa 30 (tiga puluh) hari sejak pendirian, usaha harus melaporkan situasi kerja perusahaan, yang meliputi nama identitas perusahaan, hubungan ketenagakerjaan, perlindungan pekerja dan peluang. Sebuah perusahaan juga memiliki kewajiban untuk menginformasikan ke dinas tenaga kerja setempat jika situasi berubah. Sebagai bagian dari perlindungan pekerja, selain tanggung jawab perusahaan untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman, anda juga perlu untuk melindungi mereka dengan jaminan sosial, seperti Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja), sebagai pengusaha, anda akan diharapkan untuk dapat memberikan kontribusi bulanan untuk memungkinkan karyawan anda memiliki akses tunjangan kesehatan hingga pensiun.

 

Latihan 6.3: Bagaimana Rencana Saya dalam merekrut pegawai Saya ?

 

Saya akan merekrut ……………..pekerjawaktu penuh/paruh waktudan mengiklankan posisi ini melalui ……………..

 

Latihan 6.4: Dengan Media Apa Perekrutan akan dilakukan?

 

Saya akan mencari kandidat potensial melalui media sebagai berikut:

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………..

Latihan 6.5: Langkah-Langkah Proses Rekrutmen

Proses rekrutmen akan meliputi beberapa tahapan sebagai berikut:

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………..

6.3. Motivasi dan Penghargaan

Memulai usaha merupakan tantangan bagi anda dan bagi karyawan yang anda rekrut. Sangatlah penting bagi anda untuk mengembangkan sistem komunikasi yang baik dalam perusahaan anda.Misalnya, anda dapat mengalokasikan waktu 10 menit setiap hari untuk membahas rencana hari ini dan berbagi tantangan dan perkembangan yang dialami setiap hari oleh karyawan dan anda. Sebuah komunikasi yang baik akan membantu karyawan untuk tetap bekerja di perusahaan anda, merasa nyaman, dan bekerja dengan baik karena mereka tidak sendirian ketika menghadapi tantangan usaha yang baru. Saling pengertian satu sama lain dalam hal ini adalah penting. Ketika merencanakan usahaanda, anda dapat memutuskan apa budaya organisasi yang anda ingin perkenalkan dan bagaimana anda merealisasikan kondisi layak kerja. Sebagian besar hal ini mungkin juga tergantung pada kepribadian anda, namun perlu diingat bahwa memperlakukan karyawan anda dengan hormat dan menghargai adalah penting. anda harus memastikan bahwa anda telah memperoleh ketrampilan komunikasi yang tepat sebelum anda memulai usaha.

                Penghargaan terhadap karyawan anda merupakan faktor kunci utama. Memberi penghargaan tidak hanya mengacu pada hadiah uang, tapi apresiasi dari apa yang mereka lakukan juga penting. Hal ini selalu harus dikaitkan dengan kinerja yang mereka lakukan misalnya penghargaan atas ide-ide kreatif, layanan pelanggan khususdan lain-lain.Anda dapat melakukannya dalam bentuk catatan tertulis berupa apresiasi dari atasan/supervisor, kata-kata penghargaan dari pengawas, undangan untuk pelatihan khusus atau kegiatan perusahaan, promosi,atau dalam jangka panjang berupa saham perusahaan dan masih banyak lagi. Anda harus kreatif.

Sebagai contoh, untuk meningkatkan motivasi dan moral karyawan anda mungkin:

  • Memberi sebuah cuti tahunan.
  • Memberi tunjangan kinerja.
  • Memberi pelatihan untuk karyawan.
  • Aktivitas-aktivitas pengembangan tim, aktivitas di luar ruang.
  • Memberi tunjangan untuk pekerja yang sudah lama bekerja di perusahaan anda.

 

Ketika merancang sistem pemberian penghargaan, anda perlu menetapkan standar, untuk menghindari rasa pilih kasih. Jika salah satu pegawai telah memenuhi kriteria tertentu dari sistem penghargaan sepertimembuat perbedaan positif bagi perusahaandengan menciptakan metode untuk menghemat energi, air, material dan waktu, mereka akan diberi penghargaan. Penting diingat bahwa setiap orang dari pegawaianda berhak menerima penghargaan selama mereka memenuhi kriteria.

Pemberian penghargaan adalah salah satu carauntuk memotivasi karyawan, tetapi ada hal lain. Di sebuah perusahaan kecil (tetapi juga di sebuah perusahaan besar) adalah penting bagi pemilik dan semua karyawan untuk berbagi visi yang sama. Berbagi visi yang sama bahkan mimpi yang sama tentang masa depan perusahaan dapat menjadi sumber motivasi yang besar bagi karyawan. Berikan karyawan rasa bahwa mereka adalah bagian dari usaha dan akan menjadi bagian dari masa depan yang hanya akan dapat dicapai jika semua orang di perusahaan bekerja sama dalam arah yang sama. Semangat tim harus di junjung tinggi, terutama, dalam usaha kecil. Anda harus menyadari bahwa jika salah satu karyawan anda keluar, anda mungkin dapat kehilangan seperempat atau sepertiga dari tenaga kerja anda sekaligus.

Latihan 6.6: Bagaimana Memotivasi Pegawai Saya?

Ide saya tentang bagaimana untuk memotivasi dan menghargai pegawai saya (gambarkan sistem yang akan anda gunakan):

…………………………………………………………………………………………………..

6.4. Mengembangkan Sumber Daya Manusia

Seperti disebutkan di awal, ketika berpikir tentang startegi sumber daya manusia, anda harus mengambil pendekatan jangka panjang dan prinsip pekerjaan yang layak. Ketika Anda merekrut pegawai, sebagian besar waktu anda tidak hanya merekrut karyawan untuk melakukan tugas tertentu, tapi anda berinvestasi dalam bentuk aset bagi perusahaan anda untuk masa depan. Karena anda ingin berinvestasi pada masa depan usaha, maka anda perlu mengembangkan tenaga kerja anda. Meskipun mungkin ada kemungkinan bahwa beberapa pegawaianda akan berpindah ke perusahaan lain, tetap kembangkanlah tenaga kerja anda dan beri mereka perspektif dalam usahaanda hal ini akan membuat mereka menjadi lebih berharga bagi perusahaan anda dan juga membuat perusahaan anda lebih berharga bagi mereka.

“Usahaanda akan tumbuh dengan orang-orang anda jadi biarkan orang-orang anda tumbuh dengan usahaanda”.

Selain memberi penghargaan dan promosi, anda harus menyediakan pelatihan yang berkelanjutan dan pendidikan kepada karyawan di semua tingkatan.Hal tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk pelatihan internal atau pelatihan eksternal seperti seminar, program universitas, praktek lokakarya, dan lain-lain yang ditawarkan oleh lembaga pendidikan eksternal.Selain itu, hal ini dapat berupapelatihan saat masa kerja dan di luar masa kerja.Pastikan bahwa semua langkah-langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia anda baik ditargetkan untuk kebutuhan mereka dan kebutuhan perusahaan anda. Menawarkan kesempatan bagi karyawan untuk meningkatkan ketrampilan mereka akan dianggap oleh karyawan anda sebagai salah satu cara apresiasi dan kepercayaan anda akan potensi mereka.

Latihan 6.7: Pengembangan Sumber Daya Manusia

Bagaimana saya merencanakan lebih jauh dalam melatih dan mendidik pegawai saya (tuliskan ide nyataanda):

…………………………………………………………………………………………………..

…………………………………………………………………………………………………..

…………………………………………………………………………………………………..

 

 

 

  • Carilah pegawai dengan ketrampilan ramah lingkungan yang kuat dan memiliki perhatian kepada lingkungan dan sosial.
  • Gunakan selalu prinsip-prinsip pekerjaan yang layak pada manajemen sumber daya manusia anda.
  • Berikan penghargaan bagi pegawai untuk inovasi pemikiran dan tindakan yang ramah lingkungan.
  • Terus memberikan kesempatan kepada pegawai anda untuk meningkatkan kapasitas dirinya dan pengembangan pribadi.
  • Secara berkelanjutan melatih pegawai anda ketrampilan dan praktek ramah lingkungan.

BAB 7
PENETAPAN BIAYA DAN HARGA DARI PRODUK DAN JASA

 

Tujuan dari bab ini adalah :

  1. Memberikan pemahaman tentang konsep penetapan biaya
  2. Memberikan pemahaman tentang bagaimana cara membedakan biaya
  3. Memberikan pemahaman tentang perbedaan antara biaya pada usaha manufaktur dan perdagangan
  4. Membantu anda untuk memahami bagaimana menghitung harga produk berdasarkan biayanya
  5. Membantu anda untuk menganalisa strategi penetapan harga dan menghitung titik impas (break even point)

7.1         Apa yang Dimaksud dengan Akuntansi Biaya atau Cara Penetapan Biaya

Setiap usaha memiliki biaya produksi.Biaya produksi adalah jumlah uang yang dihabiskan untuk membuat dan menjual produk-produk atau jasa.Penetapan biaya produksi adalah cara menghitung biaya total dari pembuatan atau penjualan produk, atau penyediaan layanan jasa.

Penetapan biaya produksi berguna untuk:

  • Mendapatkan gambaran atas biaya produksi yang dikeluarkan.
  • Menetapkan harga.
  • Mengurangi dan mengontrol biaya produksi.
  • Membuat keputusan yang lebih baik tentang usahaanda.
  • Merencanakan langkah usaha di masa depan.

7.2         Biaya Langsung & Tidak Langsung

Tiap usaha yang berbeda memiliki biaya produksi yang berbeda pula. Tapi semua jenis usaha terbagi atas dua elemen dasar biaya yaitu:

  • Biaya langsung.
  • Biaya tidak langsung.

 

Pemisahan dua elemen dasar biaya tersebut menjelaskan bagaimana keterkaitan suatu biaya terhadap produksi barang atau jasa.

 

Biaya langsung adalah semua biaya yang secara langsung terkait dengan unit suatu produk barang atau jasa dari usaha yang anda buat. Ada dua jenis biaya langsung:

  • Biaya bahan baku langsung dan
  • Biaya tenaga kerja langsung.

 

 

 

 

Gambar 7.1: Elemen-elemen Biaya

 

Biaya

Material

Langsung

 

 

 

Total

Biaya

Biaya Langsung

Biaya Tidak

Langsung

Biaya

Tenaga Kerja

Langsung

Biaya

Tidak

Langsung

 

 

 

 

 

 

Biaya bahan baku langsung adalah sejumlah biaya pada usahaanda yang dihabiskan untuk komponen dan materialyang menjadi bagian atau terkait secara langsung dengan produk atau jasa yang anda buat atau jual. Bagi pengecer atau pedagang grosir, biaya pembelian barang untuk dijual kembali adalah biaya bahan baku langsung.

Untuk dapat dihitung sebagai biaya bahan bakulangsung, jumlah bahan baku haruslah sesuatu yang dapat dikalkulasi/dihitung, dan penetapan biaya bahan baku harus cukup besar sebagai bilangan/angka penambah atas jumlah yang sebenarnya dari total biaya bahan baku langsung.

Biaya tenaga kerja langsung adalah sejumlah biayayang dihabiskan untuk upah, gaji dan tunjangan bagi orang-orang yang terlibat secara langsung dalam memproduksi suatu barang atau jasa. Biaya yang dikeluarkan untuk membuat produk harus dapat dihitung dan biaya tenaga kerja langsung harus cukup besar sebagai bilangan/angka penambah atas jumlah yang sebenarnya dari total biaya tenaga kerja langsung.

Biaya tidak langsung merupakan semua biaya lain yang diperlukan untuk menjalankan usaha yang tidak secara langsung dapat ditentukan. Biaya-biaya tersebut dapat menjadi biaya variabel atau biaya tetap yang meliputi:

  • Bahan baku tidak langsung
  • Tenaga kerja tidak langsung
  • Pemeliharaan dan Perbaikan
  • Pasokan.
  • Penggunaan peralatan/perelngkapan (utilitas).
  • Beban variabel lain.
  • Upah dan Gaj.
  • Kepemilikan (Sewa).
  • Penyusutan (Depresiasi).
  • Beban tetap lainnya.

 

Biasanya biaya tidak langsung tidak terkait secara langsung dengan satu jenis produk atau layanan jasa tertentu. Sebagai contoh: sewa, utilitas, gaji (orang yang tidak terlibat langsung dalam produksi), perlengkapan/konsumsi, transportasi, iklan atau promosi, bunga dan depresiasi[8] yang kesemua contoh variabel biaya tersebut terlibat dalam suatuusaha secara keseluruhan dan tidak dapat dipilah-pilah pada jenis usaha yang menghasilkan produk tertentu.

7.3               Biaya Tetap dan Biaya Variabel

Cara lain untuk membedakan biaya produksi adalah melalui konsep biaya tetap dan biaya variabel. Perbedaan ini mengacu pada perubahan biaya dari waktu ke waktu. Biaya tetap cenderung tidak berubah dari waktu ke waktu (biaya hangus) dan tidak berpengaruh terhadap jumlah hasil (output) produksi yang bertambah ataupun berkurang.

Contoh umum biaya tetap misalnya biaya sewa, bangunan, mesin, dan lain-lain.

Sementara itu, biaya variabel adalah biaya yang besarnya bervariasi terhadap hasil. Jika diamati maka akan nampak bahwa biaya variabel relatif akan cenderung meningkat terhadap kegiatan usaha. Terdapat juga biaya yang terdiri dari komponen biaya variabel dan komponen biaya tetap yang disebut dengan biaya campuran.

Gambar 7.2: Grafik Biaya total sebagai fungsi dari biaya variabel dan biaya tetap

 

7.4               Perbedaan Antara Biaya Variabel vs. Biaya Langsung dan Biaya Tetap vs Biaya Tidak Langsung

Sekilas mungkin nampak agak membingungkan, mengapa terdapat dua cara dalam membedakan biaya usaha, tetapi jika dilihat dari bagaimana cara anda melakukan analisa biaya, maka kedua cara pembedaanbiaya diatas adalah hal yang masuk akal. Anda harus ingat bahwa biaya tetap tidak sepenuhnya sama dengan biaya tidak langsung dan biaya variabel tidak sepenuhnya sama dengan biaya langsung.

Berikut adalah beberapa contoh:

Biaya langsung dapat menjadi biaya variabel:

Sebagai contoh: Jika anda harus mendapatkan 4 ban untuk merakit 1 mobil ini akan menjadi biaya langsung. Jumlah ban yang diperoleh untuk setiap produk mobil baru akanrelatif meningkat terhadap output. Oleh karena itu, ban merepresentasikan biaya langsung dan biaya variabel.

 

Biaya langsung dapat menjadi biaya tetap

Sebagai contoh: Gaji para pekerja yang memproduksi produk usaha anda merupakan biaya langsung, karena anda dapat menghitung waktu kerja dan biaya secara langsung untuk setiap unit yang diproduksi. Namun, karena anda mempekerjakan para pekerja secara permanen dengan gaji tetap, maka gaji mereka akanditetapkan sebagai biaya tetap.

Biaya tidak langsung dapat menjadi biaya tetap.

Sebagai contoh: Sewa yang anda bayar untuk bangunan pabrik merupakan biaya tidak langsung, karena tidak dapat dikaitkan dengan unit barang yang diproduksi. Dan bangunan pabrik juga merupakan biaya tetap, karena konstan dan tidak bergantungterhadap hasil usaha (output).

Biaya tidak langsung dapat menjadi biaya variabel:

Sebagai contoh: Listrik yang digunakan untuk menjalankan mesin produksi adalah biaya bahan bakutidak langsung karena tidak bisa langsung dikaitkan dengan satu unit barang yang diproduksi, tapi karena listrik akan meningkat dengan penggunaan yangsemakin lama dari mesin dan output yang lebih, maka biaya listrik ditetapkan sebagai biaya variabel.

Anda dapat menggunakan metode perhitungan biaya yang berbeda-beda tergantung dari apa tujuan usaha dan bagaimana analisanya. Apapun metode yang akhirnya akan dipakai, makaanda akan menggunakan dan akrab dengan biaya tetap dan variabel atau biaya langsung dan tidak langsung.

7.5               Biaya Produksi Barang dan Jasa

Anda dapat menghitung berapa biaya produksibarang atau jasa melalui biaya langsung dan biaya tidak langsung dan atau juga melalui biaya tetap dan biaya variabel. Dalam ModulPelatihan ini, anda akan belajar bagaimana melakukan perhitungan biaya langsung dan tidak langsung untuk menentukan biaya baranganda.

Jika usaha anda adalah sebuah perusahaan manufaktur, maka perlu membeli bahan baku dan juga merekrut orang untuk membuat produk anda. Hal tersebut mengisyaratkan bahwa manufaktur memiliki beban biaya langsung untuk pembelian bahan baku dan tenaga kerja langsung. Selain itu, usaha anda juga memiliki biaya tidak langsung, seperti biaya sewa tempat bengkel (workshop), asuransi untuk bengkel, gaji karyawan administrasi, dan biaya lainnya yang sulit untuk dihitung berdasarkan jumlah unit dari barang.

Para pengecer dan grosir tidak memiliki karyawan yang bekerja secara langsung dalam pembuatan produk, sehingga mereka tidak menanggung biaya tenaga kerja langsung. Untuk pengecer dan grosir, semua gaji dan upah adalah biaya tidak langsung.

Anda harus benar-benar memahami elemen yang berbeda dari biaya-biaya yang timbul agar dapat menghitung biaya total untuk setiap produk atau layanan jasa usaha yang anda buat atau jual.

7.6               Cara Menetapkan Biaya dan Harga Produk atau Jasa

Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk menetapkan harga. Aturan dasar yang perlu untuk selalu diingat dalam penetapan harga:

  • Semua harga harus bisa menutup biaya produksi dan ditambah keuntungan.
  • Cara yang paling efektif untuk menurunkan harga adalah dengan menekan biaya produksi.
  • Mengulas harga sesering mungkin untuk memastikan bahwa harga-harga tersebut telah benar-benar mencerminkan dinamika biaya, permintaan pasar, respon terhadap kompetisi, dan pencapaian tujuan keuntungan.
  • Harga harus ditetapkan untuk menjamin penjualan.

 

Untuk memenuhi aturan dasar yang pertama, anda akan belajar bagaimana menghitung biaya produksi dan menetapkan harga dalam lima langkah dasar penetapan biaya. Metode penetapan harga ini disebut Metode Cost-Plus Pricing. Dalam metode sederhana berikut ini, anda akan menghitung biaya keseluruhan untuk memproduksi barang menggunakan biaya langsung dan tidak langsung serta menambahkan pendapatan laba/keuntungan untuk menghitung harga akhir produk.

Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:

H = BL + BTL + M

H                                             = Harga

BL                                           = Biaya langsung per unit produk

BTL                                         = Biaya tidak langsung yang dialokasikan per unit produk

M                                            = Marjin keuntungan (ditunjukkan dalam jumlah absolut atau persentase)

Langkah 1: Perkiraan total produksi dan volume penjualan masing-masing produk per bulan

Untuk memperkirakan total volume penjualan produk yang diharapkan per bulan, anda harus memperkirakan berapa jumlah maksimum pelanggan yang mungkin akanmembeli produk anda. Kemudian perkirakan juga berapa banyak jenis produk/jasa yang inginanda jual kepada para pelanggan dalam waktu satu bulan.

Memang sulit melakukan estimasi/perkiraan ini bahkan sebelum anda mulai berproduksi sehingga angka yang nantinya akan muncul adalah merupakan angka yang mendekati karena anda tidak akan pernah bisa memastikan bahwa semua angka rencana target penjualan kepada konsumen adalah angka yang benar dan tepat dari awal. Gunakanlah hasil dari riset pasar. Namun, setelah beberapa bulan, anda akan memiliki data penjualan yang bisa digunakan sebagai dasar untuk membuat estimasi yang lebih tepat dan anda dapat merevisi perhitungan anda.

Contoh: Perkiraan Penjualan Bulanan untuk 1 Bulan – Loebis Jeans Bags

Setiap bulan Loebis dapat menghasilkan 90 unit tas celana jeans.

Langkah 2: Menghitung biaya langsung (BLL)

Seperti dijelaskan di atas, biaya langsung adalah biaya yang secara langsung terkait dengan unit yang diproduksi dan meliputi biaya bahan bakulangsung dan tenaga kerja langsung.

Langkah 2.1: Menghitung biaya bahan langsung

Menghitung biaya semua bahanbaku:

  • Yang menjadi bagian dari, atau terkait langsung dengan produk barang atau jasa
  • Yang mudah untuk dihitung dan memiliki biaya yang cukup besar untuk dihitung

 

1. Bahan mentah

Pada kolom 1 Formulir Penetapan Biaya Bahan Baku tuliskan beberapa bahan baku yang berbeda yang menjadi bagian dari produk atau jasa.Untuk produk tas celana jeans bekas, bahan bakunya meliputilimbah jins, benang, dan bahan lainnya.

2. Satuan pengukuran

Pada kolom 2, tuliskan unit pengukuran dari masing-masing bahan baku misalnya : meter, liter, kg dan lain-lain.

3. Jumlah per item

Pada kolom 3, tuliskan berapa banyak kebutuhan dari masing-masing bahan baku yang digunakan untuk membuat satu unit produk.

4. Biaya per unit bahan baku

Pada kolom 4, tuliskan hargaper unit satuan dari setiap bahanbaku yang dibutuhkan.

5. Biaya per item diproduksi

Pada kolom 5, tuliskan masing-masing biaya bahan baku yang dibutuhkan untuk menghasilkan 1 item dari produk anda.

Untuk menghitung biaya , kalikan harga pembelian per unit bahan baku (kolom 4) dengan kuantitas/jumlah yang dibutuhkan untuk satu produk (kolom 3).

Contoh: Biaya Bahan Loebis Jeans Bag

Kolom 1

Kolom 2

Kolom3

Kolom 4

Kolom 5

Biaya Bahan Baku Langsung

Unit

Jumlah

Harga/Unit

Sub-Total

Bahan baku

       

- Jeans yang Dibuang

meter

0.75

Rp. 20,000

Rp. 15,000

- Lapisan Kain

meter

0.75

Rp. 15,000

Rp. 11,250

Total

Rp. 26,250

 

Langkah 2.2: Menghitung biaya tenaga kerja langsung

Biaya tenaga kerja langsung adalah semua upah, gaji dan tunjangan bagi karyawan yang bekerja dan terlibat secara langsung dalam memproduksi suatu produk atau jasa.

Usahaapapun perlu mengetahuibeban biaya tenaga kerja.Untuk membantu menghitung berapa besarnya biaya tenaga kerja usahaanda, anda dapat menggunakan Formulir Biaya Tenaga Kerja dalam Rencana Usaha (business plan).Anda hanya memerlukan satu Formulir Biaya Tenaga Kerja untuk seluruh perencanaan usaha.Berikut adalah contoh isian formulir biaya tenaga kerja dari sebuah usaha Tas Jeans .

 

Contoh: Loebis Jeans Bag

 

     

Biaya Tenaga Kerja Langsung (Rp.)

Biaya Tenaga Kerja Tak Langsung (Rp.)

1

2

3

4

5

6

7

Karyawan

Total Jam Kerja per Bulan

Total Gaji Bulanan

Jam Produksi per Bulan

Gaji untuk Waktu Produksi

Jam bukan Produksi per Bulan

Gaji untuk Waktu Bukan Produksi

Riza

160

1.500.000

80

750,000

80

750,000

Mahmoedin

160

1.500.000

0

-

160

1,500,000

Jahitan + Tisikan

100

1.125.000

100

1,125,000

0

-

Pencucian

100

600.000

100

600,000

0

-

 

Total

280

2,475,000

240

2,250,000

 

 

1. Nama setiap orang yang bekerja dalam usaha

2. Jumlah jam kerja tiap orang dalam usaha per periode waktu

3. Berapa upah/gaji setiap orang per periode waktu

4. Berapa jam setiap orang bekerja dalam produksi per periode waktu

5. Berapa upah/gaji yang dibayarkan pada setiap orang untuk jam kerja yang mereka habiskan dalam produksi

6. Jumlah jam kerja setiap orang yang melakukan pekerjaan yang tidak terkait langsung dengan produksi.

7. Berapa upah/gaji setiap orang yang melakukan pekerjaan yang tidak terkait langsung dengan produksi.

Menghitung biaya tenaga kerja langsung per jam         

Gunakan bagian bawah dari Formulir Biaya Tenaga Kerja untuk menghitung biaya tenaga kerja per jam untuk usahaanda.

Contoh: Loebis Jeans Bag

Biaya tenaga kerja langsung untuk memproduksi Tas Jeans adalah:

 

 

 

Biaya tenaga kerja langsung per jam menunjukkan berapa besarnya biaya per jam yang dikeluarkanuntuk membayar karyawan yang bekerja secara langsung  dalam memproduksi barang.Anda memerlukan data ini sebagai dasar untukmenghitung biaya tenaga kerja langsung setiap produk barang/jasa pada usahaanda.

Jumlah jam kerja adalah jumlah total waktu yang dibutuhkan untuk membuat atau menghasilkan satu jenis barang atau layanan jasa. Waktu kerja setiap tenaga kerja pada produk atau layanan ditambahkan untuk mendapatkan jumlah total jam kerja.

Waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk memproduksi 1 tas diperoleh daritotal jumlah jam produksi per bulan/(perkiraan) produksi tas per bulan, yaitu :

= 280 / 90

= 3,1 jam

Sehingga dapat dikatakan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk membuat 1 unit tas jeans adalah 3,1 jam.

Biaya tenaga kerja langsung untuk 1 unit produk = biaya tenaga kerja langsung per jam x jam yang dibutuhkan untuk memproduksi 1 unit produk

= Rp. 8,839 x 3,1

= Rp. 27,500

Sehingga biaya tenaga kerja langsung untuk memproduksi 1 unit tas jeans adalahRp. 27.400,-.

Total Biaya Langsung

Kolom 1

Kolom 5

Biaya Bahan Baku Langsung

Rp. 26,250

Biaya Tenaga Kerja Langsung

Rp. 27,400

Total

Rp. 53,650

 

Langkah 3: Hitung biaya tidak langsung yang dialokasikan (BTL)

Anda kemudian harus menghitung biaya tidak langsung yang dialokasikan seperti sewa, asuransi,tenaga kerja tidak langsung, bangunan/gedung, peralatan, dan penyusutan-penyusutan.Semua biaya tersebut adalah biaya yang tidak berubah dan tidak terpengaruh oleh outputyang anda hasilkan.Tentukan total biaya-biaya tidak langsung ini dan selanjutnya dibagi dengan jumlah unit produk yang diproduksi untuk mendapatkan nilai/angka biaya tidak langsung yang dialokasikan untuk satu unit produk yang diproduksi.

 

Contoh:Loebis Jeans Bag

Kolom 1

Kolom 2

Kolom 3

    Kolom 4

Kolom 5

Jenis Biaya tidak langsung

Unit

Kuantitas

Harga/Unit

Sub-Total

Tenaga kerja tidak langsung

Bulan

1

Rp. 2,250,000

Rp. 2,250,000

Utilitas (listrik, air, gas)

Bulan

1

Rp. 250,000

Rp. 250,000

Transportasi

Perkiraan per Bulan

1

Rp. 50,000

Rp. 50,000

Pemasaran

Bulan

1

Rp. 450,000

Rp. 450,000

Pemeliharaan dan perbaikan

Bulan

1

Rp. 50,000

Rp. 50,000

Benang

Bulan

1

Rp. 50,000

Rp. 50,000

Depresiasi

Bulan

1

Rp. 50,000

Rp. 50,000

Total

Rp. 3,150,000

 

Alokasi biaya tidak langsung per unit = biaya tidak langsung total/(perkiraan) unit yang diproduksi (periode waktu yang sama).

Alokasi biaya tak langsung per unit = Rp. 3,150,000/90

Alokasi biaya tak langsung per unit = Rp. 35.000

 

Langkah 4: MenentukanLaba/Keuntungan

Setelah anda mengetahui biaya produksi setiap produk barang atau jasa, sekarang anda harus menentukan besarnya kenaikan marjin keuntungan yang diinginkan (M) yang akan menjadi keuntungan usaha anda jika produk dijual per item. Besarnya kenaikan nilai (keuntungan tersebut dapat ditetapkan dalam angka mutlak atau sebagai persentase dari biaya total, misalnya kenaikan sebesar 30%.

Contoh: Loebis Jeans Bag

Marjin Keuntungan = 30% dari biaya total unit

Langkah 5: Hitung harga akhir anda

Hitunglah harga pokok penjualan produk atau jasa usaha anda dengan memasukkan semua komponen biaya ke dalam rumus:

H = BL + BTL + M

Hasilnya akan menjadi harga barang per item produk yang didalamnya telah mencakup semua biaya produksi totalbeserta keuntungan yang anda inginkan.

Contoh:

H = 53.750 + 35.000 + M

H = (53.750 + 35.000) * 1,3

H = Rp. 115.375 per unit

Namun, ketika anda memilih/menentukan harga, metode perhitungan biaya-plus (cost-plus calculation) tersebut bukanlah satu-satunya cara yang perlu dipertimbangkan. Anda juga perlu mempertimbangkan:

  • Berapa banyak pelanggan yang bersedia membayar untuk membeli produk/jasa anda.
  • Berapa banyak pesaing untuk produk/layanan yang sama.
  • Apa strategi Pemasaran dan harga yang ingin anda ikuti. Untuk hal ini silakan melihat bab 4 tentang Rencana Pemasaran dan berkonsultasi dengan nara sumber dari luar tentang strategi penetapan harga.

 

Untuk memberi anda ide-ide baru, pertimbangkan skenario berikut:

- Jika biaya produksi + kenaikan (markup)hargajumlahnya melampaui daya beli konsumen, maka usahaanda tidak akan menghasilkan keuntungan apapun.

- Jika harga produk yang anda berlakukan melampaui harga produk sejenis dari pesaing anda, maka konsumen potensial anda akan lebih memilih untuk membeli produk dari pesaing anda, meskipun sebenarnya konsumen tersebut punya kemampuan untuk membeli produk anda.

Berapa banyak konsumen bersedia membeli produk atau layanan jasa anda juga tergantung pada bagaimana cara anda memasarkan barang atau layanan jasa anda kepada mereka.Jika anda dapat meyakinkan konsumen bahwa produk yang anda memiliki lebih berkualitas daripada produk sejenis dari pesaing anda, pelanggan bisa berpindah membeli produk anda.

 

Latihan 7.1-A: Menghitung biaya untuk satu produk

Sekarang lihatlahusahaanda dan lakukan identifikasi biaya produksi dari produk atau jasaanda

Nama produk atau jasa:

A. Biaya bahan baku langsung

Daftar bahan baku yang digunakan untuk membuat produk

Unit

Kuantitas/Jumlah yang dibutuhkan

Biaya per unit

Total

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B. Biaya tenaga kerja langsung

     

Biaya Tenaga Kerja Langsung (Rp.)

Biaya Tenaga Kerja Tidak Langsung (Rp.)

1

2

3

4

5

6

7

Karyawan

Total Jam Kerja per Bulan

Total Gaji Bulanan

Jam Produksi per Bulan

Gaji untuk Waktu Produksi

Jam bukan Produksi per Bulan

Gaji untuk Waktu Bukan Produksi

             
             
             
             
 

Total

       

 

Untuk memproduksi ………………….unit produk, usahasaya membutuhkan …………………. tenaga kerja langsung (Ikuti formula di atas).

TOTAL BIAYA LANGSUNG PER UNIT=  A + B (Hati-hati dengan unit bahan baku/tenaga kerja)

C. Biaya tidak langsung

Biaya tidak langsung

Unit(harian/mingguan/ bulanan)

Kuantitas

Biaya per unit

Total

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TOTAL BIAYA PER UNIT = BIAYA LANGSUNG PER UNIT + BIAYA TIDAK LANGSUNG YANG DIALOKASIKAN PER UNIT

Latihan 7.1-B: Menghitung biaya produk dengan menggunakan metode cost-plus pricing

Sekarang anda telah menentukan kenaikan (markup)yang akan merepresentasikan keuntungan anda per unit. Kenaikan dapat direpresentasikan dengan jumlah yang mutlak (seperti contoh Rp. 100.000,-) atau sebagai persentase dari total harga unit (seperti contoh 30%)

Ketika anda telah memutuskan berapa tingkat kenaikan keuntungan, masukkan angka dari Latihan 7.1-A bersamaan dengan tingkat kenaikan (markup)ke dalam rumus di bawah untuk menghitung harga jual.

Harga = Biaya Langsung + Biaya Tidak Lansung yang Dialokasikan + Tingkat Kenaikan (marjin keuntungan)

 

…………………………………………………………………………………………………..

Latihan 7.2: Strategi Penetapan Harga

Untukkesuksesan penjualan produk saya pada target pasar yang khusus, saya akan mempertimbangkan beberapa strategi penetapan harga (seperti contoh: penyaringan harga, penelusuran harga, dan lain-lain).

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

7.7               Bagaimana cara menghitung nilai kontribusi anda dengan harga satuan yang diberikan

Tentu anda ingin menjual suatu produk dengan harga yang telah dapat menutupi biaya produksi dan anda sendiri masih bisa mendapatkan keuntungan dari harga tersebut.Namun, ketika anda menjual produk di pasar yang sangat kompetitif makametode penetapan harga tidak selalu mungkin untuk diterapkan.Seperti disebutkan dalam Bab 4, harus dipertimbangkan juga berapa banyak konsumenanda yang bersedia membeli dan seberapa besar harga dari para pesaing anda. Asumsikan misalnya harga yang anda buat adalah harga yang bisa diterima oleh pasar.

Contoh: Loebis Jeans Bag

Terdapat pemasok lain yang produknya setara(fitur dan kualitas) dengan produk tas dari kain jeans bekas produk Loebis Jeans di suatu wilayah yang menawarkan produk dengan fitur yang sama dan kualitas yang sama pula dengan harga Rp 110.000,00 per unit. Anda ingin menawarkan harga yang lebih kompetitif dibandingkan harga dari pemasok lain dan memutuskan untuk menjual produk anda di harga Rp 100.000,00 per unit.

Biaya langsung Anda per unit produk adalah Rp 53.750,-.

Sekarang anda dapat menghitung margin kontribusi yaitu berapa kontribusi setiap produk yang dijual menutupi biaya total langsung.

Dengan rumus sebagai berikut:

MK = H – BL

MK         Margin kontribusi

H             Harga per unit

BL           Biaya Langsung per unit

MK = 100,000–53,750

MK = 46,350

Maka, margin kontribusi dari tas jins yang dijual adalah RP 46,350.

Latihan 7.3: Menghitung margin kontribusi dengan biaya tetap yang diberikan

Dalam bab 4, pada penelitian pasar, anda telah memperkirakan harga jual produk pesaing,daya beli konsumen dan juga telah memperkirakan harga jual produkanda.

Sekarang hitunglah margin kontribusi produk anda dengan menggunakan rumus:

MK = H – BL

 

…………………………………………………………………………………………………..

7.8               Analisa Titik Impas

Jika anda menganggap semua biaya total (langsung dan tidak langsung) dalam harga jual produk anda ini menghasilkan produk dengan harga jual yang mahal maka umumnya,anda perlu menetapkan harga dan membagi beban biaya ini kepada sebanyak-banyaknyajumlah penjualan unit untuk menutupi beban biaya tidak langsung yang ada. Untuk mengetahui berapa banyak unit yang harus terjual agar bisa memberikan keuntungan , makaanda perlu melakukan analisa titik impas.

Titik impas(Break Even Point/BEP) terjadi ketika total pendapatan penjualan = total biaya (langsung dan tidak langsung)

Cara melakukan perhitungan titik impas:

Langkah 1:Tentukan harga jual per unit anda:

Contoh: H = Rp. 100.000

Langkah 2:Tentukan biaya langsung per unit produk anda:

Contoh: BL = Rp. 53.650

Langkah 3: Hitung margin kontribusi (MK) dengan mengurangi biaya langsung per unit dari harga jual

Contoh: ingat MK = H – BL

MK = Rp.100.000 –Rp.53.650

MK = Rp.46.350

Langkah 4:Hitung total biaya tidak langsung usahaanda untuk jangka waktu tertentu, misalnya 1 bulan:

Contoh: biaya tidak langsung dalam 1 tahun Rp.3.150.000

Langkah 5:Hitung titik impas (break even point = BEP) melalui menghitung jumlah unit yang harus terjual dalam periode tertentu dengan membagi biaya total langsung dengan margin kontribusi setiap unit terjual:

Contoh:

BEP = Rp.3,150,000 / Rp.46350

BEP = 68 unit

Ini berarti bahwaanda harus menjual 68 unit tas jeans dalam 1 bulan agar usahaanda mencapai titik impas untuk menutup biaya produksi dan jika anda menjual tas jeans dengan harga Rp. 100.000 per unit.

Gambar 7.3 Contoh Analisis Titik Impas dalam kasus Loebis Jeans Bag

 

Sebagai kesimpulannya, analisis ini membantuanda untuk melihat apakah usahaanda cukup kompetitif di pasar.

Anda harus bertanya pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan berikut:

-          Apakah usahaini memiliki kapasitas/kemampuan dan potensi menjual sejumlah unit produk untuk mencapai titik impas?

-          Jika target minimal jumlah unit yang harus terjual tidak dapat dicapai, apa yang dapat dilakukan agar titik impas tetap bisa tercapai (misalnya: menetapkan harga yang lebih tinggi? Mengurangi biaya langsung ? Mengurangi biaya tidak langsung ?)

 

Secara umum, di pasar yang kompetitif, akan sulit menetapkan harga jual yang jauh lebih tinggi dari harga yang telah ditetapkan oleh pesaing untuk produk yang setara (harga pasaran) kecuali produk anda benar-benar berbeda dari produk kompetitor dari segi kualitas yang lebih baik atau fitur khusus. Pilihan terbaik adalah dengan menurunkan biaya produksi.Biaya langsung mungkin sulit diturunkan tanpa mengorbankan kualitas. Tapi, anda dapat melihat biaya tidak langsung dan melihat di mana terdapat potensi untuk dilakukan pengurangan biaya, misalnya dengan pertimbangan langkah-langkah ramah lingkungan yang pertama, yaitu  menghemat energi, air, penggunaan kembali bahan baku, daur ulang, juga mempekerjakan pegawai yang lebih sedikit, menyewa tempat yang lebih murah atau bahkan bekerja dari rumah, menyewa peralatan dll.

Latihan 7.3: Break Even Analysis (Analisis Titik Impas)

Ikutilah rumus yang telah dijelaskan di atas dan digunakan data anda sebelumnya, hitunglah berapa banyak unit produk anda yang harus dijual untuk mencapai break even point (titik impas) dan mendapatkan keuntungan.

Hitung titik impas anda dengan membagi biaya total tidak langsung oleh margin kontribusi anda:

 

…………………………………………………………………………………………………..

 

 

  • Mencoba untuk mempertimbangkan biaya eksternal dan mempertimbangkan biaya tersebut dalam perhtiungan biaya anda.
  • Ketika melakukan penetapan biaya ke dalam pembukuan anda perlu mempertimbangkan anggaran untuk mengukur keberlangsungan lingkungan dan social.
  • Ketika melakukan penghematan biaya, cobalah untuk mencari cara menghemat listrik, air,gas, dan utilitas lainnya.
  • Jangan memotong biaya dengan mengorbankan kualitas atau keberlangsungan lingkungan/sosial dari produk dan proses anda.

 

 

BAB 8
PERENCANAAN KEUANGAN

 

Tujuandaribab ini adalah:

 

  1. Membantuandameramalkanpendapatan dan pengeluaran anda
  2. Membantuandamenilaikeuntungan/kerugiananda sebelumusahaberoperasi
  3. Membantuandamenetapkantargetpenghasilan anda
  4. Membantuandamenetapkanbataspengeluaran anda

 

8.1. Pendahuluan

 

Ketika anda membuka sebuah usaha, anda mungkin sangat bersemangat dan atau anda mungkin takut untuk memulainya. Salah satu perhatian yang penting adalah bahwa anda harus selalu menjaga likuiditas keuangan (kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dana jangka pendek) anda. Keberadaan usahaanda dan bahkan anda sebagai orang pribadi yang bertanggung jawab, menjadi bermasalah jika anda tidak dapat membayar pengeluaran anda dan menjadi tidak likuid, yang artinya anda tidak dapat membayar kembali kreditor anda. Perencanaan keuangan membantu anda untuk sadar akan konsekuensi dari bagaimana anda mengelola dan mengembangkan strategi untuk mengelola dengan baik pendapatan dan pengeluaran.

Selama dua tahun pertama usaha beroperasi, anda mungkin perlu berusaha keras untuk mngembalikan semua biaya dan mencetak keuntungan hanya melalui usahaanda. Dibutuhkan beberapa waktu sebelum pemasukan awal mulai diterima. Selama kurun waktu ini usaha anda sangat rentan dan anda harus berhati hati terhadap situasi keuangan.

Ketika anda memulai usaha baru anda, terdapat dua hal yang sangat penting:

  • andatidakboleh kehabisan uang tunai, (contoh, harus selalu memiliki asset yang likuid/bisa dicairkan);
  • andaakan dapatmembuat keuntungandi jangka menengah;

 

Bisa saja terjadi, usahaanda sementara waktu akan mengalami kerugian oleh sebab itu diawal usaha anda dapat menggunakan modal kerja awal untuk menutupi seluruh biaya tersebut. Tetapi, ketika modal kerja awal telah habis usaha anda harus memiliki penjualan yang lebih tinggi daripada biaya-biaya, atau usaha anda akan kekurangan uang tunai.

Sangatlah penting bahwa sebelum anda memulai usahaanda, anda merencanakan pendapatan dan pengeluaran untuk 12 bulan ke depan, memperkirakan keuntungan/kerugian anda selama periode ini dan merencanakan aliran uang tunai. Rencana keuangan akan memberi panduan pada anda untuk mengelola kinerja keuangan perusahaan. Oleh karena itu, ketika anda sudah memulai anda harus menindaklanjuti penjualan dan biaya serta aliran uang tunai anda dengan teliti untuk memastikan bahwa semuanya berjalan seperti yang anda rencanakan, jika ada yang tidak beres, anda harus mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah dengan segera.

Berikut ini adalah enam langkah utama yang perlu anda lakukan dalam kerangka rencana keuangan sebelum anda memulai usaha:

  1. 1.       Membuat rencana penjualan dan biaya
  2. 2.       Membuat rencana arus kas
  3. Tetapkan pembayaran penjualan. Beberapa penjualan mungkin dibayar tunai ketika anda menjual produk/jasa tersebut ke pelanggan. Beberapa penjualan mungkin memerlukan beberapa waktu untuk dibayar, beberapa penjualan mungkin ditangguhkan dan beberapa tidak dibayar.
  4. Tentukan pembayaran biaya-biaya. Bahan baku dapat dibeli dalam jumlah besar selama beberapa bulan di muka, sedangkan biaya transportasi dibayarkan pada saat kejadian.
  5. Konversikan rencana penjualan dan biaya dari langkah 1 ke rencana arus kas.
  6. Masukan nilai investasi anda pada awal tahun.
  7. Hitung uang tunai ditangan setiap akhir bulan, dan pastikan jumlah uang tersebut cukup untuk menutup biaya bulan mendatang.
    1. 3.       Bandingkan penjualan dan rencana biaya dengan rencana arus kas.
    2. 4.       Ambil tindakan jika ada yang tidak beres.
    3. 5.       Buat analisis sensitivitas
      1. Karena anda masih baru dalam usaha ini. Prediksi anda mungkin tidak begitu akurat. Dalam kebanyakan kasus, wirausahwanpemula meramalkan penjualan terlalu optimis, sementara meramalkan biaya terlalu pesimis. Ini berarti bahwa, biaya anda mungkin lebih tinggi dari yang anda harapkan, dan penjualan anda mungkin lebih rendah dari harapan anda. Analisis sensitivitas artinya, anda harus kembali kelangkah 1, dan berasumsi “bagaimana jika” penjualan kurang dari harapan dan biaya lebih dari harapan. Dengan melakukan analisis sensitivitas,anda akan mengetahui jumlah potensi dari laba/rugi sebelum anda memulai usaha anda dan mengingatkan diri anda untuk berhati hati dalam menjalankan rencana usaha.
      2. Jika analisis sensitivitas anda menunjukkan bahwa usaha anda tidak menguntungkan setelah anda mengubah penjualan atau pengeluaran, ini berarti bahwa usaha anda sangat sensitif. anda harus berhati-hati dalam pengawasan dan pengendalian.
      3. 6.       Siap untuk menjalankan usaha. Siapkan rencana vs bentuk perekaman sebenarnya.
  1. Meramalkan penjualan. Ingatlah untuk mempertimbangkan fluktuasi penjualan musiman jika ada.
  2. Perkiraan biayalangsung.
  3. Perkiraan biaya tidak langsung.
  4. Hitunglaba/rugi per bulan. Anda perlu memastikan bahwa setelah beberapa waktu, usahaanda menghasilkan laba. Gunakan analisis break even (titik impas) untuk meramalkan kapanusahaanda mulai memberikankeuntungan.

8.2 Perhitungan rencana Keuangan

LANGKAH 1: RENCANA PENJUALAN DAN BIAYA

Sebuah rencana penjualan dan biaya menunjukkan penjualan, biaya dan keuntungan usahayang akan diperoleh setiap bulannya. Rencana penjualan dan biaya biasanya dibuat tahunan. Karena usahaanda akan sangat rentan terhadap hal apapun yang tidak beres pada awalnya, sebaiknya bertindaklah konservatif atau bahkan pesimis saat membuat rencana penjualan dan biaya. Lebih baik memliki perkiraan biaya lebih tinggi dan penjualan lebih rendah dari yang anda pikirkan. Karena dengan cara ini anda akan yakinbahwa usahaanda masih dapat bertahan, bahkan jika sesuatu tidak berjalan sebaik harapan awal anda.

Carilah informasi dan gunakan untuk membuat perencanaan. Sebagai contoh, ketika anda membuat perkiraan biaya bahan atau barang, mintalah informasi harga dari pemasok. Jangan menebak.

Untuk membuat rencana penjualan dan biaya tahun pertama usahaanda ikuti langkah berikut:

Langkah 1.1: Buat perkiraan penjualan untuk setiap bulan di tahun pertama.

Langkah 1.2: Buat perkiraan biaya langsung dari produk anda untuk setiap bulan dalam setahun, untuk mengetahui laba kotor anda.

Langkah 1.3: Buat perkiraan biaya tidak langsung untuk setiap bulan dalam setahun. Hitung total harga pokok penjualan.

Langkah 1.4: Selesaikan rencana penjualan dan biaya anda.

Langkah 1.1: Buat perkiraan penjualan setiap bulan ditahun pertama.

Meramalkan penjualan anda adalah bagian paling penting dari membuat rencana penjualan dan biaya. Sebuah perkiraan yang realistis dari penjualan anda sangatlah penting. Semua keputusan usaha lain yang harus anda buat sebaiknya mempertimbangkan aspek  investasi, pegawai, keuangan, biaya tidak langsung, dan tergantung pada perkiraan penjualan. Tanpa penjualan yang baik mungkin tidak akan ada keuntungan yang dihasilkan. Buat perkiraan penjualan untuk setiap bulan, berapa banyak dari masing-masing produk/jasa yang akan anda jual. Anda harus mendefinisikan produk utama dan pelanggan utama anda. Produk utama artinya adalah produk yang memberikan sebagian besar kontribusi untuk pengembalian biaya usahaanda. Pelanggan utama artinya adalah jenis pelanggan yang paling banyak berperan untuk memberi penghasilan pada perusahaan, tetapi mungkin memiliki sistem pembayaran yang berbeda. Untuk setiap produk dan setiap jenis pelanggan, tentukan harga jual (silahkan lihat bab 4 – rencana pemasaran). Pastikan juga untuk mempertimbangkan fluktuasi musiman jika usahaanda bersifat musiman. Buka file excel (template terlampir).

Contoh: Loebis Jeans Bag

 

l

 

Latihan 8.1: Perkiraan Penjualan Pada Usaha Sayaselama 12 bulan ke depan

 

 

Langkah 1.2: Buat perkiraan biaya langsung

Merujuk ke Bab 7, sekarang hitung biaya bahan baku langsung dan biaya tenaga kerja dari perkiraan produksi. Ingat bahwa jika anda adalah perusahaan manufaktur atau perusahaan jasa, biaya bahan baku langsung adalah apa yang anda bayar untuk bahan baku pembuatan produk atau jasa yang akan anda jual. Anda sekarang akan mengetahui jumlah laba/rugi kotor anda.

Contoh: Biaya Langsung Loebis Jeans Bag

 

 

 

 

Latihan 8.2: Perkiraan Biaya langsung Usaha Sayasetiap Bulan

 

 

Langkah 1.3: Hitunglah biaya tidak langsung untuk setiap bulan di tahun pertama.

Seperti disebutkan sebelumnya, anda ingin usaha yang mendapatkan keuntungan. Biaya tidak langsung adalah semua biaya-biaya, kecuali biaya langsung, yang akan timbul selama berjalannya usahaanda. Sebagai contoh, biaya upah karyawan atau pemilik yang tidak bekerja secara langsung dalam produksi produk atau jasa adalah biaya tidak langsung.

Usaha memiliki berbagai jenis biaya tidak langsung (lihat bab 7 untuk contoh).

Mengacu pada daftar biaya tidak langsung yang telah anda buat di bawah bagian biaya. Tambahkan biaya lainnya jika diperlukan. Untuk rencana penjualan dan biaya anda, buatlah perkiraan setiap bulan untuk setiap biaya tidak langsung yang berbeda. Pastikan bahwa anda memasukkan semua biaya tidak langsung usahaanda. Jumlahkan total biaya tidak langsung per bulan dengan menambahkan setiap biaya tidak langsung yang berbeda.

Contoh: Loebis Jeans Bag

 

Dari contoh diatas, biaya tidak langsung diperkirakan meningkat, usaha anda mungkin saja menambah biaya tidak langsung misalnya karena melakukan promosi setiap 3 bulan, dst.

Latihan 8.3: Perkiraan Biaya Tidak Langsung Usaha Saya

 

 

Langkah 1.4: Selesaikan Rencana Penjualan dan Biaya Anda.

Sekarang anda telah menyelesaikan perkiraan pendapatan total anda dari penjualan dan biaya total. Dengan mengurangkan biaya total dari total pendapatan, anda dapat menghitung berapa laba/rugi kotor hasil kegiatan usahaanda di tahun pertama. Rencana tersebut harus menunjukkan bahwa usahaanda dapat diharapkan untuk membuat keuntungan yang cukup tinggi untuk mengantisipasi jika ada sesuatu yang tidak beres. Sebagai contoh:

Penjualan anda mungkin lebih rendah dari yang anda harapkan

Terjadi kerusakan total pada mesin

 

Contoh: Loebis Jeans Bag

 

Latihan 8.4: Rencana Pembiayaan dan Penjualan Usaha Saya

 

LANGKAH 2: RENCANA ARUS KAS

Pada langkah 1, anda telah melakukan perkiraan penjualan anda, yang mungkin diterima di muka, dibayar tunai saat dikirim atau cicilan dan pengeluaran biaya-biaya yang mungkin dibayardi muka, atau saat dikirim atau angsuran. Sebagai contoh, penyusutan tidak mengeluarkan biaya, tetapi investasi mesin anda akan dibayar lebih awal. Anda perlu memastikan bahwa uang anda cukup untuk menutupi biaya-biaya ini.

Pindahkan penjualan dan pengeluaran biaya ke dalam periode perkiraan anda untuk pembayaran dan periode pembayaran biaya. Setiap awal bulan, anda akan perlu memiliki uang tunai yang cukup untuk menutupi pengeluaran usahaanda.

Arus kas masuk total adalah kas pada awal bulan ditambah pendapatan penjualan, sedangkan arus kas keluar total adalah total pembayaran yang dilakukan selama periode tersebut untuk menutupi dua pengeluaran anda, baik biaya langsung maupun tidak langsung dan hutang yang jatuh tempo. Pada akhir periode, anda akan memiliki saldo kas akhir yang anda butuhkan untuk dipindahkan ke kas awal periode berikutnya.

 

 

Latihan 8.5: Laporan Arus Kas

 

 

 

 

 

 

 

LANGKAH 3: BANDINGKAN RENCANA PENJUALAN DAN BIAYA DENGAN RENCANA ARUS KAS

Sekarang, anda dapat melihat berapa banyak uang yang dibutuhkan sebagai modal ditahap awal usahaanda untuk memastikan bahwa anda dapat menutupi semua biaya sebelum usaha menghasilkan margin cukup besar untuk menutupi semua biaya dan menghasilkan keuntungan.

 

LANGKAH 4: LAKUKAN TINDAKAN YANG DIPERLUKAN JIKA SESUATU YANG TIDAK SESUAI RENCANA TERJADI

Jika penjualan usahaanda lebih tinggi dari biaya dan arus kas bernilai positif, usahaanda tampaknya aman untuk dijalankan. Namun, jika hal ini tidak terjadi atau anda dapat memperkirakan waktu dimana arus bernilai negatif, anda harus waspada bahwa uang tunai anda mungkin tidak cukup untuk menutup biaya. Anda perlu kembali ke langkah 1 dan berpikir tentang strategi usahaanda. Pertimbangkanlah hal berikut:

-       Bagaimana usahaanda meningkatkan penjualan tunai dan mengurangi penjualan kredit?

-       Bagaimana usahaanda penjualan kredit diubahke periode yang lebih pendek daripada persyaratan kredit sebelumnya?

-       Bagaimana usaha anda mengurangi biaya operasional? Meninjau semua pengeluaran yang telah saya rencanakan termasuk untuk sumber daya manusia dan pemasaran jika semua biaya yang diperlukan tersebut apakah memiliki manfaat. Dapatkahsaya menyewa mesin daripada membeli secara tunai?

 

Latihan 8.6: Menghitung ulang rencana keuangan usahaanda

Sekarang hitung ulang rencana keuangan anda.Ingatlah selalu prinsip-prinsip ramah lingkungan dari usahaanda, carilah cara untuk menghemat energi, air, gas dan penggunaan peralatan lainnya yang mungkin dapat menjadi cara yang baik untuk menghemat biaya serta melindungi lingkungan.

 

LANGKAH 5: LAKUKAN ANALISIS SENSITIVITAS

Meskipun rencana keuangan anda terlihat aman sekarang, anda tidak dapat menjamin bahwa penghasilan usahaanda dan penjualan akan sebagus prediksi anda. Oleh karena itu, perlu untuk melakukan analisis sensitivitas. Membuat simulasi apa yang akan terjadi jika penghasilan anda lebih sedikit dari prediksi anda, dan buat sebuah simulasi apa yang akan terjadi jika pengeluaran anda berubah menjadi lebih tinggi dari prediksi anda. Analisis sensitivitas ini dapat membantu anda untuk membuat rencana kontingensi ketika sesuatu berjalan salah.

 

Latihan 8.7: Lakukan analisis sensitivitas untuk usahaanda

Tinjau kembali rencana biaya dan penjualan dan buatlah skenario kasus pesimis dan skenario terburuk dengan meningkatkan pengeluaran anda dan menurunkan penjualan anda.

Pesimis: Penjualan -5%, biaya +/-0%

Kasus terburuk: penjualan -15%, biaya +15%

LANGKAH 6: MENGELOLA PENGHASILAN DAN BIAYA ANDA

Sekarang anda telah memperkirakan pendapatan dan pengeluaran usaha, anda perlu mengikuti prosedur untuk mengelola pendapatan dan pengeluaran anda. Buat formulir untuk mencatat penjualan aktual anda, seperti bentuk tanda terima, yang menunjukkan waktu dilakukannya penjualan, jenis penjualan, dan kapan akan dibayar. Anda perlu memiliki buku penjualan yang membantu untuk mengelola pendapatan anda.

Anda dapat membeli buku tanda terima penjualan di toko buku. Jika penjualan anda semua dalam bentuk tunai, belilah yang memiliki dua salinan penerimaan, di mana yang asli akan diberikan kepada pelanggan dan satu salinan disimpan untuk catatan penjualan anda. Jika anda menjual produk atau jasa secara tunai dan kredit, anda harus memiliki tiga salinan formulir penjualan. Satu salinan untuk pelanggan ketika penjualan dilakukan, adalah menunjukkan ketentuan pembayaran, satu salinan untuk anda dan aslinya diberikan kepada pelanggan ketika pembayaran telah dipenuhi.

Anda juga akan perlu untuk membuka rekening bank, jika anda belum memilikinya. Biasanya lebih baik untuk membuka rekening terpisah untuk usahaanda, tetapi sebagai usaha kecil anda dapat menggunakan akun pribadi anda dulu.

 

 

  • Ketika anda melakukan perencanaan keuangan, perlu diingat bahwa menghasilkan keuntungan harus diiringi dengan keberlanjutan usaha dan lingkungan.
  •  Jangan kehilangan fokus atas prinsip-prinsip ramah lingkungan ketika menghitung potensi keuntungan anda.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB 9
MODAL AWAL DAN SUMBER-SUMBER KEUANGAN

 

Tujuan dari bab ini adalah:

  1. Membantu anda menghitung berapa banyak modal awal yang diperlukan hingga anda dapat menutup semua beban usaha yang harus dikeluarkan
  2. Membantu anda mengetahui berbagai sumber keuangan

 


9.1   Pendahuluan

Modal awal adalah sejumlah uang yang anda butuhkan untuk memulai usaha anda, yang merupakan dana investasi awal termasuk didalamnya biaya operasional untuk waktu tertentu sebelum usaha anda bisa menutup sendiri biaya-biaya dari pendapatan usaha. Pengetahuan tentang modal awal ini sangat mutlak diperlukan agar anda tahu persis berapa banyak uang yang dibutuhkan dan dari mana mendapatkannya sebelum anda mulai mendirikan suatu usaha. Banyaknya Modal awal yang diperlukan didasarkan pada perencanaan keuangan yang anda susun – lihat angka-angka keuangan pada gambaran laba/rugi dan arus kas dalam Bab 8.

Jika modal awal diperoleh melalui pinjaman, maka pembayaran kembali pinjaman dan bunganya, harus dimasukkan ke dalam arus kas. Kewajiban melakukan pembayaran akibat dari menerima pinjaman (berhutang) tidak hanya dihitung berdasarkan besarnya uang yang dipinjam, tetapi juga harus dihitung beban bunga pinjaman.

 

9.2   Modal Awal

Terdapat dua jenis modal awal:

• Modal investasi (Penanaman Modal)

• Modal kerja

9.2.1       Penanaman Modal

Ketika anda membeli suatu aset usaha yang memiliki nilai tinggi dan berumur panjang (biasanya lebih dari satu tahun) maka hal itu dapat dikatakan sebagai Investasi Modal. Beberapa jenis usaha dapat dimulai dengan investasi yangkecil, sementarabeberapa jenis usaha yang lain membutuhkan investasibesaruntuk memulainya. Misalnya, jika anda memutuskan untuk memproduksi tas dari bahan jins bekas, maka dibutuhkan peralatan untuk memotong dan menjahit . Investasi juga dibutuhkan untuk pembelian bahan baku. Meskipun setiap jenis usaha memerlukan sejumlah investasi agar usaha tersebut bisa dijalankan, adalah bijaksana untuk mencoba dan menetapkan kebutuhan investasi suatu usaha berada di level yang seminimal mungkin.

 

Untuk berinvestasi, anda memerlukan modal. Modal ini harus ada dan tersedia ketika anda mulai memproduksi barang atau jasa hingga beberapa bulan (atau tahun) sebelum hasil pendapatan usaha yang anda jalankan cukup untuk menutupi seluruh biaya investasi. Oleh karena itu, pemilihan jenis modal yang akananda investasikan sangatlah diperlukan.Apakah investasi ini dapat merespon kebutuhan anda di masa depan? Dan bagaimana kecenderungan usahatersebut di masa depan?

Anda harus bisa memperkirakan berapa banyak modal yang dibutuhkan untuk investasi sebelum memulai usaha. Jenis investasi modal yang perlu anda buat, umumnya dapat dibagi menjadi dua kategori yaitu :

• Tempat Usaha

• Peralatan

 

Tempat Usaha

Anda tentu akan memerlukan tempat untuk menjalankan usaha. Tempatini bisa berupa sebuah bangunan yang besar untuk pabrik atau hanya sebuah ruangan kecil untuk bekerja. Jika anda memilih jenis usaha yang dapat dikerjakan di rumah, maka hal itu akan mengurangi besarnya investasi awal yang diperlukan. Di Bab 4, tentang Lokasi Usaha, anda dituntun untuk dapat memutuskan di mana usaha anda berada. Sekaranglah saatnya untuk melihat secara lebih rinci pada apa yang anda butuhkan tentang tempat usaha. Jika perlu, anda dapat kembalidan mengubah bagian lokasi dalam Rencana Usaha Anda.

Latihan 9.1: Tempat Usaha

Silahkan uraikan kriteria anda untuk memilih tempat usaha :

Kriteria Tempat Usaha

Tingkat kepentingan bagi usaha :

1 = sangat tidak penting,

2 = tidak memerlukan pertimbangan besar,

3 = sangat penting,suatu keharusan

Lokasi Tempat usaha dapat dijangkau pelanggan

 

 

Tata letak tempat usaha sesuai dengan jenis usaha

 

 

Ukuran tempat usaha

 

 

Kemungkinan perluasan tempat usaha di masa mendatang

 

 

 

Setelah anda mengetahui dimana tempat usaha yang anda butuhkan, maka selanjutnya yang perlu diputuskan apakah anda harus:

• Membangun tempat usaha

• Membeli tempat usaha

• Menyewa tempat usaha, atau

• Menjalankan usaha dari rumah anda

Membangun tempat usaha bisa menjadi pilihan terbaik jika usahaanda memiliki kebutuhan khusus pada lokasi dan bentuk bangunan. Namun tentunya akan dibutuhkan banyak modal dan seringkali membutuhkan waktu yang lama untuk membangun.

Membeli sebuah bangunan yang sudah ada dapat mempercepat dan mempermudah dimulainya usaha jika anda menemukan sebuah bangunan yang tepat di lokasi yang cocok. Sebuah bangunan yang sudah ada sering harus diubah disesuaikan dengan kebutuhan usahaanda. Membeli bangunan anda sendiri juga membutuhkan banyak modal.

Menyewa tempat usaha, selain lebih fleksibel dalam melakukan perubahan-perubahan bangunan, juga membutuhkan modal yang lebih sedikit daripada membangun atau membeli tempat usaha dalam jangka pendek, meskipun hal tersebut tidak lebih aman dibanding jikaanda memiliki tempat usaha sendiri. Anda mungkin harus mengeluarkan sejumlah uang untuk membuat perubahan pada bangunan sesuai dengan kebutuhan usahaanda.

Menjalankan usaha dari rumahadalah pilihan termurah dan terbaik untuk memulai usaha, sampai anda melihat bahwa usahayang anda tekuni mulai sukses. Namun demikian, biasanya, memisahkan antara urusan usaha dari urusan keluarga akan menjadi hal yang sulit jika anda bekerja dari rumah.

Putuskan jenis tempat usaha apa yang anda butuhkan. Jika keputusan anda mengenai Tempat usaha ini berbeda dengan apa yang anda tulis dalam Formulir Rencana Pemasaran dalam Rencana Usaha(business plan) anda, kembalilah ke formulir itu dan ubahlah lokasi usaha yang ada sesuai dengan keputusan anda. Jika perubahan lokasi ini berakibat padamunculnya biaya baru untuk usahaanda, kembalilah ke Formulir Biaya Tidak Langsung dan tulislah angkanya sesuai dengan perubahan yang terjadi.

Latihan 9.2: Tempat yangPotensial Untuk Usaha Saya

Daftar tempat potensial

Saya akan : (membangun/membeli/menyewa/ dll.) sebutkan

Prediksi biaya

Referensi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Peralatan

Peralatan adalah semua mesin, alat-alat, perlengkapan bengkel, kendaraan, perabot kantor dan lain-lain yang dibutuhkan oleh usaha anda untuk memproduksi barang atau menyediakan jasa. Beberapa produsen manufaktur dan operator jasa memerlukan investasi besar dalam peralatan, sedangkan yang lain tidak. Sangat penting untuk mengetahui dan berhati-hati memilih jenis peralatan yang tepat dan benar-benar anda butuhkan sebelum memulai usaha,bahkan untuk jenis usaha yang membutuhkan sedikit peralatan. Jenis barang yang rencananya akan andaproduksi dan fasilitas yang tersedia di tempat usaha akan menentukan peralatan yang dibutuhkan.

Selain membeli sendiri, kadang-kadang beberapajenis peralatan produksi bisadisewa beli (lease). Leasing memiliki makna yang kurang lebih sama dengan menyewa. Perusahaan leasing akan menyewakan peralatan kepada anda untuk jangka waktu yang telah disepakati. Anda akan membayar secara bulanan, seperti membayar sewa. Dengan cara ini anda tidak perlu modal awal untuk membeli peralatan, modal kerja hanya untuk membayar sewa.

Namun, dalam jangka panjang, leasing adalah cara yang mahal untuk mendapatkan peralatan. Seiring dengan berjalannya waktu, jika dihitung,anda akan membayar lebih banyak untuk menyewa peralatan itu dibandingkan jika membelinya sendiri. Keuntungannya adalah anda hanya memerlukan sebagian kecil dari modal awal untuk investasi. Oleh karena itu, jika mungkin dituliskan di perjanjian sewa, anda bisa mempertimbangkan untuk membayar tarif sewa di awal, jika usahaanda menguntungkan, untuk mengurangi beban biaya bunga.

Jika anda memutuskan untuk menyewa peralatan, maka investasi modal untuk peralatan bisa dialihkan bebannyasebagai komponen pembayaran sewa untuk modal kerja yang dibutuhkan. Namun, di Indonesia, tidak banyak perusahaan leasing, dan kalaupun ada, sebagian besar berada di kota-kota besar. Jika anda pemegang kartu kredit, anda dapat bernegosiasi dengan bank anda untuk meminta angsuran bunga rendah. Beberapa bank menawarkan kredit 3 bulan tanpa bunga jika catatan anda baik.

9.2.2.       Modal kerja apa yang Anda butuhkan? 

Suatu usaha biasanya dijalankan terlebih dahulu untuk beberapa waktu sebelum uang masuk dari hasil penjualan. Produsen manufaktur harus memproduksi barang sebelum mereka dapat menjual. Beberapa operator jasa harus membeli peralatan sebelum mereka dapat mulai menjual jasa mereka. Pengecer dan grosir harus membeli saham sebelum mereka dapat mulai menjual. Sebagianjenis usahalain harus menghabiskan banyak waktu dan uang untuk promosi sebelum mereka dapat menarik minat pelanggan yang akan membeli produk mereka. Padahal , upah, sewa, listrik dan lain-lain harus dibayar selama kurun waktu ini, sehingga yang sering terjadi selama fase awal usaha adalah biaya transaksi pengeluaran yang tinggi.

Modal kerja adalah uang yang anda butuhkan untuk membayar biaya-biaya diatas. Karena usahaanda membutuhkan uang dari sejak awal beroperasi, maka hal itu termasuk dalam jumlah modal awal yang anda butuhkan. Anda harus menghitung berapa banyak modal kerja yang anda butuhkan. Jumlahnya tergantung pada seberapa lama waktu yang dibutuhkan sebelum uang mulai masuk dari penjualan produk dan berapa banyak sediaan bahan baku yang anda butuhkan.

Beberapa jenis usaha membutuhkan modal kerja awal untuk menutup semua biaya operasional selama enam bulan, sementara usaha lain mungkin hanya membutuhkan waktu selama tiga bulan. Anda harus memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan sebelum usahaanda mulai bisa mendapatkan uang dari penjualan. Terkadang hal ini bisa memakan waktu lebih lama dari yang anda perkirakan, jadi sebaiknya rencanakan untuk menyediakan modal kerja lebih besar dari jumlah yang anda pikirkan, diawal operasional usaha.

Modal kerja diperlukan untuk menutupi hal-hal berikut yaitu :

  • Stok bahan baku dan produk jadi

• Promosi

• Gaji dan upah

• Sewa

• Asuransi

• Biaya-biaya lain

 

Persediaan/stokbahan baku dan barang jadi

Produsen manufaktur memerlukan bahan baku untuk memproduksi barang, operator jasa juga mungkin perlu bahan-bahan material untuk awal beroperasi,sementara pengecer dan pedagang besar membutuhkan stok barang jadi untuk dijual. Semakin banyak jumlah stok yang ingin anda miliki, maka akan semakin banyak dibutuhkan modal kerja untuk membeli stok tersebut. Karena anda membutuhkan modal untuk membeli stok, maka sebaiknya stok dijaga pada jumlah yang serendah mungkin.

Jika anda adalah produsen manufaktur, untuk menghitung berapa banyak modal awal yang dibutuhkan untuk stok, maka anda harus bisa memperkirakan berapa banyak bahan baku yang diperlukan untuk produksi awal sebelum anda mulai menjual produk dan menerima pendapatan uang kas. Jika anda seorang operator jasa, anda harus memperkirakan stok bahan yang anda butuhkan untuk memberikan layanan jasa kepada pelanggan sampai pelanggan mulai membayar layanan jasa anda. Pengecer dan pedagang besar harus memperkirakan berapa banyak stok barang jadi yang mereka butuhkan ketika memulai usaha.

Jika usahaanda memberikan fasilitas kredit, maka ingatlah bahwa hal itu menyebabkan pendapatan kas masuk dari penjualan akan semakin lama sehinggaanda mungkin perlu membeli stok dua kali lipat dari modal awal yang anda siapkan.

Contoh: Loebis Jeans Bag

Usaha yang bergerak dalam produksi tas mode dari bahan limbah ini memiliki karakteristik yang tidak jauh berbeda dari usaha barang konsumsi lainnya. Usaha ini memproduksi tas yang diproduksi sebagai stok barang jadi (ready stock) serta tas yang diproduksi berdasarkan pesanan (custom made). Untuk produk stok barang jadi, Loebis perlu membeli bahan baku lebih dahulu, membayar karyawan, dan hanya dapat menutup biaya-biaya ketika tas telah terjual. Untuk produk tas berdasarkan pesanan (custom made), pelanggan harus membayar di muka, sehingga biaya bahan baku dan tenaga kerja secara langsung tertutup.

Latihan 9.3-A: Modal Kerja untuk Persediaan

Sekarang lihat rencana keuangan anda dari Bab 8, perkirakan bahan baku dan barang jadi yang akan diperlukan untuk menjalankan usaha anda serta berapa lama perkiraan waktu yang diharapkan hinggausaha anda memperoleh pendapatan yang cukup untuk menutup semua biaya-biaya produksi. Kemudian hitung berapa banyak modal kerja yang anda butuhkan untuk pengadaan bahan baku dan mengolahnya hingga selesai menjadi barang jadi.

 

Promosi

Anda perlu mempromosikan serta membangun citra produk dan jasa anda ketika anda memulai sebuah usaha baru. Promosi yang anda lakukan akan memerlukan modal kerja. Dalam Bab 4 Modul Pelatihan ini anda telah merencanakan promosi produk dan jasa anda serta memperkirakan berapa biayanya.

 

Latihan 9.3-B:. Modal Kerja untuk Promosi

Menghitung berapa modal kerja yang diperlukan untuk biaya promosi dengan kondisi dimana saat itu anda belum punya cukup pendapatan untuk menutupi biaya-biaya produksi lain selain promosi.

Upah dan gaji

Jika anda mempekerjakan pegawai, anda harus mulai membayar upah mereka sejak periode awal mereka bekerja. Bahkan mungkin juga anda masih harus membayar sendiri biaya hidup untuk sehari-hari. Dalam Bab 6, anda telah memperkirakan berapa banyak karyawan yang anda butuhkan. Untuk menghitung berapa banyak modal awal yang dibutuhkan untuk upah dan gaji, anda harus memperkirakan pengeluaran bulanan anda untuk upah dan gaji serta berapa bulan lamanya anda perlu membayar upah dan gaji dari modal awal sebelum usaha anda mendapat cukup uang dari hasil penjualan. Usaha satu dengan yang lain mungkin memiliki karakteristik yang berbeda. Di bidang industri kreatif untuk bidang mode (fashion) mungkin pembayaran upah dan gaji ini bisa dilakukan beberapa hari hingga beberapa minggu setelah pengiriman barang/produk, dengan catatan jika tidak ada aturan ketat yang berlaku untuk pembayaran upah dan gaji.

Rumus di bawah ini dapat membantu anda untuk memprediksi jumlah biaya operasional untuk upah dan gaji .

Modal awal untuk upah dan gaji = biaya upah dan gaji bulanan x Jumlah bulan sebelum penjualan dapat menutupi biaya anda

 

Latihan 9.3-C: Modal Kerja untuk Upah dan Gaji

Berdasarkan rumus di atas dan estimasi jumlah pegawai yang dibutuhkan (Bab 4) serta rencana keuangan anda (Bab 8), hitunglah modal kerja yang anda butuhkan untuk menutupi gaji dan upah sampai biaya-biaya tersebut sepenuhnya dapat ditutupi oleh pendapatan usaha anda.

Sewa

Tempat usaha yang disewa biasanya harus dibayar dimuka, atau tepatnya sebelum usaha anda beroperasi. Beberapa tempat usaha dapat disewa bulanan atau tahunan. Anda harus mengerti dan memahami secara tepat tentangberapa lama masa sewa yang anda butuhkan serta hal-hal yang berkaitan dengan perubahan nilai sewa tersebut dari waktu ke waktu.

Jika masa sewa tersebut adalah bulanan maka modal awal yang dibutuhkan adalah harga sewa bulanan dikalikan dengan jumlah bulan sebelum anda mendapatkan cukup uang dari penjualan untuk menutupi biaya sewa tempat usaha anda. Jika anda menyewa tahunan, biasanya pemilik ingin agar anda membayar untuk jangka waktu satu, dua atau bahkan beberapa tahun kedepan. Anda perlu menghitung biaya sewa ini juga.

Modal awal untuk sewa bulanan = sewa bulanan x jumlah bulan (sebelum penjualan akan menutupi biaya sewa tempat usaha anda)

 

 

Latihan 9.3.D: Modal Kerja untuk Sewa

Berdasarkan rumus di atas dan estimasi lamanya masa sewa tempat usaha anda (Bab 4) serta rencana keuangan anda (Bab 8), hitunglah modal kerja yang dibutuhkan untuk menutupi sewa tempat usaha sampai hal tersebut sepenuhnya dapat ditutupi oleh pendapatan anda.

 

Leasing (Persewaan)

Jika anda akan menyewa peralatan, maka biayanya diperoleh dari modal kerja. Perkirakan berapa banyak modal kerja awal yang anda perlukan untuk biaya sewa (leasing) peralatan tiap bulan sampai anda dapat membayar biaya-biaya tersebut dari hasil penjualan.

 

Latihan 9.3-E: Modal Kerja untuk Leasing (Sewa Beli)

Berdasarkan rumus di atas (lihat Sewa) dan estimasi biaya untuk sewa peralatan (equipment leasing) usaha serta rencana keuangan anda (Bab 8), hitunglah modal kerja yang dibutuhkan untuk menutupi biaya sewa peralatan usaha anda sampai hal tersebut sepenuhnya dapat ditutupi oleh pendapatan anda.

 

Asuransi

Polis asuransi harus dibayar ketika usaha dimulai, karena itu anda perlu modal awal untuk membayar semua polis asuransi dalam usaha.

 

 

 

Latihan 9.3-F: Modal Kerja untuk Asuransi

Berdasarkan rumus di atas (lihat Sewa) dan estimasi biaya asuransi (Bab 5) dan rencana keuangan anda (Bab 8), hitunglah modal kerja yang dibutuhkan untuk menutupi biaya asuransi usaha anda sampai hal tersebut sepenuhnya dapat ditutupi oleh pendapatan anda.

 

 

 

Biaya Lain-lain

Akan ada sejumlah biaya lain-lain yang harus dikeluarkan/dibayar selama periode awal masa operasional usaha, misalnya listrik, air, alat tulis, bunga hutang, registrasi, lisensi, dan lain-lain.

 

Latihan 9.3-G: Modal Kerja untuk Biaya Lain-lain

Perkirakan semua biaya lain-lain selama periode awal. Perkirakan besarnya nilai semua biaya-biaya tidak langsung dari Bab 8 (Rencana Penjualan dan Biaya Usaha Anda).

Modal awal yang diperlukan untuk biaya lain-lain adalah biaya lain-lain per bulan dikalikan dengan jumlah bulan sebelum anda mendapatkan uang dari penjualan untuk menutupi biaya yang anda keluarkan.

 

Latihan 9.3-D: Modal Kerja Total

Sekarang hitunglah jumlah total modal kerja yang anda perlukan.

.

9.3. Jenis dan Sumber Modal Awal

Bila anda telah memperkirakan berapa modal awal yang akan dibutuhkan untuk usahaanda, maka pertanyaan berikutnya adalah: Dari mana anda mendapatkan modal itu? Anda harus menyiapkan modal dalam jumlah penuh sebelum memulai usaha karena uang tersebut merupakan investasi awal dan modal kerja untuk bulan pertama ketika usahaanda mulai beroperasi. Penting kiranya sebelum anda mulai mengatur bagaimana jalannya sebuah usaha,anda telah menyiapkan terlebih dahulu semua modal awal yang anda butuhkan.

Jenis-jenis modal awal yang terpenting adalah:

 

• Modal Pemilik (Owner’s Equity)

• Modal Pinjaman (Loans)

9.3.1.                    Modal Pemilik (Owner’s Equity)

Ekuitas atau modal pemilik mengacu pada uang pribadi yang digunakan/dipakaiuntukmembiayaiusahaanda. Ekuitas pemilik disebut modal risiko, karena anda sebagai pemilik merisikokan uang anda pada usaha. Jika usahaanda gagal maka anda akan kehilangan uang itu. Meski demikian, investasi berupa uang milik sendiri (anda) dalam sebuah usahamenyebabkan usaha tersebut beresiko rendah dilihat dari segi tekanan keuangan dibanding jika usaha itu dijalankan menggunakanmodal uang hasil pinjaman. Tekanan lebih kecil karena anda tidak perlu melakukan pembayaran/cicilan hutang dan membayar bunga ditanggal-tanggaltertentu seperti yang harus anda lakukan jika anda meminjam uang.

Investasi uang milik sendiri dalam suatu usahaadalah sebuah risiko tersendiri, tapi itu menunjukkan bahwa anda percaya pada kesuksesan ide usahayang anda jalankan. Jika anda akan meminjam sejumlah uang untuk modal awal, maka keberanian menyajikan kebutuhan modal kepada kreditor menunjukkan bahwa anda memiliki cukup keyakinan dalam mengembangkan ide usahaanda. Beberapa lembaga pemberi pinjaman menuntut anda untuk juga ikut menginvestasikan sebagian uang anda sendiri dalam usaha.

Apapun bentuk usaha yang akan anda mulai, anda harus bersedia menginvestasikan sebagian uang anda sendiri didalamnya. Sebagai contoh, sebuah perusahaan terbatas memiliki modal saham, yaitu uang yang berasal dari pemilik. Untuk mengurangi resiko dalam sebuah usaha baru,anda sebaiknya menanamkan uang yang diinvestasikan di dalamnya sebagai ekuitas pemilik. Jika anda memiliki tabungan untuk diinvestasikan dalam suatu usaha tapi masih ragu-ragu untuk melakukannya, hal tersebut menjadi tanda keragu-raguan dalam mewujudkan ide usahaanda. Jika demikian, maka sebaiknya dilakukan kembali evaluasi atas kelayakan ide usahaanda untuk memastikan bahwa anda benar-benar cukup percaya untuk mempertaruhkan uang dalam usaha tersebut.

Jika anda tidak punya cukup uang untuk diinvestasikan, anda dapat mempertimbangkan mencari rekanan atau mitra yang tertarik untuk ikut berinvestasi dalam ideusaha anda. Seorang mitra mungkin tidak terlibat secara langsung ikut bekerja dalam sebuah usaha, tetapi hanya akan menginvestasikan uangnya saja didalamnya. Jika anda menemukan mitra yang bersedia untuk menginvestasikan uangnya dalam ide usahaanda, maka jangan biarkan mitra anda memiliki prosentase investasi lebih dari separuhnya, karena anda akan kehilangan hak untuk membuat keputusan-keputusan atasusaha itu.

9.3.2.                    Pinjaman

Mendapatkan pinjaman untuk modal awal berarti bahwa ada seseorang atau lembaga yang meminjamkan uangnya kepada anda dan anda harus membayar kembali pinjaman tersebut beserta bunganya. Anda bisa membayar pinjaman itu baik secara sekaligus ataupun diangsur, tergantung pada perjanjian yang anda buat dengan seseorang/lembaga pemberi pinjaman (lihat Lampiran yang berhubungan).

Semakin banyak anda meminjam, semakin banyak pula anda harus membayar bunga beserta angsurannya. Keadaan ini akan menyulitkan kondisi keuangan sebuah usaha baru, oleh sebab itu sebaiknya pinjamlah uang sesedikit mungkin untuk memulai usaha anda.

Anda mungkin bisa meminjam uang untuk:

• Tanah dan bangunan

• Peralatan

• Modal kerja

 

Lembaga Pinjaman yang meminjamkan kepada anda modal awal usaha akan meneliti secara detil untuk apa uang itu akan anda gunakan dan apakah anda mampu membayar kembali uang pinjaman tersebut. Dua persyaratan utama yang harus dipenuhi jika anda ingin meminjam uang :

1. Sebuah ide dan rencana usaha yang jelas dan dapat dipercaya oleh lembaga pinjaman. Sebuah Rencana Usaha(business plan) yang tidak jelas akan memberi kesan buruk dan menyulitkan lembaga pinjaman untuk membentuk/menyimpulkan pendapat tentang kelayakan ide usahaanda. Kadang-kadang lembaga pinjaman akan meminta anda untuk mengisi formulir aplikasi. Anda harus bisa mentransfer sebanyak-banyaknya informasi tentang rencana UsahaRamah Lingkungan Anda (Start Your Green Business, SYGB) anda ke dalam formulir lembaga pemberi pinjaman.

Lembaga pemberi pinjaman harus yakin pada kelayakan ide usahaanda untuk dibiayai sebelum mereka memberikan pinjaman karena pembayaran bunga dan pelunasan pinjaman akan bersumber dari keuntungan usaha yang anda buat. Tanpa keuntungan, usahaanda tidak akan mampu membayar bunga atau melunasi pinjaman.

2. Lembaga pemberi pinjaman mungkin juga memerlukan beberapa jenis jaminan untuk pinjaman anda. Jaminan berarti bahwa lembaga pinjaman memiliki sesuatu yang membuat mereka merasa aman memberikan pinjaman kepada anda, dan akan mendapatkan kepastian pembayaran kembali atas pinjaman anda. Jika anda tidak dapat membayar kembali pinjaman itu, maka lembaga pinjaman berhak untuk mengambil kepemilikan atas jaminan yang anda agunkan sebagai gantinya. Alasan mengapa lembaga pinjaman membutuhkan jaminan adalah bahwa jika usahaanda gagal dan tidak ada uang tersedia untuk membayar kembali pinjaman, maka jaminan dapat dijual oleh lembaga pinjaman untuk menutupi pinjaman anda. Tempat usaha dapat digunakan sebagai jaminan jika anda memilikinya. Dalam beberapa kasus mesin dan peralatan usahaanda dapat diterima sebagai jaminan. Jika anda tidak memiliki salah satu dari hal tersebut diatas untuk dijadikan jaminan, anda juga dapat menggunakan rumah anda atau rumah orang lain yang bertindak sebagai penjamin. Ini adalah risiko besar yang anda harus pikirkan dengan hati-hati. Dalam beberapa kasus, orang tua atau wali dapat mengambil tanggung jawab sebagai penjamin dan menjaminkan kekayaan pribadi mereka.

Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan beberapa bank pembangunan telah mengembangkan metodologi pinjaman kelompok yang memungkinkan orang mengakses pinjaman untuk usaha tanpa adanya jaminan konvensional. Untuk mengakses pinjaman dari lembaga-lembaga pinjaman, anda diminta untuk menjadi bagian dari kelompok usaha itu. Setiap anggota kelompok bisa mengakses pinjaman terpisah untuk usaha mereka masing-masing, tetapi pembayaran harus dikumpulkan oleh kelompok dan dibayar sebagai satu angsuran kepada LKM. Semua anggota bertanggung jawab atas pembayaran total jumlah pinjaman yang diberikan kepada anggota kelompok dan menandatangani atas nama anggota kelompok bahwa mereka akan membayar kembali pinjaman sesuai besarnya uang yang dipinjam oleh masing-masinganggota kelompok.

Latihan 9.4: Potensi Anda untuk Melakukan Pinjaman

Gunakan formulir di bawah ini untuk menentukan apa yang dapat anda tawarkan sebagai jaminan ke lembaga keuangan:

Jenis pinjaman

Apakah saya memilikinya? (centang jika memungkinkan)

Detail (ketika tersedia untuk digunakan sebagai jaminan,  berapa perkiraan nilainya)

Deposito Tetap

 

 

Tanah dan Bangunan

 

 

Aset Usaha (seperti mesin, kendaraan)

 

 

Lainnya, sebutkan

 

 

 

Berikut adalah beberapa lembaga pinjaman yang dapat anda coba ketika anda mengajukan permohonan pinjaman untuk memulai usahaanda.

• Bank

• Skema kredit Pemerintah

• Skema kredit Non-Pemerintah

• Sumber-sumber lain (lihat Lampiran)

 

Bank

Bank merupakan sumber penting dari salah satu lembaga pinjaman untuk usaha. Selain karena memang mereka mempunyai program sebagai lembaga pemberi pinjaman kredit usaha kepada orang-orang yang ingin mengembangkan usahanya. Beberapa bank memiliki unit usaha kecil yang dapat anda datangi bila anda ingin mengajukan pinjaman. Unit-unit ini digunakan untuk menangani usaha kecil dan mengetahui kondisi khusus yang bekerja di bawah usaha kecil.

Adalah hal yang tidak mudah untuk mendapatkan pinjaman dari bank, karena mereka memiliki persyaratan yang ketat. Jika anda mengetahuisemua persyaratan bank dan mampu meyakinkan mereka , maka kesempatan anda untuk mendapatkan pinjaman akan semakin besar. Sebuah bank biasanya memiliki dua persyaratan utama:

• Sebuah ide usaha yang sangat layak dan disajikan dalam sebuah rencana usaha yang baik

• Jaminan yang digunakan

 

Skema Kredit Pemerintah

Pemerintah Indonesia telah memperkenalkan skema kredit bagi para wirausaha yang ingin memulai usaha kecil. Skema kredit dijalankan oleh organisasi pemerintah atau organisasi semi-otonom dalam hubungannya dengan lembaga-lembaga keuangan yang ada dalam rangka mendukung usaha kecil dengan cara yang berbeda.

Anda mungkin tidak perlu jaminan atas pinjaman dari pemerintah, namun persyaratan yang diterapkan mendapatkan pinjaman akan sama ketatnya dengan persyaratan yang berlaku dalam bank, dalam banyak kasus, organisasi yang menjalankan skema kredit dapat membantu anda membuat rencana usahayang baik. Mereka juga mungkin dapat membantu anda dalam cara lain, misalnya dengan memberikan pelatihan tentang manajemen berwirausaha.

 

Lembaga Keuangan Mikro dan Bank Keuangan Mikro

Sejumlah organisasi non-pemerintah mendirikan lembaga keuangan mikro dan bank keuangan mikro untuk membantu usaha-usaha kecil yang akan memulai usaha atau yang sedang tumbuh untuk mengakses pinjaman. Lembaga-lembaga ini telah merancang metodologi yang memungkinkan wirausaha kecil mengakses pinjaman tanpa jaminan konvensional. Anda harusikut aktif terlibat dalam pelatihan induksi yang diperlukan sebelum mengakses pinjaman. Jumlah pinjaman tanpa jaminan kadang-kadang rendah nilainya dan untuk mengakses jumlah yang lebih besar anda akan diminta untuk menyerahkan beberapa jaminan konvensional. Anda akan diminta untuk mengisi formulir permohonan pinjaman khusus yang digunakan oleh lembaga.

 

Asosiasi Berbasis Keanggotaan

Anda juga dapat mengakses pinjaman dari asosiasi berbasis keanggotaan. Untuk mendapatkan pinjaman dari asosiasi ini,anda harus menjadi anggota asosiasi dan membeli saham lembaga. Anda juga akan diminta untuk menyimpan sejumlah uang pada institusi. Beberapa lembaga ini terkait dengan Bank Keuangan Mikro yang memungkinkan anggotanya mendapatkan pinjaman yang lebih besar jika memenuhi beberapa persyaratan.

 

Sumber-sumber lain

Anda mungkin bisa mendapatkan pinjaman dari keluarga atau teman-teman. Ini bisa menjadi alternatif yang baik dalam beberapa situasi, tetapi jika usahaanda gagal dan anda mengalami kesulitan membayar kembali pinjaman, hubungan kekeluargaan yang telah terjalin dapat menjadi buruk.

Kadang-kadang anda bisa mendapatkan pinjaman pribadi dari orang lain selain keluarga atau teman-teman. Pinjaman ini biasanyasangat beresiko dan berbunga tinggi. Pastikan bahwa semua perjanjian dibuat sesuai dengan standar hukum yang berlaku.

Beberapa pemasok ada yang tertarik untuk menyediakan barang dan jasa secara kredit kepada anda agar usaha mereka (pemasok) bisa berjalan. Kebutuhan stok awal usaha anda dapat diperoleh dari para pemasok tanpa pembayaran langsung. Beberapa pembayaran biasanya diminta segera setelah anda bisa menjual produk barang atau jasa dari usaha anda. Anda bisa menegosiasikan tentang hal ini, atau meminta pembayaran secara mengangsur, atau pembayaran pada tanggal tertentu. Beberapa pemasok bahkan biasanya siap untuk mengatur skema kredit atas nama anda. Meskipun mereka bisa membantu anda melalui fase awal usaha untuk memperoleh kredit tanpa terlalu rumit, namun biasanya skema kredit ini sangat mahal.

 

 

 

Latihan 9.5: Modal Awal dan Sumber Modal

Silahkan mengisi formulir dengan jumlah dari modal awal yang diperlukan dan menunjukkan sumber-sumber potensial.

Modal yang dibutuhkan

Jumlah

Sumber modal

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Ketika memperkirakan investasi apa yang anda butuhkan, perlu diingat aspek-aspek “ramah lingkungan“:
    • Seberapa besar ukuran tempat usaha yang dibutuhkan serta bagaimana konsumsi energinya?
    • Apakah bangunan sudah “ramah lingkungan” dan hemat energi?
    • Apakah saya benar-benar membutuhkan sebuah mobil atau cukup menggunakan sepeda atau transportasi umum?
    • Apakah saya memerlukan stok bahan baku yang banyak, apakah ini meningkatkan utilitas saya (misalnya listrik untuk pendinginan dan pencahayaan, tempat usaha yang lebih besar)?
    • Apakah perlu investasi promosi dalam bentuk cetak (penggunaan bahan baku, limbah) atau cukup dilakukan melalui promosi secara online?
    • Membayar upah dan gaji yang adil dan memperhitungkan biaya untuk jaminan sosial, asuransi kesehatan, tunjangan lainnya bagi karyawan .
    • Dapatkah saya menggunakan peralatan bekas, bukan peralatan yang baru?
    • Perlindunganusaha dari semua risisko (karyawan, masyarakat setempat dan lingkungan) melalui asuransi yang cocok untuk menjamin keadilan dan kecepatan menyelesaikan permasalahan ketika insiden terjadi.
    • siapkan anggaran untuk langkah-langkah peningkatan kelestarian lingkungan dan sosial usahaanda.
  • Bila anda mencari sumber modal awal, perlu diingat aspek “ramah lingkungan” dan sosial:
    • Carilah program bantuan keuangan untuk usahaRamah lingkungan oleh pemerintah dan lembaga-lembaga keuangan swasta.
    • Bila memilih kreditur/pemberi pinjaman nilailah dengan baik kredibilitas serta kinerja mereka. Jangan sampai jatuh ke lintah darat.
    • Jangan pinjam uang dari orang yang akan membuat anda tertekan secara keuangan jika anda tidak dapat membayar tepat waktu.

 

 

BAB 10

MEMULAI USAHA

 

 

Tujuan dari bab ini adalah :

  1. Untuk membantu anda meninjau kembali semua komponen rencana usaha anda, mengevaluasinya dan mengembangkan sebuah rencana usahayang lengkap, dapat dikerjakan dengan langkah pasti dan terjadwal.
  2. Untuk membantu anda membuat keputusan dalam memulai usaha sekarang atau dikemudian hari.

10.1                        Penilaian pribadi : apakah anda siap untuk memulai usaha anda?

                Pada bab ini, anda akan mengevaluasi rencana anda dan persiapan untuk usaha baru anda. Setelah itu, maka saat ini adalah waktu untuk memutuskan apakah sebaiknya anda memulai atau tidak.

                Daftar periksa (check list) dibawah ini akan membantu anda menilai kesiapan anda untuk memulai dan menjalankan usaha ramah lingkungan anda di sektor industri kreatif.

 

Berilah tanda centang pada kolom pilihan “YA” dan “TIDAK” pada setiap pertanyaan. Jika anda tidak yakin mengenai pertanyaan tersebut, centang pilihan jawaban “TIDAK”.

 

 

Ya

Tidak

1. Apakah anda mengerti konsep dari Perusahaan Ramah lingkungan?

2.Apakah anda telah membaca secara detail mengenai sektor anda, masalah lingkungan dan peluang usaha ramah lingkungan.

3. Apakah anda telah melihat kedalam diri anda dan menemukan kualitas karakter yang tepat untuk memulai usaha ramah lingkungan anda?

4. Sudahkah anda merumuskan dengan jelas ide usaha anda?

5. Sudahkah anda menilai ide usaha anda berdasarkanpada faktor-faktor internal dan eksternal?

6. Sudahkah anda memutuskan produk atau jasa apa yang akan anda jual dalam usaha ramah lingkungananda?

7. Apakah produk/jasa  ramah lingkungan usaha anda memiliki karakter unik yang kuat untuk dijual?

8. Apakah anda tahu siapa yang nanti akan menjadi pelanggananda?

9. Sudahkah anda bertanya pada pelanggan potensial, apa pendapat mereka tentang rencana toko, produk dan layanan anda?

10. Apakah anda tahu siapa yang nantinya akan menjadi kompetitor usaha anda?

11. Apakah anda tahu berapa harga yang ditetapkan oleh kompetitor anda?

12. Apakah anda telah menghitung biaya produk atau jasa anda?

13. Sudahkah anda memutuskan berapa harga yang akan anda tetapkan?

14. Sudahkah anda menemukan lokasi yang tepat untuk usaha anda?

15. Sudahkah anda memutuskan jenis distribusi apa yang akan anda gunakan?

16. Sudahkah anda memutuskan jenis promosi apa yang akan anda gunakan?

17. Apakah anda tahu  berapa biaya yang akan anda butuhkan untuk promosi?

18. Sudahkah anda memutuskan bentuk usaha apa yang akan anda pilih?

19. Sudahkah anda memutuskan karyawan apa saja yang anda butuhkan?

20. Apakah anda tahu ketentuan-ketentuan hukum untuk usaha anda?

21.Apakah anda sudah memutuskan asuransi apa yang anda butuhkan untuk usaha anda?

22. Apakah anda tahu berapa biaya asuransi yang dibutuhkan? 

23. Sudahkah anda menghitung berapa modal awal yang dibutuhkan untuk memulai usaha anda?24. Sudahkah anda mengumpulkan uang untuk seluruh modal awal yang anda butuhkan?

25. Sudahkah anda membuat rencana biaya dan rencana penjualan?

26.Apakah rencana biaya dan penjualan anda menunjukkan keuntungan pada tahun pertama usaha anda dimulai?

27. Sudahkah anda membuat rencana arus kas?

28. Apakah rencana arus kasanda menunjukkan bahwa anda tidak akan kekurangan biaya dalam periode 6 bulan pertama?

29. Sudahkah anda menemukan bantuan apa yang bisa anda peroleh dari lembaga jasa pengembangan usaha, asosiasi, institusi keuangan, dan instansi pemerintahan lainnya?

30. Sudahkah anda menilai potensi dampak  lingkungan dariusaha anda?

31. Sudahkah anda memutuskan tindakan apa yang akan anda ambil untuk meng-hindari dampak negatif lingkungan dan mendukung secara aktif perlindungan lingkungan dan masyarakat anda?

32. Apakah anda memiliki pernyataan visi yang baik dan ramah lingkungan serta misi yang jelas untuk usaha anda di masa mendatang?

 

 

 

Jumlah jawaban Ya/Tidak

 

 

 

.Jumlah jawaban “Ya” menunjukan kondisi persiapan usaha anda dan apa yang sudah anda lakukan untuk memulai usaha anda.

Jika Total jawaban “Ya” anda berjumlah 28 atau lebih:

Anda sangat siap dan dapat segera memulai usaha anda, tetapi anda masih harus meninjau kembali poin-poin yang memiliki jawaban “Tidak”.

 

Jika Total jawaban “Ya” anda berjumlah 17-27 : 

Anda seharusnya kembali melihat pada pertanyaan yang telah anda jawab “Tidak” dan memikirkan kembali aspek-aspek tersebut sampai anda secara jujur dan siap menjawab “Ya” untuk semua pertanyaan tersebut.

 

Jika jawaban “Ya” anda berjumlah 0-17

Akan sangat berisiko untuk memulai usahabaru anda pada saat ini. Anda seharusnya memulai lagi dari awal untuk kembali merencanakan usaha anda. Mungkin anda perlu mengganti ide usaha anda.

 

Jika masih ada persiapan yang belum anda buat dan masalah-masalah yang belum benar-benar anda pikirkan, anda seharusnya kembali bekerja secara serius memikirkan hal-hal tersebut. Jika anda memulai usaha anda tanpa persiapan yangmatang, hal tersebut akan meningkatkan risiko kegagalan.

 

Apakah anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai rencana usaha anda ?

Anda membutuhkan beberapa pengetahuan mengenai manajemen usaha untuk melakukan perencanaan usaha anda. Sebagai contoh, anda harus mengetahui perhitungan untuk menentukan harga jual dan melakukan perencanaan. Anda bisa menemukan lebih banyak informasi mengenai manajemen usaha dalam (Six Improve Your Business Basics Manuals) 6 petunjukdasar untuk memperbaiki usaha : Pemasaran, Pembelian, Pengawasan stok (persediaan),Perhitungan biaya, Pencatatan dan Perencanaan usaha.

                Kemungkinan besar anda akan membutuhkan informasi yang lebih banyak untuk menyelesaikan rencana usaha anda. Pikirkan secara mendalam informasi apa yang akan anda butuhkan dan penuhi dalam rencana aksi yang akan anda lakukan selanjutnya untuk membantu anda merencanakan pekerjaan anda.

                Karena usaha ramah lingkunganmerupakan jenis usaha yang relatif baru, anda perlu melakukan upaya lebih dan sangat rinci untuk rencana usaha anda.

 

Mewujudkan dan mempertahankan rencanausahaanda

Setelah anda menyelesaikan rencana usaha anda, anda akan perlu untuk menyajikan/mempresentasikan dan mempertahankan rencana usaha anda sebelum mitra kerja, penanam modal dan stakeholder (pihak yang berkepentingan)lain dalam usaha anda akan muncul. Untuk dapat melakukan hal ini dengan baik dan membuat mereka yakin, anda perlu mengetahui dengan baik rencana usahaanda, termasuk asumsi-asumsi yang telah anda buat pada bagian yang berbeda dalam rencana.

Tujuan utama dari presentasi rencana usaha anda adalah membuat stakeholder yang tertarik dengan usaha anda dapat menilai apakah anda telah mempertimbangkan segala kemungkinan dalam implementasi/pelaksanaan dari rencana usaha anda.Hal ini juga memberikan kesempatan bagi stakeholderuntuk bertanya secara interaktif dan mendapatkan jawaban dari anda, dimana hal ini akan menggambarkan pemahaman anda mengenai usaha anda dan keyakinan anda dalam meraih kesuksesan dalam usaha anda tersebut.Berikut ini adalah tips/saran untuk membantu anda dalam mempersiapkan presentasi anda :

• Kenali pendengar anda. mitra, penanam modal dan stakeholder memiliki alasan tersendiri akan tujuan dan ketertarikannya mengenai usaha anda.Keberhasilan anda untuk mendapatkan bantuan mereka bergantung pada seberapa besar usaha anda berkontribusi pada tujuan dan kepentingan mereka. Oleh karena itu, anda perlu menyiapkan informasi yang memadai, sesuai dengan harapan, sikap dan pengetahuan mereka.

•  Pastikan bahwa informasi yang telah anda persiapkan adalah informasi yang akurat dan memiliki kualitas yang baik. Anda juga perlu merencanakan diawal, mengenai apa informasi kunci yang ingin anda tekankan dan sampaikan tentang usaha anda.

•  Buatlah penjelasan anda, sederhana, singkat dan semenarik mungkin.

•  Persiapkan diri anda sebaik mungkin, peraga visual dapat digunakan untuk memaksimalkan poin yang ingin ditunjukkan, tetapi jangan terlalu berlebihan dalam menggunakannya.

•  Gunakan waktu yang tersedia sebaik mungkin untuk mempresentasikan usaha anda dan usahakanlah untuk tepat waktu.

• Buatlah kontak mata dengan audiens anda secara intens, hal tersebut akan memberi anda isyarat pada komunikasi non verbal dan mempertahankan ketertarikan pendengar.

• Jangan takut jika audiens memberi banyak pertanyaan. Karena hal ini merupakan indikasi bahwa ide yang anda sampaikan menarik. Rencana usaha anda harus  dapat bertahan dalam proses penilaian yang teliti dan cermat oleh audiens tersebut.

•  Ingat, jika anda tidak yakin akan jawaban dari pertanyaan jangan takut untuk mengatakan “Saya tidak tahu”, jika memungkinkan, berikan janji anda akan menjawab pertanyaan penanya tersebut sesegera anda mendapatkan jawabannya.

Mendistribusikan dan melindungi rencana usahaanda

Anda harus menyadari bahwa rencana usaha anda adalah konsep detail dari ide usaha anda, produk anda, dan bagaimana rencana anda dalam menjalankan usaha, kearah mana usaha anda akan menuju, dan juga mencakup data tentang pasar usaha anda, pelanggan, kompetitor, mitra dan lain sebagainya. Anda akan dengan cepat melihat bahwa semua informasi tersebut sangat sensitif dan anda harus berhati-hati terhadap siapa yang mendapat kesempatan untuk melihatnya.

 

Ketika mendistribusikan rencana usaha anda, anda seharusnya selalu membuat persetujuan kesepahaman dengan pihak lain untuk tidak menyebarkan rencana ini kepada pihak ketiga.

Apalagi jika rencana usaha anda memiliki sifat kerahasian, seperti contohnya ketika hal tersebut mengandung ide, produk atau cara usaha yang inovatif, anda bisa meminta mereka untuk menandatangani perjanjian kerahasiaan.

 

Anda jugaharus menginformasikantentang kerahasiaan danhak ciptadi awal rencana usahaandasecara tertulis.

 

Berikut ini adalah tips-tips untuk membantu melindungi rencana usaha anda dari penyalahgunaan :

• Mencari dukungan yang berkaitan dengan melindungi rencana usaha anda dengan cara yang tepat melalui konselor hukum yang memiliki spesialisai pada hukum usaha.

• Berkonsultasi keorganisasi kamar dagang dan industri.

• Mencari informasi gratis dari internet atau sumber-sumber lainnya.

 

Mencari saran dan dukungan

Di Indonesia, terdapat banyak program dan layanan pemerintah maupun non pemerintah yang tersedia, yang bertujuan membantu wirausahawan muda untuk memulai usaha ramah lingkungan mereka. Biasanyaprogram/jasa tersebut dapat memberikan saran umum, saran hukum, saran keuangan, menawarkan lokakarya, seminar, dan acara networking (jaringan), informasi, menyediakan bimbingan dan pendampingan yang lengkap mengenai program kewirausahaan yang akan membimbing anda mulai dari ide awal sampai usaha anda sukses.kesuksesan usaha.

 

Lampiran daftar referensi untuk membantu usaha ramah lingkungan anda.

 

10.2            Rencana tindakanuntuk memulai usaha anda

Jika anda menjawab “Ya” untuk ke 32 pertanyaan di bab sebelumnya, sekarang saat untuk melangkahke depan dan memulai usaha tersebut. Masih banyak hal-hal yang harus dilakukan dan dipikirkan. Semua bagian dari rencana usaha perlu untuk dicantumkan dan dilakukan sesuai dengan rencana. Dalam megerjakan tindakan terencana haruslah terstruktur. Semuanya harus dilakukan dengan urutan yang benar dan waktu yang tepat.

 

Tabel dibawah ini akan membimbing anda untuk merencanakan tindakan dalam memulai usaha anda. Anda dapat memulai dari daftar paling atas, atau dari daftar paling bawah (meluncurkan usaha ramah lingkungan). Isi segala hal yang perlu anda lakukan dibawah setiap kepala kolom, aktivitas apa saja yang perlu anda selesaikan, kapan anda harus menyelesaikan aktivitas tersebut, dan tulislah catatan penting untuk memenuhi rencana anda.

 

Anda dapat mencetak tabel ini dan menempelnya di dinding untuk mengingatkan anda sejauh mana rencana anda sudah tercapai untuk meluncurkan usaha ini. Tabel ini juga dapat membantu anda untuk mengevaluasi apakah anda sudah berada dalam jalur yang benar atau belum. Gunakan rencana usaha anda sesering mungkin sebagai (check list) daftar periksadan periksa secara berkala apakah langkah yang anda lakukan masih benar. Buatlah catatan tambahan agar anda tidak melupakan apapun yang anda pikirkan selama proses pelaksanaan rencana tindakan.

Latihan 10.1: Rencana Tindakan

 

Apa daftar aktivitas yang harus saya selesaikan?

Kapan saya harus menyelesaikan aktivitas ini?

Tanggal/Bulan/tahun

Tandai (siapa yang harus dihubungi, sumberdaya yang dibutuhkan, dll )

Kesiapan produk/jasa

 

 

 

 

 

Perhitungan harga

 

 

 

 

Menentukan tempat distribusi

 

 

 

 

Mempromosikan usaha dan mengatur kontak penjualan 

 

 

 

Pembentukan usaha

 

 

 

 

Menyesuaikan /memenuhisyarat peraturan untuk menjalankan usaha

 

 

 

Manajemen sumberdaya manusia (contoh : rekrutmen pegawai jikadibu-tuhkan)

 

 

 

Perhitungan biaya

 

 

 

 

Perencanaan keuangan

 

 

 

 

Perhitungan modal awal

 

 

 

 

Mencari danamodal awal

 

 

 

 

Meluncurkan usaha

 

 

 

 

 

 

 

  • Di akhir penilaian sebelum memulai usaha anda, lihatlah kembali faktor-faktor ramah lingkunganyang berhubungan dengan setiap langkah dari rencana anda dan pastikan prinsip-prinsip kelestarian terintegrasi sepenuhnya.
  • Menilai kelayakan rencana usaha anda dan kelestariannya/kelangsungan/ keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.
  • Masukkan aspek ramah lingkungandan kelestarian kedalam rencana aksi anda. Jangan menjadi pihak yang terlambat dalam menerapkan prinsip-prinsip kelestarian
  • Mulailah ramah lingkungan sejak hari pertama.
  • Carilah bantuan dalam menerapkan strategi usaha berkelanjutan anda (lihat lampiran).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN

Daftar referensi untuk dukungan usaha

Daftar institusi dan kontak yang dapat membantu anda untuk meperoleh dukungan memulai usaha anda.

Pengembangan dan konsultasi produk/Jasa

Produk jasa desain:

Beberapa universitas/sekolah mempunyai jurusan desain produk yang memberikan pelayanan gratis untuk memulai/SMEs dalam mendesain produk mereka.

-          Jurusan Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (www.despro.its.ac.id).

-          Desain Grafis dan Cetak STIKOM (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer), (www.stikom.edu).

 

Pemerintah, khususnya Kementrian Perindustrian dan Perdagangan menyediakan pelayanan gratis untuk SMEs dalam mendesain produk dan kemasan mereka, menyediakan jasauntuk mencetak kemasan dan pengemasan produk dengan harga murah.

Di Jawa Timur, dapat menghubungi :

-          Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Jl. Raya Trosobo – Sidoarjo. Phone 031 – 7884056.

Layanan jasa mereka adalah: pemberian label pada desain & pengemasan, pencetakan label & pengemasan, layanan pengemasan (Vacuum pack, aluminium foil, corrugated carton box).

 

Pelatihan teknis dan manajemen

Pelatihan teknis dan manajemen dapat diperoleh dengan harga yang murah atau gratis. pelatihan disediakan oleh organisasi swasta, pemerintah, dan organisasi bukan pemerintah, baik melalui lembaga/institusi dan atau individu.

Institusi pelatihan ketrampilan swastaterdaftar di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Anda dapat mencari institusi di sekitar lokasi anda tinggal, dan mencari yang sesuai dengan ketrampilanyang anda butuhkan. Lihat pada http://www.infokursus.net/datakursus/ . Anda harus membayar biaya pelatihan oleh institusi jenis in,i Business Development Service (BDS) adalah sebuah perusahaan atau individu yang menyediakan pelayanan usaha. Pelayanan terdiri dari pelatihan, bimbingan, akses keuangan, akses pasar, dll. Bank sentral Indonesia mempromosikan konsultan individual/perorangan yang memberikan pelatihan, bimbingan dan akses keuangan,yang disebut dengan KKMB (Konsultasi Keuangan Mitra Bank). Jika anda membutuhkan bantuankeuangan, anda dapat meminta bantuan dari mereka, dan bertanya tentang daftar konsultan dari Bank Sentral Indonesia.Atau, anda dapat pergi ke asosiasi dari BDS untuk pelatihan manajemen memulaidan mengembangkanusaha anda, anda dapat memperoleh informasi dari http://indosiyb.wordpress.com/about-siyb/

Institusi pelatihan ketrampilan pemerintah : Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementrian Perdagangan, Kementrian Pariwisata, Kementrian Koperasi, Usaha Makro Kecil dan Menengah (SMEs) memiliki unit pelaksana teknis pelatihan (“Unit Pelaksana Teknis Pelatihan, dahulu disebut Balai Latihan Kerja atau Badan Diklat) di provinsi atau tingkat kabupaten. Anda dapat mencari institusi pelatihan ini di daerah anda. Anda mungkin bisa mendapatkan pelatihan gratis, atau diskon tertentu atau membayar dengan biaya penuh, sesuai dengan situasi yang ada (jika institusi memperoleh subsidi dari pemerintah, maka kemungkinan adanya diskon untuk biaya pelatihan atau bahkan gratis biayanya).

Berikut adalah beberapa pelaksana teknis:

-          Beberapa dari unit pelaksana teknis pelatihan berada dibawah wewenang Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, unit pelaksana teknis pelatihannya tidak hanya memberikan pelatihan kemampuan, tetapi juga sertifikasi pelatihan dan penempatan yang biasa disebut kios 3 in 1. Anda dapat melihat daftar unit pelaksana teknis pelatihan (seperti di Jawa Timur, dapat dilihat di http://www.infokerja-jatim.com/index.php/telusur/blk) atau kios 3in1 di Indonesia pada http://www.kios3in1.net/

-          Anda mungkin juga dapat menghubungi kantor pemerintahan setempat untuk memperoleh informasi terkait institusi pelatihan, biasanya kantor berlokasi pada bangunan yang sama dengan kantor pemerintahan. Seperti contoh, anda dapat menghubungi Klinik UKM di Kantor Koperasi dan SMEs.

 

Pelaksana teknis pelatihan juga dapat diperoleh dari program CSR (Corporate Social Responsibility) dari perusahaan swasta maupun milik negara (BUMN). Setiap perusahaan swasta di Indonesia menyediakan pengembangan kapasitas untuk komunitas di sekitar lokasi perusahaan. Anda dapat mengunjungi perusahaan terdekat dan mencari pelaksana teknis pelatihan atau pergi ke PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) unit dari perusahaan milik negara (lihat di http://pkblbumn.com/) untuk mencariprogram pelatihan dari mereka. Beberapa pelatihan dan bantuan CSR dikelola oleh business development services atau universitas.

Beberapa universitas mempunyai pelayanan tidak hanya untuk mahasiswanya tetapi juga untuk umum. Pelayanan sebagian besar berhubungan dengan kompetensi yang spesifik dari institusi. Sebagai contoh, http://inkubator.its.ac.id/, www.inkubatoripb.com

Anda dapat melihat di tautan eksternal untuk mendapatkan informasitentang kerahasian usaha dan rahasia perdagangan: http://www.business.gov.au/BusinessTopics/Intellectualproperty/Commercialstrategies/Pages/ConfidentialityTradesecrets.aspx

Jaringan dan Promosi

Untuk memperluas usahaanda, anda perlu bergabung di sebuah jaringan usaha, untuk mendapatkan pengetahuan atau mungkin anda dapat berpromosi tentang usaha anda. Di bawah ini adalah daftar dari jaringan usahayang mungkin anda tertarik untuk bergabung:

ILO Asia Pacific Green Jobs Network: http://apgreenjobs.ilo.org/

Asosiasi Kewirausahaan Sosial Indonesia : http://www.aksi-indonesia.org/

Aku ingin hijau: http://akuinginhijau.org/direktori/produk-ramah-lingkungan/

Organic Indonesia:http://www.organicindonesia.org/

Indonesia Ecotourism network : http://www.indecon.or.id/

Tangan di Atas: http://tdacenter.com/

 

Informasi sektor khusus

Asosiasi usaha

  • Asosiasi Industri Animasi dan Kreatif Indonesia http://www.ainaki.or.id/
  • Asosiasi Industri Kreatif Depok http://aikd.org/
  • Asosiasi Industri Kerajinan dan Kreatif Indonesia http://aikkindo.weebly.com/
  • Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia http://www.asmindo.org/
  • Indonesia Kreatif http://indonesiakreatif.net/
  • Forum Design Grafis Indonesia http://fdgi.org/
  • Indonesia Young Designer http://indonesiayoungdesigners.com
  • Asosiasi Kewirausahaan Sosial Indonesia http://www.aksi-indonesia.org/

Penyedia Pelatihan

  • Pelatihan Kewirausahaan di Ciputra Entrepreneurship http://www.ciputraentrepreneurship.com/
  • Konsultan Usaha Kreatif DigitalCreative Digital Business Consultant http://www.virtual.co.id/
  • Sekolah Desain Internasional International Design School – Jakarta http://www.idseducation.com
  • Bimbingan Wirausaha Pintar Smart Entreprenuers Coaching        http://pelatihanwirausaha.com/
  • Rumah Perubahan http://rumahperubahan.com

 

Kontak Usaha

  • Dewi Tanjung dari detanjung.com, seseorang yang memulai usaha kerajinan tangan dengan menggunakan material sampah/limbah
  • Nukhman Luthfie : seorang wirausahawandigital kreatif dan konsultan. Dia dapat dihubungi melalui akun twitter @nukman

 

Sumber-sumber diInternet

  • Startuplokal.org
  • Stasion.org
  • Dailysocial.net
  • Surabaya Web Community (Suwec.com)
  • http://zamdesign.wordpress.com/2008/10/14/10-majalah-lokal-online-gratis-paling-kreatif/
  • http://www.desainstudio.com/2011/07/kumpulan-majalah-desain-grafis-dan-seni.html
  • http://bisnisukm.com/
  • http://greeneration.org/

Majalah dan Koran

  • Masterpiece; majalah desain grafis Indonesia
  • Kompas
  • Majalah Swa

 

Pemilihan Lokasi

Pemilihan lokasi tergantung dengan seberapa besar investasi yang dibutuhkan. Berikut adalah tautan yang mungkin berguna bagi anda untuk mengetahui harga dari sebuah bangunan/property. Ada beberapa tautan yang mungkin berguna untuk menilai nilai dari kekayaan :

Kantor pajak menyediakaninformasi tentang nilai dari tanah dan bangunan, dapat dilihat di http://njop.pajak.go.id/

Beberapa perusahaan manajemen proprerti menyediakan informasi mengenai harga dari sewa atau jual sebuah bangunan/perumahan/tanah dapat dilihat di (http://www.eraindonesia.com atau www.123rumah.com)

Tenaga Kerja

Pemerintah menyediakan layanan gratis untuk pemasangan iklanlowongan pekerjaan dan pencarian kandidat/tenaga kerjayang cocok bagi usaha anda. Anda dapat menemukannya di http://infokerja.depnakertrans.go.id/ untuk memasang iklan dan menggunakan layanan mereka.

Prinsip-prinsip Pekerjaan Layak (Decent Work Principles): http://www.ilo.org/global/about-the-ilo/decent-work-agenda/lang–en/index.htm

Anda juga dapat menggunakan layanan dari universitas dan SMK (Sekolah Menegah Kejuruan) untuk merekrut pekerja paruh waktu bagi usahaanda. Silahkan mengunjungi pusat karir dari universitas atau sekolah (sebagai contoh; www.sac.its.ac.id).

Nasehat Hukum

Untuk memperoleh nasehat hukum bagi usaha anda, silahkan berkonsultasi ke kantor pemerintahan setempat. Jika anda berlokasi di sebuah kota/distrik yang memilikipusat layanan satu atap, ini akan lebih efisien jika anda berkunjung dan berkonsultasi ke sana.

 

Akses keuangan

Beberapa tautan yang berguna yang menyediakan informasi skema dan institusi untuk kredit modal dan keuangan mikro :

-          http://pilihkredit.com/

-          http://www.ukmkecil.com/kredit-usaha-rakyat/blog

-          http://www.kabarukm.com/cara-mengajukan-kredit-usaha-pada-lembaga-keuangan.html

-          http://binaukm.com/2011/07/tips-dan-trik-sukses-mengajukan-pinjaman-modal/

 

Sumber yang lain :

  1. bagaimana mendirikan sebuah koperasi : hubungi kantor koperasi dan SMEs (atau lihat di http://www.depkop.go.id/).
  2. Bagaimana memperoleh nomer wajib pajak : kunjungi kantor pajak atau melakukan registrasi secara online www.pajak.go.id
  3. Bagaimana memperoleh nomer pendaftaran industri dan nomer pendaftaranperdagangan : kunjungikantor perdagangan dan industri (proses dari satu kantor dengan kantor lainya bervariasi)
  4. Bagaimana untuk mematuhimasalah ketenagakerjaansilahkan kunjungi kantortenaga kerjadidaerah anda.
  5. Pendaftaransektor khusus, kunjungi kantor sektor khusus tersebut.

 

Daftar Periksa Operasi Usaha Ramah lingkungan

UNTUK KANTOR/PEDAGANG ECERAN

DAFTAR PERIKSA DIISI OLEH:

TANGGAL PENGAJUAN DAFTAR PERIKSA:

Silahkanmenanda tangani sertifikasipada akhirdaftar periksa sebelumdiserahkan.

Untuk memperoleh sertifikasi Usaha Ramah Lingkungan, anda harus:

  • Mematuhisemua peraturanlingkungan yang berlakubagi usahaanda.
  • Menerapkanberbagaitindakanuntuk menghemat energi, air danbahanlainnya, dan mengurangilimbah.
  • Izinkankunjungan lapanganuntuk memverifikasibahwa usahaandamemenuhidualangkah di atas.
  • Menjaminuntuk melanjutkanupaya-upayauntuk mencegahpolusi danmelestarikan sumber daya.

 

Langkah-langkahumum berikut inidiperlukan untuksemua usaha:

Pengawasan penggunaan air, energi, limbahpadat danberbahaya yang dihasilkan.

[ ]

Menyediakan3insentifataukesempatan pelatihanuntukmendorong partisipasimanajemendan karyawandalamupayasaha ramah lingkungan.Misalnya, menggabungkankonsepusaha ramah lingkungandengan:

  • penilaian kinerja, deskripsi pekerjaan, programpelatihan, orientasikaryawan.

[ ]

  • Diskusi pertemuan staff.

[ ]

  • Bahan referensi karyawan.

[ ]

  • Newsletter (surat berita) perusahaan ataubuletin-diposting diblogkami.

[ ]

  • Program saran dan penghargaan perusahaan.

[ ]

Menginformasikanpelangganandatentang upayalingkunganusahaandadanapa yang sedang anda lakukanuntukmemenuhistandarusaharamah lingkungan. Sebagai contoh:

  • Pemasangan logo usaha ramah lingkungan, piagam sertifikasi dipasang di lokasi yang bisa dilihat oleh pelanggan (lakukan setelah sertifikasi diperoleh).

[ ]

  • Tunjukan langkah-langkahyang sedang andalakukan untukmenjadisebuah usaha ramah lingkungan–(kamimemposting diblogkami).

[ ]

  • Menawarkanwisatayang menyorotikeberhasilanusaha ramah lingkungan anda.

[ ]

  • Menawarkan ke pelangganlayanan ataupilihanfasilitas ramah lingkungan.

[ ]

  • Sorot/promosikan upaya usaha ramah lingkungananda dan/atau sertifikasi di website anda.

[ ]

Perkenalkan usahalainnya(di sektor usaha lainnya) kestandarusaha ramah lingkungan(misalnya pemasokdandistributor), mendorong merekauntuk menerapkanstandar ramah lingkungan.

[ ]

Mereduksi dan mendaur ulang limbah

Lakukan penilaian tentang limbah padatanda(biasa, sampahtidak berbahayadanyang bisa didaur ulang) atau gunakanpanduan berikut.

  • Mengidentifikasibahan/limbahapa yang dihasilkansaat ini, kira-kira berapabanyak,dan bagaimanamerekadikelola(misalnya;sampah, daur ulang, dll).
  • Carilah peluang untukmengurangi, menggunakan kembalidanmendaur ulang. Gunakandaftar periksa inisebagai panduan.
  • Tinjauulang penilaian(dan checklistini) setiap tahun untukmengidentifikasicara-cara baruuntuk mengurangilimbah.

A.Melakukan minimum 5 langkah pengurangan pemakaian kertas:                                                                                                     N/A       YA?

A1. Tumpuklah kertas bekas pakai di dekat printer. Gunakan untukdraft, untuk kertas corat coretatau memointernal ataumenyediakan sebuah nampandraftprinterpada printer yang memiliki beberapa nampan.

[  ]

[ ]

A2. Hilangkanlembaranhalaman depan faxdengan menggunakancatatan tempel fax ataumenggunakan perangkat lunakyang memungkinkanandauntuk mengirim faxlangsung darikomputeranda tanpapencetakan.

[  ]

[ ]

A3. Membuatpencetakan dua sisidan fotokopi dua sisi sebagai praktek standardalam usahaanda(mesin fotokopi di setke pencetakandupleksataumanualfeed untukdupleks). Jikaandamasih memilikisebuah printer tuatanpa kemampuanduplex, gunakanhanya untukmencetak halamandokumensatu sisi halaman dan memastikandokumenmulti-halamandicetak denganprinterduplex.

[  ]

[ ]

A4. Kurangi surat/pesan yang tidak diinginkan denga cara sebagai berikut :

  • Menuliske atauhubungi pengirimmailing list jika anda keluar darimailing list.
  • Memberi label kembali dari surat duplikat dan langganan meminta semua kecuali satu dihapus.
  • Tulis “tolak” pada surat kelas pertama dan kembalikan kepada pengirim.
  • Bersihkanmailing list (daftar surat)anda sendiriuntukmenghilangkan duplikasi.

[  ]

[ ]

A5.Mengaturpapan buletinatau mengembangkandaftar ruteuntukbuletin, memo, jurnalperdagangan untukmeminimalkanjumlahkaryawan yang menerimasalinan.

[  ]

[ ]

A6. Gunakanfile elektronikdaripada yangkertas. Draftdokumendapatditinjau, diedit, dan berbagimelalui layar.

[  ]

[ ]

A7. Lakukan efisiensi fotokopi-dengan menggunakan fitur pengurangan ukuran(misalnya dua halamandarisebuah majalahatau bukuseringkalidapatdicetak padasatu halaman) dan mengatur seting standar pengolahan katauntuk memakai huruf dan margin yang lebih kecil.

[  ]

[ ]

A8. Membantu meminimalkansalah mencetak dengan memasangdiagramtentang cara memuatkertaskhusus seperti kertasdengan kop suratsehinggabenar ketikadimuat.

[  ]

[ ]

A9.Menggunakan kembali amploppengiriman danpengembalian: Menutupialamat lamadan ongkos kirimdan atau gunakan amplop kirim dan kembali dua arah. Amplopkeluaranda akankembaliuntuk dipakai mengirim surat ke anda.

[  ]

[ ]

A10.Menggantimemodengane-mail &menghimbau email untuk tidak dicetak. Pemesanan bahan baku melalui telepondanatauemail.

[  ]

[ ]

A11. Desainbahan pemasaranyang tidak memerlukanamplop-cukuplipat dankirim.

[  ]

[ ]

A12. Minimalkanpencetakandengan menghilangkanlaporanyang tidak perludan/ataumengurangi ukuranataufrekuensi laporan.

[  ]

[ ]

A13. Mengedarkanlaporan, memo bersamadaripada membuat/menerimasalinan untukperorangan. Gunakan”sentralatau”masterfilehard copy, bukanbeberapafile untuk perorangan.

[  ]

[ ]

A14. Untukperangkat lunak baru, pesanlah sesuai kebutuhan. Lakukan hal yang samadengan buku telepon.

[  ]

[ ]

A15. Mengidentifikasi dan menghilangkanformulir yang tidak perlu, desain ulang formulir menjadi bolak balik di selembar kertas atau gunakan ruang kertas sehemat mungkin, atau gunakanformulir dimedia elektronik.

[  ]

[ ]

A16. Membeli kertasyang dihasilkanoleh perusahaan yang berkomitmen terhadap pengelolaan lingkungandan meminimalkandampakekologi serta memakai sumber daya yang terbarukan.

[  ]

[ ]

A17. Lain-lain : penagihan elektronik.

[  ]

[ ]

B.Melakukan minimal5langkah-langkah pengurangan limbah:N/A YA?

B1.Menyewa komputer dan printer, hindari membeli peralatan tersebut.

[  ]

[ ]

B2.Pilihpenyedia barang yangmengambil kembaliproduksetelahumur pakaimerekatercapai (misal; lampuneon) atau mintalah penyedia barang anda untuk meminimalkankemasan produk.Mintalah penyedia barang untuk mengambil kembalikemasanbekas atau produkrusak untuk digunakan kembalidan didaur ulang(pilih penyedia barang yang menawarkanlayanan ini).

[  ]

[ ]

B3.Pilihprodukyang paling hemat kemasandan atau memilikikemasanmudahdidaur ulang.

[  ]

[ ]

B4.Gunakanfiturinterioryang fleksibel, seperti bahan dindingyang bisa dipakai sisi baliknya, untuk mengurangilimbah disaat renovasi.

[  ]

[ ]

B5. Memperbaiki barang yang rusak, membeliperalatan kantor bekas yang telah diperbaiki dengan layak.

[  ]

[ ]

B6. Gunakanlah wadahpengiriman yang dapat digunakan kembali ataudikembalikan.

[  ]

[ ]

B7.Membelibarang-barang dan peralatan kantor yang dapat digunakan kembalidaripadayang sekali pakai buang, seperti penaisi ulang, papan putihyang bisa dihapus&kalender dinding.

[  ]

[ ]

B8.Di ruangmakan siang/istirahat, kurangi perlengkapan sekali pakaidengan menggunakanperlengkapanpermanen(cangkir, piring, peralatan, handuk/lap kain, penyaring kopi, dll) -kamimenggunakanwadahisi ulanggula, garam&merica, dlluntuk menghindaripenggunaan kemasan individual/perorangan.

[  ]

[ ]

B9.Membeliprodukdalam jumlah besar, konsentrat, tahan lama, bisa diperbaiki, dan/ataudapat didaur ulang, pastikan bahwaandamemang membutuhkan apa yang anda pesan.

[  ]

[ ]

B10.Memusatkanpembelianuntuk menghilangkanpembelianyang tidak perludan memastikanbahwa kebijaksanaan pengurangan limbah sejak dipembelian telah dilaksanakan.

[  ]

[ ]

B11.Gunakanpemindai optik, yang memberikandetail lebih rinci tentangpersediaan, sehinggapemesananmenjadi lebih tepat.

[  ]

[ ]

B12.Menelusuri penggunaanbahan untukmengoptimalkanpemesanan dan pemakaian bahan yang sensitif terhadap waktu.

[  ]

[ ]

B13.Gantibeberapa produk sejenis dengan satuatau duayangmelakukan pekerjaan yang sama.

[  ]

[ ]

B14.Mengaturpembeliankoperasimelalui pemerintah, asosiasi, kelompok usaha yang letaknya berdekatan, dll.

[  ]

[ ]

B15.Gunakanpiring anda sendiri(menganjurkan kateringuntuk melayanimenggunakan piring saji pakai ulang family-style(“ala  keluarga”)). Mari kitamenetapkan ini sebagaikebijakandan jugamencari tahu tentangpiring sekali pakai yang bisa terkomposdll.

[  ]

[ ]

B16.Pengecerdapatmenawarkaninsentif  keciluntuk pelangganyang membawatasbelanjasendiri, cangkir kopi, dll.

[  ]

[ ]

B17. Tinggalkan potongan rumput di atas rerumputan (daur ulang rumput) atau diolah di fasilitas pengomposan anda.

[  ]

[ ]

B18. Lain-lain.

[  ]

[ ]

C. Atur sistem yang berkelanjutan untuk mendaur ulang. Permudahbagi karyawan untuk mendaur ulang dengan menempatkan tong pengumpul yang diberi tanda dengan jelas di lokasi yang mudah  dan sesuai.Implementasikan 3 langkah yang diperlukan dan 2 langkah tambahan dari langkah daur ulang dan penggunaan kembali berikut ini:

         N/A YA?

C1.Mendaur ulang atau menggunakan kembali semua serat berikut: karton (kotak karton bergelombang), kertas campuran (surat tak berguna, kertas bekas dan kertas berwarna), kertas Koran, kertas kantor (kertasputih, kertas komputer dan kertas fotokopi).

[  ]

[ ]

C2.Mendaur ulang wadah makanan dan minuman (semua wadah kaca, plastik dan aluminium).

[  ]

[ ]

C3.Mendaur ulang limbah organik: kompos dan daur ulang limbah makanan dan limbah dari taman.  Dirikan layanan pengolahan limbah organik dan pengomposan yang sesuai dengan perusahaan yang menangani sampah anda. Mintalah proses pengomposan sebagai bagian dari kontrak dalam  layanan lansekap anda.

[  ]

[ ]

C4. Menggunakan kembali atau mendaur ulang kayu (kayu palet, kayu dari eks pekerjaan renovasi).

[  ]

[ ]

C5. Mendaur ulang karpet.

[  ]

[ ]

C6. Untuk pengiriman barang, gunakanrajangan kertas bekasuntuk  kebutuhan pengemasan bukan membeli butiran styrofoam, pembungkus bergelembung  atau bahan kemasan lainnya. Jika anda menerima bahan tersebut, gunakan kembali produk tersebut dalam pengemasananda sendiri.

[  ]

[ ]

C7. Donasi atau tukarkan barang-barang yang tidak diinginkan tetapi masih dapat digunakan (furnitur, perlengkapan, elektronik, bahan limbah, disket komputer, dll) untuk sekolah-sekolah, gereja, rumah sakit, perpustakaan, organisasi nirlaba, museum, organisasi sumber daya guru, dll. Mendaftarkan diri pada program pertukaran limbah dimana barang-barang yang tidak anda inginkan dapat menjadi sumber daya bagi perusahaan lain.

[  ]

[ ]

C8. Apakah pelanggan anda mengembalikan kemasan kepada anda untuk digunakan kembali.

[  ]

[ ]

C9. Daur ulang atau menggunakan kembali lainnya.

[  ]

[ ]

D. Pembelian produk yang dibuat dari bahan daur ulang dapat melestarikan sumber daya dan penting untuk mendukung pasar daur ulang. Belilah minimal 3 produk daur ulang seperti yang ada di bawah ini: N/A YA?

D1. Menerapkanpedoman pengadaan untuk pembelian dan penggunaan daur ulang konten produk-produk yang tercantum di bawah ini.

[  ]

[ ]

D2.Kertas fotokopi, komputer atau fax (35-100% paska limbah konsumen).

[  ]

[ ]

D3. Kop surat, amplop, dan/atau kartu nama usaha (35-100% paska limbah konsumen).

[  ]

[ ]

D4. Mapatau produk kertas lainnya.

[  ]

[ ]

D5. Pensil, pena, penggaris atau aksesoris meja lainnya.

[  ]

[ ]

D6. Kertas toilet, kertas tisu, dan handuk kertas (35% -100% paska limbah konsumen).

[  ]

[ ]

D7. Kotak kardus dan tas untuk penggunaan pengecer atau pengiriman (tas yang terbuat dari kertas daur ulang, daur ulang botol plastik).

[  ]

[ ]

D8. Material konstruksi ketika membangun/merenovasi: perlengkapan bangunan, ubin keramik, dinding, insulasi, beton, kayu komposit/kayu, atap, lantai, lemari, plafon/langit-langit, panel interior, dll

[  ]

[ ]

D9. Ember sampah atau kantong sampah (daur ulang kantong sampah HDPE sebagai ganti LDPE atau LLDPE).

[  ]

[ ]

D10. Karpet, bantalan bawah karpet atau lantai.

[  ]

[ ]

D11. Daun kering, tanah urug dan kompos yang terbuat dari potongan pohon atau limbah organik.

[  ]

[ ]

D12. Tempat sampah berpenutup, tong utilitas, drum dan/atau wadah daur ulang.

[  ]

[ ]

D13. Bangku taman, peralatan taman bermain atau peralatan piknik.

[  ]

[ ]

D14. Pengecer – menyediakan/menjual produk yang dibuat dengan bahandaur ulang.

[  ]

[ ]

D15. Pengecer -menawarkan insentif yang kecil untuk pelanggan yang membawa cangkir kopi sendiri, dll.

[  ]

[ ]

D16. Lain-lain:

[  ]

[ ]

Konservasi Energi

Apakah penyedia energi anda melakukan audit gratis penggunaan energi di fasilitas anda untuk memberikan saran khusus untuk penghematan energy.Tinjaulah setiap tahun untuk mengidentifikasi peluang tambahan untuk meningkatan penghematan energi.

E. Lakukan perawatan rutin pada HVAC (pemanas, ventilasi dan pendingin udara) dan sistem pendinginan.

Buatlah catatan dari semua kegiatan pemeliharaan.N/A YA?

E1.Buatlah  sebuah kebijakan secara tertulis  untuk pemeriksaan filter permanen setiap 3 bulan dan membersihkan filter permanen dengan deterjen ringan bila diperlukan (menggantifilter setiap tiga bulan).

[  ]

[ ]

E2. Buatlah sebuah program pemeliharaan secara tertulis untuk pemeriksaan seluruh sistem akan kebocoran pendingin dan udara, sumbatan, dan penghalang aliranudara dan ventilasi.

[  ]

[ ]

E3. Buatlah sebuah program pemeliharaan secara tertulis  agarkondensor bebas dari debu & serat.

[  ]

[ ]

E4. Buatlah sebuah program pemeliharaan secara tertulis agar evaporator bebas dari bekuan es yang berlebihan.

[  ]

[ ]

F. Lengkapi minimal 7 hal mengenai peralatan/fasilitas berikut: N/A YA?

PERALATAN/PERUBAHAN FASILITAS:

Umum

F1. Menggunakan peralatan elektrik dengan fitur penghematan energi (misal, Energy Star logo) dan memastikan bahwa pengaturan pada Energy Star memungkinkan (biasanya dibutuhkan persiapan secara manual).

[  ]

[ ]

F2. Menggunakan program perangkat keras yang dapat menghematenergi secara otomatis yaitu dengan mematikan monitor dan printer yang sedang tidak dipakai (lihat di www.energystar.gov/powermanagement untuk informasi dan software).

[  ]

[ ]

F3. Mengganti kulkas yang tidak efisien (umumnya yang sudah berumur 10 tahun keatas) dengan model baru yang lebih efisien, yang sudah berlabel Energy Star®.

[  ]

[ ]

F4. Mengubah pemanas air tenaga listrik menjadi pemanas air dengan gas alami. Pengubahan harus dilakukan dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.

[  ]

[ ]

F5. Beri insulasi disemua pipa air panas, pemanas air, dan tangki persediaan air panas.

[  ]

[ ]

F6. Menggunakan dan menjaga sebuah program pemeliharaan tertulis untuk weather stripping,untuk  membuat bangunan, pintu, jendela, dinding agar tidak ada lubang atau celah udara.

[  ]

[ ]

F7. Menanam semak atau pohon asli dari daerah tersebut dekat jendela untuk peneduh. Bangunan harus memilikipendingin mekanikal.

[  ]

[ ]

F8. Menggunakan sensor gerakpada es, snack (kudapan), dan vending machine (mesin penjual otomatis) dan diletakan di tempat yang teduh.

[  ]

[ ]

F9. Gunakan sensor hunian untuk menyesuaikan suhu yang ditetapkan untuk AC, dan peralatan pemanas dan untuk mengontrol perangkat listrik dan peralatan lainnya.

[  ]

[ ]

F10. Gunakan pemanas air atau pemanas awal air  tenaga surya.

[  ]

[ ]

Pencahayaan

F11.Mengganti lampu pijar yang tidak bisa diatur keredupannya dengan lampu fluorescent (lampu neon) kompak. Ganti lampu daya rendah yang bisa diatur keredupannya dan yang tidak bisa diatur keredupannya dengan dengan lampu berjenis katoda dingin.

[  ]

[ ]

Meningkatkan efisiensi dari perlengkapan lampu neon:

F12. Mengurangi jumlah lampu dan meningkatkan efisiensi pencahayaan dengan memasang reflektor optik atau penyebaran.

[  ]

[ ]

F13. Mengganti ballast magnetic dengan ballast elektronik. Pasanglah lampu neon tipe T-8 atau T-5.

[  ]

[ ]

F14.Meningkatkan efisiensi enery lampu “tanda keluar”. Menggunakan tanda keluar denga lampu jenis LED atau tanda keluar jenis electroluminescent.

[  ]

[ ]

F15.Pasanglah pengedali pencahayaan, seperti:

 

Sensor hunian (sensor ada tidaknya orang di ruangan), seperti di toilet, kantor swasta, pergudangan, dll.

Bypass/penunda waktu.

Foto sel untuk pencahayaan eksterior dan/atau daerah yang mendapatkan cahaya matahari disiang hari.

Pengatur penyalaan pencahayaan di kantor bank besar yang bekerja saat kantor tutup, dikendalikan dengan jam waktu pada sirkuit pemutus.

 

[  ]

 

[ ]

F16. Pasang ballast yang bisa diredupkan untuk lampu yang bisa diredupkan untuk memanfaatkan cahaya siang hari. Gunakan perangkat peredup lampu yang dapat mati sendiri secara otomatis ketika ada cahaya yang cukup.

[  ]

[ ]

F17. Gunakan kipas langit-langit untuk meningkatkan sirkulasi udara dan mengurangi kebutuhan untuk pengkondisian udara.

[  ]

[ ]

F18. Gunakan kaca film untuk mengurangi panas matahari. Beri peneduh pada jendela dan dinding yang terkena sinar matahari secara langsung untuk menguragi efek sinar matahari langsung selama musim panas. Gunakan atap peneduh, tirai surya, pohon rindang atau semak-semak merambat . Hanya berlaku untuk ruang ber-AC.

[  ]

[ ]

F19. Menggantikan atau menambah sistem  AC dengan sebuah pendingin evaporatif.

[  ]

[ ]

F20. Gunakan  alat penghemat pada AC untuk mengurangi pengoperasian kompresor.

[  ]

[ ]

F21. Mengganti AC unit dengan AC unit yang memenuhi persyaratan Energy Star. Seasonal Energy Efficient Rating (Energi Penilaian Musiman Efisien) (SEER)> 13  ukuran yang paling umum dari peralatan.

[  ]

[ ]

F22. Mengkonversi sistem pemanas listrik ke sistem gas alam. Konversi harus dilakukan terjadi dalam dua tahun terakhir.

[  ]

[ ]

F23. Ganti jendela yang tidak efisien atau rusak dengan jendela panel ganda hemat energi. 90% dari jendela di fasilitas harus panel ganda.

[  ]

[ ]

F24. Lain-lain:

[  ]

[ ]

Implementasikansemua yang dapat diaplikasikan dalamPRAKTEK KARYAWAN

PRAKTEK KARYAWAN

Fasilitas Umum:

F25. Tetapkan thermostat di 20ºC untuk pendinginan, 24ºC untuk pemanasan; gunakan alat penandawaktu untuk mematikan sistem setelah jam kerja usai.

[  ]

[ ]

F26. Tetapkan temperatur kulkas antara 3ºC and 5ºC and freezer antara -12º C and -6ºC.

[  ]

[ ]

F27.  Tutup semua area yang tidak memerlukan AC dan/atau pemanas. Halangi dan tutup jendela yang tidak dibutuhkan.

[  ]

[ ]

F28. Gunakan kipas angin kecil dan pemanas ruangan untuk mengkondisikan area yang sangat kecil selama bukan jam kerja daripada memanaskan seluruh ruangan.

[  ]

[ ]

F29. Buatlah suatu kebijakan tertulis yang memastikan keraidan tirai  jendela tertutup selama musim panas (dan gunakan warna putih yang memantulkan cahaya) atau gunakan fan langit-langit untuk mengurangi beban kerja AC .

[  ]

[ ]

F30. Berikan  peneduhuntuk kondensor HVAC, terutama untuk unit model pemasangan diatas atap yang terkena cahaya matahari secara langsung.

[  ]

[ ]

F31. Ketika mengecat ulang eksterior bangunan dan atap, pilihlah warna terang untuk memantulkan lebih banyak cahaya matahari..

[  ]

[ ]

F32. Pasang atau gunakan pengendali beban stop kontak untuk peralatan kantor yang dapat mematikan peralatan setelah jam kerja usai.

[  ]

[ ]

F33. Buatlah suatu kebijakan tertulis yang formal untuk mematikan peralatan ketika tidak digunakan.

[  ]

[ ]

F34. Menggunakan sistem kendali terotomasi yang dapat menyesuaikan suhu, kecepatan, atau opsi lainnya untuk mengurangi penggunaan energi.

[  ]

[ ]

F35. Menggunakan pengatur kecepatan variable pada motor jika memungkinkan.

[  ]

[ ]

F36. Jika tersedia, gunakan mode siagapada peralatan tersebut (contoh: tombol penghemat energi pada mesin fotokopi).

[  ]

[ ]

Pencahayaan:

F37. Taatilah kebijakan tertulis seperti memeriksa dan menyesuaikan, jika diperlukan, di alat pengendali pencahayaan seperti penunjuk waktu dan  fotosel.

[  ]

[ ]

F38. Gunakan pencahayaan sesuai keperluan pekerjaan dengan lampu energi efisien saat dibutuhkan pencahayaan yang lebih, daripada menggunakan pencahayaan diseluruh ruangan.

[  ]

[ ]

F39. Aturlah kembali ruang kerja anda untuk memaksimalkan pencahayaan natural, dan rancang untuk peningkatan pencahayaan natural saat melakukan renovasiruang kerja anda.

[  ]

[ ]

F40. Taatilah peraturan tertulis untuk mematikan lampu saat meninggalkan tempat kerja dan tempelkan  pengingat.

[  ]

[ ]

F41. Putuskan sambungan pada ballasts yang tidak berlampu. Segera ganti lampu yangtelah rusak untuk mencegah kerusakan pada ballast.

[  ]

[ ]

F42. Taatilah peraturan tertulis untuk membersihkan peralatan pencahayaan, penyebar dan lampu sehingga pencahayaan menjadi efektif (debu dapat mengurangi efisiensi pencahayaan hingga 50%) dan mengganti lampu neon yang sudah redup.

[  ]

[ ]

F43. Lain-lain:

[  ]

[ ]

Konservasi Air

. Tinjaulah  penggunaan air setiap tahunnya  untuk mengidentifikasi cara-cara untuk mengurangi penggunaan air anda.

G.Lengkapi semua langkah-langkah konservasi air yang dapat diaplikasikan diusaha anda:N/A YA?

G1.Mengetahui tagihan air anda dan meninjaunya setiap bulanuntuk indikasi kebocoran, lonjakan pemakaian atau masalah lainnya. Hubungi bagian layanan perusahaan penyedia air anda jika anda melihat adanya kenaikan yang tidak biasa atau jika anda mencari saran tentang bagaimana meningkatkan efisiensi penggunaan air anda.

[  ]

[ ]

G2.Mempelajari cara membaca meter air anda. (Disarankan bahwa meter dibaca dua kali sehari untuk deteksi dini lonjakan konsumsi air yang dapat mengindikasikan kebocoran atau masalah penggunaan yang tinggi).

[  ]

[ ]

G3.Dengan sering, memeriksa dan memperbaiki semua kebocoran di fasilitasanda (kebocoran toilet dapat dideteksi dalam toilet tangki dengan tablet pendeteksi kebocoranMelatih staff anda untuk memantau dan segera merespon kebocoran peralatan.

[  ]

[ ]

G4.Pasang alat pengatur laju aliran air sehingga tidak melebihi 2,2 gpm (gallon per menit) untuk kran wastafel dan tangkiWC dan 2,5 gpm untuk bak cuci dapur, dan 2,5 gpm (atau lebih rendah) untuk pancuran aliran rendah.

[  ]

[ ]

G5.Menggunakan penyapukering, “sapu semprot” yang efisien pemakaian air, atau nozel semprot aliran rendah (<3 gpm) yang mati secara otomatis daripada memakai selang air kebun untuk menyiram permukaan beraspal atau beton.

[  ]

[ ]

G6. Uji penyiram irigasi sprinkle (semprot)4 kali per tahun untuk mengetahui kebocoran, siraman air yang berlebihan dan tempat-tempat kering dan lakukanpenyesuaian yang diperlukan untuk menjamin operasi yang tepat dandaerah siram.

[  ]

[ ]

G7.Perbaiki semua kepala spenyemprot yang rusak atau cacat/nozel, saluran & katup.

[  ]

[ ]

G8. Sesuaikan semprotan dengan wilayah yang seharusnya tersemprot – optimalkan jarak antar semprotan, dan hindari semprotan ke permukaan paving.

[  ]

[ ]

G9. Sesuaikan waktu semprotan dan/atau lama waktu berdasarkan musim, penyiraman selama musim panas(umumnya sebelum jam 7 pagi atu setelah jam 9 malam).

[  ]

[ ]

H. Menyelesaikan minimal 3 langkah konservasi air di bawah ini. Dalam memilih langkah baru pertimbangkan wilayah yang menggunakan air terbanyak (fasilitas atau taman). Tanyakan mengenai program potongan harga di wilayah anda.N/A YA?

PERUBAHAN PERALATAN/FASILITAS:

Umum

H1.Mengganti semua toilet lama dengan toilet hemat air. Memberikan tambahan tempat buang air kecil di kamar mandi pria dan mengurangi jumlahtoilet. Mengganti toilet yang tidak efisien (>3,5 gpf) dengan toilet efisiensi yang tinggi (<1.2 gpf)

[  ]

[ ]

H2. Mengganti semua tempat kencing dengan model yang penyiraman air tidak lebih dari 1.0 gpf. Mengganti tempat kencing yang tidak efisien dengan aliran rendah yang baru (<0.5 gpm) atau pasang tempat kencing yang tidak menggunakan air.

[  ]

[ ]

H3. Pasang keran  dengan aliran yang rendah, keran yang dapatmenyiram sendiri dalam jumlah air tertentu, menggunakan sensor infrared atauper beban.

[  ]

[ ]

H4. Untuk linkungan dalam ruang, gunakan metode pembersihan lantai cara kering, diikuti oleh mengepeldengan kain lembab, bukan penyemprotan atau menyiram dengan air.

[  ]

[ ]

H5.Pasang  tanda-tanda di area toilet dan dapur untuk himbauankonservasi air.

[  ]

[ ]

H6. Mengurangi tekanan air menajadi dibawah 70psi dengan memasang katup pengurang tekanan dengan pengukur tekanan. +

[  ]

[ ]

H7. Mengubah jadwal membersihkan jendela dari “periodik” menjadi “jika diperlukan.”

[  ]

[ ]

H8. Sesuaikan periode pengurasan boiler dan menara pendingin dan tetap mempertahankan TDS (padatan terlarut total) pada tingkat yang direkomendasikan oleh spesifikasi pabrik.

[  ]

[ ]

H9. Ganti unit AC dengan pendingin air dengan AC berpendingin udara. +

[  ]

[ ]

H10. Pasang pengendali konduktivitas pada menara pendingin, jika tidak ada. * +

[  ]

[ ]

H11. Lain-lain:

[  ]

[ ]

Pertamanan:

H12. Mulsa semua daerah yang tidak berumput.

[  ]

[ ]

H13. Gunakan siklus berulang saat menyiram rumput atau semak-semak di tanah liat (jika anda berencana untuk menyirami selama 8 menit, maka siramlah dua kali masing-masing selama 4 menit).

[  ]

[ ]

H14. Memodifikasi sistem irigasi yang ada dan gunakan irigasi sistem tetes, jika dianggap layak.

[  ]

[ ]

H15. Tanam semak efisien air  atau penutup tanah di tempat berumput.

[  ]

[ ]

H16. Ganti penutup tanah/rumput dengan batu kerikil atau batu, bata, atau mulsa.

[  ]

[ ]

H17.Jika mananam rumput baru, batasi daerah dan gunakan jenis yang tahan kekeringan, atur jarak sprinkler sedemikian rupa sehingga air dari satu sprinkle head mencapai sprinkler head yang berdekatan.

[  ]

[ ]

H18. Gunakan peralatan irigasi yang otomatis mati jika hujan turun sebagai langkah pengendalian irigasi.

[  ]

[ ]

H19. Renovasi lanskap yang ada dengan memakai jenis tanaman yang tahan kekeringan.

[  ]

[ ]

H20. Hydrozone: Kelompokan tanaman dengan kebutuhan air yang sama bersama-sama disaluran irigasi yang sama dan tanaman terpisah dengan kebutuhan air irigasi yang berbeda pada baris yang terpisah.

[  ]

[ ]

H21. Lain-lain:

[  ]

[ ]

Pencegahan Polusi

[  ]

[ ]

Melakukan Penilaian Pencegahan Polusi

Menilai fasilitas anda untuk mengidentifikasi semua bahan berbahaya di tempat kerja dan menentukan apakah bahan tersebut sering digunakan secara teratur. Pertimbangkan produk seperti – produk pembersih, bahan bangunan, pestisida, pupuk, toner, generator cadangan, dll. Jika beberapa layanan ini dilakukan oleh pihak ketiga, penyedia layanan pihak ketiga anda perlu menyertakan inventaris barang berbahaya mereak dan masukan ke daftar anda. Sebaiknya jika ada sisa-sisa bahan berbahaya kumpulkan dan buang pada tempat yang seharusnya (jangan membuang ke lingkungan secara sembarangan)

I.Menyelesaikan semua praktek-praktek manajemen bahan berbahaya: N/A YA?

I1. Batasi penggunaan setiap produk berbahaya dengan membeli mereka dalam jumlah kecil dan membatasi akses hanya olehpetugas yang berwenang.

[  ]

[ ]

I2.Kurangi atau menghilangkan penggunaan pestisida kimia dengan menerapkan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) program. Gunakan kontrol biologi, perangkap dan hambatan, pestisida yang kurang beracun seperti sabun, minyak dan microbials. Perubahan penanaman (lokasi dan memasukkan tanaman tahan hama ke lansekap), irigasi, budidaya dan prosedur penyimpanan untuk meminimalkan atraktan (pemikat) hama dan tempat bersembunyi.

[  ]

[ ]

I3.Gunakan sistem pengiriman tertutup untuk pemindahan bahan pembersih dan/atau bahan kimia lainnya untuk mencegah tumpahan.

[  ]

[ ]

I4.Terapkan kebijaksanaan  “just in time” untuk pembelian dan “first-in/first-out” untuk penggunaan bahan kimia.

[  ]

[ ]

J. Selesaikan setidaknya 5 dari langkah-langkah pencegahan polusi berikut:N/A YA?

J1. Pemeliharaan fasilitas – beli cat daur ulang dan produk VOC rendah (produk cat ramah lingkungan) bila tersedia (cat, produk penghapus cat, dll). ( VOC Volatile Organic Compounds ).

[  ]

[ ]

J2. Gunakan pembersih rendah racundan membuang dengan benar sisa dan bahan kadaluarsa.

[  ]

[ ]

J3. Ganti lampu neon standar dengan lampu neon merkuri rendah atau bebas merkuri.

[  ]

[ ]

J4. Gunakan produk kertas yang tidak dikelantang atau bebas klorin (kertas fotokopi, kertas promosi, handuk kertas, filter kopi, dll)

[  ]

[ ]

J5. Menggunakan toner cartridge mesin fotokopi dan printer laser daur ulang.

[  ]

[ ]

J6. Membeli baterai isi ulang dan peralatan, seperti penyedot debu genggam, senter yang memakai baterai isi ulang.

[  ]

[ ]

J7. Beralih dari spidol tinta permanen beracun ke spidol dengan tinta bebasis air.

[  ]

[ ]

J8. Ganti aerosol dengan non-aerosol alternatif (seperti pompa semprotan untuk penyegar dan pembersih).

[  ]

[ ]

J9. Mencetak materi promosi dengan tinta berbahan kedelai atau rendah VOC.

[  ]

[ ]

J10. Melakukan hubungan usaha dengan pengusaha, pemasok “ramah lingkungan ” lainnya atau layanan seperti Usaha Certified Green atau pemasok yang menggunakan praktek ramah lingkungan (misalnya mencetak dengan tinta cetak berbasis sayur).

[  ]

[ ]

J11. Gunakan bahan bangunan, karpet atau furnitur dari bahan alami atau rendah emisi.

[  ]

[ ]

J12. Gunakan atau berinvestasi dalam energi terbarukan.

[  ]

[ ]

J13. Simpan bahan-bahan yang berpotensi berbahaya dengan aman, kontrol akses dan gunakan bahan persediaan yang lama terlebih dahulu.

[  ]

[ ]

J14. Pengecer– jual/simpan produk, yang rendah racun atau rendah polusi daripada produk konvensional.

[  ]

[ ]

J15. Lain-lain:

[  ]

[ ]

K. Mendaur ulang atau menggunakan ulang  limbah berikut:N/A YA?

K1.Gemuk, oli, dan pelarut.

[  ]

[ ]

K2.Kelebihan cat (memberikan ke  Program Pengumpulan Bahan Berbahaya,menyumbang ke program anti-grafiti atau dikembalikan ke pembuatnya).

[  ]

[ ]

K3.Lampu neon bekas yang sudah mati.

[  ]

[ ]

K4. Limbah dan daur ulang (seperti Komputer, ponsel dan  pager).

[  ]

[ ]

K5.Baterai (ke Program Daur ulang Baterai atau pengumpulan bahan berbahaya rumah tangga).

[  ]

[ ]

K6.Katrid toner bekas/habis dikirim ke pembuatnya untuk didaur ulang atau di isi ulang .

[  ]

[ ]

K7. Lain-lain:

[  ]

[ ]

L. Mencegah polusi dari air hujan  dan air limbah mengalir atau terbuang memasuki sistem saluran air (got air) dengan mengimplementasi semua yang langkah-langkah di bawah yang dibutuhkan  DAN 2 langkah tambahan: N/A YA?

L1. Melabelkan semua saluran air hujan dengan pesan seperti ” Dilarang membuang sampah ke saluran/sungai ini – Lindungi Teluk dan Samudera Kita”.

[  ]

[ ]

L2. Jangan mencuci mobil, peralatan, tikar lantai atau barang-barang lainnya di luar di mana air mengalir langsung ke saluran hujan, air bekas cucian ini harus diarahkan ke tanah taman.

[  ]

[ ]

L3. Membersihkan tempat parkir dengan menyapu atau menggunakan peralatan yang memiliki sarana pengumpul air kotornya (yang harus dibuang pada tempatnya/bukan ke sungai).

[  ]

[ ]

L4.Menjaga tempat sampah dalam keadaan tertutup pada saat tidak digunakan.

[  ]

[ ]

L5.Jaga lokasi penerimaan barang, tempat parkir, taman dan area tempat sampah bersih dan bebas dari sampah, tetesan minyak dan puing-puing.

[  ]

[ ]

L6.Menggunakan penutup tanah atau penghalang untuk mencegah tanah terbuka di area taman dari terbawa oleh air hujan ke saluran air hujan.

[  ]

[ ]

L7.Simpan barang diterima dan bahan baku dibawah atap.

[  ]

[ ]

L8.Membersihkan tandon/kolam tadah air hujansetahun sekali,  sebelum hujan pertama tiba.

[  ]

[ ]

L9.Secara rutin periksa dan rawat saluran hujan dan kolam tadah air hujanyang terletak pada properti Anda. Jauhkan sampah, puing-puing dan tanah jauh dari saluran tersebut.

[  ]

[ ]

L10.Jika perusahaan memiliki kendaraan, secara rutin periksa kebocoran oli atau bahan cair lainnya, lakukan pemeriksaan secara rutin. Sediakan alat perlengkapan untuk mengatasi masalah tumpahan/kebocoran oli ini ditempat yang mudah dijangkau, misal dekat tempat parkir kendaraan karyawan.

[  ]

[ ]

L11. Sediakan perlengkapan penanganan tumpah oli atau cairan lainnya untuk kendaraan perusahaan atau karyawan ditempat yang mudah dijangkau.

[  ]

[ ]

L12. Memasang tanda di tempat yang dapat menimbulkan masalah (misal, dok bongkar-muat, daerah tempat sampah, selang luar) dengan penjelasan tindakan-tindakan yang tepat jika terjadi masalah.

[  ]

[ ]

L13. Memiliki asbak atau tempat putung rokok di luar ,untuk karyawan atau tamu yang merokok.

[  ]

[ ]

L14. Lain-lain:

[  ]

[ ]

M. Lengkapi setidaknya 3 dari langkah-langkah berikut untuk mengurangi emisi gas: N/AYA?

M1. Ikuti program dan inisiatif penghijauan di wilayah anda .

[  ]

[ ]

M2.[R]Mengadakan program  “Commuter Benefits” (Tunjangan Komuter), yang memberikan penghematan  bagi karyawan untuk berangkat dan pulang ke dan dari tempat kerja agar menggunakan kendaraan umum atau kendaraan antar jemput kantor secara bersama sama.

[  ]

[ ]

M3. Membantu mendorong alternatif perjalanan dengan menginformasikan karyawan, pelanggan dan lain-lain yang mengunjungi kantor Anda tentang pilihan transportasi untuk mencapai lokasi anda (informasikan jadwal dan rute kendaraan umum).

[  ]

[ ]

M4. Membuat jadwal rute, waktu, transitkendaraan komuter atau kendaraan antar jemput perusahaan , dan lain-lain. Tersedia bagi karyawan.

[  ]

[ ]

M5. Menawarkan kesempatan telekomunikasi dan/atau jadwal yang fleksibel sehingga para pekerja dapat menghindari kemacetan lalu lintas yang padat.

[  ]

[ ]

M6. Jika mungkin, mengatur satu pemasokuntukmelakukan pengiriman beberapa jenis barang.

[  ]

[ ]

M7. Berlangganan dengan layanan yang dekat dengan usaha anda (misal, makanan/katering, pusat foto kopi, dan lain-lain) dan mendorong karyawan untuk melakukan hal yang sama.

[  ]

[ ]

M8. Menggabungkan beberapa keperluan perjalanan untuk menyelesaikannya dalam satu rute perjalanan.

[  ]

[ ]

M9. Mendaftar di program berbagi kendaraan untuk urusan perusahaan..

[  ]

[ ]

M10. Lain-lain:

[  ]

[ ]

Tambahan Langah-langkah untuk perusahaan yang memiliki kendaraan perusahaan:

M11. Dengan hati-hati merencanakan rute pengiriman untuk menghilangkan perjalanan yang tidak perlu.

[  ]

[ ]

M12. Mengubah kendaraan perusahaan menjadi  kendaraandengan emisi rendah, menggunakan gas alam, listrik atau bahan bakar alternatif.

[  ]

[ ]

M13. Menjaga kendaraan perusahaan tetap terawat dengan baik untuk mencegah terjadinya kebocoran, meminimalkan emisi dan mendorong karyawan untuk melakukan hal yang sama.

[  ]

[ ]

M14. Membeli pengimbang karbon dioksida untuk kendaraan anda.

[  ]

[ ]

M15. Lain-lain:

[  ]

[ ]

Tambahan Langkah-langkah untuk Wirausaha besar:

M16. Menyediakan ruang parkir untuk mobil/mobil van antar jemput karyawan.

[  ]

[ ]

M17. Menyediakan van komuter (mobil antar jemput karyawan).

[  ]

[ ]

M18. Menawarkan insentif biaya parkir kendaraan di area dimana dia  berganti naik ke kendaraan umum ke tempat kerja atau memberikan subsidi/insentif jika mereka menggunakan kendaraan umum ke tempat kerja.

[  ]

[ ]

M19. Menawarkan layanan antar-jemput dari dan ke tempat terminalbus, kereta api..

[  ]

[ ]

M20.Menawarkan lemari loker dan kamar mandi untuk karyawanyang berjalan, jogging atau bersepeda ke tempatbekerja.

[  ]

[ ]

M21. Mendorong bersepeda ke tempat bekerja dengan menawarkan potongan harga sepeda yang dibeli untuk pergi ke tempat kerja.

[  ]

[ ]

M21. Menawarkan area parkir sepeda yang aman dan nyaman bagi karyawan yang bersepeda.

[  ]

[ ]

M23.Menawarkan colokan listrik untuk mengisi ulang batere mobil listrik pengunjung atau karyawan yang menggunakan kendaraan listrik.

[  ]

[ ]

M24. Lain-lain:

[  ]

[ ]

 

 

 

 

 

                                               

 

 

 

 


[1]http://www.juliesbicycle.com

[2]http://www.juliesbicycle.com/industry-green/ig-tools

[3]http://www.bafta.org/about/sustainability/albert/

[4]http://www.globaleco-labelling.net/

[5]http://www.usaha.com/articles/industri-kreatif-besaran-pasar-capai-rp167-triliun

[6]http://wartaekonomi.co.id/berita2424/software-lokal–dominasi-pasar-industri-kreatif-ti.html

[7]http://satunegeri.com/industri-kreatif-indonesia-bersaing-di-pasar-global.html

[8] Depresiasi adalah penurunan nilai  dari peralatan produksi akibat pemakaian, umur, atau pengembangan teknologi sehingga hal ini menjadi beban biaya produksi pada usaha, dan membutuhkan persiapan investasi baru untuk jangka waktu tertentu dimasa mendatang

 

[NAMA USAHA RAMAH LINGKUNGAN]

Rencana usaha

 

 

[CANTUMKAN LOGO USAHA ANDA]

 

 

 

 

 

 

 

 

[Nama Anda]
[Alamat Usaha Utama]

Email: []

Situs web: []

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Rencana Usaha Ringkasan

 

[Pada ringkasan  usaha Anda, Anda harus fokus pada alasan mengapa usaha Anda akan menjadi sukses. Jaga agar tidak terlalupanjang  dan langsung focus pada poin yang dituju dengam panjang lmaksimal 1 halaman.]

 

Usaha

Nama usaha: [Masukkan nama usaha Anda sebagai terdaftar. Jika Anda belum mendaftarkan nama usaha Anda, tambahkan nama usaha Anda yang diusulkan.]

Bentuk usaha: [UD, CV, PT, Koperasi.]

Nama dagang (s): [Nama dagang terdaftar (s).]

Tanggal terdaftar: [Tanggal nama usaha terdaftar.]

Lokasi (s) terdaftar: [Negara (s) Anda terdaftar dalam dan / atau beroperasi.]

NPWP: [Apakah Anda terdaftar untuk Pajak Barang dan Jasa? Tanggal terdaftar?]

Nama domain: [Domain terdaftar nama www ....]

Lisensi & izin: [Daftar semua lisensi atau izin Anda telah terdaftar]

 

                                                                                                           

Pasar

Target pasar:

[Kepada siapa anda menjual ?? Mengapa pelanggan membeli produk / jasa Anda daripada membeli produk/jasa orang lain?]

Strategi pemasaran:

[Bagaimana Anda berencana untuk memasuki pasar? Bagaimana Anda berniat untuk menarik pelanggan? Bagaimana dan mengapa ini akan bekerja?]

                                                                                                           

Visi dan Misi

Visi:
 [Sebuah visi usaha ini adalah prospek keberhasilan usaha ke titik di masa depan. Ini mengungkapkan potensi masa depan dari usaha dan usaha apa yang bermaksud untuk menjadi.]

Misi:
 
[Pernyataan misi menempatkan tujuan visioner ke dalam perspektif dengan espressing tujuan usaha.]

 

Tujuan / sasaran:
[Apa tujuan pendek & jangka panjang Anda? Apakah kegiatan yang akan Anda lakukan untuk mencapainya?]

 

Keuangan

 

[Ringkasnya berapa banyak keuntungan yang Anda ingin hasilkan dalam jangka waktu tertentu. Seberapa besar nantinya modal awal Anda? Sumber Pendanaan apakah yang berniat untuk anda dekati? Seberapa besar modal yang akan Anda dapatkan?]


Usaha Ramah Lingkungan Saya

 

 

Rincian Usaha

 

Produk / jasa: [Apa produk / jasa yang Anda jual? Apa fitur ramah lignkungan dari usaha Anda, apa kebutuhan yang Anda layani, apa target pasar?, Bagaimana persaingan di pasar pada saat Anda menulis rencana usaha]

 

Visi:
 [Sebuah visi usaha ini adalah prospek keberhasilan usaha ke titik di masa depan. Ini mengungkapkan potensi masa depan usaha dan ingign menjadi apa usaha Anda

 

Misi:
 
[Pernyataan misi menempatkan tujuan visioner ke dalam perspektif dengan espressing tujuan usaha.]

 

Tujuan / sasaran:
[Apa tujuan pendek & jangka panjang Anda? Apakah kegiatan yang akan Anda lakukan untuk bertemu dengan mereka?]

 

 

Pendaftaran detail

 

Nama usaha: [Masukkan nama usaha Anda sebagaimana terdaftar di negara bagian / teritori. Jika Anda belum mendaftarkan nama usaha Anda, tambahkan nama usaha Anda yang diusulkan.]

 

Bentuk usaha: [UD, CV, PT, Koperasi.]

 

Nama dagang (s): [Nama dagang terdaftar (s).]

 

Tanggal terdaftar: [Tanggal nama usaha terdaftar.]

 

Lokasi (s) terdaftar: [Nyatakan(s) dimana Anda terdaftar dalam dan / atau beroperasi.]

 

NPWP: [Apakah Anda terdaftar untuk Pajak Barang dan Jasa? Tanggal terdaftar?]

 

Nama domain: [Domain terdaftar nama www ....]

 

Lisensi & izin: [Daftar semua lisensi atau izin Anda telah terdaftar]

 

 

Profil Pemilik

 

Pendidikan [Sebutkan pendidikan dan pelatihan yang pernah anda ikuti.]

 

Pengalaman [Daftar pengalaman yang Anda miliki untuk mendukung usaha.]

 

Keterampilan Khusus [Daftar keterampilan khusus dan kompetensi yang Anda miliki untuk mendukung usaha.]

 

Lingkungan dan Kepedulian Sosial [Nyatakan fokusan Anda tentang Lingkungan dan Sosial serta alas an dibaliknya.]

 

Motivasi untuk Usaha [Jelaskan motivasi Anda dalam memulai usaha]

 

 

 

 

Tempat usaha

Lokasi usaha: [Uraikan lokasi dan ruang yang dibutuhkan. Sertakan alamat yang tepat dan menggambarkan lingkungan lokasi, tanda geografis dan improtnant sekitarnya.]

Beli / sewa: [Nyatakanjika Anda telah membeli, menyewa atau disewakan tempat.]

 

 

Struktur Usaha

 

[Susunan struktur usaha Anda, termasuk nama dan jabatan dalam grafik di bawah, memperpanjang jika perlu.]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber Daya Manusia

 

Saat ini sumber daya manusia

 

[Daftar staf saat Anda dalam tabel di bawah.]

 

Jabatan

Dilakukan oleh

Keterampilan, kekuatan dan pengalaman

Pekerjaan Status

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jumlah permanen Staf

Jumlah staf freelance

 

Diperlukan sumber daya manusia

[Daftar staf yang dibutuhkan Anda pada tabel di bawah ini.]

 

Jabatan

Berapa banyak?

Keterampilan dan pengalaman

Diperlukan oleh (tanggal)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jumlah permanen Staf

Jumlah staf freelance

 

 

Pengerahan

[Bagaimana Anda berniat untuk merekrut staf Anda? Yang saluran yang akan Anda gunakan?]

 

Pengembangan sumber daya manusia dan program pelatihan

[Apa langkah-langkah seperti pelatihan direncanakan untuk meningkatkan keterampilan Anda dan keterampilan staf?]

 

Pekerja perlindungan dan prinsip-prinsip pekerjaan yang layak

[Apa tindakan yang akan Anda ambil untuk guarntee prinsip ork layak dipatuhi seperti adil, jaminan penghasilan di tempat kerja, perlindungan sosial bagi pekerja dan keluarga mereka, prospek yang lebih baik untuk pengembangan pribadi dan integrasi sosial, kebebasan bagi masyarakat untuk mengekspresikan keprihatinan mereka, mengorganisir dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi kehidupan mereka, kesetaraan gender?]

 

 

Manajemen risiko

[Daftar potensi risiko (dalam urutan kemungkinan) yang dapat mempengaruhi bisnis Anda.]

 

Diidentifikasi resiko

Kesempatan

Potensi dampak

Strategi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Asuransi

[Tentukan elemen mana dari bisnis Anda, Anda ingin memastikan dan apa jenis asuransi yang Anda akan atau telah dilakukan]

 

Pertimbangan hukum

[Daftar undang-undang yang akan memiliki beberapa dampak pada menjalankan bisnis Anda dan bagaimana Anda mempertimbangkan hal ini.]

 

 

Operasi

Proses produksi
[Apa proses yang terlibat dalam menciptakan produk dan jasa Anda? Proses mana yang proses bisnis Anda tidak melakukan sendiri, yang sedang disewa di luar? Silakan sketsa proses produksi dasar di sini.]

 

Pasokan manajemen

[Apa persediaan yang Anda butuhkan? Sebutkan aset peralatan, investasi dan lainnya yang Anda butuhkan. Mengidentifikasi pemasok dan kontak mereka. Apakah Anda memastikan bahwa mereka mendukung bisnis ramah lingkungan Anda nilai (energi yang rendah misalnya, limbah terbatas?) Bagaimana Anda akan menjaga hubungan baik dengan mereka?]

 

Aset Tetap (mesin, software, hardware)

Kuantitas

Pemasok nama dan kontak detil

Apakah ramah lingkungan pemasok?

Y / N?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Aktiva Lancar (Aset daripada yang dapat dikonversi menjadi uang tunai dalam waktu 12 bulan)

Kuantitas

Waktu untuk konversi potensial menjadi uang tunai

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Teknologi (Perangkat Lunak): [Teknologi apa yang Anda butuhkan? Bagaimana Anda akan mencapai itu, apakah didesain sendiri atau tersedia? Berapa biaya estimasi teknologi yang dibutuhkan?]

Jam kerja: [Apa jam kerja Anda? Apa harapan saat Anda berada di puncak? Waktu mana yang Anda harapkan untuk menjadi lebih menguntungkan? Bagaimana hal ini akan dipengaruhi oleh musim?

 Komunikasi saluran: [Bagaimana pelanggan Anda mendapatkan kontak dengan Anda? Saluran ini dapat meliputi: telepon (darat / mobile), kotak pos, shopfront, email, fax, internet blog atau sosial saluran media.]

Kredit kebijakan: [Apa kebijakan kredit Anda untuk pelanggan / pemasok? Berapa lama jangka waktu kredit? Apa koleksi strategi Anda / prosedur? Kredit apa yang bisnis Anda terima? Apa istilahnya?]

Jaminan & pengembalian uang: [Jika Anda memproduksi barang-barang tertentu, apa istilah garansi? Apa bisnis pengembalian dana / kebijakan nilai Anda?]

Kontrol kualitas: [Jelaskan proses kontrol kualitas Anda. Apa cek atau saldo yang Anda miliki di tempat untuk memastikan produk atau jasa yang Anda tawarkan diproduksi dengan standar kualitas yang sama? Langkah apa yang Anda ambil untuk memenuhi standar keamanan produk?]

Keanggotaan & afiliasi: [Apakah bisnis Anda anggota dari asosiasi industri tertentu atau klub? Apakah Anda memiliki kerja sama dengan organisasi lain?]

 

Keberlanjutan Rencana

Lingkungan / sumber daya dampak

[Jelaskan dampak bisnis Anda berpotensi terhadap lingkungan.]

Komunitas dampak & keterlibatan

[Bagaimana bisnis Anda mempengaruhi masyarakat setempat? Bagaimana Anda bisa melibatkan masyarakat dalam meminimalisasi dampak negatif?]

Risiko / kendala

[Daftar setiap risiko / kendala untuk bisnis Anda yang dihasilkan dari dampak lingkungan?]

Strategi

[Apa strategi Anda akan menerapkan untuk meminimalkan / mengurangi dampak lingkungan dan resiko terhadap bisnis Anda? Apakah Anda melakukan audit lingkungan? Apakah Anda memperkenalkan sistem manajemen lingkungan?]

Sustainablility rencana aksi

[Daftar keberlanjutan kunci / tonggak lingkungan di bawah?]

 

Keberlanjutan mengukur

Target kuantitatif

Target Kualitatif

Tanggal

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PRODUK & RENCANA PEMASARAN

 

Target pasar

 

Posisi pasar: [Menggambarkan target pasar untuk produk dan segmentasi pasar. Seberapa besar pasar dan bagaimana hal itu ditandai? Siapa pesaing Anda?]

 

Ukuran pasar

[Bagaimana Anda menghitung ukuran Anda dari target pasar? Apa asumsi yang Anda gunakan? Bagaimana tren? Tampilkan logika Anda dari prediksi ukuran pasar]

 

Riset pasar

[Apa kuantitatif dan penelitian kualitatif telah Anda selesai untuk analisis pasar Anda?.]

 

Analisis Industri

[Rincian hasil riset pasar yang telah dilakukan. Apakah daerah mengalami pertumbuhan penduduk? Apakah ada jangka panjang pengusaha di daerah? Stabil perekonomian daerah? Apakah ada variasi musiman?

Apa ukuran pasar Anda? Tren terbaru apa yang telah muncul di pasar? Apa potensi pertumbuhan yang tersedia dan di mana Anda cocok? Bagaimana pasar / pelanggan berubah ketika Anda memasuki pasar?]

 

Demgrafi Pelanggan

[Menentukan siapa target pelanggan Anda dan bagaimana mereka berperilaku. Anda dapat memasukkan umur, jenis kelamin, status sosial, pendidikan dan sikap.]

 

Kunci pelanggan

[Mengidentifikasi pelanggan utama Anda. (Ini bisa menjadi konsumen besar produk atau individu yang kepuasan adalah kunci keberhasilan bisnis Anda.) Bagaimana Anda akan menargetkan produk / jasa Anda kepada mereka?]

 

Manajemen pelanggan

[Bagaimana Anda akan menjaga hubungan baik dengan pelanggan Anda? Teknik apa yang akan Anda gunakan? Bagaimana Anda akan mempertahankan pelanggan Anda datang kembali? Apakah Anda memperkenalkan standar layanan pelanggan? Apakah Anda mengikuti kode tertentu praktek?]

 

Rincian Pesaing

[Daftar setidaknya 5 pesaing dalam tabel di bawah ini.]

 

Saingan

Ukuran

Pangsa Pasar

Nilai Unik

Kekuatan

Kelemahan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Produk

Unik Proposi Jual: [Apa saja fitur khusus dari produk / jasa? Bagaimana akan produk / jasa sukses di pasar? Apa yang memberi Anda produk / jasa tepi?]

Fitur ramah lingkungan pada produk [Berikan fitur ramah lingkungan produk dan jasa Anda. Bagaimana bisa mereka memberikan keunggulan kompetitif?]

 

 

Distribusi

Distribusi: [Bagaimana Anda berniat untuk menjangkau pelanggan Anda?]

 

[Dalam tabel berikut ini menggambarkan dan menganalisis penjualan dan saluran distribusi]

 

Saluran jenis

Produk / jasa

Persentase penjualan (%)

Keuntungan

Kekurangan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Harga

Strategi penetapan harga: [Apakah Anda memiliki strategi harga tertentu? Mengapa Anda memilih strategi ini? Apa yang ditawarkan Anda metode pembayaran?]

 

Kenaikan

 

Periklanan & strategi promosi

[Strategi apa yang Anda miliki untuk mempromosikan dan iklan produk / jasa dalam 12 bulan ke depan?]

 

Promosi Mix: [Apa langkah-langkah yang Anda maksudkan promosi?]

Jenis promosi

Deskripsi

Pengukuran keberhasilan

Biaya

Frekuensi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Orang-orang

Orang-orang
[Bagaimana orang-orang Anda mendukung bisnis ramah lingkungan dan melayani target pasar?]

 

Penjualan & pemasaran tujuan

[Siapa yang membuat tim penjualan Anda? Apa teknik penjualan yang akan mereka gunakan? Apa alat / bahan yang akan mereka gunakan untuk membantu menjual produk / jasa? Apa tujuan penjualan / target akan mereka bertemu?]

 

 

Inovasi

Penelitian dan pengembangan (R & D) / inovasi kegiatan

[Apa R & D kegiatan akan Anda menerapkan untuk mendorong inovasi dalam bisnis Anda? Apa keuangan dan / atau staf sumber daya akan Anda mengalokasikan?]

 

Kekayaan intelektual Strategi

[Bagaimana Anda merencanakan untuk melindungi inovasi Anda? Daftar setiap merek dagang saat ini, paten, desain Anda telah terdaftar. Apakah Anda memiliki perjanjian kerahasiaan di tempat?]

Analisis S.W.O.T

 

ANALISIS SWOT BISNIS (BUSINESS SWOT ANALYSIS) (Buat daftar dari setiap kekuatan usaha Anda, kelemahan,

peluang atau ancaman dalam tabel, termasuk keuangan, fisik, manajemen, pasar, produk, daya tarik, lingkungan sosial,lingkungan alam]

 

 

ANALISIS SWOT

Ide Bisnis:

Di dalam usaha

Kekuatan

Kelemahan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Di luar Usaha

Peluang

Ancaman

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jumlah kekuatan

 

Jumlah kelemahan

 

Apakah jumlah kekuatan lebih banyak dari kelemahan

¨ Ya ¨ Tidak

 

 

Jumlah * untuk kekuatan

 

Jumlah * untuk kelemahan

 

Apakah jumlah * lebih banyak  untuk kekuatan daripada kelemahan

¨ Ya ¨ Tidak

 

 

Jumlah peluang

 

Jumlah ancaman

 

Apakah jumlah peluang lebih banyak dari ancaman

¨ Ya ¨ Tidak

 

 

 

 

 

 

 

     

 

 

 

 

Keuangan

Modal Awal

Modal Kerja Awal

Rupiah

Peralatan Awal

Rupiah

Registrasi

 

Pembelian Usaha

 

Nama usaha

 

Biaya Waralaba

 

Lisensi

 

Pabrik dan peralatan

 

Izin

 

Kendaraan

 

Web domain

 

Perangkat keras komputer

 

Merek dagang / paten

 

Perangkat lunak komputer

 

STNK

 

Telepon

 

Biaya Keanggotaan

 

Mesin faks

 

Biaya Akuntan

 

Sistem Keamanan

 

Biaya Pengacara

 

Peralatan kantor

 

Biaya Rental

 

Mebel

 

Biaya Sewa

 

Toko Perlengkapan

 

Keperluan/ Utilitas

 

Dan lain-lain

 

Sambungan telepon

 

 

 

Koneksi internet

 

 

 

Perangkat lunak komputer

 

 

 

Pelatihan

 

 

 

Gaji dan upah

 

 

 

Inventaris dan bahan baku

 

 

 

Asuransi

 

 

 

Percetakan

 

 

 

Alat tulis

 

 

 

Pemasaran dan periklanan

 

 

 

Dan lain-lain

 

 

 

Jumlah Modal Kerja Awal

 

 

 

 

 

 

 

Perkiraan Laba Rugi

 

Bulan

Pendapatan

Total biaya langsung

Total biaya tidak langsung

Laba / rugi kotor

Ke-1

 

 

 

 

Ke-2

 

 

 

 

Ke-3

 

 

 

 

Ke-4

 

 

 

 

Ke-5

 

 

 

 

Ke-6

 

 

 

 

Ke-7

 

 

 

 

Ke-8

 

 

 

 

Ke-9

 

 

 

 

Ke-10

 

 

 

 

Ke-11

 

 

 

 

Ke-12

 

 

 

 

Total tahun ke-1

 

 

 

 

Ke-13

 

 

 

 

Ke-14

 

 

 

 

Ke-15

 

 

 

 

Ke-16

 

 

 

 

Ke-17

 

 

 

 

Ke-18

 

 

 

 

Ke-19

 

 

 

 

Ke-20

 

 

 

 

Ke-21

 

 

 

 

Ke-22

 

 

 

 

Ke-23

 

 

 

 

Ke-24

 

 

 

 

Total tahun ke-2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jaminan

Jenis Jaminan

Apakah saya memilikinya (centang jika berlaku)

Rincian (bila tersedia untuk digunakan, prediksikan nilainya)

Deposito Tetap

 

 

Tanah dan bangunan

 

 

Aset Bisnis (misalnya mesin, kendaraan)

 

 

Lainnya, sebutkan

 

 

 

Sumber pendanaan untuk modal awal

Modal yang dibutuhkan

Jumlah

Sumber Modal

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Arus Kas Dua belas bulan

 

 

 

Masukkan Nama Perusahaan Disini

 

 

Tahun Keuangan Mulai:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pra-Permulaan EST

Bulan 1

Bulan 2

Bulan 3

Bulan 4

Bulan 5

Bulan 6

Bulan 7

Bulan 8

Bulan 9

Bulan 10

Bulan 11

Bulan 12

Jumlah Barang EST

 

Kas Tersedia (Awal bulan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAS PENERIMAAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penjualan Tunai

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penjualan Aset

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penerimaan Debitur

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TOTAL PENERIMAAN KAS

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jumlah Kas Tersedia (Sebelum keluar kas)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAS PENGELUARAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pembelian (barang dagangan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pembelian (sebutkan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pembelian (sebutkan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Upah kotor (penarikan yang tepat)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pembayaran (pajak, dll)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Layanan Pihak Luar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Perlengkapan (kantor & operasional)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Perbaikan dan pemeliharaan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengiklanan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mobil, pengiriman & perjalanan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Akuntansi & hukum

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sewa

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Telepon

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keperluan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Asuransi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pajak (kawasan elit, dll)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bunga

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengeluaran lain-lain (sebutkan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lainnya (sebutkan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lainnya (sebutkan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lain-lain

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SUBTOTAL

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pembayaran pinjaman pokok

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Belanja Modal (sebutkan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Biaya permulaan lainnya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cadangan dan / atau jaminan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penarikan Pemilik

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KAS PENGELUARAN TOTAL

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Posisi Kas (Akhir bulan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DATA USAHA UTAMA (informasi non arus kas)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Volume Penjualan (rupiah)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Piutang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Utang (akhir bulan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Persediaan tersedia (EOM)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Utang (EOM)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penyusutan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Analisis Titik Impas

 

Harga jual per unit

 

Biaya Langsung per unit

 

Kontribusi marjin

 

Jumlah biaya tidak langsung per periode masing-masing

 

Titik impas

 

 

 

 


 

 

Rencana aksi

 

Harap dicatat: Tabel ini tidak termasuk hal penting mengenai keberlanjutan seperti yang tercantum di bagian keberlanjutan diatas

 

 

Kegiatan mana yang saya perlukan untuk selesaikan?

Kapan saya harus menyelesaikan kegiatan ini? Tanggal / Bulan / Tahun

Keterangan (siapa yang harus dihubungi, apa jenis sumber daya yang dibutuhkan, dll)

Produk / jasa Kesiapan

 

 

 

 

 

Harga Perhitungan

 

 

 

 

Memutuskan tempat distribusi

 

 

 

 

Mempromosikan Usaha dan menyiapkan kontak penjualan

 

 

 

Membentuk usaha

 

 

 

 

Mematuhi peraturan untuk menjalankan usaha

 

 

 

Manajemen Sumber Daya Manusia (misalnya perekrutan jika perlu)

 

 

 

Biaya

 

 

 

 

Perencanaan keuangan

 

 

 

 

Menghitung Modal Awal

 

 

 

 

Sumber Modal Awal

 

 

 

 

Peluncuran usaha

 

 

 

 

 

Dokumentasi pendukung

 

Terlampir berikut ini merupakan dokumentasi yang mendukung saya sehubungan dengan rencana usaha. Dokumen-dokumen yang dilampirkan meliputi:

 

  • [Daftar semua lampiran Anda di sini. Ini mungkin termasuk ringkasan, daftar inventaris, survei / kuesioner dan / atau dokumen keuangan.].
  1.                                                                                                                                 I.      LATAR BELAKANG KEGIATAN

 

  1. Kewirausahaan merupakan salah satu alternatif penciptaan lapangan pekerjaan dan peningkatan penghasilan bagi masyarakat Indonesia.
  2. Penciptaan lapangan kerja serta meningkatkan penghasilan penduduk daerah merupakan tantangan pembangunan sector riil di Indonesia.
  3. Universitas Brawijaya sangat peduli dengan kewirausahaan, utamanya untuk mendukung para pengusaha baru yang berwawasan lingkungan dan masih berstatus sebagai mahasiswa.
  4. Pengangguran berpendidikan, para alumni perguruan tinggi, terus meningkat dan dengan memberikan terobosan dukungan bagi mahasiswa untuk membangun wirausaha sejak dini, Universitas Brawijaya dapat berkontribusi dalam mengurangi tantangan ketenagakerjaan dan kesenjangan ekonomi di depan.
  5. Namun, baik usaha yang telah dijalankan oleh mahasiswa, rata-rata belum memiliki perencanaan usaha yang dapat dijadikan acuan pengelolaan usahanya ke depan serta belum mengarahkan usahanya kearah usaha yang berwawasan lingkungan.
  6. Start Your Green Business, merupakan modul yang dikembangkan oleh International Labour Organisation (ILO) dan diadopsi oleh Trainer yang telah mengikuti ToT SYGB untuk digunakan sebagai modul pemandu penilaian dan perencanaan usaha yang dapat ditindaklanjuti.

 

  1.                                                                                                                                        II.      AKTIVITAS DAN TUJUAN

 

Pelatihan Start Your Green Business ini bertujuan:

2.1.    Memberikan pengetahuan, keahlian dan mendorong perubahan perilaku para       pengusaha baru agar dapat merencanakan usahanya dengan lebih baik.

2.2.    Memfasilitasi jejaring dan kerjasama antar para pelaku usaha dari masing- masing bidang usaha

2.3.    Membantu para pengusaha untuk bekerjasama secara kolektif untuk          mempromosikan dan mengembangkan usaha.

 

Untuk itu, hasil dari pelatihan ini adalah:

  1. Rencana usaha peserta
  2. Rencana kerjasama antar peserta pelaku usaha
  3. Rekomendasi kepada Universitas Brawijaya

 

  1.                                                                                               III.    Agenda  Pelatihan

 

Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari, dari hari Sabtu – Minggu, tanggal 9-10 November 2013 dengan jadwal seperti terlihat di lampiran A. 

 

  1.                                                                                                                                                                  IV.      Peserta

 

Peserta pelatihan ini berjumlah 98 orang mahasiswa yang merupakan tim yang telah diseleksi dan lolos mengikuti Program Mahasiswa Wirausaha 2013 (PMW 2013) Universitas Brawijaya.

 

  1.                                                                                                                                                 V.      Metode dan Materi

 

Metode pelatihan ini mengadopsi proses pembelajaran orang dewasa, yang dilakukan dengan cara memberikan ceramah, memfasilitasi diskusi, curah pendapat, kerja kelompok dan permainan game bisnis.

Menimbang peserta berlatar belakang berbeda, baik dari segi yang telah menjalankan usaha dan yang belum menjalankan usaha, maka proses kerja kelompok dilakukan secara acak, sehingga memberikan experiment lain bagi peserta yang belum menjalankan usaha dengan yang telah menjalankan usaha.

Terdapat tiga tujuan pelatihan ini yaitu memberikan pengetahuan, melatih keahlian serta membuat peserta menyadari perlunya perubahan sikap. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan nara sumber internal hasil (Training of Trainer Start Your Green Business) ToT SYGB yang diselenggarakan oleh International Labour Organization (ILO), yaitu para praktisi dan akademisi yang ahli di bidangnya. Disisi lain salah satu materi Permainan game bisnis membuat peserta menyadari perlunya memiliki keahlian perencanaan usaha, penghitungan, menerapkan strategi pengembangan usaha serta berperilaku usaha yang baik (dapat bekerja sama, menjunjung etika usaha).

Sedangkan materi yang akan disampaikan dalam modul Start Your Green Business ini adalah:

Bab 1.  Apa Itu Usaha Ramah Lingkungan

Bab 2.  SIYB Game Modul 1

Bab 3.  Siapkah Anda Memulai Usaha?

Bab 4.  Rumuskan dan Analisa Ide Usaha Anda

Bab 5.  Telaah SWOT

Bab 6.  Rencana Pemasaran

Bab 7.  Hukum dan Aturan Usaha

Bab 8.  Manajemen SDM (Sumber Daya Manusia)

Bab 9.  Penetapan Biaya dan Harga

Bab 10.Perencanaan Keuangan

Bab 11.jenis dan Sumber Modal Awal

 

 

  1.                                                                                                                                                           VI.      Tim Pelatih

 

Pelatihan ini melibatkan tenaga professional dan telah mendapatkan sertifikasi dari ILO (International Labour Organisation) dalam pengembangan modul Start Your Green Business (SYBG), yaitu:

  1. Ahmad Rizal Jamhari, S.TP (pelaku usaha-perusahaan M-Brothers Group)
  2. Heni Lestari, Amd (pemilik Wihasta)
  3. Arif Firmansyah, SE., MM., CPI (akademisi dan pelaku usaha)

 

             
Waktu Sabtu Waktu Minggu      
09 November 2013 10 November 2013    
08.00 – 08.15 Pembukaan 08.00 – 08.15 Review      
08.15 – 08.30 Pengenalan modul/alat 08.15 – 09.15 Hukum dan Aturan Usaha      
 
08.30 – 09.30 Apa itu usaha ramah lingkungan 09.15 – 10.15 Manajemen SDM  
 
09.30 – 09.45 BREAK 10.15 – 10.30 BREAK      
09.45 – 11.00 SIYB Game Module I 10.30 – 11.45 Penetapan Biaya dan Harga      
     
11.45 – 12.15 ISHOMA      
12.15 – 13.30 Perencanaan Keuangan      
11.00 – 12.00 Module I continued      
12.00 – 12.45 ISHOMA 13.30 – 14.30 Jenis dan Sumber Modal Awal   `  
12.45 – 13.45 Siapkah anda memulai usaha?  
14.30 – 15.30 Review – Memulai Usaha  
13.45 – 14.45 Rumuskan dan Analisa Ide Usaha  
15.30 – 15. 45 BREAK  
14.45 – 15.00 BREAK 15.45 – 16.45 Review – Menyusun Rencana Aksi  
15.00 – 16.00 Telaah SWOT       
 
16.00 – 17.00 Rencana Pemasaran – Riset Pasar 16.45 – 17.00 Penutup  
     
         
             
             
             
             

mahasiswa tersebut dibawah ini telah lolos PMW 2013 diwajibkan untuk mengikuti pelatihan pada Hari sabtu,Minggu tgl,9-10 Nov.2013 jam 7.30 sampai selesai tempat Gd.rektorat lt6

NO JUDUL USAHA FAKULTAS NAMA NIM
1 Budidaya Jamur dan Bibit Jamur Fenotif 1 dan Turunannya VOKASI Khoirul Anwar 113140707111025
2 Usaha Jasa Pengelohan Tanah Pertanian Mengunakan Traktor Tangan Untuk Meningkatkan Efisiensi Kerja Petani VOKASI Devi Ratnasari 113141607111006
3 Budidaya Ikan Lele Dengan Metode Kolam Terpal VOKASI Yustin Emma Sari  113141607111005
4 SG Ngalam ( Budidaya Sugar Glider Malang ) VOKASI Rahadiyan  Setya Utama 113141407111060
5 King Digital Printing ( Solusi Ramah, Mudah, Murah dan Amanah ) UB KDR Riska Sari(KDR) 115080407113011
6 PEMBUATAN NATURAL LUMPIA TEHNIK Bagus Mitra S 105060300111042
7 ETAN KEPO (KETAN PUJAAN ORANG ORANG) TEHNIK Bintang Alvindra Pradana 105060200111011
8 TAKUDAS Tahu kuning pedas TEHNIK Lalena Bunga Tanjung 105060700111035
9 BAGENDON (BATU GET MODERN FASHION) : KAOS KATA AKATA KHAS KOTA WISATA BATU TEHNIK Novianto candra Wicaksono 115060701111034
10 BEDAK DAN LOTION KEONG Kenanga binahong TEHNIK Nur Robiatul Adawiyah Tuhepaly 115060701111040
11 PEMBUATAN GAME SEBAGAI MEDIA IKLAN TEHNIK Averus Zulfikar Akbar 0910630040
12 Griiipiiiis PTIIK Annisa Mutia 115061000111025
13 De Canary PTIIK Hanindiyo S. 105060807111158
14 Kreasi Hand  made aimixit PTIIK Arinda A. 105090600111040
15 Agate(Agar2 Ketela Ungu) PTIIK Faisal P. 115090600111037
16 Arkombee Studio PTIIIK Monica H. A 105090600111050
17 Jelly Noodle Echo PKH Andita Ariestika Aryoko 105130101111047
18 Cat Cupcake PKH Hendra Satriawan 105130101111096
19 CoPRol Cat Food PKH Heni Herwiyanti 115130107111026
20  Soci  Bakso Kelinci  PETERNAKAN Rizkiandi Ramadhan S 105050101111016
21 Proyocin Frozzen Yoghurt Cincau PETERNAKAN Fayca Rudhatin Swartidyana 115050101111017
22 I-Rent Cat Iqtishody Rental dan Catering  PETERNAKAN Miftahul Huda 115050100111070
23 Nuci ( Nugget Kelinci ) PETERNAKAN Chairdin Dwi Nugraha 115050101111046
24 Usaha Peternakan Bebek Hibrida Duck.S Farm PETERNAKAN Jannes R. Harianja 115050101111014
25 Seyoli Segar Yoghurt Isi Jeli PETERNAKAN Deta Eka Oktaviningsih 115050101111116
26 Sotoku ( soto Seafood Ikan Tuna ) PETERNAKAN Hamidatus Salamah 115050107111035
27 Dodol Susu 3 Rasa Si Legit Khas Batu PETERNAKAN Widya Suryaningrum 115050100111014
28 Ice Cream Kefir Madu PETERNAKAN Anisah Fathinah 115050100111150
29 Aaliya Hijab dan Accessories Online Shop PETERNAKAN Niswatin Hasanah 105050100111033
30 Nugget SAHABAT KUPIS(Sehat, Halal
dan Bermanfaat dari Kulit Pisang)
PERTANIAN Anam Prasetyo 115 040 201 111 224
31 Klepon Coki ( Coklat Kacang Ijo) Sebagai Inovasi Baru Peluang Usaha Jajanan Khas Malang PERTANIAN Wijayanti Puji R. 115 040 101 111 207
32 “ARENG BURGER (Burger Kluwek
Kaya Nutrisi)”
PERTANIAN Arif Alamsyah 115 040 100 111 022
33 F&V Pancake Nyemil Sehat dan Bergizi (Fruits & Vegetables Pancake) PERTANIAN Anisa Nurfitriyah 0910483081
34 Chlory Drink ( Chlorofil Jely Drink ) PERTANIAN Nur Fitria Dwi RA 115 040 201 111 271
35 Encatik Ento Craft Batik (Batik Serangga) Terobosan Baru Pelestarian Batik  PERTANIAN Redha Qadiani A. 0910480136
36 Ice Cream kulit pisang PERTANIAN Sayyidah Sakinah A. A. 105 040 101 111 079
37 Monkey Coffee PERTANIAN Rina Hadi Wahyuni 115 040 100 111 043
38 Astor, Apem Singkong Top Rasa MIPA Muhammad Rizar Zakaria 105090103111002
39 Spagheti Xasagi (spagheti Umbi Lokal Non-Tepung Kaya Serat) MIPA Maic Audo Eybi Mayer 105090100111026
40 Helm Rico MIPA Wira Eka Putra 115090100111033
41 Cahya Sablon Penggunaan Metode DTG MIPA Eka Indra Cahya 105090413111003
42 COBI-COBI (COKELAT UMBI) KEDOKTERAN Aprinia Dian Nurhayati 115070300111009
43 Nurina Trans KEDOKTERAN Andita Tirtaisya 105070200111020
44 MR PUMPKIN KEDOKTERAN Masytah Dyah Asti 105070401111021
45 Takur , Tas Tali Kur ILMU BUDAYA Erfian Ridho Abdillah 115110100111078
46 Manager ILMU BUDAYA Resti Pratiwi 105110104111005
47 Raga Nusantara ILMU BUDAYA Asih Nur Chasisa 115110600111029
48 T- Shirt Imajinatif Bisnis Clothing Kreatif Nasionalis dan Imajinatif ILMU BUDAYA Laily Mahbubah 115110507111045
49 Batik Wayang ILMU BUDAYA Maufiqurrahman 105110113111011
50 Homy Petshop , Toko Hewan Peliharaan Berbasis Online dan Offline. ILMU BUDAYA Rendy Primadana 115110700111005
51 D’KEPREK “SPESIAL SAMBEL KEPREK” HUKUM Hermawan 115010109111012
52 PEMANFAATAN WADUK IR SUTAMI UNTUK PEMBESARAN IKAN MUJAIR ORGANIK DENGAN METODE KERAMBA JARINGAAPUNG (KJA) HUKUM Wahyu Yoga Adyadnya 105010101111067
53 KAOS NGAMPUS NGALAM HUKUM Heny Fitri Khumaidah 105010113111002
54 GRIYA BELAJAR DORMITORY, ALTERNATIF KOST FULL ENGLISH 24 JAM DENGAN METODE PEMBELAJARAN DAN PEMANTAUAN SEPERTI DI KAMPUNG INGGRIS PARE KEDIRI FTP Rosyid Ulil Albab 105100513111003
55 BISNIS KAOS FOOD ADDITIVE-BIOACTIVE BENEFIT TO HEALTHY FTP Citra Firdhausi 105100501111022
56 MOMON (MUSHROOM MOCAFE NOODLE) : MIE RENDAH INDEKS GLIKEMIK SEBAGAI UPAYA PENCEGAH DIABETES DAN MEMBANTU PROGRAM DIET SEHAT FTP Divan Probo Sigres 105100501111011
57 OTOKE (ONIGIRI TONGKOL SETAN) FTP Nuriska Yulianingsih 105100101111012
58 KOMERSIALISASI “STUDENT EXPERT MALISH COURSE” LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR MATEMATIKA DAN BAHASA INGGRIS DENGAN METODE ENJOY LEARNING AND MOTIVATION FTP Miptakhul Huda 105100101111027
59 LOWO (LOVE JOWO) CLOTHING COMPANY FTP Moh Risal Siregar 115100601111003
60 SYAQILA FASHION AND WOMEN STUFF FTP Aulia Shabrina Karismawati 105100101121004
61 BAKSO CB (BAKSO JAMUR CINTA BRAWIJAYA) FTP Zunanik Mufidah 115100200111055
62 PENGGUNAAN METODE BERSUSUN SEBAGAI MEDIA PENGOPTIMALISASI HASIL KECAMBAH KACANG HIJAU DENGAN MEDIA BOX SERTA EFISIENSI LAHAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS HASIL KECAMBAH KACANG HIJAU FTP Infandra Irfak Zainuddin Ridwan 105100313111002
63 KUPAN (KUE PANDAWA) CAKE FTP Arrida Ad’hi Zulfiah 105100401111029
64 Piso Jitu : Keripik Bakso Jeroan Ikan Tuna  FPIK Achmad Fathony 105080301111043
65 Jailangkung Onthel Goes to UB FPIK Faizal Akbar M.N.  105080601111079
66 Browlia (Brwonis Gracilaria SP) Upaya Pemanfaatan Rumput Laut sebagai Sarana Melestarikan Produk Perikanan FPIK Ihin Tri Wahyuni 115080113111009
67 Budidaya Tanaman Air Aquascape FPIK Tulus Ainur Rizky 105080501111020
68 “Asli UB” sebagai Trademark Baru Produksi Kaos dengan Desain Grafis Batik Tulis FPIK Amanda Ruth Damawardi 11508041311102
69 Sahabat Rental ( Dengan Harga Yang Bersahabat ) FPIK Anjas Adhiatma 115080613111010
70 Ceker Ndang Dess Nge Press (Ceker rendang pedes presto) FPIK M. Firman Maulidi 115080107111019
71 SHARK Souvenir Khas Asli dari Kondang Merak FPIK Ukasyah 105080100111020
72 Bidarling Ubi Dadar Lele Goreng FPIK Dinies Endar Richinawati 115080301111057
73 Tahu lebay FPIK M.Anshori 115080513111007
74 KPRI (Ketan Pandan Rasa Istimewa) FPIK Latif Dwi Nuryanto 115080401111023
75 Usaha KTM Lusi  Kerajinan Tangan Multifungsi Bernilai Artistik dari Lumpur Sidoarjo FPIK Diah Nur Maulida 105080100111021
76 Bu Go Nik, Budidaya Maggot Organik Dari Limbah Jadi Rupiah FPIK Fitri Handayani 115080400111082
77 Healthy Product Ice Geli ( Ice Cream Gembili Lezat dan Bergizi ) sebagai diversifikasi Pangan  FISIP Riska Melinda Hutari 115120601111015
78 Keripik D.Kripz FISIP Annga Dwi Kurniawan 115120601111013
79 Permen Pelllastik Ting-Ting Jahe FISIP Bagus Alif Firmansyah 115120600111037
80 Sio Mei Pelangi FISIP Dwi Fitria Aini 105120313111001
81 Crocodico FISIP Nadia Windi 0911230020
82 TAHU IKAN CAK BLANGKON FIA A Faisal Yusni Huda 105030100111028
83 FREEZY NABA (FROZEN NUGGET PISANG) FIA Dimas Andiyanto 105030400111041
84 HEPI SHOP ONLINE FIA Irma Meriatul Hepi 115030807111014
85 NASI KEPEL LA FILLETA FIA Rizal Teguh Setiawan 105030107111054
86 TAHU IKAN TUNA FIA Muhammad Iqbal Azhari 115030207111120
87 SAMBAL BAWANG AYAM GEPRAK FIA A. Miftakhul Khoiri 0910310159
88 KARJO (PISANG KRNYES KEJOE) FIA Praditiya Budi Laksana 105030100111061
89 “O’Juice (Oreo Juice)” FIA Meilisa Nurjannah R 105030600111026
90 COKELAT KLASIK ITS REALLY ICE/HOT CHOCOLATE FIA Martalinda Basuki 0910310080
91 NASI BAKAR AYAM PENYET ALAS DAUN FIA Robert Durianto 105030600111015
92 IXOPI Indonesian Exclussive Aromatheraphy Pillow EKONOMI Lathifa Hapsari 105020100111023
93 SUPERMAN EKONOMI Nur Kurnia Efendi 105020113111003
94 SAKERA EKONOMI Labuda 115020201111046
95 RECAM “RENTAL HANDYCAM MALANG” EKONOMI Lilik Choirotul Mafula 115020200111111
96 BUDIDAYA PELESTARIAN LOVE BIRD EKONOMI Siti Maehsaroh 105020113111020
97 BATIKMANIA (Batik Indonesia Modifikasi Negara Asing) EKONOMI Aminuddin Aziz 105020113111018
98 SEPATU KULIT QULIETTE EKONOMI Feri Dwi Riyanto

0910210050

 

 

Lima hal yang telah disiapkan oleh Allah sebagai imbalan bagi mereka yang berhasil melaksanakan lima perkara. Pertama Allah swt telah menyiapkan tambahan rizqi bagi mereka yang bersyukur. Kedua Allah swt siapkan pengabulan bagi mereka yang telah berdo’a. Ketiga Allah swt siapkan ampunan bagi mereka yang beristighfar. Keempat Allah swt akan selalu membuka pintu yang lebar (menerima) bagi mereka yang melakukan pertaubatan insaf dari kesalahan. Kelima Allah swt siapkan imbalan spesial bagi mereka yang bersedekah.

ا     

Pertama, Allah swt telah menyiapkan tambahan rizqi bagi mereka yang bersyukur. Ini merupakan janji Allah swt yang termaktub dalam al-Qur’an dalam ayat yang berbunyi  لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ, jikalau engkau bersyukur pasti akan aku tambah nikmatmu. Tambahan ni’mat di sini bersifat pasti.

Kedua, Allah swt siapkan pengabulan bagi mereka yang telah berdo’a. Ini juga merupakan bukti dari janji Allah yang akan selalu mengabulkan do’a-do’a hambanya sebagaimana tercatat dalam al-Qur’an ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ.. (mintalah kalian kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkan (permintaan) kalian semua…

Akan tetapi, seringkali terbersit dalam hati sebuah pertanyaan. Mengapa banyak do’a dan permintaan hamba yang tidak dikabulkan? Bukankah Allah berjanji akan mengabulkan segala permintaan. Dan bukankah Allah tidak pernah menyalahi janjinya (innallaha la yuhliful mi’ad). Lantas bagaimana kita memahami realita ini?

Seorang ulama menjelaskan bahwasannya Allah pasti akan mengabulkan segala permohonan do’a hamba-Nya. Karena Allah itulah yang ia janjikan dalam al-Qur’an, dan Allah bukanlah dzat yang mengingkari janji. Hanya saja yang harus dimengerti bahwa tidak semua do’a dikabul dan diterimakan kepada hamba-Nya di dunia ini. Kadang kala setengah dari permintaan itu dikabul di dunia dan setengah sisanya nanti akan diberikan di akhirat. Atau bisa saja sepertiga di terima di dunia dan dua pertiga dari permintaan itu akan dihibahkan oleh Allah diakhirat nanti.

Bukankah kita sering berdo’a memohon sesuatu yang hasilnya tidak seperti yang kita inginkan. Kita kadang berdo’a agar diberikan motor baru, tetapi yang diberikan oleh-Nya hanya motor bekas. Atau kadang kita meminta do’a agar memiliki istri yang cantik dan shalehah, tetapi kita diberi istri yang shalehah saja. terkadang juga sebaliknya, berharap kita memiliki anak shaleh dan Allah memberi kita anak yang shaleh. Sebagaimana harapan kita memiliki hunian sederhana dan Allah memberi kita rumah sederhana.

Demikianlah seharusnya cara kita memahami konsep ijabah dan do’a. Yakinlah apa yang ditentukan Allah kepada kita saat ini adalah yang terbaik. Percayalah bahwa di balik pemberian itu ada hikmah yang amat sangat besarnya.

Oleh karenanya, orang-orang sufi akan merasa sangat susah jika semua permintaannya dikabulkan oleh Allah swt saat ini juga. Karena mereka berpikir, apabila Allah mengabulkan segala permintaanku di dunia, lantas apakah yang akan aku punya di akhirat nanti? Bukankah lebih baik ‘melarat’ di kehidupan dunia yang sementara ini dari pada miskin di akhirat yang abadi nanti?

Pertanyaan dan kebimbangan semacam ini merupakan kewajaran bagi manusia awam seperti kita. oleh karena itu Rasulullah saw dalam sebuah haditsnya memberikan ajaran yang sangat bagus untuk kita teladani, sebuah do’a yang berbunyi:

اَلًلهُمِ إنًى أًسْأَلك نفسا مطمئنة تؤمن بلقائك وترضى بقضائك وتقنع بعطائك

 (Allahumma inni As-aluka nafsan muth mainnatan tu’minu biliqo’ika wa tardho bi qodho-ika wa taqna’u bi’athoika)

Ya Allah Aku sungguh memohon kepadamu jiwa yang tenang yang percaya akan adanya kesempatan berjumpa dengan-Mu, dan (jiwa) yang rela atas segala keputusan-Mu, dan (jiwa) yang lapang atas segala pemberian-MU.

 

Ketiga Allah swt siapkan ampunan bagi mereka yang beristighfar (meminta ampun). Demikianlah sebiknya kita selalu beristighfar agar terbebas dari dosa-dosa kecil yang tidak terhindarkan oleh jiwa awam kita yang sering kali timbul karena lidah yang terpeleset, tangan yang jahil, hati yang dengki dan lain sebagainya.

Allah telah menyiapkan ampunan bagi hamba-hamabanya yang mau mengaku bersalah dan meminta maaf kepada-Nya. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Rasulullah saw bersabda

لو أخطأتم حتى تبلُغ خطاياكم السماء ، ثم تُبتُم ؛ لتاب عليكم

(lau akhtho’tum hatta tablugha khathoyakumus sama-a tsumma tubtum lataba  ‘alaikum)

Andaikan kalian berbuat salah, dan kesalahan itu mencapai tingginya langit, kemudian engkau memohon ampunan, pastilah Allah mengampunimu semua.

Sayangnya, jarang sekali diri kita ini merasa salah dan berdosa, karena menganggap apa yang kita lakukan adalah sebuah kebiasaan yang tidak mengandung ma’syiat. Kita menganggap melihat gosip di media bukanlah dosa, padahal itu bentuk lain dari ghibah. Kita merasa hanya sekedar mengkritik, padahal kritikan kita tanpa bukti dan alasan yang kuat, itu merupakan miniatur dari fitnah. Kita menggap biasa saja dengan pengeluaran belanja kita, padahal jika dipikir kembali apa yang telah kita beli bukanlah barang-barang primer, bukankah itu bagian dari kemubadziran? Astaghfirullahal ‘adhim

Keempat, Allah swt akan selalu membuka pintu yang lebar (menerima) bagi mereka yang melakukan pertaubatan insaf dari kesalahan. Tidak perlu hawatir mengenai dosa-dosa jikalau seseorang telah bertaubat pastilah Allah akan menerima taubat itu.  Sebuah hadits qudsi menjelaskan kepada kita gambaran betapa Allah swt adalah Tuhan yang Maha-Maha Pemurah dan Penerima taubat hamba-Nya:

مكتوب حول العرش قبل أن تخلق الدنيا بأربعة الاف عام وانى لغفار لمن تاب وأمن وعمل صالحا ثم اهتدى

(maktubun haulal ‘arsyi qabla an takhluqod dunya biarba’ati alafi ‘aamin wa inni la ghaffarrun liman taba wa amana wa amila shaliha stummah tada)

Telah tertulis di sekitar ‘arasy (terhitung) 4000 tahun sebelum dunia tercipta bahwa seseungguhnya Aku ini adalah Pengampun orang yang bertaubat dan beriman lagi beramal shaleh, dan Akupun memberi petunjuk.

Memang bagi sebagian orang merasa bersalah itu mudah, tetapi bertekad untuk tidak mengulanginya kembali dan memang tidak mengulanginya lagi adalah sebuah kesulitan tersendiri. oleh karena itulah seringkali orang ‘alim berdo’a kepada Allah swt agar diberikan kesadaran untuk melakukan pertaubatan. Karena kemampuan manusia untuk bertaubat datangnya hanya dari Allah swt. Bukankah ampunan-Mu jauh lebih luas dari kesalahan Kami.    

Kelima,  Allah swt siapkan imbalan spesial bagi mereka yang bersedekah. Imbalan itu sungguh spesial apabila sedekah yang dilakukan seorang hamba itu semata karena Allah Ta’ala. Baik imbalan di dunia maupun di akhirat. Dalam sebuah hadit diterangkan bahwa

ما من عبد تصدق بصدقة يبتغى بها وجه الله الا قال الله يوم القيامة عبدى رجوتنى فلن احقرك حرمت جسدك على النار وادخل من أى أبواب الجنة شئت

(ma min abdin tashoddaqo bishodaqotin yabtaghi biha wajhallahi illa qolallahu yaumal qiyamati abdi rojautani falan ahqiroka harramtu jasadaka ‘alan nai wadkhul min ayyi abwabil jannati syi’ta)

Tidak seorangpun yang bersedekah semata karena Allah, kecuali di hari kiamat kelak Allah akan berkata “hambaku, kau mengharapkan-Ku, Aku pun tidak akan membiarkanmu terbakar. Aku haramkan jasadmu terbakar api neraka. Dan Aku persilahkan kau memilih pintu surga mana yang kau inginkan.

Begitulah janji Allah tentang imbalan di akhirat kelak, kepada mereka yang bersedekah. Sedangkan imbadal di dunia ini sudahlah jelas, kita semua telah mengerti bahkan seolah menjadi semboyan bahwa sedekah dapat menolak segala bala’ (kesialan). Assodaqatu tuhfi’ul bala’.   

Suatu ketika Imam Junaid al-Baghdadi mendapat kunjungan dari seseorang yang baru saja pulang menunaikan haji. Meski ritual haji telah ia jalani, orang ini belum menunjukkan perubahan perilaku apa-apa dalam hidupnya.

“Dari mana Anda?” tanya Imam Junaid.

”Saya baru saja pulang dari ibadah haji ke Baitullah?” orang itu menimpali.

”Jadi, Anda benar-benar telah melaksanakan ibadah haji?”

”Tentu, Imam. Saya telah menunaikan haji.”

”Apakah Anda sudah janji akan meninggalkan dosa-dosa Anda saat meninggalkan rumah untuk pergi haji?”

“Tidak, Imam. Saya tidak pernah memikirkan hal itu.”

“Anda sejatinya tak pernah melangkahkan kaki untuk haji,” tegas Imam Junaid. “Saat Anda berada dalam perjalanan suci dan berhenti di suatu tempat semalaman, apakah Anda memikirkan tentang usaha mencapai kedekatan dengan Allah?”

“Itu semua tak terlintas di benak saya.”

“Berarti Anda tidak pergi menuju Ka’bah, tidak pula pernah mengunjunginya.”

“Saat Anda mengenakan pakaian Ihram dan melepas semua pakaian yang biasa Anda kenakan, apakah Anda sudah berketetapan untuk membuang semua cara dan perilaku buruk Anda, menjadi pribadi lebih baik?” tanya Imam Junaid lagi.

“Tidak, Imam. Saya juga tak pernah berpikir demikian.” 

“Berarti Anda tidak pernah mengenakan pakaian ihram,” Imam Junaid menyayangkan. ”Saat Anda Wuquf (berdiam diri) di padang Arafah dan bersimpuh memohon kepada Allah, apakah Anda merasakan bahwa Anda sedang wuquf dalam Kehadiran Ilahi dan menyaksikan-Nya?”

”Tidak. Saya tak mendapat pengalaman (spiritual) apa-apa.”

Imam Junaid sedikit kaget, ”Baiklah, saat Anda datang ke Muzdalifah, apakah Anda berjanji akan menyerahkan nafsu jamaniah.

“Imam, saya pun tak memikirkan hal itu.”

“Berarti Anda sama sekali tak mengunjungi Muzdalifah.” Lantas Imam Junaid bertanya, “O, kalau begitu, ceritakan kepadaku Keindahan Ilahi apa yang Anda tangkap sekilas saat Thawaf, mengitari Ka’bah.”

“Tidak ada, Imam. Sekilas pun saya tak melihat.”

“Sama artinya Anda tidak mengelilingi Ka’bah sama sekali.” Lalu, “Ketika Sa’i, lari-lari kecil antara Shafa dan Marwa, apakah Anda menyadari tentang hikmah, nilai, dan tujuan jerih payah Anda?”

“Tidak.”

“Berarti Anda tidak melakukan Sa’i.” “Saat Anda menyembelih hewan di lokasi pengurbanan, apakah Anda juga mengurbankan nafsu keegoisan untuk menapaki jalan Allah?”

“Tidak. Saya gagal memperhatikan hal itu, Imam.”

“Artinya, secara faktual Anda tidak mengusahakan pengurbanan apa-apa.” “Lalu, ketika Anda melempar Jumrah, apakah Anda bertekad membuang jauh kawan dan nafsu busukmu?”

“Tidak juga, Imam.”

“Berarti Anda sama sekali tidak melempar Jumrah.”

Dengan nada menyesal, Imam Junaid menyergah, “Pergi, tunaikan haji lagi. Pikirkan dan perhatikan seluruh kewajiban yang ada hingga haji Anda mirip dengan ibadah haji Nabi Ibrahim, pemilik keyakinan dan kesungguhan hati sebagaimana ditegaskan al-Qur’an:

Wa ibrahima l-ladzi waffa. Dan Ibrahim yang telah menyempurnakan janji.” (Mahbib Khoiron)

 

*) Diterjemahkan dari The Meaning of Hajj (www.israonweb.com)